212 research outputs found
Dinamika Interkasi Sosial antara Orang Tionghoa Muslim dengan Orang Tionghoa Non Muslim di Kota Padang
Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dengan penduduk yang beragam suku, agama dan ras. Seperti halnya etnik Tionghoa merupakan salah satu etnik yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Bahkan didalam etnik Tionghoa itu sendiri terbagi lagi atas etnik Tionghoa yang Muslim dengan non Muslim. Sehingga etnik Tionghoa Muslim merupakan etnik minoritas. Dalam kehidupan sehari-hari antara etnik Tionghoa Muslim dan non Muslim terjadi interaksi dalam berbagaimacam hal bentuk. Interaksi tersebut lebih mengarah kepada kerjasama. Adapun bentuk-bentuk interaksi itu terlihat dalam beberapa hal yaitu : Kerjasama dalam organisasi kemasyarakatan, saling mengunjungi pada hari-hari besar keagamaan, menghadiri acara perkawinan, mengikuti acara prosesi kematian. Interaksi tersebut berjalan dengan baik dan damai. Ada beberapa faktor yang mendukung terjadinya integrasi antara etnik Tionghoa Muslim dengan etnik Tionghoa non Muslim yaitu, ikatan adat-istiadat dan budaya, ikatan kekerabatan dan kekeluargaan serta identitas Tionghoa yang tidak berbasis agama. Hal tersebut menjadi perekat diantara mereka dalam melakukan interaksi yang baik.
Kata Kunci : Dinamika, Interaksi Sosial, Tionghoa Muslim, Tionghoa Non Musli
PENANAMAN SIKAP KERUKUNAN ANTAR SISWA MUSLIM DAN NON MUSLIM DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 TAMBANG
ABSTRAK
Firman Dani, (2022): Penanaman Sikap Kerukunan Antar Siswa Muslim
dan Non Muslim di Sekolah Menengah Atas Negeri 2
Tambang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah upaya yang dilakukan guru
Pendidikan Agama Islam untuk menanamkan sikap kerukunan di SMA Negeri 2
Tambang. subjek penelitian ini adalah siswa di SMA Negeri 2 Tambang.
Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah peran sifat kerukunan antar siswa
muslim dan non muslim di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tambang. Sampel
penelitian ini berjumlah 36 siswa. Teknik pengambilan data dengan teknik
dokumentasi, wawancara, dan angket. Teknik olahan data menggunakan teknik
deskriptif kualitatif dengan persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran
sifat kerukunan antar Siswa Muslim dan Non Muslim di SMA Negeri 2 Tambang
dalam kategori Sangat baik 81,52 %. Sedangkan faktor yang mempengaruhi Peran
Sifat Kerukunan Antar Siswa Muslim dan non Muslim di SMA Negeri 2
Tambang yaitu faktor lingkungan, keluarga, dan siswa.
Kata Kunci: Penanaman Sikap Kerukunan, Siswa Muslim dan Non Musli
Kad Hari Raya
Kad ucapan hari raya yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Abdul Aziz daripada Noramly Musli
INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA MUSLIM DAN NON MUSLIM DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
ABSTRAK
Muhammad Riski Hamdani (2023) : Interaksi Sosial Mahasiswa Muslim dan Non Muslim di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Skripsi ini membahas tentang interaksi sosial mahasiswa muslim dan non muslim di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Ada dua pokok masalah dari penelitian ini yang menjadi tujuan dari penelitian. Pertama, untuk mengetahui pola interaksi sosial mahasiswa muslim dan non muslim di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Kedua, untuk mengetahui hambatan-hambatan yang terjadi antara mahasiswa muslim dan non muslim di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi. Dalam pengumpulan data, peneliti mengunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian pertama, menunjukan pola interaksi sosial mahasiswa muslim dan non muslim berjalan dengan baik secara asosiatif dan terbuka saling bekerja sama baik di dalam kelas maupun di luar kelas tidak berkelompok berdasarkan agama saling menerapkan nilai sosial tolong menolong menjenguk teman beda agama yang sakit, mampu bersaing secara akademik tanpa adanya konflik yang terjadi. Kedua, hambatan-hambatan yang terjadi antara mahasiswa muslim dan non muslim ialah perbedaan prinsip keagamaan, perbedaan tingkah laku dan kebiasaan, dan juga dalam pembelajaran mata kuliah yang berbasis keislaman. Bagi mahasiswa muslim dan non muslim agar menjalin kerja sama yang baik, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus, dan tetap saling menjaga etika dan tingkah laku dalam bergaul dengan saling mengedepankan sikap kerukunan antar umat beragama.
Kata Kunci : Interaksi Sosial, Mahasiswa, Muslim dan Non Musli
LANSKAP KELUARGA MUSLIM KELAS MENENGAH DI PERUMAHAN MUSLIM DARUSSALAM YOGYAKARTA
Tesis ini mengkaji fenomena keluarga Muslim Kelas Menengah yang
menempati perumahan Muslim sebagai hunian sekaligus tempat menunjukkan
eksistensi keislamannya. Fenomena yang tidak lepas dari kebangkitan Muslim
Kelas Menengah setelah lengsernya pemerintahan otoriter Soeharto, menjadi fokus
dalam penelitian ini. Peristiwa ini juga memunculkan berbagai macam produkproduk
religius. Seperti perumahan Muslim Al-Fath yang menjual simbol
keislaman guna mendapatkan konsumen. Dalam kasus perumahan Muslim Al-Fath
peneliti mewawancarai pengembang dan 2 konsumen pada 15 Maret 2024,
Hasilnya, pengembang menggunakan iklan-iklan yang berbau islami seperti beli
perumahan berhadiah kambing qurban dan proses membeli perumahan
menggunakan transaksi syariah walaupun dalam prakteknya tidak demikian.
Perumahan Muslim Darussalam, Perumahan ini merupakan perumahan Muslim
pertama di Yogyakarta yang didirikan P.T Sarwo Indah. Dalam kasus ini, saya
berfokus pada komplek Perumahan Muslim Darussalam 3 yang berlokasi di Jl.
Candi Gebang, Kecamatan Ngemplak. Perumahan ini memiliki 200 unit rumah
yang diisi oleh Kelas Menengah Muslim dari dalam hingga luar kota Yogyakarta.
Penelitian ini berpusat pada 7 kepala keluarga Muslim Kelas Menengah dan
dilaksanakan dari Juli hingga Agustus 2024. Tulisan ini menggunakan teori
“Symbolic Capital” David Chaney, guna melihat secara holistik lanskap serta gaya
hidup keluarga Muslim Kelas Menengah di Perumahan Muslim Darussalam.
Hasil dari tesis ini menunjukkan gaya hidup keluarga Muslim Kelas
Menengah di Perumahan Muslim Darussalam sangat multikultural. Terdapat
beberapa keluarga yang salafi, di sisi lain, juga terdapat keluarga yang cenderung
pragmatis, mereka sebagaimana Muslim di Indonesia pada umumnya, yang lebih
kompromis terhadap beberapa aspek dalam kehidupan. lanskap sosial diantara
mereka juga cenderung harmonis. Modal simbolik yang dipahami sebagai status
prestisius di tengah masyarakat lantaran tinggal di komplek elit dan homogen
Muslim, menurut hemat saya tidak ditemukan di kalangan keluarga Muslim Kelas
Menengah ini, hal ini disebabkan bahwa harga perumahan yang tidak terlalu mahal
dan perumahan Muslim dihuni juga dengan keluarga non Musli
ANALISIS SWOT TERHADAP URGENSI SERTIFIKASI HALAL FASHION SEBAGAI PREFERENSI KONSUMEN MUSLIM
Penelitian ini membahas pentingnya sertifikasi halal dalam industri fashion untuk meningkatkan kepercayaan dan preferensi konsumen muslim. Dengan menggunakan analisis SWOT, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keputusan konsumen muslim dalam membeli produk fashion yang telah diberikan label halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen muslim, serta mempengaruhi preferensi mereka dalam memilih produk fashion yang sesuai dengan syariat Islam. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan bahwa industri fashion harus memprioritaskan sertifikasi halal sebagai strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen muslim.
Kata Kunci: SWOT; Industri Halal; Sertifikasi Halal; Fashion Halal; Konsumen Musli
Rethinking the proliferation of Muslim chieftaincy titles in contemporary Yorubaland (Southwestern Nigeria) for an effective administration of Muslim affairs
The practice of conferring religious chieftaincy titles has become prevalent among the Yorubas who are the inhabitants of the Southwestern part of Nigeria. Accordingly, mosques, Muslim organizations, and even in? uential individuals are actively involved in the growing practice. They argue that such titles are aimed at recognizing and appreciating the signi?cant contributions of their recipients among Muslimthat the titles are intended to encourage their recipients to do more, in view of their exalted chieftaincy position among Musli
Marketing to the middle class muslim: kenali perubahannya, pahami perilakunya, petakan strateginya
Buku ini membahas jenis-jenis perubahan dan perilaku konsumen kelas menengah muslim antara lain mulai dari revolusi berpakaian bagi muslimah yang berbondong-bondong mengenakan hijab, ibadah umrah yang telah menjadi rutinitas tahunan sekaligus dianggap wisata religi dan liburan, hingga bank syariah yang kian digemari karena selain menjamin keamanan finansial juga kenyamanan spiritual. Selain itu, dibahas juga tentang empat sosok muslim Indonesia dan personifikasi merek dan enam prinsip pemasaran konsumen musli
PEMBUATAN IKLAN PROMOSI PAKAIAN MUSLIM BERBASIS MULTIMEDIA
Dengan berkembangnya teknologi, membuat minat masyarakat terhadap multimedia sangat tinggi. Iklan promosi berbasis multimedia menjadi salah satu yang sangat di minati di kalangan masyarakat sebagai penyedia informasi. Media audio visual menjadi pilihan nomor satu dikalangan masyarakat untuk membuat sebuah iklan, dikarenakan sangat mudah dalam pembuatannya. Tujuan projek ini ialah membuat video iklan promosi pakaian muslim berbasis multimedia. Video ini nantik diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pakaian-pakaian muslim atau muslimah kini telah berkembang setiap saatnya, serta menampilkan berbagai macam pakaian muslim dan muslimah yang sedang di minati oleh masyarakat. Video ini dibuat menggunakan aplikasi Adobe Premiere Pro cc 2015 yang berdurasi 2 menit 30 detik, dan video ini dibuat dalam waktu 2 bulan. Kata kunci : video berbasis multimedia, adobe premiere pro, iklan promosi, pakaian musli
KONSEP TOLERANSI PERSPEKTIF WAHBAH AL-ZUHAILI (STUDI ANALISA PENAFSIRAN AYAT-AYAT INTERAKSI MUSLIM DENGAN NON-MUSLIM)
ABSTRAK
Skripsi ini berjudul “Konsep Toleransi Perspektif Wahbah Al-Zuhaili (Studi Analisa Penafsiran Ayat-Ayat Interaksi Muslim Dengan Non-Muslim). Hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah adanya hubungan yang harmonis dan semangat toleransi antar umat beragama di tanah air tercinta. Wahbah al-Zuhaili terkait Interaksi Sosial dengan non-muslim memandang bahwa Allah tidak melarang berbuat baik dan berlaku adil kepada non-muslim yang menjaga hubungan baik dan tidak menindas muslim. Seperti wanita dan orang tua dari antara mereka berbagai kebajikan seperti berteman, memberi manfaat kepada tetangga, memberi manfaat kepada tamu, menghormati kepercayaan agama lain dan sebagainya. Untuk itu terdapat dua rumusan masalah yang akan dijawab; pertama, Bagaimanakah bentuk penafsiran Wahbah al-Zuihaili terkait dengan ayat-ayat interaksi Muslim dengan non-muslim? Kedua, bagaimana konsep toleransi Muslim dengan non-Muslim perspektif penafsiran Wahbah Zuhaili? Adapun metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah deskriptif analitif dengan pendekatan tafsir tematik yang bersifat library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penafsiran Wahbah Al-Zuihaili merupakan bentuk metode tahlili, juga menggunakan sistematika muishafi yang teratur dengan cara menerbitkan kitab tafsir berdasarkan ayat-ayat dalam muishaf al-Quiran yang dimulai dari surah al-Fatihah sampai akhir, yaitu surah an-Nas. Konsep Toleransi Muslim dengan non-Muslim yang ditawarkan Wahbah Al-Zuihaili dalam penafsirannya disebutkan bahwa Muslim dan non-Muslim dapat berinteraksi dengan Muslim lainnya dalam sejumlah interaksi sosial, selama mereka memiliki niat baik terhadap Muslim, selama tidak menyinggung perkara keyakinan dan keagamaan. Artinya, setiap orang berhak memilih agama yang diinginkannya. Diperbolehkan untuk menawarkan persahabatan kepada orang tua yang non-Muslim dan memiliki niat baik terhadap mereka, tetapi jika kedua orang tua memaksa dalam urusan agama, maka tidak wajib menaatinya. Dengan berbicara dengan cara yang baik, dengan berbicara dengan sopan dan santun, hal ini sejalan dengan makna Islam sebagai agama damai.
Kata kunci: Toleransi, Wahbah Al-Zuhaili, Interaksi Sosial, Muslim, Non-Musli
- …
