12 research outputs found

    Analisis Performansi Domain Waktu Sistem Kendali Load Frequency Control Tipe Hidraulik Menggunakan Konfigurasi Pengendali Tunggal dan Kaskade

    No full text
    Dengan mengingat bahwa energi listrik adalah energi yang dibutuhkan dalam kehidupan, adanya energi listrik mampu mempunyai kualitas yang baik. Ketika daya aktif dari pembangkit listrik seimbang dengan daya aktif yang digunakan oleh beban, maka frekuensi pembangkit dianggap stabil. Nilai sistem Load Frequency Control (LFC) dipengaruhi oleh perubahan kebutuhan daya aktif pada beban. Ketidakstabilan kebutuhan daya aktif dan reaktif disebabkan oleh variasi beban konsumen dan produksi dalam sistem listrik yang mana akibatnya membuat perubahan frekuensi yang tidak sesuai dalam pengoperasian sistem. Maka dalam hal ini dibutuhkan sistem Load Frequency Control (LFC) untuk mencegah perubahan frekuensi. Sistem kendali frekuensi atau Load Frequency Control (LFC) digunakan untuk mencegah fluktuasi frekuensi pada sistem listrik yang disebabkan oleh perubahan beban. Pengendali kontrol Proportional- Integral-Derivative (PID) adalah salah satu metode yang dipakai oleh sistem kendali frekuensi. Digunakan arsitektur pengendali berupa pengendali tunggal dan pengendali kaskade Keluaran pengendali dari sistem LFC berupa analisa domain waktu di mana terdapat analisis peralihan yang akan disimulasikan melalui software Matlab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendali yang memenuhi parameter kriteria perancangan didominasi pengendali Proporsional Diferensial (PD) dan Proporsional Diferensial dengan filter orde pertama pada bagian Diferensial (PDF) dalam konfigurasi tunggal terhadap masukan beban dan masukan daya. Parameter tersebut didasari oleh kriteria perancangan yang diuji tanpa pengendali

    Evaluation of the Impact of Governor-less Control on the Transient Response of Hydraulic Load Frequency Control Systems

    No full text
    This study evaluates the transient performance of a hydraulic Load Frequency Control (LFC) system configured with a single controller and without a governor. The analysis focuses on rise time, peak time, settling time, and overshoot, using various controllers including PI, PD, PID, PDF, and PIDF. Simulation results indicate that eliminating the governor significantly enhances system responsiveness and reduces overshoot, particularly when using the PDF controller. Quantitative analysis shows that the PDF controller achieves 85% faster rise time (0.101s vs 0.607s for P controller) and maintains system stability with minimal overshoot (1.765% for PID vs 59.263% for P controller). This configuration enables for a more direct and efficient control response to load fluctuations, improving system stability. Thus, employing a single controller without a governor presents a promising alternative for frequency regulation in hydraulic LFC systems under dynamic load conditions. The findings of this study offer valuable insights for optimizing controller selection and configuration in practical implementations, providing guidance for engineers and researchers to enhance grid reliability, operational efficiency, and stability in various real-world hydraulic power system scenarios.This study evaluates the transient performance of a hydraulic Load Frequency Control (LFC) system configured with a single controller and without a governor. The analysis focuses on rise time, peak time, settling time, and overshoot, using various controllers including PI, PD, PID, PDF, and PIDF. Simulation results indicate that eliminating the governor significantly enhances system responsiveness and reduces overshoot, particularly when using the PDF controller. Quantitative analysis shows that the PDF controller achieves 85% faster rise time (0.101s vs 0.607s for P controller) and maintains system stability with minimal overshoot (1.765% for PID vs 59.263% for P controller). This configuration enables for a more direct and efficient control response to load fluctuations, improving system stability. Thus, employing a single controller without a governor presents a promising alternative for frequency regulation in hydraulic LFC systems under dynamic load conditions. The findings of this study offer valuable insights for optimizing controller selection and configuration in practical implementations, providing guidance for engineers and researchers to enhance grid reliability, operational efficiency, and stability in various real-world hydraulic power system scenarios

    EDUKASI BULLYING PADA SISWA/I SDN 29 PEBAYAN PENGGALANGAN KECAMATAN PADANG SELATAN KOTA PADANG

    No full text
    Perilaku bullying merupakan suatu sikap agresif seseorang atau kelompok yang dapat menyakiti fisik dan non fisik orang lain secara berulang kali. Tujuan seseorang untuk melakukan perundungan yaitu untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa mereka tangguh, kuat dan hebat. Di Indonesia tahun 2015 UNICEF melaporkan terjadi peningkatan kekerasan pada anak dan remaja, yaitu 26% kekerasan fisik yang dilakukan orang tua dan pengasuh, 40% bullying fisik dan 50% kejadian tersebut di sekolah. Kegiatan sosialisasi dilakukan kepada mitra yaitu SDN 29 Pebayan Penggalangan, Kecamatan Padang Selatan yang menjelaskan bahwa untuk kasus bullying tersebut masih belum ada, namun juga untuk sosialisasi dan edukasi juga belum pernah dilakukan di lingkungan sekolah. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan edukasi mengenai bullying kepada siswa/i agar tidak ada korban maupun pelaku bullying di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah. Kegiatan ini diawali dengan pengisian pretest kemudian diakhirnya dengan pengisian post-test untuk mengukur pengetahuan siswa/i mengenai bullying. Pertanyaan yang diberikan bersumber dari penjelasan yang disampaikan pada saat sosialisasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu hasil pretest didapatkan lebih dari separuh siswa/i (70%) mengetahui bullying dan hasil post-test terlihat peningkatan pengetahuan sebanyak 95%. Kesimpulan adanya peningkatan pengetathuan siswa/i setelah mendapatkan edukasi mengenai bullying ini. Kegiatan ini diharapkan agar siswa/i tidak menormalisasi sikap bullying disekolah

    PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI SERTA KEUANGAN TERHADAP PASAR SAHAM DI ASEAN-5

    No full text
    Abstract: This research was conducted with the aim of finding out the influence of government debt, development of the banking sector and foreign direct investment on the development of the stock market in ASEAN-5 in 1960-2022. The method used in this research is the ARDL (Auto Regressive Distributed Lag) panel using panel data. The results of this research show that in the short term all independent variables have no effect on the development of the stock market in ASEAN-5. In the long term, the results show that the government debt variable has a positive and significant relationship with the development of the stock market in ASEAN-5. Then the variables of banking sector development and foreign direct investment have a negative and significant relationship to stock market development in ASEAN-5. Based on the long-run estimation results, it can be concluded that government debt, development of the banking sector and direct foreign investment have a significant influence on the development of the stock market in ASEAN-5. Therefore, this condition requires the government and stakeholders to be able to create well-regulated and transparent regulations regarding government debt, banking sector development and foreign direct investment so that they tend to attract more foreign investors which of course can support growth stock market

    Edukasi HIV/AIDS pada Masyarakat Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan

    No full text
    A counseling program to increase knowledge and reduce stigma. The counseling program, themed 'Bersama Kita BAHAGIA,' aims to educate the community on how to avoid unwanted diseases and how to deal with diseases like HIV/AIDS properly. In 2021, Padang has seen a high number of HIV/AIDS cases, making this counseling program crucial in reducing the risk of this disease. The study involved administering a pre-test to the participants, providing them with educational materials, asking questions, and conducting a post-test. The purpose of the pre-test and post-test was to compare the participants' knowledge before and after receiving the educational materials. The study was conducted with 11 mothers who practice gymnastics in RW 4 Batang Arau Village. The educational materials used in the study included leaflets and posters. The results of the post-test showed an 18,19% increase in target knowledge compared to the pre-test results, indicating that counseling has a positive effect on community knowledge about HIV/AIDS

    True Neurogenic Thoracic Outlet Syndrome: Sebuah Tinjauan Literatur

    No full text
    Latar Belakang: True neurogenic thoracic outlet syndrome (TN-TOS) adalah pleksopati brakialis kompresif kronis yang melibatkan akar dari persarafan C8, T1, atau batang tubuh bagian bawah. Mendiagnosis TN-TOS secara klinis cukup sulit dikarenakan penyakit ini sangat langka dan tidak ada gold standard untuk mendiagnosa TN-TOS. Oleh sebab jarangnya kasus ini, hanya ada sedikit literatur yang menggambarkan temuan neurologis, elektrodiagnostik dan radiologis TN-TOS serta banyak pasien TN-TOS menjalani manajemen bedah yang tidak perlu. Tujuan: Penulis bertujuan menyatukan berbagai literatur dan memberikan referensi terbaru terkait TN-TOS. Metode: Tinjauan literatur ini mengambil sampel berupa studi ilmiah terkait yang diterbitkan dalam rentang tahun 2018-2023 dengan kata kunci “true neurogenic thoracic outlet syndrome” yang ditelaah melalui database. Literatur yang memenuhi kriteria inklusi diikutsertakan. Hasil: Hasil yang didapatkan TN-TOS adalah subtipe dari thoracic outlet syndrome dan membentuk sekitar 95% dari semua kasus. Penyakit ini biasa berkaitan  dengan penggunaan ekstremitas atas secara berulang, trauma mapun kelainan kongenital. Gejalanya meliputi nyeri ekstremitas atas, nyeri bahu, nyeri leher, nyeri dada, nyeri supraklavikula, sakit kepala oksipital, parestesia, dan kelemahan pada tangan, lengan bawah, dan bahu. Kesimpulan: Diperlukan pemeriksaan fisik,dan penunjang yang signifikan agar pasien mendapatkan penatalaksanaan yang tepat.Backgrounds: True neurogenic thoracic outlet syndrome (TN-TOS) is a chronic compressive brachial plexopathy involving the roots of the C8, T1, or lower trunk nerves. Diagnosing TN-TOS clinically is quite difficult because this disease is very rare and there is no gold standard for diagnosing TN-TOS. Due to the rarity of these cases, there is little literature describing the neurological, electrodiagnostic and radiological findings of TN-TOS and many TN-TOS patients undergo unnecessary surgical management. Aim: The author aims to bring together various literature and provide the latest references regarding TN-TOS. Method: This literature review takes samples in the form of related scientific studies published in the 2018-2023 range with the keyword "true neurogenic thoracic outlet syndrome" which was reviewed through the database. Literature that met the inclusion criteria was included. Results: The results obtained by TN-TOS are a subtype of thoracic outlet syndrome and make up about 95% of all cases. This disease is usually associated with repeated use of the upper extremities, trauma or congenital abnormalities. Symptoms include upper extremity pain, shoulder pain, neck pain, chest pain, supraclavicular pain, occipital headache, paresthesias and weakness in hands, forearms and shoulders. Conclusion: Required physical examination, and significant support so that patients get the right management

    True Neurogenic Thoracic Outlet Syndrome: Sebuah Tinjauan Literatur

    No full text
    Latar Belakang: True neurogenic thoracic outlet syndrome (TN-TOS) adalah pleksopati brakialis kompresif kronis yang melibatkan akar dari persarafan C8, T1, atau batang tubuh bagian bawah. Mendiagnosis TN-TOS secara klinis cukup sulit dikarenakan penyakit ini sangat langka dan tidak ada gold standard untuk mendiagnosa TN-TOS. Oleh sebab jarangnya kasus ini, hanya ada sedikit literatur yang menggambarkan temuan neurologis, elektrodiagnostik dan radiologis TN-TOS serta banyak pasien TN-TOS menjalani manajemen bedah yang tidak perlu. Tujuan: Penulis bertujuan menyatukan berbagai literatur dan memberikan referensi terbaru terkait TN-TOS. Metode: Tinjauan literatur ini mengambil sampel berupa studi ilmiah terkait yang diterbitkan dalam rentang tahun 2018-2023 dengan kata kunci “true neurogenic thoracic outlet syndrome” yang ditelaah melalui database. Literatur yang memenuhi kriteria inklusi diikutsertakan. Hasil: Hasil yang didapatkan TN-TOS adalah subtipe dari thoracic outlet syndrome dan membentuk sekitar 95% dari semua kasus. Penyakit ini biasa berkaitan  dengan penggunaan ekstremitas atas secara berulang, trauma mapun kelainan kongenital. Gejalanya meliputi nyeri ekstremitas atas, nyeri bahu, nyeri leher, nyeri dada, nyeri supraklavikula, sakit kepala oksipital, parestesia, dan kelemahan pada tangan, lengan bawah, dan bahu. Kesimpulan: Diperlukan pemeriksaan fisik,dan penunjang yang signifikan agar pasien mendapatkan penatalaksanaan yang tepat.Backgrounds: True neurogenic thoracic outlet syndrome (TN-TOS) is a chronic compressive brachial plexopathy involving the roots of the C8, T1, or lower trunk nerves. Diagnosing TN-TOS clinically is quite difficult because this disease is very rare and there is no gold standard for diagnosing TN-TOS. Due to the rarity of these cases, there is little literature describing the neurological, electrodiagnostic and radiological findings of TN-TOS and many TN-TOS patients undergo unnecessary surgical management. Aim: The author aims to bring together various literature and provide the latest references regarding TN-TOS. Method: This literature review takes samples in the form of related scientific studies published in the 2018-2023 range with the keyword "true neurogenic thoracic outlet syndrome" which was reviewed through the database. Literature that met the inclusion criteria was included. Results: The results obtained by TN-TOS are a subtype of thoracic outlet syndrome and make up about 95% of all cases. This disease is usually associated with repeated use of the upper extremities, trauma or congenital abnormalities. Symptoms include upper extremity pain, shoulder pain, neck pain, chest pain, supraclavicular pain, occipital headache, paresthesias and weakness in hands, forearms and shoulders. Conclusion: Required physical examination, and significant support so that patients get the right management

    Pemanfaatan Apotek Hidup Sebagai Sumber Obat Tradisional di Masyarakat Desa Tebing Gerinting Selatan

    No full text
    Apotek Hidup merupakan konsep pemanfaatan tanaman obat yang dibudidayakan di pekarangan rumah sebagai sumber obat tradisional. Pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan Apotek Hidup oleh masyarakat Desa Tebing Gerinting Selatan sebagai alternatif pengobatan tradisional, mengidentifikasi jenis tanaman yang umum digunakan, serta mengkaji faktor pendukung dan kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Metode yang digunakan meliputi survei, observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat setempat, dan penanaman tanaman obat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat telah memanfaatkan tanaman obat seperti jahe, kunyit, temulawak, daun sirih, dan sambiloto untuk pengobatan berbagai penyakit ringan hingga sedang. Faktor utama yang mendukung pemanfaatan Apotek Hidup adalah ketersediaan lahan pekarangan, pengetahuan turun-temurun, dan lingkungan yang mendukung pertumbuhan tanaman obat. Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya edukasi mengenai pengolahan tanaman obat yang benar serta minimnya dukungan dalam pemasaran hasil olahan herbal. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan pemanfaatan Apotek Hidup dalam menjaga kesehatan secara mandiri.apotik hidup, obat tradisional, Tebing Gerinting Selata

    PENINGKATAN KEMAMPUAN BELAJAR CALISTUNG ANAK - ANAK DI DESA TANJUNG ASRI

    No full text
    ABSTRAK Calistung adalah kegiatan belajar yang dilakukan dengan cara anak-anak menulis atau menggambar di atas lapisan kertas atau media lainnya yang tersebar di lantai. Metode calistung bertujuan untuk mengembangkan keterampilan motorik halus anak, seperti kemampuan menulis, menggambar, dan mengenal huruf atau angka. Calistung juga dapat membantu anak mengembangkan keterampilan kognitif dan sosial, seperti mengenali warna, bentuk, serta berinteraksi dengan teman sebaya. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Tanjung Asri, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan. Peserta dari program ini adalah anak-anak pada tingkat SD di Desa Tanjung Asri  dengan jumlah 25 anak. Hasil dari pelaksanaan pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode Calistung siswa memiliki kemampuan dalam literasi, seperti membaca, menulis, dan berhitung, kegiatan semacam ini dapat menciptakan perubahan yang menguntungkan dengan meningkatkan kemampuan literasi mereka.  meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan berdampak positif pada aspek emosional, pengetahuan, dan perilaku mereka Kata kunci: Calistung, Membaca, Menulis, Berhitung ABSTRACT Calistung is a learning activity carried out by children by writing or drawing on layers of paper or other media spread on the floor. The calistung method aims to develop children\u27s fine motor skills, such as the ability to write, draw, and recognize letters or numbers. Calistung can also help children develop cognitive and social skills, such as recognizing colors and shapes and interacting with peers. This service was carried out in Tanjung Asri Village, Sei Dadap District, and Asahan Regency. Participants in this program are children at the elementary school level in Tanjung Asri Village, with a total of 25 children. The results of the implementation of this service show that the use of the method Calistung students have literacy skills such as reading, writing, and arithmetic. This kind of activity can create beneficial changes by improving their literacy skills. increases student engagement in learning and has a positive impact on their emotional aspects, knowledge, and behavior. Keywords: Calistung, Reading, Writing, Countin

    Laporan praktek kerja profesi Apoteker di bidang sarana distribusi 04-30 September 2023

    No full text
    corecore