15 research outputs found
Aspek Religi dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan (Kajian Antropologi Sastra)
Objek kajian dalam penelitian ini adalah novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan. Novel ini dipilih karena mengangkat topik yang sensitif mengenai perbedaan afiliasi organisasi sosial antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah pada tahun 1960-an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter, alur, dan latar serta mengkaji aspek religiusitas dalam novel Kambing dan Hujan dengan menggunakan kajian antropologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan antropologi sastra. Hasil dari penelitian yang berjudul "Aspek Religius dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan" ini adalah ditemukannya 4 komponen religi menurut Emile Durkheim, yaitu(1) emosi keagamaan, (2) sistem kepercayaan supranatural, (3) sistem ritus atau upacara religi, dan (4) kelompok-kelompok religius. Aspek agama dalam novel ini dapat dilihat dari gagasan, jalan cerita, narasi dan dialog yang disampaikan oleh tokoh-tokoh dalam novel ini, khususnya Muhammad Fauzan, Iskandar, Miftahul Abrar, Nurul Fauzia, Pakde Anwar dan Cak Ali.
Kata kunci: Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Kambing dan Hujan, Mahfud Ikhwa
Aspek Religi Dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud IKhwan (Kajian Antropologi Sastra)
Objek kajian dalam penelitian ini adalah Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan. Novel ini dipilih karena mengangkat topik yang sangat sensitif, yaitu tentang perbedaan afiliasi organisasi sosial antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di tahun 60-an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tokoh, alur, dan latar, serta mengkaji aspek religiusitas dalam novel Kambing dan Hujan menggunakan kajian antropologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan pendekatan antropologi sastra.
Hasil dari penelitian yang berjudul “Aspek Religi dalam Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan” adalah ditemukannya 4 komponen agama menurut Emile Durkheim, yaitu (1) emosi keagamaan, (2) sistem kepercayaan supranatural, (3) sistem ritus atau upacara religi, dan (4) kelompok-kelompok religius. Aspek religiusitas dalam novel ini dapat dilihat dari gagasan, jalan cerita, narasi dan dialog yang disampaikan oleh tokoh-tokoh dalam novel ini, khususnya Muhammad Fauzan, Iskandar, Miftahul Abrar, Nurul Fauzia, Pakde Anwar dan Cak Ali
KURIKULUM PENDIDIKAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN : (Studi Tematik Q.S. Al-Baqarah Ayat 151, Q.S. Ali Imran Ayat 164, dan Q.S. Al-Jumu’ah ayat 2)
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kurikulum yang sesuai dengan ayat-ayat al-Qur’an dengan mengacu pada beberapa kitab tafsir, serta memberikan gambaran informasi tentang kurikulum pendidikan yang tercantum dalam Al-Qur’an surah Al Baqarah ayat 151, surat Ali Imran ayat 164, dan surat Al Jumuah ayat 2. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan model penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yang menghasilkan data-data yang deskriptif yaitu metode penelitian kualitatif. Berbekal metode penelitian tersebut diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dan wawasan bagi para peneliti bidang Al-Qur’an dan tafsir tentang pendidikan dalam Al-Qur’an, serta sebagai sumbangsih kajian karya ilmiah yang bersumber dari Al-Qur’an dan Tafsir. Adapun hasil dari penelitian ini adalah penafsiran ayat-ayat pendidikan berdasarkan kitab tafsir dan memberikan gambaran empat komponen kurikulum pada ayat-ayat tersebut. Penelitian penelitian ini memberikan wawasan bagi para pendidik bahwasanya nilai-nilai dalam Al-Qur‘an berhasil menyajikan kurikulum yang sesuai dengan ayat-ayat tersebut dan menghasilkan luaran pendidikan yang cemerlang sebagaimana Nabi Muhammad dan para sahabat beliau menjadi generasi terbaik yang terjauhkan dari kesesatan yang nyataPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kurikulum yang sesuai dengan ayat-ayat al-Qur’an dengan mengacu pada beberapa kitab tafsir, serta memberikan gambaran informasi tentang kurikulum pendidikan yang tercantum dalam Al-Qur’an surah Al Baqarah ayat 151, surat Ali Imran ayat 164, dan surat Al Jumuah ayat 2. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan model penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yang menghasilkan data-data yang deskriptif yaitu metode penelitian kualitatif. Berbekal metode penelitian tersebut diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dan wawasan bagi para peneliti bidang Al-Qur’an dan tafsir tentang pendidikan dalam Al-Qur’an, serta sebagai sumbangsih kajian karya ilmiah yang bersumber dari Al-Qur’an dan Tafsir. Adapun hasil dari penelitian ini adalah penafsiran ayat-ayat pendidikan berdasarkan kitab tafsir dan memberikan gambaran empat komponen kurikulum pada ayat-ayat tersebut. Penelitian penelitian ini memberikan wawasan bagi para pendidik bahwasanya nilai-nilai dalam Al-Qur‘an berhasil menyajikan kurikulum yang sesuai dengan ayat-ayat tersebut dan menghasilkan luaran pendidikan yang cemerlang sebagaimana Nabi Muhammad dan para sahabat beliau menjadi generasi terbaik yang terjauhkan dari kesesatan yang nyata
KAFIRNYA FILSUF MUSLIM: Ibn Rusyd Meluruskan al-Ghazali
Ibn Rusyd is seen figure renewal and generating Aristotle philosophy that has long been buried or torpor. Among his famous works is about criticism of al-Ghazali thought about keqadiman nature, knowledge of God and theresurrection of man. Ibn Rusyd argued about the views of the philosophersof the latter. Al-Ghazali accusations against the philosophers is not truebut just different points of view are made as if the philosophers have deviated from monotheism even considered infidels.Keywords: Ibn Rusyd, al-Ghazali, critic
Power Monitoring Sebagai Pendukung Preventive Maintenance Genset (Generator Set)
ABSTRAK Saat ini sistem monitoring secara manual atau konvensional pada genset (generator set) sangat tidak efektif karena operator harus melihat parameter secara dekat dan pendekatan nilai pembacaan. Oleh karena itu dilakukan data log untuk prventive maintenance.Pada penyusunan tugas akhir ini dilakukan "Power Monitoring Sebagai Pendukung Preventive Maintenance Genset (Generator Set)". Sebuah sistem untuk melakukan monitoring dan menyimpan data yang dihasilkan oleh genset. Hardware utama sistem ini adalah Arduino dengan tipe Arduino Uno R3, dimana Arduino ini akan menginput data dari modul sensor lalu diubah dari sinyal analog ke sinyal digital dengan ADC Arduino yang lalu ditampilkan di LCD dan disimpan data tersebut oleh modul MicroSD. Modul sensor ini menggunakan sensor ZMPT1101B untuk sensor tegangan, Modul sensor ACS712 untuk sensor arus, dan Modul MicroSD untuk penyimpanan data. Pengujian tugas akhir ini dilakukan dengan cara menghubungkan ke Genset. Dari pengujian ini didapatkan hasil dari nilai tegangan, arus, frekuensi dan daya yang telah diukur oleh sistem ini selama 1jam. Menggunakan alat pemanas sebagai beban yang diukur saat pengujian. Dari data yang dihasilkan akan disimpan oleh microSD dengan delay penyimpanan perdetik
Evaluasi Metode Optram (Optical Trapezoid Model) dalam Pendugaan Kelembaban Tanah pada Lahan Bekas Tambang dan Sekitarnya
Kelembaban tanah merupakan parameter fisik permukaan yang dapat digunakan untuk mengetahui kualitas lahan. Perkembangan penginderaan jauh dapat digunakan untuk menduga kelembaban tanah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi metode Optram (Optical Trapezoid Model) untuk menduga kelembaban tanah dan mengetahui dampak kegiatan reklamasi bekas tambang. Metode Optram menggunakan SWIR dan NDVI untuk menduga kelembaban tanah. Evaluasi metode ini dengan menggunakan hasil pengamatan dan pengukuran di lapangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Kelembaban tanah pada lahan bekas tambang lebih rendah dari bukan bekas tambang. Uji statistik R2, RMSE, dan MAE menunjukkan bahwa kelembaban tanah berbeda nyata pada tutupan lahan bervegetasi rendah dan tidak berbeda nyata pada tutupan lahan bervegetasi rapat. Metode Optram kurang baik untuk menduga kelembaban tanah pada lahan bekas tambang karena metode ini tidak bisa digunakan pada permukaan kelewat jenuh, pendugaan hanya sampai pada kedalaman 5 cm, adanya bias antara kadar air tanah dan kadar air vegetasi, dan penentuan batas basah dan batas keringnya secara visual sehingga potensi kesalahannya besar
PENGARUH PRAKTIK SPIRITUAL DZIKIR DAN SHALAWAT TERHADAP PENINGKATAN KOGNITIF DAN PRODUKTIVITAS BERPIKIR
This study explores the impact of dzikir (remembrance of Allah) and shalawat (blessings upon the Prophet Muhammad) on a person's mindset, focusing on their effects as spiritual therapies and their influence on productive thinking. Through an Islamic philosophical and psychological perspective, it discusses how these practices contribute to inner peace, mental clarity, and improved cognitive functioning. Dzikir is identified as a tool for spiritual purification that enhances focus, reduces anxiety, and leads to a more positive mental state. It also facilitates access to deeper knowledge (ma'rifah) and helps reconcile the rational mind with the heart. The philosophical view highlights dzikir as an epistemological means to attain higher truths beyond the physical realm, serving as a bridge to divine wisdom. In conclusion, dzikir and shalawat promote both psychological well-being and intellectual growth by nurturing a calm, reflective mindset, leading to enhanced productivity in both personal and academic life
Analisis Strategi Bersaing Dalam Upaya Untuk Meningkatkan Jumlah Nasabah Produk Pembiayaan Warung Mikro
Abstract Warung Microfinance is Bank financing to individual customers or business entities engaged in the MSME sector to finance their business needs through working capital financing or investment financing. This product is not only owned by banks, but other Islamic banks also own it. To face competition between banks, each bank must have a different competitive strategy. This description is a type of qualitative research that aims to find out the procedures for financing micro stalls, the competitive strategies used and the obstacles encountered in implementing the competitive strategy. Data analysis using descriptive methods. To obtain valid data, the author uses several data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. The results of this study state that the procedure for financing a micro shop at the Bank is very easy. Customers come to the bank office with the requirements for financing a micro shop and then the paperwork will be taken care of by the administration. If it is complete and meets the requirements, it will be continued by signing the agreed contract. The competitive strategy used by the Bank is to provide a low mark up rate, more varied products and a low repayment rate. Constraints faced in the implementation of this competitive strategy are disbursement that is not timely (disbursement of funds stretched), other banks offer lower prices / mark-ups and lack of employees
PENDIDIKAN AMANAH DALAM AL-QUR’AN
Zaman sekarang ini minimnya sifat amanah pada diri seseorang, padahal manusia sendiri tidak bisa lepas dari yang namanya amanah yang telah menjadi tugas tiap individu, sehingga dibutuhkannya pendidikan berkaitan dengan amanah. Pendidikan juga merupakan suatu sistem dimana unsur-unsur pendidikan yaitu pendidik, peserta didik, tujuan, materi, metode serta lingkungan saling terkait secara fungsional satu sama lain agar tercapainya tujuan yang diharapkan. AlQur’an telah menggambarkan tentang bagaimana pendidikan amanah melalui ayatayat amanah, metode yang digunakan adalah kajian studi pustaka dengan tafsir maudhu’i, yaitu mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pembahasan kemudian dianalisis sehingga menghasilkan suatu kesimpulan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan amanah dalam Al-Qur’an adalah sebagai berikut: (1) pendidik yaitu berupa Allah subhanahu wa ta’ala sebagai pendidik utama dalam sifat amanah serta para utusan-utusan-Nya dan didikan juga datang dari selain keduanya yaitu dari kalangan manusia, malaikat dan jin, (2) peserta didik mencakup seluruh umat manusia (3) tujuannya adalah agar umat manusia menjalankan setiap amanah yang dibebankan kepadanya (3) materi yaitu berupa menunaikan amanah berkaitan dengan hak-hak Allah terhadap hambahamba-Nya, hak-hak manusia terhadap sesama, hak-hak manusia terhadap dirinya, (4) metode yang digunakan yaitu metode mau’izah atau nasehat, metode teladan, metode kisah, dan metode targhib dan tarhib.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kurikulum yang sesuai dengan ayat-ayat al-Qur’an dengan mengacu pada beberapa kitab tafsir, serta memberikan gambaran informasi tentang kurikulum pendidikan yang tercantum dalam Al-Qur’an surah Al Baqarah ayat 151, surat Ali Imran ayat 164, dan surat Al Jumuah ayat 2. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan model penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yang menghasilkan data-data yang deskriptif yaitu metode penelitian kualitatif. Berbekal metode penelitian tersebut diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dan wawasan bagi para peneliti bidang Al-Qur’an dan tafsir tentang pendidikan dalam Al-Qur’an, serta sebagai sumbangsih kajian karya ilmiah yang bersumber dari Al-Qur’an dan Tafsir. Adapun hasil dari penelitian ini adalah penafsiran ayat-ayat pendidikan berdasarkan kitab tafsir dan memberikan gambaran empat komponen kurikulum pada ayat-ayat tersebut. Penelitian penelitian ini memberikan wawasan bagi para pendidik bahwasanya nilai-nilai dalam Al-Qur‘an berhasil menyajikan kurikulum yang sesuai dengan ayat-ayat tersebut dan menghasilkan luaran pendidikan yang cemerlang sebagaimana Nabi Muhammad dan para sahabat beliau menjadi generasi terbaik yang terjauhkan dari kesesatan yang nyata
THE ISLAMIZATION OF ALFRED ADLER’S CONCEPT OF THE INFERIORITY COMPLEX: INTEGRATING THE ISLAMIC WORLDVIEW INTO MODERN PSYCHOLOGICAL THEORY
The concept of the inferiority complex developed by Alfred Adler has been widely applied in contemporary psychology to explain conditions such as depression, anxiety, and personality disorders. However, existing solutions tend to be secular, overlooking the spiritual dimension and relying on partial approaches such as tabula rasa, heredity, or nativism, thereby lacking a holistic perspective. This study aims to explore and Islamize Adler’s concept of the inferiority complex by drawing on Adler’s works, Islamic sources, particularly the Qur’an and Hadith, as well as insights from modern Western psychologists and Muslim scholars. Employing a qualitative methodology with a library research approach, the study analyzes primary and secondary texts to identify secular elements in Adler’s theory and integrate them with Islamic principles. The findings show that while Adler’s concept is useful for understanding human psychology, it is rooted in a secular Western paradigm that emphasizes human autonomy and neglects dependence on God. Using Syed Muhammad Naquib al-Attas’s framework of Islamization of knowledge, the concept is reconstructed in three stages: De-Westernization (removing secular elements), integration (embedding values such as tawḥīd, fiṭrah, muḥāsabah, tawakkul, shukr, qanā‘ah, and ukhuwah Islāmiyyah), and Islamization (a comprehensive reconstruction aligned with the tawhidic worldview). The resulting framework is holistic, uniting psychological, social, and spiritual dimensions. Within this perspective, the inferiority complex not only addresses mental health but also strengthens faith, cultivates virtuous character, and affirms humanity’s role as God’s vicegerent (khalīfah). Thus, this study contributes to the development of modern Islamic psychology that is both relevant to Muslim communities and oriented toward worldly well-being and eternal happiness
