22 research outputs found
Formulasi tepung komposit daun kelor dan kacang merah pada kue tetu Mandar sebagai cemilan pencegah anemia bagi remaja putri
Kue Tetu Mandar adalah jajanan tradisional Mandar dibuat dengan tepung terigu, gula merah, dan santan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan formula tepung daun kelor (Moringa oleifera) dan kacang merah (Phaseolus vulgaris) pada kue Tetu Mandar untuk meningkatkan nilai gizinya sebagai cemilan alternatif untuk mencegah dan menangani anemia pada remaja putri. Penelitian ini adalah percobaan faktor tunggal (formula tepung komposit daun kelor (DK) dan kacang merah (KM)) yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap. Formula tepung komposit yang dicobakan adalah 2,5-7,5 g masing-masing untuk DK dan KM. Parameter yang diamati adalah sifat sensoris hedonik, serta kandungan protein dan zat besi kue Tetu Mandar. Data sifat organoleptik dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis, sedangkan data kandungan protein dan besi dianalisis dengan ANOVA. Dilakukan pemilihan formula kue dengan perangkingan, dan perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari kue Tetu Mandar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula tepung komposit daun kelor dan kacang merah berpengaruh tidak nyata terhadap sifat organoleptik untuk atribut warna, tekstur dan aroma, serta kandungan protein dan zat besi kue Tetu Mandar, tetapi berpengaruh nyata terhadap sifat organoleptik untuk atribut rasa dan keseluruhannya. Formula 2,5 g DK dan 7,5 KM (F1) menjadi formula terpilih. Panelis memberikan respons organoleptik hedonik keseluruhan suka pada kue Tetu Mandar yang diperoleh dari F1. Kue tersebut mempunyai kandungan protein dan zat besi berturut-turut 4,82% dan 1,12%. Kadar protein ini memenuhi syarat mutu untuk biskuit (SNI 2973:2022). Konsumsi dua potong kue Tetu Mandar (@ 50 g) mencukupi AKG zat besi untuk remaja putri
Optimizing of Thristy Management on CKD Patients Undergoing Hemodialysis by Sipping Ice Tube
Hemodialysis is one of renal replacement therapy in patients with CKD. The fluid intake in patient’s CKD with hemodialysis, do causing some effects occurring most frequently, one is arising thirst. Thirst can cause patients fail to comply with the diet restrictions liquid intake so that the patient can experience the excess fluids or over hydration. If they do not limit liquid intake, so a fluid to accumulate in the body and may cause edema. These conditions will make increased blood pressure and give heavier heart works. One of the intervention that can be applied to deal with the thirst for a patient CKD namely by sucked on ice cubes. The purpose of this research is synthesize article about intervention sucked on an ice cube as the management of the thirst in patients who underwent CKD with hemodialysis. This research is literature review, which is assessing previous studies on an article that has been public. Article of the investigation was conducted on google scholar, DOAJ, and Pubmed. This literature review focuses on randomized control trial, cohort study and quantitative study, published in the Indonesian or English language from 2011 to 2021. The result of synthesis articles that has been found intervention will literally ice cubes can be used to reduce thirst. Ice cubes is put in the mouth to melting, any water content in ice cubes to give a sensation of cold in mouth and the melt water inside the mouth to reduce thirst that appears in patients undergo CKD with hemodialysis.
Hemodialisa merupakan salah satu terapi pengganti ginjal pada pasien dengan GGK. Pembatasan intake cairan pada pasien dengan GGK yang melakukan hemodialisa, menimbulkan beberapa efek yang paling sering terjadi, salah satunya adalah timbul rasa haus. Rasa haus dapat mengakibatkan pasien tidak mematuhi diet pembatasan asupan cairan sehingga pasien dapat mengalami kelebihan cairan atau overhidrasi. Pasien GGK apabila tidak melakukan pembatasan asupan cairan, maka cairan akan menumpuk di dalam tubuh dan akan menimbulkan edema. Kondisi ini akan membuat tekanan darah meningkat dan memperberat kerja jantung. Salah satu intervensi yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah rasa haus pada pasien GGK yaitu dengan mengulum es batu. Tujuan dari penelitian ini adalah mensintesis artikel-artikel tentang intervensi mengulum es batu sebagai manajemen rasa haus pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Desain penelitian ini adalah literature review, yaitu menelaah hasil-hasil penelitian sebelumnya pada artikel yang telah terpublikasi. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar, DOAJ, Pubmed. Kriteria inklusi meliputi a) publikasi artikel dalam sepuluh tahun terakhir 2011-2021, b) artikel menggunakan Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris dan memiliki fulltext, c) studi yang terdiri dari randomized control trial, cohort study dan quantitative study, sedangkan kriteria ekslusi meliputi artikel yang tidak memenuhi kriteria inklusi pada penelitian ini. Hasil dari sintesis artikel yang telah ditemukan intervensi mengulum es batu dapat digunakan untuk mengurangi rasa haus. Es batu yang dimasukkan ke dalam mulut sampai mencair, kandungan air didalam es batu dapat memberikan sensasi dingin dimulut dan air yang mencair di dalam mulut dapat mengurangi rasa haus yang muncul pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa
Penerapan Latihan Batuk Efektif untuk Mengeluarkan Sputum pada Pasien Pneumonia Lobaris Superior Dextra
This study aims to analyze the application of practical coughing exercises to expel sputum in nursing care for pneumonia patients. The research uses a case study method with evidence-based nursing, interviews, physical examination, observation, and document review. The study\u27s results showed that after practical coughing exercises, the patient could expel retained sputum with a respiratory frequency of 20 x/minute and oxygen saturation of 100%. In conclusion, effective cough exercise therapy can positively affect pneumonia patients.
Keywords: Effective cough, Pneumonia, Sputu
Analysis of the self-adherence to treatment and blood glucose monitoring in patients with diabetes mellitus
BACKGROUND: Patients with diabetes mellitus (DM) are increasing every year around the world, but only about 30% are taking medication regularly. The main goal of therapy in patients with DM is to normalize insulin activity and blood glucose levels without hypoglycemia to reduce neuropathic complications. Patients with DM must control their blood glucose levels regularly so that the value of blood glucose levels and adherence to treatment which are the main factors in the outcome of therapy are identified. The purpose of this study was to analyze the adherence of patients with DM to medication and monitoring blood glucose levels as part of self-adherence.
METHODS: This research is an analytical survey research with a cross-sectional design. The research sites were 5 wound care clinics spread across the Province of the Special Region of Yogyakarta, Indonesia, with a period between March to June 2021. The sampling technique was the accidental sampling method based on predetermined inclusion criteria. Data collection was carried out using a questionnaire and data analysis was carried out using univariate and bivariate methods.
RESULTS: The patients who became respondents in this study were 26 people, 50% men and 50% women. 53.8% of patients adhered to monitoring blood glucose levels and 65.4% adhered to treatment. Compliance with monitoring blood glucose levels was associated with medication adherence (P = 0.018). Age had a relationship with blood glucose level monitoring compliance (P = 0.047) and medication adherence (P = 0.015).
CONCLUSION: There is a relationship between adherence to monitoring blood glucose levels with medication adherence. Age has a relationship with blood glucose level monitoring and medication adherence
Awareness Questionnaire Versi Bahasa Indonesia untuk Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) dengan Hemodialisa: Pengembangan Dan Validitas
Introduction: Chronic kidney disease (CKD) is a global health burden with high economic costs to the health system and is an independent risk factor for cardiovascular disease (CVD). All stages of CKD are associated with an increased risk of morbidity, premature mortality, and/or decreased quality of life. Therefore, there is a need for questionnaires for awareness-related measurements in CKD patients but to date, there is no validated awareness questionnaire for CKD patients.
Aim: Develop an awareness questionnaire for the Indonesian version of CKD patients.
Method: Descriptive research by conducting validity and reliability tests. Research is quantitative, where the inter-pretenseence of research results is based on static-tic processed results using computer applications. This research was conducted in the hemodialysis unit of Nitipuran Clinic, Yogyakarta. The data collection process in this study was carried out in December-April 2021. The study subjects were 52 hemodialysis patients.
Results: The validity test of the awareness questionnaire contained 12 valid question items. The internal consistency value of consciousness indicates a cronbach'sα value of 0.865 this indicates that the questionnaire reliability test is classified as excellent reliability. This questionnaire can be used as an assessment instrument to find out the level of awareness of hemodialysis patients as preliminary data in determining the proper implementation.
Conclusion: Awareness Questionnaire Version Indonesian can be used to determine the level of awareness of CKD patients with hemodialysisPendahuluan: Penyakit ginjal kronis (CKD) adalah beban kesehatan global dengan biaya ekonomi yang tinggi untuk sistem kesehatan dan merupakan faktor risiko independen untuk penyakit kardiovaskular (CVD). Semua tahapan CKD dikaitkan dengan peningkatan risiko morbiditas, mortalitas prematur, dan/atau penurunan kualitas hidup. Oleh karena itu perlu adanya kuesioner untuk pengukuran terkait awareness pada pasien CKD namun Sampai saat ini, tidak ada kuesioner kesadaran yang divalidasi untuk pasien CKD. Tujuan: Mengembangkan awareness questionnaire untuk pasien CKD versi bahasa Indonesia.
Metode: Penelitian deskriptif dengan melakukan uji validitas dan reliabilitas. Penelitian bersifat kuantitatif, dimana inter-pretasi hasil penelitian berdasarkan hasil olahan statis-tic menggunakan aplikasi computer. Penelitian ini dilakukan di unit hemodialisa Klinik Nitipuran, Yogyakarta. Proses pengambilan data dalam penelitian ini dilaksanakan bulan Desember-April 2021. Subjek penelitian adalah pasien hemodialisa sebanyak 52 orang.
Hasil: Uji validitas kuesioner kesadaran terdapat 12 item pertanyaan valid. Nilai internal konsistensi kesadaran menunjukkan nilai cronbach’sα 0,865 hal ini menunjukkan bahwa uji reliabilitas kuesioner tergolong reliabilitas sangat baik. Kuesioner ini dapat digunakan sebagai intrumen pengkajian untuk mengetahui tingkat kesadaran pasien hemodialisa sebagai data awal dalam penentuan implementasi yang tepat.
Kesimpulan: Awareness Questionnaire Versi Bahasa Indonesia ini dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kesadaran pasien CKD dengan hemodalis
Upaya Pencegahan Diabetic Foot Ulcer pada Penyandang Diabetes Mellitus melalui Edukasi Kesehatan dengan Penerapan Teknologi Berbasis Website
ABSTRAK Posyandu Menur terletak di Desa Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Posyandu Menur memiliki anggota aktif sejumlah 152 orang, 62 orang diantaranya (40,78%) menderita penyakit Diabetes Mellitus, 17 dari 62 orang (27,42%) telah mengalami diabetic foot ulcer, bahkan sudah terjadi luka gangren dan infeksi dan 7 dari 62 orang (11,29%) sudah menjalani amputasi kaki. Diabetic foot ulcer yang tidak ditangani dengan tepat dan rutin dapat meningkatkan risiko amputasi. Amputasi berdampak buruk terhadap kualitas hidup penyandang Diabetes Mellitus dan meningkatkan ketergantungan terhadap keluarga dan pelayanan kesehatan. Amputasi dapat menyebabkan depresi, cemas, reaksi penolakan, berduka bahkan keinginan bunuh diri. Pemberdayaan berbasis masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan penyandang Diabetes Mellitus tentang diabetic foot self-care sebagai upaya pencegahan diabetic foot ulcer. Pelaksanaan pemberdayaan berbasis masyarakat ini diawali dengan kegiatan sosialisasi dan focus group discussion bersama dengan pengurus Posyandu Menur dan Puskesmas Kasihan 2 tentang Plan of Action (PoA) dan Tem of Reference (ToR) kegiatan serta pemaparan teknologi berbasis website. Tahap selanjutnya, pemberian edukasi kesehatan dengan metode pelatihan dan workshop melalui penerapan teknologi berbasis website, website tersebut dapat diakses dimanapun dan kapanpun, diakses berulang kali secara gratis melalui smartphone. Website tersebut berisi artikel, gambar dan video animasi 2D. Hasil:Kegiatan Pemberdayaan berbasis masyarakat ini diikuti oleh 35 orang penyandang Diabetes Mellitus, dan diselenggarakan di Posyandu Menur. Rata-rata usia responden adalah 52,08±2,35 tahun. Mayoritas penyandang Diabetes Mellitus, berjenis kelamin perempuan (97,14%), sebagian besar berlatar pendidikan SMA (74,29%) dan mempunyai pekerjaan wiraswasta (65,71%). Pengetahuan tentang diabetic foot self care sebagai upaya pencegahan diabetic foot ulcer sebelum intervensi pada kategori baik hanya 8,6%, sedangan pengetahuan setelah intervensi pada kategori baik meningkat mencapai 85,7%, dengan p-value 0,000 artinya terdapat perbedaan secara signifikan, pengetahuan antara sebelum dan sesudah intervensi. Ketrampilan tentang teknik/cara/prosedur diabetic foot self-care sebelum intervensi pada kategori baik hanya 8,6%, sedangan ketrampilan setelah intervensi pada kategori baik meningkat mencapai 85,7%, dengan p-value 0,000 artinya terdapat perbedaan secara signifikan, ketrampilan sebelum dan sesudah intervensi. Media edukasi kesehatan dengan penerapan teknologi berbasis website berdampak positif bagi pengetahuan dan ketrampilan penyandang Diabetes Mellitus dalam upaya pencegahan diabetic foot ulcer. Diharapkan keberlanjutan program kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan dari puskesmas setempat agar penderita Diabetes Mellitus dapat melakukan pencegahan diabetic foot ulcer secara mandiri dan berkelanjutan. Kata Kunci: Diabetic Foot Ulcer, Diabetic Foot Self-Care, Media Edukasi Kesehatan, Posyandu, Website ABSTRACT Posyandu Menur is located in Tirtonirmolo Village, Kasihan District, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta Province. Out of the 152 active members of Posyandu Menur, 62 (40.78%) have diabetes mellitus, 17 out of 62 (27.42%) have diabetic foot ulcers, some of which have even resulted in infections and gangrene, and 7 out of 62 (11.29%) have had their feet amputated. Untreated diabetic foot ulcers can increase the risk of amputation. Diabetes mellitus patients' quality of life is adversely affected by amputation, which also makes them more reliant on family and medical assistance. Anxiety, sadness, suicide thoughts, denial responses, and despair can all be brought on by amputation. The goal of this community-based empowerment program is to help people with diabetes mellitus prevent diabetic foot ulcers by improving their knowledge and abilities about diabetic foot self-care. The implementation of this community-based empowerment began with socialization activities and focus group discussions with the Posyandu Menur and Puskesmas Kasihan 2 administrators about the Plan of Action (PoA) and Terms of Reference (ToR) of the activities, as well as a presentation on website-based technology. The next stage involves providing health education through training and workshops using website-based technology. The website can be accessed anywhere and anytime and can be accessed repeatedly for free via smartphone. The website contains articles, images, and 2D animated videos. This community-based empowerment activity was attended by 35 people with diabetes mellitus and was held at Posyandu Menur. The average age of the respondents is 52.08±2.35 years. The majority of diabetes mellitus patients are female (97.14%), most of whom have a high school education (74.29%) and are self-employed (65.71%). Knowledge about diabetic foot self-care as an effort to prevent diabetic foot ulcers before the intervention in the good category was only 8.6%, while knowledge after the intervention in the good category increased to 85.7%, with a p-value of 0.000, indicating a significant difference in knowledge before and after the intervention. Skills about the techniques, methods, and procedures of diabetic foot self-care before the intervention in the good category were only 8.6%, while skills after the intervention in the good category increased to 85.7%, with a p-value of 0.000, indicating a significant difference in skills before and after the intervention. Diabetes mellitus patients' knowledge and abilities in preventing diabetic foot ulcers are positively impacted by health education media that uses web-based technology. It is intended that this program will continue to be sustainable with the help of the neighborhood health center, enabling people with diabetes mellitus to avoid diabetic foot ulcers on their own and in a sustainable manner. Keywords: Diabetic Foot Ulcer, Diabetic Foot Self-Care, Health Education Media, Posyandu, Web
Analisa Karakteristik Guru Anak Tunagrahita Terhadap Pandangan “Sexuality Readiness Programm”
ABSTRAK
Latar Belakang: Anak merupakan investasi masa depan dimana banyak ditemukan hambatan dalam proses tumbuh kembangnya, salah satunya adalah anak tunagrahita. Anak penyandang tunagrahita memiliki hambatan sosial terhadap lingkungan sekitarnya Anak muda membutuhkan informasi yang akurat mengenai kebutuhan seksualitasnya begitupula anak dengan keterbatasan (tunagrahita). Guru yang pernah mengikuti pelatihan kesehatan reproduksi masih sangat sedikit (2,8%), menurut informasi guru materi kesehatan reproduksi hanya diberikan pada pelajaran lain.
Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara karakteristik guru retardasi mental, khususnya usia dan lama kerja guru terhadap pandangan guru tentang “program kesiapan seksualitas” .
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan metode total sampling yang dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2020. Subjek penelitian adalah 40 guru di Bantul DIY.
Hasil: Mayoritas responden berusia 26-45 tahun. Pada karakteristik Lama mengajar meenunjukkan 40% guru menyatakan mengajar kurang dari 10 tahun. Hasil analisis menggunakan uji korelasi pearson menunjukkan bahwa hubungan antara usia guru terhadap pandangan tentang program kesiapan kesehatan reproduksi adalah p = 0,166, dan lama kerja guru adalah p = 0,539.
Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara usia dan lama bekerja terhadap pandangan guru SLB “program kesiapan seksualitas” .
Kata Kunci : Usia Guru, Lama Bekerja Guru, Pandangan Guru, Anak Tuna Grahit
CONTENT OF VOLUME 20 ISSUE 1 APRIL 2024
MULTIDISCIPLINARY PERIODONTIA-ORTHODONTIA APPROACH IN A CASE OF MIDLINE DIASTEMA WITH LABIAL FRENECTOMY USING ELECTROSURGERYMedia Sukmalia Adibah, Eka Pramudita Ramadhany, Valeo Adika Laksana, Ni Luh Desy Ayu Susilahati1 - 6
RE-TREATMENT OF MISMANAGED BILATERAL CONDYLAR FRACTURE AND POST-SURGICAL COMPLICATIONOyagi Shuka, Nyoman Ayu Anggayanti, Anak Agung Manik Swayoga, Agus Dwi Sastrawan, Eka Marwansyah Oli’i7 - 14
THE RELATIONSHIP OF ORAL HEALTH AND QUALITY OF LIFE FOR ELDERLY AT THE TRESNA WERDHA NIRWANA SOCIAL ORGANIZATION PURI SAMARINDAAlifia Auralia, Nuryanni Dihin Utami, Endang Sawitri, Elliana Martalina, Ronny Isnuwardana, Cicih Bhakti Purnamasari15 - 21
EFFECT OF BROWN ALGAE (Sargassum Sp) GEL ON ALKALINE PHOSPHATASE LEVELS IN PERIODONTITIS RATS INDUCED BY SILK LIGATION MODELMuhamat Muhtar S Abdurrohman, Faruq Abdurrohman Muhammad, Tahta Danifatis Sunnah, Ade Ismail A. K, Christina Mahardika22 - 28
THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE AND THE BEHAVIOR OF DENTAL POST GRADUATED STUDENTS REGARDING PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT AT RSGM SARASWATI DENPASARDwiastutik Listiantari, Ni Luh Gede Aris Maytadewi Negara, Agnes Ayu Biomi29 - 33
COMBINATION OF REGENERATIVE THERAPY AND FREE GINGIVAL GRAFT IN STAGE IV PERIODONTITIS: CASE REPORTResky Ramadhani, Ayu Rahayu Feblina, Dian Setiawati34 - 39
EFFECT OF KECEMCEM (Spondias pinnata) EXTRACT ON ANGIOGENESIS OF GINGIVA AFTER CURETASE OF WISTAR RATSEka Pramudita Ramadhany, Media Sukmalia Adibah, I Ketut Suandika Dharma Yanta40 - 45
EFFECT OF 4 wt% HYDROXYAPATITE PASTA ON DENTAL EMAIL HARDNESSJames Hartono Santoso, Anastasia Elsa Prahasti, Elline46 - 52
TEST OF RESISTANCE OF ALPUKAT (Persea americana mill) FRUIT EXTRACT ON THE GROWTH OF THE Streptococcus mutansPutu Rusmiany, Nyoman Nurdeviyanti, Ilma Yudistian, Agnesia Lorenza53 - 59
DIFFERENCES IN FLOW RATE AND SALIVA PH IN USERS AND NON-USERS OF FIXED ORTHODONTIC APPLIANCESViona Sekar Melati, Ernawati, Ageng Wicaksono60 - 66
THE EFFECTIVENESS OF PLATELET RICH FIBRIN, CONNECTIVE TISSUE GRAFT AND THEIR COMBINATION IN THE CLOSURE OF GINGIVAL RECESSION: A SYSTEMATIC REVIEWDian Anggraini, Irma Ervina, Aini Hariyani Nasution67 - 75
QUANTITATIVE ANALYSIS OF THE COMPLETENESS OF GENERAL POLY OUTPATIENT MEDICAL RECORD DOCUMENTS AT COMMUNITY HEALTH CENTER I EAST DENPASARAnak Agung Putri Adnyaswari, Putu Ika Farmani, Made Karma Maha Wirajaya76 - 82
POTENTIAL OF VIRGIN COCONUT OIL PASTE AS EXTRINSIC DENTAL STAIN REMOVALKhusnul Munika Listari, Siham83 - 89
THE EFFECTIVENESS OF METRONIDAZOLE GELS IN THE MANAGEMENT OF PERIODONTAL DISEASECitra Jasmin Cangara, Hasanuddin Thahir90 - 95
THE BENEFICIAL EFFECTS OF PROPOLIS ON OSTEOBLAST DIFFERENTIATION: A LITERATURE REVIEWJessy Wijaya, Rezmelia Sari, Suryono96 - 102
INCIDENCE OF ORAL CANDIDIASIS IN FIXED ORTHODONTIC APPLIANCESWahyuni Dyah Parmasari, Masfufatun, Tri Juliati103 - 107
LASER-ASSISTED CROWN LENGTHENING: CLINICAL EFFICACY AND ADVANTAGES OVER CONVENTIONAL TECHNIQUES (SYSTEMATIC REVIEW)Rieska Rachmasari, Fatimah Maria Tadjoedin108 - 117
REGENERATIVE PERIODONTAL TREATMENT AS MANAGEMENT OF CHRONIC PERIODONTITIS: A CASE REPORTAinun Isnaeni Ilham, Daniel Tetan El, Sri Oktawati118 - 123
CHITOSAN COLLAGEN HYDROGEL: A POTENTIAL SCAFFOLD BIOMATERIAL FOR PERIODONTAL REGENERATIVE TREATMENTDharmmesti Anindita Wijayanti, Dahlia Herawati, Vincensia Maria Karina, Kwartarini Murdiastuti124 - 132
EFFECTIVENESS OF SOCKET PRESERVATION IN MAINTAINING ALVEOLAR BONE VOLUME: A SYSTEMATIC REVIEWFahrur Rozi Lubis, Irma Ervina, Martina Amalia133 - 138
CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) BASED ON ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN PERIODONTAL DISEASES DIAGNOSISNurul Huda Danial, Dian Setiawati139 - 148
FUNCTIONAL CROWN LENGTHENING AS A PRE-RESTORATIVE PROCEDURE IN THE AESTHETIC ZONEVidya Nursolihati, Osa Amila Hafiyyah149 - 155
MANAGEMENT OF BACTERIAL PLAQUE-INDUCED GINGIVAL ENLARGEMENT: CASE REPORTMartina Amalia, Cut Ati Ningsih, Widianto Meydhiono156 - 163
EFFECT OF SOLVENT TYPE ON THE AMOUNT OF YIELD FROM MACERATION OF MORINGA PLANTS (Moringa oleifera)Wulan Anggestia, Sri Pandu Utami, Darmawangsa,Widya P. Sari, Difa Dirgantara164 - 169
FIXED DOSE COMBINATION OF MECOBALAMIN AND PREGABALIN IN THE TREATMENT OF OROFACIAL NEUROPATHIC PAINManuel Dwiyanto Hardjo Lugito170 - 17
PENGARUH LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2014-2018)
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Leverage terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Intervening studi pada Sektor Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah pada semua Sektor Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018 dan Sampel yang diambil sebanyak 44 data perusahaan yang menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah menggunakan Path Anaylsis dan Sobel Test dengan menggunakan SPSS versi 23.Nilai perusahaan merupakan suatu ukuran yang menjadi salah satu di antara indikator bagi investor untuk bisa berinvestasi di perusahaan tersebut atau tidak. Nilai perusahaan yang baik akan mencerminkan performa perusahaan yang baik pula, sehingga investor dapat melihat hal tersebut sebagai sinyal positif untuk berinvestasi. Dalam meningkatkan dan mempertahankan nilai perusahaan, ini merupakan hal penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi nilai suatu perusahaan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, Leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, dan Leverage, Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata kunci : Debt to Equity Ratio (DER) , Price to book value (PBV) , dan Return On Equity (ROE). DAFTAR PUSTAKAArifianto, Chapachib. (2016). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan yang Terdaftar Pada Indeks LQ45 periode 2011-2014).BPS. (2018). Statistical Yearbook Of Indonesia.Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2010). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Salemba Empat.Dewi, Wirajaya. (2013). Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan Pada Nilai Perusahaan.Dominika, Maria., & Pinem, Dahlia. (2017). Pengaruh Likuiditas dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2013-2016). Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran. Jakarta.Fatmala, Anandia Putri Nur., (2018). Pengaruh Kebijakan Deviden, Kebijakan Hutang dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Pada 2012-2015). Universitas Muhammasiyah Surakarta.Febriana, et al (2014). Pengaruh Struktur Modal, Kebijakan Dividen, Ukuran Perusahaan, Kepemilikan Saham Manajerial dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Pada 2011-2013). Gujarati, N. D. (2003). Dasar-Dasar Ekonometrika. Erlangga.Hamidy, Rahman Rusdi., Wiksuana, I Gusti Bagus., & Artini, Luh Gede Sri. (2017). Pengaruh Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Properti dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 4(10), 665-682.Haruman, T. (2007). Pengaruh Keputusan Keuangan dan Nilai Perusahaan. PPM National Conference on Management Research "Manajemen Di Era Globalisasi, 1–20.Hasibuan, et al. (2016). Pengaruh Leverage dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2015). Hosea, Winny. (2017). Pengaruh Hutang, Ukuran Perusahaan dan Modal Sendiri Terhadap Profitabilitas Perhotelan di Indonesia dengan Struktur Modal sebagai Variabel Intervening. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Kewirausahaan. Vol.6 No.1. 2017.Jariah, A. (2016). Likuiditas, Leverage, Profitabilitas Pengaruhnya terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur di Indonesia melalui Kebijakan Dividen. Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 1(2), 108–118.Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). The Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.Joni, & Lina. (2010). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal. Jurnal Bisnis Dan Akuntansi, 12(2), 82–97.Kusumadilaga, R. (2010). Pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Universitas Diponegoro.Kusumajaya, D. K. (2011). Pengaruh Struktur Modal dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Profitabilitas dan Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Universitas Udayana Denpasar.Kuswadi. (2007). Analisis Ke Ekonomian Proyek. Andi Offset. Yogyakarta.Linawaty, Ekadjaja. (2017). Analisis Pengaruh Leverage Terhadap Nilai Perusahaan dengan Kepemilikan Manajerial dan Arus Kas Bebas sebagai Variabel Pemoderasi.Lubis, I. L., Sinaga, B. M., & Sasongko, H. (2017). Pengaruh Profitabilitas, Struktur Modal, dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen, 3(3), 458–465.Nachrowi, N. D., & Usman, H. (2006). Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. LP-FEUI.Nofrita, R. (2013). Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Dividen sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI). Jurnal Akuntansi, 1(1).Permata, I. S., Nawasiah, N., & Indriati, T. (2018). Free Cash Flow, Kinerja Internal, dan Pengaruhnya terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Liquidity, 7(1), 63–69.Putri, J. (2016). Pengaruh Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Go Publik (Studi Kasus Sektor Makanan dan Minuman. JOM FISIP, 3(2), 1–12.Prapaska. (2012). Analisis Pengaruh Tingkat Profitabilitas, Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur di BEI Tahun 2009-2010.Pratiwi, Ni Putu Diah., & Mertha, Made., (2017). Pengaruh Kebijakan Hutang dan Profitabilitas Pada Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Dividen sebagai Variabel Pemoderasi. E-Jurnal Akutansi Universitas Udayana. Vol.20.2. Agustus 2017 : 1446-1475.Putri, J. (2016). Pengaruh Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Go Publik (Studi Kasus Sektor Makanan dan Minuman. JOM FISIP, 3(2), 1–12.R. Sartono, Agus. (2010). Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. Edisi 4. Yogyakarta: BPFE. Ardi Gunardi.Rajab, M. (2017). Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan dengan Corporate Social Responsibility sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur yang terdapat di Jakarta Islamic Index tahun 2011-2015. UIN Sumatera Utara Medan.Rustendi, Jimmy. (2008). Pengaruh Hutang dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur (Survey Pada Perusahaan Manufaktur yang Tercatat di Bursa Efek Jakarta). Saidi. (2004). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur Go Public di BEJ Tahun 1997-2002. Jurnal Bisnis Dan Ekonomi2, 11(1).Sukirni, D. (2012). Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kebijakan, Dividen, dan Kebijakan Utang Analisis terhadap Nilai Perusahaan. Accounting Analysis Journal, 1(2), 1–12.Santika, & Ratnawati, K. (2002). Pengaruh Struktur Modal, Faktor Internal, dan Faktor Eksternal terhadap Nilai Perusahaan Industri yang Masuk Bursa Efek Jakarta. Jurnal Bisnis Strategi, 10, 22–47.Sari, N. P. S. P., & Wirajaya, I. G. A. (2017). Pengaruh Free Cash Flow, Risiko Bisnis pada Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Hutang sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Property dan Real Estate di BEI Periode 2011-2015. E-Jurnal Akuntansi, 18(3), 2260–2289.Sari, P. I. P., & Abundanti, N. (2014). Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan dan Leverage terhadap Profitabilitas dan Nilai Perusahaan. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 3(5), 1427–1441.Sartono, A. (2012). Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi (Edisi 4). BPFE.Soliha, E., & Taswan. (2002). Pengaruh Kebijakan Utang terhadap Nilai Perusahaan serta Beberapa Faktor yang Mempengaruhinya. Jurnal Binsis Dan Ekonomi, 9(2), 149–163.Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kuantitatif R & D. Alfabeta.Sujoko, & Soebiantoro, U. (2007). Pengaruh Kepemilikan Saham, Leverage, Faktor Intern dan Faktor Ekstern terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 9(1), 41–48.Sukirni, D. (2012). Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kebijakan, Dividen, dan Kebijakan Utang Analisis terhadap Nilai Perusahaan. Accounting Analysis Journal, 1(2), 1–12.Sumber : Departemen Keuangan. (2018).Statistical Yearbook of Indonesia (BPS, 2018).Utami, Satya. (2016). Pengaruh Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014.Wahyu, Kadek., Cipta, Wayan., & Yulianthini, Ni Nyoman. (2016). Pengaruh Operating Leverage dan Debt to Equity Ratio Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Sektor Industri Logam dan Sejenisnya. E-Journal Bisma Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Manajemen. Vol.4. 2016.Wahyudi, Untung, & Pawestri, H. P. (2006). Implikasi Sruktur Kepemilikan terhadap Nilai Perusahaan dengan Keputusan Keuangan sebagai Variabel Intervening. Simposium Nasional Akuntansi 9.Weston, F. J., & Copeland, T. E. (2010). Manajemen Keuangan (Jilid 2). Binarupa Aksara Publisher.Widowati. (2016). Pengaruh Struktur Kepemilikan Dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Real Estate and Property yang Listing Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2014).
