143 research outputs found
PENGARUH PELAYANAN, LOKASI, DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP TINGKAT KEPUASAN WISATAWAN DI KOLAM RENANG TELOGO SEWU PASURUAN
Skripsi dengan judul “Pengaruh Pelayanan, Lokasi, dan Persepsi Harga terhadap Tingkat Kepuasan Wisatawan di Kolam Renang Telogo Sewu Pasuruan” ini ditulis oleh Dwi Isna Rahmawati, NIM. 126407213093. Pembimbing: Didik Setiawan S.E., M.M.
Kata Kunci : Pelayanan, Lokasi, Persepsi Harga, Kepuasan Wisatawan, Kolam Renang Telogo Sewu Pasuruan.
Kolam Renang Telogo Sewu Pasuruan merupakan salah satu destinasi wisata yang populer di Pasuruan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, persaingan antara destinasi wisata semakin ketat, sehingga pengelola Kolam Renang Telogo Sewu Pasuruan perlu meningkatkan kualitas pelayanan, lokasi, dan harga untuk meningkatkan kepuasan wisatawan. Kepuasan wisatawan merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan suatu destinasi wisata, karena dapat mempengaruhi loyalitas dan rekomendasi wisatawan kepada orang lain.
Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk membuktikan adanya pengaruh pelayanan terhadap tingkat kepuasan wisatawan di Kolam Renang Telogo Sewu Pasuruan, 2) Untuk membuktikan adanya pengaruh lokasi terhadap tingkat kepuasan wisatawan di Kolam Renang Telogo Sewu Pasuruan, 3) Untuk membuktikan adanya pengaruh persepsi harga terhadap tingkat kepuasan wisatawan di Kolam Renang Telogo Sewu Pasuruan, 4) Untuk membuktikan adanya pengaruh pelayanan, lokasi, dan persepsi harga terhadap tingkat kepuasan wisatawan di Kolam Renang Telogo Sewu Pasuruan
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dengan teknik sampling yang digunakan non probability sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi. Untuk uji hipotesis menggunakan uji multikolinearitas, uji regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, uji F (simultan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pelayanan, lokasi, dan persepsi harga secara signifikan berpengaruh positif terhadap tingkat kepuasan wisatawan di Kolam Renang Telogo Sewu Pasuruan. Secara parsial variabel pelayanan, lokasi, dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepuasan wisarawan di Kolam Renang Telogo Sewu Pasuruan
Beauty Depiction in Pond’s TV Commercial
ABSTRACT Rahmawati, Nur Isna. 2009. Beauty Depiction in Pond’s TV Commercial. Sarjana’s thesis. English Literature Major of the Faculty of Letters, Malang State University. Advisor: M. Nasrul Chotib, M. Hum. Keywords: Pond’s advertisement, beauty, stigma. Advertisement is one of the most effective media to convey messages and thus make one of the most influencing media in this modern era of media and information. Advertisement has grown into various forms. The example of the latest form used in advertisement is TV Commercial mini-series. This provides a narrative which allows spectators to enjoy performance just like watching a short movie or a soap opera. One of the biggest cosmetic industries, Pond’s, applied mini-series advertisement to commercialize its product Pond’s Flawless White is launched for the first time simultaneously in Indonesia, Thailand and other Asian nations in 2007. It tells about Carrie, the heroine of this ad, who struggles to get her fiancé back by using love helping hands: Pond’s Flawless White. Instead of emphasizing the strength of love, this ad alleges that women have to be beautiful in certain ways in order to have access to love pursuit. This study is an attempt to further portraying beauty in Pond’s advertisement. Beauty succeeds as a redeemer whilst in the same way it is a trap. It is no longer serves as a stereotype but it has transformed into stigma. By using Naomi Wolf’s perspective, this study emphasizes on beauty and its messages conveyed by Pond’s advertisement by analyzing its cinematography and narrative elements. The elements involve camera movement, proportion, framing, lighting, etc. while the narrative elements are plots, character(s), conflict, and other elements presented. The result of this study proves that the narrative and cinematography elements signify the patriarchal views on women through several standards. One of which compels women to reject their own beauty in order to fit men’s perspective and be freed from the sin of ugliness. In short, obtaining beauty is both liberating and restricting
Pembelajaran dengan Menggunakan Alat Peraga Tutup Botol, Kartu Bilangan dan Garis Bilangan pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat Kelas VII MTs Al-Ikhwan Banjarmasin Tahun Pelajaran 2016/2017
Isna Apriyana. 2016. Pembelajaran Dengan Menggunakan Alat Peraga Tutup Botol, Kartu Bilangan Dan Garis Bilangan Pada Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat Kelas VII MTs Al-Ikhwan Banjarmasin Tahun Pelajaran 2016/2017. Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: Rahmawati, M.Pd.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran dengan menggunakan alat peraga tutup botol di kelas VII A, pembelajaran dengan menggunakan alat peraga kartu bilangan di kelas VII B dan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga garis bilangan di kelas VII C serta hasil belajar siswa dengan menggunakan alat peraga tutup botol, hasil belajar siswa dengan menggunakan alat peraga kartu bilangan dan hasil belajar siswa dengan menggunakan alat peraga garis bilangan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Al-Ikhwan Banjarmasin dan obyek dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa kelas VII MTs Al-Ikhwan Banjarmasin. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan alat peraga tutup botol, kartu bilangan dan garis bilangan terlaksana dengan baik sesuai dengan perencanaan dimulai dari kegiatan pendahuluan, inti dan penutup dan nilai rata-rata tes akhir siswa kelas VII A yang menggunakan alat peraga tutup botol sebesar 79,16 yakni berada pada kualifikasi baik, nilai rata-rata tes akhir siswa kelas VII B yang menggunakan alat peraga kartu bilangan sebesar 79,71 yakni berada pada kualifikasi baik dan nilai rata-rata tes akhir siswa kelas VII C yang menggunakan alat peraga garis bilangan sebesar 81,30 yakni berada pada kualifikasi baik sekali
Case Study on the Biopsychosocial Impacts and Coping Behaviors Among Victims of Female Sexual Violence in Sukoharjo, Central Java
Background: Sexual violence on women is a serious social problem. It may cause various impacts including biological, reproductive, psychological, and social impacts. There is a need for behavioral change to deal with the impact of sexual violence. This study aimed to explore the biopsychosocial impacts and coping behaviors among female sexual violence victims.Subjects and Method: This was a qualitative descriptive research using case study method. The study was conducted in Sukoharjo from 15 June to 25 July 2017. Key informants were included female sexual violence victims and close persons, Chairman of NGO Alliance of Concern in Women's Welfare (APPM), volunteers of One Heart Disability Society, staff of Office for Women's Empowerment, and Head of Women and Child Protection Unit, and medical personnel. The data were collected by in-depth interview, observation, and document review. Interactive analysis included data collection, reduction, display, and verification.Results: The age of female victims of sexual violence ranged between 15 and 21 years. They had no schooling or junior high school education. All of them came from Sukoharjo, Central Java. The forms of sexual violence were sexual harassment and rape. The perpetrators were close persons of the victim. The biological, reproductive, and psychological impacts of the victim included fear, irritation, trauma, worry, self-imprison, self-contain, feelings of revenge, emotion, stress, pain during urination, fever, unwanted pregnancy, and complications of childbirth. The social impacts included isolation, gossiping, and negative stigma of the victim. The victim's behaviors in coping with the biopsychosocial impacts included routine medical check up, attempt to forget, taking for granted, and avoidance of bringing up the incidents of sexual violence, preoccupation with positive activities, seeking support of the close person, being more careful of the opposite sex, and avoidance of mingling with unrecognized people in a strange environment.Conclusion: Female sexual assault cases suffered undesireable biological, reproductive, psychological, and social impacts. The impacts of biological and reproductive health take the forms of health problems, unwantted pregnancy, and complications of childbirth. There is a need for support to help overcome the biopsychosocial impacts of sexual violence victims.Keywords: Health Belief Model, biopsychosocial impacts, sexual violenceCorrespondence: Isna Rahmawati Retnaningsih. Masters Program in Public Health, Sebelas Maret University, Jl. Ir. Sutami 36 A, Surakarta 57126, Central Java. Email: [email protected]. Mobile: +6285640533107.Journal of Health Promotion and Behavior (2017), 2(3): 218-231https://doi.org/10.26911/thejhpb.2017.02.03.0
Peningkatan Nilai-Nilai Sosial Melalui Metode Permainan dalam Pembelajaran IPS di MI Al Huda Boyolali
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai sosial siswa kelas IV MI Al Huda Ngargorejo, Ngemplak, Boyolali tahun ajaran 2009/2010 melalui metode permainan dalam pembelajaran IPS.
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak sembilan pertemuan dalam tiga siklus. Penelitian ini menggunakan model Kemmis & Taggart yang pada tiap siklusnya terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, obeservasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV MI Al Huda Ngargorejo, Ngemplak, Boyolali tahun ajaran 2009/2010 yang berjumlah 16 siswa. Jenis tindakan yang dilakukan adalah penerapan metode permainan dalam pembelajaran IPS. Kolaborator dalam penelitian ini terdiri atas seorang guru sebagai pelaksana tindakan dan seorang guru sebagai observer bersama dengan peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, tes hasil belajar, dokumentasi, dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, pedoman wawancara, lembar tes, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan analisis deskritif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Upaya peningkatan nilai-nilai sosial siswa melalui metode permainan dalam pembelajaran IPS dipadukan dengan metode ceramah bervariasi dan diselingi dengan melakukan permainan ”Pecahkan Sandi Temukan Makna”. 2) Metode permainan dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan nilai sosial siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata skor munculnya perilaku siswa yang bernilai kerjasama, saling menghargai, dan sopan santun sebelum dilakukan tindakan adalah 32.29. Pada sikus I meningkat menjadi 38.02, siklus II menjadi 48.44, siklus III menjadi 58.59. Rata-rata persentase munculnya perilaku siswa yang bernilai kerjasama, saling menghargai, dan sopan santun sebelum tindakan: nilai positif sebanyak 8.34%, pada siklus I menjadi 11.98%, siklus II menjadi 22.40%, dan pada siklus III meningkat menjadi 30.73%. Rata-rata persentase munculnya perilaku siswa yang bernilai kerjasama, saling menghargai, dan sopan santun yang pasif (blank) sebelum tindakan sebanyak 48.96%, pada siklus I menjadi 52.08%, siklus II menjadi 53.13%, dan pada siklus III menjadi 56.25%. Sedangkan rata-rata persentase munculnya perilaku siswa yang bernilai kerjasama, saling menghargai, dan sopan santun yang negatif mengalami penurunan di setiap siklusnya, yaitu sebelum tindakan yang negatif sebanyak 42.71%, dan pada siklus I turun menjadi 35.94%. siklus II menjadi, 24.48%, dan pada siklus III menjadi 13.02%
TEACHING ENGLISH USING ACTIVE LEARNING TECHNIQUE TO THE THIRD YEAR STUDENTS IN MI MUHAMMADIYAH PUCANG TULUNG KLATEN IN 2009/2010 ACADEMIC YEAR
The objective of the study is to describe the process of teaching English using Active Learning Technique, to find the strength and weakness of this technique. The result of the study is intended to be a little contribution to the teaching English. The writer formulates the problem in from of this research as follows: “how the process of teaching English using Active Learning technique and what is is the strength and weakness of using Active Learning technique”. The research was done in MI Muhammadiyah Pucang, Tulung, Klaten. As the sample, the writer took 14 students of the third year. Based on the data analysis the strengths of teaching English using Active Learning technique are: (1) the students are very happy and fun; (2) they are not easy to be bored; (3) the students have the motivation to join the class and they are active in the classroom; (4) the students have a high interest in teaching-learning process; (5) it makes a good cooperation or relation among the students; (6) it makes the teacher creative. The weaknesses of teaching English using Active Learning technique are: (1) the writer must give the instruction clearly; (2) the writer needs more work preparation of Active Learning than the others technique; (3) it spends a lot of time because the writer must repeat and give the clear instructions to the students then she must guide them. The conclusion is teaching English using Active Learning technique can develop the student’s knowledge in language skills including listening, speaking, reading, and writing. The students can be easy to understand, memorize, and pronounce the material given by the teacher
PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA UNTUK PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS III SEKOLAH DASAR
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran ular tangga dan mengetahui tingkat kevalidan media tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah 4D yang terdiri dari 4 tahap, yaitu: define (pendefinisian), design (perencanaan), development (pengembangan), dan diseminate (penyebaran). Media dikembangkan untuk peserta didik kelas III Sekolah Dasar. Kegiatan validasi yang pertama adalah validasi media yang dilakukan oleh ahli media dengan persentase kelayakan sebesar 88,39%. Kegiatan validasi kedua adalah validasi materi matematika dan materi IPA yang dilakukan oleh ahli materi. Validasi materi matematika memperoleh persentase kelayakan sebesar 85%, sedangkan materi IPA memperoleh persentase kelayakan sebesar 86,25%. Kegiatan validasi yang ketiga adalah penilaian media oleh guru kelas dengan persentase kelayakan sebesar 97,5%. Berdasarkan hasil validasi dari para ahli, maka dapat dikatakan bahwa media ular tangga sangat valid dan layak digunakan untuk peserta didik kelas III Sekolah Dasar.
Kata Kunci: Ular Tangga, Pembelajaran Tematik, Matematika dan IPA, Kelas III Sekolah Dasar
Pengaruh efektivitas kepemimpinan pengurus terhadap kinerja IPNU dan IPPNU PAC Bawang kabupaten Batang periode 2013-2015
Latar belakang penelitian yaitu efektivitas kepemimpinan dalam organisasi akan menentukan keberlangsungan jalannya organisasi tersebut. Efektivitas kepemimpinan dalam organisasi akan berpengaruh terhadap kinerja organisasi. Idealnya pemimpin dalam organisasi harus dapat menjalankan kepemimpinannya dengan efektif sehingga dapat merangsang peningkatan kinerja dalam organisasi. Namun pada kenyataanya di organisasi IPNU dan IPPNU masih banyak anggota yang memiliki kinerja rendah. Selain itu, peran dan tugas IPNU terlihat lebih dominan dari pada IPPNU. Dari masalah tersebut maka muncul pertanyaan: pertama, pengaruh efektivitas kepemimpinan pengurus terhadap kinerja IPNU dan IPPNU PAC Bawang Kabupaten Batang periode 2013-2015, kedua, perbedaan antara efektivitas kepemimpinan pengurus IPNU dengan IPPNU PAC Bawang Kabupaten Batang periode 2013-2015, ketiga, perbedaan antara kinerja IPNU dengan IPPNU PAC Bawang Kabupaten Batang periode 2013-2015. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif suvey. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden penelitian sejumlah 33 pengurus IPNU dan 30 pengurus IPPNU. Uji hipotesis dengan analisis regresi dan analisis t-tes.
Berdasarkan penemuan dan uji hipotesis I pengaruh efektivitas kepemimpinan pengurus terhadap kinerja IPNU dan IPPNU diperoleh nilai regrei linier sederhana Freg hitung = 110,76 lebih besar dibandingkan dengan nilai Ftabel pada taraf sifnifikansi 0,05 yaitu sebesar 7,07 dan ftabel dengan signifikansi 0,01 sebesar 4. Berarti hasilnya signifikan dan hipotesis kerja diterima. Kemudian pada penemuan dan uji hipotesis II : perbedaan efektivitas kepemimpinan pengurus IPNU dan IPPNU diperoleh nilai t tes thitung sebesar-0,097 lebih kecil dibandingkan dengan nilai ttabel pada taraf signifikansi 0,05 sebesar 1,670 dan lebih kecil dari pada ttabel pada taraf signifikansi 0,01 sebesar 2,389. Begitu juga pada penemuan dan uji hipotesis III: perbedaan kinerja IPNU dan IPPNU diperoleh nilai t tes thitung sebesar 0,132417 lebih kecil dari pada nilai ttabel pada taraf signifikansi 0,05 sebesar 1,670 dan lebih kecil dari pada ttabel pada taraf signifikansi 0,01 sebesar 2,389. Dari hasil uji perbedaan kedua hipotesis menunjukan hasil tidak signifikan atau tidak ada perbedaan. Dari temuan tersebut dapat disimpulkan: uji pengaruh diperoleh hasil yang signifikan yang menunjukan adanya pengaruh antara efektivitas kepemimpinan pengurus dengan kinerja IPNU dan IPPNU PAC Bawang Kabupaten Batang Periode 2013-2015. Sedangkan dari uji perbedaan menunjukan hasil yang tidak signifikan maka tidak ada perbedaan antara efektivitas kepemimpinan pengurus IPNU dengan IPPNU, begitu juga juga kinerja IPNU dengan IPPNU. Ada beberapa faKtor yang menyebabkan efektivitas kepemimpinan dan kinerja IPNU dengan IPPNU tidak berbeda yaitu IPNU dan IPPNU memiliki pola dan prinsip yang sama, memiliki naungan yang sama, kualitas dan latar belakang SDM yang sama serta program kerja direalisasikan bersama-sama
HUBUNGAN INISIASI MENYUSU DINI DENGAN KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI KLINIK PRATAMA NIAR MEDAN TAHUN 2018
Early Breastfeeding Initiation (IMD) is placing the baby prone on the mother's chest or abdomen which is performed at least one hour immediately after birth. In IMD practice, this skin contact will make breast milk quickly come out because more and more oxytocin is released in the mother's bloodstream. The purpose of the study was to determine the relationship of Early Breastfeeding Initiation with the Smoothness of Breastmilk Expenditures on Post Partum mothers at Pratama Niar Clinic Medan in 2018.
The design in this study is an analytical survey, an observational type with Cross Sectional approach. The populations in this study were postpartum mothers who gave birth at Pratama Niar Clinic as many as 35 respondents and the sampling in this study used accidental sampling. The data collection techniques use primary, secondary, tertiary data. The data were analyzed by performing Chi-square analysis test.
The results of 32 respondents showed that postpartum mothers who performed Early Breastfeeding Initiation (IMD) smoothness of breastmilk as many as 13 people (68.4%) and that carried out Early Breastfeeding Initiative (IMD) smoothness of their ASI was not smooth as many as 6 people (31, 6%). While those who did not have Early Breastfeeding Initiation (IMD) smoothness breastmilk smoothly as many as 2 people (15.4%) and those who did not have Early Breastfeeding Initiation (IMD) smoothness of breastmilk was not smooth as many as 11 people (84.6%). Value of α = 0.05 obtained p-value = 0.010
It can be concluded that there is a relationship between Early Breastfeeding Initiation (IMD) and smoothness of breastmilk expenditure on post partum mothers at Pratama Niar Clinic Medan in 2018. It is suggested to the respondents to use this study to improve the paradigm of respondents, namely respondents following counseling on Early Breastfeeding Initiation in Health Center
OPTIMALISASI PENDAPATAN (REVENUE) DARI PELANGGAN PASCABAYAR DAN PRABAYAR DI PT.PLN (PERSERO) AREA MOJOKERTO
Tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui Optimalisasi
pendapatan (Revenue) dari Pelanggan Pascabayar dan Prabayar di PT. PLN
(Persero) Area Mojokerto. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian
deskriptif, data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data
sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi
dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan metode kualitatif. Hasil
penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa pelanggan pascabayar banyak yang
bermigrasi ke prabayar dan PT. PLN (Persero) Area Mojokerto mengalami
peningkatan pendapatan sebesar 4.929.405.185 dari jumlah pendapatan tahun
2015 sebesar 3.359.051.952.384 dan jumlah pendapatan di tahun 2016
3.408.346.004.234. Dalam upaya peningkatan pendapatan (revenue) tersebut PT.
PLN (Persero) Area Mojokerto melakukan berbagai upaya untuk menaikkan trend
penggunaan listrik adalah dengan membentuk account executive yang terdiri dari
delegasi staf yang ada di PT.PLN (Persero) Area Mojokerto yang bertugas sebagai
agen sosialisasi terhadap kebijakan yang ada di PT. PLN (Persero). Selain itu
upaya lain yang dilakukan adalah dengan melakukan pemasaran keliling dan jika
belum memenuhi target penjualan di akhir tahun akan ada program tambah daya
gratis dan one day servis bagi pelanggan rumah tangga.
Kata Kunci : Pendapatan (Revenue), Pelayanan Pascabayar, Pelayanan
Prabayar
- …
