1,721,558 research outputs found

    RETRACTED: Reward dan punishment sebagai faktor-faktor determinan kepuasan kerja

    No full text
    RETRACTED: Mardalena, M., & Sarinah, S. (2023). Reward dan punishment sebagai faktor-faktor determinan kepuasan kerja.Jurnal Konseling dan Pendidikan , 10(4), 628-637. The publisher has retracted this article based on the following reason: The author's disclosure to the editor for permission to republish in another journal. The author is not allowed to withdraw submitted manuscripts, because the withdrawal wastes valuable resources that editors and referees spend a great deal of time processing submitted manuscripts, money, and works invested by the publisher. The author and his/her affiliation will be blacklisted for publication in this journal in the future. Even his/her previously published articles will be removed from our online system

    PENGARUH KOMPENSASI DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUASAN KERJA SATPAM PADA KOPERASI KARYAWAN SARINAH DI MALL SARINAH, JAKARTA

    Full text link
    Joan Asmarani, 2016; The Influence of compensation and Motivationt on Job Satisfaction of Security Guard of Employee Cooperative Sarinah at Sarinah Mall, Jakarta. Undergraduate Thesis, Jakarta: Concentration in Human Resource Management, Management Study Program, Department of Management, Faculty of Economics, State University of Jakarta. The purpose of this study are: 1) To To know the overview of compensation, motivation and job satisfaction Security guard of Sarinah Employees Cooperative. 2) To test empirically compensation to job satisfaction Security guard of Sarinah Employees Cooperative. 3) To test empirically motivation to job satisfaction Security guard of Sarinah Employees Cooperative. 4) To test empirically t he effect of compensation and motivation together on job satisfaction Security guard of Sarinah Employees Cooperative. The analysis conducted in this study was descriptive and correlational analysis. Research conducted on 83 Security guard of Sarinah Employees Cooperative using Probability Simple random sampling method. While data collection techniques done by distributing questionnaires, which are processed using SPSS 22.0 Mac. Results of regression showed that there is an influence of compensation to job satisfaction and also there is an influence of motivation on job satisfaction. Compensation and motivation, simultaneously influence the job satisfaction with the value of F (30.376> 3.11) and significant value (0.000 <0.05). R v 2 values of 0.432, or 43.2%.This shows that job satisfaction 43.2% explained by factors of compensation and motivation while the remaining 56.8% influenced or explained by other variables. Keywords: compensation, motivation, job satisfactio

    Perancangan Lantai Upper Ground Sarinah Department Store

    Full text link
    Saat ini pusat perbelanjaan menjadi tempat cukup sering dikunjungi untuk beberapa orang. Tempat perbelanjaan sendiri ada bermacam kategori produk yang dijual salah satunya yaitu kerajinan. Salah satu pusat perbelanjaan yang menjual kerajinan yaitu Sarinah. Sarinah merupakan pusat perbelanjaan pertama yang didirikan di Indonesia dan diresmikan oleh mantan presiden RI, Ir. Soekarno pada bulan Agustus 1966. Sarinah sendiri memiliki nilai jual tersendiri untuk beberapa kalangan masyarakat. Di Sarinah terdapat satu lantai yang menjual aneka produk lokal mulai dari kerajinan tangan sampai kuliner yaitu pada lantai upper ground. Perancangan ini bertujuan untuk meningkatakan nilai jual dari produk dari Sarinah. Namun dalam penyelesaian masalahnya juga mempertimbangkan keinginan klien seperti mengangkat memorabilia tentang Sarinah dan Soekarno. Selain itu pertimbanagan bahwa pada lantai ini juga digunakan sebagai area kuliner dan workshop juga menjadi pertimbangannya. Untuk membuat kesan memorabilia ini akan dilakukan ubahan. Dengan menggunakan gaya interior modern untuk mengikuti perkembangan zaman retail saat ini. Dalam gaya modern tersebut akan dikolaborasikan dengan motif batik yang memiliki kesan luwes tidak kaku seperti gaya modern. Selain itu, di lantai ini ada beberapa aktivitas yang dilaksanakan. Dalam hal ini bisa menggunakan konsep mixed-use building yang bertujuan membuat area multifungsi tanpa menghilangkan kenyamanan pengguna dari aktivitas yang sedang dikerjakan

    En relisant Sarinah

    No full text
    Cayrac Françoise. En relisant Sarinah. In: Archipel, volume 13, 1977. pp. 235-246

    Sarinah kewajiban wanita dalam perjuangan Republik Indonesia

    No full text
    Buku Sarinah ini pertama kali terbit pada November 1947. Isinya merupakan kumpulan bahan pengajaran Bung Karno dalam kursus wanita. Melalui buku ini, Bung Karno mengkritisi kebanyakan laki-laki yang masih memandang perempuan sebagai "suatu blasteran antara Dewi dan seorang tolol." Dipuji-puji bak Dewi, sekaligus dianggap tolol dalam beberapa hal lainnya.Meskipun juga tidak menyetujui gerakan feminisme yang kelewat batas di Eropa saat itu, Bung Karno menekankan pentingnya bagi para wanita untuk mengambil bagian dalam pembangunan Negara Indonesia. Kepada Sarinah-Sarinah masa kini, Bung Karno lantang berpesan, "Hai wanita-wanita Indonesia, jadilah revolusioner, - tiada kemenangan revolusioner, jika tiada wanita revolusioner, dan tiada wanita revolusioner, jika tiada pedoman revolusioner!

    Analisis Bingkai: Objektifikasi Perempuan dalam Buku Sarinah

    Full text link
    Munculnya berbagai kasus – kasus seperti pemerkosaan diangkot, kekerasan dalam rumah tangga, hingga larangan menggunakan rok mini di DPR menuding perempuan sebagai penyebabnya. Dalam kasus tersebut, banyak dari pejabat publik memandang perempuan secara diskriminatif. Berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Soekarno diawal kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 1947, diterbitkan buku Sarinah yang ditulis oleh presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno. Sebagai pejabat negara, tujuan Soekarno menulis dan menerbitkan buku Sarinah ini untuk memberikan dukungan terhadap perjuangan pergerakan perempuan Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun terdapat temuan – temuan yang bersifat objektifikasi perempuan berupa penggunaan metafora dewi – tolol sebagai Perumpamaan untuk perempuan yang dipundi - pundikan layaknya seorang dewi, tetapi dianggap tidak penuh layaknya seorang tolol. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan objektifikasi isi penulisan terhadap perempuan oleh Soekarno dalam buku Sarinah beserta ideologi yang dominan di belakangnya.Penelitian ini menggunakan teori kelompok dibungkam sebagai salah satu penerapan dalam pendekatan teori objektifikasi dan feminisme radikal dalam paradigma kritis melalui metode analisis bingkai model William A. Gamson. Subjek penelitian ini adalah tulisan atau teks dalam buku Sarinah ini yang merupakan hasil dari pemikiran atau pandangan dari Soekarno sebagai penulisnya.Berdasarakan temuan penelitian, objektifikasi terkait isi penulisan buku Sarinah berupa dehumanisasi dan stereotipe terhadap perempuan. Dehumanisasi dalam buku Sarinah dimunculkan melalui metafora, leksikon, dan ilustrasi seperti menganggap perempuan sebagai blesteran dewi – tolol, sebagai benda yang harus dimiliki, barang yang harus ada dalam rumah, benda perhiasan rumah tangga, perempuan tidak lebih dari "benda zaliman suaminya", dan "seorang pengurus rumah yang tidak bergaji serta alat pelahirkan anak". Sedangkan stereotipe perempuan yang dimunculkan dalam buku Sarinah berupa penggambaran sosok perempuan sebagai kaum lemah, kaum bodoh, kaum nrimo, perempuan diperintah laki – laki, bunga rumah tangga, sebagai budak, dan "kodrat" perempuan hidup di bawah telapak laki-laki. Ideologi yang melatarbelakangi terjadinya objektifikasi perempuan ini dikarenakan adanya patriarkisme yang mengakar kuat di masyarakat. Terbukti dengan adanya dominasi kaum laki – laki terhadap perempuan berupa dehumanisasi dan stereotipe dalam isi penulisan buku Sarinah

    STRATEGI KEBERLANJUTAN USAHA DODOL SARINAH DENGAN MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD PADA PD. SARINAH GARUT

    Full text link
    PD. Sarinah merupakan produsen penghasil dodol yang mengalami perubahan perusahaan akibat adanya perkembangan inovasi dodol saat ini. Perubahan tersebut mendorong perusahaan untuk mampu bertahan dan berkembang dalampersaingan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan peta kinerja perusahaan pada PD. Sarinah Kabupaten Garut dengan menggunakan BSC sertamendapatkan strategi dalam upaya mendukung keberlanjutan perusahaan dodol pada PD. Sarinah Kabupaten Garut. Tujuan tersebut dapat dilakukan berdasarkan perbaikan mengenai kondisi proses bisnis perusahaan yang dapat diketahuimelalui BSC dengan mempertimbangkan 4 perspektif yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian menggunakan data visi, misi, dan strategi perusahaan. Hasil dari penelitiandidapatkan hasil pemetaan dimana untuk perspektif keuangan mendapatkan total nilai skor 0, perspektif pelanggan mendapatkan total nilai skor 0, perspektif proses bisnis internal mendapatkan total nilai skor 1, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan mendapatkan total nilai skor 0. Sehingga pemetaan kinerja perusahaan PD. Sarinah dengan BSC mendapat nilai Cukup Baik

    PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL HOTEL SARINAH BRAGA BANDUNG

    No full text
    PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL HOTEL SARINAH BRAGA BANDUNG

    Gugatan Sarinah: Kritik Sosial dalam Buku Puisi Sarinah Karya Esha Tegar Putra

    No full text
    RINGKASAN     Ramadhan, Agyl. 2018. Gugatan Sarinah: Kritik Sosial dalam Buku Puisi Sarinah Karya Esha Tegar Putra. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd.   Kata Kunci: puisi, kritik sosial, masalah sosial, sasaran kritik, strategi penyampaian kritik   Kritik lazim dikenal sebagai kecaman yang selalu mencari titik lemah sesuatu. Stereotip negatif ini muncul karena masyarakat umum– dan sebagian besar awam —beranggapan demikian. Padahal bila dicermati, kritik tidak melulu negatif atau bahkan destruktif. Sebuah kritik muncul dan mengemuka karena adanya benturan pemikiran atau ketidaksepahaman interaksi sosial. Kritik merupakan buah dari hubungan sosial. Kritik sosial dapat disampaikan secara lisan dan tulis. Secara lisan, kritik terhadap kehidupan sosial bisa dan biasa disampaikan dalam orasi, diskusi, bahkan sangat mungkin dalam demonstrasi. Di dunia umumnya dan Indonesia khususnya, kritik sosial secara lisan kerap dijumpai pada waktu peringatan Hari Buruh Internasional. Penyampaian kritik sosial banyak pula disampaikan secara tulis. Kritik sosial secara tulis dapat disampaikan dalam berbagai bentuk tulisan: esai, surat terbuka, maupun karya sastra, termasuk puisi. Karya sastra, seperti puisi dianggap potensial sebagai media kritik terhadap kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan tiga hal. Pertama, masalah sosial yang dikritik dalam buku puisi Sarinah karya Esha Tegar Putra. Kedua, sasaran kritik sosial dalam buku puisi Sarinah  karya Esha Tegar Putra. Ketiga, strategi penyampaian kritik sosial dalam buku puisi Sarinah Karya Esha Tegar Putra. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah potongan puisi-puisi Esha Tegar Putra yang terangkum dalam buku puisi Sarinah dan mengandung jenis masalah sosial yang dikritik, sasaran, serta strategi penyampaian kritik sosial. Dari limapuluh empat puisi yang terdapat dalam buku tersebut, penelitian ini menggunakan duapuluh empat di antaranya. Pemilihan duapuluh empat puisi ini didasarkan pada tiga kriteria, yaitu (1) kutipan puisi minimal memiliki satu gagasan utuh, (2) kutipan puisi mengandung kritik sosial, serta (3) kritik sosial yang ada dalam puisi tampak lebih jelas dari puisi-puisi lain. Penelitianinimenggunakan metode kualitatif dengan jemis penelitian sosiologi sastra. Penelitian ini dilakukandengancaramengumpulkaninformasisecaraaktualdanterperinci, hasilnyaberbentukuraiandeskriptif yang bersifatmendalamsertamenunjukkanciri-cirialamiahnya. Penelitianinimerekamdenganalamiah (apaadanya) masalah sosial yang dikritik, sasaran, dan cara penyampaian kritik sosial yang terdapat dalam buku puisi Sarinah.Pemaparanhasiltemuantersebut disajikandalambentukuraiandeskriptif.Olehkarenaitupenelitianinidigolongkandalamjenispenelitiansosiologi sastra. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan dipaparkan dalam bagian-bagian sebelumnya, maka dihasilkan simpulan sebagai berikut. Pertama, buku puisi Sarinah karya Esha Tegar Putra mengkritik tiga masalah sosial, yaitu politik, sosiobudaya, dan ekonomi. Kedua, kritik sosial dalam buku puisi Sarinah karya Esha Tegar Putra menyasar dua pihak, yaitu penguasa dan masyarakat. Ketiga, Esha Tegar Putra menggunakan empat strategi dalam menyampaikan kritik sosial dalam buku puisi Sarinah, yaitu lugas, simbolik, interpretatif, serta sinis. Masalah sosial mengenai politik yang dikritik dalam buku puisi Sarinah membahas penyelewengan kekuasaan dan penolakan terhadapnya oleh masyarakat. Adapun masalah-masalah politik yang dibahas dalam buku puisi Sarinah yaitu penyelewengan kewenangan atau kekuasaan oleh penguasa serta keserakahannya yang ditimbulkan oleh kewenangan tersebut.Masalah sosial mengenai sosiobudaya membahas hal-hal seperti individualisme dan kesibukan masyarakat  kota yang seperti diburu waktu dalam setiap aktivitasnya sehingga melupakan sejarahnya sebagai manusia hingga kepercayaan masyarakat terhadap hal-hal mistis untuk memperoleh sesuatu. Lebih rinci, masalah-masalah sosiobudaya yang dibahas dalam buku puisi Sarinah yaitu ketidakstabilan kondisi kota; keberingasan manusia manakala terjadi selisih paham; manusia yang mulai meninggalkan jatidirinya sebagai manusia bersahaja dan berbudaya dan mulai mengejar status sosial yang tinggi dengan membangun gedung tinggi-tinggi; kehidupan sosial masyarakat yang begitu individualis dan hubungan-hubungan serta interaksi dengan sesama hanya dilakukan atas dasar kepentingan masing-masing; stereotip masyarakat umum, awam pada khususnya yang memandang penyair, sastrawan atau pegiat bahasa begitu remeh; hidup masyarakat yang sangat bergantung kepada materi; kota yang kian hari kian dan terus mengering; kehidupan kota yang serba cepat dan tergesa-gesa; masyarakat yang terlampau khawatir akan hari depan dan ingin melupakan waktu lalu yang kelam; kebiasaan masyarakat yang kerapkali menyimpang dari tujuan; kondisi alam yang kian memburuk sebab eksploitasi oleh manusia; dan laku masyarakat yang telah begitu tergantung kepada mesin beremisi buruk sehingga berdampak pada kondisi alam. Lalu, masalah sosial mengenai ekonomi membahas sifat tamak dan boros manusia. Kritik sosial tentang politik yang membahas tentang penyelewengan kekuasaan memiliki satu sasaran kritik, yaitu penguasa. Sedangkan, kritik mengenai sosiobudaya dan ekonomi yang membahas tentang individualitas, kesibukan, serta ketamakan masyarakat juga memiliki satu sasaran kritik, masyarakat. Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini, saran-saran yang dapat diberikan kepada peneliti sastra dan sosial adalah sebagai berikut.Bagi peneliti sastra,  hasil penelitian ini hendaknya digunakan sebagai referensi dan bahan perbandingan untuk mengadakan penelitian sejenis dalam ruang lingkup yang lebih luas. Penelitian ini hanya dipusatkan kritik sosial dalam buku puisi Esha Tegar Putra. Oleh sebab itu, dalam ruang lingkup yang lebih luas dan khusus, dapat dilakukan penelitian lanjutan mengenai modernitas, kerakusan manusia, atau potret kesibukan kota dalam buku puisi Sarinah. Selain itu, penelitian ini dapat dijadikan perbandingan atas penelitian lanjutan mengenai kritik sosial dalam buku puisi atau karya sastra lain. Bagi peneliti sosial,  hasil penelitian ini hendaknya digunakan sebagai referensi untuk mengadakan penelitian sejenis dalam ruang lingkup yang lebih luas. Penelitian ini hanya dipusatkan kritik sosial dalam buku puisi Esha Tegar Putra. Oleh sebab itu, dalam ruang lingkup yang lebih khusus dapat dilakukan penelitian lanjutan mengenai kontribusi kritik sosial dalam buku puisi Sarinah dalam menyelesaikan masalah sosial
    corecore