315 research outputs found
Artikel Eva Handayani
Students are a very important element in educational and teaching activities in schools. Educational institutions are established for the benefit of students. Therefore it needs to get enough attention from the implementation of education in order to achieve the objectives of national education as a whole.Therefore, as a prospective educator later, in order to be able to administer for students so that the learning process runs well it is necessary to understand about the administration of students / students. Therefore, the author tries to make a paper that discusses the administration of students
PRAKTIK PEKERJA SOSIAL DALAM PENDAMPINGAN MASA PERSIDANGAN ABH DI SENTRA HANDAYANI JAKARTA
The adolescent development dynamics sometimes lead to behaviors that violate the rules, which are generally in the form of juvenile delinquency. In many cases of juvenile delinquency, the impact has entered the legal realm, where what they do violates the rules and gets criminal law, so they are called Children Facing the Law (ABH). This study aims to look at the practice of social workers in handling ABH clients, drug dealers and users in Sentra Handayani. The method used is qualitative with block placement. The practical steps of social workers seen in the micro realm are engagement, assessment, intervention plan, intervention, evaluation, and termination. As a result, there was a decrease in anxiety after intervention by social workers. In addition, the presence of social workers is also able to facilitate the process of implementing protection for ABH and their families. The intervention carried out by social workers in this institution is considered to be able to ensure that the justice system for ABH does not ignore the needs and rights of children, but on the other hand also provides appropriate justice for criminal offenders
Studi Mutu Pelayanan sebagai Tolok Ukur Strategi Pemasaran di Rumah Makan Handayani
Perkembangan untuk rumah makan masakan Indonesia, oriental, dan masakan Eropa, mengantar kecenderungan perlombaan untuk memberikan jasa pelayanan yang berbeda-beda dan yang terbaik untuk lebih menarik konsumen. Rumah Makan Handayani, Podo Trisno, Ria adalah beberapa contoh rumah makan yang menyediakan masakan Indonesia. Mereka seluruhnya terobsesi dengan keunggulan layanan. Mereka menggunakan layanan untuk meningkatkan produktifitas, menambah loyalitas konsumen, dan menghembuskan advertensi secara lisan atau dari mulut ke mulut yang positif dan untuk menemukan perlindungan akan kompetisi harga. Persaingan yang semakin ketat antar rumah makan membuat rumah makan Handayani hams berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memenuhi harapan konsumennya dengan memberi tambahan nilai pada kualitas layanannya. Dalam melaksanakan penelitian ini, penulis terlebih dahulu melakukan survey pendahuluan, yaitu dengan cara menyebarkan kuesioner. Survey pendahuluan ini dilakukan pada obyek penelitian yaitu Rumah Makan Handayani. Dari basil survey pendahuluan tersebut, diperoleh informasi bahwa perusahaan menginginkan suatu evaluasi kualitas layanan yang telah diterapkan oleh perusahaan untuk mengetahui apakah layanan yang selama ini diberikan kepada konsumennya telah memenuhi harapan mereka atau belum. Perusahaan juga ingin mendapatkan faktor-faktor apa saja dari dimensi layanan yang dapat dipakai untuk meningkatkan kualitas layanannya. Setelah survey diadakan dan didapat data-data yang diperlukan, kemudian data-data resebut diolah dengan beberapa metode statistik antara lain : Analisa Reliabilitas, Analisa Faktor, Analisa Chi Square, dan Analisa Kesenjangan atau Multi-Attribute Attitude Models. Menurut basil perhitungan diperoleh kesimpulan bahwa masih adanya beberapa kendala. Untuk Rumah Makan Handayani Prima -Jakarta, manajemen hams memusatkan perhatiannya terhadap tiga faktor terpenting yaitu lokasi, pelayanan, dan citarasa. Pelayanan yang cepat akan memberikan kontribusi yang baik terhadap kemajuan rumah makan, dapat lebih gencar mengadakan promosi dan meningkatkan fasilitas yang sudah ada. Manajemen juga memperhatikan waktu operasinya agar para pengunjung dapat menerima pelayanan yang maksimal. Untuk Rumah Makan Handayani -Surabaya, faktor terpenting yang diharapkan oleh konsumen di Surabaya adalah faktor harga dan citarasa. Perusahaan hams memantau citarasa terns menerus agar tetap standart dan tidak berubah-ubah, memberikan diskon, memberikan hidangan penutup secara cuma-cuma, ataupun dapat juga mengeluarkan diskon voucher, membuat iklan yang lebih bermutu dan lebih inovatif, Untuk lebih memenuhi harapan konsumen, perusahaan disarankan untuk memperluas area lapangan parkir atau perusahaan dapat memberikan layanan "valet parking"
PENGEMBANGAN MEDIA BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS KOMPUTER TENTANG MOTIVASI TUGAS UNTUK SISWA KELAS X MAN YOGYAKARTA III
PENGEMBANGAN MEDIA BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS KOMPUTER TENTANG MOTIVASI TUGAS UNTUK SISWA KELAS X
MAN YOGYAKARTA III
Oleh
Anisa Handayani
08104241009
ABSTRAK
Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan media bimbingan belajar berbasis komputer tentang materi motivasi tugas untuk siswa kelas X SMA/ MA, dengan kategori layak pakai dan memiliki validitas serta reliabilitas.
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini merupakan pengembangan media bimbingan belajar berbasis komputer tentang motivasi tugas untuk siswa kelas X di MAN Yogyakarta III. Model pengembangan pada penelitian ini, menggunakan model prosedural yang diadopsi dari Tim Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional, dalam hal ini adalah model yang bersifat deskriptif (memaparkan), menunjukkan langkah-langkah pengembangan media bimbingan belajar berbasis komputer yang harus diikuti untuk menghasilkan media bimbingan belajar berupa CD.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk hasil validasi ahli materi termasuk krit e ria “san gat b aik ” den gan r erata 4,4 8 dan kualitas produk hasil validasi ahli media termasuk krit eria “sa ngat b aik” den gan rer ata 4,28 . Kualitas produk hasil uji coba kelompok ke cil termasuk krit e ria “s an gat b aik” dengan rerata 4,43 dan uji coba kelom pok besar termasuk krit eria “ sangat baik” dengan rerata 4,33. Berdasarkan hasil analisis data validasi ahli materi dan ahli media serta uji coba kelompok kecil dan kelompok besar, dapat disimpulkan bahwa produk t ermasuk krit eria “ sangat baik” d e ngan rer ata skor 4,3 6.
Kata kunci: Media bimbingan belajar, Motivasi tugas, dan Siswa kelas X
ANALISIS KEBUTUHAN SARANA DAN PRASARANA : Studi Kasus di SMP Tutwuri Handayani Cimahi
Penelitian ini berjudul ”Analisis Kebutuhan Sarana dan Prasarana (Studi Kasus di SMP Tutwuri Handayani Cimahi)”. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada ketersediaan sarana dan prasarana di sekolah yang belum sepenuhnya mengikuti aturan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tentang ketersediaan sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani Cimahi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hal ini berdasrakan pada kondisi dan konteks masalah yang dikaji, yaitu mengenai gambaran sarana dan prasarana di sekolah dan sejauh mana tingkat ketercapaian standar sarana dan prasarana. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh di lapangan dilakukan analisis data untuk mendapatkan temuan penelitian. Keabsahan data diuji dengan kredibilitas data dan konfirmabilitas. Temuan penelitian yaitu kondisi sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani yang cukup baik dan sesuai dengan standar sarana dan prasarana pendidikan. Namun masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan media pembelajaran agar digunakan sebaik mungkin. Upaya pemenuhan fasilitas pendidikan sekolah tersebut dilakukan dengan cara menganalisis alternatif pemecahan masalah melalui penilaian kekuatan dan kelemahan setiap alternatif pemecahan. Hasil yang diperlihatkan berdasarkan komponen alternatif pemecahan memperlihatkan bahwa komponen pelibatan dunia usaha dan industri menjadi pilihan pertama untuk menyelesaikan permasalahan keterbatasan sarana prasarana. Penulis dapat menyimpulkan bahwa proses pemenuhan sarana dan prasarana yang dilakukan sekolah dapat dikatakan cukup baik namun belum secara keseluruhan mengikuti aturan yang berlaku dan penulis dapat merekomendasikan pelaksanaan pemenuhan standar sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani Cimahi.;--This research entitled " Need Analysis of School Facilities at SMP Tutwuri Handayani". The background of this research is based on the availability of facilities and infrastructure in schools that have not fully followed the applicable rules. The purpose of this study was to describe the availability of facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani. The method that will be used in this research is descriptive method with a qualitative approach. This is based on the conditions and context of the problem being studied, namely regarding the description of facilities and infrastructure at the school and the extent to which the standard of facilities and infrastructure is reached. For data collection, researchers used observation, interviews, and documentation. Data obtained in the field were analyzed using data to obtain research findings. The validity of the data was tested with data credibility and confirmation. Research findings are the condition of the facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani which is quite good and in accordance with the standards of educational facilities and infrastructure. But there are still some things that must be considered in the use of learning media so that they are used as best as possible. Efforts to fulfill the school education facilities are carried out by analyzing alternative solutions to problems through assessing the strengths and weaknesses of each alternative solution. The results shown based on the alternative components of the solution show that the component of business and industry involvement is the first choice to solve the problem of limited infrastructure. The author can conclude that the process of fulfilling the facilities and infrastructure carried out by the school can be said to be quite good but not yet in full compliance with the applicable rules and the author can recommend the implementation of the standard of facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani
STRATEGI KOMUNIKASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) PROVINSI RIAU DALAM MENSOSIALISASIKAN PROGRAM PENCEGAHAN, PEMBERANTASAN, PENYALAHGUNAAN, DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN)
ABSTRAK
Nama : Rini Handayani
Program Studi : Ilmu Komunikasi
Judul Penelitian : Strategi Komunikasi Badan Narkotika Nasional dalam Mensosialisasikan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) .
Penelitian ini dilakukan di Instansi Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau, dilatarbelakangi oleh jumlah kasus narkoba yang terus meningkat disetiap tahunnya hal ini dibuktikan pada terbitan berita pada tahun 2017-2019 yang menjelaskan bahwa pengguna narkoba semakin meningkat di setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi BNNP Riau dalam mensosialisasikan programnya kepada masyarakat terutama di provinsi Riau. Jenis metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan November hingga januari 2021. Informan penelitian ini sebanyak 3 di antaranya Staf bidang pemberantasan, Staf bidang pencegahan, staf Penyuluhan narkoba ahli muda. Berdasarkan penelitian, strategi komunikasi yang dijalankan oleh pihak BNNP Riau sudah sangat baik sehingga menurunkan jumlah pengguna narkoba di Provinsi Riau dengan langkah mengenal khalayak, menyusun pesan, menetapkan metode hingga menentukan penggunaan media dalam melakukan sosialisasi. Dalam penelitian ini strategi komunikasi yang digunakan oleh BNNP Riau dalam mensosialisasikan Program P4GN sudah berjalan baik, hanya saja kembali kepada kesadaran diri masyarakat untuk tidak mengkonsumsi obat-obatan terlarang tersebut.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Narkoba, P4GN, BNNP Ria
Kinerja Aparatur Dalam Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-Ktp) (Vstudi Pada: Aparatur Kccamatan Padaag Luara)
Amelia Putri Handayani, No.BP : 06194008, Kincrja Aparatur Dalam Pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (Studi pada: Aparatur Kecamatan Padang Utara). Program Studi Ilmu Adiministrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, 2013. Dibimbing oleh : Ria Ariany,M.Si dan Malse Yulivestra,S.Sos,M.AP. Skripsi ini terdiri dari 110 halaman dengan referensi 23 buku teori, 16 buku metode, 2 skripsi penelitian, 11 dokumentasi dan 7 website internet. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kinerja Pemerintah Kecamatan Padang Utara dalam Pelaksanaan Program e-KTP di Kecamatan Padang Utara. Sebagai instansi publik yang bergerak dibidang pelayanan kepada masyarakat, program e-KTP adalah salah satu program yang dilaksanakan sebagai wujud pemberian pelayanan kepada masyarakat. Namun, berdasarkan penelitian yang telah peneliti lakukan di Kecamatan Padang Utara dan disesuaikan dengan teori yang peneliti gunakan yaitu Agus Dwiyanto, ditemukan bahwa kinerja Pemerintah Kecamatan Padang Utara dalam Pelaksanaan Program e-KTP belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari permasalahan proses kemanusiaan yang masih bermasalah, dimana sikap, nilai, dan nornia petugas kepada masyarakat masih kurang baik. Masih banyak masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas di Kecamatan Padang Utara. Peralatan yang terbatas juga menjadi kendala Pemerintah Kecamatan Padang Utara dalam mencapai kinerja yang maksimal. Selain itu masalah pada struktur juga menyebabkan kinerja Pemerintah Kecamatan Padang Utara kurang maksimal, dampak dari permasalah tersebut menyebabkan Kecamatan Padang Utara masih tertinggal dalam pencapaian target perekaman data penduduk dibandingkan dengan kecamatan lainnya yang ada di Kota Padang
CHARLES DICKENS' VIEW OF THE INDUSTRIAL REVOLUTION AS REFLECTED IN HARD TIMES
Trikaloka Handayani Putri University of Pesantren Tinggi Darul’ulum [email protected] Abstract Literature represents the views of the author of this life, or certain ideas about life. In other words, the author was part of his work. Many authors consider the environment is likely to be used as an ingredient of literary writing. Of course, the authors include a view of social phenomena that occur in his work. Industrial Revolution is one of the major phenomena that occur in the UK that brings great change to society. Besejarah events portrayed very nicely by Charles Dickens, the novelist who also observers of social reform through his novel Hard Times. This study aims to determine the views of the Charles Dickens Industrial Revolution trough genetic structuralism approach. key words: society, view, phenomena   Abstrak Karya sastra merupakan pandangan seorang pengarang terhadap hidup ini atau ide-ide tertentu tentang kehidupan. Dengan kata lain, penulis adalah bagian dari karyanya. Banyak penulis menganggap lingkungan sangat mungkin untuk dijadikan suatu bahan penulisan karya sastra. Tentu saja, penulis menyertakan pandangan terhadap fenomena sosial yang terjadi di dalam karyanya. Revolusi Industri merupakan salah satu fenomena besar yang terjadi di Inggris yang membawa perubahan besar bagi masyarakatnya. Peristiwa besejarah digambarkan dengan sangat apik oleh Charles Dickens, seorang penulis novel yang juga pemerhati reformasi sosial melalui novelnya yang berjudul Hard Times. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Charles Dickens tentang revolusi Industri melalui pendekatan strukturalisme genetik. kata kunci: masyarakat, pandangan, fenomen
STRATEGI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) E HANDAYANI DALAM PENGEMBANGAN PERILAKU PADA PESERTA DIDIK DENGAN HAMBATAN EMOSI DAN GANGGUAN PERILAKU
Penting untuk menyadari bahwa setiap peserta didik memiliki kebutuhan yang berbeda. Demikian pula dengan peserta didik dengan hambatan emosi dan gangguan perilaku yang memiliki hambatan serta gangguan yang mempengaruhi pada kehidupan sosialnya. Oleh karena itu, pentingnya strategi pengembangan perilaku untuk peserta didik agar peserta didik dapat bersosialisasi dan memiliki kehidupan sosial yang baik. Berdasarkan hal tersebut penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan SLB E Handayani dalam pengembangan perilaku peserta didik dengan hambatan emosi dan gangguan perilaku. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dengan metode reduksi data dan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan SLB E Handayai dalam menyusun program pengembangan perilaku peserta didik melalui dua cara, yaitu dengan memberikan keteladanan dalam banyak hal seperti cara berpakaian yang rapi dan bersih, datang ke sekolah tepat waktu, dan juga melalui pembelajaran Bina Pribadi Sosial (BPS). Pada program sekolah dalam mengembangkan perilaku peserta didik, sekolah membutuhkan kerja sama dengan pihak yang memiliki kaitan dengan peserta didik ini, misalnya seperti dengan guru kelas, pengasuh asrama, dan juga peksos dari peserta didik tersebut. Kegiatan atau aktivitas peserta didik yang dilakukan dalam upaya untuk mengembangkan perilakunya biasanya berupa upacara apel pagi dan upacara apel sebelum peserta didik kembali ke asrama untuk membentuk disiplin, tata krama, dan rasa tanggung jawab pada peserta didik. Faktor pendukung pada pelaksanaan strategi sekolah dalam pengembangan perilaku peserta didik ini apabila peserta didik kooperatif dalam mengikuti instruksi dan juga menjalankan tugas-tugas yang diberikan. Faktor penghambat pada pelaksanaan strategi sekolah dalam pengembangan perilaku peserta didik ini apabila keluarga dari peserta didik yang tidak mau berkoordinasi untuk memberikan support kepada peserta didik, hal tersebut akan berdampak kepada peserta didik menjadi tidak percaya diri di linkungan Sentra Handayani. Namun SLB E Handayani punya solusi untuk mengatasi faktor penghambat tersebut dengan terus memberikan dukungan kepada siswa dan memberi contoh.
*****
It is important to realize that each student has different needs. Likewise, students with emotional and behavioral disorders have obstacles and disorders that affect their social life. Therefore, it is important to develop behavioral strategies in students so that students can socialize and have a good social life. Based on this, the author conducted this research with the aim of finding out the strategies used by SLB E Handayani in developing the behavior of students with emotional barriers and behavioral disorders. This research uses qualitative research with descriptive methods. Data collection techniques were obtained through observation, interviews and documentation. This research uses descriptive data analysis with data reduction and data triangulation methods. The research results show that SLB E Handayai plans to develop a student behavior development program in two ways, namely by providing examples in many ways such as dressing neatly and cleanly, coming to school on time, and also through learning Social Personal Development (BPS). In school programs to develop student behavior, schools require collaboration with parties related to these students, for example class teachers, dormitory caretakers, and also student social workers. Student activities or activities carried out in an effort to develop their behavior usually take the form of a morning roll call ceremony and an attendance ceremony before students return to the dormitory to form discipline, manners and a sense of responsibility in students. The supporting factor for implementing school strategies in developing student behavior is if students are cooperative in following instructions and also carrying out the tasks given. The inhibiting factor in implementing school strategies in developing student behavior is if the student's family does not want to coordinate to provide support to the student, this will have an impact on students becoming less confident in the Handayani Center environment. However, SLB E Handayani has a solution to overcome these inhibiting factors by continuing to provide support to students and setting an example
PENGARUH PENERAPAN ALAT PERAGA BLOCK DIENES DALAM PEMBELAJARAN KONSEP PEMBAGIAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS III SDN 02 BANDA ACEH
- …
