133 research outputs found

    Implementasi Model ATIK dalam Meningkatkan Kemampuan Pra Menulis Anak Usia 4-5 Tahun melalui Les Privat

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pra menulis pada anak usia 4-5 tahun melalui les privat. Dengan menerapkan model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan), anak diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pramenulisnya utnuk persiapan memasuki jenjang sekolah. Subjek penelitian ini menempatkan anak usia 4-5 tahun yang akan memasuki jenjang PAUD di kampung babakan. Metode yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Dengan menempatkan 5 orang siswa kelas A untuk di amati. Hasil penelitian yang diperoleh setelah menggunakan model ATIK terbukti meningkat secara signifikan. Dengan hal tersebut, membuktikan bahwa model ATIK sangatlah efektif untuk pembelajaran anak. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan sebanyak dua siklus. Hasil penelitian  siklus 1 sebelum memakai model ATIK sebesar 50% atau sebanyak 3 orang anak dan di siklus 2 setelah memakai model ATIK sebesar 98% atau 5 orang anak. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa model ATIK sangat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan menulis anak usia 4-5 tahun di TK Al-Faudzan Bekasi

    Model Pertumbuhan dan Hasil pada Tegakan Hutan Tanaman Eucalyptus grandis Hill ex Maiden di Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI) PT Toba Pulp Lestari, Aek Nauli Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara

    No full text
    LAILA MAYNIATI (001201020). Model Pertumbuhan dan Hail Pada Tegakan Hutan Tanaman Eucalyptus grandis Hill ex Maiden di Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI) PT. Toba Pulp Lestari, Aek Nauli Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Di bawah bimbingan MEMET ATIK BACHRUDDIN dan SITI LATIFAH. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pertumbuhan dan hasil. riap rata-rata tahunan, riap rata-rata berjalan, dan daur optimal pada tegakan hutan tanaman Eucalyptus grands. Penelitian ini dilaksanakan selama lebih kurang satu bulan (4 Mei 2004 sampai dengan 8 Juni 2004) di HPHTI PT. Toba Pulp Lestari, Ack Nauli Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Kelestarian hutan menjadi semakin penting ketika kebutuhan kayu terus meningkat, sedangkan kelestarian bahan baku baik kuantitas maupun kualitanya semakin menurun seperti dialami ole keadaan hutan di Indonesia pada saat ini. Tampa adanya usaha nyata dari pihak terkait terutama Departemen Kehutanan untuk menghentikan degradasi sumberdaya hutan yang terus berlangsung, potensi hutan tropis di Indonesia dikhawatirkan akan menurun tajam melampaui ambang kemampuan regenerasi secara alami. Kelestarian hail akan tercapa: bila hasil yang dipanen tidak melebihi kemampuan pertumbuhan hutan (riap tegakan). Oleh karena itu pendugaan riap maupun penggunaannya dalam menyusun model pertumbuhan menjadi sangat penting. Model pertumbuhan tegakan hutan tanaman Eucalyptus grandis yang dapat diandalkan untuk pengelolaan hutan yang lestari berdasarkan pada penelitian in adalah D = 2' 00 - 2071 untuk model diameter, H = e 24 - 256 1/T untuk model tinggi sedangkan untuk model volume yang terbaik adalah V = - 7.23 4 266 D°H. Produktivitas dari tegakan hutan tanaman Eucalyptus grands sebesar 267,34 m'/ha/tahun. Riap tahunan berjalan (CAI) diameter, tinggi dan volume tanaman Eucalyptus grandis berurut-turut dicapai pada saat tegakan berumur 3 tahun sebesar 3,51 cm/tahun, berumur 4 tahun sebesar 4,53 m/tahun, dan berumur 6 tahun sebesar 125,90 m'/ha/tahun. Riap rata-rata tahuan (MAI) diameter, tinggi dan volume tanaman Eucalyptus grands berurut-turut dicapai pada saat tegakan berumur 5 tahun sebesar 2,91 cm/tahun, berumur 5 tahun sebesar 3,75 m/tahun, dan berumur 6 tahun sebesar 58,40 m' ha/tahun. Daur optimal untuk pemanenan kayu dicapai pada saat tegakan berumur 8 tahun. Riap tegakan sangat dipengaruhi oleh tindakan silvikultur, jenis tanaman dan kualita tempat tumbuh.86 halamanSkripsi SarjanaTesis Magiste

    Peran Ibu Dalam Mengasuh Anak

    No full text
    Deaf and mute are terms used for children who cannot hear and speak. Unability to hear may be low ability to hear or complete unability to hear. Hearing disorders experienced by children with hearing and speech impairment causes delays in the children development. The success of a mother in Kranjingan Village, District of Sumbersari, Jember Regency in taking care of her deafmute child until the child is able to be independent in his daily life and also to ease the burden of his parents in terms of economy is an interesting phenomenon for the author to examine the role of a mother in caring for a child with hearing and speech impairment (A Case Study of Mrs. SW in Kranjingan Village, District of Sumbersari, Jember Regency). The research used qualitative approach with case study research type. Informants were determined by purposive sampling. The analysis method used was based on triangulation of source. The results showed that the role of the mother in parenting her child, in this case, is related to the role of the mother in parenting children in formal education, that is, the mother's roles as child’s primary carer, in worship and religious activities, as a teacher who teaches anything new, trains, guides, directs and assesses whether in the form of educational "reward" and "punishment", the role of the mother in parenting in employment at home, namely the role of the mother as a teacher, the role of the mother in parenting in the application of norms or rules at home is the mother's role as regulating domestic life, and the role of the mother in parenting in community activities is the mother's role as a teacher. Results of analysis obtained that care for children with hearing and speech impaired better and ideal if the mother uses parenting authoritative, parenting authoritative provide warmth to children accompanied by firmness, Mother giving reward and punishment to the child so that the child can be independent and disciplined, and the child does not repeat mistake again

    Abdulaziz Atik, Works and Contributions to The Arabic Language and Its Rhetorics

    No full text
    Arap dili ve belagatının gelişimine katkıda bulunmuş olan dil ve belagat âlimlerinden birisi de Abdulaziz ʻAtîk’tir. Abdulaziz ʻAtîk, 1906-1976 yılları arasında Mısır’da yaşamış muasır âlimlerden birisidir. Dil, edebiyat ve belagat unsurlarını derleyip bir araya topladığı eserleriyle, Arap dili ve belagatı alanında, neredeyse tek elden bütün bilgileri vermiştir. Avrupa’da bulunmuş olmasıyla hem doğu, hem de batı kültürlerine vakıf oluşu ona, Arap dili, edebiyatı ve belagatına çok farklı bir perspektiften bakma imkânı vermiştir. Bu makale, Abdulaziz ʻAtîk’in hayatı, eserleri ve Arap Dili ve Belagatına katkılarını ele almaktadır. Müellifin hayatı ve eserleri hakkında herhangi bir çalışmanın bulunmaması, bu doğrultuda bir çalışma yapma ihtiyacı doğurmuştur. Çalışmada öncelikle müellifin hayatı hakkında kısa bir giriş yapıldıktan sonra, eserleri ele alınmıştır. Eserler incelenirken, sırayla Arap dili, aruz, kafiye, belagat, edebiyat ve tarih üzerine yazdığı eserleri ele alınmıştır. Sonuç kısmında, müellifin Arap dili ve belagatına katkıları değerlendirilmiştir.Abdulaziz Atik, Works and Contributions to The Arabic Language and Its Rhetorics Abdulaziz Atik is one of the scholars of language and rhetorics who contributed to the development of the Arabic language and rhetorics. Abdulaziz Atik is one of the contemporary scholars who lived in Egypt between 1906-1976. He has compiled and assembled elements of language, literature, and rhetorics, and in Arabic language and literature, he gave almost all the information from one hand. Since lived in Europe, the foundation of both eastern and western cultures enabled him to look at Arabic language, literature and rhetorics from a very different perspective. This article addresses Abdulaziz Atik’s life, works and contributions to Arabic language. The absence of any work on the life and work of the author has created the need to do a study in this direction. In the study, after a brief introduction about the author’s life, his works were discussed. While the works are being examined, his works on Arabic language, prosody, rhyme, rhetoric, literature and history are dealt with. In the conclusion, the contributions of the author to the Arabic language and rhetorics were evaluate

    Efektivitas Strategi Pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) Berbantuan Media Animasi Flash terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran PKN di SD

    No full text
    Penggunaan strategi pembelajaran yang kurang divariasikan dan kurang tepat, akan membuat siswa merasa bosan dan kurang memperhatikan pelajaran. Hal itu akan berdampak pada kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah strategi pembelajaran Think-Talk-Write berbantuan Media Animasi Flash efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKN. Penelitian ini dilakukan di SD N Tingkir Lor 01 Salatiga dengan 28 siswa kelas 5. Metode yang digunakan adalah experiment tipe one shot case study. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 32,54%, dari sebelum dilakukannya treatment sampai treatment terakhir dilakukan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Think-Talk-Write berbantuan Media Animasi Flash efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKN.Implementing less varied and less suitable learning strategies will affect the students response toward the learning process, such as the critical thinking skills.. This study aims to determine whether the learning strategies Think-Talk-Write aided by Flash Media Animation effective in improving students' critical thinking skills on the subjects of PKN. This study was conducted in SD N Tingkir Lor 01 Salatiga with 28 students in grade 5. Research method which is used in this research is One-Shot Case Study type experiment. The results showed an increase in critical thinking skills of students by 32.54%, beginning from the pre-treatment till the treatment ended. The result shows, Think-Talk-Write aided by Flash Media Animation effective in improving students' critical thinking skills on the subjects of PKN

    Peningkatan Hasil Belajar Materi Keimanan melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama islam materi iman kepada kitab-kitab Allah dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) kelas V SD Negeri 2 Kauman kemusu semester 1 tahun 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan tiga siklus, masing-masing siklus memiliki empat tahap, yaitu perencanaan (planing), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini terjadi peningkatan hasil belajar dari tolok ukur pencapaian KKM ≥70. Terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa secara bertahap. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan  metode pembelajaran kooperatif tipe TAI yang tepat mampu meningkatkan hasil belajar. Hasil belajar siswa dapat meningkat, dilihat dari hasil tes formatif pada setiap siklus yaitu siklus I 27,78%, siklus II 72,22% dan siklus III 94,44% Mengacu pada hasil penelitian peneliti menyarankan kepada para guru atau calon guru untuk selalu meningkatkan inovasi pembelajarannya dengan menggunakan media, metode dan teknik yang bervariasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran PAI pada SD Negeri 2 Kauman Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali Semester 1 tahun 2013/2014. This study aims to determine the learning outcome of Islamic religious education Faith in Holy Book material with cooperative learning method type of TAI (Team Assisted Individualization) in class V SD Negeri 2 Kauman Kemusu at the first semester year 2013/2014. It is a classroom action research. This study use three cycles, each cycle has four phases: planning, action, observation and reflection. Data analyses by descriptive qualitative and quantitative technique. In this study, there was an increase learning outcomes gradually to passing grade (KKM) ≥70. The findings indicate that the use of cooperative learning method, i.e. appropriate TAI, can improve learning outcomes. Students’ learning outcomes can be improved, judging from the results of formative tests at each cycle is the first cycle of 27.78%, 72.22% in second cycle and the third cycle 94.44% Referring to the results of the study, the researcher suggest to teachers or prospective teachers to improve learning by using varied media, methods and techniques. It can be concluded that the use of cooperative learning method type of TAI (Team Assisted Individualization) can improve student learning outcomes in PAI subject on SD Negeri 2 Kauman Kemusu Boyolali District in the first semester at the year of 2013/2014. Kata kunci:    hasil belajar, Pendidikan Agama Islam, Team Assisted Individualization</jats:p

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Bidan dalam Kunjungan Nifas Pertama di Kota Semarang Tahun 2013 (Studi pada Bidan Praktik Mandiri)

    No full text
    Universitas Diponegoro Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Minat Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak 2014 ABSTRAK Sri Lestari Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Bidan dalam Kunjungan Nifas Pertama di Kota Semarang Tahun 2013 (Studi pada Bidan Praktik Mandiri) xii + 101 halaman + 30 tabel + 8 gambar + 3 lampiran Cakupan pelayanan ibu nifas dalam kunjungan nifas pertama di Kota Semarang pada tahun 2011 baru terlaksana sebesar 64,68%. Kunjungan nifas pertama dilakukan pada 6-8 jam setelah persalinan untuk menilai status ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Bidan Praktik Mandiri dalam kunjungan nifas pertama di Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan belah lintang . Populasi penelitian adalah seluruh Bidan Praktik Mandiri (BPM) di Kota Semarang. Subjek penelitian sejumlah 65 orang dipilih secara proporsional berdasarkan ranting IBI. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis dilakukan dengan uji Korelasi Pearson Product Moment , Rank Spearman dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,1% responden berkinerja baik dalam kunjungan nifas pertama, 41,9% responden memiliki pengetahuan kurang, 48,4% responden memiliki motivasi kurang, 56,5% responden merasakan beban kerja berat, 62,9% responden mempersepsikan kompensasi kurang, dan 51,6% responden mempersepsikaan supervisi kurang. Ada hubungan pengetahuan, motivasi, persepsi terhadap sistem kompensasi dan persepsi supervisi dengan kinerja bidan dalam kunjungan nifas pertama. Tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja bidan dalam kunjungan nifas pertama. Secara bersama pengetahuan dan persepsi terhadap supervisi berpengaruh terhadap kinerja bidan dalam kunjungan nifas pertama. Persepsi terhadap supervisi berpengaruh paling kuat terhadap kinerja bidan dalam kunjungan nifas pertama. Saran untuk Dinas Kesehatan untuk mengadakan supervisi secara rutin dan berkesinambungan terhadap kinerja BPM serta melaksanakan program peningkatan pengetahuan dan ketrampilan BPM dalam pelayanan nifas, khususnya kunjungan nifas pertama. Kata kunci : Kinerja, Bidan Praktik Mandiri, pengetahuan, motivasi, beban kerja, persepsi kompensasi, persepsi supervisi Kepustakaan : 48, 1989-2011 Diponegoro University Faculty of Public Health Master’s Program in Public Health Majoring in Health Policy Administration Sub Majoring in Maternal and Child Health Management 2014 ABSTRACT Sri Lestari Factors Influencing Midwife’s Performance in the First Postpartum Visit in Semarang City in 2013 (Study among Independent Midwives) xii + 101 pages + 30 tables + 8 figures + 3 enclosures Coverage of the first postpartum visit in Semarang City in 2011 was 64.68%. This visit was done about 6-8 hours after delivery process to assess status of a mother and newborn. This research aimed to identify factors influencing independent midwife’s performance in terms of the first postpartum visit in Semarang City. This was observational-analytic research with cross-sectional approach. Population was all independent midwives in Semarang City. Number of samples was 65 persons selected proportionally based upon branch of Indonesian Midwives Association. Data were collected using a questionnaire and observation. Furthermore, data were analysed using statistical tests of Pearson Product Moment, Rank-Spearman, and Multiple Linear Regression. The result of this research revealed that mostly respondents had good performance in the first postpartum visit (58.1%), had bad knowledge (41.9%), had bad motivation (48.4%), felt heavy workload (56.5%), perceived bad compensation (62.9%), and perceived bad supervision (51.6%). Variables of knowledge, motivation, perception of compensation system, and perception of supervision had significant relationship with midwives’ performance in the first postpartum visit. On the other hand, variable of workload did not have significant association with midwife’s performance in the first postpartum visit. Variables of knowledge and perception of supervision jointly influenced midwife’s performance in the first postpartum visit. Ultimately, perception of supervision was the most influenced factor. As a suggestion, District Health Office needs to regularly and sustainably supervise independent midwife’s performance and implement program to improve knowledge and to develop midwives’ skills in providing postpartum services, particularly in the first postpartum visit. Key Words : Performance, Independent Midwives, Knowledge, Motivation, Workload, Perception of Compensation, Perception of Supervision Bibliography : 48 (1989-2011

    DAMPAK INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS (IFRS) TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK (TAX AVOIDANCE)

    No full text
    ABSTRAK Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku penghindaran pajak sebelum dan sesudah penerapan International Financial Reporting Standard (IFRS). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2007 dan 2012. Dipilih tahun 2007 sebagai sampel sebelum adanya IFRS dan tahun 2012 sampel setelah adanya IFRS. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling dan diperoleh 70 sampel perusahaan. Alat analisis yang digunakan adalah Pired Sample Test. Penghindaran pajak (tax avoidance) dalam penelitian ini diproksi menggunakan empat pengukuran yaitu Cash Efective Tax Rate (CETR), Books Tax gap (BTG), General Accepted Accounting Principle Efective Tax Rate (GAAP ETR), Current Efective Tax Rate (Current ETR). Sebelum dianalisis maka diuji normalitas untuk masing – masing proksi pengukuran maka dihasilkan 45 sampel untuk pengukuran CETR, 35 sampel untuk pengukuran BTG, 56 sampel untuk pengukuran GAAP ETR, dan 58 sampel untuk pengukuran Current ETR. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan perilaku penghindaran pajak sebelum dan sesudah adanya International Financial Reporting Standard (IFRS). Tax avoidance yang diproksi dengan Cash ETR, GAAP ETR dan Current ETR menunjukkan bahwa setelah adanya IFRS perilaku tax avoidance semakin meningkat. Sedangkan untuk BTG, hasil menunjukkan bahwa perilaku Tax Avoidance mengalami penurunan. Kata Kunci : Tax Avoidance, Cash Efective Tax Rate (CETR), Books Tax gap (BTG), General Accepted Accounting Principle Efective Tax Rate (GAAP ETR), Current Efective Tax Rate (Current ETR

    Peningkatan Hasil Belajar Materi Keimanan melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama islam materi iman kepada kitab-kitab Allah dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) kelas V SD Negeri 2 Kauman kemusu semester 1 tahun 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan tiga siklus, masing-masing siklus memiliki empat tahap, yaitu perencanaan (planing), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini terjadi peningkatan hasil belajar dari tolok ukur pencapaian KKM ≥70. Terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa secara bertahap. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan  metode pembelajaran kooperatif tipe TAI yang tepat mampu meningkatkan hasil belajar. Hasil belajar siswa dapat meningkat, dilihat dari hasil tes formatif pada setiap siklus yaitu siklus I 27,78%, siklus II 72,22% dan siklus III 94,44% Mengacu pada hasil penelitian peneliti menyarankan kepada para guru atau calon guru untuk selalu meningkatkan inovasi pembelajarannya dengan menggunakan media, metode dan teknik yang bervariasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran PAI pada SD Negeri 2 Kauman Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali Semester 1 tahun 2013/2014.   This study aims to determine the learning outcome of Islamic religious education Faith in Holy Book material with cooperative learning method type of TAI (Team Assisted Individualization) in class V SD Negeri 2 Kauman Kemusu at the first semester year 2013/2014. It is a classroom action research. This study use three cycles, each cycle has four phases: planning, action, observation and reflection. Data analyses by descriptive qualitative and quantitative technique. In this study, there was an increase learning outcomes gradually to passing grade (KKM) ≥70. The findings indicate that the use of cooperative learning method, i.e. appropriate TAI, can improve learning outcomes. Students’ learning outcomes can be improved, judging from the results of formative tests at each cycle is the first cycle of 27.78%, 72.22% in second cycle and the third cycle 94.44% Referring to the results of the study, the researcher suggest to teachers or prospective teachers to improve learning by using varied media, methods and techniques. It can be concluded that the use of cooperative learning method type of TAI (Team Assisted Individualization) can improve student learning outcomes in PAI subject on SD Negeri 2 Kauman Kemusu Boyolali District in the first semester at the year of 2013/2014.   Kata kunci:    hasil belajar, Pendidikan Agama Islam, Team Assisted Individualizatio
    corecore