16 research outputs found

    Antibacterial activity of methanol extract Rhizophora mucronata leaves toward Salmonella typhi: leading the typhoid fever

    Full text link
    The community has utilized mangrove extensively, particularly as a component of traditional medicine. Rhizophora mucronata is one species that possess antibacterial, antiviral, antifungal, and insecticidal properties. According to reports, R. mucronata has antibacterial properties against the Salmonella typhi bacteria that cause typhoid fever. This research aims to obtain a methanol extract of R. mucronata leaves and assess its antibacterial potential as natural new medicine, particularly for treating typhoid fever. The extraction method is maceration with a 70 percent methanol solvent. Well, diffusion is utilized to determine antibacterial activity. Alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, tannin, and triterpenoid are the chemical compounds identified in the methanol extract of R. mucronata leaves (MERmL). Ten percent concentration of MERmL exhibited moderate antibacterial activity (7.97±0.25 mm), whereas 30 percent concentration (11.380.29 mm) and 50 percent concentration (16.07±0.40 mm) exhibited intense antibacterial activity. Based on these findings, R. mucronata leaf methanol extracts with higher concentrations have more potent antibacterial activity against S. typhi in typhoid fever treatments

    Persepsi Karyawan Terhadap Pemberian Kompensasi Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya

    No full text
    Penelitian ini dilator belakang Karena manusia sebagai salah satu sumber daya dalam perusahaan mempunyai peranan sangat penting dibandingkan dengan sumber daya lainnya, karena manusia merupakan factor penggerak dari seluruh kegiatan perusahaan. Perusahaan harus dapat memberikan perhatian lebih terhadap tenaga kerjanya. Salah satu upaya yang harus dilakukan untuk memotivasi dan memberikan kepuasan karyawan adalah melalui kompensasi. Bila kompensasi disusun secara adil dan benar para karyawan akan merasa puas dan termotivasi untuk mencapai sasaran dan tujuan organisasi. Bentuk-bentuk kompensasi yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan karyawan. Organisasi dapat memuaskan kebutuhan-kebutuhan tersebut melalui system kompensasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dimana data yang berhasil peneliti kumpulan dari lokasi penelitian, selanjutnya dianalisa dan kemudian disajikan secara tertulis dalam laporan tersebut, yaitu berupa data yang ditemukan dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya mengenai persepsi karyawan terhadap pemberian kompensasi pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya sangatlah penting, Hal ini ditunjukan dengan hasil wawancara yang telah peneliti lakukan yaitu sebagian besar mengatakan bahwa kompensasi yang diberikan perusahaan sudah dapat dikatakan baik dan adil serta sudah memenuhi kebutuhan karyawan sebagai penunjang kinerjanya. Disamping itu pihak yang berwenang yang mengatur jalannya system kompensasi ini hendaknya lebih memperhatikan lagi system kompensasi pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya. Misalnya tidak hanya jenis kompensasi Non-Finansial saja, melainkan adanya kompensasi Finansial. Tujuannya sebagai perangsang minat dan semangat kerja dari semua karyawan agar dapat bekerja lebih baik serta memberikan kontribusi lebih bagi kemajuan perusahaan

    PENGOLAHAN DAN UJI ORGANOLEPTIK IKAN ASIN DI DESA GALO-GALO KABUPATEN PULAU MOROTAI

    Full text link
    Pengolahan ikan secara tradisional merupakan bentuk pengolahan yang banyak dilakukan nelayan, khususnya di Desa Galo-Galo Kecamatan Morotai Selatan. Ikan asin sangat digemari oleh masyarakat bahkan dijadikan oleh-oleh khas Morotai. Ikan asin ini biasanya dijual ke pasar tradisional Pulau Morotai dan daerah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan uji organoleptik ikan asin di Desa Galo-Galo, Kabupaten Pulau Morotai. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2019 bertempat di Desa Galo-Galo, Morotai Selatan, Pulau Morotai. Pengamatan proses pembuatan ikan asin dan uji organoleptik menggunakan angket dan pengamatan langsung. Uji organoleptik ikan asin meliputi kenampakan, rasa, bau, tekstur, dan jamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan ikan asin di Desa Galo-Galo meliputi pembuangan bagian ikan yang tidak digunakan (sisik, isi perut dan insang), dicuci, dibilas, diberi garam, direndam, dicuci kembali, dan dijemur. Hasil uji organoleptik ikan asin dari Desa Galo-Galo menunjukkan bahwa ikan layak dikonsumsi karena memiliki nilai organoleptik >7.SALTED FISH PROCESSING AND ORGANOLEPTIC TESTING AT THE GALO-GALO VILLAGE OF PULAU MOROTAI REGENCY. Traditional fish processing is a form of processing that is mostly done by fisherman especially in the village of Galo-Galo South Morotai District. Salted fish is very popular with the community and even made a souvenir typical of Morotai. This salted fish is usually sold to the traditional markets of Pulau Morotai and the surrounding area. This study aims to determine the process and organoleptic of salted fish in the Galo-Galo village, Pulau Morotai regency. This research was conducted from July to August 2019 in Galo-Galo village Pulau Morotai. To observe the process of making salted fish, and organoleptic, the researcher used a questionnaire and direct observation. Here’s the process of making salted fish: first of all, clean your fish well and remove from stomach contents and gills then rinse them and rub them with plenty of salt. Finally, hang the fish in the sun. Organoleptic test of salted fish from this village was very suitable for consumption because the value of organoleptic was very good (>7)

    Pemanfaatan Media Pembelajaran Online Di Saat Pandemi Covid-19

    Full text link
    Negara Indonesia memiliki potensi bencana yang dapat mengganggu berbagai aspek kehidupan terutama dalam dunia pendidikan. Pada saat ini COVID-19 merupakan bencana yang sedang dihadapi mengharuskan semua komponen dalam dunia pendidikan secara cepat beradaptasi untuk melaksanakan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah sebagai tinjauan umum terhadap pelaksanaan pembelajaran saat ini dimana pandemi COVID-19 tengah mewabah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode descriptive content analysis study. Metode ini dilakukan dengan menganalisis artikel dan sumber lain yang sejenis tentang media pembelajaran online pada masa pandemic COVID-19. Meskipun sekolah secara fisik ditutup untuk menghindari resiko penularan COVID-19 saat ini, untuk mengaktifkan kelas diperlukan media pembelajaran online agar pembelajaran tetap berjalan. Pembelajaran online merupakan solusi yang efektif, namun perlu dilakukan evaluasi terhadap teknik pembelajaran ini karena kemampuan untuk menyediakan fasilitas oleh pemerintah, sekolah maupun orang tua siswa sebarannya sangat berbeda di Indonesia

    Pemberdayaan Masyarakat Desa Galo-Galo Dalam Pengolahan Rumput Laut Menjadi Produk Manisan dan Minuman: Empowerment of Galo-Galo Village Community in Processing Seaweed Into Confectionery and Beverage Products

    No full text
    Budidaya rumput laut di Desa Galo-Galo sangat berdampak positif bagi pendapatan para petani. Awalnya para petani menjual hasil panennya ke pengepul dari Manado. Namun, kini pengepul tidak lagi datang untuk membeli rumput laut kering di Galo-Galo, sehingga untuk menjual hasil panen, masyarakat harus pergi menjualnya ke Manado yang membutuhkan biaya perjalanan cukup mahal. Padahal, rumput laut juga dapat diolah menjadi produk jadi yang siap dikonsumsi dan nilai jualnya lebih tinggi. Namun, masyarakat Desa Galo-Galo belum memiliki keterampilan dalam mengolah rumput laut. Hal ini dikarenakan belum adanya pendampingan tentang pengolahan rumput laut menjadi produk jadi. Selain itu, Galo-Galo dicanagkan sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pulau Morotai. Namun, paket wisata yang ditawarkan hanyalah wisata alamnya, sedangkan untuk kuliner/oleh-oleh khas Galo-Galo sejauh ini hanyalah ikan asin. Solusi dari permasalahan yang dihadapi mitra adalah dengan memberikan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pengolahan rumput laut menjadi produk jadi. Sehingga masyarakat dapat mengolah langsung rumput laut yang ada. Selain itu, juga akan tersedia berbagai jenis cemilan dan oleh-oleh bagi para wisatawan yang berkunjung ke Desa Galo-Galo. Setelah kegiatan ini dilakukan, masyarakat dapat mengolah rumput laut menjadi menjadi manisan dan minuman seperti permen dan es rumput laut. Masyarakat juga menyukai rasa permen yang dibuat

    Pengaruh Pelapisan Kitosan Kulit Udang Terhadap Umur Simpan Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Asap

    Full text link
    ABSTRAK: Ikan asap merupakan hasil olahan perikanan yang banyak digemari oleh masyarakat, namun umur simpan ikan asap cukup singkat. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pengawetan. Salah satu bahan alami yang dapat dijadikan bahan pengawet adalah kitosan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pelapisan kitosan terhadap umur simpan ikan asap. Ikan yang digunakan adalah ikan tongkol (Euthynnus affinis). Ikan asap dilapisi dengan minyak kelapa (kontrol+), asam asetat 0,5% (kontrol++), dan larutan kitosan (0,5; 1; 1,5; dan 2%). Ikan asap diamati organoleptiknya yang meliputi kenampakan, bau, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai organoleptik ikan asap yang dilapisi kitosan 2% masih memenuhi syarat minimal yang ditetapkan oleh BSN untuk ikan asap yaitu 7. Pada penyimpanan hari ke 4, nilai organoleptik kenampakan, tekstur, dan bau ikan asap 7, sedangkan nilai organoleptik rasa 6—7. Penggunaan kitosan dapat memperpanjang umur simpan ikan asap hingga empat hari dengan konsentrasi terbaik 2%

    The Effect of Socialization, Sanction, and E-Filing on Annual SPT Reporting

    No full text
    Understanding to fill the tax return, annual report tax return individual is still lacking, many taxpayers did not understand how to fill out an annual tax return, especially the tax year 2014. The objective was to investigate the influence of socialization Tax, Tax Penalties and Tax e-filing of the tax return reporting annual individual taxpayer. Sampling was done by purposive sampling method and selection of non-random manner convenience. The primary data collection method used is survey method using a questionnaire. Data were analyzed using multiple linear analysis, descriptive analysis and to test hypotheses

    KEPADATAN JENIS LAMUN DI PERAIRAN DESA JUANGA KABUPATEN PULAU MOROTAI

    Full text link
    Lamun adalah salah satu tumbuhan dari ekosistem laut dangkal yang memiliki peranan penting bagi kehidupan di laut. Secara ekologis, keberadaan lamun memberikan kontribusi serta peran penting penyumbang nutrisi bagi kesuburan di lingkungan pesisir dan laut. Lamun tumbuh dan tersebar diseluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Pulau Morotai. Salah satu faktor antropogenik dari manusia, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang jenis dan kepadatan lamun di lokasi perairan Desa Juanga. Metode yang digunakan pada pengambilan data adalah transek kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian di lokasi ditemukan enam (6) jenis yaitu Cymodocea serrulata, Chymodocea rotundata, Holodule pinifolia, Thalassia hemprichii, Enhalus acoroides dan Halopila minor sedangkan kepadatan tertinggi dari jenis Thalassia hemprichii pada semua stasiun penelitian
    corecore