132 research outputs found
STRATEGI PROMOSI DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK MARIA SNACK
Di era modern ini, banyak masyarakat yang mencari Snack unik dan tentunya memiliki cita rasa yang berbeda dengan yang lainnya. Tujuan Penelitian Skripsi Dengan Judul Strategi Promosi Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Maria Snack adalah untuk mengetahui strategi promosi yang tepat digunakan oleh Maria Snack untuk meningkatkan penjualan produk dari Maria Snack. Penelitan ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam mendeskripsikan hasil penelitian menggunakan analisis SWOT dengan menganalisis faktor internal dan eksternal dari strategi promosi yang dilakukan dengan memberikan gambaran umum mengenai kekuatan, kelemahan, peluang serta ancaman dari strategi promosi yang dilakukan oleh Maria Snack. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, jadi dapat disimpulkan antara lain: 1. Analisis faktor internal dan eksternal strategi promosi yang diterapkan Oleh Maria Snack menggunakan matriks SWOT menjadi 9(sembilan) alternatif strategi dilihat dari strategi SO, strategi WO, strategi ST, dan strategi WT yang dapat digunakan dalam mempromosikan produk Maria Snack untuk meningkatkan penjualan, adalah sebagai berikut: Iklan yang digunakan seperti media sosial facebook, instagram, dan whatshapp yang dilakukan terus menerus dapat membuat merek produk Maria Snack lebih mudah diingat oleh masyarakat. Berhubungan baik dengan konsumen agar lebih dekat, sehingga akan terjadi penjualan dalam jangka panjang. Memanfaatkan teknologi dan media promosi agar mempermudahkan periklanan produk Maria Snack dan mengikuti event atau bazar yang diadakan. Meningkatkan hubungan dengan konsumen agar konsumen mepercayai produk Maria Snac
Uma contribuição para o gerenciamento de metas de indicadores de continuidade de sistemas de distribuição de energia eléterica
Dissertação (mestrado) - Universidade Federal de Santa Catarina, Centro Tecnológico. Programa de Pós-Graduação em Engenharia Elétrica.O presente trabalho tem como objetivo utilizar metodologias consolidadas, de forma integrada, na área de confiabilidade em sistemas de distribuição de energia elétrica, visando contribuir para o gerenciamento e controle de metas de indicadores de continuidade, aplicado em um sistema real. Deste modo, emprega-se o método analítico de avaliação de confiabilidade preditiva em uma concessionária real, onde as características topológicas e operacionais da rede de distribuição e dos equipamentos, de 17 conjuntos de consumidores, são modeladas e simuladas, de acordo com as restrições do modelo e considerações realizadas, obtendo-se valores de indicadores de continuidade estimados. De posse da estimação é possível determinar conjuntos que poderão violar as metas estabelecidas. São realizados estudos de priorização, comparando diferentes técnicas, para avaliar alimentadores e causas de interrupção, apresentando um conjunto de informações importantes e necessárias para a tomada de decisão, com relação à manutenção do sistema
Pengaruh Latihan Range of Motion Aktif Terhadap Nyeri Dan Rentang Gerak Sendi Lutut Pada Lansia Dengan Osteoarthritis Di Puskesmas Doda Sulawesi Tengah
Osteoarthritis adalah jenis arthritis yang paling umum yang berhubungan dengan degenerasi progresif dari tulang rawan artikular dalam sendi sinovial. Masalah utama osteoarthritis yaitu rasa nyeri, kekakuan sendi sehingga menyebabkan rentang gerak sendi terbatas. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh latihan Range of Motion aktif terhadap nyeri dan rentang gerak sendi lutut pada lansia dengan osteoarthritis di Puskesmas Doda Sulawesi Tengah. Penelitian dilakukan pada April-Mei 2020 dengan rancangan quasy experimental pretest-posttest control group. Responden dipilih dengan teknik simple random sampling dibagi dalam kelompok intervensi (n=22) yang menerima latihan Range of Motion selama 4 minggu (5xseminggu) dilakukan 8 kali dengan repetisi atau pengulangan 3 kali dan kelompok kontrol (n=68) tidak dilakukan intervensi oleh peneliti. Intensitas nyeri diukur menggunakan VAS & rentang gerak sendi diukur menggunakan alat goniometer. Hasil penelitian mayoritas intensitas nyeri sebelum dilakukan latihan Range of Motion kelompok intervensi nyeri sedang (4-6) = 60,0% sesudah intervensi nyeri ringan (1-3) = 33,3%, sedangkan kelompok kontrol sebelum dan sesudah penelitian tetap mayoritas nyeri sedang (4-6). Rentang gerak sendi lutut sebelum dilakukan intervensi 24,4% dan sesudah intervensi 92,2%, sedangkan kelompok kontrol sebelum dan sesudah penelitian 4.55%. Hasil analisis uji paired sampel t-tes ada perbedaan penurunan nyeri dan rentang gerak sendi lutut sebelum dengan sesudah intervensi Range Of Motion (p=0,000 ; <0,05). Hasil uji regresi linear berganda menunjukkan bahwa intervensi Range of Motion berpengaruh terhadap nyeri (p=0,000) & rentang gerak sendi lutut (p=0,000). Penelitian ini merekomendasikan latihan Range of Motion sebagai salah satu jenis terapi yang mudah dilakukan oleh Lansia dengan osteoarthritis untuk menurunkan nyeri sendi dan meningkatkan rentang gerak sendi lutut. Di sarankan agar latihan ini dapat dilakukan oleh Lansia secara rutin dan teratur.Â
Gambaran Pengetahuan Penderita Rematik Tentang Perawatan Nyeri Sendi Di Desa Tiga Balata Kecamatan Jorlanghataran Kabupaten Simalungun
Penyakit rematik yang sering ditemukan adalah osteoartritis akibat degenerasi atau proses penuaan, artritis rematoid penyakit autoimun dan gout karena asam urat tinggi. Angka kejadian rematik pada tahun 2008 yang dilaporkan oleh World Health Organization (WHO) adalah mencapai 20% dari penduduk dunia yang telah terserang rematik, dimana 5-10% adalah mereka yang berusia 5-20 tahun dan 20% adalah mereka yang berusia 55 tahun. Dari hasil studi pendahuluan pada bulan November 2015 di Panti Wreda Dharma didapatkan data jumlah total lansia 90 jiwa. Dari studi pendahuluan tersebut didapatkan data angka kejadian rematik pada tahun 2015 sebanyak 20 lansia yang menderita rematik. Tujuan Penelitian adalah Mengetahui pengetahuan penderita rematik tentang perawatan nyeri sendi di Desa Tiga Balata. Kecamatan Jorlanghataran Kabupaten Simalungun Metode Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini ada 32. Pengambilan sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dengan jumlah responden 32 lansia. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan berupa checklist. Analisa data yang digunakan menggunakan analisa univariat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 32 responden bahwa hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden tentang perawatan Nyeri Sendi di Desa Tiga Balata Kecamatan Jorlanghataran Kabupaten Simalungun adalah mayoritas berpengetahuan kurang yaitu sebanyak yaitu sebanyak 16 responden (50%) dan minoritas pengetahuan responden tentang perawatan nyeri sendi pada penderita rematik adalah baik yaitu sebanyak 7 responden (21,9%). Menurut asumsi peneliti tingkat pengetahuan penderita rematik masih kurang disebabkan oleh tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah yaitu dari hasil penelitian bahwa mayoritas responden dengan tingkat pendidikan lulusan SMP yaitu sebanyak 18 responden (56,2%) dan juga terdapat lulusan SMA yaitu ditunjukan dari hasil penelitianyaitu sebayak 5 responden (15,7%). Menurut peneliti apabila semakin tinggi pendidikan responden ini akan mempengaruhi pengetahuan responden. Maka diharapkan bagi penderita yang berpengetahuan kurang agar lebih aktif mencari informasi tentang perawatan nyeri sendi pada penderita rematik secara keseluruhan
Análise da viabilidade do sistema de franquias no setor elétrico: estudo de caso das franquias Copel
Dissertação (mestrado) - Universidade Federal de Santa Catarina, Centro Tecnológico. Programa de Pós-Graduação em Engenharia de Produção.A globalização mundial e a reestruturação do setor elétrico brasileiro estão privilegiando a introdução e a intensificação de competição entre as concessionárias públicas e privadas, de acordo com as normas de mercado, fazendo com que busquem a ampliação de suas áreas de atuação, concebendo formas de atingir novos mercados. A COPEL, há alguns anos, iniciou sua atuação em marketing, com vista a alcançar elevados níveis de competitividade. Neste novo cenário, entram as franquias COPEL, que tem como principal objetivo abrir um canal de distribuição e marketing altamente produtivo e diferenciado no atendimento ao cliente. Este trabalho constata na prática e analisa o sistema de franquias através de uma revisão bibliográfica, identificando os tipos e seguimentos, sendo que para à análise da franquia no setor elétrico, optou-se pelo "estudo de caso" , analisando o sistema de franquias COPEL , especificamente a franquia COPEL Palmeira, por se tratar de um projeto pioneiro e inédito no setor elétrico, e, sugere alternativas para melhorar o desempenho do sistema, que já apresenta resultados vantajosos em relação ao sistema convencional de agências, tais como: custo operacional em média, 30% menor; gestão autofinanciada, através de royalties e taxas de franquia; grande redução de imobilizado (veículos, imóveis e equipamentos), o que melhora o índice de rentabilidade sobre o patrimônio; mantém o controle do negócio, preservando a valorização da marca; o franqueado investe no empreendimento e, portanto, fica mais comprometido, aumentado a sua rentabilidade e a eficácia dos serviços. Finalmente, conclui-se que o sistema de franquias COPEL não é apenas um novo canal de serviços da empresa, mas uma forte atuação na estratégia de marketing para levar qualidade, produtividade e diferenciação ao mercado, sendo que as informações obtidas possibilitaram a identificação e a análise crítica do sistema de franquias COPEL. Conclui-se ainda, que é viável a implantação do sistema de franquias no setor elétrico para a comercialização de produtos e serviços
Pengaruh Free Active Exercise (FAE) Terhadap Peningkatan Range Of Motion (ROM) Sendi Lutut Lansia.
Free Active Exercise (FAE) adalah latihan isotonik yang dapat meningkatkan tonus otot, massa, kekakuan otot dan fleksibilitas sendi. Lanjut usia sangat efektif mendapatkan latihan Free Active Exercise (FAE) untuk mencegah terjadinya penurunan rentang gerak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh Free Active Exercise (FAE) terhadap peningkatan Range Of Motion (ROM) sendi lutut lansia di Posyandu Lansia Pasir Panjang Kota Kupang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pra-eksperiment one group pre-post test design dengan variabel penelitian yaitu Range Of Motio (ROM). Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Penelitian ini menggunakan SOP Free Active Exercise (FAE) dan Goniometer sebagai alat ukur. Data yang diperoleh kemudian dianalisa menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dengan nilai signifikannya p ≤ 0,05.
Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh sebelum dan sesudah melakukan Free Active Exercise (FAE) dengan nilai p value 0,001.
Kesimpulan: Range Of Motion (ROM) sebelum dilakukan Free Active Exerise (FAE) berada pada rentang gerak 4 yaitu gerak tidak penuh, Range Of Motion (ROM) setelah dilakukan Free Active Exercise (FAE) berada pada rentang gerak 5 yaitu gerak penuh dan ada pengaruh Free Active Exercise (FAE) terhadap peningkatan Range Of Motion (ROM) sendi lutut lansia
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MEKANIKA TEKNIK BERBASIS VIDEOSCRIBE DAN AURORA 3D PRESENTATION PADA MATERI KONSTRUKSI PELENGKUNG TIGA SENDI
Tujuan penelitian ini dirancang untuk: (1) mengembangkan media
pembelajaran mekanik teknik berbasis VideoScribe dan Aurora 3D Presentation
pada materi konstruksi pelengkung tiga sendi, (2) mengetahui kualitas kelayakan
media pembelajaran mekanik teknik berbasis VideoScribe dan Aurora 3D
Presentation pada materi konstruksi pelengkung tiga sendi, (3) mengetahui
ketuntasan prestasi belajar mahasiswa pada materi konstruksi pelengkung tiga
sendi, dan (4) mengetahui apakah produk yang dihasilkan dapat meningkatkan
minat belajar mahasiswa.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada
model pengembangan 4D (four-D) yang meliputi empat tahapan yaitu:
pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan
penyebaran (disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini
berupa angket dan soal evaluasi. Angket digunakan pada validasi ahli dan
penilaian minat belajar mahasiswa. Sedangkan soal evaluasi digunakan pada
penilaian hasil belajar mahasiswa.
Hasil pengembangan media pembelajaran diketahui bahwa: (1) produk
media yang dikembangkan dikemas dalam bentuk file berformat .exe dengan
ukuran file 553 MB. (2) produk media yang dikembangkan layak digunakan di
jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, FT, UNY. Kelayakan produk
berdasarkan validasi ahli materi yaitu sebesar (88%) termasuk kriteria “sangat
layak” untuk digunakan, sedangkan berdasarkan validasi ahli media sebesar
(82,67%) termasuk kriteria “sangat layak” untuk digunakan. (3) hasil evaluasi I
sebesar (80%) termasuk kriteria “tinggi”, hasil evaluasi II sebesar (83,87%)
termasuk kriteria “tinggi”, hasil evaluasi III sebesar (80,65%) termasuk kriteria
“tinggi”, dan hasil evaluasi IV sebesar (87,09%) termasuk kriteria “sangat tinggi”.
(4) media pembelajaran yang dihasilkan mampu meningkatkan minat belajar
mahasiswa sebesar (12,16%) setelah menggunakan media.
Kata kunci: media pembelajaran, mekanika teknik, videoscribe, aurora 3d
presentation, konstruksi pelengkung tinga send
HUBUNGAN KESEIMBANGAN DINAMIS DAN KELENTUKAN SENDI PANGGUL DENGAN HASIL SERVIS DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW
Latar belakang penelitian ini yaitu ingin mengetahui hubungan keseimbangan dinamis dan kelentukan sendi panggul dengan hasil servis dalam permainan sepaktakraw. Adapun masalah dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut: 1) Apakah terdapat hubungan antara keseimbangan dinamis dengan hasil servis dalam permainan sepaktakraw? 2) Apakah terdapat hubungan antara kelentukan sendi panggul dengan hasil servis dalam permainan sepaktakraw? 3) Apakah terdapat hubungan antara keseimbangan dinamis dan kelentukan sendi panggul dengan hasil servis dalam permainan sepaktakraw?.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan pendekatan “One-shot” model. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik “total sampling”, dengan sampel sebanyak 10 orang yang berasal dari atlet sepaktakraw kabupaten Ciamis. Instrumen penelitian yang digunakan ialah tes keseimbangan dinamis (Dinamic Test Of Positional Balance) dan tes kelentukan sendi panggul (Pront Split). Sedangkan untuk mengukur hasil servis menggunakan tes keterampilan servis.
Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data diperoleh kesimpulan yaitu: 1) Terdapat hubungan positif antara keseimbangan dinamis dengan kemampuan hasil servis dalam permainan sepaktakraw. 2) Terdapat hubungan positif antara kelentukan sendi panggul dengan hasil servis dalam permainan sepaktakraw. 3) Terdapat hubungan positif antara keseimbangan dinamis dan kelentukan sendi panggul secara bersama-sama dengan hasil servis dalam permainan sepaktakraw.
Penulis menyarankan agar para pelatih/pembina cabang olahraga sepaktakraw lebih memperhatikan kondisi keseimbangan dinamis dan kelentukan sendi panggul dalam menentukan calon atlet sepaktakraw, karena keseimbangan dinamis dan kelentukan sendi panggul memberikan dukungan yang positif terhadap hasil servis dalam permainan sepaktakraw.
Kata Kunci : Keseimbangan Dinamis, Kelentukan Sendi Panggul, Hasil Servis, Sepaktakraw
The background of this research is to know relationship between the dynamic balance and flexibility of hip joint with the service results in sepaktakraw game. The problem in this study are: 1) Is there a relationship between the dynamic balance with the service results in sepaktakraw game? 2) Is there a relationship between the flexibility of the hip joint with the service results in sepaktakraw game? 3) Is there a relationship between dynamic balance and flexibility of the hip joint with the service results in sepaktakraw game ?.
The method that used in this research is descriptive method, with a "One-shot" model. The sampling technique in this research using "total sampling" technique, with 10 sepaktakraw athletes from Kabupaten Ciamis as the sample. The research instrument that used is a dynamic balance test (Test Of Positional Dynamic Balance) and hip joint flexibility test (Pront Split). Meanwhile for measuring the results of the service using service skills test.
Based on the results of data processing and analysis we concluded that: 1) There is a positive relationship between the dynamic balance and the ability of the service results in sepaktakraw game. 2) There is a positive relationship between the flexibility of the hip joint with the service results in sepaktakraw game. 3) There is a positive relationship between dynamic balance, flexibility of the hip joint and service results in sepaktakraw game.
The author suggests that the trainers / coaches of sepaktakraw give more attention to the condition of dynamic balance and flexibility of the hip joint in determining the prospective sepaktakraw athlete, because the dynamic balance and flexibility of the hip joint provide positive support for the service results in sepaktakraw game.
Key Word: Dynamic Balance, Flexibility Of Hip Joints, Service Result, Sepaktakra
Upaya masyarakat adat sendi dalam pembentukan desa adat menurut Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang desa perspektif al-mawardi: Studi pada eks Desa Sendi Lereng Gunung Welirang Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto
INDONESIA:
Sendi sebelumnya merupakan sebuah desa yang lengkap dengan aparat pemerintahannya pada tahun 1912. Permendagri No.56 Tahun 2015 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, desa Sendi tidak tercantum dalam wilayah Administrasi Kabupaten Mojokerto, tidak termasuk 299 desa dan 5 kelurahan di Kabupaten Mojokerto. Dalam hal ini negara mengatur pada Undang-Undang tentang Desa sesuai pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Adapun kendala yang dihadapi Masyarakat Eks Sendi terhadap pelaksanaan pembentukan desa adat yang ada pada Undang-Undang, sehingga menimbulkan persoalan untuk dianalisis.
Fokus penelitian ini adalah mendiskripsikan tentang : 1) Apa upaya masyarakat Adat Sendi dalam pembentukan Desa Adat Sendi di kaji dari Undang-Undang No. 6 Tahun 2014, 2)Apa kendala masyarakat Adat Sendi dalam membentuk Desa Adat menurut Undang-Undang No.6 Tahun 2014, 3) Melihat peran Pemerintah terhadap masyarakat dalam upaya pembentukan Desa Adat Sendi Perspektif Al Mawardi.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Yuridis Empiris dengan pendekatan Yuridis-Sosiologis yang menghasilkan data deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Pacet, Kabupaten Mojokerto. Dalam mengumpulkan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi kepada sejumlah informan yang sudah ditentukan. Pengolahan data dilakukan dengan cara Pemeriksaan Ulang (Editing), Klasifikasi (classifying), Verifikasi (verifying), Analisis (Analizing).
Hasil penelitian yang diperoleh penulis memberi kesimpulan bahwa : 1)Masyarakat Eks Sendi telah berupaya dengan membentuk Forum Perjuangan Rakyat(FPR), juga memberi surat, serta melakukan dialog kepada instansi terkait pemerintahan Desa dan Kabupaten, juga pada Provinsi untuk berupaya dalam pembentukan Desa Adat, namun ditolak dan tidak dapat rekomendasi. 2) Kendala yang dihadapi dengan adanya inkonsistensi tentang pembuatan Desa atau Desa Adat pada Undang-Undang No.6 Tahun 2014 dengan ketentuan lain terkait.3) Peran Pemerintah bila dilihat dari pendapat Al-Mawardi untuk mewujudkan negara ideal belum terpenuhi, Sesuai unsur pada teori beliau tidak terpenuhinya harapan kelangsungan hidup, Kesuburan tanah yang berkesinambungan, keamanan yang merata, dan keadilan yang tidak ada pada masyarakat Eks Desa Sendi saat ini.
ENGLISH:
Sendi was previously a complete village with its government apparatus in 1912. Permendagri No.56 of 2015 concerning Government Administrative Region Codes and Data, Sendi village was not included in the Mojokerto Regency Administration area, excluding 299 villages and 5 village on city in Mojokerto Regency. In this case the state regulates the Law on Villages in accordance with Law Number 6 of 2014 concerning Villages. As for the obstacles faced by the Ex-Sendi Society on the implementation of the formation of traditional villages that exist in the Act, causing problems to be analyzed.
The focus of this study is to describe: 1)What are the efforts of the Sendi Indigenous people in the formation of the Indigenous Village of Sendi in the review of Law No.6 of 2014, 2)What are the obstacles of the Sendi Indigenous people in forming the Customary Villages according to Law No.6 of 2014, 3)Looking at the role of the Government towards the community in the effort to form the Al Mawardi Perspective Joint Village.
This research uses an juridical empiricalresearch type with a Juridical-Sociological approach that produces descriptive data. This research was conducted in Pacet, Mojokerto Regency. In collecting data, interviews were conducted with observations and documentation to a number of informants who had been determined. Data processing is done by Re-examination(Editing), Classification(classifying), Verification(verifying), Analysis(Analizing).
The results obtained by the author conclude that:1)Ex-JointCommunities have sought to form the People's Struggle Forum(FPR), also gave letters, and conducted dialogues with institutions related to village and regency governments, also to the Provinces to make efforts to form Indigenous Villages, but was rejected and can't get a recommendation. 2)Constraints faced by the inconsistency regarding the creation of a Village or Customary Village in Law No.6 of 2014 with other related provisions. 3)The Government's role when viewed from Al-Mawardi's opinion to realize an ideal state has not been fulfilled. he did not fulfill the hope of survival, sustainable soil fertility, equitable security, and justice that does not exist in the Ex-Sendi Village community at this time.
ARABIC:
كانت قرية سيندي في السابق قرية كاملة مع أجهزتها الحكومية في عام 1912. لائحة وزير الشؤون الداخلية رقم 56 لعام 2015 بشأن قانون وبيانات منطقة الإدارة الحكومية ، لم تكن قرية سيندي مدرجة في منطقة موجوكيرتو ريجنسي الإدارية ، ولم تدرج في 299 قرية و 5 قرية في موجوكيرتو ريجنسي. في هذه الحالة ، تنظم الدولة قانون القرى وفقًا للقانون رقم 6 لعام 2014 بشأن القرى. أما بالنسبة للعقبات التي تواجهها الجمعية السابقة سيندي بشأن تنفيذ تشكيل القرى التقليدية الموجودة في القانون ، مما يتسبب في تحليل المشكلات.
تركز هذه الدراسة على وصف ما يلي: 1) ما هي جهود سكان سيندي الأصليين في تشكيل قرية سيندي الأصلية في مراجعة القانون رقم. 6 من 2014 ، 2) ما هي عقبات السكان الأصليين السندي في تشكيل القرى العرفية وفقًا للقانون رقم 6 لعام 2014 ، 3) النظر في دور الحكومة تجاه المجتمع في الجهود المبذولة لتشكيل قرية المنظور المشتركة.
تستخدم هذه الدراسة نوعًا من البحث القانوني التجريبي مع النهج الاجتماعي والقانوني الذي ينتج بيانات وصفية. تم إجراء هذا البحث في تيرة ، مقاطعة موخيرتو. عند جمع البيانات ، أجريت مقابلات مع ملاحظات ووثائق لعدد من المخبرين الذين تم تحديدهم. تتم معالجة البيانات عن طريق إعادة الفحص (التحرير) ، التصنيف (التصنيف) ، التحقق (التحقق) ، التحليل (التحليل).
استنتجت النتائج التي توصل إليها المؤلف ما يلي: 1) سعت المجتمعات المشتركة السابقة إلى تشكيل منتدى نضال الشعب (FPR) ، كما قدمت خطابات ، وأجرت حوارات مع المؤسسات ذات الصلة بحكومات القرى وحكومات المقاطعات ، وكذلك إلى المقاطعات لبذل الجهود لتشكيل قرى السكان الأصليين ، ولكن تم رفض ولا يمكن الحصول على توصية. 2) القيود التي يواجهها عدم الاتساق فيما يتعلق بإنشاء قرية أو قرية عرفية في القانون رقم 6 لعام 2014 مع الأحكام الأخرى ذات الصلة 3) لم يتحقق دور الحكومة عند النظر إليه من وجهة نظر المواردي لتحقيق دولة مثالية. لم يحقق أمل البقاء ، وخصوبة التربة المستدامة ، والأمن العادل ، والعدالة التي لم تكن موجودة في مجتمع قرية سيندي السابق في هذا الوقت
Pengembangan Media Pembelajaran Mekanika Teknik Berbasis Videoscribe Dan Aurora 3d Presentation Pada Materi Konstruksi Pelengkung Tiga Sendi
Tujuan penelitian ini dirancang untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran mekanik teknik berbasis VideoScribe dan Aurora 3D Presentation pada materi konstruksi pelengkung tiga sendi, (2) mengetahui kualitas kelayakan media pembelajaran mekanik teknik berbasis VideoScribe dan Aurora 3D Presentation pada materi konstruksi pelengkung tiga sendi, (3) mengetahui ketuntasan prestasi belajar mahasiswa pada materi konstruksi pelengkung tiga sendi, dan (4) mengetahui apakah produk yang dihasilkan dapat meningkatkan minat belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan 4D (four-D) yang meliputi empat tahapan yaitu: pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dan soal evaluasi. Angket digunakan pada validasi ahli dan penilaian minat belajar mahasiswa. Sedangkan soal evaluasi digunakan pada penilaian hasil belajar mahasiswa. Hasil pengembangan media pembelajaran diketahui bahwa: (1) produk media yang dikembangkan dikemas dalam bentuk file berformat .exe dengan ukuran file 553 MB. (2) produk media yang dikembangkan layak digunakan di jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, FT, UNY. Kelayakan produk berdasarkan validasi ahli materi yaitu sebesar (88%) termasuk kriteria “sangat layak” untuk digunakan, sedangkan berdasarkan validasi ahli media sebesar (82,67%) termasuk kriteria “sangat layak” untuk digunakan. (3) hasil evaluasi I sebesar (80%) termasuk kriteria “tinggi”, hasil evaluasi II sebesar (83,87%) termasuk kriteria “tinggi”, hasil evaluasi III sebesar (80,65%) termasuk kriteria “tinggi”, dan hasil evaluasi IV sebesar (87,09%) termasuk kriteria “sangat tinggi”. (4) media pembelajaran yang dihasilkan mampu meningkatkan minat belajar mahasiswa sebesar (12,16%) setelah menggunakan media
- …
