62 research outputs found

    AN ANALYSIS OF WORD FORMATION USED IN POLITICAL ARTICLES OF THE JAKARTA POST NEWSPAPER

    No full text
    This study aims to acknowledge what kind of word formation used in political articles of the Jakarta Post newspaper. The study is a descriptive qualitative research which used documentation method. The object of the study was to find out the word formation used and mostly used in political article which contains political words of the Jakarta Post newspaper. The articles chosen based on their political topics and the most frequency political discussion. The result of the study shows that, 95 political words were found in political articles of the Jakarta Post newspaper. Seventy five words were analysed and classified by word formation processes due to their own word classes, and other 20 words were not classified as word formation processes as the theories of the study. The kind of word formation in the political words were  48 derivation words, 11 words of compounds, and 14 words were the shortening

    Puisi Rindu

    No full text
    Puisi ini ditulis oleh author yang rindu dengan sahabatnya yang telah pergi menuju ke abadian

    Sedih………….. Rindu……. Mimpiku …… Tak Berujung Nyata

    No full text
    Cerpen ini menceritakan tentang seorang istri bernama Nia setelah suaminya Yori meninggal dan Nia memasuki masa purna bhakti (pensiun) terjadi perubahan sikap dan perilaku anak-anaknya, mantu dan juga pembantu rumah tangganya terhadap Nia. Percayalah…… akan tiba saatnya air mataku yang jatuh bukan karena masalah, akan tetapi karena Allah telah menjawab doa-doa ku. Dimana doa seorang Ibu untuk kesuksesan anaknya, doa seorang Ibu untuk melihat anaknya berhasil meraih impian dan cita-citanya, doa seorang Ibu yang bertarung di langit, di setiap sujud dan di setiap helaan nafasnya. Karena dalam hidup ini, ada rindu, ada mimpi dan ada mimpi yang menjadi kenyataan dan ada mimpi yang tidak menjadi kenyataan serta tak berujung, rindu yang tak berujung sering menghampiri hati dan setiap orang pasti mengalaminya…… bersabarlah. Jangan terlalu kecewa atau bersedih jika memang Rindu tersebut belum terbalaskan. Apakah kita pernah mendengar dan membaca, dengan kata-kata bahwa bila Allah SWT mampu mengubah siang menjadi malam, percayalah Allah SWT akan mengubah susahmu menjadi bahagia

    Nilai-nilai Pendidikan Karakter pada Novel Rindu Karya Tere Liye

    No full text
    Penelitian ini meneliti nilai-nilai pendidikan karakter dan unsur intrinsik. Penanaman nilai-nilai pendidikan karakter bukan hanya melalui lembaga pendidikan formal saja tetapi bisa melalui penghayatan karya sastra yang dapat mendidik, salah satunya adalah melalui novel. Pendidikan karakter memiliki tujuan untuk mengembangkan nilai-nilai kehidupan yang dianggap penting dan perlu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter yang ada pada novel Rindu dan unsur pembangun terutama unsur intrinsik dalam novel ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif yaitu menggunakan kata-kata bukan angka dalam pencarian datanya ditemukan bahwa 1) Nilai pendidikan karakter yang ada pada novel Rindu memuat 18 nilai pendidikan karakter yang dapat diambil contoh bagi para pembacanya karena mengandung banyak sekali amanat yang pantas untuk ditiru terutama nilai pendidikan karakter yang paling banyak ditemukan yaitu religius. 2) Adanya unsur pembangun terutama unsur intrinsik dalam novel ini. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu baca, catat, tulis. Kata kunci : Nilai-nilai, Pendidikan, Karakter, Novel, Tere Liy

    Implementasi Small PLTS Pada Rumah Charging Sebagai Upaya Pengembangan Wisata di Desa Rindu Hati

    No full text
    Pengabdian ini mengimplementasikan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) sebagai sumber energi listrik yang digunakan oleh para wisatawan di Desa Wisata Rindu Hati yang mana terletak di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu yang masih minim pasokan listriknya. Tujuan dari pengabdian ini adalah menerapkan PLTS skala kecil untuk yang dikemas dalam bentuk rumah charging yang mana rumah charging ini dapat menjadi sumber energi listrik yang dapat mengisi listrik ke peralatan elektronik seperti handphone, lampu emergency, kompor induksi dan peralatan elektronika lainnya yang dibawa oleh para wisatawan Desa Rindu Hati. Sehingga para wisatawan tidak kesulitan dalam menghasilkan pasokan listrik. Metode pengabdian ini adalah metode TTG yaitu metode Teknologi Tepat Guna, yang mana kedepannya dengan membangun dan menyiapkan rumah rumah charging berbasis small PLTS merupakan sebagai upaya pengembangan Wisata di Desa Rindu Hati. Hasil dari penerapan Teknologi Tepat Guna yaitu kapasitas PLTS yang diImplementasikan untuk lemari charging sebesar 1000 WP (What-Peek). Pengisian daya listrik dari sel surya ke baterai dimulai dari pukul 06.00 pagi hingga pukul 18.00 WibPengabdian ini mengimplementasikan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) sebagai sumber energi listrik yang digunakan oleh para wisatawan di Desa Wisata Rindu Hati yang mana terletak di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu yang masih minim pasokan listriknya. Tujuan dari pengabdian ini adalah menerapkan PLTS skala kecil untuk yang dikemas dalam bentuk rumah charging yang mana rumah charging ini dapat menjadi sumber energi listrik yang dapat mengisi listrik ke peralatan elektronik seperti handphone, lampu emergency, kompor induksi dan peralatan elektronika lainnya yang dibawa oleh para wisatawan Desa Rindu Hati. Sehingga para wisatawan tidak kesulitan dalam menghasilkan pasokan listrik. Metode pengabdian ini adalah metode TTG yaitu metode Teknologi Tepat Guna, yang mana kedepannya dengan membangun dan menyiapkan rumah rumah charging berbasis small PLTS merupakan sebagai upaya pengembangan Wisata di Desa Rindu Hati. Hasil dari penerapan Teknologi Tepat Guna yaitu kapasitas PLTS yang diImplementasikan untuk lemari charging sebesar 1000 WP (What-Peek). Pengisian daya listrik dari sel surya ke baterai dimulai dari pukul 06.00 pagi hingga pukul 18.00 Wi

    PROSES PEMBELAJARAN LAGU RINDU LUKISAN PADA PADUAN SUARA ENHARMONIC SINGERS SMA NEGERI 1 PANDAAN DALAM RANGKA LPS UGM 2019

    No full text
    SMA Negeri 1 Pandaan mempunyai program ekstrakurikuker paduan suara bernama Enharmonic Singers. Selama 9 tahun didirikan, paduan suara ini dinilai berhasil dalam mengembangkan potensi yang ada. Hal ini dibuktikan dengan prestasi yang diraih para alumni. Tahun 2019, tim lomba dipersiapkan untuk mengikuti LPS UGM 2019 kategori paduan suara muda dengan membawakan lagu wajib berjudul rindu lukisan. Berdasarkan fenomena tersebut peneliti merumuskan permasalahan tentang bagaimana proses pembelajaran dan bagaimana hasil belajar lagu rindu lukisan pada paduan suara Enharmonic Singers dalam rangka LPS UGM 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Objek penelitian mengenai proses pembelajaran lagu rindu lukisan pada paduan suara Enharmonic Singers dalam rangka LPS UGM 2019. Subjek sekaligus data primer ialah pembina, pelatih dan tutor. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi nonpartisipan, dokumentasi, serta wawancara terstruktur. Sebelum data disajikan dan menarik simpulan, dilakukan validitas data melalui teknik triangulasi sumber, dan teknik. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa proses pembelajaran sudah berjalan dengan baik. Hal ini terbukti dengan tiap-tiap langkah pembelajarannya dapat diatasi dengan kerjasama yang baik antar anggota dan pelatih. Siswa dapat percaya diri tampil dalam acara prakompetisi serta LPS UGM 2019. Sikap mandiri dan kerjasama ditunjukkan dalam berlatih dan pada saat mempersiapkan konser serta keperluan LPS UGM 2019. Hasil pembelajaran latihan sesuai dengan tujuan awal yang mengacu pada 3 ranah, antara lain: (1) ranah afektif, (2) ranah kognitif, dan (3) ranah psikomotorik. Pada ranah afektif ditunjukkan dengan sikap disiplin dan mandiri. Pada ranah kognitif ditunjukkan dengan memahami teknik membaca partitur dan teknik vokal yang tepat. Pada ranah psikomotorik ditunjukkan dengan mampu bernyanyi lagu rindu lukisan dengan teknik vokal yang benar dan tepat. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya juara 2 saat mengikuti LPS UGM 2019 di Jogjakarta pada kategori paduan suara muda dengan total nilai 80,81. Kata kunci: Pembelajaran, Lagu Rindu Lukisan, Paduan Suara

    Analisis Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Novel Rindu Karya Tere Liye

    No full text
    This research is entitled "Analysis of Islamic Religious Education Values ​​in Tere Liye's Rindu Novel". The problems in this study are: 1) How is the value of Islamic religious education related to Aqidah in the novel Rindu by Tere Liye?, 2) What is the value of Islamic religious education related to worship in the novel Rindu by Tere Liye?, 3) What is the value of Islamic religious education related to morality in the novel Rindu by Tere Liye?. This study aims to describe, analyze, and conclude about the value of Islamic religious education contained in the novel Rindu by Tere Liye. To avoid expansion in the discussion, in this study the author limits the problem to the value of Islamic religious education contained in the Rindu novel by Tere Liye, which is related to aqidah, worship and morals. The method used in this research is descriptive method, analysis. In this study, the author uses a qualitative approach, namely an approach that pays attention to quality. A qualitative approach is an approach that will show aspects of quality including the nature, circumstances, role (function) of history and values. This descriptive method seeks to provide a systematic and careful explanation of the actual facts and characteristics of a particular population. This means that the author presents and describes data regarding the value of education in the novel Rindu by Tere Liye which is based on data and facts, then the data is compiled, explained, and analyzed. Theories used in this study include: theory (Daud, 2006), (Hasbullah, 2005), and (Zulkarnain, 2008). From the results of data processing, it can be concluded that the value of Islamic religious education in the Rindu novel by Tere Liye there are three problems, namely 1) In the Rindu novel by Tere Liye, the value of Islamic religious education related to aqidah only includes: belief in Allah, belief in the book -the holy book, belief in Prophets and Messengers, belief in the Last Day, and belief in Qadha and Qadhar. 2) the value of Islamic religious education related to the worship of praying, performing the pilgrimage, and reading the Koran. 3) the value of Islamic religious education related to morals is a set of religious values ​​that must be realized in everyday life, such as telling stories contained in the Qur'an, giving examples of commendable behavior by others, and giving advice by including arguments. Al-Quran and Hadith

    ANALISIS IKON METAFORIS DALAM KUMPULAN PUISI SEMBAHYANG PUISI MENERJEMAHKAN RINDU KARYA SAIFUN ARIF KOJEH

    No full text
    Abstract: This research aimed to describe the meaning and use of metaphorical icons in a collection of poems Sembahyang Puisi Menerjemahkan Rindu by Saifun Arif Kojeh. This research uses descriptive qualitative method with a semiotic approach to analyze every research problem. The results of the data analysis of the poetry collection Sembahyang Puisi Menerjemahkan Rindu by Saifun Arif Kojeh, which is based on the results of a study of metaphorical icons in a collection of poems Sembahyang Puisi Menerjemahkan Rindu found 25 pieces of iconic metaphorical. Based on the analysis of the use of metaphorical icons as representamen by the author based on the inherent properties of the metaphorical icons. Based on the analysis of a change of meaning in a metaphorical icon. Keywords : Icon metaphorical, poetry. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan penggunaan ikon metaforis dalam kumpulan puisi Sembahyang Puisi Menerjemahkan Rindu karya Saifun Arif Kojeh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotik untuk menganalisis setiap masalah penelitian. Hasil analisis data terhadap kumpulan puisi Sembahyang Puisi Menerjemahkan Rindu karya Saifun Arif Kojeh, yaitu berdasarkan hasil penelitian terhadap ikon metaforis dalam kumpulan puisi Sembahyang Puisi Menerjemahkan Rindu ditemukan 25 buah ikon metaforis. Berdasarkan analisis maka penggunaan ikon metaforis sebagai representamen oleh pengarang didasarkan pada sifat yang melekat pada ikon metaforis tersebut. Berdasarkan analisis maka terjadi pergantian makna pada ikon metaforis. Kata kunci: Ikon metaforis, puisi.

    Sociological Aspects In Kembara Rindu Novel By Habiburrahman El-Shirazy: A Sociology Study

    No full text
    This research aims to analyze moral values, the form of delivery, and the relevance of these moral values in the novel Kembara Rindu by Habiburrahman El Shirazy as literary teaching material at the high school level. These moral values include the human relationship with God, the relationship with oneself, and human relations in the social environment. The author used qualitative methods in this study by analyzing sentence by sentence to find moral values and forms of delivery contained in the novel Kembara Rindu by Habiburrahman El Shirazy. The author analyzes the data using a descriptive model based on the content contained in the novel. The results of the research show that (1) the moral values contained in the novel Kembara Rindu by Habiburrahman El Shirazy include the moral value of a human's relationship with God, moral values in a human's relationship with oneself, and moral values of human relations in the social environment. (2) There are two forms of conveying moral values, namely the form of conveying moral values directly, namely through authors and figures, while indirectly having a form of delivery in the form of events and conflicts that occur. 3) Moral values in the novel Kembara Rindu by Habiburrahman El Shirazy are considered very relevant for literary teaching materials at the high school level

    Konflik Batin Tokoh Utama pada Novel Rindu Karya Tereliye : Kajian Psikologi Sastra dan Relevansinya sebagai Materi Ajar Bahasa Indonesia di SMA

    No full text
    The purpose of this research were (1) described the socio historical background of Tere Liye the novel Rindu author, (2) described the structure of the builder novel Rindu by Tere Liye (3) described the inner conflicts of the main characters contained in novel Rindu by Tere Liye (4) explained the relevance of inner conflict of the main character in Rindu novel as teaching material literature in SMA. This research was descriptive qualitative. The object of this research was the inner conflicts of the main characters contained in novel Rindu by Tere Liye. Technique of collecting the data were library, scrutinize, note. Technique of validity data was trianggulasi data. Technique of analysis data was semiotic model. Result of analysis data were (1) the sociohistorical setting of Tere Liye, the author of a longing novel Rindu (2) structural analysis produced the (a) theme of this novel told about the meaningful pilgrimage trip (b) main character was Daeng Andipati, additional characters were Ahmad Karaeng, Ambo Uleng, Sergeant Lucas, Bunda Upe (c) the plot was mixture plot (d) background was background scene on Blitar Holland ship, Makassar harbour, Mosque Ship, Canteen Ship, Surabaya Harbour, Turi Market; time background for 9 months; social setting told about the meaningful pilgrimage trip (3) inner conflicts of the main characters in novel Rindu by Tere Liye were approach-approach conflict, approach-avoidance conflict, avoidance-avoidance conflict (4) result of research was relevanced as literary teaching material in SMA based on curriculum 2013 KD (3.9) analyze the content and language of the novel
    corecore