187 research outputs found
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING LEMBAGA PENDIDIKAN DASAR (STUDI KASUS DI SD MUHAMMADIYAH TERPADU PONOROGO)
Nur Safitri, Lina. 2023. Principal's Strategy in Improving the Competitiveness of Basic Education Institutions (Case Study at Integrated Muhammadiyah Elementary School) Ponorogo. Thesis. Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Program, Faculty of Islamic Religion, University of Muhammadiyah Ponorogo. Advisor (I) Dr. Ayok Ariyanto, M.Pd.I (II) Lilis Sumaryanti, M.Pd.
Keywords: Head strategy, Competitiveness, School
This research is motivated by the birth of new educational institutions resulting in schools competing in showing their existence. Schools that are of quality and have excellent service to the dynamics of education and the needs of the community will be able to survive and excel in the world of education. Therefore, a strategy is needed to increase the competitiveness of basic education institutions.
The purpose of this research is to describe and understand the principal's strategy in increasing the competitiveness of SD Muhammadiyah Terpadu Ponorogo. This research approach is a qualitative approach, with a type of case study approach. Then conduct interviews, observation and documentation. Data analysis uses data reduction, data presentation and verification/conclusion. Checking the validity of the data by extending participation, stability of observations, triangulation.
The results showed that the formulation of the principal's strategy in increasing the competitiveness of the Integrated Muhammadiyah Ponorogo Elementary School consisted of 2 things, namely: (1) internal strategy (a) seat meeting, namely arranging meetings with teachers, parents of students, and cooperation partners; (b) targeting, namely determining what services will be achieved in each semester. (c) positioning, namely making it easy for people to find suitable institutions for their children. And (2) the external strategy consists of (a) publicizing the school to the community, (b) increasing the existence of excellent institutions and services, and (c) planning careful planning in accordance with the changes and developments of the times
Motif Lung-Lungan Jepara dalam Akulturasi Busana Hanbok dan Kebaya
Karya tugas akhir ini terinspirasi dari acara variety show di Korea yaitu Hanbok Jeogori yang diakulturasikan menjadi satu dengan budaya Indonesia yakni dengan busana kebaya kutu baru. Selain Kebaya, karya ini diciptakan menggunakan teknik batik dengan motif lung lungan Jepara. Karya ini dibuat bertujuan sebagai upaya penyetaraan, melengkapi dari segi budaya maupun pemahaman suatu perasaan.
Penciptaan karya ini didasarkan atas pendekatan estetika dari sudut, wujud, bobot, dan penampilan, lalu dengan pendekatan ergonomi yang membahas mengenai keamanan, kenyamanan, dan keluwesan berbusana, serta pendekatan sosiologi sebagai sesuatu yang menjelaskan percampuran antara dua budaya. Karya ini diciptakan melalui metode penciptaan practice based research, diciptakan oleh Gray. Metode tersebut menonjolkan penelitian terlebih dahulu sebelum berkarya.
Hasil yang dicapai yaitu terciptanya 3 look busana hasil akulturasi dua budaya yang dikerjakan menggunakan teknik batik tulis dengan motif Lung-Lungan Jepara. Setiap look terdiri dari dua bagian, yaitu blus dan rok. Perpaduan dua budaya menjadi satu karya merupakan pengembangan yang disederhanakan.
Kata kunci: hanbok, kebaya, lung-lungan, visualisasi
Peningkatan Literasi Digital Layanan Kesehatan Melalui Sosialisasi Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pada Masyarakat Dusun Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya
Revolusi teknologi dalam bidang pelayanan medis, terutama melalui platform Mobile JKN, telah memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi warga dalam memperoleh fasilitas kesehatan. Akan tetapi, pemanfaatan platform tersebut sangat tergantung pada kemampuan digital masyarakat, yang hingga kini masih menjadi permasalahan utama di wilayah rural. Studi ini memiliki tujuan untuk mengembangkan kompetensi digital dalam ranah kesehatan melalui program edukasi platform Mobile JKN terhadap warga Dusun Sukaratu, Desa Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Menggunakan rancangan quasi-experimental, riset ini mengevaluasi peningkatan pemahaman partisipan terkait platform Mobile JKN melalui tes awal dan tes akhir. Temuan riset memperlihatkan bahwa walaupun ada kenaikan rata-rata pemahaman partisipan sebesar 3,18% mengenai platform Mobile JKN, analisis statistik dengan menggunakan tes Wilcoxon memperlihatkan bahwa perbedaan nilai tes awal dan tes akhir tidak bermakna secara statistik (p = 0,184). Elemen-elemen yang memengaruhi hasil tersebut mencakup jenjang pendidikan yang beragam, kelompok usia partisipan, serta waktu pelatihan yang kurang memadai. Riset ini merekomendasikan diperlukannya strategi yang lebih menyeluruh, termasuk program pelatihan berkesinambungan dan pendampingan setelah pelatihan, guna meningkatkan efisiensi program edukasi ini dan menjamin adopsi teknologi kesehatan yang lebih meluas di kalangan masyarakat
PENGARUH PELAYANAN TERHADAAPMINAT ANGGOTAMELAKUKANDEPOSITO MUDHARABAHPADA BAITUL MAAL WATTAMWIL(BMT) MITRA ARTA RUMBAIPESISIRKOTA PEKANBARU DITINJAUMENURUT EKONOMI SYARIAH
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan jumlah anggota deposito mudharabah yang mengalami penurunan, sehingga untuk mengantisipasi terjadinya penurunan anggota tersebut BMT MITRA ARTA memberikan kontribusi yang optimal untuk mengalokasikan dananya melalui layanan unggul yang diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sumber daya yang dimiliki agar BMT MITRA ARTA memiliki daya saing yang kuat, karena tanpa anggota maka BMT tidak akan memiliki aktivitas apapun.Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh pelayanan terhadap minat anggota melakukan deposito mudharabah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah pelayanan berpengaruh signifikan terhadap minat anggotamelakukan deposito mudharabah, dan bagaimanakah tinjauan ekonomi syariah tentang pelayanan terhadap minat anggota melakukan deposito mudharabah pada BMT MITRA ARTA Rumbai Pesisir, Pekanbaru.Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Sumber data yangdigunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Probability Samplingdengan teknikpencarian respondenmenggunakanRandomsampling, sebanyak 63responden anggotaberdasarkan Rumus Slovin(е= 0,1) dari 170populasi.Metode pengumpulandatayang digunakan penulis adalah kuisioner, wawancara, dokumentasi, dan library research. Metode analisisdata dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, dan analisis statistik induktif.Setelah penulis melakukan penelitian, dapat diketahui bahwatingkat pelayanan BMT MITRA ARTA tergolong tinggi. Kemudian hubungannya dengan minat pengujian hipotesis mendapatkan hasil bahwa pelayananberpengaruh positif terhadap minat anggotamelakukan depositomudharabah. Berdasarkan Koefisien Korelasi (R) menunjukkan bahwanilai R sebesar 0,516. Artinya bahwa korelasi antara variabel pelayanan dengan minat anggota melakukan deposito mudharabah sebesar 0,516. Hal ini berarti terjadi hubungan yang sangat erat karena nilai mendekati 1. Persamaan regresi yang diperoleh, yaitu Y= a + bX atau Y = 8,481 + 0,316 Pelayanan. Nilai konstanta (a) sebesar 8,481. Artinya jika pelayanan diasumsikan nol (0) maka minat melakukan deposito mudharabah bernilai 8,481. Nilai koefisien regresi pelayanan sebesar 0,316. Artinya setiap peningkatan pelayanan sebesar 1 satuan, maka akan meningkatkan minat sebesar 0,316 dengan asumsi variabel lain tetapDitinjau menurut perspektif ekonomi syariah bahwa pelayanan BMTMITRA ARTA sudah sesuai dengan ekonomi syariah. Dimana pelayanan yangdiberikan berupa pelayanan yang berkualitas, selain itu memberikan pelayanan dengan sungguh-sungguh dan profesionalitas. Allah swt juga menghendaki setiap umatnya untuk menepati janji yang telah dibuat dan dinyataka
Sintesis dan Karakterisasi Material Komposit Polycaprolactone (PCL) Diperkuat Benang Serat Rami dengan Perlakuan Alkalisasi dan Silane untuk Filamen 3D Printing
Polycaprolactone (PCL) merupakan filamen 3D printing ramah lingkungan karena sifatmya mudah terurai, tetapi memiliki nilai mechanical properties yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sifat mekanik filamen PCL melalui penambahan serat rami continuous yang telah dimodifikasi secara kimia. Modifikasi dilakukan menggunakan perlakuan alkalisasi (NaOH 5%), silane (APTES 1% dan 3%) dan sinergi kombinasi keduanya. Serat rami dan komposit filamen dikarakterisasi melalui beberapa pengujian dengan pengukuran densitas dan diameter serat untuk mengetahui sifat fisik, pengujian XRD untuk menganalisa perubahan fasa, FTIR untuk mengidentifikasi gugus fungsi, TGA untuk mengidentifikasi temperature degradasi serat rami, SEM untuk mengetahui morfologi serat dan fracture filamen, uji tarik untuk mengetahui sifat mekanik dan uji pull out untuk mengukur kekuatan adhesi antar serat dan matriks, DMA untuk mengevaluasi sifat viskoelastik filamen. Hasilnya menunjukkan bahwa perlakuan kimia berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik filamen. Perlakuan silane meningkatkan kekakuan (stiffness) namun membuat filamen lebih getas disebabkan oleh jarak antar kristal lebih sempit dari 1.92 Å menjadi 1.87 Å dan crystallite size crystallite size yang membesar dari 11,7 nm menjadi 14,5 nm, namun proporsi amorf lebih dominan sehingga nilai kekuatan tarik maksimum (UTS) mencapai 107.86 MPa dan strain sebesar 1,28%. Sebaliknya, perlakuan alkalisasi menghasilkan filamen lebih ulet (ductile) dengan nilai UTS 73,03 MPa dan strain 6,79%. Kombinasi alkalisasi dan silane menghasilkan performa lebih unggul dengan nilai UTS 109.44 MPa dan strain 8,72% menunjukkan sinergi perlakuan mampu meningkatkan stiffness dan durability.
=====================================================================================================================================
Polycaprolactone (PCL) is a biodegradable and sustainable 3D printing filament. However, the limitations of PCL include its low modulus and tensile strength. This study aimed to enhanced mechanical properties of PCL by reinforcement with continous ramie yarn fibers. The ramie fibers were treated with different chemical treatment was performed by alkali treatment using sodium hydroxide (5% NaOH), silane treatment using three-aminopropyl triethoxy silane (1% and 3% APTES), and a synergistic combination of both treatments. Ramie fibers and composite filaments were characterized through various tests, including density and fiber diameter measurements to evaluate physical properties, XRD to analyze phase changes, FTIR to identify functional groups, TGA to determine the thermal degradation behavior of fibers, SEM to observe fiber morphology through surface roughness, tensile tests to evaluate mechanical properties, pull-out tests to measure interfacial adhesion strength between fiber and matrix, and DMA to assess viscoelastic mechanical behavior of the filaments. The results show that chemical treatments significantly influence the mechanical performance of the filaments. Silane treatment enhanced stiffness but led to a more brittle behavior, as evidenced by a narrower interplanar spacing start from 1.92 Å to 1.87 Å and an increase in crystallite size from 11.7 nm to 14.5 nm, resulting in a maximum tensile strength (UTS) of 107.86 MPa and a strain of 1.28% with a maximum tensile strength (UTS) of 107.86 MPa and strain of 1.28%. In contrast, alkali treatment produced a more ductile filament with a UTS of 73.03 MPa and a strain of 6.79%. The combination of NaOH and APTES treatments yielded the highest performance, with a UTS of 109.44 MPa and a strain of 8.72%, indicating enhanced stiffness and durability
FENOMENA PENGGUNAAN BAHASA GAUL SISWA MTs KHOZAINUL ULUM BOJOASRI LAMONGAN SELAMA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Fenomena Penggunaan Bahasa Gaul Siswa MTs Khozainul Ulum Bojoasri Lamongan selama Pembelajaran Bahasa Indonesia” ini ditulis oleh Naila Safitri, NIM. 12210173023, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, dibimbing oleh Ibu Lilis Anifiah Zulfa, M.Pd.
Kata kunci: Bahasa Gaul, siswa, Bahasa Indonesia
Dalam kesehariannya, siswa dituntut untuk menggunakan bahasa yang baik dan benar, terutama pada saat pembelajaran berlangsung di kelas. Siswa diwajibkan menggunakan bahasa Indonesia. Namun faktanya, masih banyak siswa di kalangan MTs/SMP atau MA/SMA/SMK yang menggunakan bahasa lain pada saat berkomunikasi, baik dengan teman sejawat atau dengan guru. Salah satu contoh bahasa yang digunakan siswa adalah bahasa gaul.
Berdasarkan paparan tersebut, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk (1) mendeskripsikan fenomena penggunaan bahasa gaul siswa MTs Khozainul Ulum Bojoasri Lamongan selama pembelajaran bahasa Indonesia dalam bentuk lisan, dan (2) mendeskripsikan fenomena penggunaan bahasa gaul siswa MTs Khozainul Ulum Bojoasri Lamongan selama pembelajaran bahasa Indonesia dalam bentuk tulis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu percakapan/dialog dan tulisan siswa selama belajar bahasa Indonesia. Data penelitian ini berupa data kualitatif dalam bentuk percakapan dan kata/kalimat yang diperoleh dari percakapan dan tulisan siswa MTs dan data itu teridentifikasi mengandung bahasa gaul. Teknik pengumpulan data meliputi observasi (teknik baca, simak, dan catat), wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan lima tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan bahasa gaul siswa selama pembelajaran bahasa Indonesia ditemukan sebanyak 29 data dalam bentuk lisan, meliputi 4 data penambahanan fonem, 5 data penghilangan fonem, 11 data pemendekan (abreviasi), 3 data kosakata khas, 1 data metasis, 1 data adaptasi, 3 data hiperkorek, dan 1 data kombinasi bahasa Indonesia dengan bahasa asing. (2) penggunaan bahasa gaul siswa selama pembelajaran bahasa Indonesia ditemukan sebanyak 11 data dalam bentuk tulis, meliputi 1 data penambahanan fonem, 4 data penghilangan fonem, 1 data kosakata khas, 2 data hiperkorek, 2 data penggantian huruf dan 1 data kombinasi bahasa Indonesia dengan bahasa asing
The Effect of Giving Warm Ginger in Reducing Emesis Gravidarum in 1st Trimester Pregnant Women
Due to an increase in the hormone estrogen and progesterone produced by Human Chronic Gonadotropin (HCG), which causes emesis gravidarum, during pregnancy, the mother experiences hormonal changes. This study means to decide the impact of giving warm ginger in diminishing emesis gravidarum in pregnant ladies in the principal trimester PMB Lilis Nurhasanah, S.ST., Keb., Bd. SKM 2024. This exploration utilizes a Semi Trial technique with a One Gathering Pretest Posttest plan. This study's participants were pregnant women in their first trimester who had emesis gravidarum at PMB Lilis Nurhasanah, S.ST., Keb., Bd. SKM upwards of 30 respondents. The examining strategy in this examination is Complete Testing. Shapiro-Wilk normality test analysis yielded sig data (0.05). The Wilcoxon test has a p-worth of 0.000, and that implies there is an impact of giving warm ginger in diminishing emesis gravidarum in first trimester pregnant ladies. This end shows that there is an impact of giving warm ginger in lessening emesis gravidarum in first trimester pregnant ladies at PMB Lilis Nurhasanah, S.ST., Keb., Bd. SKM 2024
PERBANDINGAN TINGKAT KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN TEMBAGA, BESI, DAN ALUMUNIUM PADA PIPA RANGKAIAN CHIPS SEBAGAI ALAT PENYUPLAI SISTEM KELISTRIKAN KENDARAAN
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai perbandingan konduktivitas pada tembaga, besi, dan alumunium sebagai bentuk pengembangan terhadap CHIPS. Untuk menyiasati tingkat kefektifan engine pada sistem kendaraan bermotor yang tidak sesuai harapan maka diperlukan sebuah terobosan baru salah satunya yaitu CHIPS. Kami terinspirasi dari manfaat alternator. CHIPS memanfaatkan panas mesin hasil pembakaran bahan bakar sebagai suplai listrik pada sistem kendaraan kususnya mobil. CHIPS membutuhkan bahan dengan konduktivitas tinggi karena sesuai teori yang telah ada bahwa semakin besar nilai konduktivtas suatu bahan maka bahan tersebut merupakan konduktor yang baik. Untuk mengetahui besar konduktivitas masing-masing bahan tersebut metode yang digunakan adalah eksperimental. Bahan yang digunakan pada eksperimen ini ada 3 jenis logam yaitu tembaga, besi, alumunium. Nilai konduktivitas yang diperoleh adalah k = 385 W/mK untuk tembaga; k = 205 W/mK untuk alumunium; dan k = 50 W/mK untuk besi.Kata Kunci: Konduktifitas, Tembaga, Besi, Alumunium, CHIPSAbstractThis study aims to determine the value of the ratio of conductivity to copper, iron, and aluminum as a form of development towards CHIPS. Get around the engine effectiveness level in the motorized vehicle system that is not as expected so it is necessary to make a new breakthrough, one of them is CHIPS. We are inspired by the benefits of the alternator. CHIPS utilizes engine heat as a result of combustion of fuel as a supply of electricity to the vehicle system especially cars. CHIPS requires materials with high conductivity because according to the existing theory that the greater the value of conductivity of a material, the material is a good conductor. To find out the conductivity of each of these materials the method used was experimental. The materials used in this experiment are 3 types of metals, namely copper, iron, aluminum. The conductivity value obtained is k = 385 W / mK for copper; k = 205 W / mK for aluminum; and k = 50 W / mK for iron.Keywords: Conductivity, Copper, Iron, Aluminum, CHIP
Pemanfaatan Air Limbah Cucian Ikan Dan NPK Sebagai Pupuk Tanaman Selada (Lactuca SATIVA L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air limbah cucian ikan terhadap pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.) dan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan dari Mei sampai Juli 2014 di jl. Karang Satria, Kp.Crewed Duren Jaya, Bekasi Timur. Jenis penelitian ekperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua factor, Faktor pertama adalah konsentrasi air limbah cucian ikan yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ml/pot, 50 ml/pot, 70 ml/pot, 90 ml/pot dan faktor kedua adalah dosis pupuk NPK yang terbagi atas 4 taraf yaitu 0 ml/pot, 20 ml/pot, 40 ml/pot, dan 60ml/pot. Parameter yang akan diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun tanaman, tinggi tanaman, berat basah dan berat kering tanaman. Dari hasil analisis data penelitian ini diperoleh tanaman perlakuan 90 ml air limbah cucian ikan dan 60 ml pupuk NPK memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap semua parameter pertumbuhan tanaman.
Kata kunci: Air cucian ikan,NPK , Tanaman selad
Kesalahan Berbahasa Tataran Sintaksis Pada Video Narasi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Angkatan 2021 Universitas Negeri Surabaya
Abstrak
Saat ini, bahasa Mandarin sedang populer dipelajari di Indonesia, karena perkembangan ekonomi China semakin pesat yang menjadikan bahasa Mandarin digunakan sebagai alat komunikasi untuk bekerjasama. Hal tersebut menjadikan berbagai jenjang pendidikan, salah satunya Unesa, menghadirkan bahasa Mandarin di Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin, salah satu mata kuliah keterampilan bahasa Mandarin, yaitu yang dikemas dalam mata kuliah BM Berbicara Mahir. Berdasarkan penelitian, pada video narasi tugas UTS mata kuliah BM Berbicara Mahir masih ditemukan kesalahan berbahasa tataran sintaksis, seperti pemilihan kata dan susunan kalimat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab kesalahan berbahasa tataran sintaksis pada bahasa lisan yang ada dalam videoUTS yang disusun oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Angkatan 2021, kelas 2021A dan kelas 2021 B Universitas Negeri Surabaya.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data penelitian berupa video narasi dan data berupa bentuk kesalahan berbahasa tataran sintaksis yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin angkatan 2021, kelas A dan B. Data penelitian ini dikumpulkan dengan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) serta dianalisis menggunakan teknik analisis kesalahan berbahasa.
Berdasarkan analisis data pada penelitian ini, kesalahan berbahasa tataran sintaksis pada video narasi oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin angkatan 2021 di Universitas Negeri Surabaya terjadi pada tingkatan kata, frasa, klausa, dan kalimat dalam bahasa Mandarin dengan jumlah 52 kesalahan. Kesalahan penggunaan struktur kalimat memiliki jumlah kesalahan terbanyak yaitu 21 kesalahan, sementara kesalahan penggunaan unsur kata memiliki jumlah kesalahan paling sedikit yaitu 4 kesalahan.
Kata Kunci: Kesalahan berbahasa, Tataran sintaksis, Video narasi, Bahasa Mandarin.
Abstract
Currently, Mandarin language is being popularly used in Indonesia, because China?s economic development is increasingly rapid, Mandarin language is being used as a communication tool for cooperation. This makes various levels of education, one of which is State University of Surabaya, Mandarin Language Education Study Program which is packaged in the Mandarin Language Speaking Advanced course. Based on research, in the narrative video of the UTS assignment of the Mandarin Language Speaking Advanced course, there are still language errors at the syntax level, such as word selection and sentence structure. The purpose of this study is to describe the forms and factors that cause syntax language errors in spoken language in the form of videos prepared by students of the Mandarin Language Education Study Program of 2021 class, 2021A class and 2021 B class of Surabaya State University.
This type of research is descriptive qualitative with research data in the form of narrative videos that contain forms and factors that cause syntax level language errors made by students of the Mandarin Language Education Study Program class of 2021, classes A and B. The data were collected using the listening technique. The data of this study were collected using the free listening technique and analyzed using the language error analysis technique.
Based on the data analysis, syntax errors in video narrations by students of the Mandarin Language Education Program batch of 2021 State University of Surabaya occur at the levels of words, phrases, clauses, and sentences in Mandarin laguage. The sentence level has the highest number of errors, with 21 errors, while the word level has the fewest errors, with 4 errors.
Keywords: Syntax error, Video Narrative, Mandarin languag
- …
