1,721,406 research outputs found
Teknik Cetak Sablon Pada Media Kanvas dengan Tema Kaligrafi Karya Irfandi Musnur
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana teknik dalam menyelesaikan karya seni cetak sablon pada media kanvas karya Irfandi Musnur. Pengetahuan tentang alat dan bahan yang digunakan, bagaimana proses pembuatannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Lokasi pada penelitian ini ada dua yaitu kampus parangtambung Universitas Negeri Makassar di Fakultas Seni dan Desain prodi. Pendidikan Seni Rupa dan di Jalan Hartaco di rumah Irfandi sendiri. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yakni karya seni cetak sablon pada media kanvas dengan tema kaligrafi karya Irfandi Musnur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karya seni cetak sablon Irfandi terselesaikan dengan melalui beberapa tahapan yakni dimulai dengan pembuatan kanvas sablon yang pada sisi bagian atasnya diberi triplek kemudian dilapisi menggunakan kain kanvas akrilik, selanjutnya proses pencampuran warna menggunakan bahan pasta Rubber White, Rubber Netral dan bahan pigmennya atau pewarnanya yaitu Sankyo, untuk warna emas yang digunakan merupakan campuran serbuk emas dengan Medium GB. Setelah itu barulah masuk pada proses pembuatan backround. Tahap berikutnya yakni proses afdruk (pemindahan larutan ke screen) dengan menggunakan metode penyinaran langsung dari cahaya matahari, barulah masuk pada proses pencetakan desain yang telah disiapkan dan hal yang terakhir yang dilakukan adalah membersihkan screen seperti semula dengan menggunakan serbuk Autostrip Powder dan M3
Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemberdayaan Sentral Industri Kerajinan Pandai Besi Di Desa Terakat Kecamatan Rumbio Jaya
ABSTRAK
Nama : Irfandi Apandi
Nim : 11541104014
Judul : Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui
Pemberdayaan Sentral Industri Kerajinan Pandai Besi
Di Desa Terakat Kecamatan Rumbio Jaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya peningkatan
ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan Sentra Industri Kerajinan Pandai
Besi di Desa Teratak Kecamatan Rumbio Jaya. Jenis penelitian ini adalah
penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pengelola sentra industri
kerajinan pandai besi. Objek penelitian ini adalah upaya peningkatan ekonomi
masyarakat melalui pemberdayaan Sentra Industri Kerajinan Pandai Besi di Desa
Teratak Kecamatan Rumbio Jaya. Metode pengumpulan data dilakukan melalui
observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya
peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan sentra industri
kerajinan pandai besi di Desa Teratak Kecamatan Rumbio Jaya Yaitu dengan
peningkatan ekonomi,terutama kecukupuan pangan,peningkatan kesejahteran (
Pendidikan dan Kesehatan).Dimana penelitian ini dilatar belakangi adanya
sentra industri kerajinan pandai besi di desa Teratak Kecamatan Rumbio Jaya
yang berupayah untuk memberdayakan Ekonomi Masyarakat.
Kata kunci: upaya, peningkatan ekonom
PENGARUH STORE ATMOSPHERE DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (RUMAH MAKAN SEJAHTERA 212 BANDUNG)
Skripsi ini disusun oleh Muhammad Rizki Irfandi, NPM 0212U288, dari Jurusan Manajemen S1 Fakultas Bisnis dan Manajemen, Universitas Widyatama Bandung dibawah bimbingan Ibu R. Adjeng Mariana F, Dr., Hj., S.E., M.M.dengan judul “Pengaruh Store Atmosphere dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Rumah Makan Sejahtera 212 Bandung”. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauhmana store atmosphere dan kualitas produk mempengaruhi keputusan pembelian produk rumah makan sejahtera 212 di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan oleh metode deskriptif dan verivikatif. Sampel sebanyak 100 responden diperoleh dengan menggunakan rumus menurut Sugiyono (2014:24). Sementara itu, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, kuesioner, dan observasi langsung untuk mendapatkan data primer. Analisis Regresi Linear Berganda digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis data secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable store atmosphere dan keputusan pembelian bersama-sama memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian. Penelitian lebih lanjut bisa dilakukan dengan melihat variable Kualitas Pelayanan dan harga produk rumah makan sejahtera 212
MODEL MENEMBAK BERBASIS PERMAINAN UNTUK ANAK USIA 11-12 TAHUN
RINGKASAN
IRFANDI JULIO, “Model Menembak Berbasis Permainan Untuk Anak Usia 11-12 Tahun”. Skripsi. Jakarta : Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta, 2019
Penelitian ini menjelaskan bagaimana mengembangkan model menembak berbasis permainan untuk anak-anak khususnya pada usia 11-12 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development).
Subjek pada penelitian ini adalah 10 (sepuluh) anak-anak pada taman bermain Mawar sebagai subjek uji coba kelompok kecil dan uji coba besar. Pada penelitian ini peneliti bekerja sama dengan 2 (dua) ahli dalam bidang olahraga menembak. Uji validasi yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan uji justifikasi ahli, dimana model dalam hal permainan dan menembak yang telah dibuat dan dikembangkan diujicobakan kemudian dikonsultasikan oleh para ahli permainan dan dalam olahraga menembak.
Melalui uji validasi yang dilakukan dengan menggunakan uji justifikasi ahli, penelitian ini menghasilkan produk berupa model menembak berbasis permainan sebanyak 12 item model. Model menembak dengan permainan ini dapat di kembangkan menjadi lebih variatif dan inovatif.
Adapun tujuan model pengembangan ini adalah model menembak berbasis permainan yang dapat dijadikan referensi permainan kepada para orang tua dan masyarakat dalam memberi model permainan menembak. Agar dapat dengan mudah dan baik mengaplikasikannya pada saat waktu luang maupun pada kegiatan di dalam ruangan maupun di lapangan.
Kata Kunci: Permainan, Olahraga tembak, Anak Usia Dini.
ii
ABSTRACT
IRFANDI JULIO, "Shooting Model base on game For Children Aged 11-12 Years". Essay. Jakarta: Faculty of Sports Science, Jakarta State University, 2019
This research explains how to develop a shooting model based on games for children especially at the age of 11-12 years. The method used in this research is the research and development method.
The subjects in this study were 10 (ten) children in the rose playground as a trial subject for small groups and (field practice). In this study, the researchers worked with 2 (two) experts in the field of shooting sports. The validation test used in this study is to use an expert justification test, where the model in terms of games and shootings that have been made and developed are then tested and consulted by game experts and in shooting sports.
Through a validation test conducted using an expert justification test, this study produced 12 game models of game-based shooting models. Shooting models with this game can be developed to be more varied and innovative.
The purpose of this development model is a game-based shooting model that can be used as a reference game for parents and the community in giving a shooting game model. In order to be able to easily and well apply it at leisure and in activities both indoors and in the field.
Keywords: Games, Shooting Sports, Early Childhood
PROBLEMATIKA PEKULIAHAN MAHASISWA AKTIVIS ORGANISASI INTRA KAMPUS JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
ABSTRAK
Julika Irfandi, (2024): Problematika Pekuliahan Mahasiswa Aktivis Organisasi Intra Kampus Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih ada mahasiswa aktivis yang telat masuk dalam mengikuti perkuliahan, telat dalam pengumpulan tugas, penurunan IPK dan belum selesai studi S1 pada saat semester delapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika mahasiswa aktivis organisasi intra kampus jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Suska Riau dalam mengikuti perkuliahan dan untuk mengetahui apa faktor yang mempengaruhi problematika mahasiswa aktivis organisasi intra kampus jurusan Pendidikan Agama Islam UIN Suska Riau dalam mengikuti perkuliahan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika mahasiswa aktivis dalam mengikuti perkuliahan adalah masih ada mahasiswa aktivis yang telat bahkan tidak masuk ketika perkuliahan tatap muka dilakukan, masih ada mahasiswa aktivis yang telat dan bahkan tidak mengumpulkan tugas, dan masih ad mahasiswa yang belum selesai studi S1 padahal sudah semester sembilan. Adapun faktor yang mempengaruhi problematika mahasiswa aktivis dalam mengikuti perkuliahan adalah faktor intern, yaitu faktor yang dipengaruhi oleh dirinya sendiri diantaranya; kurang memahami skala Prioritas, tidak bisa membagai waktu dengan baik, tidak bisa mengukur potensi diri. Dan faktor ekstern, yaitu faktor yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan diantaranya; jadwal kuliah bentrok dengan kegiatan organisasi, karena tugas yang diamanahkan kepada mahasiswa aktivis, perubahan jadwal yang mendadak dari dosen, karena regulasi yang mengharuskan mahasiswa untuk setoran hafalan Al Quran juz 30 dan karena faktor ekonomi sehingga mahasiswa harus bekerja sambil kuliah.
Kata kunci: problematika, mahasiswa aktivis, perkuliaha
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
KUALITAS NUTRISI SILASE BAYAMAN (Asystasia gangetica) DENGAN PENAMBAHAN INOKULUM EM4 (EFFECTIVE MICROORGANISM 4) DENGAN LEVEL YANG BERBEDA
KUALITAS NUTRISI SILASE BAYAMAN (Asystasia gangetica) DENGAN PENAMBAHAN INOKULUM EM4 (EFFECTIVE MICROORGANISM 4) DENGAN LEVEL YANG BERBEDA
Irfandi Dwiputra (11681101559)
Di bawah bimbingan Arsyadi Ali dan Elviriadi
INTISARI
Bayaman (Asystasia gangetica), merupakan salah satu gulma di kebun kelapa sawit yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak karena memiliki palatabilitas dan daya cerna cukup tinggi. Namun, untuk meningkatkan dan memanfaatkan daya gunanya menjadi lebih optimal, perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu menjadi bentuk silase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan Inokulum Effective Microorganism 4 (EM4) dengan level yang berbeda terhadap kandungan nutrisi Protein kasar, Serat kasar, Lemak kasar, Abu, Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen (BETN) silase Bayaman (Asystasia gangetica). Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakukan terdiri dari P0 (Bayaman + 0% EM4), P1 (Bayaman + 4% EM4), P2 (Bayaman + 6% EM4), P3 (Bayaman + 8% EM4) dan P4 (Bayaman + 10% EM4). Data dianalisis menggunakan RAL Faktorial dan uji lanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kualitas nutrisi PK, SK, LK, Abu dan BETN. Kesimpulan penelitian ini adalah silase bayaman dengan penambahan inokulum EM4 dengan level 10% dapat meningkatkan kandungan PK(%), BETN (%) serta menurunkan SK (%), LK (%) dan abu (%). Perlakuan terbaik penambahan inokulum EM4 dengan level 10%.
Kata Kunci : Bayaman, EM4, silase, kualitas nutris
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Evaluation study of pedestrian way’s comfort case study : Blang Padang Area, Banda Aceh City / Nanda Ulfa, Irfandi and Cut Dewi
Nowdays, footways or pedestrian wayis one of important public facilities because it is not only providing a connection between place to place, but also considered as a temporary shelter (Indraswara, 2006). As a growing city which survived the 2004 Tsunami Disaster, Banda Aceh has grown rapidly, so has its public
facilities, However, based on an innitial observation, inspite of there are several footways available accross the city, only limited numbers are intensively used.In much of Banda Aceh, walking seems to be unpleasant experiences due to lack of comfort and poor facilities. In this regards, this study aims to identify individual
problems of street segments by looking at the level of pedestrian's comfort and supporting elements they need in
daily uses.This study selected Blang Padang area, one of the most vibrant areas of Banda Aceh and the users were interviewed using semi structured inetrview. In addition to interview, this study employed field observation to record existing physical conditions. The results shows that 85% of pedestrian ways around the study area are inconvenient, uncomfortable and sometimes dangerous to be used.In addition, theexisting condition of pedestrian
ways are in minimum condition such as its pavement, safety, vegetation, accessibility, and cleaness; and lack of street furniture facilities. Therefore, based this, some designs are suggested to increase level of comfort in the pedestrian way around Blang Padang and Banda Aceh, so the level of pedestrian way uses can be leveled up
- …
