1,724,882 research outputs found
Stairs and Whispers: D/deaf and Disabled Poets Write Back
Stairs and Whispers: D/deaf and Disabled Poets Write Back, edited by Sandra Alland, Khairani Barokka and Daniel Sluman, is a ground-breaking anthology examining UK disabled and D/deaf poetics. Packed with fierce poetry, essays, photos and links to accessible online videos and audio recordings, it showcases a diversity of opinions and survival strategies for an ableist world. With contributions that span Vispo to Surrealism, and range from hard-hitting political commentary to intimate lyrical pieces, these poets refuse to perform or inspire according to tired old narratives.
With poetry & prose by:
Aaron Williamson, Abi Palmer, Abigail Penny, Alec Finlay, Alison Smith, Andra Simons, Angela Readman, Bea Webster, Cath Nichols, Catherine Edmunds, Cathy Bryant, Claire Cunningham, Clare Hill, Colin Hambrook, Daniel Sluman, Debjani Chatterjee, Donna Williams, El Clarke, Eleanor Ward, Emily Ingram, Gary Austin Quinn, Georgi Gill, Giles L. Turnbull, Gram Joel Davies, Grant Tarbard, Holly Magill, Isha, Jackie Hagan, Jacqueline Pemberton, Joanne Limburg, Julie McNamara, Karen Hoy, Khairani Barokka, Kitty Coles, Kuli Kohli, Lisa Kelly, Lydia Popowich, Mark Mace Smith, Markie Burnhope, Michelle Green, Miki Byrne, Miss Jacqui, Naomi Woddis, Nuala Watt, Rachael Boast, Raisa Kabir, Raymond Antrobus, Rosamund McCullain, Rose Cook, Sandra Alland, Saradha Soobrayen, Sarah Golightley, sean burn, Stephanie Con
Legal Results of Tripartite Mediation Termination of Employment Without Including Employment Service Provider Companies
Industrial Relations Mediation, hereinafter referred to as mediation, is the settlement of rights disputes, disputes of interest, disputes concerning termination of employment, and disputes between trade unions / labor unions in only one company through deliberations mediated by one or more neutral mediatorsThe issues discussed are (1) How is the implementation of Industrial Relations Dispute Settlement through tripartite mediation at the Padang City Manpower and Industry Office? (2) What is the legal consequence of tripartite mediation due to Termination of Employment without involving workers' service providers?This writing was made in the form of normative juridical writing, coupled with a sociological juridical approach as a support. In principle, the implementation of tripartite mediation in the Settlement of Industrial Relations Disputes by the Department of Labor and Industry of the City of Padang has supported its functions as mandated by the Law. According to Minister of Manpower and Transmigration Regulation No.19 of 2012 in a Work Agreement on the Provision of Workers' Services, three) legal subjects, namely employer companies, worker service providers and workers / laborers. Exclusion of workers service providers
Kad Hari Raya
Kad ucapan hari raya yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Abdul Aziz daripada Hashim Amir Hamzah dan Khairani & keluarg
Episode Four: Khairani Barokka
In the fourth episode of the podcast, Rajni Shah and Kharaini Barokka (Okka) discuss the shifting and intricate relationships between listening, safety, harm, accountability, and trust. These topics are especially poignant because (in contrast to all the other episodes) Okka and Rajni did not know each other before recording this episode of the podcast. Their conversation both comments on and embodies the complexities in inviting trust, and acknowledging our capacities for harm, when navigating conversations with strangers.
In the accompanying offering, Okka shares some of her daily wellbeing practices.
Click here for full episode and credits
Pengaruh Citra Merek dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Produk Sophie Martin Pada BC. Nur Indah Khairani di Kisaran
Keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk membeli
produk yang dibutuhkan. Banyak faktor yang mempengaruhi keputusan
pembelian diantaranya citra merek dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh citra merek dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian
produk tas Sophie Martin pada BC.Nur Indah Khairani di Kisaran. Populasi dalam
penelitian ini adalah pelanggan produk tas Sophie Martin pada BC. Nur Indah
Khairani di Kisaran dengan sampel sebanyak 100 orang pelanggan. Teknik
pengambilan sampel penelitian ini menggunakan accidental sampling. Teknik
pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara dan angket yang diuji
validitas dan reliabilitas, Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik,
regresi linier berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian ada pengaruh signifikan citra merek terhadap keputusan
pembelian produk tas Sophie Martin pada BC. Nur Indah Khairani di Kisaran
dengan nilai thitung 2,286 > ttabel 1,984 dan ada pengaruh signifikan gaya hidup
terhadap keputusan pembelian produk tas Sophie Martin pada BC.Nur Indah
Khairani di Kisaran dengan nilai thitung 4,302 > ttabel 1,984. Serta ada pengaruh
signifikan citra merek dan gaya hidup secara simultan terhadap keputusan
pembelian produk tas Sophie Martin pada BC. Nur Indah Khairani di Kisaran
dengan nilai Fhitung 31,861 > Ftabel 3,09. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,396
atau 39,6% memperlihatkan kontribusi citra merek dan gaya hidup terhadap
keputusan pembelian produk tas Sophie Martin pada BC. Nur Indah Khairani di
Kisaran, sedangkan sisanya 60,4% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak
diteliti misalnya kualitas produk, promosi, dan lainnya
HUBUNGAN PERUBAHAN ELIMINASI URINE DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA LANSIA DI GAMPONG LAMBARO SUKON, DARUSSALAM, ACEH BESAR
ABSTRAKInkontinentia urine merupakan Geriatric Giant yaitu masalah yang sering diderita oleh lansia dan akanmengganggu kenyamanan lansia termasuk gangguan tidur. Penelitelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan perubahan eliminasi urine dengan gangguan tidur pada lansia di Gampong Lambaro Sukon. Desainpenelitian adalah cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling denganjumlah sampel 62 orang lansia. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 18-25 September 2010 diGampong Lambaro Sukon Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Alat pengumpulan datamenggunankan kuesioner dengan 23 item pertanyaan dengan teknik wawancara terpimpin . Analisa datadengan menggunakan rumus chi square dengan confidence interval 95% dan (0,05). Hasil analisis datamenunjukkan bahwa sebanyak 30 (48,3%) lansia mengalami perubahan eliminasi urine dan sisanya 13 lansia(20,9%) tidak mengalami perubahan eliminasi urine. Lansia yang mengalami gangguan tidur (insomnia)sebanyak 43 orang (69,4%) dan sebanyak 19 lansia (30,6%) tidak mengalami insomnia. Terdapat hubunganantara perubahan eliminasi urine dengan gangguan tidur pada lansia di Gampong Lambaro Sukon KabupatenAceh Besar. Keluarga agar dapat mengoptimalkan dukungan dalam perawatan lansia dengan perubahaneliminasi.Kata kunci: Gangguan tidur, lansia, eliminasi urine.ABSTRACTInkontinentia urine is a problem that often affects the elderly and would interfere with the elderly includingsleep disorders. This study aims to determine the relationship changes with the urinary elimination of sleepdisorders in the elderly in Gampong Lambaro Sukon. The study design was a cross sectional study. Samplingtechnique with simple random sampling with a sample of 62 elderly people. Data collection was conductedon 18 to 25 September 2010 at Gampong Lambaro Sukon Darussalam Aceh Besar district. Means of datacollection using a questionnaire with 23 items with questions guided interview technique. Data analysisusing chi square formula with 95% confidence interval and (0,05). Results of data analysis showed that 30(48.3%) elderly experience changes urinary elimination and the remaining 13 elderly (20.9%) did notchange urinary elimination. The elderly who experience sleep disturbances (insomnia) as many as 43 people(69.4%) and as many as 19 elderly (30.6%) did not experience insomnia. There is a relationship betweenchanges in urinary elimination with sleep disorders in the elderly in Gampong Lambaro Sukon Aceh Besardistrict. Family support in order to optimize the care of the elderly with the change of elimination.Keywords: Sleep disorders, elderly, urinary elimination
Blueprint : Honeycomb Bench Rack / Fatihah Khairani Sabri
Honeycomb Bench Rack is an innovative product that comes with additional advantageous features to overcomes issues arise from the existing product. One highlight feature is the hexagon stack rack that imitates the structure of a honeycomb. This honeycomb structure has a hidden element behind its shape that make it structure than usual.
This product has been invented to fulfil the demand towards a shoe bench that can provide more storage. The issue here is the insufficient storage to store shoes under the bench. Instead of increasing the size of the bench, our company has come out with introducing hexagon rack that are stacked together to offer more space yet keeping the size as the usual shoe bench rac
STRATEGI KOMUNIKASI ANGGOTA LEGISLATIF REPUBLIK INDONESIA DALAM MENJAGA KONSTITUEN ( Studi Kasus Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Bengkulu, Dra. Hj. Eni Khairani, M.Si )
Komunikasi politik (political communication) merupakan komunikasi yang melibatkan aktor-aktor politik yang menyampaikan pesan-pesan politik, atau berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, dan kebijakan pemerintah, dalam pelaksanaannya komunikasi politik kerap mendapatkan berbagai hambatan. Adapun jenis hambatan komunikasi politik meliputi hambatan teknis, hambatan semantik, hambatan psikologis, hambatan fisik, hambatan organik, hambatan status, hambatan kerangka berpikir, hambatan budaya, dan hambatan birokrasi. Mencermati banyaknya hambatan dalam komunikasi politik dan beragam solusi yang ditawarkan, maka secara garis besar solusi dalam menangani hambatan-hambatan komunikasi politik terdiri atas Kualitas dan kuantitas komunikasi politik, Mempertimbangkan keterbukaan media, Strategi dan perencanaan komunikasi yang komprehensif dan terkoordinasi. Dalam mencapai tujuan komunikasi politik diperlukan tiga strategi komunikasi politik sebagaimana disampaikan oleh Arifin Anwar yakni pertama adalah ketokohan, anggota DPD RI Provinsi Bengkulu Dra. Eni Khairani, M.Si selalu dapat menjaga hubungan baik dengan para tokoh masyarakat dan masyarakat yang ada, disamping itu juga ketokohan Dra. Eni Khairani, M.Si juga mempunyai daya tarik sendiri dengan prestasi mampu menjadi anggota DPD RI dalam kurun waktu empat periode berturut-turut menunjukkan penerimaan masyarakat terhadap ketokohan yang bersangkutan, selain itu juga kemampuan membina hubungan baik dengan lembaga yang ada baik partai politik, parlemen, birokrasi, dan organisasi kemasyarakatan semakin membuat ketokohan Dra. Eni Khairani,M.Si semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Dan tentunya keberadaaan tim pemenangan juga tidak dapat dianggap sepele, kerja keras dari tim tersebut sangat berdampak di lapangan dan hasil pemilihan.
Strategi kedua adalah menciptakan kebersamaan, dalam hal ini
Dra. Eni Khairani, M.Si dinilai mampu memahami khalayak, audiens dan masyarakat di wilayah pemilihannya ketepatan Tim Pemenangan dalam menentukan media dan isi pesan yang disampaikan oleh Dra. Eni Khairani, M.Si juga berdampak signifikan, walau dapat difahami bahwa tim pemenangan Dra. Eni Khairani, M.Si tidak menggunakan media sosial secara maksimal, hanya menggunakan alat peraga namun peran media sosial digantikan dengan kehadiran fisik langsung bertemu masyarakat secara fisik tatap muka melalui metode penyampaian pesan edukatif yang menyampaikan informasi berdasarkan data, fakta dan berlangsung dalam rentang waktu yang cukup lama menjadikan ketokohan Dra. Eni Khairani, M.Si semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Strategi ketiga adalah membangun konsensus, dalam hal ini Dra. Eni Khairani, M.Si dinilai mampu membangun konsensus baik dengan tokoh elit, maupun dengan masyarakat secara umum, kemampuan seni berkompromi yang dilakukan oleh Dra. Eni Khairani, M.Si berdampak kepada bertemunya keseimbangan kepentingan antara kaum marjinal dan kaum elit di wilayah Provinsi Bengkulu dan menjadikan Dra. Eni Khairani, M.Si sebagai figur yang mampu membuka diri terhadap berbagai ide gagasan dan perkembangan baru demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan
masyarakat
LAPORAN EKOTOKSIKOLOGI AKUATIK - NUR FADILLAH KHAIRANI
Brown mussel atau dengan nama latin Perna perna telah banyak digunakan sebagai organisme sentinel dalam pemantauan pencemaran antropogenik di perairan pesisir. Brown mussel juga dapat dimakan dan telah diketahui menyebabkan keracunan kepada mereka yang mengkonsumsi kerang yang telah terkontaminasi bahan pencemar. Berdasarkan hasil praktikum ini bahwa hubungan Indeks Biovailaibalitas Logam dalam Kerang (IBLK) & dan Indeks Kondisi (IK) dilakukan analisis korelasi dari 10 IK yang digunakkan dan hanya IK 1, IK 5, dan IK 9 yang menunjukkan nilai yang signifikan dan mempunyai nilai korelasi kuat terhadap kandungan logam dan dapat digunakan sebagai biomarker dalam monitoring lingkungan atau penentu status pada perairan. Sedangkan hubungan antara Indeks Kondisi (IK) 5 dengan parameter pengamatan, dapat dikatakan hanya terdapat hubungan IK 5 dengan Parameter Berat Daging Kering yang menunjukkan nilai yang signifikan.Kemudian pada pengamatan Stress on stress (SOS) pada kerang hijau (Perna viridis) di Perairan Pulau Lae-Lae dan Brown mussel (Perna perna) Perairan Padang Lau, Pangkep dapat disimpulkan bahwa sebanyak 50 % Kerang hijau dari Perairan Pulau Lae-Lae mengalami kematian pada waktu 47 jam, sedangkan pada Brown mussel (Perna perna) dari Perairan Padang Lau, Pangkep sebanyak 50 % mengalami kematian pada waktu 23 jam. Sehingga dapat dikatakan bahwa Brown mussel (Perna perna) dari Perairan Padang Lau, Pangkep mengalami kematian lebih cepat dibandingkan dengan Kerang hijau dari Perairan Pulau Lae-Lae
- …
