113 research outputs found
PENANGANAN KECELAKAAN KERJA AWAK KAPAL MV. RUI FU CHENG OLEH PT. IDT TRANS AGENCY
ABSTRAKSI
Irvansyah, Helmi. 2024. “Penanganan Kecelakaan Kerja Awak Kapal MV. Rui Fu
Cheng Oleh PT. IDT Trans Agency Cabang Satui”. Skripsi. Program
Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan,
Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Awel Suryadi, S.ST.,
M.Si., Pembimbing II: Capt. Anugrah Prasetyo, M.Si., M.Mar.
Kecelakaan kerja merupakan kejadian yang tidak diinginkan bagi setiap
pekerja. Salah satu pekerjaan yang memiliki resiko tinggi mengalami kecelakaan
kerja adalah pelaut, baik oleh faktor alam maupun faktor dari diri sendiri.
Pemakaian alat keselamatan perlu digunakan untuk melindungi kepala hingga kaki.
Untuk mengatasi kecelakaan kerja agar tidak memperburuk keadaan, pemberian
pertolongan pertama harus dilakukan secara cepat dan tepat serta mengetahui jenis
klasifikasi cedera yang dialami korban. Tujuan penelitian dilaksanakan untuk
mengetahui apa hambatan yang dihadapi perusahaan dalam menangani awak kapal
yang mengalami cedera, kemudian upaya yang dilakukan perusahaan dalam
menangani kasus awak kapal yang cedera akibat kecelakaan kerja di kapal MV. Rui
Fu Cheng.
Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan
observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang diperoleh yaitu dari data
primer dan data sekunder. Kemudian teknik keabsahan data menggunakan metode
triangulasi teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Hubberman yang
mana metode ini dilaksanakan secara interaktif dan terus menerus untuk
menemukan data yang valid. Kemudian untuk teknik penyajian data menggunakan
reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah pihak agen menemukan beberapa hambatan
yang mana hambatan tersebut sebenarnya bisa berkurang jika korban dapat
memberikan pertolongan padi kakinya, maka setidaknya dapat memberikan
keringanan berjalan pada korban dan tidak bertambah parah. Kemudian Mobilitas
perusahaan merupakan salah satu yang menjadi permasalahan yang harus dibenahi
untuk perusahaan. Jumlah mobil operasional hanya berjumlah satu buah mobil dan
jarak antar pangkalan dan rumah sakit sangat jauh. Adapun ketika agent on board
sudah bekerja diatas kapal, sinyal merupakan hal yang cukup sulit untuk
didapatkan, sehingga agen yang berada di atas kapal sulit menerima informasi
dengan cepat untuk bersiaga jika informasi dari kepala operasional sangat penting
untuk disamapaikan
Relevansi enam nasehat menuntut ilmu dalam pendidikan perspektif Imam Syafi’i dalam Kitab Diwan
Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh nasehat yang pernah dikemukakan oleh Imam Syafi’I tentang enam nasehat menuntut ilmu dalam kitab Diwan, nasehat tersebut sudah berumur lebih dari 1200 tahun, namun banyak ulama yang masih membahas mengenai nasehat tersebut sehingga penulis ingin menganalisis relevansinya di zaman sekarang. Di era globalisasi ilmu sangat mudah dicari karena telah banyak fasilitas-fasilitas yang menunjang dalam proses mendapatkan ilmu pengetahuan contohnya internet, adapun enam nasehat tersebut yaitu: 1. Kecerdasan, 2. Motivasi, 3. Ketekunan, 4. Media, 5. Memiliki guru dan 6. Menempuh jalur pendidikan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi kecerdasan, motivasi, ketekunan, media, memiliki guru dan menempuh jalur pendidikan dalam pendidikan untuk masa sekarang.
Penelitian yang dilakukan adalah termasuk dalam penelitian library research, dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode dokumentasi, yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan buku, jurnal, skripsi dan karya ilmiah Dalam konteks ini dokumen yang dimaksud yaitu enam nasehat menuntut ilmu perspektif Imam Syafi’i yang saya temukan dalam kitab Diwan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Intelegensi merupakan faktor yang menentukan berhasil atau tidaknya siswa, jika tingkat intelegensi siswa tersebut tinggi maka berpotensi mudah dalam memahami pelajaran. (2) Motivasi dapat menyebabkan siswa lebih berpotensi untuk mencapai kesuksesan dalam studi yang ditempuhnya, karena motivasi merupakan dorongan yang dapat membuat semangat belajarnya selalu ada. (3) Siswa yang memiliki tingkat ketekunan tinggi, dia akan lebih konsentrasi pada setiap pelajaran yang diberikan oleh guru maupun lingkungan sekitarnya. (4) Media sangat penting bagi peserta didik karena media berfungsi untuk mengefektifkan dan mengefesiensikan dalam proses belajar mengajar (5) Interaksi antara guru dan siswa dapat membuat perubahan tingkah lakunya melalui berbagai pengetahuan dan keterampilan, sesuai dengan fungsinya guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pengelola pembelajaran, anggota masyarakat, administrator, penasehat, inovator, emansipator, evaluator dan kulminator. (6) Jalur pendidikan yang tersrtuktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi maka siswa agar mencapai gelar tinggi harus dimulai dari pendidikan dasar sehingga perlu dibutuhkan waktu yang relatif lama. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa enam nasehat dalam menuntut ilmu persfektif Imam Syafi’i dalam kitab Diwan masih relevan dengan zaman sekarang
ABSTRACT
The research in this thesis is motivated by the suggestion ever proposed by Imam Syafi'I about the six advice of studying in the book of Diwan, the advice is already more than 1200 years old, but many scholars are still discussing the advice so that the author wants to analyze its relevance in the era . In the era of globalization of science is very easy to find because it has many facilities that support the process of getting the science example internet, as for the six advice are: 1. Intelligence, 2. Motivation, 3. Perseverance, 4. Media, 5. Have teachers and 6. Take the path of education.
This study aims to knowing the relevance of intelligence, motivation, perseverance, cost, have a teacher and Take the path of education, in education for this era.
The library reseach was just done in this research, in collecting the data, the documentation method was used by author, it is to dicvover data about things or variabel a kind of a booknote, journal, thesis and handwriting. The six counsel of studying according to Imam Syafi’i’s perspective becomes the discovered document in this investigation context of Diwan.
The results showed that (1) Intelligence is a factor that determines the success or failure of students, if the level of student intelligence is high then potentially easy to understand the lesson. (2) Motivation can cause students to have more potential to achieve success in their studies, because motivation is an encouragement that can make the learning spirit always there. (3) Students who have high degree of perseverance, he will concentrate more on each lesson given by the teacher and the surrounding environment. (5) The interaction between teachers and students can make changes in their behavior through a variety of knowledge and skills, in accordance with the function of teachers as educators, teachers, mentors, teachers, learning organizers, community members, administrators, advisors, innovators, emancipators, evaluators and culminators. (6) Structured and tiered educational pathways comprising primary, secondary and higher education so that students achieving a high degree should start from basic education so that it takes a relatively long time. The conclusion from the results of the study shows that six counsel in studying the perspective of Imam Shafi'i in the book of Diwan is still relevant toda
Value at Risk (VaR) Portofolio Optimal dengan Metode Simulasi Monte Caro
Value at Risk (VaR) adalah estimasi kerugian maksimum yang akan didapat selama periode waktu tertentu dalam kondisi pasar normal pada tingkat kepercayaan tertentu. Dalam Penelitian ini, VaR portofolio dihitung dengan metode simulasi Monte Carlo. VaR portofolio dengan metode simulasi Monte Carlo mengasumsikan bahwa return-return saham pembentuk portofolio berdistribusi normal, sehingga return portofolio berdistribusi normal multivariat yang kemudian disimulasikan dengan menggunakan parameter yang sesuai. Pada intinya VaR dengan metode simulasi Monte Carlo adalah dengan melakukan simulasi dengan membangkitkan bilangan random dengan membangkitkan bilangan acak untuk mengestimasi nilai VaR-nya. Perhitungan Value at Risk (VaR) dengan simulasi Monte Carlo pada tingkat kepercayaan 95% dan periode waktu 1 hari.
Kata kunci: Value at Risk, Simulasi Monte Carlo, Portofolio
Adaptasi Desain Arsitektur Nusantara Pada Desain Griya Dolanan
Perkembangan teknologi dalam bidang permainan sangat mempegaruhi minat anak-anak terhadap permainan tradisional. Saat ini minat anak-anak pada permainan tradisional semakin menurun, anak-anak lebih memilih memainkan gadget, game online, PC game, console game, dan sebagainya. Selain itu pembangunan yang makin pesat berakibat pada semakin terbatasnya lahan kosong yang dapat digunakan oleh anak-anak untuk bermain.Pengaruh keadaan iklim Indonesia juga menjadi pertimbangan dalam proses perancangan bangunan. Penerapan desain arsitektur nusantara mampu untuk menanggulangi beberapa permasalahan iklim tropis lembab yang ada di Indonesia
Saksi dari pihak keluarga dalam gugat cerai menurut hukum islam dan hukum acara perdata: studi kasus putusan pengadilan agama tangerang perkara nomor: 221/Pdt.G/2008/P.A Kota Tangerang Banten s
Transformasi bentuk berbasis program 3D, studi kasus : perancangan Galeri Seni di Bandung
Uji Resistensi Tanaman Karet(Hevea Brasilliensis)Klon IRR Seri 400 Terhadap Penyakit Gugur Daun (Pestalotiopsissp) Di Lapangan
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2018 sampai dengan September 2018 di Laboratorium Proteksi Tanaman, Balai Penelitian Karet Sungai Putih Kec. Galang Kab. Deli Serdang Sumatera Utaradengan ketinggian tempat ±54 mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non-Faktorial dengan perlakuan K1: IRR 431,K2: IRR 443,K3: IRR 444, , K4: IRR 425, K5: IRR 446, K6: IRR 428, K7: IRR 447, K8: IRR 448, K9: IRR 450, K10: IRR 451, K11: IRR 452, K12: IRR 437, K13: IRR 434, K14: IRR 454, danK15: IRR 455. Parameter yang diamati meliputi diameter periode latent, dan intensitas serangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan tanaman karet klon IRR seri 400 berpengaruh sangat nyata terhadap cendawan Pestalotiopsis sp. di lapangan. Klon IRR 444 memiliki ketahanan yang baik pada parameter intensitas serangan dengan persentase 2,78%, sedangkan Klon 451 rentan terhadap serangan cendawan Pestalotiopsissp. dengan persentase serangan 36,11%. Periode latent yang berlangsung selama masa sporulasi Pestalotiopsissp. pada klon IRR seri 400 terjadi rata-rata pada pengamatan 7 hsi
Struktur dan Konstruksi sebagai Agen Transformasi dalam Desain Arsitektur Nusantara
The transformation of Nusantara architectures is more discussed in the variety of visual languages. The structure and construction of Nusantara architectures become an agent to form recent variants while sustaining the visual style identities. So the forces and loads resemble architectural appearance. The structure and construction that had changed, indicating the sustained development of Nusantara architectures. The houses in the South Sulawesi have presented this for instance. This study aims to examine the structural capabilities and construction of Nusantara architectures transformed into developing variants. Descriptive methods are implemented to discuss Bugis houses in Makassar and Bulukumba, and Selayar house in Selayar Island. The results present that the variants of the Nusantara architectures are formed because of the application of a structural system that does not change. It adapts to the context of the site contours and the selection of construction wood materials available on site
Aplikasi Suasana Relaksasi dalam Rancangan Rumah Kecantikan Surabaya
Relaksasi dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi dari keadaan tegang ke keadaan rileks, sehingga tercipta perasaan yang tenang dan nyaman. Suasana yang tenang dan nyaman tersebut berusaha diaplikasikan dalam rancangan Rumah Kecantikan Surabaya melalui berbagai aspek arsitektural, sehingga obyek rancang dapat hadir sebagai sesuatu yang ‘rileks'. Lingkungan yang berada di sekitar obyek rancang menjadi tantangan tersendiri dalam proses merancang, terutama dalam menciptakan suasana relaksasi itu sendiri. Untuk menghadirkan sesuatu yang dapat ‘dirasakan' pada setiap desain dalam obyek rancang, perancang harus mempertimbangkan setiap keputusan desain agar dapat mempresentasikan suasana relaksasi yang menjadi tema rancangan
- …
