1,721,277 research outputs found
ANALISIS BAHASA FIGURATIF DALAM NOVEL CUT NYAK DIEN KARYA SAYF MUHAMMAD ISA
ABSTRAKArdiansyah, Febri. 2020. Analisis Bahasa Figuratif dalam novel Cut Nyak Dien karya Syaf Muhammad Isa. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1)Drs. Mukhlis, M.Hum., (2) Muhammad Idham, S.Pd., M.Ed.Kata kunci: bahasa figuratif, Cut Nyak DienSkripsi ini berjudul Analisis Bahasa Figuratif Dalam Novel Cut Nyak Dien Karya Sayf Muhammad Isa. Berdasarkan latar belakang masalah rumusan masalah pada penelitian ini sebagai berikut (1) Bahasa figuratif apa sajakah yang terdapat dalam novel Cut Nyak Dien karya Sayf Muhammad Isa? (2) Bahasa figuratif apa sajakah yang dominan dalam novel Cut Nyak Dien karya Sayf Muhammad Isa? Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bahasa figuratif yang terdapat dalam novel Cut Nyak Dien karya Syaf Muhammad Isa dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Manfaat dari penelitian ini hasil penelitian ini secara teoretis dapat digunakan untuk mengembangkan cara-cara analisis karya sastra khususnya novel. Selain itu, dapat menambah keilmuan dalam pengajaran bidang bahasa dan sastra terutama masalah analisis bahasa figuratif dalam novel Cut Nyak Dien karya Sayf Muhammad Isa. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Pada penelitian ini, penulis memilih objek penelitian berupa gaya bahasa yang digunakan oleh Sayf Muhammad Isa dalam novel Cut Nyak Dien. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah teknik dokumentasi yaitu dengan membaca keseluruhan teks novel Cut Nyak Dien karya Sayf Muhammad Isa. Dalam analisis data,penulis menggunakan analisis isi, yaitu menganalisis novel Cut Nyak Dien. Dalam penyajian hasil analisis, penulis menggunakan teknik informal. Data dianalisis melalui empat tahap, yaitu (1) identifikasi, (2) klasifikasi, (3) analisis dan (4) deskripsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat jenis bahasa figuratif dalam novel Cut Nyak Dien karya Syaf Muhammad Isa yakni majas perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan. (1) Majas perbandingan meliputi metafora, personifikasi, alegori, dan perumpamaan. (2) Majas pertentangan meliputi hiperbola, paradoks, oksimoron, dan sarkasme. (3) Majas pertautan meliputi antonomasia, asidenton, dan metonomia. Adapun (4) majas perulangan meliputi paralelisme, aliterasi, episfora, dan antanaklasis. Majas yang paling dominan ialah majas perbandingan personifikasi sebanyak 19 data, sedangkan majas yang paling sedikit digunakan ialah majas pertautan dan perulangan masing-masing hanya memiliki 1 sampai 2 data. Penggunaan bahasa figuratif dalam novel Cut Nyak Dien karya Syaf Muhammad Isa berfungsi sebagai penjelas informasi dari ucapan maupun narasi dari novel dan sebagai penjelas gambaran karakter tokoh Cut Nyak Dien beserta situasi yang dirasakan oleh tiap tokoh yang ada dalam novel tersebut
UNSUR-UNSUR SEJARAH DALAM NOVEL CUT NYAK DIEN: SEBUAH NOVEL EPIK PERANG ACEH KARYA SAYF MUHAMMAD ISA
ABSTRAKIsfiana Nursari. 2020. Unsur-Unsur Sejarah dalam Novel Cut Nyak Dien: Sebuah Novel Epik Perang Aceh Karya Sayf Muhammad Isa. Tesis, Program studi Magister Pendidikan Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Pembimbing (1) Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd., Pembimbing (2) Dr. Ramli, M.Pd.Kata Kunci: unsur sejarah, novel, peristiwa sejarahPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran unsur-unsur sejarah (peristiwa, tempat kejadian, waktu kejadian, pelaku, latar belakang kejadian, bagaimana kejadian itu terjadi) dalam novel Cut Nyak Dien: Sebuah Novel Epik Perang Aceh karya Sayf Muhammad Isa. Sumber data penelitian ini adalah novel Cut Nyak Dien Novel Epik Perang Aceh karya Sayf Muhammad Isa dengan tebal 791 halaman dan diterbitkan oleh Qanita pada 2015. Data penelitian ini adalah kutipan-kutipan klausa dan kalimat yang berisi penanda-penanda unsur sejarah berwujud peristiwa (what), pelaku, (who), tempat terjadinya peristiwa (where), waktu kejadian (when), mengapa/latar belakang terjadinya kejadian (why), dan bagaimana mungkin kejadian itu terjadi (how). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan teknik dokumenter. Berdasarkan analisi data hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Cut Nyak Dien: Sebuah Novel Epik Perang Aceh karya Sayf Muhammad Isa terdapat unsur sejarah what (apa) sebagai wujud dari peristiwa yang digambarkan di dalam novel, who (siapa) sebagai wujud yang mengambarkan tokoh, when (kapan) sebagai latar waktu terjadinya, why (mengapa) sebagai sebab terjadinya peristiwa, where (di mana) sebagai wujud dari tempat atau lokasi terjadinya, dan how (bagaimana) sebagai proses terjadinya peristiwa sejarah. Dari pembahasan yang telah dilakukan diketahui bahwa unsur sejarah tersebut sesuai dengan unsur sejarah yang disebutkan pada buku-buku sejarah maupun Wikipedia. Dengan demikian, novel Cut Nyak Dien: Sebuah Novel Epik Perang Aceh karya Sayf Muhammad Isa sarat dengan unsur sejarah
Esistensi Tokoh dalam Novel Cut Nyak Dien Karya Syaif Muhammad Isa (Tinjauan Eksistensialisme Jean Paul Sartre)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi tokoh dalam novel dan cara menunjukkan eksisitensi tokoh dalam novel Cut Nyak Dien karya Syaif Muhammad Isa. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah teks-teks, (baik berupa frasa, kalimat maupun paragraf) yang terdapat dalam novel Cut Nyak Dien karya Syaif Muhammad Isa yang menggambarkan sesuai fokus permasalahan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novelCut Nyak Dien karya Syaif Muhammad Isa yang terbit tahun 2015 oleh badan penerbit Gramedia Pustaka Utama dengan jumlah halaman 791. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya; pertama, bentuk eksistensi ada tiga yaitubeing in-self atau berada pada dirinya ditunjukkan oleh tokoh Habib Abdurrahman Az-Zahir, TeukuNantaSeutia, Sultan Mahmud Syah, Cut Nyak, danRitsema, being for-selfatau berada bagi dirinya ditunjukkan oleh tokoh HabibAdurrahmanAz-Zahir, TeukuNantaSeutia, TeukuTiro, PanglimaPolem, TeukuLatif, TeukuDaud, Ritsema, LutArif, TeukuHasim, danSultan Mahmud Syah, dan dua, cara dominan digunakan tokoh untuk menunjukkan eksistensinya yaitu being for-other atau berada bagi orang lain ditunjukkan pada 11 tokoh yang berhasil menunjukkan eksistensinya. Keg for-self atau berada bagi dirinya terdapat 19 data sedangkan being in-self 10 data dan being for-other 7 data.
Kata kunci: Eksistensialisme, being in-self, being for-self, being for-other
Evaluasi Kemacetan Lalu Lintas Di Ruas Jalan Doktor Muhammad Isa Kota Palembang
Kota Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan termasuk salah satu kota besar di Indonesia, perkembangan penduduk yang sangat pesat sehingga penggunaan kendaraan pribadi meningkat dan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kemacetan. Pada ruas Jalan Doktor Muhammad Isa sering mengalami kemacetaan, terutama pada jam pergi kerja dan pulang kerja. Hal ini disebabkan banyaknya kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja lalu lintas dan memberikan usulan penanganan yang tepat pada ruas jalan Doktor Muhammad Isa. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (2014). Kinerja lalu lintas pada jalan Doktor Muhammad Isa memiliki volume lalu lintas tertinggi pada tahun 2020, pada segmen pertama sebesar 556 skr/jam dan pada segmen kedua 531 skr/jam. Hambatan samping pada jalan ini, seperti segmen pertama memiliki frekuensi > 500 dengan kelas hambatan samping tinggi dan pada segmen kedua memiliki frekuensi > 900 dengan kelas hambatan samping sangat tinggi. Kapasitas jalan pada segmen pertama sebesar 1380 skr/jam dan pada segmen kedua sebesar 1396 skr/jam, dengan derajat kejenuhan pada kedua segmen > 0,8 dan panjang antrian pada segmen pertama 81,860 m dan segmen kedua 81,241 m, serta kecepatan arus lalu lintas pada segmen pertama sebesar 42,518 km/jam dan segmen kedua 37,4 km/jam. Solusi penanganan untuk kemacetan ini adalah menetapkan jam keluar masuk kendaraan berat, mengoptimalkan kesadaran sopir kendaraan berat, mengubah perilaku pengguna kendaraan pribadi yang berhenti di bahu jalan, dan pelebaran jala
Peran K.H. A. Muhammad Isa pada Tahun 1989-2021 dalam Perwujudan Islam Moderat di Cianjur Selatan
K.H. A. Muhammad Isa was very instrumental in spreading the teachings of moderate Islam in South Cianjur. Practically, he took moderate steps as the best effort to address the differences in views between the conservative and modernist camps in responding to the changing times. He was very instrumental in translating the syarah texts of Arabic books, making them easy to understand and widespread among the Ulama of Cianjur Regency. He is also a Falak Ulama and a member of the Hisab and Rukyat Agency the Ministry Religion of the Republic Indonesia, thus making him always involved with the Ministry Religion of the Republic Indonesia in determining the new moon and one Shawwal. This paper tries to reveal the progress of K.H. A. Muhammad Isa in the Embodiment of moderate Islam in South Cianjur. To obtain valid data, the method used in this research is a historical research method, which is a systematic procedure or technique with the principles and rules of History. The technique in question includes several steps, including: selection of sources (heuristics), internal and external criticism (verification), data analysis and interpretation (interpretation), and presentation in written form (historiography). With this paper, future generations of Muslims are expected to be able to take role models from the figures discussed and be able to represent the attitude of religious moderation as a pillar of national integration; the creation of a tolerant and harmonious religious life so as not to cause national disintegration
Time Calculation for Prayer: Insights from Ikhtiṣaru Al-Falaki by Abu Muhammad Isa
Abstract: The book Ikhtiṣaru al-Falaki is a classical manuscript written by Abu Muhammad Isa in Arabic. This classical book consists of 94 pages and uses the classical tool rubu’ mujayyab as its calculation aid. In addition, Abu Muhammad Isa also used this book as a guide in creating his other work, "Schedule of Prayer Times for Eternity," which is still used in several mosques located near Dayah Darul Falah. Based on that background, this research aims to further examine the methods and their accuracy compared to other similar texts. The type of research used is qualitative research of a literature-based nature. (library research). The data collection technique was carried out through interviews and documentation. Next, it will be analyzed using descriptive and comparative analysis techniques. The research results show that the Kitab Ikhtiṣaru al-Falaki uses the method of hisab haqiqi taqribi and requires correction data because it has a difference of 0-6 minutes for Fajr time, 2-4 minutes for Isha time, and 0-5 minutes for Asr time when compared to the Kitab Durusul Falakiyah, which is similar to it
Pengaruh pemikiran Kiyai Haji Ahmad Dahlan terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia / Muhammad Isa Selamat.
Experimental investigation on the performance of car radiator fan / Muhammad Isa Othman.
The main purpose of this project is to study the performance of car radiator fan such as flow rate. This project used experimental method to investigate the performance of this fan. This experiment used three types of fan. The fan was used are 850cc, 1300cc and 1800cc. The purpose used different fan is to get which fans that have better performance when the car running at static conditions such as traffic jam and to get which fans those give appropriate speed for new design in terms of blade profile. In the
experimental method, axial fan test rig was used to test the flow rate that could be produced by this fan. The fan will test at different speed by using DC power supply which can control the speed, voltage and current supply. From that the performance of
the fan could be determine by taking the current, voltage and the velocity of air flow can be taking from velocity meter. The result from the experimental method will be compared with theoretical method and get at which speed radiator fan give better performance
MENEMUKAN KEBERKAHAN MINYAK ZAITUN PERSPEKTIF ILMU MA’ANIL HADIS DAN SAINS
MUHAMMAD ISA (2024): MENEMUKAN KEBERKAHAN MINYAK ZAITUN PERSPEKTIF ILMU MA’ANIL HADIS DAN SAINS
Skripsi ini berjudul “Menemukan Keberkahan Minyak Zaitun Perspektif
Ilmu Ma’anil Hadis Dan Sains”. Di dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Nabi
Muhammad SAW berkata Makanlah Az Zait dan minyakilah (rambut kalian)
dengannya, karena ia berasal dari pohon yang diberkahi. Dari hadis tersebut
timbul pertanyaan, apa implikasi keberkahan dalam minyak zaitun itu? Dan
bagaimana keberkahan minyak zaitun dalam perspektif ilmu ma’anil hadis dan
sains? Dapat dirumuskan permasalahan diatas yaitu : 1). Bagaimana status dan
pemahaman hadis tentang berkahnya minyak zaitun Dalam Kitab Imam AtTirmidzi Nomor 1775, 2). Bagaimana implikasi keberkahan dari minyak zaitun,
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan adalah
metode kualitatif. Penulis menggunakan pendekatan deskriptif untuk menjelaskan
bagaimana hubungan antara keberkahan dalam minyak zaitun dari segi ilmu
ma’anil hadis dan sains. Penelitian ini menyimpulkan: Pertama, status dan
pemahaman hadis tentang keberkahan minyak zaitun adalah shahih. Kedua,
Keberkahan minyak zaitun yang disebutkan dalam hadis terbukti memiliki Ilmu
ma'anil hadis dan sains modern menunjukkan kemajuan yang pesat berdasarkan
landasan ilmiah yang kuat, di mana "keberkahan" yang disebutkan dalam hadis
tercermin dalam berbagai manfaat kesehatan yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Hal ini memperkuat pemahaman bahwa ajaran Islam tidak hanya memiliki nilai
spiritual, tetapi juga relevan dengan temuan ilmiah kontemporer. Hubungan antara
ma'anil hadis dan sains memberikan perspektif yang lebih holistik dalam
memahami keberkahan minyak zaitun.
Kata kunci : Keberkahan, Minyak Zaitun, Ilmu Ma’anil, Sain
Aktualisasi Jadwal Salat Sepanjang Masa Abu Muhammad Isa Mulieng Aceh
This paper aims to explain the actualization of one of the prayer schedules that are still guided by the people of Aceh. Prayer schedules circulating in the community are of various types and forms, patterns of preparation and accuracy also vary. This type of research uses a qualitative approach with the documentation method as a data collection technique The all-time prayer schedule of Abu Muhammad Isa work compiled in 1984 was very contemporary in his time and included in the type of conversion prayer schedule for the surrounding area and guided by the West Indonesia Time zone 105 ° (GMT + 7) in accordance with the Indonesian Presidential Decree. No. 243 of 1963. When compared with the results of the computational calculation, the prayer schedule is slower around 2 minutes than it should. This prayer schedule can be guided within a radius of 55.4 kilometers from the point of calculation, because it uses the value of ihktiyat 2 minutes and can still be used for all time because until now the resulting difference is only in seconds
- …
