Open Journal Unimal (e-Jurnal Universitas Malikussaleh)
Not a member yet
7597 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN KOMPOSIT EPOXY–ZIOLIT SEBAGAI PENGISI PORI PERKERASAN SEMI FLEKSIBEL TERHADAP KINERJA KUAT TEKAN
Perkerasan semi-fleksibel (SFP) sebagai solusi unggul dalam konstruksi jalan karena ketahanan superiornya terhadap deformasi permanen dan inisiasi keretakan, yang merupakan kelemahan utama perkerasan aspal konvensional. Namun, keterbatasan utama terletak pada sifat getas grout konvensional yang rentan terhadap kegagalan akibat beban lalu lintas berulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan mengembangkan material grout alternatif: komposit epoksi yang dimodifikasi dengan ziolit alam. Ziolit dipilih sebagai matarial mortar fungsional, memanfaatkan struktur mikroporinya untuk menyeimbangkan antara kekuatan dan daktilitas, sekaligus menawarkan potensi pengurangan biaya material. Metodologi studi melibatkan pembuatan komposit epoksi–ziolit dengan variasi rasio efoksi-ziolit, diikuti pengujian kuat tekan terstandar. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan korelasi kuat antara proporsi ziolit dan respons mekanik komposit. Kinerja kuat tekan puncak sebesar 13,2 MPa teridentifikasi secara definitif pada rasio epoksi–ziolit 1:1,5. Rasio ini ditetapkan sebagai konfigurasi optimal yang sukses meningkatkan efisiensi ikatan antarmuka dan memfasilitasi mekanisme transfer tegangan yang superior, sehingga efektif menekan pembentukan defek mikro. Pencapaian kekuatan tekan yang signifikan pada rasio 1:1,5 menggarisbawahi potensi komposit epoksi–ziolit sebagai pengisi pori yang adaptif, efektif, dan berkelanjutan untuk SFP. Temuan ini menetapkan pemeliharaan rasio 1:1,5 merupakan prasyarat krusial dalam perancangan komposit tersebut, memberikan kontribusi penting pada pengembangan material konstruksi berbasis sumber daya lokal.
Kata Kunci: perkerasan semi fleksibel; kuat tekan; ziolit-epoxy. Perkerasan semi-fleksibel (SFP) sebagai solusi unggul dalam konstruksi jalan karena ketahanan superiornya terhadap deformasi permanen dan inisiasi keretakan, yang merupakan kelemahan utama perkerasan aspal konvensional. Namun, keterbatasan utama terletak pada sifat getas grout konvensional yang rentan terhadap kegagalan akibat beban lalu lintas berulang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan mengembangkan material grout alternatif: komposit epoksi yang dimodifikasi dengan ziolit alam. Ziolit dipilih sebagai matarial mortar fungsional, memanfaatkan struktur mikroporinya untuk menyeimbangkan antara kekuatan dan daktilitas, sekaligus menawarkan potensi pengurangan biaya material. Metodologi studi melibatkan pembuatan komposit epoksi–ziolit dengan variasi rasio efoksi-ziolit, diikuti pengujian kuat tekan terstandar. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan korelasi kuat antara proporsi ziolit dan respons mekanik komposit. Kinerja kuat tekan puncak sebesar 13,2 MPa teridentifikasi secara definitif pada rasio epoksi–ziolit 1:1,5. Rasio ini ditetapkan sebagai konfigurasi optimal yang sukses meningkatkan efisiensi ikatan antarmuka dan memfasilitasi mekanisme transfer tegangan yang superior, sehingga efektif menekan pembentukan defek mikro. Pencapaian kekuatan tekan yang signifikan pada rasio 1:1,5 menggarisbawahi potensi komposit epoksi–ziolit sebagai pengisi pori yang adaptif, efektif, dan berkelanjutan untuk SFP. Temuan ini menetapkan pemeliharaan rasio 1:1,5 merupakan prasyarat krusial dalam perancangan komposit tersebut, memberikan kontribusi penting pada pengembangan material konstruksi berbasis sumber daya lokal.
Kata Kunci: perkerasan semi fleksibel; kuat tekan; ziolit-epoxy
Pelatihan Penggunaan Alat Ukur Theodolit dan Waterpass untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Teknik Sipil di Aceh
Pelatihan penggunaan alat ukur tanah theodolite dan waterpass merupakan salah satu upaya peningkatan kompetensi praktis mahasiswa Teknik Sipil di Provinsi Aceh. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya fasilitas praktik dan pengalaman lapangan mahasiswa dalam bidang survei pemetaan, sehingga diperlukan pelatihan terstruktur yang mengintegrasikan teori dan praktik. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman menyeluruh mengenai prinsip kerja, kalibrasi, dan prosedur pengoperasian alat ukur tanah, serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan pengukuran sudut dan beda tinggi secara akurat di lapangan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi teori, demonstrasi alat, praktik langsung di lahan Rusunawa Gampong Paya Cut, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta secara signifikan, di mana 92% mahasiswa mampu mengoperasikan alat secara mandiri dan nilai rata-rata post-test meningkat sebesar 30% dibandingkan dengan pretest. Peserta juga mampu membaca dan mencatat hasil pengukuran dengan satuan internasional secara tepat, serta memahami prinsip perhitungan beda tinggi dan sudut vertikal. Dampak kegiatan ini terlihat dari meningkatnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi kegiatan praktik lapangan, serta terbangunnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berbasis praktik. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan teknis mahasiswa, dokumentasi video pelatihan, dan publikasi ilmiah sebagai bentuk diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat
Penguatan Peran Guru Ekonomi Melalui Kolaborasi Strategis dalam Meningkatkan Literasi Ekonomi Kreatif Era Society 5.0 bagi Generasi Muda di Aceh Utara dan Lhokseumawe
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat peran guru ekonomi dalam meningkatkan literasi ekonomi kreatif berbasis teknologi digital di era Society 5.0. Program dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe dengan melibatkan 20 guru ekonomi dari SMA, SMK, dan MAN yang tergabung dalam MGMP Ekonomi. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman terhadap konsep ekonomi kreatif, keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran digital, serta minimnya penerapan model pembelajaran kolaboratif di sekolah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, kolaboratif, dan aplikatif yang terdiri dari lima tahap utama: koordinasi awal, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan literasi ekonomi kreatif, workshop pembuatan media ajar digital berbasis Canva for Education, serta evaluasi dan pendampingan keberlanjutan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 27–28 Oktober 2025, dengan dukungan Dinas Pendidikan dan pelaku UMKM kreatif lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 34% berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Sebanyak 20 produk media ajar digital berhasil dihasilkan, dan seluruh peserta menyusun rancangan pembelajaran berbasis proyek (RPP) inovatif yang mengintegrasikan konsep ekonomi kreatif lokal. Selain itu, terbentuk jejaring kolaboratif antara guru, akademisi, dan pelaku usaha sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini. Dampak kegiatan mencakup peningkatan kompetensi pedagogis guru, penguatan jejaring kolaboratif lintas sektor, serta kontribusi terhadap pengembangan ekonomi kreatif daerah. Kegiatan ini juga berimplikasi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya literasi digital dan ekonomi kreatif dalam membentuk generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Dengan demikian, program PKM ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kata kunci: literasi ekonomi kreatif, guru ekonomi, Society 5.0, kolaborasi strategis, Aceh Utara dan Lhokseumawe
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN SISINGAMANGARAJA PASCA BEROPRASINYA FLYOVER AMPLAS KOTA MEDAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan Sisingamangaraja di Kota Medan pasca beroperasinya Flyover Amplas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ruas jalan Sisingamangaraja pasca beroprasinya Flyover Amplas. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan untuk mengumpulkan data primer, seperti volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan waktu tempuh. Analisis data dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 untuk mengevaluasi tingkat pelayanan jalan, derajat kejenuhan, dan hambatan samping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun keberadaan flyover berhasil mengurangi kemacetan di beberapa titik, ruas Jalan Sisingamangaraja masih menghadapi tantangan, terutama pada jam puncak. Proyeksi kinerja lima tahun ke depan mengindikasikan perlunya perencanaan tambahan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perencanaan infrastruktur transportasi di Kota Medan.
Kata Kunci: Kinerja Jalan ,Flyover, Lalu lintas, LOSPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan Sisingamangaraja di Kota Medan pasca beroperasinya Flyover Amplas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ruas jalan Sisingamangaraja pasca beroprasinya Flyover Amplas. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan untuk mengumpulkan data primer, seperti volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan waktu tempuh. Analisis data dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 untuk mengevaluasi tingkat pelayanan jalan, derajat kejenuhan, dan hambatan samping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun keberadaan flyover berhasil mengurangi kemacetan di beberapa titik, ruas Jalan Sisingamangaraja masih menghadapi tantangan, terutama pada jam puncak. Proyeksi kinerja lima tahun ke depan mengindikasikan perlunya perencanaan tambahan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perencanaan infrastruktur transportasi di Kota Medan.
Kata Kunci: Kinerja Jalan ,Flyover, Lalu lintas, LO
Product Bundling dalam Transaksi E-Commerce: Analisis Perlindungan Konsumen dalam Perspektif Maqaṣid Al-Shari‘ah (Studi Kasus Toko Seltic_id)
This study examines the practice of product bundling in e-commerce transactions by positioning consumer protection as the main issue within the perspective of Maqāṣid al-Sharī‘ah. The purpose of this research is to analyze the conformity of product bundling practices with consumer protection principles, particularly the protection of property and intellect, as well as to assess their implications for fairness in digital transactions. This research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach through a literature review of academic publications, consumer protection regulations, and Islamic economic studies. The findings indicate that product bundling practices may be considered consistent with the objectives of Islamic law when they are implemented transparently, fairly, and without manipulating consumers’ decision-making processes. Conversely, practices involving unclear information and psychological pressure have the potential to harm consumers and contradict the principles of Maqāṣid al-Sharī‘ah. This study contributes academically and conceptually to the development of fair and sustainable digital business practices
Dakwah Ekonomi dan Kewirausahaan Islam: Sinergi untuk Menciptakan Pemberdayaan Sosial Berkelanjutan bagi Kelompok Marjinal: Economic Da‘wah and Islamic Entrepreneurship: Synergy for Creating Sustainable Social Empowerment for Marginalized Groups
Da\u27wah in the context of modern society is no longer limited to the verbal delivery of religious teachings, but has evolved into an instrument of social transformation that touches on economic aspects and the welfare of the community. This article aims to examine the integration of economic da\u27wah and Islamic entrepreneurship as a model for sustainable social empowerment for marginalized groups. The study focuses on understanding the concept of economic da\u27wah, forms of synergy with Islamic entrepreneurship, implemented empowerment strategies, and their impact on the economic independence and quality of life of marginalized groups. This research uses a descriptive qualitative approach using literature studies and analysis of economic da\u27wah-based empowerment practices. The results indicate that the integration of economic da\u27wah and Islamic entrepreneurship can create holistic change, not only increasing income but also fostering an Islamic work ethic, economic independence, and a more dignified quality of life. This empowerment model is relevant for sustainable development through institutional support and strengthening Islamic values in economic activities
Comparative Effectiveness of Epidural Levobupivacaine Analgesia and Fentanyl Elastometric Pump For Postoperative Pain Management at Dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital, Banda Aceh
Postoperative pain management plays a pivotal role in optimizing surgical recovery and minimizing postoperative morbidity. In clinical practice, epidural analgesia and continuous intravenous opioid administration via elastomeric pumps are commonly utilized to control postoperative pain. This study aimed to evaluate and compare the analgesic effectiveness and adverse event profiles of continuous epidural levobupivacaine infusion and fentanyl administration using an elastomeric pump in patients undergoing digestive and gynecological surgery at Dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital, Banda Aceh. This analytic comparative observational study included adult postoperative patients who received either epidural levobupivacaine or intravenous fentanyl via elastomeric pump. Pain intensity was assessed using the Numeric Rating Scale (NRS) at 24 and 48 hours postoperatively. Statistical analysis was conducted using the Mann–Whitney U test. Both analgesic modalities achieved satisfactory postoperative pain control, with no statistically significant differences in NRS scores at 24 hours (p = 0.759) and 48 hours (p = 0.050). Opioid-related adverse effects, including nausea, vomiting, and sedation, were more frequently observed in the fentanyl group, whereas hypotension occurred in a small proportion of patients receiving epidural analgesia. These findings indicate that continuous epidural levobupivacaine and fentanyl elastomeric pump provide comparable effectiveness and safety for postoperative pain management following digestive and gynecological surgery
Optimalisasi Pengetahuan Mahasiswa tentang Struktur Artikel Ilmiah dan Reference Manager Software
Kemampuan menulis artikel ilmiah dan mengelola referensi merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki mahasiswa sebagai bagian dari pengembangan literasi akademik. Namun, sebagian besar mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memahami struktur penulisan artikel sesuai standar akademik termasuk dalam menggunakan reference manager secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Malikussaleh dalam penulisan artikel ilmiah serta penggunaan perangkat lunak reference manager Zotero. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu penyampaian materi teori tentang struktur artikel ilmiah, demonstrasi penggunaan Zotero, dan praktik mandiri mahasiswa dengan pendampingan tim pengabdian. Pendekatan yang digunakan mengacu pada prinsip experiential learning yang menekankan keterpaduan antara teori dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman mahasiswa terhadap struktur artikel ilmiah dan kemampuan mereka dalam menggunakan Zotero, yang dibuktikan melalui skor evaluasi post-test. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah secara lebih sistematis dan sesuai kaidah akademik. Ke depan, kegiatan serupa dapat dikembangkan menjadi pelatihan lanjutan untuk mendukung publikasi ilmiah mahasiswa di jurnal nasional maupun internasional
ANALISIS PERBANDINGAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM TRANSFORMASI PILKADA: PELUANG DAN TANTANGAN
This study examines the implementation of three digital platforms introduced by Indonesia’s General Elections Commission (KPU): the Logistics Information System (SiLog), the Voter Data System (Sidalih), and the Management Information System (SiMan). These platforms represent KPU’s efforts to modernize election administration through digital transformation. The objective of this research is to explore how each system functions, their respective roles, and the challenges encountered in promoting transparency, accountability, and operational efficiency in election management. The study employs a qualitative approach through a combination of literature analysis and interviews with key officials involved in electoral operations. Findings indicate that the three systems operate in an interconnected manner: Sidalih manages voter registration data, SiLog oversees the distribution of election logistics, and SiMan facilitates internal administrative coordination. Nonetheless, the study identifies persistent obstacles related to infrastructure limitations, uneven digital competence among personnel, and insufficient system integration. Overall, the digitalization of election management through SiLog, Sidalih, and SiMan contributes to strengthening the governance of electoral processes in Indonesia, though further improvements in technical capacity and institutional coordination remain essential for achieving optimal performance
Pengembangan Ekonomi Desa Maritim Melalui Pelatihan Produksi “Eungkot Keumamah” Kepada Kelompok Perempuan di Gampong Pusong Lama Kota Lhokseumawe
Pusong Lama Village is a fishing village with extraordinary marine natural potential. In addition to being directly adjacent to the sea, the village also has a Fish Landing Port (PPI) located within the village area. Due to this strategic location, the village has easy access to fish, especially skipjack tuna. As a maritime village, the people of Pusong Lama face social problems commonly experienced by fishing communities, namely economic vulnerability. In fact, the village has great potential for the development of a creative economy. One such potential is the abundant availability of skipjack tuna. However, so far this potential has not been optimally utilized to encourage the household economy of fishermen as a source of family income. During certain seasons, the abundance of skipjack tuna forces it to be sold at very low prices and even discarded as fish waste, which is only used as feed for catfish. Based on the existing potential and problems in the target village, the proposed solution is to improve community skills in utilizing fisheries potential through training in producing keumamah. The purpose of improving these skills is that the ability to produce keumamah can help support the economic resilience of fishermen’s families. The expected outcome of this training is that the community, through women’s groups, will gain the skills and capacity to produce keumamah as an economically valuable commodity. To achieve this objective, women’s groups are formed as the main target, and intensive training and mentoring are carried out using a tiered, gradual, and sustainable approach