1,721,187 research outputs found
IMPLEMENTASI PESTISIDA NABATI DAN PUPUK KOMPOS PADA CABAI KERITING DI KELOMPOK WANITA TANI PUTRI HANDAYANI, PEKON SIDOKATON, KECAMATAN GISTING
Tanaman cabai merah keriting dapat menurun kualitas dan kuantitasnya karena penyakit kuning yang menyerang pada fase vegetatif maupun fase generatif. Kelompok Wanita Tani Putri Handayani di Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting masih menerapkan pestisida dan pupuk kimia untuk budidaya tanaman cabai keriting. Metode yang dilakukan untuk pengabdian masyarakat ini dimulai dengan kunjungan dan penyuluhan ke KWT Putri Handayani dan dilanjutkan dengan pendampingan budidaya cabai merah keriting, pembuatan pestisida nabati serta perbanyakan dan pembuatan kompos Azolla. Setelah pestisida nabati dan pupuk kompos Azolla dibuat, kemudian diaplikasikan pada tanaman cabai merah keriting yang ditanam di lahan percobaan. Kegiatan dilanjutkan dengan pengamatan intensitas serangan penyakit dan dilakukan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah KWT Putri Handayani tertarik dan minat untuk membudidayakan cabai merah keriting secara organik (mengimplementasikan pestisida nabati dan kompos azolla). Setelah pemberian penyuluhan KWT Putri Handayani mampu membuat pestisida nabati dan kompos Azolla secara mandiri. Hasil pengamatan nilai intensitas serangan penyakit kuning keriting pada budidaya cabai merah keriting secara organik setelah diaplikasikan pestisida nabati hanya sampai 30%
Politik Hukum Pengaturan Pendidikan Politik Oleh Partai Politik
Kehadiran partai politik di alam demokrasi banyak menghadirkan mosi tidak percaya oleh masyarakat luas. Tidak salah, bila ada yang menilai hal ini dampak dari sistem politik Indonesia yang memiliki kecenderungan memposisikan partai politik sebagai aktor utama dalam berdemokrasi. Partisipasi politik merupakan aspek penting dalam sebuah tatanan negara demokrasi substantif. Masyarakat memerlukan pemahaman yang matang mengenai pentingnya sebuah partisipasi politik melalui pendidikan politik. Ada dua isu penting yang menjadi rumusan masalah dalam kajian ini yakni Pertama, bagaimana model pendidikan politik yang ideal dalam mewujudkan partisipasi politik. Kedua, bagaimana sanksi terhadap partai politik yang tidak melakukan pendidikan politik. Selama ini, partai politik lalai dalam menjalankan kewajibannya, partai politik tidak memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, namun hanya kepada anggota kader partai politik saja. Oleh karenanya, dalam kajian ini dirumuskan beberapa hal, yakni: Pertama, perlu adanya penguatan dalam merumuskan model pendidikan politik kepada masyarakat dan perlu adanya penguatan terhadap pemberlakuan sanksi yang tegas untuk menekan kepatuhan seluruh partai politik dalam menjalankan kewajibannya untuk memberikan pendidikan politik sehingga mampu mewujudkan demokrasi substantif; Kedua, perlunya evaluasi dana partai politik melalui pelibatan inspektorat dan BPK yang tidak hanya disampaikan kembali pada partai politik akan tetapi menjadi informasi publik secara terbuka. Penulisan ini bersifat preskriptif menggunakan bahan hukum primer dan sekunder. Metode pendekatan yang digunakan yakni pendekatan normatif
PENGARUH PENERIMAAN PAJAK DAERAH, RETRIBUSI DAERAH DAN DANA BAGI HASIL (DBH) TERHADAP BELANJA MODAL DI KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH
THE IMPACT OF RETRIEVING REGION TAX, REGION RETRIBUTION, AND REVENUE-SHARING TOWARD CAPITAL EXPENDITURE IN THE CITY OF ACEHBy:SRI PUTRI HANDAYANI HS1309200070027Supervisor: 1. Dr.Syukriy Abdullah, SE, M.Si, Ak2. Dr. rer. pol. Heru Fahlevi, SE, M.ScABSTRACTThis research is conducted to test the impact of retrieving region tax, region retribution and revenue-sharing, either collectively or partially toward capital expenditure in the city of Aceh. The population of this research is 23 cities of Aceh. In collecting the data the researcher used documentary technique. The researcher also used multiple linear regression analysis in this research, by using SPSS program. In the other hands, those, partially, indicated that region tax and region retribution variable showed no impact toward capital expenditure in the city of Aceh, meanwhile revenue-sharing variable has impact toward capital expenditure in the city of Aceh.Key words: region tax, region retribution, revenue-sharing, capital expenditur
Indikator ekonomi Indonesia (prospek dan kondisi ekonomi Indonesia di tengah krisis ekonomi global)
vi, 207 hal.: tab.; 30 c
PENGARUH PERENCANAAN PAJAK, BEBAN PAJAK TANGGUHAN DAN LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA (Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020)
ABSTRAK
PENGARUH PERENCANAAN PAJAK, BEBAN PAJAK TANGGUHAN DAN LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA (Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020)
OLEH:
PUTRI HANDAYANI NIM. 11573205425
Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui pengaruh perencanaan pajak, beban pajak tangguhan dan leverage terhadap manajemen laba pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2017-2020. Sample penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga di peroleh 19 perusahaan sample pada periode 2017-2020. Jenis data yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu data sekunder, analisis data menggunakan analisis regresi data panel (pooled data). Hasil penelitian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa variabel perencanaan pajak dan beban pajak tangguhan berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Sedangkan variabel leverage tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Hasil penelitian hipotesis secara simultan berpengaruh terhadap manajemen laba. Dari penelitian ini juga diperoleh koefisien determinasi (R2) dengan nilai 0,149191 memiliki arti bahwa sebesar 14,92% pengungkapan dijelaskan oleh variabel antara perencanaan pajak, beban pajak tangguhan dan leverage. Sedangkan 85,08% dijelaskan oleh variabel lain di luar model.
Kata Kunci: Perencanaan Pajak, Beban Pajak Tangguhan dan Leverag
ANALISIS KESALAHAN NAHWU PADA TARKIB NA’TY DALAM INSYA’ MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA ARAB UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
ABSTRAK
Putri Handayani Simarmata, (2023) : Analisis Kesalahan Nahwu pada
Tarkib Na’ty Dalam Insya’
Mahasiswa Jurusan Pendidikan
Bahasa Arab Universitas Islam Negeri
Sultan Syarif Kasim Riau
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif
yang bertujuan untuk menganalisis kesalahan nahwu pada tarkib na’ty dalam
insya’ mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri
Sultan Syarif Kasim Riau. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah
mahasiswa semester 5 tahun ajaran 2023 yang berjumlah 125 mahasiswa. Karena
banyaknya jumlah populasi yang ada maka peneliti mengambil 30% dari populasi
yang ada yaitu mengambil sampel sebanyak 40 mahasiswa. Teknik pengumpulan
data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Beberapa macam
kesalahan tarkib na’ty yang peneliti tentukan dalam penelitian ini adalah tarkib
na’ty dilihat dari segi jenisnya, tarkib na’ty dilihat dari segi ta’yinnya dan tarkib
na’ty dilihat dari segi I’rabnya. Peneliti melakukan penelitian ini dalam 4 tahapan
yaitu : 1. Mengenali Kesalahan 2. Mengkategorikan kesalahan 3. Memperbaiki
kesalahan 4. Menjelaskan Kesalahan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
kesalahan mahasiswa mencapai 48 kesalahan, berikut perinciannya : kesalahan
pada tarkib na’ty dilihat dari segi jenisnya mencapai 34 kesalahan dengan
prsentase 70,83%, tarkib na’ty dilihat dari segi ta’yinnya mencapai 5 kesalahan
dengan persentase 10,41% dan tarkib na’ty dilihat dari segi I’rabnya mencapai 9
kesalahan dengan persentase 18,75%.
Kata kunci: Analisis, Kesalahan, Insya
PENGARUH PAPARAN OBAT ANTINYAMUK ELEKTRIK BERBAHAN AKTIF ALLETHRIN TERHADAP EKSPRESI GEN YBX2 DAN JHDM2A PADA SPERMATOGENESIS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) STRAIN WISTAR JANTAN
ABSTRAK PENGARUH PAPARAN OBAT ANTINYAMUK ELEKTRIK BERBAHAN AKTIF ALLETHRIN TERHADAP EKSPRESI GEN YBX2 DAN JHDM2A PADA SPERMATOGENESIS TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) JANTAN STRAIN WISTAR
PUTRI HANDAYANI
Gen YBX2 dan JHDM2A merupakan gen penting pada spermatogenesis yang berperan sebagai biomarker dari infertilitas. Bahan kimia allethrin banyak digunakan dalam obat antinyamuk dan berpotensi toksik yang dapat merusak DNA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh paparan obat antinyamuk elektrik berbahan aktif allethrin terhadap ekspresi gen YBX2 dan JHDM2A pada spermatogenesis tikus putih jantan. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan post test randomized control group design. Dua puluh delapan tikus diberi paparan sesuai kelompok percobaan yaitu K (kontrol), P1 (paparan 4 jam), P2 (paparan 8 jam), dan P3 (paparan 12 jam) selama 30 hari. Jaringan testis diambil untuk pemeriksaan ekspresi gen YBX2 dan JHDM2A menggunakan real-time PCR dengan metode relative quantitative dan dengan menggunakan perhitungan livak. Penelitian ini dilakukan di Animal House dan Laboratorium Biomedik. Analisis data menggunakan oneway ANOVA dengan tingkat signifikan p<0,05. Hasil penelitian ini didapatkan perbedaan rerata yang signifikan pada ekspresi gen YBX2 yaitu p=0,010 dan JHDM2A dengan p=0,000. Penurunan rerata ekspresi gen mulai terjadi pada P1 dengan paparan selama 4 jam. Berdasarkan hasil statistik terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan P2, serta kelompok kontrol dan P3 pada rerata ekspresi gen YBX2. Terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan P2, kelompok Kontrol dan P3, serta kelompok P1 dan P3 pada rerata ekspresi gen JHDM2A. Kesimpulan penelitian ini adalah paparan obat antinyamuk elektrik berbahan aktif allethrin dapat menurunkan rerata ekspresi gen YBX2 dan JHDM2A pada spermatogenesis tikus putih jantan.
Kata kunci : Obat Antinyamuk, Allethrin, Gen YBX2, Gen JHDM2A, dan spermatogenesi
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Keterampilan Membuat Anyaman Bosara Dari Daun Lontar Di PKBM Arham Dusun Manrumpa Desa Turatea Timur Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto.
Putri Handayani, 2022. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Keterampilan
Membuat Anyaman Bosara Dari Daun Lontar Di PKBM Arham Dusun
Manrumpa Desa Turatea Timur Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto.
Skripsi. Dosen Pembimbing Penelitian ini adalah Dr. Hj. Kartini Marzuki, M.Si
dan Nasrah Natsir, S.Pd., M.Pd. Pada Program Studi Pendidikan Luar Sekolah
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Keterampilan
Membuat Anyaman Bosara Dari Daun Lontar Di PKBM Arham Dusun Manrumpa
Desa Turatea Timur Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Fokus maslah
penelitian ini adalah (1) Bagaimana tahapan Pemberdayaan Masyarakat Melalui
Keterampilan Membuat Anyaman Bosara Dari Daun Lontar Di PKBM Arham Dusun
Manrumpa Desa Turatea Timur Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto. (2)
Faktor Apakah Yang Menjadi Pendukung dan penghambat Pemberdayaan
Masyarakat Melalui Keterampilan membuat Anyaman Bosara Dari Daun Lontar di
PKBM ARHAM Dusun Manrumpa, Desa Turatea Timur, Kecamatan Tamalatea,
Kabupaten Jeneponto. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahu Tahapan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Keterampilan Membuat Anyaman Bosara Dari
Daun Lontar Di PKBM Arham Dusun Manrumpa Desa Turatea Timur Kecamatan
Tamalatea Kabupaten Jeneponto (2) Untuk Memahami Faktor Pendukung dan
penghambat dari Pemberdayaan Masyarakat Melalui Keterampilan membuat
Anyaman Bosara Dari Daun Lontar di PKBM ARHAM Dusun Manrumpa, Desa
Turatea Timur, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Pendekatan penelitian
ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data
dalam penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) Tahapan Pemberdayaan masyarakat terdiri dari; a. tahap
penyadaran,yaitu menyadarkan masyarakat dan warga belajar akan pentingnya
keterampilan dimiliki dalam kehidupan. b. tahap pengkapasitasan, yaitu
memampukan masyarakat yang kurang mampu agar memiliki keterampilan, dan c.
tahap pendayaan, yaitu masyarakat dan warga belajar menjadi berdaya dengan bekal
memiliki keterampilan membuat anyaman bosara dan kemudian di pasarkan. (2)
Faktor pendukung dalam pemberdayaan masyarakat adalah adanya respon yang
positif dan dukungan dari masyarakat dan pemerintah. Dan Faktor penghambat
pemberdayaan masyarakat adalah, sulitnya mendapatkan tukang panjat pohon lontar,
dan lambatnya pencairan dana
KEEFEKTIFAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERMUATAN ETNOSAINS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SD
Putri Handayani. 2019. “Keefektifan Project Based Learning (PjBL) Bermuatan Etnosains Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SD”. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar. Pascasarjana. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I Prof. Dr. Dewi Liesnoor Setyowati, M.Si Pembimbing II Dr. Suharto Linuwih, M.Si
Kata Kunci : Project Based Learning, Etnosains, Kemampuan Berpikir Kreatif
Hasil observasi pada 27 siswa sekolah dasar menunjukkan bahwa pembelajaran belum mendukung pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa. Siswa yang mengenal keragaman budaya akan mempunyai kemampuan berpikir kreatif yang baik. Namun, pemanfaatan budaya sebagai sumber belajar di sekolah belum optimal, sehingga siswa kurang mengenal budaya di daerahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran Pjbl yang memuat aspek sains terkait budaya masyarakat (etnosains) dan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar. Desain penelitian eksperimen ini menggunakan pre-test and post-test Design Control Group. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD N 2 Majasari dan SD N 3 Majasari. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes tertulis, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Normalized Gain (NGain). Hasil temuan positif menunjukkan 1) proporsi ketuntasan kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol lebih dari 75%, 2) rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran PjBL bermuatan etnosains lebih besar sama dengan nilai KKM individu, 3) analisis uji dua pihak membuktikan penerapan PjBL bermuatan etnosains berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa, 4) analisis uji N-Gain kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan peningkatan sedang yaitu 0,4 dan 0,3. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa telah meningkat moderat dan kreatif. Temuan positif pada penelitian bahwa pembelajaran yang mengeksplorasi, mengimplementasikan, dan melestarikan potensi lokal dapat membangun identitas dan karakter siswa yang berbudaya. Wawasan lokalitas dengan keanekaragaman budaya dapat menciptakan karakter persatuan dan keragaman di setiap wilayah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PjBL dengan etnosains dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa
ANALISIS FAKTOR PERCERAIAN DI LUAR PENGADILAN DI NAGARI KOTO TINGGI KECAMATAN BASO KABUPATEN AGAM DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM
ABSTRAK
Putri Handayani, (2024) : Analisis Faktor Perceraian Di Luar Pengadilan Di
Nagari Koto Tinggi Kecamatan Baso Kabupaten
Agam Ditinjau Menurut Hukum Islam
Perceraian merupakan putusnya ikatan perkawinan antara suami isteri
dengan keputusan pengadilan dan ada cukup alasan bahwa diantara suami isteri
tidak akan dapat hidup rukun lagi sebagai suami isteri. Namun yang jadi
permasalahan disini adalah perceraian yang dilakukan di luar pengadilan.
Penelitian ini akan fokus pada rumusan masalah yaitu: Bagaimana Proses
perceraian di luar pengadilan, Apa saja Faktor penyebab perceraian di luar
pengadilan masyarakat Nagari Koto Tinggi Kecamatan Baso Kabupaten Agam
dan Bagaimana analisis Hukum Islam terhadap perceraian yang dilakukan di luar
pengadilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Proses perceraian di luar
pengadilan, Faktor penyebab perceraian di luar pengadilan di Nagari Koto Tinggi
Kecamatan Baso dan untuk mengetahui analisis Hukum Islamnya.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) di Nagari
Koto Tinggi Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber yang digunakan
meliputi sumber primer: yaitu melakukan wawancara terhadap 9 orang
masyarakat yang melakukan perceraian di luar pengadilan. Teknik analisis yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa: a) Masyarakat Nagari Koto Tinggi
melakukan perceraian di luar pengadilan dengan cara hanya disaksikan oleh orang
tua, ditinggalkan langsung oleh suaminya, tidak disaksikan siapapun dan bercerai
hanya dengan diucapkan talak oleh suaminya. b) Faktor penyebab perceraian di
luar pengadilan masyarakat Nagari Koto Tinggi yaitu: tidak memiliki biaya, tidak
tahu harus bercerai di pengadilan, tidak mengerti cara mengurus perceraian di
pengadilan, malas karna waktu yang lama, kurangnya kesadaran hukum
masyarakat, dan masyarakat yang tidak mau repot. c) Pada dasarnya dalam Islam
seorang suami yang akan menceraikan istrinya cukup diucapkan didepan istrinya
maka jatuhlah talak dengan syarat terpenuhinya rukun talak, akan tetapi dalam
hidup bernegara ada yang memerintah, selama peraturan itu tidak bertentangan
dengan ketentuan hukum Islam dan menimbulkan kemashlahatan untuk agama
maupun umat, maka taat kepada pemerintah merupakan bagian dari kewajiban
sebagai umat muslim, dan bercerai di depan pengadilan menimbulkan berbagai
kemashlahatan, karna sebenarnya undang-undang perkawinan turut mengambil
konsep-konsep Hukum Islam dalam pengaturannya.
Kata Kunci : Faktor, Perceraian Di Luar Pengadilan, Hukum Isla
- …
