460 research outputs found
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN KOPERASI RIMBA MUTIARA BANSO RIAU
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN KOPERASI RIMBA MUTIARA BANSO RIAU
Suci Maharani
[email protected]
Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
ABSTRAK
Komitmen organsasi diartikan sebagai keinginan untuk mempertahankan keanggotannya dalam organisasi yang ditunjukan dalam sikap penerimaan, keyakinan yang kuat terhadap nilai-nilai dan tujuan sebuah organisasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dengan komitmen organisasi pada karyawan koperasi Rimba Mutiara Banso Riau. Hipotesis penelitian terdapat hubungan antara antara psychological capital dengan komitmen organisasi pada karyawan koperasi Rimba Mutiara Banso Riau. Jumlah subjek penelitian sebanyak 225 orang karyawan koperasi Rimba Mutiara Banso Riau, yang ditentukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian dikumpulkan dengan menggunakan dua skala, yakni skala Organizational Commitment Questionnaire (OCQ) Allen dan Meyer (1990) dan skala Psychological Capital Questionnaire (PCQ) Luthans, Youssef & Avolio (2007). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi pearson product moment dibantu dengan SPSS for Windows 23.0. Penelitian ini menghasilkan korelasi r = 0.479 dengan nilai signifikasi (p = 0.000 < 0.01). Hasil analisis data penelitian menunjukan terdapat hubungan signifikan antara psychological capital dengan komitmen organisasi pada karyawan koperasi Rimba Mutiara Banso Riau.
Kata Kunci: Psychological Capital, Komitmen Organisas
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI KOMPLEMENTER AKUPRESUR DI TITIK P-6 TERHADAP KEJADIAN MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI KLINIK PRATAMA SARI MUTIARA TANDEM
Mual dan muntah ini merupakan hal yang fisiologis. Kondisi fisiologis ini akan berubah menjadi patologi apabila tidak dilakukan perawatan dengan baik. Salah satu penatalaksanaan non farmakologis untuk mengurangi mual dan muntah yaitu dengan Akupresur pada titik perikardium 6 (P-6) selama 30 detik sampai 2 menit. Berdasarkan tingkatan secara general, stimulasi pada titik P-6 dapat mengaktifkan sistem modulasi pada sistem opioid, sistem non opioid dan inhibisi pada syaraf simpatik yang diharapkan akan terjadi penurunan frekuensi mual muntah. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Terapi komplementer Akupresur pada titik P-6 terhadap penurunan mual dan muntah ibu hamil trimester 1 di Klinik Pratama Sari Mutiara Tandem. Instrumen pengumpulan data adalah kuesioner skor PUQE-24. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Only Design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang yaitu 15 orang diberi intervensi dan 15 orang sebagai kontrol dengan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian Uji independent T-test ρ=0,007< α=0,05, yaitu pada kelompok intervensi sebelum dilakukan akupresur rata-rata yaitu 8,20 dan pada kelompok kontrol yaitu 8,53. Setelah dilakukan akupresur, kelompok intervensi rata-rata derajat mual dan muntah yaitu 5,60 dan pada kelompok kontrol yaitu 7,53. Tenaga Kesehatan diharapkan dapat menerapkan intervensi akupresur P6 pada ibu hamil sebagai salah satu terapi komplementer untuk mengurangi mual muntah yang dialaminya dan melakukan pendidikan kesehatan ataupun promosi kesehatan yang dapat diberikan kepada ibu hamil dalam mengurangi kelu
al-Hikam al-Islamiyyah: untaian mutiara kebijaksanaan Islam dalam kitab suci, sabda nabi, dan ujaran ulama sufi
Sumber ilmu olah spiritual paling dekat bagi kaum muslim tentu saja adalah mata air
spiritualitas Islam. Selama berabad-abad, para ulama telah menyarikan wawasan, renungan,
dan pengetahuan tentang spiritualitas dari mata air itu: Kitab Suci, Sabda Nabi, dan ujaran
kaum sufi. Setiap mutiara atau bab dalam buku ini memiliki satu tema khusus yang diakhiri dengan
pertanyaan-pertanyaan untuk diskusi, praktikum, dan amalan spiritual. Beberapa pertanyaan
diskusi didahului oleh ayat-ayat atau ungkapan-ungkapan sebagai bahan renungan
Perbedaan Rerata Kepadatan Populasi Larva Aedes spp Sebelum dan Sesudah Penggunaan Ovitrap Di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang
PERBEDAAN RERATA KEPADATAN POPULASI LARVA Aedes spp
SEBELUM DAN SESUDAH PENGGUNAAN OVITRAP DI
KELURAHAN KORONG GADANG KECAMATAN
KURANJI KOTA PADANG
Oleh
Mutiara Suci Utami Asri
ABSTRAK
Kepadatan populasi nyamuk di suatu lingkungan menggambarkan potensi penularan DBD. Upaya dalam pengendalian DBD berfokus kepada pengendalian vektor. WHO merekomendasikan penggunaan ovitrap sebagai upaya pengendalian vektor guna mengurangi kepadatan populasi Aedes spp. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan rerata kepadatan populasi larva Aedes spp sebelum dan sesudah penggunaan ovitrap di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang.
Jenis penelitian ini adalah analitik dengan metode cross-sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang dengan melakukan survei ke rumah warga di lokasi terpilih. Subjek penelitian ini adalah 100 rumah yang dipilih secara acak dari 5 RW terpilih berdasarkan data kasus DBD, 1 RW dipilih sebanyak 20 rumah dan dipasang 2 ovitrap (dalam dan luar rumah). Analisis data dilakukan menggunakan uji Dependent T-test/ Paired sample T-test.
Penelitian ini mendapatkan hasil yaitu terdapat perbedaan rerata yang signifikan pada kepadatan populasi Aedes spp sebelum dan sesudah penggunaan ovitrap untuk indikator HI, BI, dan DF dengan nilai p berturut- turut yaitu p=0.028, p=0.026, dan p=0.013 (p0.05).
Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah ovitrap dapat digunakan oleh masyarakat dalam upaya pengendalian vektor sederhana. Ovitrap mampu menurunkan kepadatan populasi Aedes spp dan risiko penularan DBD.
Kata kunci: Kepadatan populasi larva Aedes spp, Ovitrap Index, Ovitrap
Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan Agnes Tangga Suci Medan
Kegiatan kunjungan kasih ke panti asuhan merupakan merupakan salah satu bentuk empati tim pengabdian pada masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjalin hubungan kekerabatan dengan sesama. Kunjungan kasih ke panti asuhan Agnes Tangga Suci di Medan adalah merupakan langkah nyata yang penuh makna baik bagi tim mau pun anak-anak di panti asuhan. Kunjungan kasih dapat memberikan dukungan emosional, materi, dan spiritual kepada anak-anak di panti asuhan tersebut. Dengan melakukan kunjungan kasih, kita tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga menunjukkan cinta dan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan. Ini bisa menjadi pengalaman yang sangat menyentuh dan menginspirasi, serta memberikan kesadaran yang lebih dalam tentang pentingnya kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap sesama
Pelaksanaan Rekrutmen Tenaga Kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan
Penelitian ini mengangkat pembahasan mengenai “ Pelaksanaan Rekrutmen Tenaga Kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan†Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif, sumber data dari data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan informan penelitian adalah kepala sekolah, waka kurikulum, kepala tata usaha dan guru. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan berjalan dengan baik. Dilihat dari indikator pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan yaitu koordinasi, motivasi, komunikasi, dan pengarahan. Adapun faktor-faktor pendukung pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan di SMA Bakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan adalah faktor organisasi dalam kebijakan promosi dan kebiasaan pencari tenaga kerja, sedangkan faktor penghambat pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan adalah metode pelaksanaan penarikan dan kondisi tenaga kerja
MANAJEMEN KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN ETOS KERJA ISLAMI KARYAWAN PT. DISTHI MUTIARA SUCI BANYUWANGI PASCA PAILID
Work ethic is becoming increasingly important at this time, due to lack of employee discipline which causes a decreased work ethic, especially after the bankruptcy at PT. Disti Mutiara Suci thus requires a leader to foster employee work ethics again, in this case it is necessary to implement leadership management in improving employee Islamic work ethics and also know what are the inhibiting and supporting factors of employee Islamic work ethics. The results of this study indicate that leadership management in improving the work ethic of post-bankrupt Islamic employees is a leader who does not restrain his employees so that it is easy to foster a post-bankrupt employee work ethic. And leaders better understand karwanan by not leaving the rules that apply in a company. The supporting factors are the applied promotion, trainings, good communication applied by the leader to subordinates, having trust in the subordinates. Whereas the obstacle factor in this case is the lack of smooth access to enter the work location so that the leadership is difficult to directly monitor, lack of professional work of employees and lack of employee loyalty to the company
SOLIDARITAS SOSIAL KEAGAMAAN DALAM RITUAL BULAN SUCI RAMADHAN (Studi pada Pekon Turgak Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat)
ABSTRAK
Solidaritas sosial merupakan suatu hubungan antara individu
dan kelompok yang didasarkan pada faktor persamaan moral dan
kepercayaan yang dianut bersama. Solidaritas sosial dapat terbentuk
oleh beberapa hal, salah satunya melalui kegiatan ataupun Ritual yang
diadakan secara bersama-sama. Ritual erat kaitannya dengan
kegamaan atau kepercayaan. Salah satu Ritual yang keagamaan adalah
Ritual puasa dibulan ramadhan, dimana pada bulan suci ramadhan
juga terdapat beberapa ritual yang dilakukan oleh masyarakat Pekon
Turgak Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat, yang mana
Ritual ini rutin dilakukan sejak dahulu secara turun temurun. Rumusan
masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Ritual Yang Terjadi
Pada Bulan Suci Ramadhan Di Pekon Turgak Kecamatan Belalau
Kabupaten Lampung Barat dan bagaimana Bentuk Solidaritas Sosial
Keagamaan Dalam Ritual Bulan Suci Ramadhan Di Pekon Turgak
Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat.
Penelitian ini dilaksanakan pada masyarakat Pekon Turgak
Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat dengan jenis
penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan
dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, yang
terdiri atas informan kunci yakni Bapak Saipul Anwar selaku Tokoh
Adat, kemudian informan utama yakni Bapak Ikhwan selaku Peratin
(Kepala Desa), Bapak Mazdar Hafiz selaku Tokoh Agama, dan
informan tambahan yakni kepala bujang gadis dan masyarakat Pekon
Turgak Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Ritual di bulan ramadhan
yang dilaksanakan masyarakat Pekon Turgak Kecamatan Belalau
Kabupaten Lampung Barat terbagi menjadi 3 waktu, yaitu Ritual
awalan, pertengahan, dan akhir bulan ramadhan. Ritual awalan berupa
ziarah kubur dan belangikh atau keramasan, Ritual pertengahan
berupa malaman pitu likukh yang dilaksanakan pada malam ke-27
bulan ramadhan dan ketiga Ritual akhir bulan ramadhan yaitu ritual
ngelemang yang dilaksanakan pada H-1 lebaran dan ngejalang kubukh
yang dilaksanakan pada hari-H lebaran idul fitri, yakni setelah selesai
solat idul fitri dan berlangsung antara pukul 9 sampai dengan pukul 11
siang. Bentuk solidaritas sosial keagamaan dalam ritual bulan
ramadhan di Pekon Turgak Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung
Barat termasuk kedalam solidaritas mekanik. Proses solidaritas
mekanik yang terbentuk di Pekon Turgak mendasar pada kepercayaan nilai dan tradisi bersama. Adapun bentuk solidaritas mekanik yang
terjadi di Pekon Turgak adalah dengan adanya Ritual yang melibatkan
seluruh kalangan masyarakat tanpa membedakan suku maupun
golongan. Serta dalam proses persiapan hingga acara selesai
masyarakat bersama-sama mempersiapakan keperluan yang
dibutuhkan dan gotong royong sehingga seluruh masyarakat turut
merasakan kehangatan dan kegembiraan bersama yang pada akhirnya
akan melahirkan hubungan yang baik dan keharmonisan antar
masyarakat.
Kata Kunci: Solidaritas Sosial, Keagamaan, Ritual
KEARIFAN LOKAL DALAM KITAB TAJWĪD AL-QUR’ĀN KARYA HJ. DALIAH MUTIARA AFFANDY
Ilmu tajwid merupakan ilmu yang memilliki peranan penting dalam
pembelajaran al-Qur‟an karena ketika melantunkan ayat suci al-Qur‟an, umat
muslim diperintahkan agar membacanya dengan tartil (QS. 37:4) yaitu membaca
makhraj huruf, panjang-pendek, hukum bacaan, dan sebagainya dengan baik dan
benar sesuai dengan kaidahnya. Tidak sedikit kitab yang membahas ilmu tajwid,
salah satu karya lokal yang membahas ilmu tajwid yaitu kitab Tajwīd al-Qur’ān
karya Hj. Daliah Mutiara Affandy.
Masalah dalam penelitian ini berfokus pada latar belakang Hj. Daliah
Mutiara Affandy menulis kitabnya dengan memasukkan aspek lokalitas serta
bagaimana beliau mengekspresikan kearifan lokal dalam karyanya agar santri dan
pembaca kitab mudah memahami ilmu tajwid.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggali data
kepustakaan serta melihat data di lapangan. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah deskriptif-analisis. Hasil observasi dalam penelitian ini akan
dianalisis menggunakan model komunikasi David K. Berlo meliputi source
(sumber), message (pesan), channel (saluran), dan receiver (penerima) untuk
mengetahui proses transmisi keilmuan antara Hj. Daliah Mutiara Affandy dan
santri maupun pembaca kitab Tajwīd al-Qur’ān.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan terlahir di tanah Sunda
dan lingkungan pesantren, mengantarkan Hj. Daliah Mutiara menulis karyanya
dengan memasukkan aspek lokalitas ke dalam kitabnya yaitu dengan
menggunakan bahasa Sunda, naẓaman kaidah tajwid berbahasa Sunda, serta
penggunaan huruf pegon. Cara penyampaian tersebut dapat diterima dengan baik
oleh santri dan pembaca kitab karena paham terhadap bahasa Sunda. Walaupun di
dalam kitab terdapat beberapa kata yang jarang dipakai dalam kehidupan seharihari,
hal tersebut dapat ditanyakan langsung kepada guru ketika pelajaran
langsung di dalam kelas
- …
