146 research outputs found

    Optimalisasi Model Bisnis untuk Startup di Indonesia dalam Menghadapi Kompetisi Global

    No full text
    Startup di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam menghadapi persaingan global. Untuk berhasil bersaing, perlu adanya optimalisasi model bisnis yang sesuai dengan kondisi pasar lokal dan kebutuhan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan startup dalam menghadapi kompetisi global serta mengembangkan strategi optimalisasi model bisnis. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, wawancara dengan pemangku kepentingan industri, dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti diferensiasi produk, penetrasi pasar yang tepat, strategi pemasaran digital, dan manajemen sumber daya manusia yang efektif merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi kompetisi global

    PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN REWARD TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN DAMPAKNYA PADA KINERJA PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN ACEH

    No full text
    PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN REWARD TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN DAMPAKNYA PADA KINERJA PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN ACEH* Angga Rianda Aulia, Muhammad Adam, Mukhlis Magister Manajemen, Universitas Syiah Kuala, Indonesia*Corresponding Author : [email protected] ini dilakukan untuk mengetahui dan menguji pengaruh budaya organisasi, kompetensi dan reward terhadap kepuasan kerja dan dampaknya pada kinerja pegawai Dinas Perhubungan Aceh. Populasinya adalah pegawai Dinas Perhubungan Aceh yang berjumlah 204 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan metode sensus dimana keseluruhan populasi akan dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala likert. Model penelitian dianalisis menggunakan bantuan peralatan statistic SEM AMOS. Hasil pengujian membuktikan Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi, Kompetensi, dan Reward pada Dinas Perhubungan Aceh sudah baik, Budaya Organisasi mempengaruhi Kepuasan Kerja, Kompetensi mempengaruhi Kepuasan Kerja, Reward mempengaruhi Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi tidak mempengaruhi Kinerja Pegawai, Kompetensi mempengaruhi Kinerja Pegawai, Reward mempengaruhi Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja mempengaruhi Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja memediasi secara penuh pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja memediasi secara parsial pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja memediasi secara parsial pengaruh Reward terhadap Kinerja Pegawai. Temuan ini bisa menjadi model peningkatan kinerja pegawai secara akademis yang bisa digunakan sebagai referensi pengembangan model penelitian selanjutnya.Keyword : Budaya Organisasi, Kompetensi, reward, kepuasan kerja, kinerja pegawaiPENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN REWARD TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN DAMPAKNYA PADA KINERJA PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN ACEH* Angga Rianda Aulia, Muhammad Adam, Mukhlis Magister Manajemen, Universitas Syiah Kuala, Indonesia*Corresponding Author : [email protected] ini dilakukan untuk mengetahui dan menguji pengaruh budaya organisasi, kompetensi dan reward terhadap kepuasan kerja dan dampaknya pada kinerja pegawai Dinas Perhubungan Aceh. Populasinya adalah pegawai Dinas Perhubungan Aceh yang berjumlah 204 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan metode sensus dimana keseluruhan populasi akan dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala likert. Model penelitian dianalisis menggunakan bantuan peralatan statistic SEM AMOS. Hasil pengujian membuktikan Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi, Kompetensi, dan Reward pada Dinas Perhubungan Aceh sudah baik, Budaya Organisasi mempengaruhi Kepuasan Kerja, Kompetensi mempengaruhi Kepuasan Kerja, Reward mempengaruhi Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi tidak mempengaruhi Kinerja Pegawai, Kompetensi mempengaruhi Kinerja Pegawai, Reward mempengaruhi Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja mempengaruhi Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja memediasi secara penuh pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja memediasi secara parsial pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai, Kepuasan Kerja memediasi secara parsial pengaruh Reward terhadap Kinerja Pegawai. Temuan ini bisa menjadi model peningkatan kinerja pegawai secara akademis yang bisa digunakan sebagai referensi pengembangan model penelitian selanjutnya.Keyword : Budaya Organisasi, Kompetensi, reward, kepuasan kerja, kinerja pegawa

    Representing Symbolic Controllers with Deep Neural Networks

    No full text
    Controller synthesis techniques based on symbolic models or discrete abstractions are becoming increasingly attractive as they allow for synthesizing correct-by-design controllers of general nonlinear systems under complex behavioral requirements. However, its immense size as the consequence of the state-space explosion prohibits the approach to be widely used in real-life applications. The explosion of state space is mainly caused by the discretization in the abstraction step, and the redundancy of control inputs resulted in from the synthesis. Compression methods and determinization techniques have been developed to tackle the size problem of the resulting controller. Neural networks capabilities at approximating function and substituting look-up tables in broad applications, such as flight-critical system and deep reinforcement learning, motivate us to suggest utilizing neural networks as an alternative approach to represent the controller. In this work, the evaluation of the capability of neural networks as a viable approach to store a symbolic controller is presented. We present the utilization of neural networks to store deterministic controllers. We also propose a determinization technique based on the multiclass classification task in neural networks to determinize the controller. Additionally, we employ neural networks to store non-deterministic controllers by preserving the redundancy of the control inputs. Comparisons between binary decision diagrams (BDDs) and neural networks as compact representations of symbolic controllers are performed. Results show that neural networks are able to represent symbolic controllers in a more compact way compared to BDDs considering the size overhead produced by the CUDD package as its manipulation library.Electrical Engineering | Embedded System

    Inklusi dan Eksklusi Aktor Sosial dalam Film Filosofi Kopi: 3 Ben & Jody Karya Angga Dwimas Sangsoko: Pendekatan Theo Van Leeuwen

    No full text
    This research aims to describe the forms of inclusion and exclusion of social actors in the film Filosofi Kopi: 3 Ben & Jody by Angga Dwimas Sangsoko usingTheo van Leeuwen’s critical disourse analysis approach. This research uses a qualitative approach using descriptive methods. The author obtained the data sources in this research from several internet platforms such as Netflix which can be accessed online. The results of this research show that there are 36 inclusions in the form of differentiation, objectivation, abstraction, nomination, categorization, assimilation, individualization, association, dissociation and 1 form of exclusion in the form of using passive constructions and no form of using nominalization constructions. Through this analysis, it was found that in the story of the film “Filosofi Kopi 3: Ben & Jody”, it shows more about the identity of social actors and shows how marginalized groups such as farmers experience oppression that they should not have, while the actors who is the main actor is the company not shown. The producer favors actors helping farmers to fight for their customary land by showing unpleasant acts such as oppression and forced labor. This can be seen from the large amount of inclusion data obtained by showing actors playing the role of victim. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripiskan bentuk-bentuk Inklusi dan Eksklusi aktor sosial dalam film Filosofi Kopi 3: Ben & Jody karya Angga Dwimas Sangsoko menggunakan Pendekatan analisis wacana kritis milik Theo van Leeuwen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data yang ada di dalam penelitian ini penulis peroleh dari beberapa platform internet seperti Netflix yang dapat di akses secara online. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat sebanyak 36 inklusi dalam bentuk diferensiasi, objektivasi, abstraksi, nominasi, kategorisasi, asimilasi, individualisasi, asosiasi, disosiasi dan 1 bentuk eksklusi dalam bentuk penggunaan kontruksi pasif serta tidak ada bentuk penggunaan kontruksi nominalisasi. Melalui analisis tersebut, ditemukanlah pandangan bahwa dalam tuturan film “Filosofi Kopi3: Ben & Jody” ini, lebih banyak menampilkan bagaimana identitas aktor sosial dan memperlihatkan bagaimana kaum marginal seperti petani mendapatkan penindasan yang seharusnya tidak mereka dapatkan, sedangkan aktor yang menjadi pelaku utama yaitu perusahaan tidak diperlihatkan. Sang produser lebih memihak para aktor membantu para petani untuk memperjuangkan tanah ulayatnya dengan menampilkan perbuatan-perbuatan tidak menyenangkan seperti penindasan, dan kerja paksa, ini dapat dilihat dari banyaknya data inklusi yang diperoleh dengan menampilkan para aktor yang berperan sebagai korban.This research aims to describe the forms of inclusion and exclusion of social actors in the film Filosofi Kopi: 3 Ben & Jody by Angga Dwimas Sangsoko usingTheo van Leeuwen’s critical disourse analysis approach. This research uses a qualitative approach using descriptive methods. The author obtained the data sources in this research from several internet platforms such as Netflix which can be accessed online. The results of this research show that there are 36 inclusions in the form of differentiation, objectivation, abstraction, nomination, categorization, assimilation, individualization, association, dissociation and 1 form of exclusion in the form of using passive constructions and no form of using nominalization constructions. Through this analysis, it was found that in the story of the film “Filosofi Kopi 3: Ben & Jody”, it shows more about the identity of social actors and shows how marginalized groups such as farmers experience oppression that they should not have, while the actors who is the main actor is the company not shown. The producer favors actors helping farmers to fight for their customary land by showing unpleasant acts such as oppression and forced labor. This can be seen from the large amount of inclusion data obtained by showing actors playing the role of victim. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripiskan bentuk-bentuk Inklusi dan Eksklusi aktor sosial dalam film Filosofi Kopi 3: Ben & Jody karya Angga Dwimas Sangsoko menggunakan Pendekatan analisis wacana kritis milik Theo van Leeuwen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data yang ada di dalam penelitian ini penulis peroleh dari beberapa platform internet seperti Netflix yang dapat di akses secara online. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat sebanyak 36 inklusi dalam bentuk diferensiasi, objektivasi, abstraksi, nominasi, kategorisasi, asimilasi, individualisasi, asosiasi, disosiasi dan 1 bentuk eksklusi dalam bentuk penggunaan kontruksi pasif serta tidak ada bentuk penggunaan kontruksi nominalisasi. Melalui analisis tersebut, ditemukanlah pandangan bahwa dalam tuturan film “Filosofi Kopi3: Ben & Jody” ini, lebih banyak menampilkan bagaimana identitas aktor sosial dan memperlihatkan bagaimana kaum marginal seperti petani mendapatkan penindasan yang seharusnya tidak mereka dapatkan, sedangkan aktor yang menjadi pelaku utama yaitu perusahaan tidak diperlihatkan. Sang produser lebih memihak para aktor membantu para petani untuk memperjuangkan tanah ulayatnya dengan menampilkan perbuatan-perbuatan tidak menyenangkan seperti penindasan, dan kerja paksa, ini dapat dilihat dari banyaknya data inklusi yang diperoleh dengan menampilkan para aktor yang berperan sebagai korban

    Tata Cara Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Barat

    No full text
    Dalam rangka mewujudkan masyarakat adil, makmur, sejahtera, aman dan merata yang merupakan bagian dari tujuan luhur Negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, dapat dicapai melalui pembangunan nasional yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan serta merata di seluruh tanah air. Untuk dapat membiayai pelaksanaan pembangunan nasional tersebut secara mandiri, salah satu alternatif yang sangat potensial adalah melalui peran serta masyarakat berupa pembayaran pajak. Di Indonesia ada berbagai macam jenis pajak yang diberlakukan, salah satunya yakni Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah pajak yang dikenakan atas konsumsi didalam negeri (dalam Pabean) baik itu berupa konsumsi barang maupun konsumsi jasa. Pajak Pertambahan Nilai ini dikenakan hanya terhadap pertambahan nilainya saja dan dipungut beberapa kali pada mata rantai jalur perusahaan. Pajak Pertambahan Nilai ini timbul karena digunakan faktor-faktor produksi pada setiap jalur perusahaan dalam menyiapkan, menghasilkan, menyalurkan dan memperdagangkan barang atau pemberian pelayanan jasa kepada konsumen. Semua biaya untuk mendapatkan, dan mempertahankan laba termasuk modal, bunga, sewa, upah pegawai, dan lainnya merupakan unsurpertambahan nilai yang menjadi dasar pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).49 HalamanKertas Karya Diplom

    Spekulace vydavatelů o popularitě knih na BookToku

    No full text
    This paper explores how publishers manipulate books that gain popularity on BookTok, an influential TikTok-based reading community. The study analyzes the various marketing strategies used, such as price increases, partnerships with influencers, exclusive chapters, resizing the book, and movie-related covers. Publishers also use tactics such as sensational stickers, themed merchandise, and book redesigns to attract readers and increase sales. However, they raise doubts about whether they are fair and just to readers. The thesis is based on quantitative and qualitative research methods, including a survey of 105 respondents, which will help to understand the impact of these manipulations and BookTok on reader perception, book availability, and the publishing business. An interview with a well- known Ukrainian author of book content was also conducted. The findings suggest that BookTok marketing works very well, but it is often difficult to understand where the reader's curiosity ends and the pressure to buy the book begins. This study examines how BookTok affects Ukrainian readers and the publishing industry, and draws attention to recognizing honest marketing strategies and manipulative practices.Tato diplomová práce zkoumá, jak vydavatelé manipulují s knihami, které získávají popularitu na BookToku, vlivné čtenářské komunitě založené na TikToku. Studie analyzuje různé používané marketingové strategie, jako je zvyšování cen, partnerství s influencery, exkluzivní kapitoly, změna velikosti knihy a obálky související s filmem. Vydavatelé také používají taktiky, jako jsou senzační nálepky, tematické zboží a změny designu knih, aby přilákali čtenáře a zvýšili prodeje. Vyvolávají však pochybnosti o tom, zda jsou vůči čtenářům férové a spravedlivé. Práce je založena na kvantitativních a kvalitativních výzkumných metodách, včetně průzkumu mezi 105 respondenty, které pomohou pochopit dopad těchto manipulací a BookToku na vnímání čtenářů, dostupnost knih a nakladatelský byznys. Byl také proveden rozhovor se známou ukrajinskou autorkou knižního contentu. Zjištění naznačují, že marketing BookToku funguje velmi dobře, ale často je obtížné pochopit, kde končí čtenářova zvědavost a začíná tlak na koupi knihy. Tato studie zkoumá, jak BookTok ovlivňuje ukrajinské čtenáře a vydavatelský průmysl, a upozorňuje na rozpoznání poctivých marketingových strategií a manipulativních praktik.Department of Marketing Communication and Public RelationsKatedra marketingové komunikace a public relationsFaculty of Social SciencesFakulta sociálních vě

    Pathogenic food-borne bacteria in shellfish and shrimp from the largest traditional seafood market in Surabaya, Indonesia

    No full text
    The study assessed the levels of Escherichia coli, Salmonella, and Vibrio cholerae in seafood (Anadaragranosa, Pernaviridis, Anadara antiquata, Penaeus monodon, Litopenaeus vannamei) collected from the main traditional seafood market (Pasar Pabean), Surabaya, Indonesia. The aim of the study was to determine and evaluate the level of bacterial contamination if any, found in shellfish and shrimp sold at Pabean market. The total number of Escherichia coli in green mussel (Pernaviridis) samples was about 21,500 CFU/mL and the lowest was recorded in tiger prawn samples (Penaeus monodon) which was 2,800 CFU/mL. The highest Salmonella concentration was obtained from blood clam (Anadara granosa) samples which contained 470 CFU/mL however it was not present in shrimp samples. The highest concentration of Vibrio cholerae was obtained from the antique ark (Anadara antiquata) samples and was about 120 CFU/mL but was absent in green mussels samples, tiger prawn, and vannamei shrimp. In all, it can be concluded that the concentration of Escherichia coli obtained from all the seafood samples in this research exceeds the threshold for human consumption. All the shellfish samples contained Salmonella but Vibrio cholera was only present in two species including blood clam and antique ark. © EM International

    Marketing Communication Strategy of the Tourism Office in Increasing the Number of Visitors to the Tangkahan Tourist Attraction in Langkat Regency (Case Study in the Marketing Sector of the Culture and Tourism Service of North Sumatra Province)

    No full text
    78 HalamanWisata Tangkahan merupakan Objek Wisata yang bergerak pada potensi ekowisata dengan keterlibatan masyarakat yang cukup baik. Konsep CBT (Community Based Tourism) yang di terapkan untuk mewujudkan pengelolaan pariwisata yaitu denga melibatkan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi bagaimana upaya Dinas dalam pengembangan Pariwisata Tangkahan yang ada di kabupaten Langkat. Dimana Wisata tersebut Belum terlalu banyak yang tau , faktor nya karna minimnya sarana dan prasarana saat berkunjung ke Tangkahan. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui bagaimana Strategi Komunikasi Dinas Untuk meningkatkan pengunjung. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data penelitian kualitatif Deskriptif ini datanya diperoleh langsung dari informan atau subjek penelitian, melalui wawancara, observasi, dan Dokumentasi. Teori yang digunakan adalah IMC (integrated marketing communication). Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi Dinas Pariwisata lakukan adalah sosialisai ke Tangkahan, komunikasi pemasaran wisata yang dilakukan Dinas Pariwisata yaitu memanfaatkan media sosial sebagai strategi promosi wisata. Komunikasi pemasaran dengan membuat booklet, web-web,dan Aplikasi instagram, youtube, facebook. Faktor penghambatnya adalah kurangnya dana untuk membangun sarana dan prasarana menuju Tangkahan. Strategi komunikasi ini dapat mempengaruhi jumlah pengunjung dengan upaya memberikan rancangan bagaimana mempengaruhi wisatawan dengan berbagai cara agar tertarik berkunjung. Tangkahan Tourism is a tourist attraction that operates on ecotourism potential with quite good community involvement. The CBT (Community Based Tourism) concept which is applied to realize tourism management is by involving local communities. This research aims to find out how the Department is trying to develop Tangkahan Tourism in Langkat district. Not too many people know where this tourist attraction is, the reason is the lack of facilities and infrastructure when visiting Tangkahan. Therefore, researchers want to know how the Department's Communication Strategy is to increase visitors. The method used by the author in this research is a qualitative method. This descriptive qualitative research data is data obtained directly from informants or research subjects, through interviews, observation and documentation. The theory used is IMC (integrated marketing communication). The results of the research show that the Tourism Department's strategy is to socialize to Tangkahan, tourism marketing communications carried out by the Tourism Department, namely utilizing social media as a tourism promotion strategy. Marketing communications by creating booklets, websites and applications for Instagram, YouTube, Facebook. The inhibiting factor is the lack of funds to build facilities and infrastructure towards Tangkahan. This communication strategy can influence the number of visitors by providing plans on how to influence tourists in various ways to be interested in visiting

    Perancangan Sistem Inventori Real-Time Berbasis Mobile dengan Barcode Scanner di KPPBC TMP C Lhokseumawe

    No full text
    Sistem pengelolaan inventaris memegang peranan penting dalam mendukung efisiensi dan akurasi pendataan aset pada instansi pemerintahan. Di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Lhokseumawe (KPPBC TMP C Lhokseumawe), pencatatan barang masih dilakukan secara manual, yang menimbulkan sejumlah kendala seperti keterlambatan pembaruan data, potensi human error, serta kesulitan dalam pelacakan stok barang. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan perancangan sistem inventori berbasis mobile yang dilengkAPI dengan fitur pemindaian barcode guna mendukung pencatatan barang secara digital dan real-time. Sistem ini dikembangkan menggunakan framework Flutter dan database MySQL dengan pendekatan arsitektur Model-View-Controller (MVC). Fitur utama mencakup manajemen data barang, pencatatan transaksi barang masuk dan keluar melalui barcode scanner, serta tampilan data stok secara otomatis dan terkini. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box untuk memastikan bahwa setiap fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan tanpa ditemukan kesalahan pada sisi antarmuka dan logika dasar. Hasil perancangan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi KPPBC TMP C Lhokseumawe dalam mewujudkan sistem pengelolaan inventaris yang lebih efisien, akuntabel, serta mendukung transformasi digital di lingkungan kerja pemerintahan. Kata Kunci: Sistem inventori, aplikasi mobile, barcode scanner, real-time, Black Box, KPPBC TMP C Lhokseumaw

    PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP CUSTOMER ENGAGEMENT (Studi pada Pelanggan E-Health di Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Social Media Marketing terhadap Customer Engagament. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif yaitu dengan penggambaran dan pemaparan variabel-variabel yang diteliti dan kemudian ditarik kesimpulan. Variabel endogen dalam penelitian ini adalah customer engagement (Y), dan social media marketing (X) sebagai variabel eksogen. Populasi dalam penelitian ini adalah pengikut (followers) akun Instagram Alodokter, Halodoc, Klikdokter dan Sehatq. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling (pengambilan sampel secara acak) dengan menggunakan teknik probability sampling terhadap 200 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan alat bantu program IBM SPSS AMOS for Windows. Hasil temuan penelitian ini menunjukan bahwa gambaran social media marketing terhadap customer engagement berada pada kategori baik. Social media marketing memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap customer engagement. Customer engagement dari konsumen e-health platform Indonesia berada pada kategori cukup tinggi dengan persentase ketercapaian 66,71%. Social Media Marketing dalam penciptaan Customer Engagement pada e-health platform Indonesia dengan persentase ketercapaian 67,13% yang berada pada kategori cukup baik. Berdasarkan hasil survei tersebut, penulis merekomendasikan beberapa hal mengenai dampak social media marketing terhadap customer engagement. Variabel customer engagement dengan dimensi terendah antusiasme dan variabel social media marketing dimensi terendah aksesibilitas. Penulis merekomendasikan perusahaan platform e-health Alodokter, Halodoc, Klikdokter, dan Sehatq agar memperlakukan pelanggan dengan tepat, memberikan penyelesaian masalah dengan baik dan mengikuti saran dari pelanggan serta perbarui konten yang menarik dan terbitkan artikel yang membantu pelanggan agar tertarik untuk membaca, menyukai, dan mengunduh artikel yang tersedia. Kata kunci: Social Media Marketing, Customer Engagement, E-Health Angga Ghofiru Maghfur (1702158), The Effect Social Media Marketing on Customer Engagement (Study on Indonesian E-Health Customers) Under the guidance of Prof. Dr. Agus Rahayu, M.P. and Dr. Puspo Dewi Dirgantari, S.Pd., M.T., M.M. This study aims to determine the effect of social media marketing on customer engagement. The type of research used is descriptive verification, namely by describing and explaining the variables studied and then drawing conclusions. The endogenous variables in this study are customer engagement (Y), and social media marketing (X) as exogenous variables. The population in this study were followers of Alodokter, Halodoc, Klikdokter and Sehatq Instagram accounts. Sampling in this study used a simple random sampling method (random sampling) using a probability sampling technique of 200 respondents. The analysis technique used is Structural Equation Modeling (SEM) analysis with IBM SPSS AMOS for Windows program tools. The findings of this study indicate that the description of social media marketing on customer engagement is in the good category. Social media marketing has a positive and significant influence on customer engagement. Customer engagement from Indonesian e-health platform consumers is in a fairly high category with an achievement percentage of 66.71%. Social Media Marketing in creating Customer Engagement on the Indonesian e-health platform with an achievement percentage of 67.13% which is in the fairly good category. Based on the survey results, the authors recommend several things regarding the impact of social media marketing on customer engagement. The customer engagement variable with the lowest dimension of enthusiasm and the lowest social media marketing dimension variable is accessibility. The author recommends e-health platform companies Alodokter, Halodoc, Klikdokter, and Sehatq to treat customers appropriately, provide good problem solving and follow customer suggestions as well as update interesting content and publish articles that help customers to be interested in reading, liking, and download available articles. Keywords: Social Media Marketing, Customer Engagement, E-Healt
    corecore