293 research outputs found
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Melalui Ekstrakurikuler Paduan Suara Di SMA Negeri 1 Nita
Abstract: This study aims to describe the efforts to improve student discipline through choir extracurricular activities at SMA Nita 1. This research uses a descriptive qualitative approach. This research was carried out in SMA Nita 1. Primary data sources in this study are the principal, vice-principals in the field of students and students, counseling guidance teachers, teacher choir extra coaches, students, school committees. Secondary data sources were obtained from documents in the form of school profiles, school vision and mission documents, teacher data documents, choir extracurricular program activities documents. Data collection through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques using an interactive model that is data reduction, data presentation, and data verification. Data validity techniques through source triangulation. The results showed that efforts to improve student discipline through choir extracurricular activities in SMA Nita 1 were applied in habituation, role models, awareness, and supervision. Supporting factors to improve student discipline through choir extracurricular activities at SMA Nita 1 include school policies, cooperation between coaches, parents and also community leaders. the inhibiting factors are students, extra coaches, education personnel, facilities and infrastructure, parents, weather, distance from home school.Keywords: Discipline, Character Education, Extracurricular, Choir Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan kedisiplinan siswa melaui kegiatan ekstrakurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Nita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Nita. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang dan kesiswaan, guru bimbingan konseling, guru pembina ekstra paduan suara, siswa, komite sekolah. Sumber data sekunder diperoleh dari dokumen berupa profil sekolah, dokumen visi dan misi sekolah, dokumen data guru, dokumen program kegiatan ekstrakurikuler Paduan Suara. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Teknik keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kedisiplinan siswa melaui kegiatan ekstrakurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Nita diterapkan dalam kegiatan pembiasaan, teladan, penyadaran, pengawasan. Faktor pendukung dalam upaya meningkatkan kedisiplinan siswa melalui ekstrakurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Nita meliputi kebijakan sekolah, kerja sama antara guru Pembina, orang tua dan juga tokoh masyarakat. faktor penghambatnya adalah siswa, Pembina ekstra, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, orang tua, cuaca, jarak dari rumah kesekolah.Kata kunci: Disiplin, Pendidikan Karakte, Ekstrakurikuler, Paduan suar
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH 5 HARI (PS5H) DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP STUDI KASUS DI SMK NEGERI 2 KARANGANYAR
ABSTRAK Nita Murtia Handayani. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH LIMA HARI (PS5H) DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP STUDI KASUS DI SMK NEGERI 2 KARANGANYAR. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2017. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang (1) pelaksanaan program sekolah lima hari di SMKN 2 Karanganyar ditinjau dari evaluasi model CIPP; (2) kelebihan penerapan program sekolah lima hari di SMKN 2 Karanganyar; (3) kekurangan penerapan program sekolah lima hari di SMKN 2 Karanganyar. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 2 Karanganyar tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif evaluatif model CIPP (Context, Input, Process, Product). Sampel penelitian ini diambil dengan teknik sampel kuota (quota sampling) yaitu 126 siswa dan teknik purposive sampling yaitu 10 guru SMKN 2 Karanganyar. Pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Validitas butir kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas logika. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui analisis perhitungan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kesiapan pelaksanaan program sekolah lima hari di SMKN 2 Karanganyar tergolong baik tetapi belum optimal; (2) penyiapan sarana prasarana dan sumber daya manusia pada pelaksanaan program sekolah lima hari di SMKN 2 Karanganyar tergolong baik; (3) proses pelaksanaan program sekolah lima hari di SMKN 2 Karanganyar tergolong cukup; (4) penerapan program sekolah lima hari di SMKN 2 Karanganyar sudah tercapai namun belum optimal; (5) Kelebihan dari pelaksanaan program sekolah lima hari di SMKN 2 Karanganyar yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa, kegiatan siswa lebih mudah untuk dikontrol, libur di hari sabtu bisa digunakan siswa untuk mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakulikuler, untuk mengerjakan tugas sekolah dan digunakan untuk beristirahat; (6) Kekurangan dari pelaksanaan program sekolah lima hari di SMKN 2 Karanganyar yaitu kesiapan sekolah dalam pelaksanaan program sekolah lima hari belum optimal, tidak semua guru membawa media pembelajaran dan menggunakan metode pembelajaran yang menarik, performa guru dalam mengajar di siang hari mengalami penurunan, siswa mudah mengantuk dan bosan mengikuti pembelajaran di siang hari, performa siswa mengalami penurunan ketika pembelajaran di siang hari, kelelahan peserta didik meningkat, siswa kesulitan mencari transportasi umum, kebutuhan keuangan siswa meningkat, tidak semua siswa dapat menggunakan waktu libur hari sabtu untuk berkumpul dengan keluarga, sehingga tujuan penerapan program sekolah lima hari belum tercapai sepenuhnya. Kata Kunci : Program Sekolah Lima Hari, evaluasi, CIPP. ABSTRACT Nita Murtia Handayani. EVALUATION OF THE IMPLEMENTATION OF THE FIVE DAY SCHOOL PROGRAM USING THE CIPP MODEL CASE STUDY AT VOCATIONAL HIGH SCHOOL 2 KARANGANYAR. Thesis, Surakarta: Teacher Training and Education Faculty, Sebelas Maret University Surakarta, July 2017. This research aims to gain an overview of (1) the implementation of the five day school program in Vocational High School 2 Karanganyar reviewed from the CIPP model; (2) the advantages of the implementation of the five day school program in Vocational High School 2 Karanganyar; (3) the deficiencies in applying the five day school program in Vocational High School 2 Karanganyar. This research was carried out in middle Vocational High School 2 Karanganyar academic year 2016/2017. This research used a descriptive evaluative CIPP (Context, Input, Process, Product) model method. The samples of this research were taken with an sample quota (quota sampling) which is 126 students and purposive sampling technique, which is 10 teachers of Vocational High School 2 Karanganyar. Data collection was carried out by doing observation, questionnaire, interview and documentation. The validity of questionnaire’s points in this research is the validity of logic. Technique for analyzing data in this study is average calculation analysis. The results showed that: (1) the readiness of the implementation of the five day school program in Vocational High School 2 Karanganyar is good but not optimal; (2) the preparation of the infrastructure and human resources in the implementation of the five-day school program in Vocational high school 2 Karanganyar is good; (3) the process of the implementation of the five day school program in Vocational High School 2 Karanganyar is enough; (4) the implementation of the five day school program at Vocational High School 2 Karanganyar is already achieved but not optimal; (5) the advantages of the implementation of the five day school program in Vocational High School 2 Karanganyar are to improve students’ knowledge and skills to make students’ activities easier to be controlled, to develop students’ interest and talents by holding extracurricular activities on Saturday, to do homework and have a rest; (6) the defenciencies of the implementation of the five day school program In Vocational High School 2 Karanganyar are the school readiness in the implementation of the five day school program has not been optimal, not all teachers’ use the learning media and use interesting learning method the teachers’ performance in teaching during daytime has decreased, students are easily sleepy and tired in following the classes during the daytime, the students’ performance has been decrease when learning during the daytime, increase students’ fatigue, students have issues in finding the public transportations, increased students financial needs, not all students can use the day off on Saturday to gather with family, so the purpose of the implementation of the five day school program has not been fully achieved. Keywords: Five day school program, evaluation, CIPP
Artikel Eva Handayani
Students are a very important element in educational and teaching activities in schools. Educational institutions are established for the benefit of students. Therefore it needs to get enough attention from the implementation of education in order to achieve the objectives of national education as a whole.Therefore, as a prospective educator later, in order to be able to administer for students so that the learning process runs well it is necessary to understand about the administration of students / students. Therefore, the author tries to make a paper that discusses the administration of students
Pakuela, sang penguasa Baguala
Cerita Rakyat Maluku 2017 ada hubungan antara legenda Buaya Tembaga dengan keberadaan penduduk gunung Ariwakang yang merupakan cikal bakal Negeri Passo. Tokoh Buaya Tembaga yang sebelumnya dihadirkan tanpa nama, saat menelusuri asal-usul Negeri Passo, ternyata mempunyai nama yang indah, yaitu Pakuela yang dikenal menguasai teluk Baguala
ANALISIS KEBUTUHAN SARANA DAN PRASARANA : Studi Kasus di SMP Tutwuri Handayani Cimahi
Penelitian ini berjudul ”Analisis Kebutuhan Sarana dan Prasarana (Studi Kasus di SMP Tutwuri Handayani Cimahi)”. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada ketersediaan sarana dan prasarana di sekolah yang belum sepenuhnya mengikuti aturan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tentang ketersediaan sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani Cimahi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hal ini berdasrakan pada kondisi dan konteks masalah yang dikaji, yaitu mengenai gambaran sarana dan prasarana di sekolah dan sejauh mana tingkat ketercapaian standar sarana dan prasarana. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh di lapangan dilakukan analisis data untuk mendapatkan temuan penelitian. Keabsahan data diuji dengan kredibilitas data dan konfirmabilitas. Temuan penelitian yaitu kondisi sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani yang cukup baik dan sesuai dengan standar sarana dan prasarana pendidikan. Namun masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan media pembelajaran agar digunakan sebaik mungkin. Upaya pemenuhan fasilitas pendidikan sekolah tersebut dilakukan dengan cara menganalisis alternatif pemecahan masalah melalui penilaian kekuatan dan kelemahan setiap alternatif pemecahan. Hasil yang diperlihatkan berdasarkan komponen alternatif pemecahan memperlihatkan bahwa komponen pelibatan dunia usaha dan industri menjadi pilihan pertama untuk menyelesaikan permasalahan keterbatasan sarana prasarana. Penulis dapat menyimpulkan bahwa proses pemenuhan sarana dan prasarana yang dilakukan sekolah dapat dikatakan cukup baik namun belum secara keseluruhan mengikuti aturan yang berlaku dan penulis dapat merekomendasikan pelaksanaan pemenuhan standar sarana dan prasarana di SMP Tutwuri Handayani Cimahi.;--This research entitled " Need Analysis of School Facilities at SMP Tutwuri Handayani". The background of this research is based on the availability of facilities and infrastructure in schools that have not fully followed the applicable rules. The purpose of this study was to describe the availability of facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani. The method that will be used in this research is descriptive method with a qualitative approach. This is based on the conditions and context of the problem being studied, namely regarding the description of facilities and infrastructure at the school and the extent to which the standard of facilities and infrastructure is reached. For data collection, researchers used observation, interviews, and documentation. Data obtained in the field were analyzed using data to obtain research findings. The validity of the data was tested with data credibility and confirmation. Research findings are the condition of the facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani which is quite good and in accordance with the standards of educational facilities and infrastructure. But there are still some things that must be considered in the use of learning media so that they are used as best as possible. Efforts to fulfill the school education facilities are carried out by analyzing alternative solutions to problems through assessing the strengths and weaknesses of each alternative solution. The results shown based on the alternative components of the solution show that the component of business and industry involvement is the first choice to solve the problem of limited infrastructure. The author can conclude that the process of fulfilling the facilities and infrastructure carried out by the school can be said to be quite good but not yet in full compliance with the applicable rules and the author can recommend the implementation of the standard of facilities and infrastructure at SMP Tutwuri Handayani
HUMOR IN JALAN PINGGIR CRITICISM COLUMN IN SILATURAHIM RUBRIC SUARA MUHAMMADIYAH MAGAZINE (A PRAGMATIC STUDY)
In human life, human beings will not be separated from problems, any time man strives to get trough the problem, ranging from minor problems in life, to the tragedy that changed someone’s life, this thesis tells about a character named Andrew Laeddis is living in his fantasy after a tragedy happens in his life and change everything
The purpose of this thesis is to describe how the tragedy changed the attitude and character Laeddis until he create a new identity for himself , and analyzing the psychological disorder caused by bad memories that happen in the past of his life.
In analyzing the psychological disorder that happened to Andrew Laeddis, author tried to apply a Sigmund Ferud psychoanalytic theory with using a library research methods, that is done by reading books, articles, or any written and visual documents that related to the topic.
The result show that Laeddis suffer from psychological disorder caused by anxiety due to the tragic memory of his past, wich is raised a new personality to relive anxiet
Nyanyian Adat Masyarakat Desa Longgar: Suatu Pendekatan Hermeneutika
The existence of folksong is an important thing for the Moluccas. It has functions as an entertainment and the way to deliver the events that existed in the past. This research discuss about jarjinjin and largula folksongs based on hermeneutics approach. The purposes of this research are to transcript and to understand the deepest meaning of the jarjinjin and largula folksongs, and to know the functions of those folksongs for the owner and the young generations. Jarjinjin and largula comes from Longgar village, Kepulauan Aru district, Maluku province. This research use qualitative description method. After transcripted and analyzed the lyrics, the results show about the history of Longgar, Karey, and Gomu-Gomu village; the folksongs taught the people always remember the message of the ancestors in maintaining brotherhood and culture. For the owner, jarjinjin and largula made brotherhood relation closed beyond the villagers in Longgar, Karey, and Gomu-Gomu village; remaining the history of the ancestors; preservation of local languages; entertaining, because they have sang together and escorting by stampted drums and gongs; and maintaining and preserving the tradition. For young generations, they improved the knowledge about the history of Aru’s ancestors; practicing and demonstrating local language ability; reinforcing love of the history; and maintaining and preserving the tradition. Keberadaan nyanyian rakyat bagi masyarakat Maluku merupakan hal yang penting. Nyanyian rakyat berfungsi sebagai penghibur hati dan cara untuk menyampaikan peristiwa-peristiwa yang ada di masa lampau. Penelitian ini mengkaji nyanyian adat yang berjudul jarjinjin dan largula dengan menggunakan pendekatan hermeneutika. Penelitian ini bertujuan untuk mentranskripsi nyanyian adat jarjinjin dan largula, mengetahui makna yang terkandung di dalamnya, dan mengetahui fungsi kedua nyanyian adat bagi pemilik lagu dan generasi muda. Lagu jarjinjin dan largula merupakan nyanyian adat yang berasal dari Desa Longgar, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Setelah melakukan transkripsi dan analisis terhadap kedua lirik-lirik lagu, diketahui kedua nyanyian adat tersebut menceritakan perjalanan sejarah nenek moyang desa Longgar, Karey, dan Gomu-Gomu. Selain itu, dalam nyanyian adat mengandung ajaran untuk selalu mengingat pesan leluhur dalam menjaga persaudaraan dan adat-istiadat. Fungsi bagi pemilik lagu yaitu mendekatkan hubungan persaudaraan antar masyarakat Desa Longgar, Karey, dan Gomu-Gomu; mengingatkan sejarah perjalanan leluhur; pelestarian bahasa daerah; penghibur hati, karena dinyanyikan secara bersama-sama dan diiringi alat musik tifa dan gong; dan menjaga serta melestarikan tradisi. Sedangkan fungsi lagu jarjinjin dan largula bagi generasi muda yaitu menambah pengetahuan terkait sejarah perjalanan leluhur masyarakat Aru; media melatih dan mempertunjukkan kemampuan berbahasa daerah; memperkuat rasa cinta terhadap sejarah masa lalu; serta menjaga dan melestarikan tradisi.</jats:p
PENGARUH KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, REPUTASI AUDITOR DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN OPINI AUDIT GOING CONCERN
Pengungkapan opini audit going concern merupakan hal yang tidak diharapkan
oleh perusahaan karena akan berdampak pada hilangnya kepercayaan publik terhadap
citra perusahaan. Laporan audit dengan modifikasi mengenai going concern
merupakan suatu indikasi bahwa dalam penilaian auditor terdapat risiko perusahaan
tidak dapat bertahan dalam bisnis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kondisi keuangan
perusahaan, pertumbuhan perusahaan, reputasi auditor dan ukuran perusahaan
terhadap pengungkapan opini audit going concern. Populasi dalam penelitian ini
adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada
periode tahun 2009-2012 yang laporan keuangannya telah diaudit dan dipublikasikan.
Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Berdasarkan kriteria-kriteria
yang telah ditentukan, maka diperoleh 84 sampel. Metode yang digunakan untuk
menganalisis hubungan antar variabel adalah metode regresi logistik.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa kondisi keuangan yang diproksikan
dengan model prediksi kebangkrutan dan reputasi auditor yang diproksikan dengan
ukuran KAP secara signifikan berpengaruh negatif pada pengungkapan opini audit
going concern. Pertumbuhan perusahaan yang diproksikan dengan pertumbuhan
pernjualan dan ukuran perusahaan yang diproksikan dengan total asset tidak
berpengaruh secara signifikan pada pengungkapan opini audit going concern.
Kata kunci: Kondisi keuangan, pertumbuhan perusahaan, reputasi auditor, ukuran
perusahaan, pengungkapan opini audit going concer
CHARLES DICKENS' VIEW OF THE INDUSTRIAL REVOLUTION AS REFLECTED IN HARD TIMES
Trikaloka Handayani Putri University of Pesantren Tinggi Darul’ulum [email protected] Abstract Literature represents the views of the author of this life, or certain ideas about life. In other words, the author was part of his work. Many authors consider the environment is likely to be used as an ingredient of literary writing. Of course, the authors include a view of social phenomena that occur in his work. Industrial Revolution is one of the major phenomena that occur in the UK that brings great change to society. Besejarah events portrayed very nicely by Charles Dickens, the novelist who also observers of social reform through his novel Hard Times. This study aims to determine the views of the Charles Dickens Industrial Revolution trough genetic structuralism approach. key words: society, view, phenomena   Abstrak Karya sastra merupakan pandangan seorang pengarang terhadap hidup ini atau ide-ide tertentu tentang kehidupan. Dengan kata lain, penulis adalah bagian dari karyanya. Banyak penulis menganggap lingkungan sangat mungkin untuk dijadikan suatu bahan penulisan karya sastra. Tentu saja, penulis menyertakan pandangan terhadap fenomena sosial yang terjadi di dalam karyanya. Revolusi Industri merupakan salah satu fenomena besar yang terjadi di Inggris yang membawa perubahan besar bagi masyarakatnya. Peristiwa besejarah digambarkan dengan sangat apik oleh Charles Dickens, seorang penulis novel yang juga pemerhati reformasi sosial melalui novelnya yang berjudul Hard Times. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Charles Dickens tentang revolusi Industri melalui pendekatan strukturalisme genetik. kata kunci: masyarakat, pandangan, fenomen
STRATEGI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) E HANDAYANI DALAM PENGEMBANGAN PERILAKU PADA PESERTA DIDIK DENGAN HAMBATAN EMOSI DAN GANGGUAN PERILAKU
Penting untuk menyadari bahwa setiap peserta didik memiliki kebutuhan yang berbeda. Demikian pula dengan peserta didik dengan hambatan emosi dan gangguan perilaku yang memiliki hambatan serta gangguan yang mempengaruhi pada kehidupan sosialnya. Oleh karena itu, pentingnya strategi pengembangan perilaku untuk peserta didik agar peserta didik dapat bersosialisasi dan memiliki kehidupan sosial yang baik. Berdasarkan hal tersebut penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan SLB E Handayani dalam pengembangan perilaku peserta didik dengan hambatan emosi dan gangguan perilaku. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dengan metode reduksi data dan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan SLB E Handayai dalam menyusun program pengembangan perilaku peserta didik melalui dua cara, yaitu dengan memberikan keteladanan dalam banyak hal seperti cara berpakaian yang rapi dan bersih, datang ke sekolah tepat waktu, dan juga melalui pembelajaran Bina Pribadi Sosial (BPS). Pada program sekolah dalam mengembangkan perilaku peserta didik, sekolah membutuhkan kerja sama dengan pihak yang memiliki kaitan dengan peserta didik ini, misalnya seperti dengan guru kelas, pengasuh asrama, dan juga peksos dari peserta didik tersebut. Kegiatan atau aktivitas peserta didik yang dilakukan dalam upaya untuk mengembangkan perilakunya biasanya berupa upacara apel pagi dan upacara apel sebelum peserta didik kembali ke asrama untuk membentuk disiplin, tata krama, dan rasa tanggung jawab pada peserta didik. Faktor pendukung pada pelaksanaan strategi sekolah dalam pengembangan perilaku peserta didik ini apabila peserta didik kooperatif dalam mengikuti instruksi dan juga menjalankan tugas-tugas yang diberikan. Faktor penghambat pada pelaksanaan strategi sekolah dalam pengembangan perilaku peserta didik ini apabila keluarga dari peserta didik yang tidak mau berkoordinasi untuk memberikan support kepada peserta didik, hal tersebut akan berdampak kepada peserta didik menjadi tidak percaya diri di linkungan Sentra Handayani. Namun SLB E Handayani punya solusi untuk mengatasi faktor penghambat tersebut dengan terus memberikan dukungan kepada siswa dan memberi contoh.
*****
It is important to realize that each student has different needs. Likewise, students with emotional and behavioral disorders have obstacles and disorders that affect their social life. Therefore, it is important to develop behavioral strategies in students so that students can socialize and have a good social life. Based on this, the author conducted this research with the aim of finding out the strategies used by SLB E Handayani in developing the behavior of students with emotional barriers and behavioral disorders. This research uses qualitative research with descriptive methods. Data collection techniques were obtained through observation, interviews and documentation. This research uses descriptive data analysis with data reduction and data triangulation methods. The research results show that SLB E Handayai plans to develop a student behavior development program in two ways, namely by providing examples in many ways such as dressing neatly and cleanly, coming to school on time, and also through learning Social Personal Development (BPS). In school programs to develop student behavior, schools require collaboration with parties related to these students, for example class teachers, dormitory caretakers, and also student social workers. Student activities or activities carried out in an effort to develop their behavior usually take the form of a morning roll call ceremony and an attendance ceremony before students return to the dormitory to form discipline, manners and a sense of responsibility in students. The supporting factor for implementing school strategies in developing student behavior is if students are cooperative in following instructions and also carrying out the tasks given. The inhibiting factor in implementing school strategies in developing student behavior is if the student's family does not want to coordinate to provide support to the student, this will have an impact on students becoming less confident in the Handayani Center environment. However, SLB E Handayani has a solution to overcome these inhibiting factors by continuing to provide support to students and setting an example
- …
