153 research outputs found

    Gaya Bahasa Pertentangan dalam Novel Perahu Kertas Karya Dewi Lestari

    No full text
    The purpose of this study was to describe the contradictory language style found in the Perahu Kertas novel by Dewi Lestari. This study used a descriptive qualitative research method for Dewi Lestari's novel paper boat as the data source. Data collection techniques in this study with library techniques, refer technique, and note. Data analysis techniques begin with data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the analysis of the Perahu Kertas novel that has been done, it is known that there are opposing language styles that are dominated by the use of hyperbolic language styles and are equipped with litotes, oksimoron, paranomasia, ivendo, climax, anticlimactic, sarcasm, antiphasis, paradox, irony, cynicism. and hyperbaton. The contradictory language style created by Dewi Lestari in the Perahu Kertas novel shows that the game of using language styles is very important in building a novel.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa pertentangan yang terdapat dalam novel Perahu Kertas Karya Dewi Lestari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif terhadap dokumen berbentuk novel Perahu Kertas karya Dewi Lestari sebagai sumber datanya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan teknik pustaka, teknik simak, dan catat. Teknik analisis data dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis novel Perahu Kertas yang telah dilakukan, diketahui bahwa terdapat gaya bahasa pertentangan yang didominasi dengan penggunaan gaya bahasa hiperbola dan dilengkapi oleh gaya bahasa litotes, oksimoron, paranomasia, ivendo, klimaks, antiklimaks, sarkasme, antifrasis, paradoks, ironi, sinisme, dan hiperbaton. Gaya bahasa pertentangan yang diciptakan oleh Dewi Lestari dalam novel Perahu Kertas, menunjukkan bahwa permainan penggunaan gaya bahasa sangat penting dalam membangun sebuah novel

    Analisis Kinerja Keuangan Pada PT. GLOBALINDO ALAM LESTARI

    No full text
    This Study entitled “ Analysis Of Financial Performance On PT. GLOBALINDO ALAM LESTARI. The purpose of this study were : 1. To determine the development of the Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR), Cash Ratio, Total Assets Turn Over ( TATO), Fixed Assets Turn Over (FATO), Debt Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), Return on Investment (ROI) dan Return On Equity (ROE). 2. To determine the financial performance of PT. GLOBALINDO ALAM LESTARI. To achieve this goal in doing the following steps : 1. See the development of the financial performance of the PT. GLOBALINDO ALAM LESTARI by using Liquidity Ratios, Activity Ratios, Solvabilitas Ratios and Profitability Ratios. 2. Conduct an analysis of financial performance of the PT. GLOBALINDO ALAM LESTARI 0f 10 indicators of financial ratio

    PEMBUATAN GAME EDUKASI PETUALANGAN GEMBUL MENGENAL DAERAH DI SOLO RAYA BERBASIS ANDROID

    No full text
    ABSTRACT Inda Puji Lestari, 2016. THE MAKING OF ANDROID BASED EDU-GAME “ADVENTURE OF GEMBUL” TO KNOW SOLO RAYA REGION. Diploma III Program Informatics Engineering Faculty of Mathematics and Natural Sciences. Sebelas Maret University. The administration after the new order government had removed the residency level in Indonesia including Surakarta residency. As the result, Surakarta residency had changed its name into ex-residency of Surakarta or Solo Raya Region. Solo Raya Region covers seven districts which three abut on Solo city, namely Boyolali, Sukoharjo, and Karanganyar. The other three districts do not abut on Solo. They are Wonogiri, Klaten, and Sragen. Each regions has their own slogan, tourism places, and typical kinds of food. However, only few people know about them. The observation shows that the students of Elementary School grade V have already got Social Science specially discussing the area of a region. It is actually very important for the students to know well about Solo Raya Region where they live. But, most of them have not yet know which area is included into Solo Raya and which one is not. Nowadays, technology is also showing its fast increase. Many students have already accustomed to the use of gadget which is given by their parents. Gadget, actually, could be used as a means of education. But, in fact, most students use gadget only for gaming, browsing the unimportant content, chatting through social media, watching video on YouTube, or downloading the upcoming music. From the above problems, researcher feels the need of a media which educate those students through edu-game which is android based, called “Adventure of Gembul” to get the know Solo Raya region easily and in interesting way. The methods used are library research which is done by collecting the information from books and e-books, observation to know the latest growth of technology, interview to gather information from the informant, and questioner to get the data and to evaluate the game. Keywords: Advanture, Android ,Game, Gembul, Sol

    Analisis Laporan Keuangan Sebagai Dasar Dalam Penilaian Kinerja Keuangan PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) Medan

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kinerja keuangan PT. Pelabuhan Indonesia I (persero) Medan dengan menganalisis laporan keuangan dengan menggunakan rasio keuangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan study dokumentasi. Pada penelitian ini penulis melakukan perhitungan rasio. Hasil penelitian menunjukan secara umum bahwa kinerja keuangan PT. Pelabuhan Indonesia I (persero) Medan dalam kategori cukup baik karena nilai dari sebagian rasio yang dihasilkan masih mengalami fluktuasi setiap tahunnya dan rasio lainnya masih mengalami kenaikan nilai rasio setiap tahunnya. Dan apabila dibandingkan dengan standar ketetapan BUMN PT. Pelabuhan Indonesia I (persero) dalam kategori kurang baik , karena ada sebagaian rasio yang memenuhi standar ketetapan BUMN, dan ada juga sebagian yang belum memenuhi standar ketetapan BUMN

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SDI AN-NUR BUNGUR KARANGREJO TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2014/2015

    No full text
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas III SDI An-Nur Bungur Karangrejo Tulungagung Tahun Ajaran 2014/2015” ditulis oleh Inda Tri Lestari, NIM. 3217113051, yang dibimbing oleh Ibu Dr. Eni Setyowati, S. Pd, MM. Kata Kunci: Kooperatif, Student Team Achievement Division, Hasil Belajar IPA. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi siswa yang kurang aktif ketika pembelajaran IPA. Karena selama ini dalam kegiatan pembelajaran guru masih menggunakan metode konvensional, sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang relatif rendah. Untuk itulah diperlukan model pembelajaran yang mampu membuat siswa menjadi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD), dimana siswa yang pandai menjelaskan pada anggota lainnya pada materi yang sedang dipelajari sampai anggota kelompoknya memahami materi. Dalam penelitian ini dilakukan di SDI An-Nur Bungur, fokus penelitian pada mata pelajaran IPA karena hasil belajar siswa masih rendah. Ketika proses pembelajaran siswa kurang aktif dalam bertanya dan mengemukakan pendapat sehingga perlu adanya inovasi pembelajaran. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah 1) Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran IPA semester II materi gerak benda dan faktor-faktor yang mempengaruhi gerak benda siswa kelas III SDI An-Nur Bungur Karangrejo Tulungagung Tahun Ajaran 2014/2015? 2) Bagaimana peningkatan hasil belajar siswa dengan diterapkannya pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran IPA semester II materi gerak benda dan faktor-faktor yang mempengaruhi gerak benda siswa kelas III SDI An-Nur Bungur Karangrejo Tulungagung Tahun Ajaran 2014/2015? Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah 1) Mendiskripsikan penerapan pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran IPA semester II materi gerak benda dan faktor-faktor yang mempengaruhi gerak benda siswa kelas III SDI An-Nur Bungur Karangrejo Tulungagung Tahun Ajaran 2014/2015. 2) Mendiskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dengan diterapkannya pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran IPA semester II materi gerak benda dan faktor-faktor yang mempengaruhi gerak benda siswa kelas III SDI An-Nur Bungur Karangrejo Tulungagung Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Class Action Research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaa, pengamatan dan refleksi. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data antara lain 1) Tes, 2) Wawancara, 3) Observasi, 4) Dokumentasi, 5) Catatan lapangan. Analisis data yang digunakan mencakup: 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, 3) Penarikan kesimpulan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini apabila penguasaan siswa terhadap materi mencapai 75% dari tujuan yang seharusnya dicapai, dengan nilai KKM 70. Proses pembelajaran ini dimulai: 1) Melakukan tes awal yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan dasar yang dimiliki siswa, dan digunakan sebagai acuan dalam pembentukan kelompok berkemampuan heterogen, 2) Pembelajaran pada kegiatan awal, peneliti mempersiapkan RPP dan menyiapkan bahan ajar, 3) Kegiatan inti, melakukan tanya jawab yang berkaitan dengan sehari-hari, menyampaikan materi dengan ceramah dan pemberian penghargaan, kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan presentasi hasil kerja masing-masing kelompok, 4) Kegiatan akhir, peneliti bersama siswa membuat kesimpulan dari hasil pembelajaran, kemudian berlanjut dengan tes akhir pada tiap siklus. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas III SDI An-Nur Bungur Karangrejo Tulungagung mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa pada tes awal (pre test) 61,25, setelah mendapat pemberian tindakan pada siklus I nilai rata-rata siswa 70,43 dengan presentase ketuntasan 69,56%, sedangkan pada siklus II dengan nilai rata-rata 82,91 dengan presentase ketuntasan 91,66% dengan demikian ketuntasan belajar IPA mengalami peningkatan 22,1%. Hal itu menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) siswa kelas III SDI An-Nur Bungur Karangrejo Tulungagung

    The Political Practice and its Subjects in of New Critical Theories: Complicities and Points of Adversity

    No full text
    These four theoretical bets on the “multitude” (Hardt and Negri), on the political subject as fidelity to an event (Badiou), on the “people” as a hegemonic interaction of heterogeneous demands (Laclau and Mouffe), on the political subject as an emergent subject of an egalitarian irruption (Rancière), illustrate the seek for new political subjectivities after abandoning the Marxist thesis that gives a decisive role to the working-class in the process of social transformation. Apart from this binding nucleus, they present divergences that place the question about the subject of emancipation in a field of confrontations, and bifurcation points. This work aims at delimiting the lines of combat, voices of consent and dissent found in these new critical theories regarding the connection between political subjectivity, and economic relations, the issue of the strategy, the nationalism/internationalism dilemma and the disjunction between statism and anti-statism.   Cite this paper: Inda, Graciela 2021. "The Political Practice and its Subjects in of New Critical Theories: Complicities and Points of Adversity" Journal of Social Sciences: Transformations & Transitions (JOSSTT) 1(02):06. DOI: https://doi.org/10.52459/josstt1261221      About the Author, Dr. Graciela Inda Degree in sociology. Master in Political and Social Sciences (FLACSO). Doctor in Political and Social Sciences (National University Of Cuyo, Argentina - UNCuyo). Professor of Systematic Sociology, Faculty of Political and Social Sciences (UNCuyo). CONICET (Consejo Nacional De Investigaciones Cientificas y Tecnicas) Researcher (IMESC / IDEHESI / Mendoza Node). Project Director “State, Subjects and Politics in Neoliberal Capitalism” (UNCuyo). Member of the Interdisciplinary Working Group “Social theory and Latin American reality” (CLACSO/ASDI). Research line: State and political subjects in Classical Sociological Theory and Contemporary Critical Theories. Author of numerous articles in international journals.

    MEMBANGUN REKOGNISI WARIA MELALUI PONPES AL FATAH YOGYAKARTA 2008-2016

    No full text
    Transvestites in the eyes of society are still seen as deviant and violating norms. Not only from a socio-economic point of view, in worship which should also be the right of all mankind even if it is a transgender it is difficult to obtain. Waria will not be easily accepted to worship in public places of worship such as mosques. They will be shunned when worshiping at the mosque, such as during congregational prayers. Waria will be rejected in both the men's and women's ranks. Even deepening religious knowledge was difficult because they could not participate in general recitation activities. Moved by an inner need to worship, the Yogya transgender group formed the Waria Islamic Boarding School. The aim is to accommodate transgender women to worship and study Islam in greater depth. Waria also often feel confused about how they should worship. In fact, the previous network and visits are still maintained and there are even more visits to the Islamic boarding school. This paper wants to prove that the uniqueness of identity as a transgender can actually be used as a strength. Network is a strength derived from the unique identity, especially their position as a Muslim. This makes Islamic Boarding Schools a unique entity among other transgender organizations in Indonesia and even the world. Al Fatah Waria Islamic Boarding School is the first religious-based transgender organization. Then, from the strength of the network, it can provide recognition and bargaining position for Muslim transvestites to build individual and collective strength.Waria dalam pandangan masyarakat masih dipandang sebagai tindakan menyimpang dan melanggar norma. Tidak saja dari segi sosial ekonomi, dalam beribadah yang juga seharusnya hak seluruh umat manusia pun jika sebagai waria pun sulit untuk didapatkan. Waria tidak akan dengan mudah diterima beribadah di tempat ibadah umum seperti di masjid. Mereka akan dijauhi ketika beribadah di masjid, seperti saat sholat jamaah. Waria akan ditolak di shaf laki-laki maupun shaf perempuan. Bahkan untuk memperdalam ilmu agama pun sulit sebab tidak bisa mengikuti kegiatan pengajian umum.Digerakkan oleh kebutuhan batiniah akan beribadah kelompok waria yogya pun membentuk Ponpes Waria. Tujuannya adalah untuk mewadahi waria beribadah dan belajar agama islam secara lebih mendalaam. Waria pun seringkali merasa kebingungan tentang bagaimana seharusnya mereka beribadah.Bahkan jaringan dan kunjungann yang sebelumnya masih tetap terjaga dan justru semakin ramai kunjungan ke Ponpes tersebut. Tulisan ini ingin membuktikan bahwa dalam keunikan identitas sebagai waria justru dapat dijadikan kekuatan. Jaringan merupakan kekuatan yang didapat dari keunikan identitas tersebut terlebih posisi mereka sebagai seorang muslim. Hal ini menjadikan Ponpes merupakan suatu entitas unik diantara organisasi waria lainnya di Indonesia bahkan dunia. Ponpes waria Al Fatah merupakan organisasi waria pertama yang berbasis agama. Kemudian dari kekuatan jaringan tersebut dapat memberikan rekognisi dan bargaining position bagi waria muslim membangun kekuatan individu dan kolektif

    Internalisasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam membentuk karakter siswa di MAN 3 Bantul tahun ajaran 2022/2023

    No full text
    Latar belakang dalam penelitian ini yaitu rendahnya kualitas akhlak karena pengaruh dari perkembangan teknologi yang semakin pesat. Sehingga diperlukan internalisasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam membentuk karakter siswa MAN 3 Bantul. Tujuan penelitian ini, untuk (1) proses internalisasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam membentu karakter siswa MAN 3 Bantul, (2) mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung internalisasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam membentuk karakter siswa MAN 3 Bantul. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan mengunakan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah 8 orang siswa, kepala sekolah, waka kurikulum dan guru akidah akhlak. Hasil penelitian ini: (1) internalisasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam membentuk karakter siswa yaitu dengan mengunakan empat metode. Metode keteladanan, pembiasaan, nasihat dan hukuman (2) faktor pendukung internalisasi nilai-nilai akhlakul karimah yakni dengan mrngunakan kurikulum khusus dan adanya faktor lingkungan. Faktor penghambat, ku-rangnya keteladanan dan semakin berkembangnya teknologi yang semakin pesat pada era sekarang yang mengakibatkan kualitas akhlak siswa menurun

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERAWATAN ULANG PASIEN GAGAL JANTUNG DI RUANG RAWAT ICCU DAN RUANG RAWAT JANTUNG RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2015

    No full text
    Kebanyakan kekambuhan gagal jantung terjadi karena pasien tidak memenuhi terapi dianjurkan, misalnya tidak mampu melaksanakan terapi pengobatan dengan tepat, melanggar pembatasan diet, tidak mematuhi tindak lanjut medis, melakukan aktivitas fisik yang berlebihan dan tidak dapat mengenali gejala kekambuhan. Serangan ulang yang menyebabkan kematian mendadak biasanya terjadi akibat gangguan irama jantung yang berbahaya, dan perlambatan denyut jantung yang berpotensi menimbulkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian perawatan ulang pasien gagal jantung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif, bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian perawatan ulang pasien gagal jantung di Ruang ICCU dan Ruang Rawat Jantung RSUDZA Banda Aceh tahun 2015. Desain penelitian Cross Sectional Study. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien dengan gagal jantung yang di rawat ulang yaitu berjumlah 35 orang. Pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 21 Juli sampai dengan 9 Agustus 2015 di Ruang ICCU dan Ruang Rawat Jantung RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasil analisa data nilai p- value untuk usia (0,001), jenis kelamin (0,030), riwayat hipertensi (0,002), dukungan keluarga dan sosial (0,009) dan kepatuhan (0,043). Kesimpulan terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, riwayat hipertensi, dukungan keluarga dan sosial, dan kepatuhan terhadap program terapi dengan kejadian perawatan ulang pasien gagal jantung di Ruang ICCU dan Ruang Rawat Jantung RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2015. Disarankan pada pemberi pelayanan agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang perawatan pasien gagal jantung terutama pada saat perencanaan pulang pasca perawatan rumah sakit
    corecore