152 research outputs found

    Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Bagi Anak Dalam Surah Ali Imron Ayat 79

    No full text
    This study aims to understand more deeply about the values ​​of character education in the Qur'an, especially in surah Ali Imron verse 79. In this study, researchers used qualitative research with a type of library research. As for the data collection technique through library research (library research), namely an analysis that the author uses by reading and studying some scientific literature that has something to do with the thesis to be studied. The results of this study indicate that the values ​​of character education contained in surah Ali Imron verse 79 are religious character education values ​​which have been applied and exemplified by Rasulullah saw as a caliph on this earth who has very good morals, and has the qualities a good character so that the miracles and advantages he possessed did not make the Messenger of Allah arrogant and did not make him belittle the oneness of Allah SWT

    SIMBOL DALAM TAFSIR AL-IBRI<Z LI< MA’RIFAH AL- QUR’A<N AL-‘AZI<Z (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)

    No full text
    ABSTRAK Skripsi berjudul simbol dalam tafsir al-Ibriz li Ma’rifah al-Qur’an al-Aziz (analisis semiotika roland barthes) ditulis oleh Ali Imron NIM. 1731143056 Banyak sekali model penafsiran di era modern saat ini yang dipopulerkan oleh Muhammad Abduh, Fazlur Rahman, Hasan Hanafi dan lain-lain dalam posisi ini hermeneutika menjadi pintu masuk. Metode lain untuk menafsirkan al-Qur’an pendekatan linguistik, pendekatan semiotika dan pendekatan semantik. Oleh karena itu, penulis mencoba menggunakan metode semiotika Roland Barthes untuk mengkaji simbol yang ada dalam tafsir al-Ibriz untuk menemukan makna dibalik suatu tanda agar dapat memahami fungsi dari tanda tersebut Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana Teori Semiotika Roland Barthes dan penerapannya dalam tafsir al-Ibriz, 2. Apa signifikansi yang dapat dipetik dari simbol pada tafsir al-Ibriz dalam pendekatan semiotika Roland Barthes. Sedangkan pendekatan dalam skripsi ini menggunakan Library Research (penelitian kepustakaan). Penelitian ini menghasilkan bahwa : 1.Simbol Faidatun, Muhimmatun, Tanbihun, Qishotun, dan hikayatun yang terdapat dalam tafsir al-Ibriz dalam semiotika roland barthes ada tiga aspek yaitu makna denotasi, makna konotasi dan mitos. Makna denotasi adalah makna asal yang digambarkan sebuah objek sedangkan makna konotasi adalah bagaimana cara menggambarkan yang menghasilkan isi sedangkan mitos adalah bagaimana kebudayaan menjelaskan atau memahami beberapa aspek tentang realitas atau gejala alam. 2. Adapun signifikansi dari penelitian ini adalah teori Roland Barthes membantu memahami simbol- simbol yang terdapat dalam tafsir al- Ibriz karya Bisri Musthafa

    Strategi Peningkatan Daya Saing Produk Suku Cadang Otomotif dan Elektronik Berbahan Karet di PT BesQ Sarana Abadi.

    No full text
    Dalam rangka memacu industri otomotif dan elektronik agar dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri dan bersaing di era globalisasi, maka pengembangan industri manufaktur tidak hanya bertumpu pada industri berskala besar tetapi perlu dikembangkan ke Usaha Kecil Menengah (UKM). Kendala yang dihadapi saat ini yaitu keterbatasan modal, SDM, pengembangan produk dan kases pemasaran. PT BesQ Sarana Abadi merupakan usaha kecil menengah (UKM) yang bergerak dibidang usaha pembuatan suku cadang berbahan karet. Dalam rangka meningkatkan daya bersaing maka PT BesQ Sarana Abadi maka dilakukan penelitian untuk merumuskan strategi daya saing yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keunggulan daya saing produk suku cadang otomotif dan elektonik berbahan karet; (2) menganalisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi daya saing industri produk suku cadang otomotif dan elektronik berbahan karet dengan metode Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE); (3) menyusun strategi daya saing industri produk suku cadang otomotif dan elektonik berbahan karet dengan metode Internal External (IE) dan Strengths, Weakness, Opportunities, dan Threats (SWOT) Balance Score Card (BSC); (4) menyusun prioritas strategi untuk meningkatkan daya saing industri produk suku cadang otomotif dan elektonik berbahan karet dengan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Secara garis besar yang mempengaruhi daya saing dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu faktor proses produksi, penjualan, dan manajemen. Faktorfaktor perusahaan yang sudah didapat selanjutnya dilakukan evaluasi faktor internal dan eksternal dengan metode EFI dan EFE Dari hasil anaisa didapatkan masih banyak kelemahan dalam perusahaan. Nilai peluang yang tinggi mengakibatkan perusahaan bisa beroperasi dengan dengan kekuatan yang ada. hasil IFE nilai kekuatan lebih besar dibandingkan dengan nilai kelemahan. Sedangkan pada EFE nilai peluang lebih besar dibandingkan dengan ancaman. Kelemahan utama dari PT. BesQ Sarana Abadi adalah mesin yang digunakan mesin produksi lama, selain itu juga faktor rejection rate tinggi, pelatihan terhadap operator kurang dan sistem manajemen mutu belum dijalankan Strategi yang disusun untuk meningkatkan daya saing industri produk suku cadang otomotif dan elektonik berbahan karet berdasarkan SWOT yaitu: (1) Usaha peningkatan jumlah pelanggan (SO1); (2) Penambahan item baru pada pelanggan yang sudah ada (SO2); (3) Pengembangan metode baru (SO3); (4) Pemanfaatan IT dalam komunikasi dengan pelanggan (SO4); (5) Penambahan supplier (ST1); (6) Melakukan monitoring lingkungan (ST2); (7) Pengiriman produk tepat waktu (ST3); (8) Melakukan efisiensi pemakaian listrik (ST4); (9) Menambah modal kerja (WO1); (10) Meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan (WO2); (11) Monitoring Account Receivable (AR) (WO3); (12) Menigktakan kepuasan pelanggan (WO4); (13) Mengurangi material lost pada produksi (WT1); (14) Menurunkan rejection rate produk dalam proses produksi (WT2); (15) Menurunkan rejection rate produk dari supplier (WT3); (16) Mengoptimalkan capaian produktivitas (WT4). Merdasarkan analisis QSPM pada alternatif strategi yang dirumuskan dalam matriks SWOT PT BesQ Sarana Abadi menghasilkan nilai TAS tertinggi untuk strategi 1, yaitu strategi Penambahan jumlah pelanggan (SO1) dengan nilai TAS (5.4). Selanjutnya strategi no. 2 Penambahan item baru pada penggan yang sudah ada (SO2) dengan nilai TAS (5.34), strategi mengoptimalkan capaian produktivitas WT4 dengan nilai TAS (4.85), pengembangan metode baru SO3 dengan nilai TAS (4.8), meningkatkan kompetensi karyawan (WO2) dengan nilai TAS (4.46)

    PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN TRANSJAKARTA (Survei pada Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta)

    No full text
    The Influence of Service Quality on Transjakarta Customer Loyalty (Survey on Students in State University of Jakarta). Imron Rosadi, 2019; Research Papers, Jakarta: Study Program, Diploma in Marketing Management. Department of Management. Faculty of Economics.State University of Jakarta. Supervisor: Dra. Umi Mardiyati, M.Si. The objectives of this research are as follows: 1) Identify the service quality of Transjakarta, 2) Identify the customer loyalty of Transjakarta. 3) The Effects of Service Quality on the loyalty of Transjakarta customers. 4) how much influence does the variable quality of service have on the loyalty of Transjakarta customers. The research method used in this study is Questionnaire Instrument. The sampling technique was random sampling technique with 220 respondents. The subjects of this study were the students at State University of Jakarta who had been using Transjakarta transportation at least three times a week. The data analysis methods that are used are descriptive statistics analysis and simple linear regression analysis. The author used SPSS program version 25 to process the data resource. The result of this research shows that the service quality has positive significant effect on the customer loyalty of Transjakarta to the students at State University of Jakarta, with a significant value of 0,000. And value of t-count higher than t-table (10,863>1,97086). Based on the value of the coefficient of determination or R2, customers loyalty of 35,1% was influenced by the service quality. the remaining 42.4% was influenced by other variables. Keywords: Service Quality, Customer Loyalty, Public Transport, Transjakart

    OTORITAS KEILMUAN GUS IZZA SADEWA DAN MEDIA BARU (PUTRA KH. IMRON JAMIL JOMBANG)

    No full text
    The study aims to uncovered the facts behind the scientific authority that was showed by Gus Izza Sadewa (the son of KH. Imron Jamil Jombang), who was only 15 years old and was able to present a scientific identity and sufism practices that was very beneficial. The author focuses on YouTube's new media as a shaping of scientific authority in the cyberculture world. The author analyzes the content analysis of some YouTube videos about Gus Izza. The content provided is manifested in aspects of contextual sufism. According to Heidi A. Campbell, there are 4 things that influence a religion or a text ideology, namely hierarchy (value), structure, ideology, and text. The results obtained from several segments of the hierarchy or values formed in the self of Gus Izza, he has Sufism and mature scientific authority, which can be proven by giving explanations about monotheism, the most important in looking for mursyhd-teachers, faith, actualizing worship that applied in daily life. All of those have the main orientation in the virtue ethics (akhlaq al-karimah)

    HOAKS DALAM AL-QURAN

    No full text
    Kemajuan teknologi informasi saat ini sangat mempengaruhi bagi perkembangan sosial di masyarakat. Semua informasi nasional ataupun internasional dapat diakses secara global oleh masyarakat dengan cepat dari seluruh penjuru dunia dalam hitungan detik. Media sosial Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp, dll, merupakan salah satu investasi terbesar dari percepatan akses informasi tersebut. Secara umum media sosial memberikan dampak positif jika dimanfaatkan secara posistif, namun juga sebaliknya akan berdampak negatif jika dimanfaatkan secara negatif pula. pemanfaatan media sosial secara negatif salah satunya seperti penyebaran hoaks seperti yang sedang marak saat ini, berita provokatif, dan berita fitnah. Kasus berita hoaks saat ini juga telah merambah marak di Indonesia, hal ini dikarenakan pengaruh pesatnya teknologi tidak dibarengi dengan kemajuan daya kritis masyarakat, sehingga masyarakat dengan mudah menyebarkan berita yang diterimanya tanpa peduli validitas sumbernya. Melihat fakta kasus ini, penulis mempunyai keinginan untuk meneliti lebih jauh korelasi antara hoaks tersebut dengan al-Qur’an sebagaimana konsentrasi penulis di bidang studi al-Qur’an. Penulis akan melakukan penelitian ini dengan langkah-langkah metodis sesuai dengan metode penelitian ilmiah dalam studi ilmu al-Qur’an: Pertama, penulis akan meneliti media-media Indonesia yang memuat berita hoaks. Untuk menguji kebenaran suatu berita penulis akan membandingkan konten dan validitas sumber dari suatu berita dengan berita yang lain yang temanya sama (search engine). Kedua, penulis akan menggunakan pendekatan deskriptif dengan kerangka teori tafsir tematik sebagaimana ditawarkan oleh Hassan Hanafi, sekaligus juga dengan struktur pembahasan yang ditawarkan oleh Hassan Hanafi pula. Hassan Hanafi berpendapat seorang mufassir harus mempunyai komitmen sosial-politik, ia harus kritis terhadap suatu kondisi sosial. Dari situ kemudian seorang mufassir mengumpulkan ayat-ayat al-Qur’an secara simultan dengan tema yang relevan sesuai dengan pembahasan. Ketiga, penulis akan menginventarisir ayat-ayat yang berkaitan dengan berita bohong, kemudian akan mengklasifikasikan bentuk-bentuk bahasa dari ayat-ayat yang berkaitan dengan berita hoaks tersebut, hal ini dilakukan sebagai jembatan antara konteks dan teks al-Qur’an, supaya dapat ditemukan benang merah antar keduanya. Secara umum kata yang bermakna bohong di dalam al-Qur’an ada tiga term, yaitu al- Ifki, al-Qaźf, al-Kaź’b. Dari ketiga term tersebut pembahasan tentang hoaks yang sesuai dengan konteks saat ini di dalam al-Qur’an hanya muncul pada QS. Al-Nūr ayat 11-22. Term al-Ifki pada ayat ini berimplikasi pada peristiwa hadits al-ifki yang terjadi pada zaman Nabi Muhammad Saw, dimana ‘Aisyah Ra di kabarkan telah berbuat seorang dengan salah seorang sahabat Nabi Saw. Di dalam ayat ini Allah Swt juga memberikan tuntunan kepada umat Islam secara umum untuk berhati-hati pada berita bohong tersebut. Ketika menerima berita hendaknya melakukan langkah positif, yaitu dengan selalu bertabayyun jika menerima berita yang belum diketahui kebenarnnya, sekaligus dalam ayat ini juga diterangkan larangan bagi setiap orang untuk tidak menyebarkan berita hoaks

    Corresponding author JAT

    No full text
    corecore