15 research outputs found
Methodology Of Molana Muhammad Idress Kandehlvi(1899-1974) In His Tafseer Marif Ul Quran (Tafseer Bil Rai)
The Holy Quran is a comprehensive guidance for mankind and an everlasting miracle revealed by Allah almighty to His last messenger prophet Muhammad peace be upon him. With respect to its contents it is the source of all knowledge and science. It has pointed out many scientific and historical facts which were not only unknown at that time but not even be imagined. The knowledge that refers to the findings and descriptions of the Holy Quran is called Ilme-Tafsyr.This work has been started from the prestigious age of the Holy Prophet peace be upon him.His followers(Sahaba)established numerous school. (Madaris)of tafsyr within the perimeter of Arab and outside .Many Tafasyrs have been compiled on various perspectives. In Urdu language valuable Tafasyrs have been written among them one is Maarif -al -Quran by Mulana Muhammad Idrees Kandehlvi.The author under reference is a well known authority among the scholars of Islam.He has a distinctive position in all fields of religuious sciences especially Tafsyr and Hadith. Maarif ul Quran is his master piece which he wrote in his later part of life. This Tafseer is a brief synopse and summary of the past tafsyrs.Since Maarif ul Quran is very popular among all and sundry, and many logical problems have been solved in a realistic way so in the article under reference this aspect (Tafsyr Bil Rai)of the said prominent Mufassir was choosen for discussion which will prove very useful for scholars.
Optimasi Pertumbuhan Mikroalga Dengan Pengenceran Nutrisi Menggunakan Kendali Optimal Untuk Memaksimalkan Hasil Biomassa
Mikroalga merupakan mikroorganisme yang memiliki potensi
sebagai energi alternatif biomassa. Pertumbuhan mikroalga sangatlah
dibutuhkan untuk memproduksi biomassa yang lebih banyak dan
pemodelan matematika mampu memprediksi pertumbuhan mikroalga.
Dalam proses pertumbuhan mikroalga, nutrisi yang ada pada mikroalga
sangat mempengaruhi pertumbuhannya. Sehingga untuk mendapatkan
biomassa yang banyak kita bisa mengatur pertumbuhan mikroalga
melalui pengenceran nutrisinya. Kemudian dilakukan pengendalian
optimal pada pengenceran nutrisi dengan menggunakan PMP
(Pontryagin Minimum Principle). Dalam Tugas Akhir ini menunjukkan
bahwa jumlah biomassa akan meningkat dengan adanya kendali optimal
pada tingkat pengenceran nutrisi.
==================================================================================================================
Microalgae are microorganisms that have potential of biomass as an
alternative energy. Microalgae growth is needed to produce more
biomass and mathematical modeling is able to predict the growth of
microalgae. In the process of the growth of microalgae, the nutrition is
greatly effect growth on microalgae. To get a lot of biomass, we can
control the light intensity. Then the optimal control is done through the
dilution nutrition by using PMP (Pontryagin Minimum Principle). This
Final Project shown that the biomass will increase with the presence of
optimal control on rate dilution of nutrients
PEMANFAATAN LEMBAR KERJA SISWA DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI KASUS DI SMP DARUL MAARIF SAMPANG
The study discusses the use of Student Worksheet (Lembar Kerja Siswa) in Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam) subject in SMP Darul Maarif. Student Worksheet is a tool that helps to activate students in learning and improve communication in the classroom. Student Worksheet contains instructions and guidance that assist students in completing their tasks by covering the basic competencies that need to be achieved. Student Worksheet has different functions for teachers and students, where Student Worksheet makes it easier for students to understand the subject matter, while for teachers, Student Worksheet serves as a guide in directing students and considering the thought process that needs to be developed in students. This study aims to determine the process, interest, and influence of Student Worksheet utilization in Islamic Religious Education subject. The research methodology uses a qualitative approach with descriptive research. The data collection techniques are a questionnaire, observation, interview, and documentation. The results show that Student Worksheet helps students understand the subject matter, saves time, and serves as an evaluation tool. The use of Student Worksheet in Islamic Religious Education subject in SMP Darul Maarif is still not maximized; therefore, this study is conducted to optimize its usage. The study concludes that Student Worksheet can improve students' interest and understanding of the subject matter, and teachers need to develop teaching materials that are attractive and easily understood by students, especially in the field of Islamic Religious Education subject
REALISASI PROGRAM UNTUK MODEL BIDANG DASAR PRINSIP MIMO 2 x 2
MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan metode pentransimisian isyarat informasi dengan menggunakan antena jamak baik pada sisi pengirim maupun pada sisi penerima yang banyak digunakan dalam sistem komunikasi modern karena menawarkan pesat bit tinggi dan kapasitas besar. Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan unjuk kerja program pendukung perangkat keras model dasar sistem MIMO 2 x 2 dan membandingkannya dengan hasil simulasi program. Perangkat lunak yang digunakan dalam pembuatan program pendukung adalah Code Vision AVR, sedangkan untuk simulasi pembanding adalah Matlab 7.1. Program pendukung perangkat keras dalam penelitian ini merupakan program pengendali adaptif yang digunakan untuk mengatur nilai bobot peroleh pada VCA (Voltage Controlled Amplifier), dengan menggunakan algoritma Least Mean Square (LMS) yang selanjutnya digunakan untuk memulihkan isyarat yang saling interferens pada blok model kanal yang merupakan ilustrasi kanal pada pengiriman isyarat melalui udara. Sedangkan program simulasi pada penelitian ini dibuat untuk membandingkan hasil yang diperoleh perangkat keras model dasar MIMO 2 x 2 dengan hasil simulasinya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa program pendukung mampu memulihkan kembalidua masukan yang saling berinterferens hingga mendekati isyarat asli pada pengirim dan perbandingan hasil simulasi menunjukkan hasil yang relatif sama dengan hasil yang diperoleh pada perangkat keras model dasar MIMO 2 x 2
Analysis of students' mathematical representative ability on dimensional space subject matter in terms of socio mathematical norms
The purpose of the research is to determine the ability of mathematical representation of students based on the level of socio mathematical norms owned by students. This research uses a descriptive qualitative method. The subjects were six students who had high, medium, and low sociomathematical norm categories. This study used questionnaires, written tests, and interviews as data collection instruments. Rasch model method for questionnaires and written tests as a data analysis technique and in interviews analyzed using data reduction, data collection, and conclusion drawing using MAXQDA. The results of this research are: 1). Students with high sociomathematical norm categories have high mathematical representation abilities and so do students with medium and low sociomathematical norm levels, 2) the characteristics of students' representation abilities tend to have symbolic ability indicators and 3) the characteristics of students' sociomathematical norms in this study tend to mathematical communication indicators
LAPORAN PRAKTIK LAPANGAN TERBIMBING (PLT)
Praktik Lapangan Terbimbing (PLT) adalah mata kuliah terintegrasi dengan
Magang III. Program ini bertujuan untuk melatih mahasiswa kependidikan atau
keguruan mampu mengenali secara langsung empat kompetensi yang harus dimiliki
oleh guru, yakni pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Program ini
merupakan kesempatan untuk mengenal, mempelajari, dan menghayati permasalahan
sekolah atau lembaga ang terkait dengan proses pembelajaran/ layanan dan juga
untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam penerapan ilmu pengetahuan dan
keterampilan yang telah dikuasai secara interdisipliner ke dalam pembelajaran di
sekolah atau lembaga.
PLT dilaksanakan dalam beberapa tahapan. Dimulai dari observasi yang
menjadi titik awal pembuatan program. Setelah menentukan rencana program,
mahasiswa PLT melakukan pelaksanaan yaitu mengajar mata pelajaran sosiologi di
kelas. Praktik mengajar dilakukan pada tiga rombongan belajar, yaitu X IPS satu
kelas dan XI IPS dua kelas. Kurikulum yang diterapkan dalam jenjang kelas tersebut
juga berbeda, K13 di kelas X dan KTSP di kelas XI. Kondisi tersebut memberikan
pengalaman yang bervariasi dalam melaksanakan pembelajaran. Tentu ini adalah
pengalaman yang berharga. Selanjutnya mahasiswa melakukan evaluasi untuk
mengukur keberhasilan pembelajaran, yaitu proses mengajar dan pemahaman peserta
didik di kelas. Di tahap akhir, mahasiswa melakukan penyelesaian laporan PLT.
Selama dua bulan, dimulai sejak 15 September 2017 sampai 15 november
2017 PLT di SMA N1 Piyungan secara keseluruhan terlaksana dengan baik dan
lancar. Banyak sekali manfaat dan hal yang didapatkan dari program kegiatan ini.
Perangkat pembelajaran, materi, evaluasi, kalender akademik, program tahunan,
program semester, pelaksanaan pembelajaran adalah hasil program individu.
Selanjutnya secara berkelompok, mahasiswa juga mengetahui tentang kondisi atau
kultur sekolah dan berusaha membuat program aternatif untuk mengelola
permasalahan dan potensi
Bhakti Sosial Penyaluran Benih Cabai Merah sebagai Upaya Mendorong Pemanfaatan Pekarangan Rumah di Desa Mekarwangi
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong warga masyarakat untuk menanam tanaman cabai sebagai upaya pemanfaatan pekarangan rumah yang ada di RT 03 Dusun Pasir Petey. Sejauh ini program KKN yang ada belum menyentuh ranah bhakti sosial seperti ini. Metode pelaksanaan program KKN ini diawali dengan observasi lokasi, silaturahim ke Dusun pasir petey Rt 03 dengan menggali potensi dan program yang sesuai di Dusun Pasir Petey. Metode yang digunakan di dalam kegiatan ini adalah bakti sosial. Bakti sosial dilakukan dengan cara sosialisasi door to door ke rumah masing-masing warga. Pada saat sosialisasi, tim KKN juga memberikan bibit cabe kepada warga. Tim juga memberikan media tanam yang sudah diolah oleh Tim bersama warga setempat. Kegiatan ini berhasil membuat bibit tanaman sebagai bentuk penanaman benih cabai sebanyak 300 bibit tanaman beserta media tanamnya dan diserahkan secara gratis kepada warga Rt 03 Dusun pasir Petey. Kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat baik terbukti dengan antusiasme perangkat desa dan juga masyarakat dalam proses awal hingga akhir program penanaman cabai merah di pekarangan rumah yang dilaksanakan oleh kelompok KKN 09
Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Optimalisasi Kinerja Guru pada Era Merdeka Belajar
Sebagai pemimpin, kepala madrasah memegang peranan penting dalam meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja guru, terutama dalam memastikan pelaksanaan pembelajaran yang efektif. Kinerja guru merupakan gambaran sikap, keterampilan, nilai-nilai dan pengetahuan yang dimiliki guru dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya. Untuk dapat melaksanakan tugas utamanya guru diharuskan dapat memahami terlebih dahulu tentang konsep kurikulum dan pembelajaran, Dengan memahami kemampuan tersebut, diharapkan guru dapat mampu menerapkan kurikulum terbaru yaitu kurikulum merdeka belajar dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepemimpinan kepala madrasah di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Jombang, mendeskripsikan kinerja guru pada era merdeka belajar dan mendiskripsikan strategi kepala madrasah dalam optimalisasi kinerja guru pada era merdeka belajar. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teori Miles and Huberman dalam melakukan analisis dan interpretasi data serta menggunakan teknik triangulasi dalam menguji keabsahan data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, kepala madrasah merupakan sosok yang visioner, memimpin dengan gaya demokratis serta partisipatif dalam merumuskan kebijakan dan pengambilan keputusan. Kinerja guru di madrasah sudah dilakukan dengan optimal dengan presentase 96 % sesuai dengan hasil penilaian kinerja guru, serta dilihat dari aspek kinerja guru dalam melakukan perencanaan, melaksanakan kegiatan pembelajaran, penilaian pembelajaran, kemampuan dalam membimbing siswa, dan dalam melaksanakan tugas tambahan. Strategi kepala madrasah dalam mengoptimalisasi kinerja guru pada era merdeka belajar dilakukan melalui, membentuk tim pengembang kurikulum, menggunakan platfrom pusat informasi pelatihan dan pembelajaran (PINTAR), melakukan kegiatan supervisi guru, memberikan pembinaan disiplin, memberikan motivasi dan memberikan penghargaan kepada guru yang berprestas
Trans people making the hajj to Mecca:Religiosity and social inclusion in Indonesia
Trans people in Indonesia have fought long and hard for social inclusion. In the town of Segeri in South Sulawesi, trans people have pro-actively sought such inclusion through making the Islamic pilgrimage to Mecca (hajj) and becoming recognised as a haji. This article draws on fieldwork conducted in Segeri with trans people preparing for, or who had already completed, the hajj. For these trans people, the hajj enables recognition as a legitimate part of Muslim Segeri society. After completing the hajj, trans people may be invited to take leading religious roles in Segeri ceremonies such as mappeca sure’ (a ritual commemorating the parting of the Red Sea by Moses, known in Arabic as Ashura) and assalama (a blessing and salvation ritual). Trans people in Segeri frame their pilgrimage to Mecca as a strategic model that other trans Indonesians can follow to gain social acceptance. This article focuses on the stories of two trans groups: bissu (transgender spiritual leaders) and calabai (trans women). It examines how the hajj enables trans people in Segeri to confirm themselves as good Muslims worthy of social acceptance.</p
Manajemen Kepala Madrasah dalam meningkatkan mutu Guru: Studi Multikasus di MAN Kota Blitar dan MA Ma’arif NU Blitar
ABSTRAK
Guru mempunyai peran sangat vital dalam menentukan mutu pendidikan. Mutu pendidikan suatu lembaga tidak akan tercapai tanpa adanya upaya peningkatan mutu guru. Kepala madrasah juga mempunyai andil yang sangat besar dalam peningkatan mutu guru. Oleh karena itu dibutuhkan kemampuan kepala madrasah dalam mengelola guru secara efektif dan efisien. Karena keberhasilan lembaga pendidikan bergantung bagaimana kepala madrasah mengelolanya dengan baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan mutu guru studi mulitikasus di MAN Kota Blitar dan MA Ma’arif NU Blitar yang meliputi: 1) standar mutu guru di MAN Kota Blitar dan MA Ma’arif NU Blitar; 2) strategi pengembangan mutu guru di MAN Kota Blitar dan MA Ma’arif NU Blitar; 3) evaluasi peningkatan mutu guru di MAN Kota Blitar dan MA Ma’arif NU Blitar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multikasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik metode observasi (pengamatan), metode indepth interview (wawancara mendalam), dan metode dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan cara perpanjangan keikutsertaan peneliti; teknik triangulasi dengan menggunakan berbagai sumber, teori, dan metode; dan ketekunan pengamatan. Informan penelitian yaitu kepala madrasah, waka kurikulum, dan guru.
Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa proses manajemen peningkatan mutu guru di MAN Kota Blitar dan MA Ma’arif NU Blitar berjalan dengan maksimal berkat motivasi dan dorongan dari kepala madrasah serta mampu menjalin kerja sama yang solid antar kepala madrasah, guru, dan semua civitas akademika madrasah. Keberhasilan kedua madrasah tersebut ditentukan oleh kepala madrasah yang mampu me-manage dan memaksimalkan program- program peningkatan mutu guru sehinga dapat menggapai visi, misi, dan tujuan madrasah.
ABSTRACT
Teachers have a vital role in determining the quality of education. Quality of education of an institution can not be achieved without improving the quality of teachers. Headmaster also has a large stake in improving the quality of teachers. Therefore, it needs the ability headmaster in managing teacher effectively and efficiently. Due to the success of educational institution depends on how the headmaster to manage it well.
This study aims to reveal principal management in improving quality of teacher (multicase study in MAN Kota Blitar and MA Ma’arif NU Blitar which include: 1) standard quality of teacher in MAN Kota Blitar and MA Maarif NU Blitar; 2) strategy development quality of teacher development in MAN Kota Blitar and MA Ma’arif NU Blitar; 3) evaluation enhancement quality of teacher in MAN Kota Blitar and MA Ma’arif NU Blitar.
This study used a qualitative approach with multi-case study design. Data was collected by using the technique of observation method, the in-depth interview method, and documentation method. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion. Checking the validity of the findings made by way of an extension of the participation of researchers; triangulation techniques using a variety of sources, theories, and methods; and the persistence of observation. Informant this research is headmaster, deputy head of the curriculum, and teachers.
The finding result of this study indicated that the process quality management improvement of teachers in MAN Kota Blitar and MA Ma’arif NU Blitar run maximumly thanks to the motivation and encouragement from the headmaster and able to establish solid cooperation between the headmaster, teacher, and all the academic community school. The successfull both the school was determined by a headmaster who is able to manage and maximize the teacher quality improvement programs can achieve the vision, mission, and goal of school
