1,721,032 research outputs found

    Pola Pengkaderan Ulama di Sulawesi Selatan (Studi pada Program Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang Kabupaten Wajo)

    Full text link
    This article aims to elaborate the pattern of regeneration of Islamic scholars (ulama) in South Sulawesi by focusing on the study of Ma’had Aly As’adiyah Sengkang Wajo. In the search, a qualitative approach was used. Data collecting was done through interviews, observation, literature study and documentation. The results of the research indicate that the regeneration of Islamic scholars in South Sulawesi had been long conducted in some Pondok Pesantren (Islamic Boarding Schools). This study finds out that the regeneration of Islamic scholars was provided with a certain medium in a special program. The existence of Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang by implementing the regeneration of Islamic scholars through Ma’had Aly caused Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang to be one of 13 organizers of Ma’had Aly program that was given an operational license by the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia.Artikel bertujuan untuk mengelaborasi pola regenerasi ulama di Sulawesi Selatan dengan memusatkan perhatian pada studi Ma\u27had Aly As\u27adiyah Sengkang Wajo. Dalam pencarian, digunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regenerasi ulama Islam di Sulawesi Selatan telah lama dilakukan di beberapa Pondok Pesantren. Studi ini menemukan bahwa regenerasi ulama Islam diberikan dengan media tertentu dalam program khusus. Keberadaan Pondok Pesantren As\u27adiyah Sengkang dengan menerapkan regenerasi ulama Islam melalui Ma\u27had Aly menyebabkan Pondok Pesantren As\u27adiyah Sengkang menjadi salah satu dari 13 penyelenggara program Ma\u27had Aly yang diberi izin operasional oleh Menteri Agama Republik Indonesia

    Manajemen konsolidasi tanah perdesaan untuk meningkatkan ekonomi keumatan di Kota Batam

    Full text link
    Purposes - The construction of the problems presented in this journal is relates to legal regulations relates to the construction of a legal political paradigm and rural land consolidation management to improve the economic prosperity in Batam City. The next problem is how to implement legal politics and management of rural land consolidation to improve economic prosperity in Batam City. While, the other problem is to analyze related to the constraints of the implementation of rural land consolidation to improve economic prosperity in Batam City.  Methods - The methodology approach focuses on the type of normative law writing, and is supported by sociological (empirical) writing, and to analyze it using qualitative analysis.  Findings - From the results of this journal, it turns out that the implementation of rural land consolidation in Batam City has not been carried out properly, so that the realization of efforts to improve the economic prosperity of rural communities in the Batam City area is too late and uneven. In this section the writer recommends that the implementation of rural land consolidation applies Jeremy Bentham's theory of Utilitarianism (happiness theory), and abolish the payment of the Authorized Annual Compulsory Money fees, this is intended to create a sense of happiness in the community. Keywords - Paradigm of law and management politics, rural land consolidation, increasing economic prosperity. Purposes - The construction of the problems presented in this journal is relates to legal regulations relates to the construction of a legal political paradigm and rural land consolidation management to improve the economic prosperity in Batam City. The next problem is how to implement legal politics and management of rural land consolidation to improve economic prosperity in Batam City. While, the other problem is to analyze related to the constraints of the implementation of rural land consolidation to improve economic prosperity in Batam City.  Methods - The methodology approach focuses on the type of normative law writing, and is supported by sociological (empirical) writing, and to analyze it using qualitative analysis.  Findings - From the results of this journal, it turns out that the implementation of rural land consolidation in Batam City has not been carried out properly, so that the realization of efforts to improve the economic prosperity of rural communities in the Batam City area is too late and uneven. In this section the writer recommends that the implementation of rural land consolidation applies Jeremy Bentham's theory of Utilitarianism (happiness theory), and abolish the payment of the Authorized Annual Compulsory Money fees, this is intended to create a sense of happiness in the community. Keywords - Paradigm of law and management politics, rural land consolidation, increasing economic prosperity.&nbsp

    PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ISLAM DI BARRU

    Full text link
    Barru is a composite of several kingdoms in ancient times. In the days of the Dutch East Indies, the region is included in the section Pare-Pare. In the early days of independence, this district is the autonomous region which is the former Selfbestuur four, namely: 1) Selfbestuur Mallusetasi, 2) former Selfbestuur Soppeng Riaja, 3) former selfbestuur Barru, and 4) the former Selfbestuur Tanete. This study aims to explore the kingdoms that exist in Barru in the past, the relationship with the royal kingdom of Gowa-Tallo, and reveal the growth and development of Islam in Barru (in this case the royal Tanete). This study uses historical method, which explains the issue from the perspective of historical research. The findings showed that there were several kingdoms in the past in Barru (ie the Kingdom Tanete, Berru, Soppeng Riaja, and Nepo. Barru entry of Islam in the past is the role of the Kingdom of Gowa-Tallo. Pioneer as for the spread of Islam in Barru in the early period of Islam is king La Ponci known as Petta SugiE or Palase-laseE Petta (1603-1625) who is assisted by a scholar named Daeng Matepu.Keywords: Islamization; Barru; Tanete, Berru, Soppeng Riaja, and Mallusetasi. Kabupaten Barru adalah  gabungan beberapa kerajaan pada zaman dahulu. Pada zaman Hindia Belanda, wilayah ini termasuk dalam wilayah afdeling Parepare. Di awal kemerdekaan, kabupaten ini adalah wilayah swapraja yang merupakan empat bekas Selfbestuur, yakni: Selfbestuur Mallusetasi, bekas Selfbestuur Soppeng Riaja, bekas selfbestuur Barru, dan bekas Selfbestuur Tanete. Tulisan ini bertujuan untuk menelusuri kerajaan-kerajaan yang ada di Kabupaten Barru pada masa lampau, hubungan kerajaan tersebut dengan kerajaan Gowa-Tallo, dan mengungkap pertumbuhan dan perkembangan Agama Islam di Kabupaten Barru (dalam hal ini kerajaan Tanete). Kajian ini menggunakan metode sejarah (metode historis), yang menjelaskan persoalan penelitian berdasarkan perspektif sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kerajaan pada masa lampau di Kabupaten Barru (yakni Kerajaan Tanete, Berru, Soppeng Riaja, dan Nepo. Masuknya Islam di Kabupaten Barru pada masa lampau tidak lepas dari peranan Kerajaan Gowa-Tallo. Adapun yang menjadi pioneer penyebaran Islam di Kabupaten Barru pada Masa awal masuknya Islam adalah raja La Ponci yang dikenal dengan nama Petta SugiE atau Petta Palase-laseE (1603-1625) yang dibantu oleh seorang ulama yang bernama Daeng Matepu.Kata kunci: Islamisasi; Barru; Kerajaan Tanete, Berru, Soppeng Riaja, Mallusetasi.  </p

    ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA PENYIAR RADIO GLOBAL FM LOMBOK

    Full text link
    Masalah dalam tulisan ini bagaimanakah karakteristik penggunaan bahasa Penyiar Radio Global Fm Lombok berdasarkan sosiolinguitik dari fungsi-fungsi bahasa. Tujuan tulisan ini mendeskripsikan fungsi-fungsi penyiaran radio pada saat mengudara antara penyiar dan pendengar. Metode yang digunakan dalam tulisan ini yaitu metode kualitatif yang bercorak deskriptif yang mendeskripsikan ujaran-ujaran penyiar Radio Global Fm Lombok dan pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Bahasa penyiar memiliki berbagai variasi dan karakteristik tersendiri dibandingkan bahasa-bahasa yang digunakan dalam ranah pendidikan, pemerintah, dan keluarga. Karakteristik ragam bahasa penyiar radio Global Fm Lombok diwarnai campur kode, alih kode, dan nuansa humor dalam siarannya dengan memanfaatkan beberapa fungsi utama ketika berkomunikasi dengan para pendengarnya. Fungsi-fungsi tersebut adalah fungsi puitik, fungsi direktif, fungsi fatis, fungsi ekspresif, dan fungsi referensial dalam penyiaran radio Global Fm Lombok

    دراسة تحليلية عن خطة تفسير الجيلاني و منهجه واتجاهه

    Full text link
    Tafsir merupakan salah satu produk dari kajian Al Qur'an yang mempunyai banyak wajah dalam sejarah perkembangannya mulai zaman Shahabat hingga sekarang. lni discbabkan oleh banyaknya mufassir yang muncul dari berbagai kalangan -meskipun para ulama' telah mensyaratkan kriteria mufassir sebagai batasan dalam pemaknaan Al Qur'an- dengan berbagai disiplin keilmuan yang dikuasai mereka. Salah satu mufasir yang mencoba menafsirkan Al Quian adalah Syeikh Abdul Qadir Al Jailani yang notabenenya dikenal sebagai scorang ulama Sufi -bahkan tidak scdikit yang mengkultuskannya sebagai seorang wali- schingga bisa ditebak bahwa tafsir yang coba ditawarkannya kental dengan nuansa sufistik. Penclitian berikut ini mencoba mengungkap lebih lanjut tentang dugaan tcrsebut atau dengan lebih spesifik mengungkap sistematika penyusunan tafsirnya (Khittah), metode (manhaj) bescrta kecenderungannya (ittijah). Tafsir ini mempunyai keunikan tersendiri yaitu kemunculannya lebih dari sembilan ratus tahun scjak wafatnya Syaikh Abdul Qadir Al Jailani. Naskah tafsir ini sendiri ditemukan oleh Syaikh Muhammad Fadil Jilani, keturunan Syaikh Abdul Qadir yang kcdua puluh lima di kota Vatikan Roma, tempat suci orang Nasrani. Sehingga kemunculan tafsir ini mendapat pro kontra dari para Ulama tentang otentisitasnya. Dari hasil data kualitatif, diperolch hasil bahwa Tafsir Al Jailani adalah tarsir mempunyai sistematika tambahan dari sistematika tafsir Tahlili pada umumnya. Dan meskipun tafsir ini menggunakan kalimat-kalimat sufistik namun tafsir ini tetap menampilkan munasabah, asbab al nuzul, hadis dan berbagai perangkat lain yang biasa digunakan mufassir pada model tafsir

    IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DESA (SID) SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI LAYANAN ADMINISTRASI PUBLIK DI KANTOR DESA ROPANG

    Full text link
    Desa Ropang terletak di Kecamatan Ropang Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Ropang merupakan daerah terpencil yang jauh dari pusat kota, sehingga layanan administratif menjadi aspek yang sangat penting bagi masyarakat. Namun, terdapat beberapa masalah yang terkait dengan pengelolaan data kependudukan, khususnya dalam proses administratif. Pengelolaan data dilakukan sepenuhnya secara manual, menggunakan buku catatan fisik dan media cetak kantor. Selain itu, warga desa harus mengunjungi kantor desa secara langsung untuk meminta informasi dan menyelesaikan tugas administratif. Untuk mengatasi tantangan ini, penulis mengembangkan sistem informasi desa berbasis web yang mendukung konsep desa pintar. Sistem ini bertujuan untuk membantu pemerintah setempat dan masyarakat sekitar dalam memperlancar tugas administratif dan memastikan penyebaran informasi yang konsisten. Berdasarkan uji coba, sistem ini memperoleh indeks persetujuan sebesar 89%, dengan 30 responden menyatakan "SANGAT SETUJU" terhadap implementasi sistem informasi desa berbasis Web. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan kemajuan teknologi guna meningkatkan efisiensi administratif. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem ini efektif dan dapat diterapkan dalam skenario dunia nyataDesa Ropang terletak di Kecamatan Ropang Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Ropang merupakan daerah terpencil yang jauh dari pusat kota, sehingga layanan administratif menjadi aspek yang sangat penting bagi masyarakat. Namun, terdapat beberapa masalah yang terkait dengan pengelolaan data kependudukan, khususnya dalam proses administratif. Pengelolaan data dilakukan sepenuhnya secara manual, menggunakan buku catatan fisik dan media cetak kantor. Selain itu, warga desa harus mengunjungi kantor desa secara langsung untuk meminta informasi dan menyelesaikan tugas administratif. Untuk mengatasi tantangan ini, penulis mengembangkan sistem informasi desa berbasis web yang mendukung konsep desa pintar. Sistem ini bertujuan untuk membantu pemerintah setempat dan masyarakat sekitar dalam memperlancar tugas administratif dan memastikan penyebaran informasi yang konsisten. Berdasarkan uji coba, sistem ini memperoleh indeks persetujuan sebesar 89%, dengan 30 responden menyatakan "SANGAT SETUJU" terhadap implementasi sistem informasi desa berbasis Web. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan kemajuan teknologi guna meningkatkan efisiensi administratif. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem ini efektif dan dapat diterapkan dalam skenario dunia nyat

    Public Manajemen Servicc Policy Healtt Services In The City Of Palu, Central Sulawesi

    Full text link
    Determination of the target of disease sufferers is determined by the regional head using the latest basic health research data determined by the Minister of Health (Palu City Health Office, 2022). Aspects of the carrying capacity of the implementation organization, the application of policies has not been going well because community constraints are not compliant with the treatment that causes lack of control of diseases suffered. The development of theory through case studies, is one of the research strategies involving one creating theoretical construction, proposition or theory of the middle range based on cases and empirical facts (Eisenhardt, 1989). Organizing SPM, the Minister of Domestic Affairs of the Republic of Indonesia issued Regulation Number 59 of 2021 concerning the application of minimum service standards then this circular is a reference to the local government to be able to issue a Governor Regulation on the Application of the Minimum Service Standards for 2023 issued on May 24, 2023 where the implementation of the application Minimum service standards include the type and quality of basic services starting from the application, monitoring, evalaution, handling issues and problems in the application of minimum service standards in the regions as regulated in the provisions of Governor Regulation Number 23 of 2022 concerning the application of Minimum Service Standards (Pergub, 2023). Aspects of the carrying capacity of the implementing organization, the application of this policy has not been going well because of the existence of several obstacles such as there are still people who are not compliant with anti -hypertensive treatment that causes lack of blood pressure control. Judging from the aspect of the carrying capacity of the implementation organization, the application of this policy has not been well going well in the Puskesmas in the Palu coat, due to several obstacles such as there are still people who are not compliant with anti -hypertension treatment that causes lack of disease control
    corecore