200 research outputs found

    IMPLEMENTASI ETIKA BISNIS ISLAM DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI TULUNGAGUNG (Studi Kasus di Konveksi Cahaya Baru Java & Konveksi Cinta Bunda)

    No full text
    ABSTRAK Tesis dengan judul “Implementasi Etika Bisnis Islam Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Karyawan Pada Usaha Mkro Kecil Menengah di Tulungagung (Studi Kasus di Konveksi Cahaya Baru Java dan Konveksi Cinta Bunda)” ini ditulis oleh Lia Pipit Anggraini dengan dibimbing oleh Dr. Nur Aini Latifah, SE., M.M dan Dr. Iffatin Nur, M. Ag. Kata Kunci: Etika Bisnis Islam, Kesejahteraan Karyawan, Usaha Mikro Kecil Menengah Penelitian dalam tesis ini dilatarbelakangi oleh pelanggaran etika bisnis Islam yang sering dilakukan oleh pebisnis yang tidaj bertanggungjawab dan kurangnya perhatian kepada kesejahteraan karyawan. Perilaku etis dalam kegiatan berbisnis adalah sesuatu yang penting demi kelangsungan hidup bisnis. Bisnis yang tidak etis akan merugikan bisnis itu sendiri terutama jika dilihat dari perspektif jangka panjang. Perusahaan dan karyawan pada hakekatnya saling membutuhkan, karyawan merupakan asset perusahaan yang penting untuk berjalannya suatu perusahaan, begitu juga karyawan tidak dapat menunjang kesejahteraan hidupnya tanpa adanya perusahaan sebagai tempat mencari nafkah. Rumusan masalah dalam tesis ini adalah: (1) Bagaimana implementasi etika bisnis Islam dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan di konveksi Cahaya Baru Java dan konveksi Cinta Bunda?; dan (2) Bagaimana kendala atau permasalahan dalam implementasi etika bisnis Islam dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan di konveksi Cahaya Baru Java dan konveksi Cinta Bunda? Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif, pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan difokuskan pada kearah kesatuan dan menghasilkan kesimpulan. Analisa data menggunakan analisis interaktif dengan tujuan mendeskripsikan temuan data-data yang terkumpul, tentang penerapan nilai-nilai etika bisnis Islam dalam konveksi Cahaya Baru Java dan konveksi Cinta Bunda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika bisnis Islam diterapkan di konveksi Cahaya Baru Java dan konveksi Cinta Bunda dalam mengembangkan usaha dengan ditandai terciptanya kesejahteraan karyawan pada kedua usaha konveksi tersebut. Selain itu, kendala yang dihadapi konveksi Cahaya Baru Java dan konveksi Cinta Bunda kurang adanya motivasi kerja untuk meningkatkan semangat kerja karyawan

    A STUDY ON THE CHARACTERZATION OF THE MAIN CHARACTERS OF A CRISTMAS CAROL BY CHARLES DICKENS

    No full text
    ABSTRACT IN ENGLISH LIA PIPIT ANGGRAINI: registered number: 3213113093, 2015. “A Study on The Characterization of The main Characters of A Christmas Carol by Charles Dickens”. Thesis. English Educational Department. State Islamic Institute (IAIN) of Tulungagung. Advisor: Dr. Erna Iftanti, SS, M.Pd Key words: Characterization and Character Characters are people in narratives and characterization is explains about things done by a character. Moreover, there are several fundamental reasons why the writer studied characterization of the main character in “A Christmas Carol”. There are several reasons that the writer chooses a literary work, especially a novel. First, the writer is interested in studying literature about novel by Charles Dickens. His novel always has remarkable characters. Second, this novel has a value to all people. We all have religious who we must respect with our religion. The last, the study of literature is rare in demand, especially by students of State Islamic Institute (IAIN) of Tulungagung as there is only teacher training department. The statements of research problem are: 1) How is the main characters’ physical appearance? 2) How is the main characters’ personality? 3) How is the main characters’ social status? 4) How is the main characters’ social relationship? This study is intended to explain: 1) main characters’ physical appearance, 2) the main characters’ personality, 3) the main characters’ social status, 4) the main characters’ social relationship. Design of this study is qualitative by using library research. The instrument is the writer’s herself. Data and data source from books. The data are inform of statements, dialog and actions which are collected by using documentation and analyzed descriptively. The findings of this research reveal that: The physical appearance is one of the human beings who explains the physical state of the main characters. In the physical appearance, Ebenezer Scrooge had a physical appearances. He is an old man, he has pointed nose, shriveled his cheek, thin lips and his wiry chin. His personality shows that he does not respect the other people around him. Meanwhile, his social status is not as an educated person although he knows about administration. Moreover, he has no good social relationship with people in his surroundings. Another main character is Tiny Tim. His physical appearance is a small boy who his walks with crutch. His personality is a good boy, he always happy although his live in poverty. Meanwhile, his social status is low educated person although he can make other to be good person. Moreover, he has good relationship with people in his surroundings. In as social creature, people daily live, there are many deference or characteristics or among individuals. So, the person must be aware that these characteristics may affect social relationships. The person may not look or judge the people around us by physical appearance but person have to consider about their personality first. It is true the person cannot live without social relationships. The person must realize that our fate on our God. The people may not have one on other, because the people love her that we hated at another time. ABSTRACT IN INDONESIAN LIA PIPIT ANGGRAINI: NIM: 3213113093, 2015. “Sebuah Pembelajaran Karakterisasi pada Tokoh Utama dalam ‘A Christmas Carol karangan Charles Dickens”. Skripsi. Tadris Bahasa Inggris. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung. Pembimbing: Dr. Erna Iftanti, SS, M.Pd Kata Kunci : Karakterisasi and Karakter Karakter adalah orang yang di ceritakan dan karakterisasi adalah hal-hal yang menjelaskan karakter seseorang. Selain itu, ada beberapa alasan mendasar mengapa penulis mempelajari karakterisasi tokoh utama dalam "A Christmas Carol". Ada beberapa alasan penulis memilih karya sastra, khususnya novel. Pertama, penulis tertarik untuk mempelajari literatur tentang novel karya Charles Dickens. Novelnya selalu memiliki karakter yang luar biasa. Kedua, novel ini memiliki nilai moral untuk semua orang. Kita semua memiliki agama yang mana kita harus menghormati agama kita sendiri. Terakhir, pembelajaran pada literatur jarang diminati, terutama oleh mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung karena hanya jurusan keguruan. Masalah penelitian adalah: 1) Bagaimana penampilan fisik karakter utama? 2) Bagaimana kepribadian karakter utama? 3) Bagaimana status sosial karakter utama? 4) Bagaimana hubungan sosial karakter utama? Jadi, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: 1) penampilan fisik karakter utama , 2) kepribadian karakter utama, 3) status sosial karakter utama, 4) hubungan sosial karakter utama. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan studi pustaka. Instrumen ini adalah penulisnya sendiri. Data dan sumber data dari buku-buku. Data menginformasikan laporan, dialog dan tindakan yang dikumpulkan dengan menggunakan dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: Penampilan fisik merupakan salah satu tampilan manusia yang menjelaskan keadaan fisik dari karakter utama. Dalam penampilan fisik, Ebenezer Scrooge memiliki penampilan fisik. Dia adalah lelaki tua. Dia memiliki hidung mancung, pipi yang keriput, bibir tipis dan dagu yang kurus. Kepribadiannya menunjukkan bahwa ia tidak menghormati orang lain di sekitarnya. Sementara itu, dia bukan seorang yang berpendidikan meskipun ia tahu tentang administrasi. Selain itu, ia tidak memiliki hubungan sosial yang baik dengan orang-orang di sekelilingnya. Karakter utama lain adalah Tiny Tim. Penampilan fisik nya adalah seorang anak kecil yang berjalan dengan tongkat. Dia memiliki kepribadian yang baik, dia selalu senang meskipun dia hidup dalam kemiskinan. Sementara itu, status sosialnya yang berpendidikan rendah ia dapat membuat orang lain menjadi orang yang baik. Selain itu, ia memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang di sekelilingnya. Dalam makhluk sosial, setiap orang hidup bersosialisasi , ada banyak perbedaan atau karakteristik atau antar individu. Jadi, seseorang harus menyadari bahwa karakteristik ini dapat mempengaruhi hubungan sosial. Semuaorang mungkin tidak melihat atau menghakimi orang lain di sekitar kita dengan penampilan fisik tapi seseorang harus mempertimbangkan tentang kepribadian mereka pribadi. Memang benar semua orang tidak bisa hidup tanpa hubungan sosial. Semua orang harus menyadari bahwa nasib kita di tentukan oleh Allah SWT. Semua orang memiliki berbedaan , karena orang yang mencintai sesuatu akan ada rasa benci di lain waktu

    Menu Populer Hindia Belanda (1901-1942): Kajian Pengaruh Budaya Eropa terhadap Kuliner Indonesia

    No full text
    Abstrak: Kekayaan kuliner Indonesia tidak lepas dari pengaruh bangsa asing seperti Eropa. Keadaan sosial-budaya masyarakat Indonesia dalam kurun waktu 1901-1942 merupakan gambaran nyata yang dapat menunjukkan adanya proses akulturasi tersebut. Proses hegemoni budaya Eropa dapat dilihat melalui pengenalan berbagai bahan pangan, peralatan memasak, dan juga instansi-instansi pemerintah seperti sekolah rumah tangga yang banyak menawarkan standar Eropa. Perkedel (frikedelen), semur (smoor), dan aneka minuman dingin (es) merupakan beberapa contoh makanan yang mendapat sentuhan dari budaya Eropa.Kata-kata kunci: kuliner, budaya, IndonesiaAbstract: the rich of Indonesian culinary is related with the influence of foreigners like European society. The socio-cultural condition of Indonesian society in the period of 1901-1942 showed that there was an acculturation. The process of European cultural hegemony could be seen by the introduction of  foodstuffs and cooking utensils, and the governmental institutions such as the school of household which was offering European standard. Perkedel, semur, and many kinds of ice are some examples that were affected by the touch of European culture.Keywords: culinary, culture, Indonesi

    Analisis Struktur Dan Nilai Moral Dalam Seri Cerita Rakyat Riau Karya Maria Rosa Anggraini, S.s.

    No full text
    Rakyak story is one of the fictional literary works in which there are elements that build the story and contain values that can be applied in human life. The lack of interest of teenagers today to read a folk tale due to the times, they chose to play gadgets and games. Though there are so many lessons and values in life that can be obtained in folklore. After reading the book collection of the Riau Folklore Series by Maria Rosa Anggraini, S.S. The author discovers the existence of structures and moral values in these literary works. Literary works in this contain the structure of the story that is in the form of themes, flow, background, figure, character and mandate, as well as moral values related to responsibility, conscience and obligation. This is what makes the writer interested in researching the collection of Riau Folklore Series by Maria Rosa Anggraini, S.S. Problems in this study 1) What is the structure contained in the collection of Riau Folklore Series compiled by Maria Rosa Anggraini, S.S.? 2.) What is the moral value contained in the collection of the Riau Folk Story Series compiled by Maria Rosa Anggraini, S.S. the scope of the study of literature, especially literary criticism that examines structure and moral values. The theory used to analyze the problem of this study is Priyatni (2012). Nurgiantoro (2013) and supporting theories such as Suroto (1990). Hamidy (2012). The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach. The techniques used in this study are documentation techniques and hermeneutical techniques. The data analysis technique is the presentation technique referred to by Hamidy, uu (2003). The results of this study suggest the elements of inter-national and moral values contained in the Riau Folklore Series by Maria Rosa Anggraini, S.S. Interinsic elements include 1) theme, 2) plot, 3) background, 4) character and character, 5) mandate. Whereas moral values include 1) moral values related to responsibility, 2) moral values related to conscience, 3) moral values related to obligations

    PENYELESAIAN KASUS KELALAIAN OLEH TENAGA MEDIS SECARA RESTORATIVE JUSTICE DALAM TINJAUAN HUKUM PIDANA ISLAM (STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG)

    No full text
    ABSTRAK Pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor penentu derajat kesehatan masyarakat selain perilaku, keturunan, dan lingkungan. Pada kenyataannya bahwa praktik tenaga medis ini sering kali tidak sesuai dengan standar operasional prosedur yang ditetapkan sehingga berujung kelalaian oleh tenaga medis. Kelalaian tenaga medis ini sering dikaitkan pada faktor wewenang atau tanpa kompetensi, dapat diterima dari sudut hukum administrasi tenaga medis. Dari inilah, penulis memandang perlu diadakan penelitian dengan tema “Penyelesaian Kasus Kelalaian Oleh Tenaga Medis Secara Restorative Justice Dalam Tinjauan Hukum Pidana Islam (Studi Kasus Di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang)”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah pertama, bagaimana faktor yang melatar belakangi penyeselesaian kasus kelalaian oleh tenaga medis secara restorative justice. Kedua, Bagaimana tinjauan hukum pidana Islam terhadap penyeselesaian kasus kelalaian tenaga medis dalam pemeriksaan pasien usia 8 bulan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah field research (lapangan), yang dimana bersumber dari informan di lapangan dan diolah dalam bentuk wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama, kasus seorang perawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, yang lalai akan tugasnya dan mengakibatkan kecerobohan dalam menjalankan tugasnya yakni dengan tidak sengaja memotong jari korban pasien berusia 8 bulan. Pihak tersangka, sempat dilaporkan oleh pihak keluarga ke Polrestabes Palembang dan tersangka melanggar Pasal 360 KUHP. Namun, pada akhirnya terjadi kesepakatan antara pihak tersangka dan pihak keluarga dengan melakukan upaya damai atau restorative justice. Kedua, tinjauan hukum pidana Islam terhadap kasus kelalaian medis di Rumah Sakit Muhammadiyah palembang ialah Al-Islah (perdamaian). Kata Kunci: Kelalaian, Medis, Restorative Justic

    Analisis sistem pengeluaran kas pihak ketiga dan implementasi ketentuan umum verifikasi di Divisi Akuntansi & Keuangan PT Industri Kereta Api (Persero)

    No full text
    Sistem pengeluaran kas adalah salah satu sistem akuntansi yang penting untuk perusahaan karena berkaitan dengan pengelolaan dana perusahaan. sistem pengeluaran kas harus dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku secara umum dan ketentuan-ketentuan yang yang ditetapkan oleh perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sistem pengeluaran kas di Divisi Keuangan dan Akuntansi, Departemen Perencanaan dan Pengendalian Keuangan dalam bidang Verifikasi termasuk langkah-langkah dan aliran dokumen yang terkait serta menggambarkan praktik yang telah diterapkan dalam ketentuan umum Verifikasi khususnya untuk pengeluaran kas pihak ketiga. Analisis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Data primer didapatkan secara langsung dengan melakukan wawancara dan observasi. Data sekunder didapat dari dokumen maupun web INKA resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengeluaran kas pada PT INKA sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan baik secara teori maupun ketentuan yang ada pada PT INKA. Proses pengeluaran kas PT INKA (Persero) dilakukan secara manual maupun menggunakan teknologi informasi

    HUBUNGAN PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN Di Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo

    No full text
    Perilaku ibu dalam pemberian makanan pendamping air susu ibu, baik dari segi ketepatan waktu, jenis makanan, maupun jumlah makanan ditentukan oleh pengetahuan ibu terhadap makanan pendamping air susu ibu. Makanan pendamping air susu ibu yang salah akan mengakibatkan masalah gizi terutama gangguan kesehatan tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ibu dalam pemberian makanan pendamping air susu ibu dengan status gizi anak usia 6-24 bulan. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel 58 responden. Sampling penelitian menggunakan Purpossive sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner dan perhitungan menggunakan uji korelasi Chi-square dengan menggunakan SPSS 17.0 kesalahan α 0,05. Hasil penelitian variabel perilaku ibu diinterpretasikan sebagian besar 34 responden (100,0%) berperilaku positif, dan hampir setengahnya 24 responden (100,0%) berperilaku negatif. Pada status gizi anak usia 6-24 bulan diinterpretasikan sebagian besar 39 responden (100,0%) status gizi kategori normal, dan hampir setengahnya 19 responden (100,0%) status gizi kategori tidak normal. Berdasarkan perhitungan uji statistik Chi-square SPSS menunjukkan p value (0,000< 0,05) artinya Ho ditolak dan Ha diterima, jadi dapat disimpulkan ada hubungan perilaku ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi anak usia 6-24 bulan Di Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil penelitian disimpulkan hampir setengahnya perilaku ibu negatif, dan status gizi anak tidak normal maka peneliti menyarankan pada peneliti selanjutnya meneliti tentang pengaruh pendidikan kesehatan leaflet dengan pengetahuan tentang prinsip pemberian makanan pendamping air susu ibu. Kata kunci: perilaku, ibu, makanan pendamping air susu ibu, status giziegan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorog

    PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN IBU TERHADAP KETEPATAN PEMILIHAN OBAT DEMAM BALITA DI KECAMATAN JUWIRING KABUPATEN KLATEN

    No full text
    Demam adalah keluhan pada anak yang paling sering dijumpai, sekitar 10-30% dari semua keluhan yang ditemukan pada instalasi gawat darurat di rumah sakit atau dalam praktek dokter sehari-hari. Pengobatan sendiri pada anak demam perlu diperhatikan karena anak terutama usia balita adalah usia yang paling rawan dalam pertumbuhan. Demam biasanya diobati sendiri sebelum dibawa ke dokter. Pengobatan sendiri dapat dipengaruhi beberapa faktor salah satunya pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan ibu terhadap ketepatan pemilihan obat demam balita di wilayah Kecamatan Juwiring kabupaten Klaten. Penelitian dilakukan secara observasional dengan pendekatan cross sectional. Respondennya adalah ibu-ibu yang mempunyai anak balita, bertempat tinggal di wilayah Juwiring, Klaten dan berpendidikan serta bekerja di bidang non-kesehatan. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan yaitu tehnik purposive sampling. Setiap tingkat pendidikan diambil dalam jumlah yang sama atau proporsional sehingga setiap tingkat pendidikan diwakili dengan jumlah yang sebanding. Tingkat pendidikan Ibu dan ketepatan pemilihan obatnya dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan ibu tidak berpengaruh terhadap ketepatan pemilihan obat demam balita di wilayah Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten (p = 0,244)

    PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI LQ 45 PERIODE FEBRUARI 2015 – AGUSTUS 2015

    No full text
    RIA ANGGRAINI. The Influence of Economic Value Added (EVA) and Market Value Added (MVA) to Stock Price in Companies that Listed on LQ 45 in term on February - August 2015. Script, Department Economics and Administration, Faculty of Economics, State University of Jakarta. 2014. This study aims at finding out if The Influence of Economic Value Added (EVA) and Market Value Added (MVA) to Stock Price in Companies that Listed on LQ 45 in term on February - August 2015. The hypothesis of this study is : There is Influence of Economic Value Added (EVA) and Market Value Added (MVA) to Stock Price in Companies that Listed on LQ 45 in term on February - August 2015. The method used is the author of the survey method with a quantitative approach. This study population is the entire companies that listed on LQ 45 in term on February – August 2015 this sampling technique is simple random sampling as many 31 samples. Hypothesis states that either simultaneous or partially independent variable affect the dependent variable of the study. Based on the finding regression coefficient test simultaneous, the value of (4.338>3.34) with a sig 0.023 it can be conclude that simultaneous EVA and MVA effect on stock price. While the finding of the partial regression coefficient test, EVA 0.520 < Ttabel 2.04841and sig. 0.607 can be conclude that EVA no significant effect on stock price, for MVA 2.910>2.04841 and sig. 0.007 it can be conclude that MVA significant effect on stock price. Hypothesis states that either simultaneously or partially one of the independent variable affect the dependent variable of the study. While one independent variable do not affect dependent variable of the study

    ADVERBIA ZEHI DAN ZETTAI DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG 日本語における副詞「是非」と「絶対」

    No full text
    ABSTRACT Widyaningrum, Farizka Anggraini. 2019. “The Adverb Zehi and Zettai in Japanese Sentence”. Undergraduate Thesis, Japanese Language and Culture Department, Faculty of Humanities, Diponegoro University. The Advisor: Lina Rosliana, S.S., M.Hum. In this writing thesis, the writer discussed ‘The Adverb Zehi and Zettai in Japanese Sentence’. The aim of these research are to describe the structure and the meaning of Japanese adverb such as zehi and zettai. The writer obtained the data from anime and Japanese website. Those data were collected using note taking technique. Then, to analyze the structure and the meaning of adverb zehi and zettai, distributional methods applied. Whereas to explain the results of data analysis, the author uses informal methods. Based on data analysis, it can be concluded that adverb zehi and zettai can explain nouns, adjectives, and verbs. But, adverb zehi cannot explain negative form words or sentences. Adverb Zehi has the meaning to show desire; strong intentions, requests, indicating definite meaning, and showing necessity. While zettai adverb has the meaning to show will, command; prohibition, denial, and show strong opinions. Keywords: adverb, zehi, zetta
    corecore