1,720,988 research outputs found

    PENGARUH MAKRO EKONOMI DAN FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM (Studi pada Perusahaan yang Masuk dalam Indeks LQ45 Periode 2013-2016)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Makro Ekonomi dan Faktor Fundamental terhadap Harga Saham pada Indeks LQ45 periode 2013-2016. Dimana makro ekonomi di wakili oleh Inflasi, Kurs, dan Suku Bunga. Sedangkan Faktor Fundamental diwakili oleh ROA, ROE, PBV, EPS, dan DER. Pada penelitian ini populasinya adalah Setiap perusahaan yang masuk atau secara kontinyu berada dalam Indeks LQ45 selama periode 2013-2016. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, dimana sebelumnya dilakukan uji asumsi klasik, uji t, uji f, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh Makro Ekonomi yaitu Inflasi, Kurs dan Suku Bunga terhadap harga saham berpengaruh secara Signifikan, sedangkan Pengaruh Faktor Fundamental yaitu ROA, ROE, PBV, EPS, dan DER hanya PBV yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham, yang lainnya tidak berpengaruh signifikan. Kata Kunci : Makro Ekonomi, Faktor Fundamental, Harga Saha

    HUBUNGAN DERAJAT HISTOPATOLOGIS GINJAL MENCIT BALB/c DENGAN PEMBERIAN PROPOXUR 4,05 % DOSIS BERTINGKAT PER ORAL

    Full text link
    Background: Propoxure 4,05 % as active ingredien of Baygon, is a pesticide commonly used in the field of agriculture as well as health. However, nowadays it is also commonly used in the cases of suicide attempt. Propoxur inhibits the activity of asetilcholinesterase on nerve and pseudocholinesterase on plasm. Intoxication signs and symptoms include nausea, vomiting, abdominal cramps, sweating, diarrhea, excessive salivation, blurring of vision, breathing difficulty, hypertension and death resulting from respiratory system failure. Propoxur, one of nefrotoxin essence of kidney, can make a damage at the proximal tubulus with variation grade and different prognosis depend on the demage. This research was wished to find the correlation of histopathological level on Balb/c kidney with oral administration of graded dose propoxur. Objective: to find correlation of histophatological level on BALB/c mice’ kidney with oral administration of graded dose propoxur 4,05 % 0,1ml, 0,2 ml and 0,4 ml, respectively. Method: this experimental study with post test only control group design used 24 Balb/c male mice which were divided into 4 groups. Group K received no propoxur and was treated control. Group P1 treated with 0,1 ml ( 0,37 mg) propoxur 4,05 % in Baygon. Group P2 treated with 0,2 ml ( 0,74 ml) propoxur 4,05 % in Baygon. Group P3 treated with 0,4 ml ( 1,48 mg) propoxur 4,05 % in baygon. Then kidney were taken to be absorved and made into slide with HE stain, then the proximal tubulus were examined. The data were analized by the test of differences Kruskal – Wallis and Mann – Whitney. Result: Outcome of Kruscal – Wallis test showed significant differences between all groups ( p = 0,02). The outcome of Mann – Whitney test: between group 1 and II ( p = 0,02) group I and III ( p = 0,065 ),and group II and III ( p = 0,818 ) Conclution: there were correlation of histophatological level on Balb/c mice’ kidney with oral administration of propoxur 4,05 % between untreated group and propoxur 4,05 % treated groups. And between each graded dose propoxur 4,05 % treated groups. Keywords: propoxur,kidney histopahtological appereanc

    KONTRIBUSI ANTARA KECEPATAN LARI, PANJANG TUNGKAI DAN DAYA LEDAK TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH MURID SD NEGERI 257 AKKALIBATUE KABUPATEN SOPPENG

    Full text link
    ABSTRAK Hasruddin, 2018. Kontribusi antara kecepatan lari, panjang tungkai dan daya ledak tungkai terhadap kemampuan lompat jauh murid SD Negeri 257 Akalibatue Kabupaten Soppeng. Skripsi. Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan penelitian ”korelasional”. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui; (1) Apakah ada kontribusi kecepatan lari terhadap kemampuan lompat jauh murid SD Negeri 257 Akalibatue Kabupaten Soppeng; (2) Apakah ada kontribusi panjang tungkai terhadap kemampuan lompat jauh murid SD Negeri 257 Akalibatue Kabupaten Soppeng; (3) Apakah ada kontribusi daya ledak tungkai terhadap kemampuan lompat jauh murid SD Negeri 257 Akalibatue Kabupaten Soppeng; (4) Apakah ada kontribusi kecepatan lari, panjang tungkai dan daya ledak tungkai terhadap kemampuan lompat jauh murid SD Negeri 257 Akalibatue Kabupaten Soppeng. Populasinya adalah keseluruhan murid SD Negeri 257 Akalibatue Kabupaten Soppeng. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 30 orang. Teknik penentuan sampel adalah dengan pemilihan secara acak (simple random sampling). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis koefisien korelasi pearson product moment (r), dan hasil analisis korelasi ganda (R) pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Ada kontribusi yang signifikan antara kecepatan lari terhadap kemampuan lompat jauh murid SD Negeri 257 Akalibatue Kabupaten Soppeng, dengan nilai r sebesar 0,719 (Pvalue ˂ α 0,05) dengan persentase sebesar 72,70%; (2) Ada kontribusi yang signifikan antara panjang tungkai terhadap kemampuan lompat jauh murid SD Negeri 257 Akalibatue Kabupaten Soppeng, dengan nilai r sebesar 0,722 (Pvalue ˂ α 0,05) dengan persentase sebesar 71,60%; (3) Ada kontribusi yang signifikan antara daya ledak tungkai terhadap kemampuan lompat jauh murid SD Negeri 257 Akalibatue Kabupaten Soppeng, dengan nilai r sebesar 0,720 (Pvalue ˂ α 0,05) dengan persentase sebesar 71,70%;; (4) Ada kontribusi yang signifikan antara kecepatan lari, panjang tungkai dan daya ledak tungkai secara bersama-sama terhadap kemampuan lompat jauh murid SD Negeri 257 Akalibatue Kabupaten Soppeng. dengan nilai Rhitung sebesar 0,861 (Pvalue ˂ α 0,05) dengan persentase sebesar 86,10%; dan nilai Fhitung (F) sebesar 24,886

    Pengaruh kecepatan reaksi tangan, kelincahan dan motivasi terhadap kemampuan dribbling bola dalam permainan bolabasket pada Siswa SMAN 2 Polongbangkeng Utara Kab. Takalar.

    Full text link
    ABSTRAK . 2016. (dibimbing oleh Suwardi dan Herman H) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kecepatan Reaksi Tangan dan Kelincahan secara langsung terhadap Kemampuan dribbling bola dalam permainan bolabasket. Serta untuk mengetahui pengaruh tidak langsung Kecepatan Reaksi Tangan dan Kelincahan terhadap Kemampuan dribbling bola dalam permainan bolabasket jika ditinjau dari Motivasi. Penelitian ini menggunakan desain Analisis Jalur dengan pengolahan secara statistik menggunakan aplikasi SPSS versi 20.00 dan taraf signifikan 0,05 atau 95%. Populasinya adalah Siswa SMAN 2 Polongbangkeng Utara Kab. Takalar dengan sampel siswa kelas X SMAN 2 Polongbangkeng Utara Kab. Takalar dengan tehnik pengambilan sampel yaitu Random Sampling. Hasil penelitian dari pengujian analisis regresi struktur 1 dan stuktur 2 menunjukkan bahwa Pengaruh langsung Kecepatan Reaksi Tangan terhadap Motivasi sebesar 0,012. Pengaruh langsung Kelincahanterhadap Motivasi sebesar 0,000. Pengaruh langsung Kecepatan Reaksi Tangan terhadap Kemampuan dribbling bola dalam permainan bolabasket sebesar 0,041. Pengaruh langsung Kelincahan terhadap Kemampuan dribbling bola dalam permainan bola basket adalah 0,033. Pengaruh langsung Motivasi terhadap Kemampuan dribbling bola dalam permainan bola basket adalah 0,000. Dilihat dari nilai α 0,05 maka pengaruh langsung Kecepatan Reaksi Tangan dan Kelincahan terhadap motivasidan Kecepatan Reaksi Tangan, Kelincahan dan Motivasi terhadap kemampuan dribbling bola dalam permainan bola basket diterima karena nilai signifikan di bawah α 0,05. Hasil penelitian dari nilai Standardized Coefficients Beta. Pengaruh tidak langsung Kecepatan Rekasi Tangan terhadap Kemampuan dribbling bola dalam permainan bola basket melalui Motivasi sebesar 0,198 lebih kecil dari pengaruh langsung Kecepatan Reaksi Tangan terhadap Kemampuan dribbling bola dalam permainan bola basket sebesar 0,224. Pengaruh tidak langsung Kelincahanterhadap Kemampuan dribbling bola dalam permainan bola basket melalui Motivasi sebesar 0,298 lebih besar dari pengaruh langsung Kelincahanterhadap Kemampuan dribbling bola dalam permainan bola basket sebesar 0,263. Sehingga dapat disimpulkan Kecepatan Reaksi Tangan cenderung berpengaruh langsung terdapat Kemampuan dribbling bola pada permainan bolabasket dan kelincahan cenderung berpengaruh tidak langsung terhadap kemampuan dribbling bola pada permainan bola basket pada siswa SMAN 2 Polongbangkeng Utara Kab. Takalar. Kata Kunci: Kecepatan Reaksi Tangan, Kelincahan, Motivasi, dribbling bola dalam permainan bolabaske

    HUBUNGAN IKLIM KELUARGA, IKLIM SEKOLAH DAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI PADA BIDANG KEAHLIAN AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI SMK NEGERI DI KABUPATEN TAKALAR

    Full text link
    ABSTRACT Abstract. The study aimed at examining (1) family climate, school climate, emotional intelligence, and learning result of grade XI at Expertise Agribusiness and Agroteknologi SMK in Takalar, (2) correlation between family climate and learning result, (3) correlation between school climate and learning result, (4) correlation between emotional intelligence and learning result, (5) correlation between family climate and learning result through emotional intelligence, (6) correlation between school climate and learning result through emotional intelligence, . The population of the study was the entire students of grade XI at Expertise Agribusiness and Agroteknologi SMK in Takalar. Data were collected with 40 samples taken by employing proportional random sampling technique. Data were analyzed by employing statistics descriptive and inferential analysis with path analysis. The result of the study revealed that (1) the family climate of grade XI at Expertise Agribusiness and Agroteknologi SMK in Takalar was in condusive category, the school climate was in fairly condusive category, the school climate was in fairly condusive category, emotional intelligence was in fair category, and learning result was in high category, (2) there was correlation between family climate and learning result, (3) there was correlation between school climate and learning result, (4) there was correlation between emotional intelligence and learning result, (5) there was correlation between family climate and learning result through emotional intelligence, (6) there was correlation school climate and learning result through emotional intelligence. Keywords: family climate, school climate, emotional intelligence learning resul

    KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN SINJAI

    Full text link
    Hasruddin, 2019. Kontribusi Penerimaan Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Sinjai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penerimaan Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Sinjai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di kabupaten sinjai tahun 2014 sampai dengan 2018. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalak kualitatif.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang diperoleh besaran kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah yaitu: kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah pada tahun 2014 sebesar 15,43% tahun 2015 sebesar 17,83% tahun 2016 sebesar 21,49% tahun 2017 sebesar 21,87%, dan pada tahun 2018 sebesar 23,09%. Dan pada tiap tahunnya kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah terus mengalami peningkatan

    EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH SECARA BERKELOMPOK MENGGUNAKAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PADA PERKULIAHAN MIKROBIOLOGI

    No full text
    Pembelajaran berbasis masalah (PBM) merupakan salah satu strategi pembelajaran yang menggunakan masalah sebagai langkah awal mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru. Namun agar mendapatkan output yang maksimal, PBM sebaiknya dikombinasikan dengan media dan teknik yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh dan efektivitas PBM secara berkelompok meng-gunakan multimedia interaktif terhadap kemampuan memecahkan masalah mahamahasiswa pada perkuliahan mikrobiologi. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan 3 kelas yang ditentukan secara random. Instrumen penelitian menggunakan tes kemampuan memecahkan masalah. Data dianalisis dengan meng-gunakan ANACOVA dan uji lanjut Tukey dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1)Terdapat pengaruh PBM dan multimedia interaktif terhadap kemampuan memecahkan masalah pada perkuliahan mikrobiologi, (2)PBM kelompok menggunakan multimedia interaktif lebih efektif meningkatkan kemampuan memecahkan masalah mahamahasiswa dibandingkan dengan PBM klasik+multimedia interaktif dan Konvensional+media linie

    ANALYSIS OF MOTIVATION OF STUDENTS EXERCISE BASKETBALL SMAN 2 POLONGBANGKENG NORTH DISTRICT TAKALAR

    Full text link
    Abstract: This study aims to find the motivation to exercise basketball analysis on student SMAN 2 North Pohngbangkeng District. Takalar. This research uses research deskrifiip by processing statistically the percentage using SPSS version 20 o'clock and the significant level of 0.05 or 95%. Its population is a student of SMAN 2 North Pohngbangkeng District. Takalar with a sample size of 30 students with sampling technique is random sampling. Motivation to exercise basketball at SMAN 2 North Pohngbangkeng District. North categorized as good

    Profil Karakter Siswa Kelas X pada Pembelajaran Biologi Materi Virus di SMA YPI Islamiyah Batang Kuis Deliserdang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil karakter peserta didik kelas X dalam pada materi virus dan menggambarkan proses pembelajaran biologi yang mendukung penumbuhan karakter tersebut. Karakter yang dianalisis mengacu pada enam Profil Karakter dalam Framework Instrumen Survei Karakter Asesmen Nasional 2021, yaitu: beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; gotong royong; kreativitas; bernalar kritis; kebinekaan global; dan kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, kuesioner terbuka, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X di SMAS YPI Islamiyah Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik telah menunjukkan perkembangan karakter yang beragam. Pada karakter beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia berada pada kategori “cukup berminat”, gotong royong berada pada kategori “cukup peduli” dan “aktif”, serta kreativitas masih terbatas pada ide dan belum menghasilkan karya nyata. Karakter bernalar kritis berkembang pada kemampuan mencari informasi, namun lemah dalam mengevaluasi informasi secara kritis. Karakter kebinekaan global masih rendah dan perlu penguatan, sedangkan kemandirian menunjukkan kategori “aktif”, dengan siswa mulai mampu mengelola emosi dan bertanggung jawab dalam proses belajar. Guru mengembangkan karakter siswa melalui pembelajaran virus dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), pertanyaan pemantik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, dan pendekatan ke siswa

    Analisis persepsi dan implementasi pembelajaran berdiferensiasi guru biologi pada materi sistem ekskresi di SMA Negeri Kota Pematangsiantar: (An Analysis of Biology Teachers' Perceptions and Implementation of Differentiated Learning on the Topic of the Excretory System at State Senior High Schools in Pematangsiantar City)

    Full text link
     This study aims to analyze the perception and implementation of differentiated instruction by biology teachers on the excretory system topic at public senior high schools (SMA Negeri) in Pematangsiantar City. A descriptive quantitative approach was employed, with data collected through questionnaires, observations, and interviews. The population consisted of all biology teachers teaching Grade XI, totaling 10 individuals. Sampling was conducted using a puposive sampling technique. The results showed that teachers’ perceptions of differentiated instruction were categorized as very good, with an average score of 87.4%. The implementation of differentiated instruction was also categorized as very good, based on two main indicators with average scores of 87.2% and 87.3%, respectively. These findings indicate that biology teachers in SMA Negeri Pematangsiantar have a strong understanding of differentiated instruction and are able to implement it effectively in the learning process. The implications of this study highlight the importance of ongoing support and professional development for teachers to maintain and enhance their differentiated teaching practices in order to accommodate students’ diverse learning needs. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam upaya memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi dan implementasi pembelajaran berdiferensiasi oleh guru biologi pada materi sistem ekskresi di SMA Negeri Kota Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, observasi, dan wawancara. Populasi penelitian meliputi seluruh guru biologi kelas XI yang berjumlah 10 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap pembelajaran berdiferensiasi berada dalam kategori sangat baik dengan rata-rata skor 87,4%. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi juga tergolong sangat baik dengan dua indikator utama yang masing-masing memperoleh skor rata-rata 87,2% dan 87,3%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru biologi di SMA Negeri Kota Pematangsiantar memiliki pemahaman yang baik terhadap konsep pembelajaran berdiferensiasi dan mampu mengimplementasikannya secara efektif. Hasil ini menegaskan pentingnya pelatihan dan dukungan berkelanjutan bagi guru untuk mempertahankan serta meningkatkan praktik pembelajaran berdiferensiasi di kelas
    corecore