21 research outputs found
Profile of male-field dependent (FD) prospective teacher’s reflective thinking in solving contextual mathematical problem
Investigating and analyzing prospective teacher’s reflective thinking in solving mathematical problem: A case study of female-field dependent (FD) prospective teacher
ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) PADA GURU PEMULA DAN BERPENGALAMAN SDN BATANGKALUKU KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA
Matematika adalah mata pelajaran penting dalam pendidikan, dan guru memiliki peran penting dalam mendidik siswa. Namun, skor rata-rata guru pada Tes Kompetensi Guru dari tahun 2015 hingga 2017 berada di bawah standar, menunjukkan kurangnya kualitas dalam proses pembelajaran. Untuk mencapai pembelajaran yang bermakna, guru harus menguasai kompetensi dasar, seperti Pengetahuan Konten Pedagogi (PCK), yang mengintegrasikan pengetahuan konten dan pedagogi. Guru berpengalaman memiliki lima tahun atau lebih pengalaman mengajar, sedangkan guru pemula memiliki kurang dari lima tahun. Studi ini berfokus pada Pengetahuan Konten Pedagogi (PCK) guru dalam pembelajaran matematika di SD Negeri Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Tujuannya adalah untuk menganalisis kemampuan guru berdasarkan PCK untuk guru pemula dan berpengalaman, dengan tujuan meningkatkan keterampilan mengajar dan efektivitas mengajar secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik guru pemula maupun berpengalaman menunjukkan kemahiran di berbagai komponen pengajaran, unggul dalam pemahaman kurikulum, metode pengajaran, penilaian, dan pemanfaatan sumber daya. Baik guru pemula maupun berpengalaman sama-sama mahir dalam memperoleh umpan balik, merangsang minat belajar siswa, menghubungkan pembelajaran matematika dengan aplikasi kehidupan nyata, dan menguasai materi pelajaran
The Effect of the Guided Inquiry Learning Model Assisted by Wordwall Media on Science Learning Interest and Achievement in Elementary Schools
The objectives of the study were to (1) analyze the influence of guided inquiry learning model assisted by Wordwall Media on students' interest in learning science at SDN 30 Sumpang Bita, (2) analyze the influence of guided inquiry learning model assisted by wordwall media on students' science learning outcomes, and (3) analyze the influence of guided inquiry learning model assisted by wordwall media on students' interest and science learning outcomes of grade IV SDN 30 Sumpang Bita. This study used aquantitative approach, with a non-equivalent control group design. The population in this study was all grade IV elementary school students in Region 2, Balocci District, Pangkep Regency, consisting of 10 schools totaling 113 students. The sampling technique used was random sampling. The sample in this study was SDN 30 Sumpang Bita selected as the experimental class with 20 students and SDN 6 Bulu-Bulu as the control class with 20 students. The data obtained were analyzed using normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing using the t-test in the MANOVA results. The results of the study showed that; (1) The guided inquiry learning model assisted by wordwall media has a significant effect on students' interest in learning science at SDN 30 Sumpang Bita. The results of the t-test analysis showed that the significance value (Sig = 0.000) was smaller than the set alpha value of 0.05 (0.000 <0.05). (2) The guided inquiry learning model assisted by wordwall media has a significant effect on students' science learning outcomes at SDN 30 Sumpang Bita. The results of the t-test analysis showed that the significance value (Sig=0.000) was smaller than the set alpha value of 0.05 (0.000 <0.05). (3) There is a significant influence between leaming interest and students' science learning outcomes applied with the guided inquiry learning model assisted by wordwall media at SDN 30 Sumpang Bita. The results of One-way Multivariate Analysis of Variance (One-way MANOVA) show that all statistics have very significant values with p-value (Sig.) = .000. This shows that the intercept significantly affects the dependent variable. It can be concluded that the guided inquiry learning model assisted by wordwall media has a significant effect on the interests and science learning outcomes of Grade IV students at SDN 30 Sumpang Bita
KEMAMPUAN MEMFORMULASI DAN MENSINTESIS MASALAH ALJABARCALON GURU MATEMATIKA SEBAGAI SALAH SATU KOMPONEN DALAM BERPIKIR REFLEKTIF
Salah satu kemampuan yang diperlukan dalam pemecahan masalah matematika adalah kemampuan berpikir reflektif karena berpikir reflektif merupakan suatu tipe berpikir tingkat tinggi yang bersifat aktif, berkelanjutan dan teliti terhadap keyakinan yang didasari oleh pengetahuan. Dengan berpikir reflektif siswa dapat memecahkan masalah yang lebih kompleks karena pemikiran siswa akan terarah dan siswa yang berpikir reflektif solusi atau penyelesaian dari masalah yang dipecahkan cenderung benar dan tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan memformulasi dan mensintesis masalah aljabar berdasarkan gaya kogmitif. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti melakukan interview berbasis tugas melalui kegiatan pemecahan masalah matematika (aljabar) yang direkam dengan recorder. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dan bersifat eksploratif. Subjek diambil dari mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Makassar yang bergaya kognitif Field Independent. Selanjutnya untuk menguji kredibilitas data, dilakukan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ketika merumuskan masalah, subjek menjelaskan dengan kata-kata sendiri namun tetap dalam konteks atau makna yang sama dari masalah yang disajikan ; 2) pada saat mengidentifikasi konsep atau materi terkait dengan masalah aljabar yang disajikan, subjek menyebutkan beberapa konsep atau materi yang pernah subjek hadapi sebelumnya dan menyebutkan kaitan antara masalah matematika sebelumnya dengan yang dihadapi sekarang dan menjelaskan pula konsep yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi; 3) ketika menjelaskan kesulitan yang biasa dihadapi dalam menyelesaikan masalah matematika yang konteksnya sama dengan masalah yang disajikan, subjek membuat dugaan atau hipotesis terkait tingkat kesulitan dan kemudahan terhadap masalah yang disajikan. Selain itu, subjek juga menjelaskan secara spesifik kesulitan-kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika.
Kata Kunci: Berpikir reflektif, Formulasi dan sintesis, Masalah aljaba
Local Instruktion Theory dalam Pembimbingan Riset di Bidang Pendidikan Matematika
Untuk mempromosikan desain instruksional yang inovatif dalam pembimbingan riset di bidang pendidikan matematika, kami melakukan proyek penelitian berbasis riset untuk mengeksplorasi lintasan belajar mahasiswa dalam melakukan riset. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemikiran mahasiswa setiap tahapan lintasan belajar hipotesis (HLT) dan gambaran model teori instruksional lokal (LIT) dalam pembimbingan riset mahasiswa di bidang pendidikan matematika. Dalam artikel ini, kami menggunakan metode research desain dengan tahapan: (1) Preliminary Design; (2) Teaching Experiment; dan (3) Retrospective Analysis. 4 mahasiswa pendidikan matematika dan berada pada semester akhir berpartispasi dalam penelitian ini Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kami menemukan pola berdasarkan analisis retrospektif. Selanjutnya, kami merumuskan LIT untuk mendukung pembimbingan riset di bidang pendidikan matematika, yakni: (1) mahasiswa memahami etika penulisan karya ilmiah; (2) mahasiswa memanfaatkan peluang mendapatkan ide melalui review artikel; (3) mahasiswa menetapkan tema penelitian berdasarkan hasil narrative review; (4) mahasiswa menetapkan desain penelitian; (5) mahasiswa melakukan studi pilot untuk mendukung tema penelitian yang diambil; (6) mahasiswa melakukan analisis dan interpretasi data hasil penelitian; (7) mahasiswa mengomparasikan temuan dan hasil penelitian sebelumnya; dan (8) mahasiswa mendesiminasikan atau mempublikasikan hasil penelitian. Model LIT yang dihasilkan memberikan kontribusi sebagai kerangka acuan dalam pembimbingan riset dibidang pendidikan matematika
Efektivitas Model Pembelajaran Tematik Tipe Webbed Berbantuan Media Teknologi Terhadap Hasil Belajar Murid Sekolah Dasar Gugus 29 Campagaloe Kabupaten Bantaeng
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pembelajaran IPS siswa kelas V SD Inpres Campagaloe 1 dengan menerapkan model pembelajaran terpadu tipe webbed berbantuan media teknologi. Metode penelitian menggunakan, tes tertulis (essay), observasi, dokumentasi. Subyek penelitian berada di sekolah gugus 29 campagaloe siswa kelas V, sebagai sampel Sekolah Dasar Inpres Campagaloe 1 dan Sekolah Dasar 29 Campagaloe dengan jumlah 60 siswa. Hasil penelitian menunjukkan Model pembelajaran terpadu efektif dan dapat meningkatkan kualitas siswa berdasarkan numerik tabel dengan signifikan 5% = 2,000 <thitungsebesar = 6, 629 untuk thitung peningkatan kualitas pembelajaran siswa. Tabulasi frekuensi kategori pembelajaran Posttest pada kelas kontrol tanpa berbantuan media teknologi tidak terdapat sejumlah siswa memperoleh nilai 90 pada model pembelajaran terpadu tipe webbed hanya berada pada nilai tertinggi 80, ketimbang kelas eksperimen pada pembelajaran model terpadu tipe webbed berbantuan media teknologiterdapat sejumlah siswa memperoleh nilai 90.</jats:p
SISTEM JUAL BELI BARANG PESANAN PADA USAHA MEUBEL ADITIYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH
ABSTRAK
Julia. S 2024. “Sistem Jual Beli Barang Pesanan pada Usaha Meubel Aditiya
dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syraiah”. Skripsi Program
Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama
Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Muh. Darwis dan Agustan.
Skripsi ini membahas tentang sistem jual beli barang pesanan pada usaha meubel
Aditiya dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan: untuk
mendeskripsikan sistem jual beli barang pesanan pada usaha meubel Aditiya dan
untuk menganalisis perspektif hukum ekonomi syariah terhadap sistem jual beli
barang pesanan pada usaha meubel Aditiya. Jenis penelitian yang digunakan
adalah penelitian empiris dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Teknik
pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menujukkan bahwa: pertama, sistem jual beli barang pesanan
pada usaha meubel Aditiya, dimana terjadi ketidaksesuain barang pesanan
konsumen, maka pihak pemilik meubel harus lebih teliti dalam proses pembuatan
barang agar barang yang dipesan sesuai dengan keinginan konsumen. Mekanisme
pembayaran pada usaha meubel Aditiya dilakukan secara tunai ataupun
pembayaran uang muka sebesar 50% dari harga yang telah disepakati diawal.
Pengiriman barang dilakukan sesuai dengan kesepakatan pemilik meubel dengan
pihak konsumen serta waktu pembuatan barang dilakukan berdasarkan
kesepakatan kedua belah pihak. Kedua, perspektif hukum ekonomi syariah
terhadap sistem jual beli barang pesanan pada usaha meubel Aditiya, jika dilihat
dari akad istishna’ telah memenuhi rukun dan syarat akad istishna’. Akan tetapi,
secara keabsahannya tidak memenuhi syarat istishna’ dan tidak sejalan dengan
prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah seperti prinsip kejelasan mengenai waktu
penyelesaian barang dan pengiriman barang sering mengalami keterlambatan dan
prinsip kejujuran mengenai kualitas barang yang diterima pelanggan tidak sesuai
dengan yang dijanjikan oleh pemilik meubel.
Kata kunci: Jual Beli, Barang Pesanan, Usaha Meubel, Hukum Ekonomi Syariah
xxii
ABSTRACT
Julia. S 2024. “Sale and Purchase System of Ordered Goods at Aditiya Furniture
Business in the Perspective of Syraiah Economic Law”. Thesis
Sharia Economic Law Study Program, Faculty of Sharia, Palopo
State Islamic Institute. Supervised by Muh. Darwis and Agustan.
This thesis discusses the buying and selling system of ordered goods in the Aditiya
furniture business in the perspective of sharia economic law. This study aims: to
describe the buying and selling system of ordered goods at the Aditiya furniture
business and to analyze the perspective of sharia economic law on the buying and
selling system of ordered goods at the Aditiya furniture business. The type of
research used is empirical research using a sociological approach. The data
collection techniques used are observation, interviews and documentation. The
results of this study indicate that: first, the system of buying and selling ordered
goods in the Aditiya furniture business, where there is a mismatch of consumer
ordered goods, then the furniture owner must be more thorough in the process of
ordering goods so that the goods ordered are in accordance with the wishes of
consumers. The payment mechanism for the Aditiya furniture business is carried
out in cash or an advance payment of 50% of the agreed price at the beginning.
Delivery of goods is carried out in accordance with the agreement of the owner of
the furniture with the consumer and the time of making the goods is based on the
agreement of both parties. Second, the perspective of Islamic economic law on the
system of buying and selling ordered goods in the Aditiya furniture business,
when viewed from the istishna' contract, has fulfilled the pillars and conditions of
the istishna' contract. However, in terms of validity, it does not meet the
requirements of istishna' and is not in line with the principles of Islamic economic
law such as the principle of honesty.
Keywords: Sale and Purchase, Ordered Goods, Furniture Business, Sharia
Economic La
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN GUNA ALAT UKUR KINERJA KEUANGAN PADA PT. GLOBAL IMOO TELEKOMUNIKASI
In connection with the research background and the formulation of the problem, the purpose of this study, namely to determine and analyze the financial performance of PT. Global Imoo Telecommunications from 2016 to 2019. The data used in this study may not be directly used as a basis for making decisions by the authors who carried out the research, but by other institutions in need. So, the data that the author uses is qualitative. Qualitative data is data in the form of certain numbers or quantities that are definite in nature which are measured in a number or theory. The conclusion of this study shows the liquidity ratio (liquidity ratio), based on the current ratio (current ratio) PT. Global ImooTelecommunications is in good condition because it is able to pay off its current liabilities with current assets owned by the company. Solvency ratio (leverage ratio) In the ratio of debt to assets (Debt ratio to Assets) has decreased every year indicates that PT. Global ImooTelecommunications is in good condition, where the lower the debit or percentage ratio, the better the security level of the funds. Profitability ratio (profitability ratio), in the ratio of gross profit margin (Gross Profit Margin), this ratio has increased. Where the higher the gross profit margin ratio, the better the profitability ratio and PT. Global Imoo Telecommunication in healthy condition. Activity Ratio, Calculation Result of Assets Turn Over Ratio (Total Assets Turn Over) has decreased in percentage every year. This indicates PT. Global ImooTelecommunications is less effective in utilizing its total assets for sales.</jats:p
