254 research outputs found

    Indry rahayu joerora's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Indry rahayu joerora's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Indry rahayu joerora's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Analisis fatwa DSN-MUI tentang praktik jual beli paket lebaran: Studi kasus pada produk Indry Citalang Indah, Purwakarta

    Full text link
    Jual beli paket lebaran adalah kegiatan jual beli sembako dengan sistem pesanan. Pembeli memesan kepada penyedia paket lebaran sebuah paket yang dipilih pada awal akad, kemudian melakukan pembayaran dengan cara dicicil sampai waktu yang telah ditentukan. Akad yang digunakan pada jual beli paket lebaran ini adalah akad jual beli salam. Jual beli salam adalah akad jual beli pesanan antara penjual dan pembeli dengan kriteria barang tertentu, dengan cara menyerahkan uang terlebih dahulu, dan barangnya diserahkan kemudian pada waktu tertentu. Pada faktanya, kegiatan jual beli paket lebaran ini belum memiliki kejelasan hukum dan mekanisme pelaksanaan secara Islami. Kemudian, harga komoditi yang dijadikan paket bersifat fluktuatif, sehingga menimbulkan ketidakjelasan harga pada praktik jual beli paket lebaran, serta harga yang tidak dicantumkan pada brosur menyebabkan tidak transparansinya dalam penjumlahan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui praktik jual beli paket lebaran Indry Citalang Indah Purwakarta, dan 2) menjelaskan hukum praktik jual beli paket lebaran Indry Citalang Indah Purwakarta menurut Fatwa DSN-MUI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian studi kasus (case Study) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer diperoleh dari observasi dan wawancara. Adapun sumber data sekunder diperoleh dari buku-buku, artikel jurnal, skripsi, dokumen, dan sumber lainnya yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Praktik jual beli paket lebaran di Desa Citalang Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta diselenggarakan oleh penyedia paket lebaran yaitu Indry Citalang Indah. Jual beli paket lebaran ini adalah kegiatan jual beli sembako dengan sistem pesanan, sesuai dengan paket yang dipilih pada awal akad. Pembayaran dilakukan dari awal akad sampai pada akhir pembayaran, dengan cara dicicil perharinya selama 10 bulan atau kurang lebih 300 hari. Perihal barang pesanan, diserahkan kemudian, 10 hari menjelang lebaran untuk sembako, makanan ringan, dan uang ketupat, serta untuk daging-dagingan diserahkan 2 hari menjelang lebaran. 2) Hukum praktik jual beli paket lebaran Indry Citalang Indah Purwakarta adalah tidak sah, karena terdapat ketidaksesuaian dengan fatwa DSN-MUI No. 05/DSN-MUI/IV/2000 tentang jual beli salam. Hal ini menyebabkan tidak terpenuhinya syarat-syarat sah akad jual beli salam. Penyedia paket lebaran Indry Citalang Indah tidak menjelaskan ciri-ciri dan spesifikasi barangnya dengan rinci. Pembayarannya pun tidak dilakukan pada saat kontrak disepakati (pembayaran yang dicicil). Kemudian, terjadinya fluktuasi harga dapat menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak, baik penjual maupun pembeli, sehingga menimbulkan ketidakjelasan baik pada barangnya haupun harganya. Kata-kata Kunci: Fatwa DSN-MUI, Jual Beli Paket Lebaran, Jual Beli Salam

    Pengaruh Sales Promtion dan Store Atmosphere Terhadap In-Store Positive Feeling Dalam Pembentukan Impulse Buying

    Full text link
    ABSTRAK PENGARUH SALES PROMOTION DAN STORE ATMOSPHERE TERHADAP IN-STORE POSITIVE FEELING DALAM PEMBENTUKAN IMPULSE BUYING (Studi Pada Konsumen Starbucks Coffee, Solo Paragon Mall) Indry Khairani F1214043 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak sales promotion, store atmosphere terhadap impulse buying pada konsumen Starbucks Coffee, Solo Paragon Mall, Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen dari Starbucks Coffee, Solo Paragon Mall. Sampel sebanyak 200 responden yang di ambil secara convenience sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penilitian ini mneyimpulkan bahwa (1) Sales promotion berpengaruh positif pada in-store positive feeling (2) Store atmosphere berpengaruh positif pada in-store positive feeling (3) Sales promotion berpengaruh positif pada impulse buying (4) Store atmosphere berpengaruh positif pada impulse buying. Penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi para praktisi dalam mengambil langkah-langkah untuk menentukan startegi pemasaran apa guna meningkatkan penjualan yang dikarenakan impulse buying. Kata kunci : sales promotion, store atmosphere, in-store positive feeling, impulse buying

    Manajemen Pelaksanaan Program Integrated Community Based Risk Reduction (Icbrr) Oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Datar

    No full text
    ABSTRAK Indry, No. BP 1010841001, Manajemen Pelaksanaan Program Integrated Community Based Risk Reduction (ICBRR) oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Datar, Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakulfas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, 2014. Dibimbing oleh: Rozidateno Putri Hanida, S.IP, M.PA dan Desna Aromatica, S.AP, M.AP. Skripsi ini terdiri dari 181 balaman dengan referensi 11 buku teori, 6 buku metode, 2 skripsi, 1 artikel, 1 jurnal, 1 perundang-undangan, 2 laporan dan 2 website internet Penelitian ini mendeskripsikan tentang Manajemen Pelaksanaan Program Integrated Community Based Risk Reduction (ICBRR) Oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Datar. Kajian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan awal kapasitas PMI Kabupaten Tanah Datar berada pada kondisi yang belum siap untuk menjalankan sebuah program. Namun, semenjak dilaksanakan Program ICBRR (PERTAMA) ini, PMI Kabupaten Tanah I!)atar memperbaikl kondisi tersebut Sehingga, PMI Kabupaten Tanah Datar mendapatkan apreslasi yang tinggi atas kinerjanya dari Palang Merah Kanada. Penelitian ini diiakukan untuk melihat bagaimana manajemen pelaksanaan program ICBRR (PERTAMA) oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Datar. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori manajemen yang dikemukakan oleh Luther Gullick. Dari hasil di lapangan, peneliti menemukan bahwa perencanaan program ICBRR (PERTAMA) yang diiakukan oleh PMI Kabupaten Tanah Datar telah berjalan dengan baik. Struktur dan pembagian keija diorganisir dengan baik dan jelas dengan juga memperhatikan bagaimana menempatkan personl yang tepat dan kompeten untuk bekerja di dalam program ini. Walaupun terdapat keterbatasan personil dalam melaksanakan kegiatan program, sehingga personil harus memiliki peran dan fungsi ganda. Pengarahan dan pembimbingan dilakukan secara optimal dengan melakukan koordinasi melalui pertemuan rutin. Pelaporan dan penggunaan anggaran program disusun secara rini dan dipertanggung jawabkan secara jelas. Dalam penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa manajemen pelaksanaan program ICBRR (PERTAMA) oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Datar telah beijalan dengan baik, meskipun ada beberapa hal yang masih belum berjalan optimal. Namun, Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Datar saling bekeija sama dan berintegrasi dengan baik untuk dapat menjalankan program ini agar setiap tujuan pelaksanaan kegiatan program dapat tepat sasaran dan mencapai target pencapaian

    OPTIMALISASI KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA DINI MELALUI ALAT PERMAINAN EDUKASI

    Full text link
    ABSTRAK Indry Yani, (2021): Optimalisasi Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Melalui Alat Permainan Edukasi Rumusan masalah dalam penulisan ini yaitu bagaimana caranya mengoptimalisasikan kemampuan berhitung anak usia dini melalui alat permainan edukasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung anak melalui alat permainan edukasi , jenis penelitian ini merupakan penelitian pustaka. Penelitian pustaka adalah menjadikan bahan pustaka berupa buku, jurnal, dokumen-dokumen dan materi lainnya yang dapat dijadikan sumber rujukan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berhitung mampu memberikan pengaruh yang positif terhadap motivasi belajar anak sehingga metode ini dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan motivasi dalam belajar dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh anak.Konsep berhitung sangat penting diberikan pada anak sebagai landasan penguasaan konsep matematika di jenjang pendidikan selanjutnya, kemampuan berhitung yang belum berkembang menjadi masalah yang dihadapi. Berdasarkan kondisi tersebut. Penggunaan APE bertujuan sebagai sarana dalam membantu guru mengembangkan kompetensi anak didik, akan tetapi penggunaannya terkadang masih dihadapkan pada tidak keseimbangan antara jumlah ketersediaan alat permainan khususnya dalam bentuk APE dengan jumlah anak didik yang ada sehingga diperlukan kemampuan yang lebih untuk menyesuaikan antara keterbatasan alat permainan dengan kegiatan yang akan dilakukan karena ketidak memungkinkan pelaksaan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak dikarenakan keterbatasan alat permainan dan kurang kemampuan guru dalam mengelola alat permainan yang terbatas. Kata kunci : Optinalisasi Kemampuan Berhitung, Alat Permainan Edukasi

    Talkshow "How to Improve Your Public Speaking to be Voice Over, Host, & Presenter" bersama Dewi Marhamni dan Nathalie Indry

    No full text
    TANGERANG – Perpustakaan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bekerja sama dengan Gramedia #SahabatTanpaBatas, mengadakan talkshow dengan tema "How to Improve Your Public Speaking to be a Voice Over, Host, & Presenter." yang mengundang Dewi Marhamni selaku Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi UMN dan Nathalie Indry selaku Voice Over Talent & Professional Host sebagai narasumber. Acara ini diselenggarakan secara hybrid (offline dan online) pada Kamis, 25 Agustus 2022 di Lecture Hall, Gedung C, kampus UMN, dan juga melalui platform YouTube

    KAJIAN ETNOSAINS TRADISI MENANGKAP BURUNG KUAGHAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPA (STUDI KASUS DI DESA PENYASAWAN KABUPATEN KAMPAR)

    Full text link
    ABSTRAK Indry Zusniati Pane, (2023): Kajian Etnosains Tradisi Menangkap Burung Kuaghan Sebagai Sumber Belajar IPA (Studi Kasus di Desa Penyasawan, Kabupaten Kampar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi menangkap burung kuaghan dan menganalisis konsep sains serta kelayakan sebagai sumber belajar IPA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan angket uji kelayakan. Analisis data kualitatif seperti wawancara menggunakan metode Miles-Huberman dan data kualitatif seperti kelayakan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi burung kuaghan yaitu spesies turdus obscurus yang merupakan jenis burung kicau di daerah Desa Penyasawan. Burung ini termasuk famili turdidae. Adapun alat yang digunakan untuk proses penangkapan burung kuaghan masih menggunkan alat tradisional yaitu burung kuaghan sebagai pemikat, pohon madang salawai, kayu segi empat yang dipasang pada dahan pohon, candiok, campuran ketiga getah, laghe, kandang dan kopuok. Konsep IPA yang terdapat pada tradisi menangkap burung kuaghan yaitu klasifikasi makhluk hidup, struktur dan fungsi tumbuhan, getaran, gelombang dan bunyi serta zat dan karakteristik. Tradisi menangkap burung kuaghan masuk di kategori layak dijadikan sumber belajar IPA karena memenuhi aspek kemudahan akses dengan skor 90%, aspek keamanan dengan skor 80%, aspek efisien waktu dengan skor 90% dan aspek kesesuaian materi ajar dengan skor 100%. Tradisi menangkap burung kuaghan dapat digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal. Kata kunci: Etnosains, burung kuaghan, sumber belajar IP

    GAMBARAN DISONANSI KOGNITIF PADA GAY DI MAKASSAR

    Full text link
    GAMBARAN DISONANSI KOGNITIF PADA GAY DI MAKASSAR Indry Dwiyani ([email protected]) Eva Meizara Puspita Dewi ([email protected]) Muh. Nur Hidayat Nurdin ([email protected]) Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Makassar Jl. AP Pettarani Makassar, 90222 Abstrak Disonansi kognitif merupakan bentuk ketidaknyamanan yang dirasakan oleh individu akibat terjadinya ketidaksesuaian antara dua elemen kognitif di dalam diri. Disonansi kognitif muncul pada diri gay karena adanya ketidaknyamanan yang dirasakan oleh gay itu sendiri akibat perilaku yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran disonansi kognitif pada gay di Makassar dan latar belakang yang menyebabkan individu menjadi seorang gay. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang melibatkan tiga subjek penelitian. Subjek penelitian adalah individu gay yang pernah dan sedang menjalin hubungan dengan sesama jenis. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara mendalam (in-depth interview) dengan jenis open questions. Hasil penelitian yang diperoleh menjelaskan bahwa latar belakang individu menjadi gay adalah karena munculnya rasa penasaran dari gairah atau peristiwa homoseksual yang pernah dialami, lalu dipicu dengan adanya perasaan nyaman saat berinteraksi dengan laki-laki, pengalaman masa kecil yang lebih sering bermain bersama teman sebaya perempuan, keinginan untuk mencari sosok pengganti ayah, dan sebagai bentuk pelampiasan dari hubungan keluarga yang hancur. Gay mengalami disonansi kognitif akibat pertentangan antara perasaan nyaman menjalin hubungan dengan sesama jenis dan ketakutan akan penolakan dari keluarga dan masyarakat serta keyakinan untuk memulai hubungan dengan lawan jenis (hubungan pernikahan). Gambaran disonansi kognitif pada gay di Makassar dapat menjadi suatu solusi untuk membuka wawasan masyarakat terhadap identitas gay tanpa melihat adanya diskriminasi ataupun dukungan terhadap gay itu sendiri. Kata kunci: Disonansi Kognitif, Gay, Perasaan Tidak Nyaman
    corecore