1,727,470 research outputs found
Redesain Stadion Kamal Junaidi Jepara
Football is a very popular sport in the world with the number 1 most fans. Football can be a lot of fans because all people can enjoy football, enjoy it from playing, training, watching to make football a business opportunity. The stadium for a team is very important because that's where the supporters can see and enjoy directly, as well as in Jepara the Kamal Junaidi Stadium must be used again for official professional matches. The method used by the author in this research is observation, literature study and comparative study. The planning and redesign of Kamal Junaidi Stadium will be adjusted to national standards, because later Kamal Junaidi Stadium will be used for national matches. Kamal Junaidi Stadium apart from being the home object of Persijap Jepara, this stadium can be rented for football matches from anywhere. According to the author's observations from the three aspects of the after-occupation evaluation at the Kamal Junaidi Stadium, Jepara, there were several problems related to behavioral, functional, and technical aspects. Problems that arise can be solved by renovating the stadium. The renovations included structural, architectural and mechanical fields so as to make Kamal Junaidi Stadium Jepara able to hold matches on a national scale
Konsep ekonomi Islam dalam tasawuf Junaidi Al-Bahgdadi
Tasawuf adalah salah satu khasanah intelektual Muslim yang kehadirannya hingga saat ini semakin dirasakan. Secara historis dan teologis tasawuf tampil mengawali dan memandu perjalanan hidup umat agar selamat dunia akhirat. Tidak berlebihan jika misi utama kerasulan Muhammad SAW adalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia, dan sejarah mencatat bahwa faktor pendukung keberhasilan dakwah beliu antara lain karena dukungan akhlaknya yang prima, hingga hal ini dinyatakan oleh Allah di dalam Al-Qur’an. Namun fenomena sekarang justru terdapat kontradiksi dari apa yang telah di contohkan oleh Rasulullah terhadap umat manusia. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman terhadap tasawuf, sedangkan tasawuf adalah salah satu yang dapat mendekatkan seorang hamba pada Tuhannya. Sehingga melahirkan akhlak yang Mulia. Perilaku ekonomi dalam masyarakat Islam didasarkan pada pokok pemahaman tasawuf. Junaidi Al-Baghdadai menyajikan itu dalam pokok pikirannya tentang utilitas. Makalah ini akan membahas secara ringkas bagaiamana pandangan beliau tentang hal tersebut
Surat Perjanjian Sewa Rumah an. M Junaidi Salam Rangkuti
6 HalamanSURAT PERJANJIAN SEWA RUMAH
Pada hari ini Minggu tanggal 12 Juni 2020 di Jalan Perhubungan No 36 Medan Kami yang bertanda tangan dibawah ini:
1. Nama : M. Junaidi salam rangkuti
Tempat, Tgl Lahir : marendal, 10 - 05 1989
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jl. Jati luhur no. 22 tembung
Provinsi Sumatera Utara Medan
Nomor KTP. : 1207261005890009
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA (Pemilik)
2. Nama : Deri Surbakti
Tempat, Tgl Lahir : Medan, 05 Juni 1999
Pekerjaan : Karyawan Swasta
Alamat : Jl. Banten No. 26 Kab Deli serdang Provinsi
Sumatera Utara Medan
Nomor KTP : 1406256710990015
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA (Penyewa) PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dengan ini terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut :
1. Bahwa, PIHAK PERTAMA adalah pemilik yang sah atas sebuah rumah tempat tinggal yang berdiri di atas tanah hak atas tanah milik dengan sertifikat hak milik (SHM)Nomor: 52/538 atas nama RAHMAT ILHAM yang setempat dikenal sebagaiJalan Pendidikan No.23 RT/RW 001/015, Kelurahan Medan Amplas untuk menyewakan Rumah tersebut kepada PIHAK KEDUA sebagaimana PIHAK KEDUA bermaksud untuk menyewa Rumah tersebut dari PIHAK PERTAMA
Riwayat Leluhur : Catatan Salasilah Keluarga Abang Haji Junaidi & Hasbiah@Suteh
Riwayat Leluhur- Catatan Salasilah Keluarga Abang Haji Junaidi & Hasbiah@Suteh adalah sebuah buku bagi menyingkap sedikit sejarah silam keluarga Abang Haji Junaidi & Hasbiah@Suteh serta anak-anaknya untuk dijadikan simpanan berharga kepasda setiap ahli keluarga besar Abang Haji Junaidi dan juga untuk tatapan generasi kemudian
Palam Eat / Naim Junaidi Kamal Apandi and Danish Danial Mohd Sham
This social media portfolio report will focus on how Palam Eat has utilised Facebook for online advertising purposes. Naim Junaidi and Danish Danial are in charge of the Palam Eat dessert resale business at UiTM Puncak Alam while they complete the project evaluation. The corporation used teaser and copywriting— comprising both the hard sell and the soft sale, respectively—on its Facebook page to promote and advertise the product to the public
Analisis Subjektif Terhadap Lukisan Karya Fadjar Junaidi Periode 2009
ABSTRAK Yantoro.2010. Analisis Subjektif Terhadap Lukisan Karya Fadjar Junaidi Periode 2009. Skripsi, Program Studi Pendidikan Seni Rupa Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Tjitjik Sri wardani,M.Pd Kata kunci: Analisis subjektif, Lukisan Fadjar Junaidi Bermula dari ketertarikan peneliti, ketika melihat karya-karya lukisan seorang seniman. Peneliti sebagai penikmat/penghayat karya seni, mendapatkan kesan tersendiri apabila berhadapan dengan Karya Fadjar Junaidi yang cenderung menampilkan visualisasi objek yang aneh dan lucu dan dengan tema yang sederhana tetapi penuh dengan makna, tema-temanya bersifat sederhana dan mengangkat sesuatu peristiwa yang terjadi pada masyarakat sekitar kita. Untuk mengkaji karya seni lukis ini digunakan metode penelitian dengan pendekatan apresiasi subjektif, dengan bersumber pada tiga komponen kehidupan seni, yaitu: seniman, karya seni, dan penghayat. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini akan mengkaji bagaimana faktor genetik, objektif, afektif serta filosofi dalam lukisan Fadjar Junaidi dengan mendeskripsikan faktor genetik, objektif, afektif serta filosofi lukisan Fadjar Junaidi periode 2009. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif yang mendeskripsikan Faktor genetik, objektif, dan afektif serta filosofi berdasarkan Analisis Subjektif terhadap karya lukis Fadjar Junaidi periode 2009 menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepuatakaan. Analisis data dengan mengorganisasikan dan mengurutkan data kedalam suatu pola, kategori, dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema serta dapat dirumuskan hipotesis, dengan analisis ini data yang terkumpul diolah dalam pembagian kelompok yang sejenis sehingga data akir yang diperoleh merupakan data yang bersifat komprehensif. Dari penelitian yang dilakukan, yakni informasi genetik Fadjar Junaidi, informasi objek karya lukisan, dan interprestasi berupa afeksi dari peneliti yang bertindak sebagai penghayat karya, diperoleh kesimpulan bahwa: Dengan kematangan berproses kreatif/kerja seni, Fadjar mampu menciptakan sebuah karya lukis yang mempunyai nilai estetika yang tinggi, dengan visualisasi objek lukisan yang kesemuanya mengalami deformasi bentuk, membuat karya Fadjar terkesan Fleksibel dan unik. Dengan gaya naifnya Fadjar berusaha menyampaikan sebuah maksud tertentu dengan dibumbuhi rasa humor yang kental. Dalam berkarya Fadjar ingin menyampaikan dan memberikan gambaran tentang realitas kehidupan yang terjadi pada masyarakat disekitar kita, pengalaman hidup, serta nilai-nilai yang ada pada kehidupan kita. Berdasarkan karya-karya yang dihasilkan, Fadjar dapat dikatakan sebagai seniman modern dengan gaya naif yang terasa lucu dan lugu, serta peka terhadab situasi dan kondisi yang terjadi disekitar kita.
Wan Junaidi realistic on security
I DON'T see why people should take issue with remarks by Deputy Home Minister Datuk Wan Junaidi Tuanku Jaafar over the insecurity of the remote diving islands off Sabah which have over the years been easy targets for kidnappers from the Philippines just across the watery border
Conversation between two non-fishermen about business
This is a recording of two men, Junaidi Ismail and Muhammad Japar (goes by Apang) at their neighbor's house. Junaidi is a 45 year old man who was born and grew up in Pondok Prasi, married to a woman from Sesela, a village in west Lombok but pretty close to Pondok Prasi. He went to elementary school and now does motorcycle business. Apang is 40 years old, born and grew up in Pondok Prasi, married to a woman from the same village. He finished elementary school and works at a private company. They are talking about work and business. The recording ends with Khairunnisa collecting metadata from the speakers. Muhammad Jaelani assisted with the recording. Video was recorded on Panasonic HC-V770, audio on Marantz PMD561 with an Audio Technica AT8022 Stereo Microphone.Ampenan, Lombok, West Nusa Tenggara province, Indonesi
Ilmu Negara: Sebuah Konstruksi Ideal Negara Hukum
Menyambut baik terbitnya buku yang brjudul Ilmu Negara ; Sebuah Kontruksi Ideal Negara Hukum yang ditulis oleh saudara Muhammad Junaidi. Buku Ilmu Negara ini ditulis dengn kerangka dasar teori yang kuat dengan mencantumkan argumentasi yang logis dan mengalir disertai dengan contoh-contoh riil yang aplikatif serta mudah dipahami oleh berbagai pihak. Semoga buku Ilmu Negara ini bisa menjadi pembelajaran yang positif bagi masyarakat indonesia dan memberikan wawasan baru bagi generasi mendatang untuk menjadi masyarakat adil makmur sejahtera sesui yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Oleh karena itu saya mengucapkan selamat berkarya pada saudara Muhammad Junaidi yang dengan ketentuan telah mampu menghasilkan buku yang berkualitas dan bermanfaat bagi masysrakat indonesia
- …
