27,669 research outputs found
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
The Complete Muhammad Ali
Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries
NILAI PROFETIK DALAM NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN KARYA TASARO GK (STRUKTURAL SEMIOTIK)
NILAI PROFETIK DALAM NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN KARYA TASARO GK
(Struktural Semiotik)
Muhammad Jalalludin
Universitas Negeri Jakarta
[email protected]
ABSTRAK
Novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro GK menceritakan dua kisah, yakni kisah Nabi Muhammad saw. dan kisah seorang lelaki Persia bernama Kashva. Dikisahkah bahwa Kashva pergi mencari lelaki yang kelahirannya telah dijanjikan oleh banyak kitab suci sebagai nabi baru yang akan membawa rahmat manusia dan semesta alam. Di tengah-tengah kisah pencarian itulah terselip kisah Nabi Muhammad saw. Dari kisah-kisah tersebutlah tersimpan pesan profetik berupa nilai humanisasi (amar ma’ruf), nilai liberasi (nahi munkar), dan transendensi (tu’minu billah). Penelitian ini membahas ketiga nilai profetik tersebut dengan tinjauan struktural semiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai profetik dalam novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro GK ditinjau dari struktur novel dan semiotik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi model Philipp Mayring kategori deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya nilai profetik yang terdapat dalam novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan karya Tasaro GK yang peneliti temukan sebanyak 52 kutipan. Kutipan itu tersebar dalam beberapa nilai profetik, yakni nilai humanisasi sebanyak 24 kutipan, nilai liberasi sebanyak 12 kutipan, dan nilai transendensi sebanyak 17 kutipan. Ketiga nilai tersebut kemudian dikaji kembali berdasarkan tinjauan struktural semiotik. Adapun rincian secara tinjauan struktural ditemukan 7 kutipan pada alur, 15 kutipan pada latar, dan 30 kutipan pada penokohan. Sedangkan untuk tinjauan semiotik ditemukan 18 kutipan pada ikon, 15 kutipan pada simbol, dan 18 kutipan pada indeks.
Kata kunci: novel Muhammad, nilai profetik, struktural, semiotik
************
THE PROPHETIC VALUE IN THE NOVEL MUHAMMAD: LELAKI PENGGENGGAM HUJAN BY TASARO GK
(Structural Semiotic)
Muhammad Jalalludin
Universitas Negeri Jakarta
[email protected]
ABSTRACT
The novel of Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro GK tells two stories, namely the story of the Prophet Muhammad and the story of a Persian man named Kashva. It is said that Kashva went to find a man whose birth was promised by many scriptures as a new prophet who would bring grace to mankind and all the universe. In the middle of the search story, the story of the Prophet Muhammad was tucked. From these stories, prophetic messages are stored in the form of the value of humanization (amar ma'ruf), the value of liberation (nahi munkar), and transcendence (tu'minu billah). This study discusses the three prophetic values with a semiotic structural review. This study aims to determine the prophetic value in the novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro GK in terms of the novel and semiotic structure. This study used a qualitative approach with the content analysis method of the deductive Philipp Mayring model. The results of this study indicate that there is a prophetic value contained in the novel Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan by Tasaro GK, which the researcher found as many as 52 citations. The quotations are spread over several prophetic values, namely the humanization value of 24 quotations, 12 quotations of liberation value, and 17 transcendent values. The three values are then reviewed based on a semiotic structural review. As for the structural review details, there were 7 quotes in the flow, 15 quotes in the background, and 30 quotes on characterizations. Meanwhile, for the semiotic review, it was found 18 quotes on icons, 15 quotes on symbols, and 18 quotes on the index.
Keywords: novel of Muhammad, prophetic value, structural, semiotic
NILAI-NILAI ETIKA DALAM NOVEL “DI ANTARA DUA SUJUD” KARYA MUHAMMAD IRATA
ABSTRAK
Nila-Nilai Etika dalam Novel “Di Antara Dua Sujud” karya
Muhammad Irata
Oleh:
Muhammad Nabil Putra Maladi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etika
yang terkandung dalam novel “Di Antara Dua Sujud” karya
Muhammad Irata. Dalam novel “Di Antara Dua Sujud” karya
Muhammad Irata digambarkan seorang pemuda bernama Furqon yang
diuji oleh berbagai fitnah dunia, tetapi Furqon tetap taat beribadah
dan tetap menjaga keimanannya dari godaan wanita yang ada di
sekitarnya. Furqon juga tetap menjaga relasinya terhadap Tuhan dan
sesama manusia.
Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data
dokumentasi dan menggunakan teknik analisis data content analysis
(analisis isi), interpretasi, dan juga kesinambungan historis. Data
primer diperoleh langsung dari novel “Di Antara Dua Sujud” karya
Muhammad Irata, sedangkan data sekunder diperoleh dari beberapa
buku yaitu K. Bertens, Etika. Yogyajarta: Kanisius. 2013, DR. Franz
von Magnis, Etika Umum. Yogyakarta: Kanisius. 1975, Franz Magnis
Suseno, Etika Dasar. Yogyakarta: Kanisius. 1987, dan James Rachels,
Filsafat Moral, Yogyakarta: Kanisius. 2004. Semua data tersebut
merupakan bahan-bahan untuk menunjang dan untuk menganalisis
nilai etika yang terdapat dalam novel “Di Antara Dua Sujud” karya
Muhammad Irata.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel “Di Antara Dua
Sujud” karya Muhammad Irata terdapat nilai-nilai etika/moral yang
terkandung dalam novel “Di Antara Dua Sujud” karya Muhammad
Irata menggunakan perspektif Franz Magnis Suseno meliputi nilai
kejujuran, nilai-nilai otentik, kesediaan bertanggung jawab,
kemandirian moral, keberanian moral, kerendahan hati, dan kritis.
Nilai-nilai tersebut menunjukkan adanya pesan etika/moral yang
sangat tinggi dalam novel “Di Antara Dua Sujud” sehingga
menjadikan novel tersebut menjadi novel yang dinikmati pembacanya.
Kemudian terdapat nilai-nilai religius yang mencakup Akidah
(keimanan) dan beribadah. Akidah Islamiyah (keimanan) selalu
iii
dikaitkan dengan rukun iman yang meliputi iman kepada Allah, iman
kepada malaikat-malaikat Allah, iman kepada kitab-kitab Allah, iman
kepada Rasul-Rasul Allah, iman kepada hari akhir, dan iman kepada
Qada‟ dan Qadhar. Sedangkan nilai-nilai beribadah mencakup shalat,
berdzikir kepada Allah, dan berdoa kepada Allah SWT.
Kata kunci: Etika, Novel, Religius
iv
ABSTRACT
Nila-Nilai Etika dalam Novel “Di Antara Dua Sujud” karya
Muhammad Irata
Oleh:
Muhammad Nabil Putra Maladi
This research aims to analyze the ethical values contained in the
novel "Di Antara Dua Sujud" by Muhammad Irata. In the novel "Di
Antara Dua Sujud" by Muhammad Irata, a young man named Furqon
is described as being tested by various slanders from the world, but
Furqon remains obedient to worship and maintains his faith from the
temptations of the women around him. Furqon also maintains his
relationship with God and fellow humans.
This research uses documentation data collection techniques
and uses content analysis, interpretation and historical continuity data
analysis techniques. Primary data was obtained directly from the novel
"Di Antara Dua Sujud" by Muhammad Irata, while secondary data
was obtained from several books, namely K. Bertens, Etika.
Yogyajarta: Kanisius. 2013, DR. Franz von Magnis, Etika Umum.
Yogyakarta: Kanisius. 1975, Franz Magnis Suseno, Etika Dasar.
Yogyakarta: Kanisius. 1987, dan James Rachels, Filsafat Moral,
Yogyakarta: Kanisius. 2004 . All of this data is material to support and
analyze the ethical values contained in the novel "Di Antara Dua
Sujud" by Muhammad Irata.
The results of the research show that the novel "Di Antara Dua
Sujud" by Muhammad Irata. Has ethical values contained in the novel
"Di Antara Dua Sujud" by Muhammad Irata using Franz Magnis
Suseno's perspective include the values of honesty, authentic values,
willingness to take responsibility, moral independence, moral courage,
humility and critical thinking. These values show that there is a very
high ethical/moral message in the novel "Di Antara Dua Sujud" thus
making the novel a novel that readers will enjoy. Then religious
values which include Akidah (faith) and worship. The Islamic creed
(faith) is always associated with the pillars of faith which include faith
in Allah, faith in Allah's angels, belief in Allah's books, belief in
Allah's Messengers, belief in the Last Day, and belief in Qada' and
v
Qadhar. Meanwhile, the values of worship include prayer, dhikr of
Allah, and praying to Allah SWT.
Keywords: Ethics, Novel, Religiou
Pesan Dakwah dalam Novel di Antara Dua Sujud Karya Muhammad Irata
Novel dengan gaya bahasa yang menarik mampu membuat pembaca
masuk dalam imajinasi dan merasakan kisah apa yang tertulis dalam novel
tersebut. Salah satu novel yang menarik untuk dibaca adalah novel Di Antara Dua
Sujud Karya Muhammad Irata, merupakan novel genre romance yang mana di
dalamnya juga terdapat pesan-pesan dakwah. Terkait hal tersebut, tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja pesan-pesan dakwah yang
terkandung dalam novel tersebut. Penelitian ini merupakan library research
dengan metode kualitatif, yang digunakan untuk mendapatkan data secara
mendalam pada suatu data yang mengandung makna. Data yang terkumpul
melalui teknik numerik dan narasi diolah dengan teknik coding yang selanjutnya
dilakukan analisis isi kualitatif dari novel Di Antara Dua Sujud Karya Muhammad
Irata sebagai objek pada penelitian ini. Pesan yang terdapat pada novel ini yaitu
pesan aqidah meliputi Allah Maha Pengampun, Maha Penolong, percaya terhadap
kitab-kitab_Nya, hari akhir dan ketetapan-Nya. Pesan lain berupa syariah meliputi
taharah dan salat, serta pesan akhlak berupa etika berdakwah. Berdasarkan data
dan hasil analisis disimpulkan bahwa pesan dakwah yang terkandung dalam novel
Di Antara Dua Sujud Karya Muhammad Irata meliputi aqidah, syariah, dan
akhlak. Aqidah terdiri dari keimanan kepada Allah bahwa Allah Maha
Pengampun dan Maha Penolong, iman kepada Kitab-kitab-Nya, Hari Akhir, serta
Qada dan Qadar. Adapun syariah terdiri dari ibadah dan muamalah dan akhlak
yaitu berdakwah menyampaikan kebaikan dan mencegah kemungkaran. Untuk itu
disarankan bagi pembaca untuk bisa mengambil isi pesan dari novel ini bukan
hanya untuk sekedar membacanya saja
Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Washaya Al-Aba’ Li Al-Abna Karya Muhammad Syakir Al-Iskandari
This research aims to identify the character education values contained in the book Washaya al-Aba' li al-Abna Muhammad Syakir and the role of his opinion on the richness of character education values. It is hoped that this research can be used as a source or reference in efforts to develop education and character as a whole, especially character education according to Islam. It can also be used as a reference to facilitate understanding of character education and as a reference for relevant research in the future. This research method is qualitative and uses a narrative biography method. By using a descriptive presentation approach, this autobiography of the character's thoughts combines the ideas of character education from his work. Library research, or library research, is a research method that involves books, articles, notes and electronic media. with primary sources from the book Washaya al Aba Li al-Abna and secondary sources from study books. In this research, data collection was carried out through the documentation method, which includes searching for data through variables such as notes, books, and articles, among others. The author used a content analysis study to analyze the data; they analyzed the data textually based on the contents of the book. The research results show that the book Washaya al Aba Li al-Abna contains 17 educational character values, divided into two categories: 10 character values fall into the moral category and 7 character values fall into the performance category. Faith and piety, love and obedience to the Messenger of Allah, respect for parents, respect for teachers, truth or honesty, nobility or self-respect, patience, sincerity and a simple life are moral characters. Performance characteristics also include trust, discipline, hard work, never giving up, love of the country, interest in reading or literacy knowledge, and concern for the environment
Analisis Psikologis Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejiwaan dan karakter tokoh Muhammad Ayyas, Yelena, dan Linor yang terdapat dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini terdiri atas satu variabel yaitu analisis psikologis novel Bumi Cinta karya El Shirazy. Dalam penelitian ini yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan instrumen penelitiannya menggunakan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian terdapat karakter dan kejiwaan tokoh Muhammad Ayyas, Yelena, dan Linor dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy yang dilihat dari segi kemarahan, kecemasan, ketakutan, depresi, dan keraguan. Berbagai permasalahan yang dialami oleh Muhammad Ayyas, Yelena dan Linor dalam perjalanananya untuk membuktikan bahwa Islam merupakan agama yang penuh cinta dan Islam juga agama yang mengajarkan keikhlasan dan pantang menyerah dalam menjalankan segala ketentuan Allah Swt. Selain itu, Muhammad Ayyas memiliki keutuhan keimanan dan keislaman sehingga membuat Yelena dan Linor memeluk agama Islam dengan sepenuh hati tanpa adanya paksaan
KRITIK NOVEL ISLAMMU ADALAH MAHARKU KARYA ARIO MUHAMMAD PENDEKATAN RELIGIUS
Penelitian ini dilakukan untuk mengkritik salah satu judul novel yaitu Islammu adalah Maharku Karya Ario Muhammad untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang ada di dalamnya dengan menggunakan pendekatan religius. Sedangkan untuk metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunaka data yang berupa isi dan penggambaran cerita yang terdapat di dalam novel. Untuk teknik pengumpulan data yang dipilih dalam penelitin ini adalah berupa teknik pustaka, simak dan catat. Hasil yang telah didapatkan dari penelitian ini nantinya akan berupa analisis penggambaran cerita yang terdapat di dalam novel Islammu adalah Maharku Karya Ario Muhammad dengan kesesuaian pada nilai – nilai agama yang ada di kehidupan sehari – hari. yang meliputi: 1) Nilai agama yang terkandung di dalam novel Islammu adalah Maharku Karya Ario Muhammad 2) Keterjalinan teori yang digunakan dengan isi cerita di dalam novel Islammu adalah Maharku Karya Ario Muhammad. Adapun kritik terhadap novel Islammu adalah Maharku Karya Ario Muhammad yaitu terletak pada pemilihan topik pembicaraan yang disampaikan oleh pengarang di dalam novel
Representasi Kisah Nabi Muhammad dan Para Sahabat dalam Novel Muhammad Karya Tasaro GK (Studi Model Komunikasi dalam Novel)
History or dakwah journey of Prophet Muhammad and his companions is the process of building the law of Islamic shari'a, which until now has been followed by all Muslims. So that, this history is so important to be communicated, either oral or writing. Communication is the basic activities of human. It becomes the instrument to express the emotion, message and information. Communication has important role in human’s life. Because of it, many people communicate and create communication model. Tasaro GK is one of communicating history of Prophet Muhammad and his companions by novel. This research aims to represent history of Prophet Muhammad and his companions in Tasaro’s serial novel called by Muhammad. The result of this research shows that there are some communication models used by Tasaro GK in representing history of Prophet Muhammad and his companions, they are stimulus-response communication, linier communication, two-way communication, transactional communication, ritual and expressive communication, publicity communication, and reception communication.
Keywords: Communication Model, Representing.
Kisah atau perjalanan dakwah Nabi Muhammad dan para sahabatmerupakan proses pembangunan hukum syari’at Islam yang sampai sekarang ini diikuti oleh semua umat Islam. Maka dari itu, kisah ini sangat penting dikomunikasikan, baik secara lisan atau pun tulisan.Komunikasi merupakan aktivitas dasar manusiayang menjadi instrumen untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi), pesan atau informasi yang ingin disampaikan. Dari itu, komunikasi memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia, sehingga dari berbagai jenis komunikasi yang dilakukan manusia, lahirlah model komunikasi.Tasaro GK merupakan salah seorang yang mengkomunikasikan kisah Nabi Muhammad dan para sahabat melalui tulisan: novel. Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan kisah Nabi Muhammad dan para sahabat dalam serial novel Muhammad karya Tasaro GK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa model komunikasi yang digunakan Tasaro GK dalam merepresentasikan kisah Nabi Muhammad dan para sahabatyaitu komunikasi stimulus-respon, model komunikasi satu arah, model komunikasi dua arah, model komunikasi transaksi, model komunikasi ritual dan ekspresif, model komunikasi publisitas, serta model komunikasi resepsi.
Kata Kunci: Model Komunikasi, Representas
Recently Discovered Manuscripts by Naguib Mahfouz, and the Polemic Around his Famous Novel \u27Awlad Haratina\u27
The Arabic Cultural program is organizing a lecture about recently rediscovered manuscripts by Naguib Mahfouz, and the polemic around his famous novel Awlad Haratina. The lecture (in Arabic) will be given by Muhammad Shuair, writer and journalist, author of the book: Awlad Haratina: Qissat al-Riwaya al-Muharrama
- …
