34 research outputs found

    Effect of Job Promotion on The Performance of Civil Servants AT The Regional Office of The Ministry of Religion of Banten Province Mediated By Job Satisfaction

    No full text
    This study aims to determine the direct effect of job promotion on employee performance and job satisfaction, the direct effect of job satisfaction on employee performance and the effect of job promotion on employee performance through job satisfaction as an intervening variable. Data collection was carried out by distributing questionnaires. This study used quantitative data analysis with SPSS version 23. The total population was 205 ASN employees in the Regional Office of the Ministry of Religion, Banten Province. Samples were collected using random sampling technique, which obtained 67 respondents. The results of this study indicated that Job Promotion had a direct influence on employee performance, Job Promotion had no direct effect on job satisfaction, Job Satisfaction had no direct effect on employee performance and the indirect effect of Job Promotion on Employee Performance through Job Satisfaction showed a smaller percentage compared with the percentage of direct effect.   Keywords: Job Promotion, Employee Performance, Job Satisfactio

    MENILAI TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN METODE CAMEL DAN PEARLS: Studi Pada PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Periode 2013-2017

    No full text
    The financial statements of PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional has decreased over the past 5 years, causing some financial ratios to decrease as well.The purpose of this research is to analyze financial performance with two methods namely CAMEL and PEARLS. What is the ratio of bank soundness if measured by both methods in the period 2013 to 2017.This research was conducted at PT. BTPN using secondary data taken from the Balance Sheet Report, Income and Cost Statements of company growth statistics, the variables used are the bank's financial performance related to CAMEL and PEARLS methods whose results will be classified according to the assessment category of each method. The results of this study note the position of the company's financial performance is assessed by the CAMEL method is in a fairly healthy and healthy position, while the results of the study with the PEARLS method is known in the Protection ratio is in the unhealthy category,this means that there are differences in the two methods of measuring bank soundness.So that it can be seen the difference of these two methods is that it can be seen from the bank growth rate used in the PEARLS method in assessing the bank's soundness. So banks can grow and grow by managing assets owned

    ANALISIS LOKASI USAHA TERHADAP PENJUALAN PEDAGANG BUAH-BUAHAN DI SEPANJANG JALAN CIPTAYASA SERANG

    No full text
    Tempat/lokasi usaha merupakan salah satu unsur dari bauran pemasaran yang sangat penting bagi kelangsungan suatu usaha, terutama bagi para PKL disepanjang Jalan Ciptayasa Serang. Keberadaannya yang cenderung bertahan di lokasi tersebut menarik untuk  diteliti. Padahal kita ketahui tempat/lokasi tersebut dilarang oleh pemerintah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel pemilihan lokasi usaha berpengaruh terhadap penjualan para pedagang tersebut sehingga mereka tetap bertahan.            Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dengan pendekatan survei. Jumlah sampel sebanyak 64 orang , sedangkan teknik pengambilan menggunakan Acak Sederhana. Variabel bebasnya terdiri dari kemudahan untuk dilihat (X1), kemudahan untuk dikunjungi (X2), kesesuaian dengan sarana jual (X3) dan variabel terikatnya adalah realisasi penjualan (Y). Pengujian instrumen menggunakan uji validitas, uji reliabelitas. Sedangkan metode analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan uji F dan uji t.            Hasil penelitian menunjukan variabel kemudahan untuk dilihat (X1), kemudahan untuk dikunjungi (X2), serta kesesuaian dengan sarana jual (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap realisasi penjualan. Dari penghitungan uji F di peroleh F hitung 16,968 > F tabel 2,75. selain itu nilai Adjusted R Square yang sebesar 0,432 yang berarti besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah 43,2 %. Dan uji t diketahui bahwa secara parsial variabel kemudahan untuk dikunjungi (X2) dan kesesuaian dengan sarana jual mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikatnya sedangkan variabel kemudahan untuk dilihat (X1) tidak berpengaruh secara signifikan dengan t hitung variabel kemudahan untuk dikunjungi (X1) sebesar -0,771 < t tabel 2,000, kemudahan untuk dikunjungi (X2) sebesar 2,522 > tabel 2,000, kesesuaian dengan sarana jual (X3) sebesar 3,237 > t tabel 2,000. Diduga ada variabel lain yang mempengrauhi dalam pemilihan lokasi usaha selain ketiga variabel diatas. Disarankan untuk peneliti selanjutnya untuk mencari dan menyempurnakan penelitian sebelumnya

    NILAI TUKAR RUPIAH DAN SUKU BUNGA BANK INDONESIA TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2017

    No full text
    The capital market can be used as a measure to see the back and forth of the dynamics of business in a country. The capital market aside from being a measure of the economy, the Composite Stock Price Index also reflects the economic conditions of a country. This study aims to find out how much influence the rupiah exchange rate and Bank Indonesia interest rates have on the Composite Stock Price Index. This research is a descriptive study with a quantitative approach method. The data used are secondary data, namely monthly data on the rupiah exchange rate, Bank Indonesia interest rates, and the Composite Stock Price Index as many as 67 data, namely the period 2012 to July 2017. The partial test results showed that the rupiah exchange rate had a significant positive effect on the Composite Stock Price Index. Joint Stock, this is indicated by the value of -test <-table = -3.3346 <-1.997 and a significance value of 0.001 <0.05. From the results of simultaneous testing the rupiah exchange rate and Bank Indonesia interest rates have a significant positive effect on the Composite Stock Price Index, this is indicated by the value of Fcount> Ftabel = 21.827> 3.14 and a significance value of 0.000 <0.05. The conclusion of this study partially, the rupiah exchange rate had a positive and significant effect on the Composite Stock Price Index, Bank Indonesia interest rates had a negative and significant effect on the Composite Stock Price Index. Simultaneously the rupiah exchange rate and Bank Indonesia interest rates have a positive and significant effect on the Composite Stock Price Inde

    Pengembangan Bisnis Pada Kelompok UMKM “Mutiara Subur Jaya”

    No full text
    The problems in the “Mutiara Subur Jaya” MSMEs Group are 1) The production process is still done manually and there is no press machine, so the products produced are not standardized; (2) There are not many variations in the product model; (3) The number of sewing machines owned is still lacking; (4) They do not yet have a NIB and IUMK; (5) The knowledge and skills of Partner HR in business management are still limited; (6) The financial recording system is still manual; (7) Partner skills in marketing are still minimal, and (8) The sales method is still conventional, not using digital media. By implementing the chronological method, this activity resulted in an increase in the number of production and sales of partner products by 75%, an increase in partner knowledge and skills by 68.05%, and the acquisition of legal operational business legality in the form of NIB and IUMK, so that the business of this MSMEs Group also developed.Masalah pada Kelompok UMKM “Mutiara Subur Jaya” adalah 1) Proses produksi masih dikerjakan secara manual dan ketiadaan mesin press, sehingga produk yang dihasilkan belum terstandarisasi; (2) Model produk belum banyak variasi; (3) Jumlah mesin jahit yang dimiliki masih kurang; (4) Belum memiliki NIB dan IUMK; (5) Pengetahuan dan keterampilan SDM Mitra dalam pengelolaan usaha masih minim; (6) Sistem pencatatan keuangan masih manual; (7) Keterampilan Mitra dalam pemasaran masih minim, dan (8) Metode penjualan masih secara konvensional, belum menggunakan media digital. Dengan menerapkan metode kronologis atau bertahap, solusi yang diberikan diselaraskan dengan permasalahan mitra sasaran dan luaran kegiatan ini menghasilkan peningkatan jumlah produksi dan penjualan produk mitra sebesar 75%, peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra sebesar 68,05%, serta perolehan legalitas operasional usaha dalam bentuk NIB dan IUMK, sehingga bisnis kelompok UMKM ini juga berkembang

    KAJIAN INTENSI MAHASISWA MANAJEMEN DI KOTA SERANG UNTUK MENJADI WIRAUSAHA: KAJIAN INTENSI MAHASISWA MANAJEMEN DI KOTA SERANG UNTUK MENJADI WIRAUSAHA

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis theory of planned behavior (Ajzen, 1991) sebagairancangan model empiris pada penelitian ini yang meliputi komponen sikap berwirausaha, normasubjektif, kontrol perilaku dan intensi berwirausaha pada mahasiswa jurusan manajemen yang adadi kota Serang. Sebanyak lima perguruan tinggi di kota Serang yang memiliki jurusan manajemenyang akan menjadi tempat penelitian. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive samplingdengan kriteria mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah kewirausahaan. Analisis datamenggunakan analisis faktor konfirmatori (CFA) sesuai dengan model pada persamaan structural(SEM). Hasil temuan dari penelitian ini menerangkan bahwa dua hipotesis diterima yaitu Normasubyektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap Intensi Berwirausaha Mahasiswa danKontrol Keprilakuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Intensi BerwirausahaMahasiswa. Satu hipotesis ditolak yaitu Sikap berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IntensiBerwirausaha Mahasiswa. Implikasi, keterbatasan dan saran dibahas dalam penelitian ini

    Pengaruh Strategi Dakwah Implementor Ecomasjid Terhadap Kesadaran Masyarakat Menghadapi Perubahan Iklim

    No full text
    This research aims to reveal the distribution of EcoMasjid implementors\u27 da\u27wah strategies, the level of public awareness of climate change, and the impact of these strategies on public awareness of climate change. This research uses a quantitative approach with a simple linear regression method. The theories used in this study include Behaviorism Theory, Stimulus-Organism-Response, Bayanuni Da\u27wah Strategy, and Festinger\u27s Cognitive Dissonance. The results show: (1) the distribution of da\u27wah strategies is 58.2% al-Athifi, 27.6% al-Aqli, and 14.3% al-Hissi; (2) 76.5% of respondents consider climate change important, 17.3% do not, and 6.1% are unsure; (3) Da\u27wah strategies are directly proportional to the increase in public awareness, with a positive relationship between the variables. The calculated t-value is 28.318, greater than the table value of 1.985, and the effect size is 89.3%, leading to the conclusion that H0 is rejected and H1 is accepte

    Perbaikan Aspek Hukum, Manajemen Dan Keuangan Pada BUMDes "Sukses Bersama"

    No full text
    Mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini adalah Pemerintah Desa Pejaten dan pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) "Sukses Bersama" Desa PejatenKecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini adalah (1), Untuk pendampingan hukum berkaitan dengan legalitas hukum BUMDes dan untuk meningkatkan pemahaman hukum, (2) Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengelolaan manajemen usaha dan keuangan usaha yang baik dan benar melalui penerapan Ipteks, dan (3) Untuk meningkatkan peran BUMDes dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat turut meningkat. Untuk mencapai tujuan tersebut tim pengabdi menyusun rencana kegiatan yang meliputi 4 (empat) tahap, yaitu tahap 1 analisis situasi dan kondisi mitra, tahap 2 persiapan dan transfer Ipteks, tahap 3 pelatihan dan pendampingan dan tahap 4 evaluasi dan keberlanjutan program. Dengan menggunakan metode kronologis, pelaksanaan kegiatan ini menghasilkan peningkatan Pengetahuan dan Pemahaman Hukum, peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan mitra tentang pengelolaan Manajemen dan Keuangan BUMDes sebesar 83,33%

    Perbaikan Aspek Produksi, Manajemen dan Hukum Kelompok UMKM “Tuty Collections”

    No full text
    The problems of the target partners of the "Tuty Collections" MSME group include that the production process is still done manually, so the products produced are not yet standardized, product designs and models do not have many variations, the number of sewing machines they own is still insufficient, thus affecting the amount of production produced, knowledge and skills Partner human resources in business management are still minimal, they do not have legal business operations, partner skills in marketing are still minimal and sales methods are still conventional, not using digital media, so it is difficult for sales volume to increase. Using the chronological method, the implementation of this activity resulted in an increase in the number of production and sales of partner products by 75% and the legal legality of business operations in the form of NIB was obtained.Permasalahan mitra sasaran kelompok UMKM “Tuty Collections” meliputi proses produksi masih dikerjakan secara manual, sehingga produk yang dihasilkan belum terstandarisasi, desain dan model produk belum banyak variasi, jumlah mesin jahit yang dimiliki masih kurang, sehingga mempengaruhi jumlah produksi yang dihasilkan, pengetahuan dan keterampilan SDM mitra dalam pengelolaan usaha masih minim, belum memiliki legalitas operasional usaha, keterampilan mitra dalam pemasaran masih minim dan metode penjualan masih secara konvensional, belum menggunakan media digital, sehingga volume penjualan sulit naik. Dengan menggunakan metode kronologis, pelaksanaan kegiatan ini menghasilkan peningkatan jumlah produksi dan penjualan produk mitra sebesar 75% dan diperolehnya legalitas hukum operasional usaha dalam bentuk NIB

    Bumdes “Bina Sejahtera”: Perbaikan Aspek Hukum, Manajemen dan Keuangan

    No full text
    Tujuan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah (1), Untuk pendampingan hukum berkaitan dengan legalitas hukum BUMDes dan untuk meningkatkan pemahaman hukum, (2) Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengelolaan manajemen usaha dan keuangan usaha yang baik dan benar melalui penerapan Ipteks, dan (3) Untuk meningkatkan peran BUMDes dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat turut meningkat. Untuk mencapai tujuan tersebut tim pengabdi menyusun rencana kegiatan yang meliputi 4 (empat) tahap, yaitu tahap 1 analisis situasi dan kondisi mitra, tahap 2 persiapan dan transfer Ipteks, tahap 3 pelatihan dan pendampingan dan tahap 4 evaluasi dan keberlanjutan program. Dengan menggunakan metode kronologis, pelaksanaan kegiatan ini menghasilkan peningkatan Pengetahuan dan Pemahaman Hukum, peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan mitra tentang pengelolaan Manajemen dan Keuangan BUMDes sebesar 81,67%. Mitra PKM ini adalah Pemerintah Desa Kadubeureum dan pengelola BUMDes “Bina Sejahtera” Desa Kadubeureum. The objectives of this Community Partnership Empowerment (PKM) activity are (1), For legal assistance related to the legality of BUMDes law and to increase legal understanding, (2) To increase the knowledge and skills of partners in good and correct business management and business finance through the implementation Science and Technology, and (3) To increase the role of BUMDes in empowering the community's economy, so that community welfare also increases. To achieve this goal, the service team prepared an activity plan which included 4 (four) stages, namely stage 1 analysis of the partner's situation and condition, stage 2 of preparation and transfer of science and technology, stage 3 of training and mentoring and stage 4 of program evaluation and sustainability. By using the chronological method, the implementation of this activity resulted in an increase in Legal Knowledge and Understanding, an increase in partners' Knowledge and Skills regarding BUMDes Management and Finance by 81.67%. The PKM partners are the Kadubeureum Village Government and the management of the BUMDes "Bina Sejahtera" of Kadubeureum Villag
    corecore