7,963 research outputs found
Darurat Nazam dan ‘Aib Qafiyah dalam Nazam Kharidah Al-Bahiyyah Karya Ahmad Addardiri
Penelitian ini mengkaji tentang Darurat nazam dan ‘aib Qafiyah dalam kitab al Kharidah al Bahiyyah dengan pendekatan ilmu Arud dan ilmu Qafiyah. Obyek material penelitian ini adalah kitab al Kharidah al Bahiyyah, sebuah kitab yang menerangkan dasar-dasar ilmu Tauhid karya imam Ahmad Ad Dariri.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan menganalisis data Darurat nazam dan ‘aib Qafiyah dalam nazam Kharidah al Bahiyyah, kemudian data yang diperoleh diklasifikasikan sesuai dengan kajian ilmu arud dan Qafiyah.
Hasil penelitian terhadap Darurat nazam dan ‘aib Qafiyah dalam nazam Kharidah al Bahiyyah menunjukkan bahwa Darurat Nazam dalam nazam Kharidah al-Bahiyyah berupa: a) Mensukun huruf yang hidup. b) Penambahan huruf Mad. c) Tidak mentanwin isim Munshorif. d) Membaca pendek isim Mamdud. e) Mengharokati huruf yang mati. f) Memberikan harakat Kasroh pada fi’il Mudhori’ yang dibaca Jazm. g) Memberikan harakat Kasrah pada fi’il Amr’ yang mabni Sukun. ‘Aib Qafiyah dalam nazam Kharidah al-Bahiyah berjumlah 70 nazam, sedangkan nazam yang tidak ada ‘aib Qafiyah terdapat pada nazam ke 61. Jenis-jenis ‘aib Qafiyah dalam nazam Kharidah al-Bahiyah berupa: a) Israf terletak pada nazam ke 45, 46, dan 47, 48 . b) Iqwa’ terletak pada nazam 36 37. c) Sinad Ridf terletak pada nazan 1 dan 2, 10 dan 11, 20 dan 21, 33 dan 34, 38 dan 39, 62 dan 63, 67 dan 68 . d) Sinad Ta’sis terletak pada nazam 2 dan 3, 51 dan 52. e) Tadlmin terletak pada nazam 68 dan 69, 70 dan 71 . f) Ikfa’ terletak pada nazam 7 dan 8, 68 dan 69 . g) Ijazah terletak pada nazam 1 samapai 10, 11 sampai 16,17 sampai 60, dan 63 sampai 69.
Kata kunci: Darurat nazam,‘aib Qafiyah, Arud, Qafiyah.
This research examines the Darurat nazam and ‘aib Qafiyah in the book al Kharidah al Bahiyyah. This research uses an approach from Arud science and Qafiyah science perspective to analyze the Darurat nazam and ‘aib Qafiyah in each nazam al Kharidah al Bahiyyah. The material object of this research is the book al Kharidah al Bahiyyah, which explains the basics of the science of Tauhid by Imam Ahmad Ad Dariri.
This research uses a qualitative descriptive method by analyzing the Darurat nazam and ‘aib Qafiyah data in nazam Kharidah al Bahiyyah, then the data obtained will be classified according to the study of Arud and Qafiyah science.
The results of research on the Darurat nazam and ‘aib Qafiyah in the nazam Kharidah al Bahiyyah show: First, that the Darurat nazam in the nazam Kharidah al Bahiyyah takes the form of: a) Making living letters. b) Addition of the letter Mad. c) Not marrying Munshorif's isim. d) Short reading of Mamdud's isim. e) Harokating the dead letter. f) Giving the Kasroh character to Mudhori fi'il, which is read Jazm. g) Giving the harakat of Kasrah to fi'il Amr' who is mabni Sukun. Second, ‘Aib Qafiyah in the Kharidah al-Bahiyah nazam is 70 nazams, while the nazam that does not have ‘Aib Qafiyah is found on the 61st nazam. The types of ‘Aib Qafiyah in the Kharidah al-Bahiyah nazam are: a) Israf, located on the 45th, 46th, and 47th, 48th nazam. b) Iqwa', located on Nazam 36th and 37th. c) Sinad Ridf, that is located on nazam 1st and 2nd, 10th and 11th, 20th and 21st, 33rd and 34th, 38th and 39th, 62nd and 63rd, 67th and 68th. d) Sinad Ta'sis is located on nazam 2nd and 3rd, 51st and 52nd. e) Tadlmin, located on nazam 68th and 69th, 70th and 71st. f) Ikfa' is located on nazam 7th and 8th, 68th and 69th. g) Ijazah, are located on: 1st to 10th, 11th to 16th, 17th to 60th, and 63rd to 69th nazam.
Key words: Darurat nazam, ‘aib Qafiyah, Arud, Qafiyah
Pengaruh metode Nazam Sunda terhadap pemahaman peserta didik mengenai Biografi Nabi Muhammad : Penelitian Quasy Experiment pada siswa kelas VII MTs Ar-Rosyidiyah Bandung
Penelitian ini sesuai dengan fenomena yang terjadi di MTs Ar-Rosyidiyah Bandung yaitu masih minimnya pemahaman peserta didik mengenai biografi Nabi Muhammad, hal ini bisa terjadi karena kurang cocoknya metode yang digunakan, oleh karena itu salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai biografi Nabi Muhammad adalah dengan menggunakan metode nazam sunda.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pemahaman peserta didik mengenai biografi Nabi Muhammad pada kelas yang menggunakan pembelajaran konvesional; (2) mengetahui pemahaman peserta didik mengenai biografi Nabi Muhammad pada kelas yang menggunakan metode nazam sunda; (3) mengetahui perbedaan pemahaman peserta didik mengenai biografi Nabi Muhammad antara kelas yang menggunakan pembelajaran konvesional dan juga kelas yang menggunakan metode nazam sunda.
Pemikiran di dalam penelitian ini berdasar kepada pemahaman peserta didik yang bisa dipengaruhi oleh berbagai macam metode yang digunakan, yang salah satunya adalah metode nazam sunda, oleh karena itu, hipotesis di dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan pemahaman peserta didik mengenai biografi Nabi Muhammad antara kelas yang menggunakan pembelajaran konvesional dan kelas yang menggunakan metode nazam sunda.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasy experiment dengan bentuk Nonequivalent Control Group, yang mana terdapat kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan keseluruhan jumlah sampel 63, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan juga dokumentasi.
Pada hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukan bahwa: (1) pemahaman peserta didik pada kelas kontrol termasuk ke dalam kategori sedang, dengan 90 menjadi nilai tertinggi dan 60 nilai terendah, dengan rata-rata nilai 76,45; (2) pemahaman peserta didik kelas eksperimen termasuk ke dalam kategori tinggi, dengan 100 menjadi nilai tertinggi dan 70 nilai terendah, dengan rata-rata nilai 83; (3) terdapat perbedaan pemahaman peserta didik mengenai biografi Nabi Muhammad antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hal ini bisa dilihat dari hasil uji Independent Sample t-Test yang menunjukan hasil 0,01 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
ANALISA NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MAKNA TERSIRAT NAZAM ALFIYAH IBNU MALIK DAN AKTUALISASINYA PADA KONTEKS PENDIDIKAN ISLAM MODERN
Kata Kunci: Nilai, Pendidikan Islam, Nazam Alfiyyah Ibn Malik.
Pendidikan Islam saat ini memang telah banyak mengikuti perkembangan zaman yang semakin modern. Tentu saja dalam hal ini ada sisi negatif yang menyertai. Dalam hal ini, dibutuhkan suatu benteng agar pendidikan Islam tidak keluar dari tujuan aslinya. Nazam Alfiyyah Ibn Malik karya Muhammad Jamaluddin bin ‘Abdullah bin Malik al-Andalusi yang berisi tentang ilmu Nahwu dan Shorof yang tersusu dalam 1002 bait nazam, ternyata mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang tersembunyi pada setiap bait-baitnya. Selain berisi ilmu Nahwu dan Shorof, jika dikaji lebih dalam secara otomatis akan memunculkan ilmu-ilmu yang berhubungan dengan kehidupan sosial manusia yang sangat bermanfaat jika diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan yang menjadi pembahasan dalam penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam makna tersirat Nazam Alfiyyah Ibn Malikdan aktualisasinya dalam konteks pendidikan modern. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam dalam Nazam Alfiyyah Ibn Malik serta bagaimana cara untuk dapat mengaktualisasikannya dalam dunia pendidikan modern.
Penelitian ini dikategorikan jenis penelitian kepustakaan (Library Reseach), dengan mengambil sumber objek penelitian Nazam Alfiyyah Ibn Malik. Pengumpulan data dengan menghimpun berbagai literature seperti buku, majalah, artikel dan internet. Metode penelitian bersifat deskriptif. Jenis pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis
Dalam penelitian ini, nilai-nilai pendidikan Islam yang tersirat dalam Nazam Alfiyyah Ibn Malik terdiri dari nilai aqidah, nilai ibadah serta nilai pendidikan akhlak. Adapaun nilai pendidikan akhlak meliputi akhlak kepada Allah, akhlak kepada Rosulullah, akhlak kepada diri sendiri, akhlak dalam keluarga, serta akhlak dalam masa mencari ilmu. Adapun nilai-nilai pendidika Islam tersebut dapat diaktualisasikan pada konteks pendidikan moderen terutama pada komponen-komponen penting pendidikan seperti tujuan pendidikan, kurikulum pendidikan, pendidik, peserta didik serta proses pembelajaran. Diharapkan penelitian ini dapat menambah khazanah keilmuan sebagai bekal untuk upaya mencapai tujuan pendidikan Islam
Lu'lu' al-Qamar: nazam tauhid karya Kiai Achmad Qusyairi (1894-1972)
Perkembangan nazam ( pusisi didaktis) sebagai sarana menyampaikan ilmu pengetahuan pada masa Abbasiyah sepertinya juga terjadi di Nusantara. Nazam dimanfaatkan sebagai media menyampaikan ilmu pengetahuan yang diajarkan di berbagai lembaga pendidikan di nusantara. Kiai Achmad Qusyairi merupakan ulama asal pasuruan yang terkenal dengan beberapa karyanya yang berbentuk nazam
A study of factor affecting employee retention in Intekma Resort and Convention Centre / Muhammad Zaim Nazam Azhari
Malaysia is facing a crisis in job employment as right now, there are many jobless people around the corner. However, on contrary, nearly all organization having the same problem on how to retain their own precious employee so that they do not have to train a new that may consume time and resources before they going mature. This research attempts to investigate the problem of retaining employee inside organization with reference of trial in INTEKMA Resort and Convention Centre which located in Shah Alam, Selangor. Factor Affecting Employee Retention is used as the theoretical framework in this study which consists of training and development, compensation and job satisfaction. A total of 50 questionnaires were distributed among employees with balance number of 25 questionnaires per genders. The results show various findings between the dependent and independent variables. The result shows that training and development play important roles in employee retention at the resort. The results suggest that training and development program as to influence the positivity in employee retention. Finally recommendations are made for future research to understand recycling behaviors of employees in INTEKMA Resort and Convention Centre
The Complete Muhammad Ali
Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries
Pembelajaran Fiqih Mawaris dalam Kitab Rahbiyah di Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Albanjari Balikpapan
Di pondok pesantren Syekh Muhammad Arsyad Albanjari Balikpapan
mempelajari berbagai macam kitab. Di antaranya yang di pelajari yaitu fiqih
mawaris dengan kitabnya kitab Rahbiyah, pembelajaran fiqih mawaris sendiri di
sana merupakan mata pembelajaran wajib bagi setiap santri yang menuntut ilmu
dan kitab Rahbiyah ini sendiri merupakan salah satu kitab yang sangat mudah di
pelajarin atau bahkan di hafalkan karena kitab ini di susun dalam bentuk nazam atau
syair.
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui proses pembelajaran fiqih
mawaris dalam kitab Rahbiyah di pondok pesantren Syekh Muhammad Arsyad
Albanjari Balikpapan serta untuk mengetahui apa faktor pendukung dan
penghambat dalam pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu secara
sistematis serta akurat menggambarkan kasus atau situasi tertentu yang benar.
Penelitian ini berlokasi di Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Albanjari
Balikpapan. dengan subjek ustadz pengajar kitab Rahbiyah dan lima peserta didik.
Adapun data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran fiqih
mawaris dalam kitab Rahbiyah berjalan dengan tersusun yang mana dimulai dari
perencanaan kemudian pelaksanaan serta evaluasi. Perencanaan biasanya ustadz
membaca terlebih dahulu materi yang telah di ajarkan sebelumnya dan materi yang
akan di ajarkan. Pelaksanaan pembelajaran menerapkan metode ceramah serta
dengan medianya papan tulis. Evaluasi pembelajaran terkadang dilakukan setiap
akhir pembelajaran dilakukan dengan memberikan beberapa pertanyaan secara
lisan serta dilakukan ulangan setiap akhir semester. Faktor pendukung yaitu
pengajar yang memiliki penguasaan dan wawasan terhadap kitab Rahbiyah sangat
baik serta metode yang digunakan sangat efektif. Faktor penghambat peserta didik
memiliki tingkat pemahaman yang berbeda-bed
Studi korelasi antara tingkat hafalan nazam Alfiyyah dan kemampuan memahami kitab fiqh santri tingkat tsanawiyah di pesantren Al-Itqon Gugen Kota Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bagaimana tingkat hafalan nazam Alfiyyah (X) santri tingkat tsanawiyah di Pesantren Al-Itqon Gugen Kota Semarang; 2) bagaimana kemampuan memahami kitab fiqh (Y) santri tingkat tsanawiyah di Pesantren Al-Itqon Gugen Kota Semarang; 3) apakah terdapat korelasi antara tingkat hafalan nazam Alfiyyah (X) dan kemampuan memahami kitab fiqh (Y) santri tingkat tsanawiyah di Pesantren Al-Itqon Gugen Kota Semarang.
Prosedur atau tahapan-tahapan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik korelasional. Subjek penelitian sebanyak 44 responden, dan merupakan penelitian populasi. Dalam pengumpulan data menggunakan metode tes, kemudian untuk menjaring data X digunakan instrumen tes kecakapan (performance test) dengan lisan (oral), dan untuk menjaring data Y digunakan tes tertulis (written test). Instrumen tes tertulis terlebih dahulu diujicobakan untuk mengetahui validitas dan reliabilitasnya.
Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan analisis korelasi product-moment. Hasil penelitian dan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: (1) tingkat hafalan nazam Alfiyyah santri tingkat tsanawiyah di Pesantren Al-Itqon Gugen Kota Semarang termasuk dalam kategori “baik”. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata (mean) yang diperoleh, yaitu sebesar 73,7 yang berada pada kelas interval 71,0 – 80,6; (2) kemampuan memahami kitab fiqh santri tingkat tsanawiyah di Pesantren Al-Itqon Gugen Kota Semarang tergolong dalam kategori “lebih dari cukup”. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata (mean) yang didapat, yakni sebesar 66,0 yang berada pada kelas interval 60,1 – 71,0; (3) terdapat korelasi yang signifikan antara tingkat hafalan nazam Alfiyyah dan kemampuan memahami kitab fiqh santri tingkat tsanawiyah di Pesantren Al-Itqon Gugen Kota Semarang, karena pada kenyataannya nilai rhitung (koefisien korelasi) yang diperoleh, yaitu 0,70038, lebih besar dari rtabel, baik pada taraf signifikansi (α) 5% (rhitung > rtabel = 0,700 > 0,304) maupun (α) 1% ( rhitung > rtabel = 0,700 > 0,393), kemudian tidak negatifnya koefisien korelasi yang diperoleh menunjukkan adanya korelasi sejajar yang searah (positif) antara variabel X dan variabel Y. Jadi, apabila tingkat hafalan nazam Alfiyyah santri itu naik, maka kemampuannya memahami kitab fiqh cenderung naik. Koefisien determinasi (KD = rxy2 x 100) sebesar 49,05; ini berarti bahwa 49,05% kemampuan memahami kitab fiqh (variabel Y) turut ditentukan oleh tingkat hafalan nazam Alfiyyah (variabel X).
Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, tenaga pengajar, tenaga pendidik, khususnya di lingkungan pesantren, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, terutama dalam mengoptimalkan hafalan sebagai sebuah metode pembelajaran
Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Washaya Al-Aba’ Li Al-Abna Karya Muhammad Syakir Al-Iskandari
This research aims to identify the character education values contained in the book Washaya al-Aba' li al-Abna Muhammad Syakir and the role of his opinion on the richness of character education values. It is hoped that this research can be used as a source or reference in efforts to develop education and character as a whole, especially character education according to Islam. It can also be used as a reference to facilitate understanding of character education and as a reference for relevant research in the future. This research method is qualitative and uses a narrative biography method. By using a descriptive presentation approach, this autobiography of the character's thoughts combines the ideas of character education from his work. Library research, or library research, is a research method that involves books, articles, notes and electronic media. with primary sources from the book Washaya al Aba Li al-Abna and secondary sources from study books. In this research, data collection was carried out through the documentation method, which includes searching for data through variables such as notes, books, and articles, among others. The author used a content analysis study to analyze the data; they analyzed the data textually based on the contents of the book. The research results show that the book Washaya al Aba Li al-Abna contains 17 educational character values, divided into two categories: 10 character values fall into the moral category and 7 character values fall into the performance category. Faith and piety, love and obedience to the Messenger of Allah, respect for parents, respect for teachers, truth or honesty, nobility or self-respect, patience, sincerity and a simple life are moral characters. Performance characteristics also include trust, discipline, hard work, never giving up, love of the country, interest in reading or literacy knowledge, and concern for the environment
- …
