235 research outputs found

    Strategi promosi untuk meningkatkan volume penjualan pada Minimarket Handayani Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Kopertis VII Surabaya

    Get PDF
    Observasi ini dilaksanakan pada Minimarket Handayani KPRI Kopertis Wilayah VII Surabaya. Dari hasil observasi yang telah dijalankan, belum adanya strategi promosi yang dilakukan Minimarket Handayani membuat kurang optimalnya volume penjualan dari konsumen masyarakat umum. Melihat dari besarnya potensi penjualan dari konsumen masyarakat umum dari tahun ke tahun, Minimarket Handayani perlu menerapkan strategi promosi untuk meningkatkan volume penjualan dari konsumen masyarakat umum. Strategi promosi yang perlu dilakukan adalah dengan menerapkan strategi promosi penjualan dan menggunakan media periklanan. Strategi promosi penjualan meliputi penggunaan potongan atau diskon, pemberian kupon atau mengadakan undian berhadiah, penerapan program pelanggan setia, memasang tema khusus atau promosi even special. Sedangkan penggunaan media periklanan (advertising) berupa brosur atau selebaran, memanfaatkan internet dan media sosial, penggunaan poster, dan memberikan tanda di jendela (window sign). Belum ada strategi promosi yang dijalankan oleh Minimarket Handayani, hal ini menyebabkan Minimarket Handayani sulit untuk meningkatkan nilai penjualan dari konsumen masyarakat umum. Hasil observasi ini diharapkan dapat membantu pihak Minimarket Handayani KPRI Kopertis Wilayah VII Surabaya untuk menerapkan strategi promosi dengan tujuan meningkatkan penjualan dari konsumen masyarakat umum

    Pengaruh Penjualan Perseorangan dan Potongan Harga Terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian Sepeda Motor Yamaha Pada PT.Alfa Scorpio Setia Budi Cabang Medan

    No full text
    Pengambilan keputusan sebagai pemilihan suatu tindakan dari dua atau lebih alternatif. Keputusan-keputusan pemasaran yang sukses memerlukan pemahaman tentang perilaku konsumen. Perilaku konsumen sangat mempengaruhi hidup Perusahaan sebagai lembaga yang berusaha memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Dengan mempengaruhi sikap konsumen, para pemasar berharap dapat mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penjualan perseorangan terhadap pengambilan keputusan pembelian sepeda motor yamaha Pada PT. Alfa Scorfio Setia Budi Cabang Medan dan untuk mengetahui pengaruh potongan harga terhadap pengambilan keputusan pembelian sepeda motor yamaha Pada PT. Alfa Scorfii Setia Budi Cabang Medan. populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang melihat dan membeli di PT. Alfa Scorfio Setia Budi Cabang Medan dengan menyebarkan 3 kuisioner per hari selama 20 hari, jadi penetapan populasinya berjumlah 60. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan data primer berupa pengamatan/observasi dan menyebarkan angket pada pada responden yang dijadikan sampel penelitian. Teknik analisis yang dipergunakan adalah analisis regresi linier bergand

    Perwujudan Kasih Setia Allah Terhadap Kesetiaan Rut

    Get PDF
    Shintia Maria Kapojos, Hengki Wijaya, This paper aims to explain the manifestation of God\u27s loyal love for Ruth who is faithful to her father-in-law, Naomi. The method used is the interpretation of the Old Testament narrative. Through this paper, the author will focus on Ruth\u27s loyalty to Naomi as a manifestation of God\u27s allegiance to man. This Old Testament narrative addresses explicitly the theme of Ruth\u27s loyal love for Naomi and its theological and practical implications for believers to manifest God\u27s loving kindness to others. Shintia Maria Kapojos, Hengki Wijaya, Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan perwujudan kasih setia Allah kepada Rut yang setia kepada mertuanya, Naomi. Metode yang digunakan adalah penafsiran narasi Perjanjian Lama. Melalui tulisan ini, penulis akan fokus kepada kesetiaan Ruth kepada Naomi sebagai manifestasi kesetiaan Allah kepada manusia. Narasi Perjanjian Lama ini secara khusus membahas tema kasih setia Ruth kepada Naomi dan implikasi teologis dan praktisnya bagi orang percaya untuk memanifestasikan kasih setia Tuhan kepada orang lain

    NILAI MORAL DALAM KUMPULAN PUISI ORANG-ORANG KALANG KARYA SETIA NAKA ANDRIAN DAN IMPLIKASINYA

    Get PDF
    This study aims to describe the moral values in the collection of poetry Orang-Orang Kalang by Setia Naka Andrian and their implications. The data of this research are in the form of words, phrases, or sentences which are physical and mental elements of poetry. These elements are used to find moral value in poetry. The results of the study concluded: (1) There are four moral values of human relations with God, namely worship, faith, seeking God, and remembering death. (2) There are four moral values of human relations with the environment and social society, namely not to forget history and culture, tolerance, love for the country, and parental love for children. (3) There are two moral values of human relations with oneself, namely loyalty and patience.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam kumpulan puisi Orang-Orang Kalang karya Setia Naka Andrian dan implikasinya. Data penelitian ini berupa kata, frasa, atau kalimat yang merupakan unsur fisik dan batin puisi. Unsur tersebut digunakan untuk menemukan nilai moral dalam puisi. Hasil penelitian disimpulkan: (1) Nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan ditemukan empat yaitu beribadah, beriman, pencarian Tuhan, dan mengingat kematian. (2) Nilai moral hubungan manusia dengan lingkungan dan masyarakat sosialnya ditemukan empat yaitu jangan melupakan sejarah dan budaya, toleransi, cinta tanah air, kasih sayang orangtua kepada anak. (3) Nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri ditemukan dua yaitu kesetiaan dan kesabaran. Keywords: moral values, poetry, Orang-Orang KalangDOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i1.20210

    Causal Factor Analysis Of Low Foreign Tourist Arrivals To Jakarta

    Get PDF
    The development of tourism in Indonesia is lagging behind compared to some of our neighboring countries like Malaysia, Singapore and Thailand, despite the fact that Indonesia has many tourist attractions and culture that differ from his province. The World Economic Forum in 2009 put Indonesia in the position to 81, well below Singapore in position 10. By looking at the problem above, researcher wishes to conduct research to find out if there is an influence to the 14 tourism competitiveness criteria issued by the World Tourism Forum in 2009 as an independent variable, against the target of Indonesia tourism marketing as the dependent variable (to increase the number of tourists, the old residence, and tourist expenditures). In this study the authors used a questionnaire to obtain data from foreign tourists who visited Jakarta, especially foreign tourists who stay at Jalan Jaksa (Jaksa Street of Central Jakarta) from September to December 2009. The number of respondents as many as 150 people using the method of accidental sample. To test the validity of the use factor analysis. To analyze the data the author uses regression analysis of the F test, t test and coefficient of determination . The results of the analysis show that simultaneously there is a significant influence among the 14 criteria of competitiveness of tourism as an independent variable (X) with the objective of tourism marketing as the dependent variable (Y) and H1 accepted. T test value of each variable X shows that the variable X6 (air transport infrastructure) has positive influence to variable Y and H6 accepted. T test value for the variable X12 (tourist attraction) a positive effect on variable Y and H12 received. The findings above are very useful for decision makers in tourism in order to prioritize the development of tourism. Keyword : component: Number of Tourist, Tourist Night, Tourist Expenditur

    PESONA TIGA MUSEUM di KOTA PARIS

    No full text
    ABSTRAK Astuti, Setia Yuli. 2010. Pesona Tiga Museum di Kota Paris. Tugas Akhir. Jurusan Bahasa dan Sastra Asing, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negri Semarang. Pembimbing I. Dra. Conny Handayani, M.Hum. II. Dra. Diah Vitri Widayanti, DEA . Kata Kunci : pesona, museum Louvre, museum Orsay, museum National d’Art Moderne, Paris Paris merupakan ibukota Negara Prancis yang mempunyai beragam kesenian dan kebudayaan. Kesenian dan kebudayaan tersebut dapat kita jumpai di museum yang terdapat di kota Paris, antara lain Musée du Louvre, Musée d’Orsay & Musée National d’Art Moderne. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui sejarah pembangunan ketiga museum tersebut, fungsi dari ketiga museum tersebut, tokoh-tokoh pembangunan ketiga museum tersebut dan koleksi yang terdapat di ketiga museum tersebut. Untuk membuat Tugas Akhir ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif yang diambil dari sumber-sumber tertulis yang berkaitan dengan ketiga museum tersebut, dan situs-situs dari internet, kemudian mengumpulkan data-data dan menyusunnya sesuai dengan sistematika penulisan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembangunan ketiga museum tersebut membutuhkan proses yang cukup lama kira-kira antara 50-800 tahun untuk dapat menjadi sebuah museum seperti sekarang ini. Fungsi dari ketiga museum tersebut adalah untuk menyimpan benda-benda bersejarah dan sebagai monumen bersejarah. Tokoh dari ketiga museum tersebut antara lain Raja phillipe Auguste, Victour Laloux dan Georges Pompidou. Koleksi benda Seni yang terkenal dari ketiga museum tersebut antara lain Monalisa karya Leonardo da Vinci, Lukisan The Artist’s Studio karya Gustave Courbet, dan The Guitaris karya Pablo Picasso

    PESONA TIGA MUSEUM di KOTA PARIS

    No full text
    ABSTRAK Astuti, Setia Yuli. 2010. Pesona Tiga Museum di Kota Paris. Tugas Akhir. Jurusan Bahasa dan Sastra Asing, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negri Semarang. Pembimbing I. Dra. Conny Handayani, M.Hum. II. Dra. Diah Vitri Widayanti, DEA . Kata Kunci : pesona, museum Louvre, museum Orsay, museum National d’Art Moderne, Paris Paris merupakan ibukota Negara Prancis yang mempunyai beragam kesenian dan kebudayaan. Kesenian dan kebudayaan tersebut dapat kita jumpai di museum yang terdapat di kota Paris, antara lain Musée du Louvre, Musée d’Orsay & Musée National d’Art Moderne. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui sejarah pembangunan ketiga museum tersebut, fungsi dari ketiga museum tersebut, tokoh-tokoh pembangunan ketiga museum tersebut dan koleksi yang terdapat di ketiga museum tersebut. Untuk membuat Tugas Akhir ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif yang diambil dari sumber-sumber tertulis yang berkaitan dengan ketiga museum tersebut, dan situs-situs dari internet, kemudian mengumpulkan data-data dan menyusunnya sesuai dengan sistematika penulisan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembangunan ketiga museum tersebut membutuhkan proses yang cukup lama kira-kira antara 50-800 tahun untuk dapat menjadi sebuah museum seperti sekarang ini. Fungsi dari ketiga museum tersebut adalah untuk menyimpan benda-benda bersejarah dan sebagai monumen bersejarah. Tokoh dari ketiga museum tersebut antara lain Raja phillipe Auguste, Victour Laloux dan Georges Pompidou. Koleksi benda Seni yang terkenal dari ketiga museum tersebut antara lain Monalisa karya Leonardo da Vinci, Lukisan The Artist’s Studio karya Gustave Courbet, dan The Guitaris karya Pablo Picasso

    Formulasi, Uji kualitas Dan Uji Organoleptik Sabun Mandi Padat Menggunakan Bahan Aditif Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.)

    Get PDF
    Guava leaves have flavonoids, tannins, and alkaloids as main compounds which have been shown to be active as antibacterial and anticarcinogenic agents. However, they have never been used as additives in skin care products because they have a rough texture. The purpose of this research are to formulate the method in the production of bath soap with  the  leaves as additives, and they were examined in quality and organoleptic tests.                    Formulation in production of the soap was carried out by means of variations of the method of extracting guava leaves as additives, namely: without  additive as a control (A), with water solvent (B), with vegetable oil solvent (C), and powder dried as a scrub (D).  The soap quality tests based on SNI 2016 including tests for alkaline or free fatty acid levels, insoluble ingredients in ethanol and unsaponified fat fractions. Organoleptic test was carried out involving 20 panelists. Data were analyzed by ANOVA-Duncan test.            It was found that soap quality test for all samples meet INS except free alkali levels in D soap. The hedonic test results show that all soap samples can be accepted by panelists. Based on quality and organoleptic tests, the formulation method for adding guava leaf extract as an additive that produces the best soap is extraction using a water solvent (soap B). For the next study, it is necessary to confirm the biological activity of soap with guava leaf additives because it is very potential to be used as an antimicrobial soap.Daun jambu biji mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan alkaloid yang telah terbukti aktif sebagai antibakteri dan antikanker. Walaupun demikian, daun jambu biji belum pernah digunakan sebagai aditif dalam produk perawatan kulit karena memiliki tekstur yang kasar. Tujuan dari penelitian ini adalah formulasi produksi sabun mandi dengan variasi metode ekstraksi daun jambu biji sebagai aditif, uji kualitas serta uji organoleptiknya. Formulasi dalam pembuatan sabun dilakukan dengan cara variasi metode ekstraksi daun jambu biji sebagai aditif, yaitu: tanpa aditif sebagai kontrol (A), ekstrak  daun jambu dengan pelarut air(B),  ekstrak daun jambu biji dengan pelarut minyak nabati (C), dan serbuk kering daun jambu biji sebagai scrub (D). Uji kualitas sabun berdasarkan pada SNI2016 meliputi uji kadar alkali/asam lemak bebas, bahan tak larut dalam etanol dan fraksi lemak tak tersabunkan. Uji organoleptik dilakukan dengan melibatkan 20 orang panelis. Data dianalisis dengan ANOVA-Duncan test. Uji kualitas sabun menunjukkan semua sampel memenuhi SNI kecuali kadar alkali bebas sabun D. Hasil uji hedonik menunjukkan semua sampel sabun dapat diterima oleh panelis. Berdasarkan uji kualitas dan organoleptic, maka formulasi metode penambahan ekstrak daun jambu biji sebagai aditif yang menghasilkan sabun terbaik adalah ekstraksi menggunakan pelarut air (sabun B). Kajian berikutnya, perlu dilakukan ujiaktivitas biologis terhadap sabun dengan aditif daun jambu karena sangat potensial digunakan sebagai sabun antimikro

    Pengembangan Instrumen Pilihan Ganda Tingkat Dua (Two Tier) untuk Mengukur Miskonsepsi Materi Suhu, Kalor dan Perpindahannya pada Siswa Kelas V SDN Setia Asih 06. Skripsi

    Get PDF
    Mahjati Alifah: NIM. 1601025162. Pengembangan Instrumen Pilihan Ganda Tingkat Dua (Two Tier) untuk Mengukur Miskonsepsi Materi Suhu, Kalor dan Perpindahannya pada Siswa Kelas V SDN Setia Asih 06. Skripsi. Jakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah instrumen tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat untuk mengukur miskonsepsi pada materi suhu, kalor dan perpindahannya yang memenuhi kriteria. Penelitian dilakukan dari bulan Juli sampai Agustus 2020. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Setia Asih 06 yang beralamat di Tarumajaya, Kab. Bekasi.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan (Developmental Research) dengan model pengembangan dari Tessmer yaitu formative evaluation (Puji Rahayu, 2018). Instrumen yang dikembangkan berupa tes pilihan ganda dua tingkat dengan jumlah 15 utir soal yang terdiri dari 2 indikator pembelajaran yaitu mengidentifikasi pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan mengidentifikasi cara-cara perpindahan kalor dalam kehidupan sehari hari. Langkah-langkah pengembangan instrumen terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap Self Evaluation, Prototype, Field Test. Validasi teoritik dilakukan oleh ahli yang meliputi validasi konstruk, isi dan bahasa. Validasi empirik terdiri dari uji coba tahap I dan uji coba tahap II. Hasil penelitian menunjukkan instrumen tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat untuk mengukur miskonsepsi sudah memenuhi syarat instrumen yang baik yakni valid dan reliabel. Jumlah 15 soal valid dengan persentase 100% dan 0 soal tidak valid dengan persentase 0%. Selanjutnya, pengujian reliabilitas menggunakan rumus KR-20, didapatkan nilai r11 sebesar 0,71 (tinggi). Kata kunci: Pengembangan instrumen pilihan ganda dua tingkat, miskonsepsi, kalor dan perpindahannya

    Oral Short-course Antibiotics Compliance Survey at Several Public Health Centres in Surabaya

    Get PDF
    Patients compliance is commonly occured in short-course antibiotics therapy. Patients compliance not only contributed to the therapeutics effect but also to prevent antibiotics resistance. Qualitatively, uncompliance in using antibiotics is affected by patients knowledge about antibiotics, improving symptomps, false in interpretating drug labels, activities, the lack of family suppor, and the lack of information given by healthcare provider. This study was aimed to observe patients compliance in using antibiotics assessed in how and howmany times they take their dosage, how they give interval between the doses, and whether they complete their course or not. The reasons behind their behaviour also investigated in this study. The survey was conducted at three public health centres in Surabaya. Patients who received short-course (3-5 days) antibiotics therapy were asked to participate in this study. The compliance was assessed using online developed self-assessment questionnaire containing 17 questions asking how they use their antibiotics and how many pills left sent in the last dosage day. The antibiotics prescription data was recorded as a refference in evaluating patients compliance. During research periods, a total of 100 patients were enrolled in this study. Of that, there were only 12.0% categoryzed as compliant. Most of patients did not give the same time interval between their doses (63,0%) and did not finished or prolonged their course (46,0%). The majority reasons behind their behaviour was feelings better or improving symptomps and simply forgot to take their antibiotics. A strengtnen in counselling and monitoring during their antibiotics course is needed in order to increase their compliance.Permasalahan kepatuhan dalam menggunakan antibiotik masih menjadi masalah dalam terapi antibiotik jangka pendek. Kepatuhan bukan hanya berkontribusi pada efek terapi, tetapi juga mencegah resistensi antibiotik. Secara kualitatif ketidakpatuhan pasien dalam menggunakan antibiotik dipengaruhi oleh pengetahuan pasien tentang antibiotik, keadaan yang sudah membaik, kelalaian dalam membaca etiket, kesibukan, kurangnya dukungan keluarga, serta kurangnya informasi yang diberikan tenaga kesehatan. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengobservasi bagaimana kepatuhan pasien dalam menggunakan antibiotik dalam hal dosis, frekuensi, interval, serta lama penggunaan serta menginvestigasi alasan yang melatarbelakanginya. Survei dilakukan di tiga puskesmas di Surabaya pada pasien yang menerima terapi antibiotik tunggal 3-5 hari menggunakan kuisioner hasil pengembangan yang terdiri dari 17 pertanyaan yang menanyakan kepahaman pasien akan antibiotik yang diresepkan kepadanya serta menanyakan bagaimana pasien menggunakan antibiotiknya sebagai bentuk kepatuhan. Kuisioner dikirim secara daring untuk diisi pada hari antibiotik habis. Data peresepan antibibiotik pasien dicatat sebagai data awal yang berguna dalam penilaian kepatuhan pasien. Selama periode penelitian sebanyak 100 orang dari tiga puskesmas bersedia bergabung dalam penelitian. Angka kepatuhan pasien terhadap penggunaan antibiotik di tiga puskesmas di Surabaya masih tergolong kecil dimana hanya mencapai 12,0% yang mana sebagian besar pasien tidak patuh dalam memberi jarak minum antibiotiknya (63,0%) diikuti tidak patuh dalam lama penggunaan (berhenti minum atau memperpanjang lama minum) (46,0%). Gejala membaik dan Lupa merupakan dua alasan terbanyak yang mendasari pasien tidak patuh. Penguatan konseling dan monitoring selama penggunaan antibiotik sangat diperlukan guna meningkatkan kepatuhan pasien
    corecore