325 research outputs found
PENGARUH KOMPENSASI DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN DI PT CIKAL BINTANG BANGSA DI JAKARTA
ABSTRACT
MUHAMAD BURHANUDIN. 810510031. The Effect of Compensation And Organizational Climate Influence On Job Satisfaction Of Employees At PT Cikal Bintang Bangsa In Jakarta. Script, Jakarta: Study Program of Economic Education, Consentration of Office Administration, Department of Economics and Administration, Faculty of Economics, State University of Jakarta. 2017.
The purpose of this research was to determine the effect of compensation and organizational climate on job satisfaction of employees in PT. Cikal Bintang Bangsa. This research was conducted for three months starting in oktober 2016 until desember 2016. The method used was survey method with approach of causality. The population in this study were all employees at PT Cikal Bintag Bangsa. Population inaccessibility are permanent employees of PT Cikal Bintang Bangsa totaling 65 employees. The sampling technique used is proportional random technique, so that the sample in this study amounted to 55 respondents. Data collection techniques using the technique of recording documents, interviews and questionnaires. To collect data of job satisfaction (Y), compensation (X1) and organizational climate (X2) obtained by giving questionnaires to respondents. Data analysis technique used is the test requirements analysis consisting of test for normality and linearity test, test assumptionsclassic, multiple linear regression, hypothesis testing consisting of F test and t test. Based on the results of data analysis can be seen that there is a partial effect between compensation and job satisfaction. Can be seen from the results of data analysis showed tcount at 4,962> ttable value of 1.67469. Organizational climate partial effect on job satisfaction, it is seen from the results of data analysis showed tcount 4,587> ttable value of 1.67469. Compensation and simultaneous organizational climate influence on job satisfaction, it is seen from the results of data analysis showed Fhitung value of 33,576> Ftabel value of 3,18. Regression equations obtained is Y ^ = 17,893+ 0,478X1 + 0,632X2 . Based on the test determination coefficient obtained R2 values of 0.564, which means compensation (X1) and organizational climate (Y) effect on job satisfaction (Y) of 56,4%.
LKP : Rancang Bangun Digital Marketing Berbasis Website pada PT. Bintang Internasional Perkasa
PT. Bintang Internasional Perkasa adalah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan alas kaki (footwear). Barang yang dijual mulai dari sepatu, sandal, dan kaos kaki untuk semua kalangan masyarakat baik orang dewasa, remaja, dan anak - anak.
Saat ini PT. Bintang Internasional Perkasa masih belum memiliki media promosi seperti perusahaan – perusahaan lain yang menggunakan teknologi. Oleh karena itu, untuk dapat mengikuti perkembangan pesatnya teknologi informasi dan memenuhi harapan PT. Bintang Internasional Perkasa. Penulis membangun sebuah digital marketing berbasis website untuk PT. Bintang Internasional Perkasa yang memiliki konten tentang profil perusahaan, visi misi, dan informasi produk. Diharapkan dengan adanya website ini, dapat membuat pelanggan lebih mengenal tentang produk yang dimiliki dan dapat membantu PT. Bintang Internasional Perkasa dalam memasarkan produknya.
Solusi guna memecah masalah yang ada adalah merancang bangun digital marketing berbasis website pada PT. Bintang Internasional Perkasa, yang dapat membantu dalam perkenalan perusahaan dan produk yang ditawarkan.
Hasil penelitian menunjukkan aplikasi ini sudah dapat memberikan informasi perusahaan dan produk
Analisis Strategik Evaluation ( space) matrik dan prediksi pangsa pasar sebagai dasar dalam penetapan strategi pemasaran pada PT. Bintang Mulya Jember
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil prediksi pasar dilihat dari tingkat
pertumbuhan pasar, pangsa pasar dan pangsa pasar relatif perusahaan serta untuk menentukan
alternatif strategi pemasaran yang akan datang.
Jenis penelitian yang digunakan disini adalah penelitian empiris runtut waktu/historis yang
merupakan penelitian yang didasarkan pada fakta serta data yang didapat dari perusahaan. Sifat
penelitian yang digunakan adalah penelitian komparatif, yaitu dengan tidak melakukan
percobaan (eksperimen) pada objek penelitian, akan tetapi hanya memetakan produk dalam pasar
persaingan industrinya menurut matrik SPACE. Jenis data yang digunakan didalam penelitian
ini, yaitu data sekunder yang yang diperoleh secara tidak langsung dari sumbernya tetapi melalui
sumber lain yang mempunyai kaitan langsung dengan masalah yang diteliti atau dengan kata lain
data yang diperoleh dari pihak kedua.Metode analisis data menggunakan trend kuadratik, market
share, tingkat pertumbuhan pasar dan market share relatif dan matrik SPACE.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil prediksi pasar menunjukkan bahwa tingkat
pertumbuhan pasar pada tahun 2007 untuk produk mie sohun Bintang Piring mengalami
penurunan sebesar 46%, mie sohun cap Golok sebesar 64,5% sedangkan mie sohun cap Burung
mengalami tingkat pertumbuhan sebesar 17,5%. PT. Bintang Mulya Jember mempunyai Market
Share sebesar 27,9% untuk mie sohun Bintang Piring, 0,2% untuk Cap Golok dan 2,4% untuk
mie sohun cap Burung. Pangsa pasar relatif PT. Bintang Mulya Jember dibandingkan dengan PT.Lingkaran Mas Jember sebesar 1,001x untuk mie sohun Bintang Piring, 0,19x untuk mie sohun
Cap Golok dan 0,15x. Jika dibandingkan dengan PT. Jago Superior Jember sebesar 0,6x untuk
mie sohun Bintang Piring, 0,19x untuk mie sohun Cap Golok dan 0,17x untuk Mie Sohun Cap
Burung. Berdasarkan hasil matrik SPACE menunjukkan bahwa posisi PT. Bintang Mulya
Jember berada pada kuadran Kompetitif yang mengindikasikan strategi-strategi keunggulan
kompetitif (competitive advantage strategies) yang meliputi integrasi ke belakang, ke depan atau
horizontal, penetrasi pasar, pengembangan pasar, pengembangan produk dan joint venture.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa PT. Bintang Mulya Jember strategi
yang tepat adalah startegi Growth
Studi analisis penentuan waktu raṣdu al-qiblah harian bintang menggunakan Astrolabe RHI
Pengukuran arah kiblat pada saat ini sangatlah mudah untuk ditentukan dengan alat yang ketelitiannya menit derajat sekalipun (Theodolit). Namun, kebanyakan alat pengukur arah kiblat yang penulis amati saat ini acuannya masih kepada Matahari. Sedangan kita ketahui bahwa tidak setiap waktu, Matahari dapat bersinar cerah sehingga dapat dimanfaatkan sinarnya. Untuk itu, perlu adanya alat alternatif jika alat yang membutuhkan Matahari tidak dapat dioperasikan. Setelah penulis menelaah, Astrolabe RHI dengan penambahan fungsi berupa garis azimuth kiblatnya yang mampu memberikan informasi waktu raṣdu al-qiblah harian bintang, sehingga ketika pengukuran terhambat karena Matahari tertutup awan dapat menggunakan Astrolabe RHI sebagai opsinya
Dari permasalah tersebutlah, penulis berupaya untuk mengetahui: 1) Bagaimanakah penentuan waktu raṣdu al-qiblah harian bintang Astrolabe RHI, dan 2) Bagaimanakah keakurasian Astrolabe RHI dalam menentukan waktu raṣdu al-qiblah harian bintang.
Adapun penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif yang mendeskripsikan Astrolabe RHI dalam menentukan waktu dan menetapkan arah kiblat raṣdu al-qiblah harian bintang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui praktek penelitian di lapangan (field research) yakni menggunakan Astrolabe RHI sebagai data primer dengan metode observasi partisipan dan eksperimen. Sedangkan data sekunder berasal dari literatur dan dokumen yang berupa buku, tulisan ataupun makalah yang berkaitan dengan bahasan raṣdu al-qiblah. Metode analisis deskriptif digunakan dalam tulisan ini untuk menguraikan secara astronomis dan matematis, sedangkan analisis komparatif di gunakan dengan tujuan membandingkan hasil yang diperoleh dengan perhitungan kontemporer dan data dari Ephemeris.
Dari penelitian dan praktek di lapangan, Astrolabe RHI hanya selisih mulai dari 2’ Busur hingga 1° Busur. Arah kiblat yang selisih tidak lebih dari 2° bukanlah hal yang sangat berpengaruh dan ditoleril. Dari perbedaan hasil tersebut, penulis menganalisa dan aspek yang menyebabkan selisih hasil waktu dan arah raṣdu al-qiblah di antaranya adalah 1) Selisih Data Equation of Time 2 hingga 40 detik busur, 2) Azimuth kiblat waktu raṣdu al-qiblah harian bintang selisih mulai dari 3 sampai 40 menit dari data Stellarium. Itulah yang sampai saat ini baru penulis dapatkan hal-hal yang memungkinkan menjadi penyebab terjadinya perselisihan hasil, selain kesalahan dan kelalaian observer dalam mempraktikan Astrolabe dalam menentukan dan menetapkan arah kiblat dengan metode raṣdu al-qiblah harian bintang
RASI BINTANG DALAM PENENTUAN ARAH MATA ANGIN PERSPEKTIF ILMU FALAK
The main problems in this research are the theory of star constellations, how to determine the direction of the compass with the constellations, and the view of astronomy about the constellations as a guide to the cardinal directions. This type of research is categorized into the type of library research (library research) where the data that is considered relevant in the object of this research is analyzed in depth by the author and then set forth in the form of discussion in answering the problem. In searching for data the author uses data collection methods namely documentation techniques. The results of this study indicate that the constellations that can be used in determining the cardinal directions are the Ursa Major constellation to determine the north direction, the Crux constellation to determine the south direction, the Orion constellation to determine the west direction and the Scorpio constellation to determine the southeast direction. In the view of astronomy that can be used in determining the direction of Qibla, namely the constellation Ursa Major and the constellation Orion. It is hoped that all members of Falakiyah can conduct research on determining the direction of the compass using the constellations. In applying the constellation as one of the methods in determining the cardinal directions, it is necessary to carry out more in-depth research related to the level of accuracy of cardinal directions using star constellations.
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana teori rasi bintang, cara menentukan arah mata angin dengan rasi bintang, dan pandangan Ilmu Falak tentang rasi bintang sebagai petunjuk arah mata angin. Jenis penelitian ini dikategorikan kedalam jenis penelitian kepustakaan (library research) dimana penulis menganalisis secara menyeluruh data-data yang dianggap relevan dengan pokok bahasan penelitian ini dan kemudian disajikan jawaban atas masalah tersebut dalam bentuk pembahasan. Penulis menggunakan metode pengumpulan data, yaitu teknik dokumentasi untuk mencari data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rasi bintang yang dapat digunakan dalam penentuan arah mata angin yaitu rasi bintang ursa major untuk menentukan arah utara, rasi bintang crux untuk menentukan arah selatan, rasi bintang orion untuk menentukan arah barat dan rasi bintang scorpio untuk menentukan arah tenggara. Dalam pandangan Ilmu Falak yang dapat digunakan dalam penentuan arah kiblat yaitu rasi bintang ursa major dan rasi bintang orion. Diharapkan seluruh insan Falakiyah dapat melakukan penelitian penentuan arah mata angin menggunakan rasi bintang. Dalam penerapan rasi bintang sebagai salah satu metode dalam penentuan arah mata angin maka perlu untuk dilakukan penelitian lebih mendalam terkait dengan tingkat keakurasian arah mata angin dengan menggunakan rasi bintang
Psychological Elements in Modern Poems “Bintang Hati”
This research paper discusses the psychological elements found in modern KOMSAS poetry. This study employs a qualitative method, specifically text analysis. Four modern poems from the Bintang Hati anthology are the focus of this study, namely: (1) Kijang yang Lelah, (2) Pesan Ibu Beribu-ribu, (3) Senja di Palang Besi, and (4) Bintang. This research applies Maslow’s psychological theory of human needs, which encompasses aspects such as physiological needs, safety, love, self-esteem, and self-actualization. The findings of this study indicate that psychological elements in KOMSAS poems significantly help readers gain a deeper understanding of the meaning the author intends to convey
Psychological elements in modern poems “Bintang Hati”
This research paper discusses the psychological elements found in modern KOMSAS poetry. This study employs a qualitative method, specifically text analysis. Four modern poems from the Bintang Hati anthology are the focus of this study, namely: (1) Kijang yang Lelah, (2) Pesan Ibu Beribu-ribu, (3) Senja di Palang Besi, and (4) Bintang. This research applies Maslow’s psychological theory of human needs, which encompasses aspects such as physiological needs, safety, love, self-esteem, and self-actualization. The findings of this study indicate that psychological elements in KOMSAS poems significantly help readers gain a deeper understanding of the meaning the author intends to convey
BINTANG JATUH : Cerita Bergambar Dwibahasa bagi Anak Usia 9-12 Tahun
Skripsi dengan judul Bintang Jatuh (Cerita Bergambar Dwibahasa bagi Anak Usia 9-12 Tahun) ini dibuat oleh Muhamad Fauzan Sidik, Jurusan Pendidikan Seni Rupa. Bintang Jatuh merupakan karya cerita bergambar ilustrasi dengan tema fantasi. Ilustrasi pada cerita dongeng dapat menjadi media komunikasi yang efektif. Melalui cerita bergambar ini penulis berusaha menyampaikan beberapa pesan moral, diantaranya yaitu agar mendengarkan ucapan orangtua agar tidak terjadi hal-hal buruk. Selain itu ada pula nilai-nilai positif seperti kebaikan, tolong-menolong, sikap pemberani dan pengenalan budaya bangsa dalam bentuk ragam hias dan busana kebaya.Proses pembuatan ilustrasi buku cerita bergambar ini dikerjakan dengan dua cara yaitu secara manual dan digital. Pengerjaan secara manual dimulai dengan pembuatan sketsa dan pewarnaan menggunakan gabungan antara cat air dan pensil warna. Karya jadi kemudian di-scan untuk kemudian diolah kembali melalui proses digital menggunakan program-program lunak komputer, seperti diantaranya Adobe Photoshop CS3. Hasil karya kemudian dicetak dan dikemas dalam bentuk buku.Cerita bergambar Bintang Jatuh ini menceritakan tentang Arundati, bintang yang jatuh dan terdampar di Bumi. Ketika terdampar, dia diculik seorang Penyihir bernama Nyai Wulung. Arundati dijadikan budak. Arundati lalu berencana melarikan diri, dibantu Surendra yang juga menjadi tahanan Nyai Wulung. Mereka bersama-sama berusaha melarikan diri dari cengkeraman Nyai Wulung. Cerita bergambar Bintang Jatuh disajikan dalam bentuk dwibahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris sehingga diharapkan dapat membantu memudahkan pembelajaran bahasa anak dalam bahasa Inggris. Cerita bergambar ini terutama ditujukan bagi anak-anak usia 9-12 tahun. Nilai moral yang dapat diambil dari cerita bergambar Bintang Jatuh ini, diantaranya melanggar perkataan orangtua, khususnya ibu, akan berakibat buruk. Sebagai seorang anak kita harus mematuhi dan menghargai orang tua yang telah membesarkan kita
Bentuk Penyajian Kesenian Didong Grup Musara Bintang di Desa Linung Bulen II Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah
This research is entitled "Forms of Presentation of the Didong Arts of the Musara Bintang Group in Linung Bulen II Village, Bintang District, Central Aceh Regency". The author examines the form of presentation of Didong art by the Musara Bintang Group in Linung Bulen II Village, Bintang District, Central Aceh Regency. The research method used is a descriptive qualitative approach. Data obtained in the field used observation, interview and documentation techniques.The theory used in this research is the presentation theory from Djelantik's theory which states that form is the basic element of manifestation. In the form of presentation, it means that form is a fundamental element of a performance. These elements include artists, musicians, seating formation, movement, songs presented, costumes, performance venue, and audience. Based on the results of research in presentation, Didong art is played by 15 people consisting of: 1 Ceh Apit (Ceh Companion), 1 Main Ceh, and 2 Penepok Pumu and 2 Penepok pillow splits, each of which acts as a pillow act, split pillow , and 9 players who act as penepok/penunung (followers). The Didong art performance consists of 9 stages, for the costumes the players wear black unity t-shirts with the words "Musara Bintang" written on the chest and wear a headband called Jembolang
Analisis Penerapan Akuntansi Pada Paud Bintang Khalifah Pekanbaru
The aim of the research conducted at the Bintang Khalifah Preschool in Pekanbaru was to find out whether the accounting applied by the Bintang Khalifah Preschool in Pekanbaru corresponded to generally accepted accounting. Primary data and secondary data are the types of data collected, then interviews and documentation are the data collection techniques, and the descriptive method is the data analysis technique used. The results of research obtained by the author from Paud Bintang Khalifah in Pekanbaru are that the application of accounting is not in accordance with Generally Accepted Accounting principles because in its analysis it does not make journals, post ledgers, does not make trial balances, and does not make adjustments to buildings and equipment, as well as in preparing reports financial statements do not prepare cash flow reports and notes to financial reports
- …
