1,251 research outputs found

    Analisis Nilai Tambah, Saluran dan Margin Pemasaran Peyek Kacang Tanah di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Studi Kasus IKM Fitri Lestari): Analysis of Added Value, Channels and Marketing Margins for Peanut Butter in Kampal Village, Parigi District, Parigi Moutong Regency (Case Study of IKM Fitri Lestari)

    No full text
    Fitri Lestari merupakan IKM di Kabupaten Parigi Moutong yang  menggeluti usaha peyek kacang tanah yang sudah berbadan hukum dan telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). IKM ini berdiri pada tanggal 26 April 2003 dan tetap bertahan sampai sekarang. Olehnya itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya nilai tambah, bentuk saluran pemasaran serta besarnya margin pemasaran agroindustri peyek kacang tanah pada IKM Fitri Lestari. Waktu pelaksanaan penelitian ini dimulai pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan purposive untuk memilih responden perusahaan dengan mempertimbangkan kriteria item tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Semua orang yang terlibat langsung dalam kegiatan agribisnis ini dijadikan sebagai responden. Hal ini dikarenakan dianggap memiliki kemampuan, paling memahami permasalahan yang terkait dengan produksi peyek kacang tanah di IKM Fitri Lestari dan sejalan dengan tujuan. Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi adalah cara yang digunakan dalam pengumpulan data sedangkan untuk bahan analisis memakai data kuantitatif. Dalam melakukan analisis nilai tambah pada penelitian ini menggunakan Analisis Hayami. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai tambah pengolahan kacang tanah menjadi peyek kacang tanah pada  IKM Fitri Lestari sebesar sebesar 57,93% atau dalam rupiah senilai Rp. 86.900,00/kg. Berdasarkan kriteria rasio nilai tambah, angka ini tergolong tinggi karena melebihi 40%. Hasil penelitian saluran pemasaran agribisnis peyek kacang tanah memperlihatkan dua saluran pemasaran yang berbeda yaitu saluran I dengan alur produsen langsung ke konsumen tidak diperoleh margin pemasaran dan saluran II dengan alur produsen ke pengecer ke konsumen diperoleh margin pemasaran Rp.7.403,43/Kg

    Analisis Penerapan Akuntansi Pada PT. Fitri Indah Gemilang

    Get PDF
    Based on the description and explanation that the researchers have pointed out in the thesis, the problem formulation in this study is: Is the Application of Accounting at PT Fitri Indah Gemilang in accordance with the General Acceptable Accounting Principles ?. While the purpose of this study was to determine the suitability of the application of Financial Accounting implemented by PT Fitri Indah Gemilang with General Accepted Accounting Principles. The type of data used by the author in writing this thesis are primary data and secondary data. Data collection techniques used were interviews and documentation. Data analysis uses descriptive methods which compare data collected with relevant theories and then conclusions are drawn. Based on the results of research that has been done, it can be concluded that the presentation of fixed assets made by the company is not in accordance with generally accepted accounting principles because the company has depreciated its fixed assets within 1 year even though the use of the fixed assets has not reached 1 year. This causes the cost of depreciation to be large, having an impact on the amount of costs thereby minimizing profits. The company brings together estimates of land and buildings in one account. While the land is not depreciated and the building is depreciated. Thus, the presentation of land and buildings must be separated. The company recognizes the revenue received in the following year in the current year. This causes the revenue is recognized to be too large than it should be. The company does not calculate all costs on its posts. Such depreciation costs for equipment used in the project must be recorded as an addition to the cost of the project, but by the company recorded as administrative and general costs. Thus, the Application of Accounting at PT Fitri Indah Gemilang is not in accordance with General Acceptable Accounting Principles

    PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DALAM PENENTUAN HARGA JUAL PRODUK DI UD. LESTARI DESA GEGER KECAMATAN SENDANG KABUPATEN TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full Costing Dalam Penentuan Harga Jual Produk Di UD. Lestari Desa Geger Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung”, oleh Fitri Nurvina, Jurusan Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Dyah Pravitasari, S.E., M.S.A, Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya perhitungan harga pokok produksi sebagai dasar penentuan harga jual produk. Perhitungan harga pokok produksi merupakan hal yang penting bagi sebuah perusahaan, khususnya bagi UD. Lestari. Perhitungan harga pokok produksi yang kurang tepat dapat mempengaruhi penetapan harga jual produk, mengurangi laba dan menyebabkan kerugian. Perusahaan seharusnya melakukan perhitungan harga pokok produksi dengan tepat, dengan menggunakan metode yang akurat, sehingga kerugian dapat diminimalisir. UD. Lestari dalam memperhitungkan harga pokok produksi masih belum tepat sehingga akan mempengaruhi harga jual produk. Tujuan dari penelitian ini yaitu : 1) Mendeskripsikan perhitungan harga pokok produksi di UD Lestari. 2) Menghitung harga pokok produksi menggunakan metode full costing di UD Lestari. 3) Mendeskripsikan perbandingan perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan perhitungan harga pokok produksi di UD. Lestari dalam menentukan harga jual produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan termasuk penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Harga pokok produksi yang diperhitungkan UD. Lestari memiliki nilai yang lebih rendah karena belum memasukkan semua unsur biaya produksi. 2) Perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing lebih tinggi nilainya dengan hasil yang lebih akurat. 3) Hasil perhitungan harga pokok produksi yang berbeda juga mempengaruhi nilai harga jual yang dihasilkan, sehingga perhitungan harga jual yang dihitung berdasarkan harga pokok produksi perusahaan memiliki nilai yang lebih rendah dibanding harga jual yang dihitung berdasarkan harga pokok produksi dengan metode full costing. Kata kunci : Harga Pokok Produksi, Full Costing, Harga Jua

    PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DESA MANUNGGAL, KECAMATAN TOMONI TIMUR, KABUPATEN LUWU TIMUR)

    Get PDF
    ABSTRAK xxiii Fitri Lestari. 2022 “Peran Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat (Studi Kasus Desa Manunggal Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur)”. “Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Program Studi Ekonomi Syariah. Dibawah Bimbingan : Mujahidin, Lc.M.EI. Tujuan penelitian dalam skripsi ini yaitu untuk mengetahui peran pemerintah Desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat (Studi kasus Desa Manunggal Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Semua data yang disajikan dalam penelitian ini sesuai dengan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari semua data yang telah diperoleh kemudian dianalisis lalu dibuatkan kesimpulan. Permasalahan pada penelitian ini terletak pada meningkatnya jumlah masyarakat yang kurang mampu didesa Manunggal pada tahun 2022 sehingga dibutuhkan peran dari pemerintah desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakatnya. Hasil dari penelitian ini yaitu peran pemerintah Desa Manunggal Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan perekonomian masyarakatnya yaitu dengan berbagai upaya seperti pemberian modal usaha, gerakan PKK, perbaikan infrastruktur, dan mengadakan pelatihan dan penyuluhan. Dalam mengimplementasikan seluruh program pemerintah desa mengalami beberapa kendala yaitu seperti kurangnya partisipasi masyarakat, kurangnya skil dan pengetahuan masyarakat serta adanya pandemi covid 19. Kata Kunci : Peran, Meningkatkan, Perekonomian, Tomoni Timu

    EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PADA NY. S G3P2A0 DENGAN FAKTOR RISIKO UMUR DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) FITRI ANDRI LESTARI KOTA BENGKULU

    No full text
    Angka kematian ibu dapat disebabkan karena terjadinya komplikasi pada masa hamil hingga masa nifas. Faktor risiko terbagi menjadi 4 kriteria “Terlalu” yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak jumlah anak, dan terlalu dekat jarak kehamilan. Faktor risiko ibu terlalu tua berisiko untuk melahirkan karena terjadi perubahan pada jaringan dan alat reproduksi serta kemungkinan terjadi persalinan macet dan perdarahan. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S G3P2A0 dengan pemberian edukasi dan pendampingan faktor risiko umur di Praktek Mandiri Bidan Fitri Andri Lestari Kota Bengkulu. Penulisan studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik yang meliputi observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan kepustakaan. Asuhan Continue Of Care yang diberikan pada Ny. S dari hamil Trimester III, Anternatal Care, Komunikasi Informasi Edukasi, tanda bahaya hamil, dan Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplukasi (Identitas ibu, tafsiran persalinan, rencana penolong persalinan, pendamping persalinan, tempat persalinan, serta calon pendonor, transportasi dan dana). Pada persalinan asuhan yang diberikan persalinan aman, pendamping persalinan, pencegahan infeksi, memantau kemajuan persalinan dipartograf. Pada masa nifas asuhan yang diberikan pelayanan kunjungan nifas, Komunikasi Informasi Edukasi, tanda bahya nifas, dan konseling rencana pemilihan Keluarga Berencana. Simpulan dari asuhan komprehensif adalah asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan klien yang didukung teori dan evidence based dalam kebidanan. Asuhan selama 6 minggu berjalan lancar dan normal. Kata Kunci : Edukasi, Pendampingan, Faktor risik

    EFEKTIVITAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 101 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI PT. MULTIGUNA LESTARI ABADI KELURAHAN SELENSEN KECAMATAN KEMUNING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

    Get PDF
    ALDA FITRI ANANDA (2021):EFEKTIVITAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 101 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI PT. MULTIGUNA LESTARI ABADI KELURAHAN SELENSEN KECAMATAN KEMUNING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Limbah adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan, sedangkan limbah B3 adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahya dan Beracun mengatakan bahwa setiap orang yang menghasilkan Limbah B3 wajib melakukan pengelolaan limbah B3 yang dihasilkannya. Namun di PT. Multiguna Lestari Abadi pengelolaan limbah B3 belum berjalan efektif, bahwa masih terjadi pembuangan limbah B3 kedalam sungai yang mengakibatkan banyaknya ikan mati dan pencemaran lingkungan. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di PT. Multiguna Lestari Abadi Kelurahan Selensen Kecamatan Kemuning Kabupaten Indargiri Hilir dan apa faktor penghambat dan faktor pendukung efektivitas Peraturan tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas dan faktor penghambat efektivitas dari peraturan tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum sosiologis empiris, yaitu penelitian lapangan, yang melihat suatu kenyataan hukum di dalam masyarakat. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian dari efektivitas peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahya dan Beracun di PT. Multiguna Lestari Abadi Kelurahan Selensen Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir belum berjalan dengan efektif, karena Sungai Reteh Kecamatan Kemuning merupakan salah satu sungai yang terkena dampak pembuagan limbah oleh PT. Multiguna Lestari Abadi sehingga mengakibatkan banyaknya ikan-ikan yang mati, gatal-gatal bagi masyarakat yang memanfaatkan air sungai sebagai sumber kehidupan sehari-hari. Adapaun faktor penghambat dan faktor pendukung efektivitas pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di PT. Multiguna Lestari Abadi Kelurahan Selensen Kecamatan Kemuning Kabupaten Indargiri Hilir diantaranya adalah; (i) kurannya sarana dan prasarana; (ii) kurangnya kesadaran PT. Multiguna Lestrai Abadi; (iii) kurangnya pengawasan oleh dinas terkait terhadap pengelolan limbah bahan bakar berbahaya; (iv) faktor pendukung efektivitas Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di PT. Multiguna Lestari Abadi Kelurahan Selensen Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir diantaranya; (a) memperketat pengawasan limbah B3; (b) melakukan perbaikan terhadap sarana pemeriksaan pengelolaan limbah B3; (c) pentingnya pengetahuan masyarakat

    Dasar Epidemiologi

    No full text
    Buku kategori epidemiologi yang berjudul Dasar Epidemiologi merupakan buku karya dari Moh. Guntur Nangi, Fitri Yanti, dan Sari Arie Lestari. Epidemiologi secara terminologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 3 kata yaitu epi (di atas/di antara/ yang di antara), demos (populasi, orang, masyarakat), dan logos (ilmu). Berdasarkan arti secara harfiah tersebut, dapat dikatakan epidemiologi merupakan ilmu yang mempelajari suatu penyakit yang ada di antara masyarakat/populasi. Epidemiologi merupakan salah satu ilmu yang digunakan dalam mencari penyebab penyakit. Dewasa ini, epidemiologi selain sebagai ilmu dalam mencari penyebab suatu penyakit, juga digunakan dalam pemilihan upaya pencegahan penyakit. Terdapat beberapa definisi epidemiologi yang dikemukakan oleh beberapa ahli

    Evaluasi Kinerja Bank Sampah Induk Hijau Lestari Terus Kota Pekanbaru

    No full text
    he Hijau Lestari Terus Main Waste Bank is the only main Waste Bank owned by the City of Pekanbaru, aming to contribute to the reduction of waste entering the Pekanbaru landfill. However with a relatively low number of active customers, it may indicate challenges in waste reduction and also affect the performance of the waste bank. This research aimed to evaluated the performance of the Hijau Lestari Terus Main Waste Bank. The evaluation is necessary periodically to enhance the waste bank?s performance, ensuring its sustainable and affective operation in waste reduction. The approach used in this research was deductive, emplyoing descriptive evaluative research. Evaluative analysis, focusing on effectiveness, was assessed through the overall equipment effectiveness (OEE) value, while efficiency was examined using the elasticity index results for the Hijau Lestari Terus Main Waste Bank. To analyze the waste reduction level, mass balance analysis was utilized, considering waste generation data, waste composition, and the achieved waste redustion at the Hijau Lestari Terus Main Waste Bank. The research findings revealed that waste reduction at the Hijau Lestari Terus Main Waste Bank was only 0.078% categorizing it as vey low. This could impact the waste bank's effectiveness, which is classified as low (1). Therefore, it can be inferred that the performance of the Green Sustain Continual Waste Bank is moderate or not yet optimal, and it has not contributed significantly to the 30% waste reduction target according to the JAKSTARNAS standard

    Strategi Meningkatkan Penjualan Keripik Pisang Yoanda Melalui Desain Packaging Dan Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Emkm Dengan Software Lamikro

    Get PDF
    Tri Widiastuty ([email protected]) ; Fitri Lestari ([email protected]) ; Ade Imam Muslim ([email protected]) - SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI EKUITAS ; Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 03 No. 02, Maret 2019 ; ISSN : 2528-2190Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan pada usaha Keripik Yoanda yang berlokasi di Cigugur Tengah Cimahi. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan yang dialami oleh UMKM tersebut khususnya yang berkaitan dengan peralatan operasional yang belum memadai, kurangnya pemahaman atas pembuatan laporan keuangan dan penghitungan harga pokok penjualan, serta pembenahan packaging. Metode pelaksanaan dari kegiatan pengabdian ini adalah pengadaan peralatan operasional yang dibutuhkan, melakukan pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis EMKM dengan software Lamikro serta menawarkan desain baru yang dapat digunakan oleh mitra yang tentunya lebih menarik. Hasil dari kegiatan ini adalah kami menyediakan peralatan operasional seperti sealer, spinner serta sticker untuk packaging kemasan plastik. Kami pun menyediakan modul pelatihan penyusunan laporan keuangan menggunakan software Lamikro. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat bermanfaat dan membantu mitra dalam meningkatkan omset penjualannya di masa yang akan datang

    PELAKSANAAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) BERDASARKAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 110 TAHUN 2016 DI DESA PULAU RAMBAI KECAMATAN KAMPA

    Get PDF
    ABSTRAK FITRI AYU LESTARI : Pelaksanaan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negri Nomor 110 Tahun 2016 di Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampa Kehadiran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) membawa nuansa tersendiri dalam kehidupan demokrasi, karena salah satu tujuan dibentuknya Badan Permusyawaratan Desa adalah untuk mewujudkan demokrasi tingkat desa. Dalam hal ini Badan Permusyawaratan Desa berfungsi membuat rancangan peraturan desa,menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat dan pengawasan terhadap kinerja kepala desa. Rumusan masalah yang terjadi dalam penelitian ini pun adalah bagaimana pelaksanaan fungsi rancangan peraturan desa dan pengawasan kinerja kepala desa didesa pulau rambai serta faktor apa saja yang menjadi hambatan pelaksanaan fungsi BPD didesa pulau rambai tersebut. Penelitian ini adalah penilitian sosiologis yang mana peneliti langsung terjun kelapangan dan melakukan observasi serta menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan pengumpulan data dari kepustakaan. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa regulasi atau rancangan peraturan desa belum terlaksana dan terealisasi,serta melakukan pengawasan kinerja kepala desa yang belum maksimal pelaksanaan nya dikarenakan kurangnya pemahaman anggota BPD terhadap tugas dan fungsinya berdasarkan peraturan yang berlaku
    corecore