Helvetia Repository
Not a member yet
    991 research outputs found

    PENGARUH STRATEGI KOMUNIKASI PERUBAHAN PERILAKU TERHADAP PROGRAM PENURUNAN PERCEPATAN STUNTING DI KABUPATEN LABUHAN BATU TAHUN 2022

    Full text link
    Pendahuluan: Pencegahan stunting memerhikan upaya penanganan secara terpadu, mencakup intervensi gizi spesifik dan sensitif memerlukan kerjasama dan koordinasi lintas sektor di seluruh tingkatan pernerintah, swasta dan masyarakat, Komunikasi Perubahan Perilaku yang terintegrasi untuk me ncegah stunting belum dikembangkan dengan baik sehingga menyulitkan proses pengambilan keputusan, koordinasi dan akuntabilitas. Populasi dan sarnpel penelitian in i adalah Tim Konvergensi Percepatan Penurunan stunting sebanyak 20 orang. Tuiuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh strategi komunikasi perubahan perilaku terhadap penurunan percepatan pencegahan stunting di Kabupaten Labuhan Batu Tahun 2022. Metode: Jenis Penelitian ini adalah Quasi Experimental Nonequivalent control Group design dengan jumlah sampel 20 respoonden. Teknik pengumpulan data dengan pre dan post. Analisa data dilakukan uji independent test dan Uji Normalize Gen (N•Gain score) dilakukan jika terdapat perbedaan yang signifikan nilai posttest kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol, Hasil; Dari basil penelitian, terdapat Ada pengaruh strategi Komunikasi Perubahan Perilaku terhadap tingkat pengetahuan tim konvergensi stunting kelompok kasus dan kontrol di Kabupaten Labuhan Batu dengan nilai Sig. 0.042 0,05. Kesimpulan: Ada Pengaruh Strategi Komunikasi Perubahan perilaku terhadap Peningkatan Pengetahuan,sikap terhadap percepatan penurunan stunting Namun tidak ada peningkatan variable Tindakan karena masih proses pelaksanaan sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk mengevaluasi hasil Tindakan diterapkan

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PULO BRAYAN PERIODE TAHUN 2021

    Full text link
    Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis menjadi salah satu penyakit yang pengendaliannya menjadi komitmen global dalam MDGs dan berlanjut dalam SDG’s. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kejadian TB paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan umur, pendapatan, kondisi fisik rumah dan pengetahuan dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Pulo Brayan periode tahun 2020-2021. Penelitian ini termasuk penelitian survei analitik dengan rancangan case control. Sampel penelitian ini sebanyak 15 orang sampel kasus dan 15 orang sampel kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara (kuesioner) dan obervasi (pengukuran). Data hasil temuan penelitian dianalisis dengan teknik analisis univariat dan bivariat (Chi-Square dan Odds Ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur (p = 0,025 dan OR = 2,250); pendapatan (p = 0,010 dan OR = 3,059); kondisi fisik rumah (p = 0,020 dan OR = 2,286); dan pengetahuan (p = 0,028 dan OR = 2,406) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian TB Paru. Dengan demikian disimpulkan bahwa: (1) ada hubungan yang signifikan antara umur dengan kejadian TB paru; (2) ada hubungan yang signifikan antara pendapatan dengan kejadian TB paru; (3) ada hubungan yang signifikan antara kondisi fisik rumah dengan kejadian TB paru; dan (4) ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Pulo Brayan periode tahun 2020-2021

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN KERJA PADA PERAWAT DI PUSKESMAS TELUK DALAM KABUPATEN NIAS SELATAN TAHUN 2022

    Full text link
    Kecelakaan kerja dapat terjadi di kalangan tenaga kesehtan, walaupun mereka lebih memahami tentang kecelakaan kerja dari pada pegawai non kesehatan lainnya. Angka kecelakaan kerja perawat di Puskesmas Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan cenderung meningkat dari tahun 2020 sebanyak 15 kasus dan meningkat menjadi 20 kasus kecelakaan dan menjadi 18 kasus tahun 2022. Kemungkinan kasus kecelakaan mengalami peningkatan diduga disebabkan faktor pengetahuan, sikap dan penggunaan APD yang kurang tepat. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja pada perawat. Desain dalam penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh perawat di Puskesmas Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan berjumlah 92 orang dan seluruhnya dijadikan sampel. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Data dianalisis secara univariat, bivariat multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil uji regresi logistik diperoleh nilai p variabel pengetahuan (0,014), sikap (0,008), dan penggunaan APD (0,011) lebih kecil dari nilai signifikan 0,05. Artinya pengetahuan, sikap dan penggunaan APD berpengaruh terhadap kecelakaan kerja perawat. Variabel penggunaan APD nilai Exp (B) paling besar yaitu 5,182 sebagai faktor dominan. Perawat menggunakan APD yang kurang baik cenderung 5,182 kali parawat mengalami kecelakaan kerja dari pada menggunakan APD yang baik. Kesimpulan dalam penelitian ini pengetahuan, sikap dan penggunaan APD berpengaruh terhadap kecelakaan kerja perawat. Disarankan pihak manajemen puskesmas dapat membuat rambu-rambu kecelakaan kerja dan menerapkan pengawasan penggunaan APD dengan sistem teguran dan sanksi

    PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TENTANG MENGGOSOK GIGI MENGGUNAKAN VIDEO TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA SISWA SDN 050698 SEI TASIK KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2022

    Full text link
    World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa kesehatan mulut sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas hidup. Proporsi masalah gigi di Sumatera Utara tahun 2020, yang mengalami gigi rusak sebanyak 43,07 dan yang mengalami gigi berlubang sebanyak 44,06. Hasil survei awal yang telah dilakukan oleh peneliti pada siswa SDN 050698 Sei Tasik Kabupaten Langkat dari 10 siswa, 7 diantaranya mengatakan kurang mengerti bagaimana cara menggosok gigi yang baik dan benar dan terlihat gigi mereka berlubang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan tentang menggosok gigi menggunakan video terhadap peningkatan pengetahuan pada siswa SDN 050698 Sei Tasik Kabupaten Langkat Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan Design Quasy Exsperiment dengan metode Pre-Test dan Pos-Test. Populasi sebanyak 75 orang, teknik pengambilan sampel adalah total population semua populasi yang mejadi sampel penelitian. Analisis data yang dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji normalitas dan Uji Paired T-Test. Berdasarkan hasil penelitian uji bivariat nilai pre-test diperoleh rata-rata atau mean sebesar 9,95, sedangkan untuk nilai post-test sebesar 13,57. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,604 dan nilai sig sebesar 0,000. Kesimpulan ada pengaruh edukasi kesehatan tentang menggosok gigi menggunakan video terhadap peningkatan pengetahuan pada siswa SDN 050698 Sei Tasik Kabupaten Langkat. Diharapkan siswa/i SDN 050698 Sei Tasik dapat mengingat informasi yang telah diberikan tentang menggosok gigi sehingga dapat menerapkan di kehidupan sehari-hari

    ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI CAKUPAN IMUNISASI HEPATITIS B DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGA KABUPATEN ACEH JAYA

    Full text link
    Pemberian imunisasi Hepatitis B pada balita sangat penting dilakukan untuk mencegah balita dari penularan virus Hepatitis B. Pada tahun 2021, cakupan imunisasi di Wilayah Kerja Puskesmas Panga Kabupaten Aceh Jaya hanya mencapai 40,56 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang memengaruhi cakupan imunisasi Hepatitis B di Wilayah Kerja Puskesmas Panga Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini merupakan penelitian mix method desain explanatory Reseacrh. Penelitian dilakukan di Puskesmas Panga Kabupaten Aceh Jaya pada Juli sampai dengan Agustus tahun 2022. Jumlah sampel ada sebanyak 66 orang ibu yang memiliki balita yang diperoleh dengan cara purposive sampling. Jumlah Informan ada sebanyak 11 orang yaitu informan kunci 3 orang, informan utama 5 orang dan informan pendukung 3 orang. Analisis Data kuantitatif dilakukan dengan uji analisis univariat, analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi- square dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistic.Analisis Data Kualitatif dengan menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa pada analisis univariat dari 66 responden, sebagian besar berumur 36-45 tahun yaitu sebanyak 37 (56,1%), berpendidikan SMA yaitu sebanyak 35 (53,0%) responden, memiliki pekerjaan sebagai wiraswasta yaitu sebanyak 25 (37,9%) responden. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, kepercayaan, fasilitas, dukungan suami, dukungan petugas kesehatan memengaruhi cakupan imunisasi Hepatitis B di Wilayah Kerja Puskesmas Panga Kabupaten Aceh Jaya. Hasil analisis multivariate menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap cakupan imunisasi Hepatitis B di Wilayah Kerja Puskesmas Panga Kabupaten Aceh Jaya adalah variabel kepercayaan. Hasil analisis Kualitatif menunjukkan bahwa sebagian besar anak-anak di Wilayah Kerja Puskesmas Panga Kabupaten Aceh Jaya tidak diimunisasi hepatitis B, masyarakat memiliki kepercayaan bahwa bahan baku pembuatan imunisasi Hepatitis B tidak halal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan bacaan dan evidance based bagi mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas kuliah maupun tugas akhir khususnya yang berkaitan dengan faktor yang memengaruhi cakupan imunisasi

    ANALISIS MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP DI KELAS III RUMAH SAKIT DUTA INDAH JAKARTA

    Full text link
    Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien adalah hasil penilaian dari pasien terhadap pelayanan kesehatan dengan membandingkan apa yang diharapkan sesuai dengan kenyataan pelayanan kesehatan yang diterima disuatu tatanan kesehatan rumah sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Duta Indah Jakarta.. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mencakup seluruh pasien yang menjalankan rawat inap di Rumah Sakit Duta Indah Jakarta periode September 2022 sampai dengan januari 2023 sebanyak 924 orang.. Jumlah sampel yang akan di teliti sesuai slovin adalah 90 orang. Analisa data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan kehandalan, daya tanggap, empati dan jaminan terhadap kepuasan pelayanan kesehatan dimana nilai p- value =0,000. Dari hasil analisis multivariat didapatkan variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah variabel daya tanggap dengan nilai OR 44.746. Kesimpulan ada pengaruh antara kehandalan, daya tanggap, bukti langsung, empati, jaminan terhadap kepuasan pelayanan kesehatan. Disarankan kepada pihak rumah sakit Diharapkan untuk bisa melakukan pelatihan atau workshop bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang harus diperbaiki terutama daya tanggap, respon yang cepat mengatasi keluhan pasien di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Duta Indah Jakart

    KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN MEMENGARUHI KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD SELASIH KAB. PELALAWAN RIAU

    Full text link
    Menurut WHO (World Health Organization), rumah sakit adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan paripurna (komprehensif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pencegahan penyakit (preventif) kepada masyarakat. Rumah Sakit juga merupakan pusat pelatihan bagi tenaga kesehatan dan pusat penelitian medik. . Tujuan penelitian untuk ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi teknis, efesiensi dan keselamatan pasien terhadap kepuasan keluarga pasien. Desain penelitian menggunakan survei analitik dengan rancangan crossectional. Populasi Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Selasih Kab. Pelalawan Riau sebanyak 167 orang. Di Ruang Rawat Inap RSUD Selasih Kab, Pelalawan Riau sebanyak 167 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Jumlah sampel yang akan di teliti adalah 118 orang. Analisa data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian variabel kompetensi teknis diperoleh nilai p-value = 0,000, efesiensi 0,000, dan keselamatan pasien 0,000 < α 0,05, artinya ada pengaruh antara kompetensi teknis, efesiensi dan keselamatan pasien terhadap kepuasan keluarga, dari hasil analisis multivariat didapatkan variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah variabel kompetensi teknis dengan nilai Exp B 4.981. Kesimpulan ada pengaruh antara kompetensi teknis, efesiensi dan keselamatan pasien sedangkan analisa multivariat menunjukkan hasil bahwa faktor yang paling dominan adalah variabel kompetensi teknis terhadap kepuasan keluarga. Disarankan kepada pihak rumah sakit agar dapat meningkatkan kompetensi teknis perawat Ruang Ruang Rawat Inap dengan cara mengadakan pelatihan dan workshop baik pelatihan internal maupun eksternal

    HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DAN KEPATUHAN PERAWAT DENGAN UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI RSU HIDAYAH KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2022

    Full text link
    Rumah sakit merupakan suatu industri jasa yang padat karya, padat pakar, padat modal dan padat teknologi sehingga risiko terjadinya Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Kecelakaan Akibat Kerja (KAK). Bahan mudah terbakar, gas medik, radiasi pengion dan bahan kimia merupakan potensi bahaya yang memiliki resiko kecelakaan kerja. Bedasarkan hasil survei awal didapat bahwa di RSU Hidayah sudah tersedia alat pemadam api ringan (APAR) yang berjenis dry chemical powder, tangga daurat, jalur evakuasi dan titik kumpul, namun masih terdapat perawat yang belum memahami cara penggunaannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan kepatuhan perawat dengan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di RSU Hidayah Kabupaten Deli Serdang. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan pendekatan crossectional. Populasi penelitian ini seluruh perawat sebanyak 32 orang dengan sampel 32 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan Uji chi-square menunjukkan nilai p value hubungan antara pengetahuan dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran (p = 0,005<0,05), hubungan sikap dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran (p=0,006<0,05), hubungan kepatuhan dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran (p=0,000<0,05). Kesimpulan penelitian ada hubungan pengetahuan, sikap dan kepatuhan dengan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di RSU Hidayah Kabupaten Deli Serdang. Disarankan pihak rumah sakit memberikan edukasi, pelatihan dan mensosialisasikan keberadaan sarana prasarana pencegahan kebakaran kepada seluruh perawat, agar perawat memiliki pengetahuan yang meningkat dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran di rumah sakit

    ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN REKAYASA LINGKUNGAN TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK PAKAM

    Full text link
    Berbagai jenis penyakit, diare masih dominan di Kota Medan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara 2017, didapatkan kasus diare lebih tinggi dengan 10.225 kasus dibandingkan dengan penyakit lainnya.5 Dari sekitar 2.229.408 total penduduk Kota Medan, diperkirakan bahwa 26.025 diantaranya telah menderita diare, hal perkiraan ini dihitung dengan berdasarkan angka morbiditas (kesakitan) diare nasional tahun 2016, yaitu 270/1000 jumlah penduduk. Angka perkiraan jumlah kasus dapat dijadikan sebagai target cakupan layanan kasus diare. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi pemberdayaan masyarakat dalam rekayasa lingkungan terhadap pencegahan penyakit diare di wilayah puskesmas Lubuk Pakam tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 2235 orang pengambilan sampel populasi ini dilakukan dengan non probability sampling atau purposive sampling.Jumlah sampel yang akan diteliti adalah 100 orang. Analisa data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian variabel Advokasi diperoleh nilai p-value = 0,000, Kerja Tim = 0,001, Komunikasi = 0,002,dan Pendampingan = 0,000 &lt; 0,05 artinya ada pengaruh antara Advokasi, kerja tim, komunikasi dan pendampingan terhadap pencegahan diare.. Hasil analisis multivariat didapatkan variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah variabel pendampingan dengan nilai OR 35.174. Ada pengaruh antara Advokasi, kerja tim, komunikasi dan pendampingan terhadap pencegahan diare, dari hasil analisis multivariat menunjukkan hasil bahwa faktor yang paling dominan adalah variabel pendampingan . Diharapkan kepada Puskesmas Lubuk Pakam agar lebih meningkatkan pemberdayaan masyarakat di setiap desa-desa dalam upaya rekayasa lingkungan untuk pencegahan diare dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama penduduk yang mengalami wabah diare

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN HEAT STRESS PADA PEKERJA DI STASIUN STERILIZER PABRIK KELAPA SAWIT PT. SISIRAU KABUPATEN ACEH TAMIANG TAHUN 2022

    Full text link
    Heat stress merupakan penyakit akibat tekanan panas berupa beban panas pada pekerja yang dihasilkan dari kontribusi gabungan faktor pekerjaan, faktor lingkungan dan faktor tenaga kerja. Menurut Center for Disease Controls and Prevention (CDC) tahun 2019, sebanyak 145 pekerja menunjukkan 22,1% berisiko mengalami heat stress dan sebanyak 11,7% mengalami heat stress. Berdasarkan survei awal kepada kepada 10 orang pekerja di PT. Sisirau Aceh Tamiang pada stasiun sterilizer dimana 5 diantaranya mengalami heat stress berat dan 3 mengalami heat stress ringan yang mulai terjadi dalam waktu 3 bulan ini, sedangkan 2 orang pekerja tidak mengalami heat stress. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan heat stress pada pekerja di stasiun sterilizer Pabrik Kelapa Sawit PT. Sisirau Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2022 Penelitian menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja di stasiun sterilizer sebanyak 55 orang dengan seluruh populasi dijadikan sampel. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p untuk variabel umur (p=0,001), masa kerja (p=0,080), konsumsi air minum (p=0,000), dan beban kerja fisik (p=0,001). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan umur, konsumsi air minum dan beban kerja fisik dengan penerapan keluhan heat stress, sedangkan masa kerja tidak memiliki hubungan dengan keluhan heat stress pada pekerja. Dasarankan kepada PT. Sisirau Kabupaten Aceh Tamiang disarankan perlu melakukan perbaikan mekanisme pengaturan jadwal, bagian kerja dan waktu istirahat untuk pekerja dalam sehari dengan memperhatikan nilai ambang batas paparan panas yang diterima oleh pekerja

    686

    full texts

    991

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Helvetia Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇