Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
Not a member yet
3034 research outputs found
Sort by
Komunikasi Interpersonal Pengajar Muda di Sekolah Budaya Adhikari
Komunikasi Interpersonal Pengajar Muda di Sekolah Budaya Adhikari dalam kategori berkomunikasi dengan para pengajar muda dan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap dan menganalisis bagaimana pengajar muda membangun komunikasi interpersonal yang efektif dan adaptif, serta bagaimana nilai-nilai empati dan kesadaran budaya memengaruhi proses pembelajaran. Metode yang dilakukan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pengajar muda di Sekolah Budaya Adhikari. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini bahwa komunikasi interpersonal yang digunakan berbasis empat pilar yaitu surti (empati), harti (pemahaman), bukti dan bakti (kebersamaan). Selain itu komunikasi interpersonal yang dilakukan juga berupa verbal maupun non-verbal, bentuk verbal adalah materi-materi pengajaran dan cara pengajar untuk bisa berkomunikasi lebih dalam untuk para pengajar lain ataupun peserta didik. Khusus untuk komunikasi interpersonal non-verbal pada peserta didik yaitu Pendidikan karakter dengan mengangkat nilai-nilai budaya sunda. Dari penelitian ini hal yang paling penting adalah bagaimana pengajar bukan hanya menerapkan komunikasi interpersonal tetapi juga harus bisa memahami kalimatkalimat yang digunakan mengingat latar belakang dari peserta didik cukup berbeda antara orang kota dan orang desa. Kata Kunci: Pengajar muda, komunikasi interpersonal, peserta didik, Pendidikan karakter
STRATEGI KREATIF DALAM PROSES PRODUKSI PROGRAM CHECK- IN DI RAJAWALI TELEVISI
Program Check In di Rajawali Televisi (RTV) merupakan sebuah acara televisi berbentuk majalah yang menyajikan seputar informasi dan edukasi dengan format chart atau poin-poin yang unik disertai berita viral dari media sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi kreatif yang dilakukan dalam proses produksi program Check-In di Rajawali Televisi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data seperti wawancara mendalam bersama key informan seperti produser, kreatif, associate produser dan asisten produksi, serta teknik observasi dan teknik dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa strategi kreatif yang dilakukan dalam program Check-In seperti riset berita viral di media sosial, penentuan tema, penyusunan skrip konten yang disesuaikan dengan audiens RTV yang sebagian besar dari keluarga dan anak-anak. Strategi ini menjadi pedoman pelaksanaan produksi yang dibagi menjadi tiga tahapan yaitu praproduksi, produksi dan pascaproduksi. Strategi kreatif ini dapat diterapkan untuk membantu tercapainya kualitas tayangan yang ramah keluarga sesuai dengan tujuan RTV
Strategi Komunikasi Edukatif Dalam Membangun Budaya Daur Ulang: Kajian Konseptual Pengelolaan Sampah Di Kota Medan
Masalah sampah di kota-kota besar seperti Medan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan pola konsumsi. Salah satu pendekatan yang potensial dalam mengurangi volume sampah ke TPA adalah melalui edukasi masyarakat agar mampu melakukan pemilahan dan daur ulang secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model edukasi pemilahan sampah berbasis komunitas yang dapat diterapkan di lingkungan urban. Metode yang digunakan adalah kajian konseptual dengan pendekatan deskriptif-kualitatif berdasarkan studi literatur dan rencana implementasi di salah satu kawasan permukiman di Kota Medan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan edukasi dipengaruhi oleh faktor sosialisasi, partisipasi warga, dukungan kelembagaan lokal, dan keberlanjutan insentif. Model edukasi dirancang dalam bentuk siklus: sosialisasi–pelatihan–pendampingan– monitoring. Diharapkan model ini menjadi dasar bagi pelaksanaan program percontohan pengelolaan sampah komunitas yang lebih partisipatif dan berkelanjutan
Sinergi Work Life Balance Dan Workplace Spirituality Dalam Peningkatan Kinerja Karyawan Perusahaan Ritel Jakarta
SDM adalah kunci utama dalam menjalankan aktivitas perusahaan karena SDM yang merencanakan, melakukan kegiatan, dan mengontrol proses aktivitas. Untuk menjalankan kegiatan perusahaan diperlukan sumber daya manusia yang handal, artinya memiliki pengetahuan serta kemampuan baik keterampilan interpersonal maupun teknis, khususnya dalam manajemen penjualan ritel. Studi ini melibatkan 99 pegawai yang memenuhi kuesioner survei dengan pendekatan SEM PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa workplace spirituality di tempat kerja tidak secara signifikan memengaruhi work life balance, dan work life balance juga tidak secara signifikan memengaruhi kinerja. Namun, workplace spirituality di tempat kerja memang memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja, meskipun pengaruhinya terhadap kinerja melalui perspektif worklife balance tidaklah signifikan
Pemanfaatan Chatgpt : Analisis Etika, Kreativitas, Dan Integritas Akademik Mahasiswa
Penggunaan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT di pendidikan tinggi semakin meningkat, khususnya di kalangan mahasiswa yang menggunakannya untuk menyelesaikan berbagai tugas akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana mahasiswa di dua universitas di Sumatera Utara memanfaatkan ChatGPT untuk mendukung kinerja akademik mereka dan untuk mengevaluasi dampak positif dan negatif yang timbul dari penggunaan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi, data dikumpulkan melalui kuesioner dengan sejumlah mahasiswa yang aktif menggunakan ChatGPT, dan kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT digunakan untuk menyelesaikan tugas kuliah, mencari sumber referensi, memahami materi yang kompleks, dan mempercepat proses pembelajaran. Mahasiswa merasa terbantu dalam meningkatkan efisiensi belajar dan kualitas penulisan akademik mereka. Namun, ada juga kekhawatiran tentang ketergantungan yang berlebihan, yang dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis dan kemandirian dalam belajar. Mahasiswa menyadari pentingnya pengendalian diri dan literasi digital sehingga penggunaan teknologi ini dapat terus mendukung proses akademik secara etis. Studi ini menyimpulkan bahwa ChatGPT memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan prestasi akademik siswa jika digunakan secara bijak dan proporsional, serta dengan dukungan dan kebijakan lembaga pendidikan untuk menjaga integritas dan kualitas pembelajaran
Program Edukasi Hidrasi Anak Sekolah Full Day di SDIT Alam Ar-Royyan Kota Padang
Konsumsi air yang cukup sesuai rekomendasi berperan penting bagi fungsi kognitif dan kesehatan anak. Akan tetapi, masih dijumpai anak sekolah dasar yang belum memahami manfaat mencukupi kebutuhan air tubuh. Program pengabdian ini bertujuan menilai sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang hidrasi pada siswa kelas 4 dan 5 di sekolah dasar full day berbasis alam. Mitra program adalah SDIT Alam Ar-Royyan di Kota Padang. Metode yang digunakan berupa edukasi interaktif selama tiga sesi selama tiga minggu. Setiap sesi diawali pengarahan dan pre-test, dilanjutkan penyampaian materi melalui media audio visual, permainan, serta tanya jawab. Post-test dan penguatan materi dilaksanakan dua hari setelahnya. Instrumen penilaian menggunakan kuesioner cetak dan dianalisis secara deskriptif. Sebanyak dua puluh tiga siswa mengikuti pertemuan pertama, dengan tujuh belas siswa menyelesaikan seluruh rangkaian program. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna yaitu sebesar 96,1% siswa mengalami kenaikan skor pengetahuan dan 76,5% berpengetahuan “baik”. Ukuran kelompok yang kecil mendukung interaksi, fokus, dan umpan balik yang lebih personal. Hambatan utama adalah penjadwalan dan ketidakhadiran sebagian siswa. Penetapan jadwal melalui nota kesepahaman dengan bagian kurikulum, pelibatan orang tua dan guru melalui diskusi kelompok terarah, serta pemantauan kebiasaan minum harian di kelas diperlukan untuk keberlanjutan program
Peningkatan Pemahaman Mengenai Diet Gagal Ginjal Kronis pada Pasien Hemodialisa
Lebih dari 90% pasien dengan penyakit ginjal kronik menerima hemodialisa. Kepatuhan diet pasien hemodialisa merupakan salah satu faktor penentu kualitas hidup pasien. Pemahaman peserta kegiatan ini mengenai diet gagal ginjal kronis lebih dari 50% belum baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman pasien hemodialisa mengenai diet penyakit gagal ginjal kronis. Metode yang akan dilakukan adalah dengan edukasi (promosi) kesehatan mengenai diet gagal ginjal kronis yang sesuai bagi pasien yang menjalani hemodialisa. Kegiatan ini dilakukan di instalasi hemodialisa di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, pada tanggal 26 Oktober 2024, dengan peserta sebanyak 40 orang pasien hemodialisa. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pengabdian menunjukkan bahwa 87,5% peserta mengalami peningkatan pemahaman hingga mencapai kategori baik, 12,5% peserta memiliki pemahaman yang tergolong cukup baik, dan 100% peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai definisi, patofisiologi dan penyebab penyakit gagal ginjal kronis, gambaran hemodialisa, diet yang sesuai dengan penyakit dan kondisi hemodialisa termasuk pembatasan cairan dan protein, serta contoh menu makanan. Kegiatan peningkatan pemahaman pasien hemodialisa mengenai diet penyakit gagal ginjal kronis ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan pasien hemodialisa dalam pengelolaan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan peningkatan pemahaman pasien hemodialisa mengenai diet penyakit gagal ginjal kronis ini terbukti efekti
INTERAKSI SIMBOLIK DALAM POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK KELUARGA ETNIS TIONGHOA DI KECAMATAN SUKARAMI
Penelitian ini mengkaji bagaimana interaksi simbolik membentuk pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam keluarga etnis Tionghoa di Kecamatan Sukarami. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam informan dari tiga keluarga. Temuan menunjukkan bahwa pola komunikasi terbentuk melalui penggunaan simbol-simbol budaya, sapaan kekerabatan, interaksi rutin, serta tradisi keluarga yang mencerminkan nilai-nilai inti etnis Tionghoa seperti hormat, disiplin, dan tanggung jawab. Simbol-simbol ini terjadi secara berbeda oleh setiap generasi, sehingga terlihat adanya proses negosiasi makna dalam keluarga. Meskipun terdapat pengaruh modernisasi dan penggunaan bahasa lokal, keluarga-keluarga tersebut tetap mempertahankan nilai budaya utama melalui komunikasi sehari-hari. Penelitian ini menegaskan peran interaksi simbolik sebagai mekanisme dalam mentransmisikan dan mempertahankan identitas budaya pada keluarga Tionghoa sepanjang generasi.