1,722,431 research outputs found
SAROJA Collection / Nur Faradila Azrin Adnan … [et al.]
SAROJA Collection is a partnership business with a mission to market a latest instant hijab with practical uses, lessen the time need to be put on while fulfilling the Sharia law for all Muslim women to cover their aurah. The vision of SAROJA Collection is to become a brand that produces a practical instant hijab at affordable price. With shop size of 1250 square feet, SAROJA Collection is located at B-13-G Block B Bangi Gateway Shopping Complex, Persiaran Pekeliling, Seksyen 15, 43650 Bandar Baru Bangi, Selangor. This location is chosen as it is an ideal place for SAROJA to conduct its operation since it is near with supplier and vendors such as JNT Express and Parcel Hub for delivery activities. Commenced at 1 August 2020, SAROJA Collection is managed by 5 staffs in total including the Manager, Administrative Staff, Marketing Staff, Operation Staff, Finance Staff and also with the help of a part time worker. The main business activity of SAROJA Collection is selling instant ear loop hijab. Due to COVID-19 pandemic, the idea was created to ease all Muslimah across Malaysia for their daily use. By targeting students and adult women, SAROJA Collection will serve all these customers by creating a hijab that has a hole at both sides of the ear area as it will be used by them either to wear a mask, earphones or even spectacle. Moreover, it also suits those who are working at home, traveler or student that prefer easy, neat and quick hijab. With another 2 existing competitors in the market such as Tudung Ruffle and Jimmy scarves, SAROJA Collection managed to enter the market with 20% market shares for the first year by using low capital through marketing ads on online platforms including Facebook, Instagram and Shoppe. Moreover, The price of each hijab is affordable, which is RM45, and becomes the competitive advantage for SAROJA Collection to penetrate in the market compared to its two rivals. Lastly, SAROJA Collection’s financial projection will be outlined for the first few operations to enable this business to forecast the revenue. To grow further, all partners have decided to invest RM20,000 each to meet the working capital requirements. The manager believes that SAROJA Collection has a bright future to expand in the market later
Psychology in the Works of Saroja Pandyan
Today's literature reflects people's lives and also covers social problems. The novel and the short story excelled in the literary genres of the twentieth century. They create works by mixing a bit of imagination with current events. Not all creations created in this way are special. However, the timeless, thought-provoking short stories and novelties are still popular among people today. Saroja Pandiyan's short stories and novels are situated from various angles. Some short stories and a novel Uran Pillai have been composed by him on psychological basis. This article explores the child psychology and emotions found in the paintings
PENERAPKANVARIASI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTS SAROJA NU UNDAANKIDULDEMAK
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan variasi media pembelajaran pada pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs SAROJA NU Undaan Kidul Demak tahun pelajaran 2016/2017.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan di MTs SAROJA NU dengan pendekatan kualitatif.Pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, penerapan variasi media pembelajaran pada mata pelajaran SKI di kelas VIII MTs SAROJA NU, wawancara terhadap instansi terkait dalam penggunaan variasi media pembelajaran dan dokumentasi berupa RPP.Metode analisis menggunakan metode yang dikembangkan dokumentasi dan diskusi dengan tiga langkah yaitu reduksi data berupa guru mempersiapkan siswa dalam menerima pembelajaran dengan menggunakan media yang bervariatif. Karena setiap individu siswa memiliki tipe belajar yang berbeda-beda.Selanjutnya saat pembelajaran dimulai, guru mulai menerapkan variasi media pembelajaran, yaitu dengan cara selang-seling atau bergantian, seperti saat guru hendak menerangkan materi, siswa diminta membaca LKS sebentar kemudian ditayangkan film, lalu siswa diminta bertanya perihal materi atau film yang masih belum difahami, setelah itu menggunakan media kartu diskusi untuk melanjutkan pembelajaran tersebut. Dalam proses pembelajaran yang berlangsung, guru juga melihat dan menilai responserta timbal balik yang diberikan oleh siswa saat belajar dengan menggunakan media yang bervaratif.
Hasil dari penelitian ini adalah: (1) implementasi dari variasi media pembelajaran pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs SAROJA NU Undaan Kidul Demak tahun pelajaran 2016/2017. Dengan penerapan variasi media pembelajarandapat memadukan tipe belajar anak yang berbeda-beda, seperti tipe belajar visual, auditif dan kinestetik, serta memicu keaktifan siswa dan minat untuk belajar, lalu dapat meminimalisir rasa jenuh serta kebosanan pada anak, dan dapat meningkatkan kualitas belajar siswa serta siswa dapat mencapai prestasi yang lebih baik. (2) Faktor pendukung dan faktor penghambat dari penerapan variasi media pembelajaran pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs SAROJA NU Undaan Kidul Demak tahun pelajaran 2016/2017. Faktor pendukungnya meliputi adanya keterampilan dan kreatifitas guru dalam memilih, mengusahakan serta menggunakan media pembelajaran, antusiasme serta motivasi siswa dalam menerima pembelajaran, serta tersedianya sarana pembelajaran seperti LCD Proyektor.sedangkan faktor pnghambatnya meliputi masih adanya guru yang belum bisa memanfaatkan media pembelajaran, kemampuan daya serap siswa yang berbeda-beda, serta masih kurangnya kuantitas media penunjang lainnya terlebih LCD Proyekto
Kewibawaan Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas VII Pada Mata Pelajaran Fiqih di MTs SAROJA NU Undaan Kidul Karanganyar Demak Tahun Ajaran 2018-2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Bentuk kewibawaan guru pada mata pelajaran Fiqih kelas VII MTs SAROJA NU Undaan Kidul . 2). Motivasi belajar peserta didik kelas VII pada mata pelajaran Fiqih di MTs SAROJA NU Undaan Kidul. 3). Peran kewibawaan guru pada motivasi belajar peserta didik kelas VII pada mata pelajaran Fiqih di MTs SAROJA NU Undaan Kidul Karanganyar Demak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi di MTs SAROJA NU Undaan Kidul mengenai kewibawaan guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VII pada mata pelajaran Fiqih di MTs SAROJA NU Undaan Kidul Karanganyar Demak Tahun Ajaran 2018-2019. Hasil penelitian ini sebagai berikut : 1) Bentuk Kewibawaan guru pada mata pelajaran Fiqih kelas VII di MTs SAROJA NU Undaan Kidul yaitu diantaranya : berpenampilan yang menarik, berkompeten, disiplin, mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, berperilaku terpuji (Berakhlakul Karimah). 2). Motivasi belajar peserta didik kelas VII pada mata pelajaran Fiqih di MTs SAROJA NU Undaan Kidul dapat dilihat dari: perilaku peserta didik, peserta didik antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran fiqih, memperhatikan penjelasan guru dengan sungguh-sungguh, aktif mencatat dan bertanya pada pada hal penting dan belum diketahui, rajin mengerjakan tugas yang diberikan.3). Peran kewibawaan guru dalam menigkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VII pada mata pelajaran Fiqih di MTs SAROJA NU Undaan Kidul Karanganyar Demak Tahun Ajaran 2018-2019. Berdasarkan hasil dari penelitian diatas, maka peneliti simpulkan bahwa peran kewibawaan guru peran kewibawaan guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran fiqih berupa semangat belajar peserta didik, keaktifan peserta didik, prestasi belajar peserta didik sehingga dapat mengamalkan ilmu yang telah diterimanya dalam kehidupan seharihari
Perancangan Visual Kemasan Kue Saroja dari Kabupaten Ciamis untuk Pasar Modern
Seiring dengan perkembangan zaman, ekonomi dan gaya hidup dari masyarakat pun ikut terpengaruh. Kebanyakan masyarakat sebagai konsumen sekarang ini lebih sering pergi ke pasar modern untuk mendapatkan kebutuhannya karena lebih variatif dan praktis. Mengikuti perubahan gaya hidup masyarakatnya, produk-produk tradisional pun kini tersedia di pasar modern. Apalagi peluang produk-produk tradisional untuk memasuki pasar modern sudah terbuka lebar. Namun seperti kebanyakan produk tradisional lainnya, saroja belum memiliki kemasan yang menarik jika dibandingkan dengan kemasan produk-produk makanan ringan lain di pasar modern. Oleh karena itu perancangan dibutuhkan untuk membuat kemasan saroja yang memiliki daya tarik, keterangan produk yang lengkap, juga memiliki identitas daerah. Perancangan ini dilakukan agar produk dapat salalu sejalan dengan perkembangan zaman, sehingga kue saroja akan terus dikonsumsi oleh masyarakat, dan tidak terlupakan sebagai produk makanan ringan tradisional daerah. Tidak dapat dipungkiri juga semakin banyaknya produk-produk yang selalu dikembangkan untuk sesuai dengan tren yang sedang hits saat itu bermunculan di pasar dapat menenggelamkan produk- produk yang tidak melakukan inovasi. Untuk melakukan perancangan kemasan akan dilakukan penelitian terlebih dahulu. Metode yang digunakan untuk penelitiannya adalah metode kualitatif, termasuk didalamnya observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan
Paninian Studies
Pa?ini’s grammar is the oldest surviving grammar of Sanskrit, dating back to the fifth century BCE. In its completeness of coverage of linguistic elements and its theoretical and analytical sophistication, Pa?ini’s grammar is surprisingly modern. It has long provided inspiration for many ideas in modern linguistics, and continues to attract scholars’ attention in the fields of Sanskrit and linguistics. Pa?inian Studies collects seventeen essays on Pa?inian linguistics in a single volume dedicated to Professor S. D. Joshi, a stalwart scholar of Pa?inian grammar. The contributors, all scholors of international acclaim and students and friends of Professor Joshi, include Ashok Aklujkar, Pandit V. B. Bhagwat, Saroja Bhate, Gopikamohan Bhattacharya, Johannes Bronkhorst, George Cardona, Achyutananda Dash, Madhav M. Deshpande, Peter Edwin Hook, Daniel H. H. Ingalls, V. N. Jha, Dinabandhu Kar, Paul Kiparsky, Bimal Krishna Matilal, G. B. Palsule, K. Kunjunni Raja, and J. A. F. Roodbergen. Taken together, their contributions encompass the wide range of interests and specializations within the field of Pa?inian studies
Paninian Studies
Pa?ini’s grammar is the oldest surviving grammar of Sanskrit, dating back to the fifth century BCE. In its completeness of coverage of linguistic elements and its theoretical and analytical sophistication, Pa?ini’s grammar is surprisingly modern. It has long provided inspiration for many ideas in modern linguistics, and continues to attract scholars’ attention in the fields of Sanskrit and linguistics. Pa?inian Studies collects seventeen essays on Pa?inian linguistics in a single volume dedicated to Professor S. D. Joshi, a stalwart scholar of Pa?inian grammar. The contributors, all scholors of international acclaim and students and friends of Professor Joshi, include Ashok Aklujkar, Pandit V. B. Bhagwat, Saroja Bhate, Gopikamohan Bhattacharya, Johannes Bronkhorst, George Cardona, Achyutananda Dash, Madhav M. Deshpande, Peter Edwin Hook, Daniel H. H. Ingalls, V. N. Jha, Dinabandhu Kar, Paul Kiparsky, Bimal Krishna Matilal, G. B. Palsule, K. Kunjunni Raja, and J. A. F. Roodbergen. Taken together, their contributions encompass the wide range of interests and specializations within the field of Pa?inian studies
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Paninian Studies
Pa?ini’s grammar is the oldest surviving grammar of Sanskrit, dating back to the fifth century BCE. In its completeness of coverage of linguistic elements and its theoretical and analytical sophistication, Pa?ini’s grammar is surprisingly modern. It has long provided inspiration for many ideas in modern linguistics, and continues to attract scholars’ attention in the fields of Sanskrit and linguistics. Pa?inian Studies collects seventeen essays on Pa?inian linguistics in a single volume dedicated to Professor S. D. Joshi, a stalwart scholar of Pa?inian grammar. The contributors, all scholors of international acclaim and students and friends of Professor Joshi, include Ashok Aklujkar, Pandit V. B. Bhagwat, Saroja Bhate, Gopikamohan Bhattacharya, Johannes Bronkhorst, George Cardona, Achyutananda Dash, Madhav M. Deshpande, Peter Edwin Hook, Daniel H. H. Ingalls, V. N. Jha, Dinabandhu Kar, Paul Kiparsky, Bimal Krishna Matilal, G. B. Palsule, K. Kunjunni Raja, and J. A. F. Roodbergen. Taken together, their contributions encompass the wide range of interests and specializations within the field of Pa?inian studies
- …
