44 research outputs found
Pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas dengan kepuasan sebagai variabel intervening pada pelanggan Ramayana Department Store Mall Dinoyo City Malang
ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas.Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan.Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepuasan terhadap loyalitas. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas dengan melalui kepuasan sebagai variabel intervening.Jenis penelitian ini adalah survey. Penelitian ini dilakukan pada pelangganRamayanaDepartment StoreMall Dinoyo City Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pelanggan yang pernah membeli diRamayana Department Store Mall Dinoyo Malang pada bulan Februari 2017 sebanyak 1348 pelanggan.sampel penelitian berjumlah 93 respondendengan teknik sampling purposive sampling.Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh langsungkualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan Ramayana Department Store Mall Dinoyo Malang.Terdapat pengaruh langsungkualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan Ramayana Department Store Mall Dinoyo Malang.Terdapat pengaruh langsungkepuasan terhadap loyalitas pelanggan Ramayana Department Store Mall Dinoyo Malang. Kualitas layanan berpengaruh terhadap loyalitas melalui kepuasan sebagai variabel intervening. Kata Kunci: KualitasPelayanan,Loyalitas,Kepuasan?ABSTRACTTarget of this research is to know and analyse influence quality of service to loyalty. To know and analyse influence quality of service to satisfaction.To know and analyse influence satisfaction to loyalty.To know and analyse influence quality of service to loyalty through satisfaction as variable of intervening.This study type is survey. This research donein customer Ramayana Department Store Mall Dinoyo City Malang. Population in this research is all customerwhich have bought in Ramayana Department Store Mall Dinoyo Malang in February 2017 counted 1348 customer. research sampel amount to 93 responder with sampling technique purposive sampling.Result of research show there are direct influence is quality service to loyalty customerRamayana Department Store Mall Dinoyo Malang. There are direct influence is quality of service to satisfaction of customer Ramayana Department Store Mall Dinoyo Malang. There are direct influence satisfaction to loyalty customer Ramayana Department Store Mall Dinoyo Malang. Quality of service have an effect to loyalitas through satisfaction as variable of intervening.Keywords: Quality Service, Loyaly, Satisfactio
Analisis Persepsi Masyarakat terhadap Kualitas Pelayanan Publik pada Bagian Administrasi Kemasyarakatan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Simalungun
Society perception for services quality of governance in Indonesia generally assessing that services quality is still not yet as such as those which expected, this matter is visible from the number of complaining from the society at ministry of state aparatus utilization concerning procedure and mechanism work of services is excessively long and trivial, not transparent, less be informative, less be accommodative, less of consistency, limited facility and infrastructure, do not guarantee the certainty (law, time, and cost) and also still a lot of illegal charge and illegal action which have indication of deviation and corruption. Society perception to public services management of Administration of Society and Society Prosperity Government of Simalungun Regency still not yet been known, whether its look like the society complaining? Therefore is needed the study to analyze how society perception to its services management. This research is conducted at Administration of Society and Society Prosperity Government of Simalungun Regency, with purposes to analyzing the society perception to its public service management and knowing the factors that influencing public service quality. Research method is descriptive method, with survey technique is spreading questioners to 52 people respondent of services consumer at the office of Administration of Society and Society Prosperity Government of Simalungun Regency. Research result indicate that the society perceptions of the public services at Administration of Society and Society Prosperity Government of Simalungun Regency stated that public service management have well enough. As for the factors that influencing the public service quality at Administration of Society and Society Prosperity Government of Simalungun Regency based on crosstab analysis (the chisquare test) are simple aspect (the service procedure is excessively long and trivial), clarity aspect (less be transparency of expense), accuration aspect (the business is matching with it desired), security aspect (given the receipt evidence), and easy access aspect (the distance from office location to residence and the availibility of public transport to the office location).The public services management of Administration of Society and Society Prosperity Government of Simalungun Regency can be improved with the clearity of public service procedure, transparency of expense, certainty of time for finishing the business, clarity in administrative and technical conditions, easy access to the office location, and also the existence of Law concerning the public services management so that public services can be improved because of the present of public services minimum standard.Persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintahan di Indonesia pada umumnya menilai kinerja pelayanan masih belum seperti yang diharapkan, hal ini dapat dilihat antara lain dari banyaknya pengaduan atau keluhan dari masyarakat pada Kementrian Menpan seperti menyangkut prosedur dan mekanisme kerja pelayanan yang berbelit-belit, tidak transparan, kurang informatif, kurang akomodatif, kurang konsisten, terbatasnya fasilitas, sarana dan prasarana pelayanan, sehingga tidak menjamin kepastian (hukum, waktu, dan biaya) serta masih banyak dijumpai praktek pungutan liar serta tindakan-tindakan yang berindikasi penyimpangan dan KKN. Persepsi masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik pada Bagian Administrasi Kemasyarakatan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Simalungun masih belum diketahui, apakah menyerupai seperti pengaduan masyarakat tersebut? Oleh karena itu perlu adanya kajian untuk menganalisis bagaimana persepsi masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanannya. Penelitian ini dilakukan di Bagian Administrasi Kemasyarakatan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Simalungun, dengan tujuan menganalisis persepsi masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif, dengan teknik survey yaitu penyebaran kuesioner kepada 52 orang responden pengguna pelayanan pada kantor Bagian Administrasi Kemasyarakatan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Simalungun. Dari hasil analisis diketahui bahwa persepsi masyarakat pengguna pelayanan publik pada Bagian Administrasi Kemasyarakatan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Simalungun menyatakan kalau penyelenggaraan pelayanan publik sudah cukup memuaskan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan publiknya, berdasarkan analisis crosstab (uji chi-square), yakni aspek kesederhanaan (prosedur pelayanan yang berbelit-belit), aspek kejelasan (adanya transparansi biaya yang dikeluarkan), aspek akurasi (urusan sesuai dengan yang dikehendaki), aspek keamanan (bukti tanda terima diberikan), dan aspek kemudahan akses (jarak lokasi kantor dengan tempat tinggal dan ketersediaan angkutan umum menuju lokasi kantor). Peningkatan penyelenggaraan pelayanan publik pada Bagian Administrasi Kemasyarakatan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Simalungun dapat dilakukan dengan prioritas perlu adanya kejelasan prosedur pelayanan publik, adanya transparansi biaya, adanya kepastian waktu penyelesaiaan urusan, penyelesaiaan urusan sesuai dengan yang dikehendaki, adanya bukti tanda terima yang diberikan, kejelasan dalam persyaratan teknis dan administratif, perlu adanya kemudahan akses, serta adanya UU mengenai penyelenggaraan pelayanan publik sehingga pelayanan publik dapat ditingkatkan dikarenakan ada standar minimalnya.153 HalamanTesis Magiste
KETERKAITAN PT. SOCFINDO DENGAN EKONOMI MASYARAKAT LOKAL DI KABUPATEN NAGAN RAYA (KASUS DESA PURWODADI)
Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui keadaan ekonomi masyarakat lokal di sekitar PT. Socfindo dilihat dari aspek pendapatan dan lapangan kerja, Untuk mengetahui keterkaitan PT. Socfindo dengan ekonomi masyarakat lokal dilihat dari aspek pendapatan dan lapangan kerja di kabupaten Nagan Raya.Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Purwodadi Kabupaten Nagan Raya, sedangkan yang menjadi ruang lingkup dalam penelitian ini hanya terbatas pada variabel pendapatan, dan lapangan kerja masyarakat sekitar PT. Socfindo. Penelitian ini mengunakan metode "simple random sampling" data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Populasi dalam peneltian ini adalah seluruh masyarakat di desa Purwodadi Kabupaten Nagan Raya sebanyak 350 kepala keluarga. Untuk menentukan besarnya sampel dari populasi yang ada dipilih sebanyak 10 persen dari populasi sehingga diperoleh sampel sebanyak 35 kepala keluarga yang terdapat di Desa Purwodadi Kabupaten Nagan Raya untuk dijadikan responden.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui keterkaitan PT .Socfindo dengan ekonomi masyarakat lokal dilihat dari kondisi pendapatan dan lapangan kerja di Kabupaten Nagan Raya adalah secara deskriptif dengan menjelaskan dan menggambarkan fenomena-fenomena dari variable yang diteliti.Hasil penelitian menunjukan bahwa: Dilihat dari keseluruhan hanya 48,57 persen masyarakat lokal di Desa Purwodadi yang bekerja pada PT. Socfindo memiliki keterkaitan secara langsung, sedangkan 51,43 persen lainnya bekerja di luar PT. Socfindo memilki keterkaitan secara tidak langsung. Keberadaan PT.Socfindo mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat lokal di Desa Purwodadi, sekitar 48,57 persen masyarakat sekitar yang memiliki keterkaitan secara langsung mendapatkan pendapatan antara Rp. 1.050.000-5.000.000 per bulannya
PENGARUH BELANJA LANGSUNG DAN SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN (SiLPA) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI (Survei Pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tengah)
This research’s aims are: 1) to define and analyze the influence of direct expenditure and budget surplus on economic growth; 2) to define and analyze the influence of direct expenditure on economic growth; 3) to define and analyze the influence of budget surplus on economic growth. The research involves ten regencies and one city that are purposively selected. The research type is descriptive analysis with quantitative approach. The data is analyzed with multiple linear regressions. Based on the study results, the research concludes that: 1) direct expenditure and budget surplus simultaneously ave positiveand significant influence on economic growth with Rsquare of 0.2840 or 28,4 % on the significant influence on economic growth with tvalue of 2,797 on the significant level of 0,008; 3) budget surplus partially has insignificant influence on economic growth with tvalue of 0,927 on the significant level of 0,359
Pengaruh Tingkat Urban Compactness Terhadap Transformasi Spasial Kawasan Peri Urban Kota Surabaya Di Kabupaten Gresik
Surabaya Metropolitan Area (SMA) merupakan wilayah metropolitan terbesar kedua setelah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Wilayah dari Surabaya Metropolitan Area (SMA) terdiri dari Kota Surabaya yang menjadi kota inti serta Kabupaten Sidoarjo, Bangkalan dan Gresik sebagai wilayah pinggirannya. Perkembangan yang terjadi hingga saat ini adalah munculnya ekspansi kegiatan perkotaan (Urban Sprawl) dari kota intinya. Kabupaten Gresik merupakan salah satu kawasan yang terkena dampak sprawl akibat pertumbuhan Kota Surabaya. Hal tersebut diindikasikan dengan peningkatan aktivitas permukiman yang tidak terarah yang tersebar di wilayah pinggiran atau peri urban yang berdekatan dengan Kota Surabaya. Terjadinya urban sprawl berdampak pada hilangnya peran pusat kegiatan, ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, serta hilangnya luasan dan fungsi ruang terbuka hijau perkotaan. Dengan mengoptimalkan urban compactness, maka dapat mencegah pembangunan di wilayah peri urban karena salah satu prinsip dari compact city adalah dengan pembangunan pada ruang-ruang sisa di kota sehingga pertumbuhan kota yang melebar dapat diminimalisir. Oleh karena itu, urban compactness dapat diperhitungkan dan menjadi tolak ukur terhadap keseimbangan kota dan wilayah peri urbannya. Berdasarkan hasil penghitungan tingkat urban compactness Kota Surabaya pada tahun 2017 didapatkan 3 kelompok urban compactness, yakni terdapat lima kecamatan yang termasuk kategori urban compactness tinggi, delapan belas kecamatan termasuk kategori sedang dan delapan kecamatan termasuk kategori urban compactness rendah. Transformasi spasial peri urban di Kabupaten Gresik tahun 2012-2017 dapat dijelaskan berdasarkan variabel-variabel, antara lain: lahan tidak terbangun, lahan terbangun, permukiman, jumlah penduduk dan harga lahan. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukan ada pengaruh / hubungan yang cukup signifikan antara tingkat urban compactness Kota Surabaya dengan transformasi spasial peri urban Kabupaten Gresik kecuali variabel dari transformasi spasial peri urban Kabupaten Gresik yaitu pertambahan luas lahan tidak terbangun menunjukkan tidak dipengaruhi oleh tingkat urban compactness Kota Surabaya.
================================================================================================================================
Surabaya Metropolitan Area (SMA) is the second largest metropolitan area after Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). The area of Surabaya Metropolitan Area (SMA) consists of the city of Surabaya which is the core city and the regencys of Sidoarjo, Bangkalan and Gresik as the suburbs. The development that has taken place to date is the emergence of urban sprawl from its core city. Gresik Regency is one of the areas affected by sprawl due to the growth of Surabaya City. This is indicated by an increase in unfocused settlement activities that are scattered in peri-urban or peri-urban areas adjacent to Surabaya City. The occurrence of urban sprawl has an impact on the loss of the role of the center of activity, dependence on private vehicles, and the loss of the extent and function of urban green open spaces. By optimizing urban compactness, it can prevent development in peri-urban areas because one of the principles of compact city is to develop residual spaces in the city so that the growth of cities that are widening can be minimized. Therefore, urban compactness can be calculated and become a benchmark for the balance of the city and its peri-urban area. Based on the results of the calculation of the level of urban compactness in Surabaya City in 2017, there were 3 urban compactness groups, namely there were five sub-regencys included in the high urban compactness category, eighteen sub-regencys included in the medium category and eight sub-regencys including urban compactness low categories. The spatial transformation of peri urban in Gresik Regency in 2012-2017 can be explained based on variables, including: land not built, land built, settlements, population and price of land. The results of simple linear regression analysis show that there is a significant relation between urban compactness level of Surabaya City and Gresik Regency's peri urban spatial transformation except for variables from the peri urban spatial transformation of Gresik, namely the increase in area not built up is not influenced by urban compactness
Pengaruh Pelayanan Terhadap Peningkatan Kepuasan Pelanggan di PT Dharma Niaga Ltd Cabang Utama Medan
Analisis Penentuan Rute Optimal Distribusi Gas Dengan Menggunakan Aplikasi Logware Di PT Sumber Indah Gas
Penentuan rute merupakan salah satu aktivitas penting dalam proses pendistribusian, proses penentuan rute yaitu pergerakan antara dua zona (yang didapat dari tahap sebaran pergerakan) untuk moda tertentu (yang didapat dari tahap pemilihan moda) dibebankan ke rute tertentu yang terdiri dari ruas jaringan jalan tertentu (atau armada).
Permasalahan yang terjadi di PT Sumber Indah Gas adalah pemilihan rute distribusi yang dilakukan hanya berdasarkan pengetahuan dan kebiasaan para pengemudi, serta informasi jarak tempuh ke lokasi pengiriman yang tidak diketahui. Kondisi ini juga tentunya sangat merugikan jika tidak ditanggulangi dengan baik, karena mengakibatkan keterlambatan waktu pengiriman dari perusahaan ke konsumen.
Logware merupakan software yang dapat membantu untuk melakukan proses penentuan rute, dimana jika diterapkan pada aktivitas distribusi yang sebenarnya maka akan mendapatkan rute optimal yang telah diproses dalam sistem ini. Logware meyediakan modul operasi untuk distribusi dan logistik,antara lain: Forecast, Route, MultiCOG, Tranlp, Routeseq, PMED, LNPROG, Router, Wareloca, Miprog, Inpol, Layout, Mulreg, COG, Miles, Scsim.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute optimal dengan menggunakan aplikasi Logware. Berdasarkan salah satu contoh jalur yang dihasilkan pada rute Kiara Condong – Cikutra menghasilkan tiga alternatif. alternatif 1 menghasilkan total route cost sebesar 5.5 km dengan biaya yang dikeluarkan Rp 4.125, alternatif 2 menghasilkan total route cost sebesar 4.4 km dengan biaya yang dikeluarkan Rp 3.300, alternatif 3 menghasilkan total route cost sebesar 4.6 km dengan biaya yang dikeluarkan Rp 3.450. Jadi, alternatif terbaik untuk menjadi usulan permasalahan ini adalah alternatif 2.Penentuan rute merupakan salah satu aktivitas penting dalam proses pendistribusian, proses penentuan rute yaitu pergerakan antara dua zona (yang didapat dari tahap sebaran pergerakan) untuk moda tertentu (yang didapat dari tahap pemilihan moda) dibebankan ke rute tertentu yang terdiri dari ruas jaringan jalan tertentu (atau armada).
Permasalahan yang terjadi di PT Sumber Indah Gas adalah pemilihan rute distribusi yang dilakukan hanya berdasarkan pengetahuan dan kebiasaan para pengemudi, serta informasi jarak tempuh ke lokasi pengiriman yang tidak diketahui. Kondisi ini juga tentunya sangat merugikan jika tidak ditanggulangi dengan baik, karena mengakibatkan keterlambatan waktu pengiriman dari perusahaan ke konsumen.
Logware merupakan software yang dapat membantu untuk melakukan proses penentuan rute, dimana jika diterapkan pada aktivitas distribusi yang sebenarnya maka akan mendapatkan rute optimal yang telah diproses dalam sistem ini. Logware meyediakan modul operasi untuk distribusi dan logistik,antara lain: Forecast, Route, MultiCOG, Tranlp, Routeseq, PMED, LNPROG, Router, Wareloca, Miprog, Inpol, Layout, Mulreg, COG, Miles, Scsim.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute optimal dengan menggunakan aplikasi Logware. Berdasarkan salah satu contoh jalur yang dihasilkan pada rute Kiara Condong – Cikutra menghasilkan tiga alternatif. alternatif 1 menghasilkan total route cost sebesar 5.5 km dengan biaya yang dikeluarkan Rp 4.125, alternatif 2 menghasilkan total route cost sebesar 4.4 km dengan biaya yang dikeluarkan Rp 3.300, alternatif 3 menghasilkan total route cost sebesar 4.6 km dengan biaya yang dikeluarkan Rp 3.450. Jadi, alternatif terbaik untuk menjadi usulan permasalahan ini adalah alternatif 2
PENGARUH UMUR TENAGA KERJA, STATUS PERNIKAHAN, JENIS KELAMIN, PENDIDIKAN DAN POSDAYA TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DI SOLORAYA TAHUN 2008-2013
Balance population growth and an increasing number of increase in the number of
goods and services will always occour however if the excess amount of the population is
often seen as a problem . Large population of the burden of being the capital development
but these efforts are not easy to do when the quality of the population is still low . As a
consequence of the high rate of population growth during the last decade in Soloraya
population. Emerged a number of issues that labor force participation rate in the labor
force entry . this study analyzes on the notion of influence age status gender education
and empowering . What are the causes LFPR in Soloraya increased. Age 15 up, status,
gender, education, empowering positive effect on the LFPR .
The purpose of this is to analyze the influence penlitian variable Age 15 to up,
statua, gender, education, empowerment of the labor force participation rate in Soloraya
2008-2013. To achieve these objectives in this study using secondary data obtained
Disdukcapil Central Java Province, BPS, and literature books. This study used a method
of analysis by including the variable approach this doll with fixed effects model.
The purpose of this is to analyze the influence variable Age 15 to up, status,
gender, education, empowerment of the labor force participation rate in Soloraya 2008-
2013. To achieve these objectives in this study using secondary data obtained Disdukcapil
Central Java Province , BPS , and literature books. This study used a method of analysis
by including the variable approach with fixed effects model. The results of the regression
with fixed effects model. That of the five variables , the variable age has a coefficient
(0,55), the state (0,32), education (0,50), empowering (0,06) while koefisient variable
gender (-0,31). So the labor force participation rate in Soloraya influenced by age 15 and
over , status , education , empowering. However, no gender differences on LFPR for all
Indonesian citizens aged 15 years and above have the same opportunity to enter the
workforce and earn a decent living
Keyword : LFPR, Age, Statrt , Gender, Education , Empowerment, Fixed effect mode
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PARIWISATA, KERAJINAN TANGAN, DAN MAKANAN KHAS DI KABUPATEN TRENGGALEK BERBASIS WEB
Website adalah suatu layanan internet yang dapat menampilkan multimedia baik berupa ( data, teks, gambar diam atau gerak, animasi,suara, video, atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat dinamis maupun statis yang membentuk satu rangkaian yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Website sendiri mempunyai banyak sekali manfaat, salah satunya adalah untuk promosi pariwisata di suatu daerah tertentu. Sektor pariwisata merupakan faktor penting bagi pendapatan daerah dan negara karena dapat memberikan keuntungan bagi infrastruktur yang menjadi pendukungnya. Melalui pendekatan ini diharapkan informasi tentang pariwisata,kerajinan tangan,dan makanan khas di Trenggalek dan infrastruktur pendukungnya seperti info hotel, seni & budaya, serta informasi sentra industri yang dapat menjadi referensi bagi masyarakat dapat diterima dengan cepat dan mudah. Website ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database. PHP dipilih sebagai bahasa pemrograman karena dapat menghasilkan isi halaman website yang dinamis dan dapat saling berinteraksi dengan user. MySQL dipilih sebagai database karena menggunakan suatu format standar bahasa SQL dan bahasa program ini sangat cocok jika berpasangan dengan PHP. Informasi yang ditampilkan dalam sistem informasi pariwisata,kerajinan tangan,dan makanan khas Kabupaten Trenggalek ini diharapkan bisa memberikan informasi kepada masyarakat atau wisatawan yang ingin berkunjung ke Trenggalek.
Kata Kunci: website, pariwisata, PHP, dinamis, sistem informas
