370 research outputs found
Gaya retorika dakwah Bang Aswan : Studi deskriptif Ceramah Ustad Asep Wawan Sopian S. Hum
Dakwah merupakan kegiatan yang memiliki makna seruan, panggilan, doa, serta dalam bahasa dakwah adalah memanggil, menyeru, menegaskan, dan membela sesuatu seperti perilaku ataupun perkataan yang dapat menarik manusia kepada sesuatu, memohon, dan meminta. Sehingga dakwah ini memiliki arti mengajak atau menyeru manusia kepada kebaikan, memadukan dakwah dengan retorika sehingga perlu diperhatikan karena dengan hal tersebut memudahkan da’i untuk menarik perhatikan mad’unya. Da’i Asep Wawan Sopain adalah da’i muda asal Cililin. Bang Aswan menggunakan teknik diksi, gaya bahasa, dan gerak tubuh, sehingga membuat saya tertarik untuk meneliti da’i tersebut yang berjudul Gaya Retorika Ustad Asep Wawan Sopian (Studi Deskriptif Dakwah Ustad Asep Wawan Sopian S. Hum). Penelitian ini terpusat pada diksi, gaya bahasa, dan gerak tubuh ustad Asep Wawan Sopian sehingga penelitian ini bertujuan untuk dapat menentukan diksi, gaya bahasa, dan gerak tubuh bang Aswan sehingga memiliki karakter yang berbeda dalam khitabahnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sehingga mendapatkan hasil yang objektif berupa kata-kata baik tertulis maupun dari lisan orang lain yang hadir dalam kajian bang Aswan. Dengan menggunakan metode deksirptif kualitatif maka, data yang didapatkan berupa kata-kata bukan angka-angka. Data ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara dengan narasumber dan juga dokumentasi
Hasil penelitian yaitu 1) pemilihan kata yang dipakai bang Aswan saat mengisi di anak muda dan orang tua sehingga menentukan diksi yang berbeda yang disesuaikan dengan jamaahnya. 2) gaya bahasa yang digunakan adalah gaya bahasa perbandingan, gaya bahasa sindiran, gaya bahasa penegasan, gaya bahasa pertentangan. 3) karakter yang membedakan da’i tersebut ialah beliau suka menyinggung perilaku jamaah dalam kehidupan sehari-hari sehingga membuat jamaah untuk berpikir. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Ustad Asep Wawan Sopian sering menggunakan pemilihan kata, diksi, dan gerak tubuh yang disesuaikan dengan tipe jamaahnya agar dapat diterimah materi yang disampaikan beliau sehingga hal tersebutlah yang menjadi karakter pembeda dengan ustad yang lain
Gaya Retorika Dakwah Bang Aswan
This study aims to examine the rhetorical style of Ustad Asep Wawan Sopian in his sermons, focusing on diction, language style, and body movements. The research objectives include: 1) Determining the word choice (diction) used by Ustad Asep Wawan Sopian according to the audience, consisting of youth and elders. 2) Analyzing various language styles such as comparison, satire, emphasis, and contradiction used in delivering the material. 3) Identifying the unique characteristics of Ustad Asep Wawan Sopian, who frequently touches on the behavior of his congregation in daily life. The research method used is qualitative descriptive, focusing on collecting data in the form of words from observations, interviews, and documentation. The results show that Ustad Asep Wawan Sopian adjusts his word choice, diction, and body movements according to his audience, making the delivered material more easily accepted. This study indicates that a preaching approach tailored to the characteristics of the congregation can enhance the effectiveness of message delivery
Character Education of Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA (Analysis of the Poems in the Book of Dhalilun Najah)
Education is the key to civilization, where instilling good character values will strengthen the character foundations of the nation's children. From this literary work, the authors want to convey a meaning contained in it. Dhalilun Najah's book Clue to success of Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA. The book is a book published in 2018 which will be researched and reviewed in the contents of the book. What kind of clues to success do you offer? Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA so that you can achieve a dream and can form character. This research aims to the poems in Dhalilun Najah related to the character values contained in Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA., and analyze Prof.'s character education learning model. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA in the poetry of Dhalilun Najah. By using the type of literature review research (Library Research). The approach used in this study is qualitative. The data source in this research is the book Dhalilun Najah by Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA chapter on poetry pages 57 to 66. The results of the research that have been examined by the author are 1) the character values contained in the poems of Dhalilun Najah by Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA, among others: a) Religious, b) Tolerance, c) Discipline, d) Hard work, e) Independence, f) Love of Peace, g) Love of Reading, h) Responsibility, these eight characters are contained in Dhalilun Najah's poetry which is the basis for character education in the book by Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA. 2) The character education learning model in the poetry of Dhalilun Najah by Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, MA uses an information processing model which this model has four components, namely: a) approach, b) learning strategy, c) method, d) learning technique
Eksperimentasi Permasalahan Teknik-teknik pada Cello Concerto No.1 Bagian Pertama “Allegretto” Karya Dmitri Shostakovich
ABSTRAK Penguasaan teknik bagi seorang resitalis merupakan suatu keharusan, sesuai dengan tingkat kesulitan teknis yang ingin dicapai. Penulis mengacu pada penandaan teknis oleh pemain cello Mstislav Rostropovich untuk fingering dan bowing dalam repertoar pertama Cello Concerto No. 1 karya Dmitri Shostakovich yang kemudian ditemukan ketidakcocokan dalam preferensi pertimbangan teknis dan membuat penulis ingin mencoba bereksperimen untuk memecahkan masalah kesulitan teknis dalam repertoar tersebut. Technical Problems Experimentation in The Cello Concerto No.1, First Movement "Allegretto" by Dmitri Shostakovich ABSTRACT A recitalist's mastery of technique is a must, according to the level of desired achievements of technical difficulties. The author refers to the technical markings by cellist Mstislav Rostropovich for fingerings and bowings in the first cello concerto No.1 by Dmitri Shostakovich, which later was found discrepancies in the preferences of technical considerations, thus have made the author want to try to solve technical problems in the repertoire in a more personal way.
PENGARUH SIKAP BERBAHASA INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA AKADEMIK PADA MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH CIAMIS ANGKATAN 2015/2016
Bersikap positif pada bahasa Indonesia dan memiliki kemampuan berbicara akademik merupakan dua hal yang harus tecermin pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap berbahasa Indonesia terhadap kemampuan berbicara akademik mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis angkatan 2015/2016.
Data pada penelitian ini didapatkan melalui teknik kuesioner (angket) dan teknik tes. Teknik kuesioner (angket) digunakan untuk mengetahui sikap berbahasa Indonesia mahasiswa, sedangkan teknik tes digunakan untuk mengetahui kemampuan berbicara akademik mahasiswa. Untuk melihat pengaruh sikap berbahasa terhadap kemampuan berbicara akademik, pengujian dilakukan dengan menggunakan uji korelasional, determinasi, dan regresi.
Besar kecilnya sumbangan sikap berbahasa Indonesia terhadap kemampuan berbicara akademik sebesar 6,20%. Artinya sikap berbahasa Indonesia memberikan kontribusi (pengaruh) terhadap kemampuam berbicara akademik sebesar 6,20%, sementara sisanya 93,80% ditentukan atau dipengaruhi oleh variabel lain. Selain itu, berdasarkan perhitungan melalui persamaan regresi, diketahui persamaan garis Y = 50,63 + 0,30X, nilai konstanta (a) sebesar 50,63, menunjukkan besarnya variabel kemampuan berbicara yang tidak dipengaruhi oleh variabel sikap berbahasa Indonesia, atau dapat diartikan pada saat nilai sikap berbahasa Indonesia sebesar 0, maka kemampuan berbicara sebesar 50,63. Pengaruh variabel sikap berbahasa Indonesia terhadap kemampuan berbicara akademik positif yakni 0,30, hal ini menunjukkan bahwa kenaikan dari sikap berbahasa Indonesia akan diikuti oleh kenaikan kemampuan berbicara akademik. Dengan demikian, setiap peningkatan 1 satuan sikap berbahasa Indonsia maka akan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berbicara akademik sebesar 0,30 satuan.;--- Having a positive attitude to Indonesian and academic speaking skills are two necessary things for students. The research aims to find out the influence of attitude towards using Indonesian language on students’ academic speaking skills. It is correlational research with 2015/2016 students of the Faculty of Teacher Training and Education of Galuh University, Ciamis, as the population.
The data of this research were obtained through the techniques of questionnaire and tests. Questionnaire was used to find about students’ attitude towards using Indonesian, while tests were carried out to find students’ academic speaking skills. To see the influence of attitude to using Indonesian on academic speaking skills, correlational, determination, and regression tests were conducted. The contribution of attitude towards using Indonesian to academic speaking skills was 6.20%. This means that attitude towards using Indonesian has a contribution to academic speaking skills for 6.20%, while the rest 93.80% are determined by other variables. In addition, based on the calculation of regression equation, it was found that Y = 50.63 + 0.30X,with a constant value (a) of 50.63, which shows that the extent of speaking skill variable is not influenced by the variable of attitude towards using Indonesian; in other words, when the attitude towards using Indonesian has a 0 value, the value of speaking skills is 50.63. The influence of the variable of attitude towards using Indonesian on academic speaking skills is positive, with a value of 0.30; this indicates that an increase in the attitude towards using Indonesian will be followed by an increase in academic speaking skills. Hence, every single increase in attitude to using Indonesian will influencean increase in academic speaking skills for 0.30
Pengaruh Metode Demontrasi terhadap hasil belajar Fisika siswa : (eksperimen di MTs Islamiyah Ciputat)
SIKAP BAHASA MAHASISWA SERTA RANCANGAN MODEL PEMBINAANNYA
Pemartabatan bahasa Indonesia merupakan tuntutan bagi setiap warga negara Indonesia terutama para pelajar (mahasiswa). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap berbahasa Indonesia mahasiswa serta mengetahui alternatif rancangan model pembinaan sikap bahasa. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian adalah metode deskriptif analitis. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa (77.11%) Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh bersikap positif terhadap bahasa Indonesia. Rancangan model pembinaan untuk meningkatkan sikap positif mahasiswa terhadap bahasa Indonesia adalah melalui kegiatan praktikum kebahasaan berbasis multiliterasi
SOCIAL AND RELIGIOUS DIMENSIONS OF CHILDREN’S INHERITANCE IN TURKEY, SAUDI ARABIA AND INDONESIA
Abstract: This paper explores the framework of inheritance provisions for biological children and adopted children in three different countries, namely Turkey, Saudi Arabia, and Indonesia. The reinterpretation of children's inheritance rights in society today demonstrates the increasing response to social context vis a vis religious text. Turkey and Indonesia share an emphasis on social dimension in reinterpreting children's inheritance rights for men and women portions. Saudi Arabia, however, is remained to adopt conservative approach in interpreting the religious texts wherein men’s share twice as much as women. This research is a normative (doctrinal) approach in comparing legal issues on inheritance exercised in three countries. The data are based on literature such as regulation, books, journals, and related articles. This paper argues that socio-cultural conditions, political dynamics and ideological mainstream shape the nature of law in each country. Keywords: inheritance of biological children, adopted children, turkey, Saudi Arabia, Indonesi
Curriculum Readiness and Program Evaluation In Implementing Indonesian National Qualifications Framework Curriculum (KKNI)
Abstract The purpose of this study is to determine the study program readiness in State Islamic University (UIN) Jakarta in implementing KKNI based curriculum. It can be seen from the availability of the documents course curriculum in UIN Jakarta which consists of 71% of the vision, mission, graduate profile, achievement of learning, the curriculum structure and Semester Lesson Plan (RPS). It also can be evidenced by the quality of the documents that 1) 99% of study programs have developed a vision and mission for the implementation of the curriculum. 2) 77% of study programs have developed a graduate profile according to level 6 of the KKNI based curriculum which is the basis for the development of graduate-level profile. 3) development of learning achievements in environmental studies program UIN Jakarta, 59% of the study programs have been formulated learning achievements which is in accordance with the learning outcomes defined for an undergraduate level. 4) 35% of the curriculum structure of the study program have met KKNI implementation standards. 5) development of Semester Lesson Plan (RPS) program in environmental studies UIN Jakarta, 82% of the Semester Lesson Plan or RPS which is in line with the principles of RPS development expected in the KKNI implementation has been developed by several study programs at UIN Jakarta. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan program studi di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mengimplementasikan Kurikulum berbasis KKNI. Kesiapan tersebut dapat dilihat melalui ketersediaan dokumen kurikulum program studi di UIN Jakarta yang terdiri dari 71% visi, misi, profil lulusan, capaian pembelajaran, Struktur Kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Selain itu, kesiapan program studi dalam mengaplikasikan dapat dibuktikan dari kualitas dokumen, yakni 1) 99% program studi telah mengembangkan visi dan misi untuk pelaksanaan kurikulum. 2)77% program studi telah mengambangkan profil lulusan menurut level 6 Kurikulum berbasis KKNI yang merupakan dasar untuk pengembangan profil lulusan. 3) pengembangan capaian pembelajaran di lingkungan program studi UIN Jakarta, 59% program studi telah merumuskan capaian pembelajaran yang sesuai dengan hasil belajar yang ditetapkan untuk program sarjana. 4) 35% struktur kurikulum program studi telah memenuhi standar pelaksanaan KKNI. 5) pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) program studi di lingkungan UIN Jakarta, 82% dari Rencana Pembelajaran Semester atau RPS yang sejalan dengan prinsip-prinsip pengembangan RPS yang diharapkan dalam pelaksanaan KKNI telah dikembangkan oleh beberapa program studi di UIN Jakarta. How to Cite : Fauzan., Latip A., E. (2015). Curriculum Readiness and Program Evaluation in Implementing Indonesian National Qualifications Framework Curriculum (KKNI).TARBIYA: Journal Of Education In Muslim Society,2(2), 190-203. doi:10.15408/tjems.v2i2.3178. Permalink/DOI:http://dx.doi.org/10.15408/tjems.v2i2.3178</p
PEMANFAATAN MADING BERMUATAN BARCODE EBOOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN BUDAYA BACA KELOMPOK PUSAT INFORMASI KONSELING REMAJA (PIK-R)
Minat dan budaya baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah terutama di kalangan masyarakat usia remaja. Padahal seiring perkembangan teknologi yang semakin maju justru akan menjadi peluang bagi masyarakat khususnya remaja dalam meningkatkan minat bacanya melalui literasi digital. Laporan pengabdian ini berjudul “Pemanfaatan Mading Bermuatan Barcode Ebook untuk Meningkatkan Minat dan Budaya Baca Kelompok Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R)”. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui mading bermuatan barcode ebook untuk meningkatkan minat dan budaya baca remaja dalam kelompok PIK-R.Kegiatan pengabdian ini akan dilaksanakan di PIKR Kecamatan Ciamis. Kegiatan PkM ini terdiri atas empat kegiatan inti, yaitu memilih dan menentukan ebook, membuat link ebook, membuat barcode ebook, dan mensosialisasikan mading bermuatan barcode ebook kepada kelompok PIK-R. Madding bermuatan barcode ebook dalam pengabdian ini terdiri atas 24 barcode ebook: 8 barcode tentang novel, 8 barcode tentang materi PIK Remaja dan 8 barcode tentang isu remaja yang popular. Hasilnya, peserta PIK-R telah menyelesaikan rata-rata 14 bacaan yang dimuat dalam barcode ebook yang tersedia di mading.Minat dan budaya baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah terutama di kalangan masyarakat usia remaja. Padahal seiring perkembangan teknologi yang semakin maju justru akan menjadi peluang bagi masyarakat khususnya remaja dalam meningkatkan minat bacanya melalui literasi digital. Laporan pengabdian ini berjudul “Pemanfaatan Mading Bermuatan Barcode Ebook untuk Meningkatkan Minat dan Budaya Baca Kelompok Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R)”. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui mading bermuatan barcode ebook untuk meningkatkan minat dan budaya baca remaja dalam kelompok PIK-R.Kegiatan pengabdian ini akan dilaksanakan di PIKR Kecamatan Ciamis. Kegiatan PkM ini terdiri atas empat kegiatan inti, yaitu memilih dan menentukan ebook, membuat link ebook, membuat barcode ebook, dan mensosialisasikan mading bermuatan barcode ebook kepada kelompok PIK-R. Madding bermuatan barcode ebook dalam pengabdian ini terdiri atas 24 barcode ebook: 8 barcode tentang novel, 8 barcode tentang materi PIK Remaja dan 8 barcode tentang isu remaja yang popular. Hasilnya, peserta PIK-R telah menyelesaikan rata-rata 14 bacaan yang dimuat dalam barcode ebook yang tersedia di madding
- …
