Journal of STIM Shanti Bhuana
Not a member yet
100 research outputs found
Sort by
PENGARUH INTERFACE QUALITY, APPLICATION INCENTIVES, SECURITY PRIVACY TERHADAP FLOW EXPERIENCE DAN PURCHASE INTENTION PADA KONSUMEN MARKETPLAC
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalis peran Interface Quality, Aplication Insentiv, Security Privacy, Terdadap Flow experince dan Purchase Intention terhadap penyedia platfoam aplikasi marketplace. Sample yang digunakan pada penelitian ini adalah 240 responden. Unit dalam penelitian ini ialah konsumen yang mempergunakan aplikasi marketplace online sebagai belanja mereka. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah Purposive Sampling data dianalisis pengujian menggunakan metode Structural Equation Model (SEM) – Partial Least Square (PLS). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data primer, yaitu dari karakteristik responden secara langsung melalui Google Form yang disebar secara online dengan media sosial . Jenis data berdasarkan priode waktunya yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross Sectional. Hasil penelitian ini adalah : (1) Interface Quality berpengaruh terhadap Flow experience. (2) Aplicatoin Insentive tidak berpengaruh terhadap flow experience. (3) Security Privacy berpengaruh terhadap flow experience. (4) Interface Quality berpengaruh terhadap Purchase Intention. (5) Aplication Insentive tidak berpengaruh terhadap Purchase Intention. (6) Security privacy berpengaruh terhadap Purchase Intention. (7) Flow experience berpengaruh terhadap Purchase Intention. (8) Interface Quality terhadap Purchase Intention. (9) Flow experience tidak memediasi hubungan antara Aplication Incentive terhadap Purchase Intention. (10) Flow experience (FE) tidak memediasi hubungan antara Security Privacy (SP) terhadap Purchase Intention (PI). Implikasi manajerial kualitas antarmuka yang baik dapat meningkatkan pengalaman pengguna inventasikan untuk memahami kebutuhan, preferensi dan perilaku pengguna, mengidentifikasi segmen pasar yang berbeda dan tawaran insentif yang relevan bagi masing masing segmen, kebijakan privasi dan beri pemahaman bagaimana informasi tentang data mereka gunakan, patuhi peraturan privasi data. performa teknologi pastikan aplikasi memuat halaman lebih cepat, aplikasi responsiif, menarik minat beli strategi pemasaran yang efektif lakukan pemasaran yang target pada segmen pengguna pastikan pembelian mereka yang berkelanjutanPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalis peran Interface Quality, Aplication Insentiv, Security Privacy, Terdadap Flow experince dan Purchase Intention terhadap penyedia platfoam aplikasi marketplace. Sample yang digunakan pada penelitian ini adalah 240 responden. Unit dalam penelitian ini ialah konsumen yang mempergunakan aplikasi marketplace online sebagai belanja mereka. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah Purposive Sampling data dianalisis pengujian menggunakan metode Structural Equation Model (SEM) – Partial Least Square (PLS). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data primer, yaitu dari karakteristik responden secara langsung melalui Google Form yang disebar secara online dengan media sosial . Jenis data berdasarkan priode waktunya yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cross SectionalHasil penelitian ini adalah : (1) Interface Quality berpengaruh terhadap Flow experience. (2) Aplicatoin Insentive tidak berpengaruh terhadap flow experience. (3) Security Privacy berpengaruh terhadap flow experience. (4) Interface Quality berpengaruh terhadap Purchase Intention. (5) Aplication Insentive tidak berpengaruh terhadap Purchase Intention. (6) Security privacy berpengaruh terhadap Purchase Intention. (7) Flow experience berpengaruh terhadap Purchase Intention. (8) Interface Quality terhadap Purchase Intention. (9) Flow experience tidak memediasi hubungan antara Aplication Incentive terhadap Purchase Intention. (10) Flow experience (FE) tidak memediasi hubungan antara Security Privacy (SP) terhadap Purchase Intention (PI). Implikasi manajerial kualitas antarmuka yang baik dapat meningkatkan pengalaman pengguna inventasikan untuk memahami kebutuhan, preferensi dan perilaku pengguna, mengidentifikasi segmen pasar yang berbeda dan tawaran insentif yang relevan bagi masing masing segmen, kebijakan privasi dan beri pemahaman bagaimana informasi tentang data mereka gunakan, patuhi peraturan privasi data. performa teknologi pastikan aplikasi memuat halaman lebih cepat, aplikasi responsiif, menarik minat beli strategi pemasaran yang efektif lakukan pemasaran yang target pada segmen pengguna pastikan pembelian mereka yang berkelanjutan.
Kata Kunci : Interface Quality; Aplication Insentive; Security Privacy; Flow Experince; dan Purchase Intentio
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI COGNITIVE ENGAGEMENT DAN EMOTIONAL ENGAGEMENT TERHADAP BRAND LOYALTY PADA BEAUTY INDUSTRY DI INDONESIA
Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara upaya pemasaran media sosial (Social Media Marketing) dalam industri kecantikan di Indonesia dengan keterlibatan kognitif dan emosional pelanggan terhadap merek, serta dampaknya pada loyalitas merek. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dari responden yang telah menggunakan produk kecantikan selama setidaknya satu tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa Social Media Marketing berpengaruh positif terhadap keterlibatan kognitif dan emosional pelanggan, namun tidak secara signifikan terhadap loyalitas merek. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi manajer merek dalam mengoptimalkan upaya pemasaran media sosial untuk membangun keterlibatan pelanggan yang kua
DAMPAK KUALITAS LAYANAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA E-COMMERCE DI INDONESIA
The results of this research discuss the aim of investigating the influence of artificial intelligence (AI) chatbot service quality on customer loyalty in an organization. Through a sequential chain model of service quality loyalty, this research classifies AI chatbot service quality into nine attributes and develops a research model to explore the internal mechanisms of the influence of AI chatbot service quality on customer loyalty. These findings can assist organizations in increasing customer value perceptions, trust, satisfaction, and loyalty, as well as provide guidance in the development, adoption, and post-adoption of affective trust, and satisfaction. This research contributes to the understanding of service quality in the context of information systems (IS) and extends the sequential chain model of quality loyalty to the context of AI services. These findings can help organizations improve customer value perception, trust, satisfaction, and loyalty, as well as provide guidance in the development, adoption, and post-adoption of AI chatbotsHasil penelitian ini membahas yang bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kualitas layanan chatbot kecerdasan buatan (AI) terhadap loyalitas pelanggan pada suatu organisasi. Melalui model rantai berurutan dari loyalitas kualitas layanan, penelitian ini mengklasifikasikan kualitas layanan AI chatbot menjadi sembilan atribut dan mengembangkan model penelitian untuk mengeksplorasi mekanisme internal tentang pengaruh kualitas layanan AI chatbot terhadap loyalitas pelanggan. Temuan ini dapat membantu organisasi dalam meningkatkan persepsi nilai, kepercayaan, kepuasan, dan loyalitas pelanggan, serta memberikan panduan dalam pengembangan, adopsi, dan pasca-adopsikepercayaan afektif, dan kepuasan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang kualitas layanan dalam konteks sistem informasi (IS) dan memperluas model rantai sekuensial loyalitas kualitas ke dalam konteks layanan AI. Temuan ini dapat membantu organisasi dalam meningkatkan persepsi nilai, kepercayaan, kepuasan, dan loyalitas pelanggan, serta memberikan panduan dalam pengembangan, adopsi, dan pasca-adopsi chatbot AI
DETERMINAN RETURN ON ASSET PADA PERBANKAN KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mendalami faktor-faktor yang mempengaruhi Return on Asset (ROA) pada bank-bank konvensional di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Kajian ini secara khusus memfokuskan pada lima variabel utama: Equity Ratio, Deposit Ratio, Loan Ratio, Liquidity Ratio, dan Non Interest Income Ratio. Metode regresi data panel digunakan, dengan sampel yang mencakup 37 bank konvensional selama periode 2018-2022. Dari hasil analisis, ditemukan bahwa Loan Ratio dan Non Interest Income Ratio memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Sebaliknya, Equity Ratio, Deposit Ratio, dan Liquidity Ratio tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan pentingnya manajemen Loan Ratio yang efisien dan strategi diversifikasi pendapatan non-bunga dalam meningkatkan profitabilitas bank. Hal ini menjadi panduan berharga bagi manajemen bank dalam merumuskan strategi untuk meningkatkan kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas bank konvensional di Indonesia. Analisis komprehensif mengenai pengaruh berbagai rasio keuangan terhadap ROA memberikan wawasan penting bagi praktisi perbankan, investor, dan pemangku kepentingan lain dalam mengevaluasi kesehatan keuangan dan potensi pertumbuhan bank. Studi ini diharapkan membuka peluang penelitian lebih lanjut dalam bidang perbankan konvensional, khususnya di konteks pasar keuangan Indonesia, dan berpotensi memberikan dampak positif pada kebijakan dan praktik perbankan di masa depan. Dengan mengeksplorasi lebih jauh faktor-faktor ini, penelitian berupaya memberikan pandangan yang lebih luas dan mendalam tentang dinamika yang memengaruhi profitabilitas bank di Indonesia, memberikan sumbangsih yang berarti bagi literatur di bidang keuangan dan perbankan
PENGARUH BRAND EXPERIENCE TERHADAP BRAND LOYALTY MELALUI PERCEIVED QUALITY DAN BRAND TRUST PADA PENGGUNA SMARTPHONE DI JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Brand Experience terhadap Brand Loyalty yang dimediasi oleh Perceived Quality dan Brand Trust pada pengguna smartphone di Jakarta, kepada 188 Responden sebagai sample. Dalam penelitian ini metode pengambilan sample menggunakan non-probability sampling, menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM), SPSS dan Software AMOS24. Hasil penelitian menampilkan (1) Variabel Brand Experience tidak terdapat pengaruh positif terhadap Brand Loyalty dan tidak didukung. (2) Variabel Brand Experience berpengaruh positif terhadap Perceived Quality dan didukung. (3) Variabel Brand Experience berpengaruh positif terhadap Brand Trust dan didukung. (4) Variabel Perceived Quality berpengaruh positif terhadap Brand Loyalty dan didukung. (5) Variabel Brand Trust berpengaruh positif terhadap Brand Loyalty dan didukung. (6) Variabel Brand Experience berpengaruh positif terhadap Brand Loyalty yang dimediasi oleh Perceived Quality dan didukung. (7) Variabel Brand Experience tidak terdapat pengaruh positif terhadap Brand Loyalty yang dimediasi oleh Brand Trust.The objective of the empirical study is to examine and to analyze the effect of Brand Experience on Brand Loyalty mediated by Perceived Quality and Brand Trust of smaprtphone users in Jakarta, with 188 respondents as samples. In this study, the sampling method used non-probability sampling, using purposive sampling technique. The data analysis methods used are Structural Equation Modeling (SEM), SPSS and AMOS24 software. The results show (1) Brand Experience variables have no positive effect on Brand Loyalty and is not supported. (2) Brand Experience variables have a positive effect on Perceived Quality and is supported. (3) the Brand Experience variables have a positive effect on Brand Trust and is supported. (4) Perceived Quality variables have a positive effect on Brand Loyalty and is supported. (5) Brand Trust variable has a positive effect on Brand Loyalty is supported. (6) Brand Experience variable has a positive effect on Brand Loyalty which is mediated by Perceived Quality and is supported. (7) Brand Experience variable have no positive effect on Brand Loyalty which is mediated by Brand Trust and is not supported
ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP PENDAPATAN PELAKU UMKM DI KOTA SEKADAU
This research discusses how UMKM actors manage their finances regarding income. The aim of this research is to determine the understanding of UMKM actors in Sekadau City regarding business financial management. This type of research uses descriptive qualitative methods, using primary data in the form of direct interviews with a number of UMKM actors. The sample was selected using purposive sampling of 10 owners where the sample had the criteria of having run the business for more than 5 years with a minimum monthly income of Rp 5,000,000. The results of the research show that the majority of UMKM actors in Sekadau City do not make business financial plans. This is due to a lack of understanding by business actors in making budget plans for business activities. Apart from that, based on the results of direct interviews, UMKM actors do not record, report and control business financial income and expenses.Penelitian ini membahas tentang bagaimana pelaku UMKM dalam mengelola keuangan terhadap pendapatan tujuan penelitian ini mengetahui pemahaman pelaku UMKM yang ada di Kota sekadau terhadap pengelolaan keuangan usaha. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan data primer berupa hasil wawancara langsung dengan sejumlah pelaku UMKM. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling sebanyak 10 orang owner dimana sampel tersebut memiliki kriteria yaitu telah menjalankan usaha lebih dari 5 tahun dengan pendapatan perbulan minimal Rp 5.000.000. hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pelaku UMKM yang ada di Kota Sekadau tidak membuat perencanaan keuangan usaha hal tersebut dikarenakan kurangnya pemahaman pelaku usaha dalam membuat rancangan anggaran untuk kegiatan usaha, selain daripada itu berdasarkan hasil wawancara langsung para pelaku UMKM tidak melakukan pencatatan, pelaporan dan pengendalian terhadap pemasukan dan pengeluaran keuangan usaha
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN ANGGOTA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KARYAWAN CREDIT UNION KELING KUMANG KOTA PUTUSSIBAU
Penelitian ini dilakukan di Credit Union Keling Kumang Kota Putussibau, alasan dari penelitian ini adalah untuk menjawab keingintahuan dari penulis mengenai tingkat kepuasan yang dirasakan oleh anggota selama 15 tahun CUKK berdiri. Dengan tujuan adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan anggota dalam kualitas pelayanan karyawan Credit Union Keling Kumang Kota Putussibau. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan indikator berupa Tangibles (Berwujud), Realibility (Kehandalan), Responsivess (Ketanggapan), Assurance (Jaminan), Emphaty (Empati), dan Pelayanan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, kuesioner, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui indikator-indikator dalam pelayanan anggota Credit Union yaitu Tangibles (Berwujud), Realibility (Kehandalan), Responsivess (Ketanggapan), Assurance (Jaminan), Emphaty (Empati), dan Pelayanan serta penempatan karyawan di posisi yang tepat dan memiliki hubungan yang baik antara karyawan Credit Union Keling Kumang Kota Putussibau dengan anggotanya, dengan skor rata-rata 2,88 yang artinya jika dilihat dari dimensi dan indikator dengan rentang interpretasi maka dapat disimpulkan pada rentang 2,36 – 3,03 sehingga terletak pada kategori sangat setuju atau sangat baik.This research was conducted at the Keling Kumang Credit Union, Putussibau City, the reason for this research was to answer the author's curiosity regarding the level of satisfaction felt by members during the 15 years CUKK was founded. The aim is to determine the level of member satisfaction in the quality of service of Keling Kumang Credit Union employees, Putussibau City. In this research, the author uses indicators in the form of Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty, and Service. The research method used is a descriptive method in the form of qualitative descriptive research. Data collection techniques include field observations, questionnaires and interviews. Based on the results of research conducted through indicators in Credit Union member service, namely Tangibles (Tangible), Reliability (Reliability), Responsiveness (Responsiveness), Assurance (Guarantee), Emphaty (Empathy), and Service and placement of employees in the right positions and has a good relationship between the employees of the Keling Kumang Credit Union, Putussibau City and its members, with an average score of 2.88, which means that if you look at the dimensions and indicators with a range of interpretations, it can be concluded in the range 2.36 – 3.03 so it is in the category strongly agree or very well
PENGARUH KETERLIBATAN PELANGGAN, KUALITAS LAYANAN, CITRA MEREK DAN PENGALAMAN MEREK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PENGGUNA TRANSPORTASI ONLINE DI DKI JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa berpengaruh keterlibatan pelanggan, kualitas layanan, citra merek dan pengalaman merek terhadap kepuasan pelanggan pada pengguna transportasi online. Kajian ini diarahkan untuk Grab, salah satu layanan transportasi online se-Asia Tenggara. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan field research dengan menyebar kuisioner kepada 200 responden pengguna aplikasi Grab di DKI Jakarta, maupun library research dengan meninjau dari jurnal dan literatul lain terkait penelitian ini. Analisis regresi dan korelasi digunakan untuk pemeriksaan informasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan pelanggan, kualitas layanan, citra merek dan pengalaman merek terhadap kepuasan pelanggan transportasi online di DKI Jakarta sangat berpengaruh dalam loyalitas pengembangan Grab di DKI Jakarta, dilihat dari hasil data yang diolah sangat signifikansebesar 0.614 atau sebesar 61%. Hal ini menunjukkan bahwa variable kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh variabel keterlbatan pelanggan, kepuasan layanan, citra merek, pengalaman merek sebesar 61 %.. sedangkan sisanya sebesar 39 % dijelaskan oleh faktor lainnya yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini. Bentuk pengaruh dari beberapa pengaruh dengan kepuasan pelanggan tersebut dapat digambarkan dengan persamaan regresi yang diperoleh nilai koefisien regresi yang bertanda positif, hal tersebut menunjukkan bahwa antar kualitas pelayanan dan harga mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan.
The research aims to find out how influential customer involvement, the quality of service, the brand image and brand experience of customer satisfaction on online transport users. This study is aimed at grab, one of southeast Asia's transportation services. The data collection on this research USES field research by spreading "questionnaire" to 200 user responders at grab application in dki Jakarta, as well as the library research by reviewing from a journal and other structures related to the study. Regression analysis and correlation are used for information screening. The result of this research suggests that the involvement of the customer, quality services, brands' and brands' experience on the satisfaction of the online transport's customers in dki dki will be particularly significant in the development of grab loyalty at the Jakarta stock exchange. This suggests that variable customer satisfaction can be explained by variable customer reliability, service satisfaction, brand image, brand experience of 61 percent.. The rest of the 39 percent is explained by other factors not included in this research model. The effect of some of the influences with the satisfaction of the customer can be illustrated by the regression equation obtained by the positive signed coefficient value of regression, which suggests that both the quality of service and the price have a positive impact
ANALISA STRATEGI POSITIONING MEREK: STUDI KASUS INDUSTRI E-COMMERCE DI INDONESIA
Penelitian ini fokus pada strategi posisi merek dalam industri e-commerce Indonesia dengan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif, menggunakan perangkat lunak SPSS 25. Data dikumpulkan melalui survei dan kuesioner, menitikberatkan pada persepsi konsumen terhadap merek Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, dan Lazada. Dengan melibatkan sekitar 100 responden, penelitian ini bertujuan memberikan wawasan mendalam tentang posisi pasar e-commerce di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang paling signifikan memengaruhi minat konsumen dalam menggunakan e-commerce adalah kemudahan penggunaan dan desain aplikasi. Setiap platform e-commerce diuji menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji diskriminan untuk memastikan keandalan dan validitas data. Rekomendasi manajerial yang diberikan adalah untuk meningkatkan pengalaman pengguna melalui pengembangan antarmuka yang mudah digunakan dan desain aplikasi yang menarik. Evaluasi periodik terhadap performa dan respons konsumen sangat dianjurkan, dengan menggunakan SPSS 25 sebagai alat analisis yang canggih. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami preferensi dan persepsi konsumen terhadap industri e-commerce, sambil menyusun rekomendasi yang relevan untuk pengelolaan setiap platform e-commerce.This research explores brand positioning strategies in the Indonesian e-commerce industry, employing a quantitative approach and descriptive methods, utilizing SPSS 25 software. Data collection involved surveys and questionnaires, focusing on consumer perceptions of the Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, and Lazada brands. Involving approximately 100 respondents, the study aims to provide in-depth insights into the e-commerce market positioning in Indonesia. The analysis results indicate that ease of use and application design are the most significant factors influencing consumer interest in using e-commerce. Each e-commerce platform underwent validity tests, reliability tests, and discriminant analysis to ensure data reliability and validity. Managerial recommendations include enhancing user experience through the development of user-friendly interfaces and appealing application designs. Periodic evaluations of performance and consumer feedback are highly recommended, utilizing SPSS 25 for sophisticated analysis. This research contributes to understanding consumer preferences and perceptions in the e-commerce industry while formulating relevant recommendations for the management of each e-commerce platform
PENGRAJIN KAYU DARI CIAMIS KOTA MAMPU MENGGEBRAK PEREKONOMIAN
A wood craftsman is an individual or group of people who work in the field of handicrafts. By using wood as basic materials, craftsmen are able to produce various products. So this research aims to analyze the strategies of wood craftsmen in marketing and the obstacles to increasing the number of sales in Ciamis City. This research is a descriptive qualitative type, where data collection is carried out by means of observation and interviews. And then analyzed using the SWOT Method which is a strategic planning tool used to evaluate the strengths, weaknesses, opportunities and threats of a business or individual. The results of the research show that Mr Jenal, a wood craftsman from Ciamis, has the potential to disrupt the family's economy in several ways, such as: Creating high quality products that are in demand by many consumers. Focusing on selecting raw materials has an influence on increasing demand and sales which generate profits. The direct sales process in strategic locations really influences the market effectively, this influences increasing profitability and strengthening the local economySeorang pengrajin kayu ialah sosok individu atau sekelompok orang yang memiliki pekerjaan dalam bidang kerajinan tangan, dengan menggunakan bahan dasar kayu pengrajin mampu menghasilkan beragam produk. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengrajin kayu dalam pemasaran dan kendala untuk meningkatkan jumlah penjualan di Ciamis Kota. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif deskriptif, dimana dalam pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Dan kemudian di analisis dengan Metode SWOT yang merupakan alat perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman suatu bisnis atau individu. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa bapak Jenal seorang pengrajin kayu dari Ciamis memiliki potensi dalam mendobrak perekonomian keluarga dengan beberapa cara seperti. Menciptakan produk yang berkualitas tinggi sehingga diminati oleh banyak konsumen. Fokus pemilihan bahan baku memiliki pengaruh pada peningkatan permintaan dan penjualan yang menghasilkan keuntungan. Proses penjualan secara langsung di tempat strategis sangat mempengaruhi pasar dengan efektif, hal tersebut mempengaruhi pada peningkatan profitabilitas dan memperkuat ekonomi lokal