2,066 research outputs found

    Analisis pesan dakwah KH. Muhammad Fuad Riyadi dalam buku Lidah Kyai Kampung: Islam itu gampang karya KH. Muhammad Fuad Riyadi

    Full text link
    Skripsi ini adalah penelitian yang mengkaji pesan dakwah KH. Muhammad Fuad Riyadi dalam buku " Lidah Kyai kampung; Islam itu gampang", Peneliti berangkat dari sebuah Rumusan Masalah bagaimana analisis wacana Pesan dakwah hila di tinjau dari model Teun A. Van Djik? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis dan pendekatan penelitian kualitatif berdasarkan perspektif analisis wacana Van Djik menggunakan struktur makro dengan enam elemen pendekatan yaitu Tematik yaitu Didalam Islam tingkat ketakwaan seorang manusia merupakan dari kualitas keimannya seseorang di mata Allah. Skematik dengan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah secara niscaya kualitas keimanan kita pun akan semakin meningkat, Semantik Sebagai landasan seseorang hams berpegang leguh pada Al-Qur' an dan hadis.Sintaksis, KH. Muhammad Fuad Riyadi menyampaikan pesan bahwasanya kualitas keislaman seseorang dapat ditinjau dari segi dan zaman,termasuk logika dan estetika, Stilistik, kualitas atau yang terbaik di sini sesuai dengan tinjauan semua segi dan zaman, Retoris, kualitas iman yang terbaik adalah Nabi Muhammad SAW yang bisa di jadikan sebagai 1andasan. Dari basil penelitian ini, setelah menganalisis isi yang terdapat dalam pesan dakwah KH. Muhammad Fuad Riyadi dalam buku " Lidah kyai kampung; Islam itu gampang " sesuai dengan metode Analisis wacana Teun A. Van Djik dapat di ambil kesimpulan bahwa 4alam isi pesan dakwah K.H. Muhammad Fuad Riyadi mengandung tentang Islam soal kualitas, yang mengutamakan keimanan dan ketaqwaan sesorang untuk mencapai tempat yang hakiki. Harapan kedepan, setelah penelitian ini dilakukan dan dilaporkan adalah adanya penelitian lain yang berminat untuk lebih jauh meneliti isi pesan Dakwah KH. Muhammad Fuad Riyadi dengan menggunakan model pendekatan penelitian selain analisis wacana .Teun Van Djik. Sehingga kedepannya kajian ilmu khususnya ilmu media cetak dapat lebih berkembang dan luas jika di bandingkanpada saat ini

    ANALISIS TERHADAP HAPUSNYA PENUNTUTAN DALAM PEMBUNUHAN FUAD MUHAMMAD SYAFRUDIN

    Full text link
    The murder case of Fuad Muhammad Syafrudin attracted the author's attention when the author found out that the case was a case containing a highly viscous political charge. The new Order era has felt that the writer still leaves wounds and leaves a former that is so deep for both activists and students.Fuad Muhammad Syafrudin is a journalist and journalist who works AT BERNAS Jogja. The murder that befalls Fuad Muhammad Syafrudin or the familiar in the call Udin, occurs when Udin doing such a sharp kerduck in every policy done by the regent of Bantul Sri roso sudarmo. The murder case of Udin has now been 23 years old and still unclear who the perpetrators and motives of what attacked or killed Udin.Based on article 78 and 79 the CRIMINAL code of cases other than gross human rights violations will be subjected to tax. In order to getmaximum Hasil in processing, analysis and search for author data using interview data collection method :Interviews are a process in the research done by asking some of the expressiontaan which aims to obtain answers that containaccurateR/Cinfoand listen directly to the information submitted by the resource. The resource that will be addressed is the parties that directly have to do with the murder case of Fuad Muhamad Syafrudin, which is located in Polda D.I. Y, LBH Yogyakarta, PWI Office of Yogyakarta branch and wife Udin.Literature Studybesides interview Pin collecting a variety of information and data needed not only rely on data sources originating from the field alone but the author also needs to collect information and data by reading, writing, and Study the books related to the author's research in particular the legal books. The results of the research authors that are sourced in PWI Yogyakarta branch and POLDA DIY, almost the same as the case of Udin killing until now still floating and not clear the direction of the case. The PWI Yogyakarta branch wanted to immediately release the SP-3 letter by the DIY Polda by submitting the pre- trial to Sleman court. This is in contrast to the PARTY of DIY Polda who handles the case directly, according to which case it will still be in the process of law, and has not yet been a tax.DAluwarsa is a condition in which the perpetrator of the criminal act is not immediately prosecuting in the face of the prosecution, due to the undetermined criminal delic or perpetrators escaping, and if based on the rules of law when the perpetrators do Crime or criminal offences that have been past the time of reporting and prosecution, then against the perpetrators should not be held investigation, investigation, andprosecution. ( INDONESIA ) Kasus pembunuhan Fuad Muhammad Syafrudin menarik perhatian penyusun ketika penyusun mengetahui bahwa kasus ini merupakan kasus yang mengandung muatan politik yang sangat kental. Jaman Orde Baru dirasa penyusun masih menyisakan luka dan meninggalkan bekas yang begitu dalam bagi kalangan aktivis maupun mahasiswa. Fuad Muhammad Syafrudin merupakan wartawan dan jurnalis yang bekerja di BERNAS Jogja. Pembunuhan yang menimpa Fuad Muhammad Syafrudin atau yang akrab di panggil Udin, terjadi ketika Udin melakukan keritik yang begitu tajam dalam setiap kebijakan yang dilakukan Bupati Bantul Sri Roso Sudarmo. Kasus pembunuhan Udin sekarang telah berumur 23 tahun dan masih belum jelas siapa pelaku dan motif apa yang menyerang atau membunuh Udin. Berdasar Pasal 78 dan 79 KUHP kasus selain pelanggaran HAM berat akan mengalami daluwarsa, dan upaya hukum apa pun tidak akan berguna lagi. Demi mendapatkan hasil yang maksimal dalam pengolahan, analisa dan mencari data, penyusun menggunakan metode pengumpulan data wawancara dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang bertujuan untuk memperoleh jawaban yang berisi informasi yang akurat dan mendengarkan secara langsung keterangan-keterangan yang disampaikan nara sumber. Narasumber yang akan dituju adalah pihak-pihak yang langsung ada kaitannya dengan kasus pembunuhan Fuad Muhamad Syafrudin, yang bertempat di Polda D.I.Y, Kantor PWI Cabang Yogyakarta dan. Selain wawancara penyusun juga menggunakan studi pustaka dalam mengumpulkan berbagai informasi serta data yang diperlukan dan tidak hanya mengandalkan sumber-sumber data yang berasal dari lapangan saja namun penyusun juga perlu melakukan pengumpulan informasi dan data dengan cara membaca, menulis, dan mempelajari buku-buku yang terkait dengan penelitian penyusun khususnya buku-buku hukum. Hasil penelitian penyusun yang bersumber pada PWI Cabang Yogyakarta dan Polda D.I.Y, hampir sama yaitu kasus pembunuhan Udin sampai saat ini masih mengambang dan tidak jelas arah tujuan kasus ini. Pihak PWI cabang Yogyakarta menginginkan segera dikeluarkannya surat SP-3 oleh pihak polda DIY dengan mengajukan Pra Peradilan ke Pengadilan Sleman. Hal ini berbanding sebaliknya dengan pihak Polda D.I.Y yang menangani kasus ini secara langsung, menurut mereka kasus ini akan masih tetap di proses secara hukum yang berlaku, dan belum daluwarsa. Dalam aspek yuridis penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian menurut penyusun bertentangan dengan pasal 78 dan 79 KUHP. Selain bertentangan dengan pasal 78 dan 79 penegakan hukum kasus Udin juga bertentangan dengan asas keadilan, dikarenakan pihak kepolisian tidak memberikan kepastian hukum terhadap kasus ini

    ARMA: rocking chair / Muhammad Fuad Abdul Rahman

    Full text link
    ARMA is a comfortable and durable rocking chair designed with a combination of modular system, and embedded with living animals and living plants. This bench designed for users to socialised while being accompany by natural living elements. The purpose of the aquarium or a terrarium is as starting topic for making conversation. Users can talk about what kind of fish, sharing their knowledge and many more. The aims of this design allow users to communicate and interact with other people. For introverts, the natural living elements can encourage a connection between them (but it still depends on their preferences towards the living things, as Introverts can be biophobic as well). Based on researches humans tend to experience, reflect and bond with nature physically and mentally, and recent studies have proven the benefits of nature in the built environment for people's health and avoid wellbeing nearby natural elements can promote relaxation, depression and make people behave, emotionally and mentall

    PESAN-PESAN DAKWAH PADA CHANNEL YOUTUBE FUAD FANSURI

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan-pesan dakwah pada channel YouTube Fuad Fansuri. Kebanyakan para pendakwah saat ini tidak memanfaatkan media sosial dengan baik dikarenakan kurangnya informasi dalam bidang teknologi. Oleh sebab itu para pendakwah bisa lebih inovatif ketika berdakwah dengan memanfaatkan media sosial, salah satunya dengan media sosial YouTube. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu metode yang menggambarkan peristiwa sesuai dengan keadaan sebenarnya (Field Research). Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa pesan dakwah yang disampaikan oleh Fuad Fansuri dalam channel YouTube mengandung tiga kategori pesan dakwah yaitu pesan dakwah akidah berisi tentang keimanan kepada Allah, bertawasul kepada Rasullulah dan ketetapan Allah. Selanjutnya pesan dakwah akhlak berisi tentang adab berdebat, menghormati perempuan, dan menahan diri. Terakhir pesan dakwah syariah yang berisi tentang aturan tidak diperbolehkan thawaf di kuburan.   &nbsp

    MAKNA MUSIK BAGI KIAI: STUDI AKTIVITAS MUSIKAL KIAI MUHAMMAD FUAD RIYADI DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL FATIHAH PLERET, BANTUL, YOGYAKARTA

    Full text link
    Makna musik memiliki arti yang luas bagi setiap orang terlebih bagi penciptanya. Musik atau lagu merupakan sebuah simbol yang di dalamnya terdapat makna. Penelitian ini hendak mengungkap makna musik Rofa Band bagi seorang kiai. Selama ini kajian tentang makna musik jarang tersentuh dalam kajian Sosiologi Agama, hal ini dapat dilacak dalam skrpisi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sosiologi Agama untuk mengungkap sebuah fenomena mengenai Makna Musik Rofa Band bagi K.H. Muhammad Fuad Riyadi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitataif deskriptif dengan menggunakan metode observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pihak yang terkait dan dokumentasi guna mengungkap aktivitas musik yang terdapat di pondok serta makna musik Rofa Band bagi K.H. Muhammad Fuad Riyadi. Dalam mengungkap makna musik penulis menggunakan teori Agama dan Kebudayaan milik Clifford Geertz yang kaitanya dengan simbol dan makna. Makan dibentuk dari relasi sistem pengetahuan dengan sistem nilai yang hanya dapat dipahami melalui simbol. Sistem simbol membawa dan menyampaikan ide pada orang lain. Simbol sendiri dapat berupa kata, prilaku, benda, musik, lirik, gambar, logo dan sebagainya. Simbol mengandung makna dan intepretatif Sementara makna musik merupakan perpaduan antara pengetahuan dan nilai yang melahirkan simbol berupa lirik lagu serta memiliki makna dibaliknya. Berdasarakan hasil penelitian yang telah penulis lakukan terdapat beberapa temuan sebagai berikut: Pertama, Musik Rofa Band dibentuk sebagai respon atas paham-paham radikalisme, ekstrimisme, dan Islam puritan yang berkembang dikalangan musisi. Para musisi yang terpapar doktrin Wahabi mereka rata-rata alergi dengan musik dan alat musik, bahkan terdapat salah satu musisi yang sampai membakar alat musiknya. Kedua, terdapat aktivitas musik yang ada di dalam Pondok Pesantren Roudlotul Fatihah seperti musik Hadroh, musik Rofa Band, dan Jagongan bareng Pemusik. Ketiga, pemaknaan musik Rofa Band oleh K.H. Muhammad Fuad Riyadi yaitu sebagai bentuk ekspresi rasa cintanya pada Rasulullah dan melalui syair lagunya ia ingin mengungkapkan kecintaanya tersebut. Dengan demikian makna musik bagi K.H. Muhammad Fuad Riyadi sebagai respon atas paham radikalisme dan disisi lain sebagai ungkapan ekspresi cintanya pada Rasulullah

    Gold price forecasting by using ARIMA / Muhammad Fuad Hamzah, Fuad Hamzah and Khairul Nizam

    Full text link
    Gold is the most popular investment in the world because it has shown to be the most effective safe haven in a lot of countries. It is difficult to use method such as technical analysis to predict the gold value. Many prediction problems that contain a time component require time series forecasting, which is an important topic of machine learning. This is a study of gold rate that will predict the gold price by using one of the time series methods which is Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). In order to solve the problem, a dataset of gold collected from World Gold Council website. The main feature of the system is to create one stop centre of gold investment which can predict the gold price and other feature that can help investors. The predicted value visualized in a line chart graph that have two timeframe which are weekly and monthly. Then, admin able to customize the duration of the prediction which make the visualization graph become dynamic. The system also provide other features such as latest gold news, gold investment calculator and google map location of gold branch around Malaysia. The model of the prediction also done with accuracy testing by using Mean Square Error (MSE) and Root Mean Square Error (RMSE). As the results, the system got MSE of 0.0005 for weekly timeframe and 0.0013 for monthly timeframe. While the result of RMSE were 0.0223 for weekly timeframe and 0.0363 for monthly timeframe

    PCW-01 WALLET: post COVID wallet / Muhammad Fuad Abdul Rahman

    Full text link
    After the Covid-19 pandemic, basic activities are back to normal with few restrictions and all citizen must follow standard operation procedures (SOP) that has been provided by the government. One of the activities is money transaction, even with the rise of digital payment it still comes with its drawbacks. Physical money transaction also comes with drawbacks such as the risk of being infected being higher. PCW-01 is a wallet that reduces the user being infected by the virus. The main function of this product is one hand operation paper money dispenser. Additional functions are refillable hand sanitiser spray, cards and coins compartments. This product used no electronic components, just simple mechanisms which can be easily replaced or repaired. The user can easily identify the moveable parts visibly and feel by using high colour contrast and hemisphere texture. The objectives of PCW-01 are (1) to dispense paper money using one hand only (2) to reduce the risk of being infected by the virus, (3) able to hold cards and coins in the wallet and (4) has a refillable sanitiser spray. An online survey with 20 questions is given to 31 participants virtually. This is used to acquire relevant information from the respondents regarding their behaviour before, during and after making money transactions physically, their view on digital payment and its drawback and their opinion on a wallet. Based on the online survey, it is shown that most of the respondent has a problem while using digital payment, the most frequent are slow Wi-Fi or data connection, the app unable or slow to respond and the phone or electronic device is unable to scan the QR code. Furthermore, their main payment method in a physical store and sometimes sanitize their hands after paying to the cashier. Hopefully, this product can reduce the risk of being infected while making physical money transactions in a physical store. PCW-01 may not replace the traditional wallet but in our current issue, it provides an alternative option to people

    Perunding Sinar Teguh Sdn Bhd / Muhammad Fuad Mohd Azhari

    Full text link
    Industrial Training is a compulsory requirement for students in certain programs at all level of higher education in Institutions of Higher Learning. It is also to satisfy the Engineering Technician Education Programme Accreditation Standard (ETAC) accreditation objective for Continual Quality Improvement (CQI) and to set a tool of benchmark for all diploma graduate holder. In this industrial training session, student got many new knowledge and experience that can only be achieved through the experience sharing by the industrial player and task that they already provided. It is very helpful in order for student to make sure that they are ready and competent enough to be in this challenge industry through up and down. Time and mental management are two of the crucial things that need to be managed in best possible way in order to avoid any possible mental health crisis and unnecessary work load. Networking and negotiating are two of the new things that can required through meeting and discussion with all parties that involve in this challenge industry is an important skill that need to be learned and mastere

    PEMBUATAN MUSEUM VIRTUAL SEJARAH PEMBUNUHAN WARTAWAN FUAD MUHAMMAD SYAFRUDIN DI YOGYAKARTA

    Full text link
    This paper reports on the community service program of the invention of a virtual museum with a strong emphasis on Fuad Muhammad Syafruddin\u27s murder case. The author organizes this program using the concept of digital humanities by making a virtual museum and digital map of the case, the iconic violence against Indonesian journalists. It needs to manage a collective memory of violence against journalists in Indonesia, including the murder of Yogyakarta BERNAS journalist Fuad Muhammad Syafrudin (Udin), which has entered its 24th year. The public documents related to the case are rich, among other ten books written by journalists and academics and reports from civil society organizations such as those from LBH Indonesia and Kontras. Problems arise when these books and information are located separately in the archives of many institutions, not stored in a single and integrated data channel. Most publications related to Udin are in printed format, such as books and statement sheets, which are prone to lose. The program partnered with the Alliance of Independent Journalists (AJI) Yogyakarta. It was held in October-December 2020 and resulted in a digital museum and interactive map: http://www.indonesiapena.info/. This virtual museum, as well as the virtual map of the historic location of the Udin\u27s case in Yogyakarta, helps AJI Yogyakarta and the journalist community in Indonesia to maintain their memory of the case and, more importantly, it also allows the general public to trace the histories of Indonesian journalists easily.  ---  Paper ini menjelaskan kegiatan pengabdian masyarakat pembuatan museum virtual tentang kasus kekerasan terhadap jurnalis, khususnya pembunuhan Fuad Muhammad Syafrudin. Program ini dilaksanakan memakai konsep digital humanities, berupa pembuatan museum virtual dan peta digital kasus Udin sebagai salah satu ikon kekerasan terhadap wartawan. Tujuan pengabdian adalah untuk merawat memori kolektif publik atas kasus pembunuhan jurnalis harian BERNAS Yogyakarta Fuad Muhammad Syafrudin (Udin) yang sudah memasuki tahun ke-24. Dokumen publik terkait kasus Udin paling banyak dibanding kasus kekerasan wartawan lain di Indonesia. Tercatat ada 10 buku tulisan jurnalis dan akademisi dalam dan luar negeri, dan berbagai laporan masyarakat sipil seperti dari LBH Indonesia dan Kontras Jakarta. Problemnya, buku dan laporan ini berada terpisah dalam arsip di berbagai lembaga terkait, tidak terkonsolidasi pada satu kanal data. Mayoritas produk publikasi yang terkait kasus Udin berformat cetak seperti buku dan lembaran pernyataan sikap yang rawan hilang. Pengabdian ini berpola partisipatif, karena mitra pogram Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta terlibat dalam kegiatan dari awal hingga akhir, bulan Oktober-Desember 2020. Dari program ini, lahir museum dan peta virtual interaktif pada link: http://www.indonesiapena.info/. Museum dan peta lokasi kasus Udin di Yogyakarta berbasis digital ini membantu AJI Yogyakarta dan komunitas jurnalis di Indonesia untuk merawat memori atas kasus kekerasan terhadap mereka dan juga membantu publik untuk menelusuri data sejarah jurnalisme.

    MODERNISME ISLAM DALAM PANDANGAN MUHAMMAD ABDUH

    Full text link
    Abstrak: Modernisme Islam dalam Pandangan Muhammad Abduh. Modernisme dalam masyarakat Barat memiliki pengetian fikiran, aliran, institusi-institusi lama, dan sebagainya. Untuk disesuaikan dengan suasana baru yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Pemikiran dan aliran ini mempengaruhi dibidang agama dan modernisme dalam hidup keagamaan di Barat mempunyai tujuan untuk menyesuaikan ajaran-ajaran yang terdapat dalam agama. Penulis disini membahas modernisme Islam yang dilakukan oleh Muhammad Abduh, dikarena ia lebih memfokuskan pembaharuannya dalam masalah-masalah agama. Sedangkan Jamaluddin al-Afghani walaupun ia merupakan guru dari Muhammad Abduh, tetapi ia lebih memusatkan pemikiran dan aktifitasnya dibidang pembaharuan politik dibandingkan masalah-masalah agama
    corecore