1,732,089 research outputs found
KINERJA TERMAL BANGUNAN PADA LINGKUNGAN BERKEPADATAN TINGGI DENGAN VARIABEL ATAP, DINDING, VENTILASI DAN PLAFON
High density is a common characteristic of urban settlement in Indonesia, the higher the
population in an urban area, the higher the building density. The phenomenon of such settlement
will impact to the quality of living especially in fulfilling the standard of thermal comfort
requirement and the quality of air movement. Because of air movement problem both indoor and
outdoor in high density settlement, high humidity and the intense solar penetration, the heat gain
on building is predicted be able to increase both externally and internally. It influences to the
thermal comfort mainly inside the building. The research question is how far the thermal behavior
of an urban settlement at high density environment influences to the thermal comfort. The
research aim is to know thermally appropriate elements of building for each study region based
on climatic condition.
The used research method is by studying the data collected in the field on some different
characteristics of climatic condition to generate typology and building variants. Then they are
simulated with a computational program as analyzing software. The research takes place in
Malang, Sumenep, and Surabaya as case study.
The research result is that commonly the buildings in a high density have a poor thermal
behavior. The design of building characterized by using material for roof and wall, single or cross
ventilation and ceiling or no ceiling can not provide an adequate thermal comfort. Therefore,
based on the simulation method, this research recommends that A2 Model (RL-WL-V1-P0) is
suitable for Surabaya (Lowland), A6 (RL-WH-V1-C1) is suitable for Malang (Upland) and A4
Model (RH-WH-V1-P1) is suitable for Sumenep (Coastal area).
Keywords: Thermal Behavior, A High Density Environmen
PERAN APLIKASI SANTOSA PASIEN DALAM MENINGKATKAN AKSESIBILITAS LAYANAN DI SANTOSA HOSPITAL BANDUNG CENTRAL TAHUN 2025
Transformasi digital di bidang kesehatan mendorong rumah sakit untuk menghadirkan aplikasi berbasis mobile. Aplikasi Santosa Pasien merupakan inovasi digital Santosa Hospital Bandung Central yang menyediakan fitur pendaftaran rawat jalan, antrean digital, informasi ketersediaan kamar dan jadwal dokter, serta akses hasil laboratorium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas aplikasi Santosa Pasien dalam mengoptimalkan aksesibilitas dan mutu layanan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross sectional. Sampel sebanyak 58 partisipan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan mayoritas partisipan (94,8%) menilai aplikasi berdampak positif dalam mengoptimalkan aksesibilitas layanan, terutama dari segi efisiensi waktu, transparansi informasi, dan kemudahan penggunaan. Uji Chi-Square menghasilkan nilai p=0,003 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara penggunaan aplikasi dengan peningkatan mutu layanan. Kendala yang ditemukan antara lain literasi digital rendah pada kelompok usia >40 tahun dan gangguan teknis aplikasi. Dengan demikian, aplikasi Santosa Pasien terbukti berdampak positif, namun perlu peningkatan sosialisasi dan perbaikan teknis agar manfaatnya dapat dirasakan merata
Sistem Pemberian Kompensasi Bagi Karyawan Di PT. Kusumahadi Santosa Karanganyar
ABSTRAK CANDRA SEPTRIANA, D1514021. “SISTEM PEMBERIAN KOMPENSASI BAGI KARYAWAN DI PT. KUSUMAHADI SANTOSA KARANGANYAR”. Laporan Tugas Akhir Program Diploma III Manajemen Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tahun 2017. Pengamatan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah sistem kompensasi bagi karyawan di PT. Kusumahadi Santosa dan untuk mengetahui bentuk kompensasi yang diberikan PT. Kusumahadi Santosa kepada karyawannya. Pengamatan ini dilakukan agar dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkan dan memerlukan. Penulisan tugas akhir ini menggunakan metode pengamatan deskriptif kualitatif. Metode pengamatan deskriptif kualitatif memusatkan pada masalah-masalah yang ada pada saat pengamatan dilakukan yang bersifat aktual. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis melalui observasi berperan aktif, wawancara, dan dokumentasi. Penulis melakukan observasi langsung di lapangan, melakukan wawancara dengan staf terkait, serta penulis menganalisis dokumen-dokumen yang terkait dengan pelaksanaan pemberian kompensasi bagi karyawan di PT. Kusumahadi Santosa. Dari hasil pengamatan ini dapat diketahui bahwa sistem pemberian kompensasi bagi karyawan di PT. Kusumahadi Santosa menggunakan sistem pemberian kompensasi bulanan (30 hari). Sistem pemberian kompensasi di PT. Kusumahadi Santosa sudah berjalan dengan baik setiap bulannya sesuai dengan alurnya. Kompensasi yang diberikan PT. Kusumahadi Santosa berupa gaji, premi, tunjangan, dan jaminan sosial. Premi diberikan karyawan apabila PT. Kusumahadi Santosa mampu mencapai efisiensi dan kualitas produksi, apabila tidak tercapai maka PT. Kusumahadi Santosa tidak memberikan premi kepada karyawannya. Ada beberapa tunjangan yang diberikan PT. Kusumahadi Santosa yaitu tunjangan hari raya, tunjangan pernikahan, tunjangan kelahiran, dan tunjangan kematian. Dalam memberikan jaminan sosial PT. Kusumahadi Santosa bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Ada tiga jaminan sosial yang diberikan perusahaan diantaranya jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan kematian. Kata Kunci : Sistem, Kompensasi, Karyawa
PERAN SANTOSA DOELLAH TERHADAP PELESTARIAN BATIK DI SURAKARTA (1967-2012)
Gita Endar Wanodya. C 0508008. 2013. Peran Santosa Doellah Terhadap
Perkembangan Batik di Surakarta (1967-2012). Skripsi: Jurusan Ilmu Sejarah
Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Penelitian ini berjudul Peran Santosa Doellah Terhadap Perkembangan
Batik di Surakarta (1967-2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1).
Sejarah dan Perkembangan batik di Surakarta. (2). Peran Santosa Doellah
terhadap pelestarian batik di Surakarta.
Penelitian ini merupakan penelitian historis, sehingga langkah-langkah
yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi,
dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi
dokumen, studi pustaka, dan wawancara dengan beberapa informan sebagai
sumber sekunder. Data-data yang terkumpul kemudian diseleksi, dianalisa, dan
diinterpretasikan dengan menggunakan pendekatan ekonomi, sosiologi, dan
pendekatan ilmu politik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kota Surakarta merupakan salah satu
kota yang menjadi titik awal perkembangan batik di Indonesia. Semakin
diminatinya batik pada saat itu menjadikan batik sebagai mata pencaharian
masyarakat. Begitupula leluhur Santosa Doellah (Wongsodinomo) yang juga
bermata pencaharian sebagai pengusaha batik, sampai akhirnya bakat dalam
bidang batik juga di kuasai Santosa Doellah. Kecintaannya terhadap batik
membawa Santosa Doellah kepada beberapa kegiatan yang beliau adakan demi
melestarikan batik agar tetap ada. Santosa Doellah banyak mengembangkan
motif-motif klasik, dan berhasil mempopulerkan batik wonogiren yaitu batik yang
menggunakan teknik remukan. Periode yang diambil adalah antara tahun 1967-
2012. Pada periode inilah Santosa Doellah mengembangkan bisnisnya seputar
batik. Dari didirikannya PT. Batik Danar Hadi, PT. Kusumahadi Santosa, PT.
Kusumaputra Santosa, hingga Museum batik Danar Hadi. Banyaknya peran
Santosa Doellah terhadap batik membuat beliau di anugerahi beberapa
penghargaan. Beberapa berasal dari MURI, UNS, dan yang terakhir dari ISI yaitu
diberikannya gelar Empu Batik. Selain batik, Santosa Doellah juga aktif dalam
kegiatan sosial di masyarakat sehingga sosoknya begitu di hormati.
Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini ialah kecintaan Santosa
Doellah terhadap batik telah banyak membawanya kepada kesuksesan. Sehingga
beliau merasa harus melestarikan batik agar tetap ada. Santosa Doellah juga turut
mempromosikan kota Solo sebagai kota penghasil batik. Sampai saat ini beliau
masih aktif dalam kegiatan-kegiatan budaya di Surakarta
Prosedur Pemberian Kredit Konsumtif di PT. BPR Adipura Santosa Surakarta
CYNTHIA KIRANA. D1514025, Prosedur Pemberian Kredit Konsumtif Di PT. BPR Adipura Santosa Surakarta. Tugas Akhir. Program Diploma III Manajemen Administrasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2017. 78 Halaman. Terbatasnya sumber dana utama untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan menyababkan masyarakat mencari sumber dana lain agar kebutuhannya dapat terpenuhi. Salah satunya dengan cara meminjam uang atau melakukan kredit di Bank. PT. BPR. Adipura Santosa Surakarta merupakan salah satu lembaga keuangan yang salah satu usahanya adalah memberikan pinjaman/kredit kepada masyarakat. Produk kredit PT. BPR. Adipura Santosa Surakarta yang digunakan untuk membiayai berbagai macam kebutuhan yang bersifat konsumtif dinamakan Produk Kredit Konsumtif. Produk ini di PT. BPR Adipura Santosa Surakarta juga merupakan salah satu produk yang cukup diminati masyarakat. Meskipun begitu, masih ada calon debitur yang belum sepenuhnya mengerti prosedur pemberian kredit konsumtif di PT. BPR. Adipura Santosa Surakarta. Dengan keadaan demikian, maka rumusan masalah yang penulis amati yaitu “Bagaimana prosedur pemberian kredit konsumtif di PT. BPR Adipura Santosa Surakarta?” Pengamatan ini betujuan untuk memberikan gambaran mengenai prosedur pemberian kredit konsumtif di PT. BPR Adipura Santosa Surakarta. Pengamatan ini menggunakan metode Observasi berperan aktif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi dan mengkaji dokumen dan arsip yang berkaitan dengan prosedur pemberian kredit konsumtif di PT. BPR Adipura Santosa Surakarta. Prosedur Pemberian Kredit konsumtif di PT. BPR Adipura Santosa Surakarta, yaitu Menerima berkas pendaftaran kredit, pengecekan SID/BI Checking, Pengecekan kelengkapan dan keabsahan berkas, pengumpulan data dan survey jaminan, Analisis Data hasil survey dan pembuatan Laporan Analisa Kredit, pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian berkas, Persetujuan komite kredit, menghubungi calon debitur, menginput data, membuat berkas-berkas, dan realisasi dan pencairan dana kredit. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan penulis dapat disimpulkan bahwa prosedur pemberian kredit konsumtif di PT. BPR Adipura Santosa Surakarta sudah sesuai dengan Standart Operational Procedur (SOP) yang berlaku. Namun, masih ada beberapa hambatan seperti Ruang berkas yang masih Berantakan dan website resmi PT. BPR Adipura Santosa Surakarta yanng belum beroperasi dengan baik. Dengan demikian, saran yang diberikan agar prosedur pemberian kredit di PT. BPR Adipura Santosa Surakarta lebih baik lagi, yaitu sebaiknya segera merapikan berkas-berkas di Ruang berkas dan dilakukan perbaharuan atau penambahan informasi di website resmi PT. BPR Adipura Santosa Surakarta secara berkala. Kata Kunci : Kredit, Kredit Konsumtif, Pemberian Kredit Konsumtif, dan Prosedu
Teguh Santosa : Tinjauhan dari aspek biografi dan karya komiknya
Teguh Santosa adalah seorang komikus yang konsisten memegang teguh ciri dan karakter yang melekat di dirinya. Teguh Santosa dibesarkan dalam lingkungan seni yang sangat kental. Dengan denikan Tinjauan dari aspek biografi dan karya komiknya bertujuan unutk memberikan wawasan dan jiga semangat baru melalui sebuah perjalan hidup seorang Teguh Santosa dengan berbagai dinamika kehidupannya dan komik sebagai media berkreatifitas
Optimalisasi Persediaan Makanan Ternak Pada PT. Margo Santosa Di Sangatta
Problem Formulation Are Stocks Feed the planned PT. Margo Santosa in Sengata Already Optimal. The purpose of research to determine and calculate the optimal supply of food animals at PT. Margo Santosa in Sangatta. theory used in this study and Management Operations Management Persediaan.Data used are secondary data obtained from PT.Margo Santosa in Sangatta.Adapun hypothesis put forward Inventory Feed on PT. Margo Santosa in Sengata not optimal. Analysis of optimization of computer supplies, used the model analysis tools Economic Order Quantity (EOQ), with the following procedures: 1) . optimal inventory number 2) . storage costs per year 3) . total cost per year 4) . booking fee per year 5) calculate Safety Stock. Thus Hypothesis which states that the planned inventory Fodder PT Margo Santosa Sengata proven not optimal and acceptabl
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pada PT. Kusumaputra Santosa
Sistem Informasi Manajemen (SIM) dibuat untuk menjadi alat penunjang performa perusahaan. Tujuan SIM sendiri sebagai alat pengumpulan, pengolah, dan pendistribusian informasi yang dimana informasi tersebutakan digunakan sebagai dasar pembuatan Kebijakan dalam sebuah organisasi .Ketidak hadiran SIM didalam sebuah perusahaan akan memberi masalah dalam performa perusahaan. Terlebih memasuki abad ke-21 ini kemajuan teknologi sanggat pesat didalam segala bidang termasuk dalam SIM. Banyak Perusahaan yang telah mengunakan SIM yang terkomputasi dan mengambil benefit dari SIM yang terkomputasi. Tetapi juga terdapat perusahaan yang masih menggunakan SIM yang masih manual dengan kelemahan dan kelebihanya. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif yang bertujuan untuk membahas pembuatan flow chart dokumentasi dari perusahaan PT. Kusumaputra Santosa dengan cara mendiskripsikan kondisi penerapan SIM PT. Kusumaputra Santosa sekarang ini, membandingkanya dengan Regulasi Pemerintah mengengenai SIM yang harus diterapkan kawasan industry berikat lalu membuat flow chart SIM yang terintregrasi sesuai dengan hardware dan software yang tersedia di PT. Kusumaputra Santosa. Data yang terdapat pada penelitian ini bersumber dari wawancara, observas mengenai SIM perusahaan dan sumber data sekunder dari peraturan pemerintah mengenai regulasi kawasan berikat. Pembahasan akan menghasilkan kesimpulan mengenai kondisi SIM PT. Kusumaputra Santosa, SIM dan kaitanya dengan regulasi yang mengatur industri kawasan berikat dan flow chart pendokumentasian data PT. Kusumaputra Santosa. Lalu saran yang dihasilkan bagi PT. Kusumaputra Santosa. Saran yang dihasilkan agar SIM PT. Kusumaputra Santosa menjadi terkomputerisas idengan cara berupa penambahan external storage data pada beberapa divisi ,penginstalan Search Egine, pemasangan jaringan internet, dan pengunaan sistem emailing
ANALISIS LAYANAN PURNA JUAL PADA PT. RAHAYU SANTOSA BOGOR
AYU LEONITA. 2009. 8223097583. The Analysis of After Sales Service at PT. Rahayu Santosa Bogor. Program Studi DIII Manajemen Pemasaran. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Jakarta.
This scientific work purposes to know many kind of after sales services and the implementation analysis after sales service at PT. Rahayu Santosa. In applying and monitoring after sales service are not sufficient yet and not effective, it is indicated by the complain about the quality of after sales service. Showed in the indolence in handling the damage or other complains. The method I use in this scientific work is descriptive analysis by collecting data from the library, field studying and survey in interviewing format. And analysis technique data is qualitative descriptive.
From the research result, we know that based on the theory of after sales service there are 4 indicators should to do for a company, they are Complain Handling, Merchandise Return, Servicing and Repairing and also Delivery. But, in the fact PT. Rahayu Santosa does other 3 points in after sales service beside delivery, because the customer can take the good directly without delivery process. This company applies “Locko RS“ system, it is over taking in the internal location at PT. Rahayu Santosa.
The conclusion for this scientific work is PT. Rahayu Santosa gives after sales service for their customer. In the real, there are only three after sales services given from PT. Rahayu santosa, they are Complain handling, Merchandise Return, Servicing and Repairing. In applying and monitoring after sales service doing at PT. Rahayu Santosa is not optimal yet. It shows by customer complain about the indolence of damage handling and other complain. It caused of the limited technician teams and this company has only 1 service center for now
- …
