387 research outputs found

    Tinjauan hukum ekonomi syari'ah terhadap mekanisme lelang online di instagram: Studi kasus di toko Preasurehype

    No full text
    Muhammad Farhan, 1173020093, 2021: Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Mekanisme Lelang Online Di Instragram (Studi Kasus di Toko PreasureHype) Pesatnya jual beli lelang online di Indonesia melalui sosial media Instagram, karena harga yang relatif murah dan sebuah gaya baru pada kalangan remaja masa kini. Pihak toko berperan penting dalam mekanisme lelang tersebut. Agar tidak adanya pelanggaran yang menyebabkan merugikan pihak lain, diperlukan adanya faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. Faktor tersebut salah satunya adalah memberikan penjelasan mekanisme lelang online secara detail tetapi mudah dimengerti. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui mekanisme lelang online di toko PreasureHype Instagram, dan (2) Mengetauhui konsep muzayyada (lelang) online di toko PreasureHype menurut hukum ekonomi Syariah. Penelitian ini bermanfaat bagi sumber informasi dan reverensi bagi yang ingin mengetahui tentang mekanisme lelang online terkhusus di toko PreasureHype. Dalam islam lelang dikenal dengan nama jual beli muzayyadah, dalam jual beli terdapat rukun-rukun yang harus terpenuhi yaitu: pertama. Adanya pembeli dan penjual, kedua. Adanya barang objek, ketiga. Adanya ijab dan qabul. Begitupun laranganya sudah dijelaskan dalam hukum ekonomi syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah buku-buku, skripsi terdahulu, jurnal dan website yang berkaitan dengan judul peneliti. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menyimpulkan dari tinjauan hukum ekonomi syariah pada mekanisme lelang online di toko PreasureHype Instagram sudah sesuai syariat islam. Selain itu, melihat dari segi manfaat, lelang online di toko PreasureHype mengandung banyak manfaatnya bagi para penjual, pembeli dan pihak toko. Maka dari itu, lelang online di toko PreasureHype ini diperbolehkan menurut hukum ekonomi syariah. Tetapi jika saat pelaksanaan lelang berlangsung terdapat pelanggaran yang dilarang oleh hukum ekonomi islam, maka prtaktek lelang di toko Preasure Hype dilarang oleh hukum ekonomi syariah

    PERAN MUHAMMAD YUSUF BIN AHMAD DALAM PENGEMBANGAN DAKWAH ISLAM DI KELANTAN MALAYSIA TAHUN 1909-1933 M

    No full text
    Negeri Kelantan yang dikenali sebagai negeri “serambi Mekah” cukup terkenal dalam melahirkan banyak ulama dan ilmuwan Islam di Semenanjung Melayu sejak akhir abad ke-19. Salah satu ulama tersebut adalah Muhammad Yusuf Bin Ahmad. Muhammad Yusuf dilahirkan di Kampung Kenali, pada tahun 1287 H (1870 M). Muhammad Yusuf merupakan salah seorang tokoh ulama’ yang telah memberikan kontribusi besar dalam dakwah Islam di Kelantan ketika di zamannya. Penelitian ini dilakukan karena peran dan kontribusi tokoh tersebut masih kurang diteliti dan masih belum banyak generasi muda pada masa sekarang yang mengetahui keberadaan maupun peran yang telah tokoh ini lakukan. Penelitian ini mengkaji secara spesifik mengenai biografi dan peran Muhammad Yusuf dalam menjalankan kegiatan dakwah di Kelantan pada awal abad ke-20. Atas faktor tersebut penulis telah membagikan kepada tiga pokok permasalahan yaitu tentang bagaimana riwayat hidup Muhammad Yusuf Bin Ahmad, bagaimana kegiatan yang dilakukan oleh Muhammad Yusuf dalam mengembangkan dakwah di Kelantan dan apa dampak usaha yang telah dilakukan oleh Muhammad Yusuf bagi masyarakat Kelantan. Untuk menjelaskan permasalahan tersebut, penulis menggunakan pendekatan biografi dan sosiologis dengan didukung teori peranan sosial yang dikemukakan oleh Erving Goffman. Pelaksanaan penelitian ini juga dilakukan dengan menggunakan metode sejarah dengan empat tahapan yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran Muhammad Yusuf Bin Ahmad dalam mengembangkan dakwah Islam di Kelantan tidak hanya memfokuskan pada bidang keagamaan saja, malah ia juga telah berkontribusi dalam mengembangkan bidang pendidikan di Kelantan. Di antara kegiatan yang telah ia lakukan adalah dengan menjadi pelopor kepada pembentukan Majlis Agama Islam dan Adat Istiadat Melayu Kelantan (MAIK), mendirikan sekolah pondok pengajian, menerbitkan majalah Pengasuh serta menterjemahkan kitab agama. Hasil usaha dakwah yang telah dilakukan oleh Muhammad Yusuf ini telah memberikan dampak yang positif pada masyarakat di Kelanta

    Pembentukan koalisi partai politik pengusung Farhan-erwin pada pemilihan walikota dan wakil walikota Bandung tahun 2024

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pembentukan koalisi partai politik dalam agenda Pemilihan Kepala Daerah merupakan hal yang menarik untuk diteliti. Partai politik pada umumnya dalam membentuk sebuah koalisi selalu tidak didasari oleh kesamaan ideologi atau jati diri masing-masing partai. Koalisi dapat dibentuk oleh pragmatisme belaka dengan peluang menang yang besar dan terakomodirnya setiap kepentingan. Begitu pula dengan koalisi Farhan-Erwin yang disusun tanpa berdasarkan kesamaan ideologi, dipengaruhi oleh pragmatisme, dan sarat akan kepentingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses pelaksanaan pembentukan koalisi partai politik pengusung Farhan-Erwin dan menggambarkan faktor-faktor yang mendasari pembentukan koalisi partai politik pengusung Farhan-Erwin. Landasari teori penelitian ini menggunakan teori Geoffrey Pridham (1987) mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan koalisi partai politik yang terdiri dari 6 faktor. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, proses pembentukan koalisi partai pengusung diawali dengan visi perubahan bagi Kota Bandung. Pada awalnya NasDem dan PKB memiliki dinamika konflik kepentingan karena keduanya memiliki calon yang akan di pasang sebagai kandidat. Namun pada prosesnya terdapat intervensi elit politik yakni Surya Paloh meminta untuk segera membentuk koalisi antara NasDem dan PKB dengan Farhan sebagai calon Walikota dan Erwin sebagai calon Wakil Walikota. Koalisi ini didorong oleh popularitas dan elektabilitas Farhan-Erwin yang tinggi. Detik-detik akhir partai Gelora dan partai Buruh bergabung, hingga akhirnya Farhan-Erwin ditetapkan sebagai kandidat yang diusung oleh koalisi empat partai. Koalisi ini dikategorikan sebagai koalisi berukuran kecil. Kedua, Faktor-faktor pembentukan koalisi Farhan-Erwin adalah visi perubahan untuk Kota Bandung, peluang kemenangan yang besar, transaksi politik yang bertemu, kondisi sosio-politik dari publik, kandidat yang memiliki elektabilitas dan popularitas tinggi, dan dibentuk tanpa perlu memperhatikan ideologi atau jati diri dari setiap partai. Meskipun, Faktor yang paling dominan adalah motivasional pragmatis

    Pengaruh Promosi, Rating Produk dan Kemudahan Penggunaan Terhadap Minat Beli pada Aplikasi Layanan Pesan Antar Makanan Gofood (Studi pada Mahasiswa Universitas Islam Malang)

    No full text
    Revolusi indutsri 4.0 saat ini sedang ramai dibicarakan dan bahkan sudah mulai dirasakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Perkembangan teknologi di dunia sangat cepat dan pesat sehingga memunculkan banyak teknologi baru yang belum ada sebelumnya. Perkembangan teknologi yang begitu cepat dan pesat diimbangi juga dengan perkembangan teknologi informasi. PT. Gojek Indonesia adalah merupakan transportasi yang memanfaatkan teknologi informasi berbasis aplikasi. Gojek memiliki slogan yaitu Pasti Ada Jalan atau semua kebutuhan dan transaksi bisa dilakukan menggunakan aplikasi Gojek. Gojek memiliki lebih dari 10 layanan dalam aplikasi dan salah satu layanan fitur andalan di aplikasi Gojek adalah Gofood. Pada saat pandemi mulai masuk ke Indonesia, layanan Gofood mangalami penurunan permintaan hingga 76%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis promosi, rating produk dan kemudahan penggunaan terhadap minat beli pada aplikasi layanan pesan antar makanan Gofood pada mahasiswa Universitas Islam Malang. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa aktif S1 Universitas Islam Malang dan pengguna aplikasi Gofood. Metode pendekatan menggunakan teknik non-probability sampling yaitu purposive sampling yang merupakan teknik pengumpulan sampel dengan berdasarkan kriteria tertentu dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 65 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial promosi, rating produk dan kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Sedangkan secara simultan promosi, rating produk dan kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Kata Kunci: Promosi, Rating Produk, Kemudahan Penggunaan, Minat Beli

    Issues and challenges in managing land inheritance: a study among syarie lawyer in Selangor / Muhammad Adam Farhan Shazari

    No full text
    The high trend of unclaimed Islamic land inheritance properties has become a protracted and growing issue in the life of the community in Malaysia. Most of the problems of inheritance land management stem from the confusion or scramble of the heirs over the assets as well as the failure of the property owner to manage his property efficiently during his lifetime. The problem of estate management must be addressed immediately to improve the economy of Muslims in various aspects by liquidating and utilizing the value of frozen assets that have not been claimed by the heirs of the deceased for a long time. Therefore, the issues and challenges related to the management of land inheritance property in Islam need to be put to an end. This research has three main objectives namely the first, to understand the concept of inheritance land in Islam. Second, to identify issues and challenges in the management of land inheritance property in Islam and the third is to analyse the best methods in managing Islamic land inheritance. The data obtained in this research is from wholesale interviews that have been conducted online to several syarie lawyers in the state of Selangor. The data that has been analysed is to evaluate and study the problematic factors of Islamic land inheritance management and the best management methods based on the experience of syarie lawyers in solving problems related to Islamic land inheritance property. Therefore, the results of this study can answer all the objectives that I have given to the respondents related to issues and challenges in managing Islamic land inheritance among syarie lawyers in Selangor

    Identitas Visual Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan

    No full text
    Masjid merupakan bangunan peribadatan bagi umat Islam. Keberadaan masjid di Indonesia, baik di pulau Sumatera, Kalimantan, dan beberapa pulau lainnya, termasuk di pulau Jawa, sangat mudah dijumpai, mengingat mayoritas masyarakat di Indonesia beragama Islam. Selain sebagai bangunan peribadatan, masjid juga sering berperan sebagai identitas suatu daerah atau kelompok masyarakat tertentu. Menurut Narhadi (2019) seiring dengan berjalannya waktu sejak dahulu hingga saat ini, bangunan masjid banyak mengalami perkembangan dari segi desain yang semakin memperhatikan budaya dari daerah tertentu serta kondisi lingkungan sekitarnya. Hal ini banyak terjadi pada masjid-masjid yang ada di Indonesia, termasuk pada Masjid Cheng Hoo yang memiliki desain yang cukup unik dengan perpaduan budaya Jawa, Arab, dan juga budaya Tionghoa yang cukup kental. Dengan kemunculan identitas yang beragam karena adanya perpaduan beberapa budaya pada bangunan Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan, maka akan dilakukan penelitian untuk meneliti identitas masjid yang berfokus pada elemen visualnya. Penelitian ini merupakan salah satu langkah untuk melihat, serta mengetahui identitas visual pada Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan, maka pembahasan pada penelitian ini akan berfokus pada pembahasan elemen visual Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan, yang akan memunculkan identitas seperti apa dan darimana sajakah yang terdapat pada Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan ini

    The Impact of Islam on Arab Thought

    No full text
    The Arabs before Islam had an advanced civilization, such as the Mesopotamian Civilization in Iraq and the Nile Valley Civilization in Egypt. Additionally, there were kingdoms in the Arabian Peninsula and the Levant. They possessed qualities that prepared them to receive and convey the divine message, as Allah says: {You are the best nation produced [as an example] for mankind} (Ali Imran: 110). However, Allah also described some of their behaviors as "jahiliyyah" (ignorance), not in the sense of lack of knowledge, but ignorance of divine laws, such as worshiping idols. Islam came to reform Arab society and build a righteous community. One of its major reforms in religion was the call to monotheism and the abandonment of idol worship, along with the establishment of hudud laws, ethical transactions, and lawful work. Islam also made zakat obligatory to combat greed and assist the poor, prohibited usury, and regulated inheritance to ensure justice. Additionally, Islam fought against exploitation and extravagance and supervised state officials to prevent corruption. In the field of knowledge, Islam encouraged the pursuit of learning, reflection, and contemplation, as stated in Allah’s words: {Read in the name of your Lord who created} (Al-‘Alaq: 1-5). Politically, Islam united the Arabs who were previously divided and under Byzantine and Persian colonization. The Prophet Muhammad SAW issued the Charter of Medina, which established rules for shared governance. Islam brought a significant transformation to the mindset of the Arabs, shifting them from tribal fanaticism to religious and political unity. This facilitated the establishment of an Islamic state that rapidly expanded to reach the borders of China. The tolerant teachings of Islam united beliefs and social systems between Arabs and other nations, making the Arabs the bearers of Islam to the entire world

    Pemberdayaan Guru Madrasah Diniyah Al-Rachmat: Efektifitas Pelatihan Desain Grafis Untuk Digitalisasi Dakwah Di Media Sosial

    No full text
    The graphic design training aims to empower teachers of Madrasah Diniyah Al-Rachmat in creating digital da'wah media on social media. Although many teachers have not mastered graphic design techniques, training with a training approach with intensive mentoring shows positive results. The results of the analysis of graphic design skills before and after training showed a significant improvement, with the average score increasing from 51.7 to 72.3. Two young teachers recorded the highest scores, while senior teachers showed moderate progress. This training is effective in improving technical competence and teacher confidence, and can be extended to other madrasah institutions to digitize da'wah on social media

    Respon Agama Terhadap Persoalan Sosial Ekonomi: Studi Terhadap Grameen Bank

    No full text
    Islam sebagai  suatu  sistem kepercayaan, isinya tidak  hanya  terbatas pada pembahasan mengenai kehidupan akherat saja, tetapi juga mempunyai perhatian terhadap kehidupan dunia, diantaranya dalam mengentaskan kemiskinan. Islam mengajurkan agar pemeluknya bersedekah, berinfak dan saling membantu terhadap yang membutuhkan. Berdeda halnya dengan lembaga keuangan secara umum, seperti Bank. Lembaga ini tentu saja berorientasi pada keuntungan sebanyak mungkin, sehingga dalam praktiknya sering kali mengabaikan kelompok yang dianggap tidak akan menguntungkan mereka, seperti orang miskin. Muhammad Yunus berusaha memadukan dua hal yang satu sama lain bertentangan ini. Ia ingin menunjukkan bahwa lembaga yang berkaitan  dengan  sistem  ekonomi, termasuk  bank  di  dalamnya harus juga memperhatikan aspek kemanusiaan. Hal ini yang kemudian ia wujudkan dengan  membangun Grameen Bank. Penelitian ini akan membahas Bagaimana konsep Grameen Bank yang digagas oleh Muhammad Yunus? Jalannya penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif analitis. Grameen Bank didirikan sebagai  solusi  untuk  mengentaskan kemiskinan di  Bangladesh. Muhammad Yunus ingin menyampaikan bahwa untuk memperoleh keuntungan tidak mesti harus mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan

    INTEGRASI METODOLOGI PENYELIDIKAN HUKUM ISLAM DENGAN PENYELIDIKAN KUALITATIF: SATU TINJAUAN AWAL

    No full text
    Dalam penyelidikan hukum Islam semasa didapati telah menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif sebagai mana yang wujud dalam metodologi penyelidikan semasa. Akan tetapi dalam penyelidikan hukum Islam terdapat metodologi yang khusus sehingga pada lazimnya diabaikan dengan kewujudan metodologi penyelidikan semasa. Oleh itu, perlu difahami bahawa semangat metodologi kajian hukum boleh diintegrasikan dengan pendekatan penyelidikan semasa. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpul data-data perpustakaan dan dianalisis secara induktif, deduktif dan komparatif. Hasil kajian mendapati falsafah metodologi kajian hukum Islam perlu difahami dan barulah secara teknikal dapat dilaksanakan dalam dunia penyelidikan. Ia bagi memastikan data yang diperolehi adalah berautoriti dan analisis dilakukan adalah sah
    corecore