342 research outputs found
Kartu Bimbingan Skripsi Ria Anggraini Semester Gasal TA 2024 2025
Kartu Bimbingan Skripsi Ria Anggraini Semester Gasal TA 2024 202
PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI LQ 45 PERIODE FEBRUARI 2015 – AGUSTUS 2015
RIA ANGGRAINI. The Influence of Economic Value Added (EVA) and Market
Value Added (MVA) to Stock Price in Companies that Listed on LQ 45 in term on
February - August 2015. Script, Department Economics and Administration,
Faculty of Economics, State University of Jakarta. 2014.
This study aims at finding out if The Influence of Economic Value Added (EVA)
and Market Value Added (MVA) to Stock Price in Companies that Listed on LQ
45 in term on February - August 2015. The hypothesis of this study is : There is
Influence of Economic Value Added (EVA) and Market Value Added (MVA) to
Stock Price in Companies that Listed on LQ 45 in term on February - August
2015. The method used is the author of the survey method with a quantitative
approach. This study population is the entire companies that listed on LQ 45 in
term on February – August 2015 this sampling technique is simple random
sampling as many 31 samples. Hypothesis states that either simultaneous or
partially independent variable affect the dependent variable of the study. Based
on the finding regression coefficient test simultaneous, the value of (4.338>3.34)
with a sig 0.023 it can be conclude that simultaneous EVA and MVA effect on
stock price. While the finding of the partial regression coefficient test, EVA 0.520
< Ttabel 2.04841and sig. 0.607 can be conclude that EVA no significant effect on
stock price, for MVA 2.910>2.04841 and sig. 0.007 it can be conclude that MVA
significant effect on stock price. Hypothesis states that either simultaneously or
partially one of the independent variable affect the dependent variable of the
study. While one independent variable do not affect dependent variable of the
study
HUBUNGAN ANTARA SELF COMPASSION DAN SELF ESTEEM DENGAN SELF DISCLOSURE PADA REMAJA PANTI ASUHAN DI PEKANBARU
HUBUNGAN ANTARA SELF COMPASSION DAN SELF ESTEEM DENGAN SELF DISCLOSURE PADA REMAJA PANTI ASUHAN DI PEKANBARU
Ria Anggraini
(Email: [email protected])
Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau
ABSTRAK
Self Disclosure adalah proses kebersediaan individu untuk mengungkapkan tentang sebagian dirinya. Faktor yang dapat mempengaruhi self disclosure adalah self compassion dan self esteem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self compassion dan self esteem dengan self disclosure pada remaja panti asuhan di Pekanbaru. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara self compassion dan self esteem dengan self disclosure pada remaja panti asuhan di Pekanbaru. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 180 remaja panti asuhan di Pekanbaru yang ditentukan dengan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala self disclosure yang dimodifikasi dari skala (Triana, 2018) disusun berdasarkan pada teori Cullbert dkk (Gainau,2009) skala self compassion berdasarkan teori Neff (2003) dan modifikasi dan skala self esteem yang disusun berdasarkan teori Coopersmith (1967). Berdasarkan analisis regresi berganda, ditemukan adanya hubungan antara self compassion dan self esteem dengan self disclosure pada remaja panti asuhan di Pekanbaru dengan nilai F = 37,526 dan signifikansi 0,000 (p<0,05). Artinya semakin tinggi self compassion dan self esteem makan semakin tinggi self disclosure pada remaja. Adapun sumbangan efektif self compassion dan self esteem dengan self disclosure sebesar 29,8% sisanya 70,2% ditentukan oleh variabel lain. Kata Kunci : Self Disclosure, Self Compassion, Self Estee
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI RIAU
ABSTRAK
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS
PENDIDIKAN PROVINSI RIAU
RIA ANGGRAINI
Nim. 11970123781
Lingkungan kerja yang baik akan mendorong pegawai untuk semangat dalam meningkatkan kinerjanya dan Disiplin kerja yang baik dapat dilihat dari tingginya kesadaran pada pegawainya dalam mematuhi serta mentaati segala peraturan dan tata tertib yang berlaku. Tujuan penelitian ini lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner dan wawancara. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah metode regresi linear berganda dan menggunakan Program SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa uji t variabel lingkungan kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Dengan menggunakan uji F variabel lingkungan kerja dan disiplin kerja berpengaruh secara simultan terhadap terhadap kinerja pegawai. Semantara itu R square sebesar 0,503. Hal ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja dan disiplin kerja secara keseluruhan memberikan pengaruh sebesar 50% terhadap kinerja pegawai, sedangkan sisanya sebesar 50% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja dan Kinerja Pegawa
Efektivitas Sosiodrama "Ria" terhadap Penurunan Perilaku Agresi Anak TK Madinah Malang
Anak usia dini berusia 3-5 tahun merupakan masa golden age. Pada usia ini, anak berusaha mengendalikan perilaku. Namun, sering ditemui anak melakukan agresi tanpa rasa bersalah dan apabila diabaikan akan mengalami peningkatan hingga dewasa. Cara menurunkan perilaku agresi pada anak dengan mengenalkan model non-agresi dan mengubah pola pikir melalui sosiodrama.Desain penelitian adalah pretest-posttest control group design. Subjek berjumlah 16 pada kelompok eksperimen dan kontrol dengan skor perilaku agresi berkategori sedang dan tinggi. Pengambilan data melalui observasi menggunakan uji validasi formula Aiken’s V dengan hasil berkategori sedang dan tinggi. Reliabilitas observasi menggunakan interrater reliability dengan nilai > 0,6 berarti data antar observer sama. Intervensi mengacu pada panduan sosiodrama oleh Ria dengan menggunakan uji validasi ahli. Teknik analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test, Independent Sample T-test, dan R Square untuk mengetahui prosentase penurunan sosiodrama terhadap perilaku agresi. Hasil uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test pada kelompok eksperimen adalah 0,000, pada kelompok kontrol adalah 0,028. Hasil uji hipotesis Independent Sample T-test adalah 0,000 (p value< 0,05), dan R2 adalah 86%. Berdasarkan hasil tersebut, maka pada kelompok eksperimen yang diberikan sosiodrama dan kelompok kontrol yang tidak diberikan sosiodrama terjadi perbedaan dan memiliki prosentase penurunan yang cukup besar. Konsep-konsep yang didapatkan anak dalam sosiodrama yaitu secara fisik berupa modelling dan secara non fisik berupa pengubahan pola pikir terbukti dapat menurunkan perilaku agresi. Saran yang diberikan bagi anak adalah sebaiknya anak sebagai subjek dapat bertanya apabila belum mengerti, bagi guru sebaiknya guru dapat menjalin hubungan lebih baik, bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan jumlah validasi ahli dan observer
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP GEOMETRI SISWA KELAS IX MTs. MIFTAAHUL ULUUM SUTOJAYAN BLITAR
Anggraini, Ria Junia Agnes. 2025. Pengaruh Model Discovery Learning
Berbantuan GeoGebra Terhadap Pemahaman Konsep Geometri
Siswa Kelas IX MTs. Miftaahul Uluum Sutojayan Blitar. Skripsi,
Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung. Pembimbing Skripsi Dr. Ummu Sholihah, S. Pd, M.
Si.
Kata Kunci: Discovery Learning, GeoGebra, Pemahaman Konsep
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman
konsep matematika siswa. Salah satu penyebab rendahnya kemampuan
pemahaman konsep adalah penggunaan model pembelajaran yang kurang sesuai.
Model Discovery Learning dapat digunakan dalam upaya meningkatkan
kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Sebab Discovery Learning
merupakan pembelajaran yang tidak diberikan guru kepada siswa secara utuh,
tetapi melibatkan siswa untuk menorganisasikan serta mengembangkan
pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk menyelesaikan persoalan.
Selain menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, media
pembelajaran juga sangat dibutuhkan saat proses pembelajaran. Salah satu media
pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika adalah
software GeoGebra. Dengan menggunakan GeoGebra pembelajaran akan
semakin menarik dan efektif karena pembelajaran akan difokuskan pada
pemahaman materi.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh model
Discovery Learning berbantuan GeoGebra terhadap pemahaman konsep geometri
siswa kelas IX MTs. Miftaahul Uluum Sutojayan Blitar. 2) Untuk mengetahui
besar pengaruh model Discovery Learning berbantuan GeoGebra terhadap
pemahaman konsep geometri siswa kelas IX MTs. Miftaahul Uluum Sutojayan
Blitar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian quasi
experiment dengan desain penelitian Post-Test Only Control Group Design.
Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas IX MTs. Miftaahul Uluum
Sutojayan Blitar dengan jenis cluster random sampling. Sampel yang digunakan
adalah siswa kelas IX A sebagai kelas eksperimen (30 siswa) dan siswa kelas IX
B sebagai kelas kontrol (30 siswa). Teknik pengumpulan data menggunakan tes
dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Independent T-Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh model Discovery
Learning berbantuan GeoGebra terhadap pemahaman konsep geometri siswa
kelas IX MTs. Miftaahul Uluum Sutojayan Blitar. 2) Besar pengaruh model
Discovery Learning berbantuan GeoGebra terhadap pemahaman konsep geometri
siswa kelas IX MTs. Miftaahul Uluum Sutojayan blitar sebesar 0,5664 yang
artinya model pembelajaran tersebut mempunyai pengaruh yang besar
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN
ABSTRAK
Weni Anggraini, (2022): Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis
Kearifan Lokal Pada Materi Struktur Dan Fungsi
Jaringan Tumbuhan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas terhadap
lembar kerja peserta didik. Bahan ajar ini dibuat sebagai sumber belajar dengan
muatan nilai kearifan lokal yang dilengkapi dengan video pembelajar berbentuk
barcode dan link. Jenis penelitiannya adalah kualitatif dan kuantitatif penelitian
pengembanga reseach and development yang mengacu pada model Plomp.
Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara, analisis data
menggunakan statistic deskriptif dan analisis data kuantitatif. E-modul yang
dikembangkan valid dengan persentase sebesar 92,28%. E-modul struktur dan
fungsi jaringan tumbuhan berbasis kearifan lokal tergolong layak digunakan
dalam pembelajaran.
Kata kunci : E-Modul Interaktif, Kearifan Lokal, Pengembangan IPA,
Melayu Ria
Pola Komunikasi Antar Budaya Dalam Proses Asimilasi Pada Pernikahan Campuran (Studi Kasus Pada Pasangan Pernikahan Antar Etnis Batak Toba Dengan Tionghoa Di Kecamatan Maimun Kota Medan)
Penelitian ini mengkaji Pola Komunikasi Antar Budaya dalam Proses
Asimilasi Pada Pernikahan Campuran Etnis Batak Toba dengan Tionghoa di
Kecamatan Maimun Kota Medan. Pernikahan Antar Budaya dapat menghasilkan
proses asimilasi dalam keluarga yang melakukan kawin campur. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui komunikasi antarbudaya yang terjadi dalam proses
asimilasi pernikahan campuran Etnis Batak Toba dengan Tionghoa di Kecamatan
Maimun kota Medan.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yakni metode analisis data
kualitatif yang menekankan pada kasus-kasus tertentu yang terjadi pada objek
analisis. Metode ini menggunakan analisis deskriptif dan pendekatan induktif
dalam menganalisa datanya. Subjek penelitiannya adalah tiga pasangan
pernikahan campuran Etnis Batak Toba dengan Tionghoa yang ada di Kecamatan
Maimun kota Medan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi antarbudaya
dapat terjalin dengan baik dan efektif diantara ketiga pasangan pernikahan
campuran. Keseluruhan informan berusaha untuk menghormati dan menghargai
perbedaan budaya dalam pernikahan mereka. Mereka berusaha untuk mengikuti
budaya pasangannya. Terjadi perubahan pandangan dunia (agama, nilai-nilai, dan
perilaku) yang di bentuk berdasarkan pada kepala keluarga. Orientasi adaptasi dan
bahkan pembauran (asimilasi) mengacu pada kepala keluarga baik dari cina
maupun Batak Toba. Penguasaan suku dan budaya oleh etnis Batak Toba juga
terjadi terhadap etnis Tionghoa. Sifat asli etnis Tionghoa terkikis oleh pengaruh
yang besar dari sifat asli etnis Batak Toba. Terjadi proses asimilasi secara terusmenerus dan sudah berlangsung cukup lama terhadap etnis Tionghoa. Bahasa,
pola budaya, pergaulan, dan pola asuh anak disesuaikan dengan etnis Batk Toba.
Lingkungan tempat tinggal cukup mempengaruhi terjadinya proses asimilasi
dalam pernikahan campuran tersebu
Analisis Struktur Dan Nilai Moral Dalam Seri Cerita Rakyat Riau Karya Maria Rosa Anggraini, S.s.
Rakyak story is one of the fictional literary works in which there are elements that build the story and contain values that can be applied in human life. The lack of interest of teenagers today to read a folk tale due to the times, they chose to play gadgets and games. Though there are so many lessons and values in life that can be obtained in folklore. After reading the book collection of the Riau Folklore Series by Maria Rosa Anggraini, S.S. The author discovers the existence of structures and moral values in these literary works. Literary works in this contain the structure of the story that is in the form of themes, flow, background, figure, character and mandate, as well as moral values related to responsibility, conscience and obligation. This is what makes the writer interested in researching the collection of Riau Folklore Series by Maria Rosa Anggraini, S.S. Problems in this study 1) What is the structure contained in the collection of Riau Folklore Series compiled by Maria Rosa Anggraini, S.S.? 2.) What is the moral value contained in the collection of the Riau Folk Story Series compiled by Maria Rosa Anggraini, S.S. the scope of the study of literature, especially literary criticism that examines structure and moral values. The theory used to analyze the problem of this study is Priyatni (2012). Nurgiantoro (2013) and supporting theories such as Suroto (1990). Hamidy (2012). The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach. The techniques used in this study are documentation techniques and hermeneutical techniques. The data analysis technique is the presentation technique referred to by Hamidy, uu (2003). The results of this study suggest the elements of inter-national and moral values contained in the Riau Folklore Series by Maria Rosa Anggraini, S.S. Interinsic elements include 1) theme, 2) plot, 3) background, 4) character and character, 5) mandate. Whereas moral values include 1) moral values related to responsibility, 2) moral values related to conscience, 3) moral values related to obligations
Pengaruh Paket Edukasi Manajemen Diet DM Tipe 2 Terhadap Efikasi diri dan Praktik Keluarga dalam Merawat Anggota Keluarga dengan DM Tipe 2
Program Studi Magister Keperawatan
Konsentrasi Keperawatan Komunitas
Departemen Ilmu Keperawatan
Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro
September 2017
ABSTRAK
Ria Anggraini
Pengaruh Paket Edukasi Manajemen Diet DM Tipe 2 terhadap Efikasi Diri dan Praktik Keluarga dalam Merawat Anggota Keluarga dengan DM Tipe 2
xvii + 83 halaman + 11 tabel + 4 gambar + 16 lampiran
Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit yang mempunyai prevalensi yang besar di indonesia dan dunia yang menjadi masalah kesehatan masyarakat. Menurut World Health Organization (2016), 90% dari semua kasus penderita DM di seluruh dunia adalah DM tipe 2. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2014 juga menunjukan bahwa 90% dari seluruh kasus diabetes adalah DM tipe 2. Family caregiver dalam melakukan perawatan pada anggota keluarga dengan DM tipe 2 membutuhkan efikasi diri dan praktik. Peningkatan efikasi diri dan praktik perawatan diet dapat dilakukan dengan pemberian paket edukasi manajemen diet DM tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh paket edukasi manajemen diet DM tipe 2 terhadap efikasi diri dan praktik family caregiver. Desain penelitian ini adalah quasi-experimental with pre and posttest control group design. Sampel penelitian adalah 44 family caregivers yang diambil secara purposive sesuai dengan kriteria inklusi dan eklusi, dan terbagi menjadi dua kelompok (intervensi dan kontrol). Hasil penelitian menunjukan peningkatan skor efikasi diri setelah diberikan paket edukasi manajemen diet DM tipe 2 pada kelompok intervensi rata-rata adalah 38,00, dan pada kelompok kontrol terjadi penurunan rata-rata sebesar 31,27. Peningkatan skor praktik setelah diberikan paket edukasi manajemen diri pada kelompok intervensi rata-rata adalah 26,95 dan kelompok kontrol terjadi penurunan rata-rata sebesar 22,48. Pemberian edukasi manajemen diet DM tipe 2 mampu meningkatkan efikasi diri dan praktik dalam perawatan diet anggota keluarga dengan DM tipe 2 (p-value=0,000 dan α=0,05). Penelitian ini menyimpulkan adanya pengaruh paket edukasi manajemen diet DM tipe 2 terhadap efikasi diri dan praktik family caregiver.
Kata Kunci : Efikasi diri, Edukasi manajemen diet, DM tipe 2
Referensi: 71 (1997-2016)
Master Program in Nursing
Community Nursing Concentration
Department of Nursing
Faculty of Medicine
Diponegoro University
September 2017
ABSTRACT
Ria Anggraini
The Effects of Dietary Management Education Program of Type 2 Diabetes Mellitus on Self-Efficacy and Family Perception Practice in Caring for Family Members with Type 2 DM
xvii + 83 pages + 11 tables + 4 figures + 16 appendixes
Type 2 diabetes mellitus is one of the public health problems with high prevalence in Indonesia and in the word. According to the World Health Organization (2016), 90% of all DM cases around the world is of type 2 DM. Moreover, data from the Indonesian Ministry of Health in 2014 also showed that 90% of all diabetic cases in Indonesia was of type 2 DM. Family caregivers in caring for the family members with type 2 DM require self-efficacy and practice of care. This self-efficacy and practice can be improved by implementing dietary management education program. This study aimed to analyze the effects of type 2 DM dietary management education program on self-efficacy and care practice of family caregivers. This study employed a pre and posttest quasi-experimental design with a control group. The samples were 44 family caregivers recruited purposively based on the inclusion and exclusion criteria. The samples were assigned to two groups (intervention and control). The results showed that the mean value of self-efficacy improvement score after the implementation of dietary management education program in the intervention group was 38.00. Meanwhile, in the control group, there was a decrease of self-efficacy score with a mean value of 31.27. There was also an increased score of care practice in the intervention group after the implementation of dietary management education program with a mean value of 26.95. On the other hand, there was a decreased score of care practice in the control group with a mean value of 22.48. The implementation of type 2 DM dietary management education program was able to improve the self-efficacy and dietary care practice in the family members with type 2 DM (p-value=0.000 and α=0.05). This study concluded that type 2 DM dietary management education program gave effects on the self-efficacy and care practice of family caregivers.
Keywords: Self-efficacy, dietary management education, type 2 DM
References: 71 (1997-2016
- …
