2,015 research outputs found
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DI SMP N 06 OKU TAHUN 2021
Latar belakang : Berdasarkan informasi dari WHO pada tahun 2010, angka
peristiwa infeksi saluran reproduksi tertinggi di dunia yakni pada umur anak muda
(35- 42%). dari Studi pendahuluan yang dilakukan kepada 15 siswi di SMPN 06
OKU, 10 orang mengalami gatal gatal ketika menstruasi, dan 5 orang siswa
mengatakan tidak mengalami gatal-gatal saat menstruasi Jika kurang menjaga
kebersihan vagina saat menstruasi, maka risiko terjadi gangguan kesehatan juga
semakin tinggi. Wanita dapat rentan mengalami infeksi saluran reproduksi, infeksi
jamur atau bakteri yang mengakibatkan iritasi, hingga dapat terjadi infeksi saluran
kemih.
Tujuan : Tujuan dari penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan
personal hygiene remaja putri saat menstruasi di SMP N 06 OKU Tahun 2021
Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja putri di SMP N 06 OKU
sebanyak 172 remaja putri. Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling
dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan Analisis Univariat.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri
memiliki pengetahuan tentang personal hygiene cukup sebanyak 32 responden
(50%), personal hygiene saat menstruasi mayoritas berpengetahuan cukup
sebanyak 28 responden (43.8%), dan aspek-aspek dalam menjaga personal
hygiene saat menstruasi mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 31 responden
(48.4%)
Simpulan : pengetahuan personal hygiene remaja putri saat menstruasi mayoritas
memiliki pengetahuan cukup sebanyak 31 responden (48.4%), kurang sebanyak
26 responden (40.6%)sedangkan yang berpengetahuan baik sebanyak 7 responden
(10.9%)
Kata Kunci : pengetahuan, personal
hygiene, menstruasi.Kepustakaan : 56
(2010-2019
Ceting (Cegah Stunting) Bersama Remaja Putri Melalui Isi Piringku
One of the causes of stunting is due to inadequate nutrition during adolescence. One prevention that can be done is to approach the life cycle at the adolescent stage, especially adolescent girls as a preparation stage for prospective mothers from an early age. Young women must be prepared to enter the preconception period. These young women have a very big opportunity to break the chain of stunting. One intervention that can be carried out is providing education about balanced nutrition through the contents of my plate as early as possible to prevent stunting. The purpose of this community service is to increase knowledge about the contents of my plate. Carrying out service activities by providing education through giving ebooks about the contents of my plate to young women at SMPN 1 Ciamis. To measure the knowledge of young women with a pre-post test. The results of Community Service include an increase in young women\u27s knowledge about the contents of my plate as a means of preventing stunting.Kejadian Stunting salah satunya disebabkan karena tidak terpenuhinya gizi pada saat remaja. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan adalah pendekatan terhadap siklus daur hidup pada tahap remaja, terutama remaja putri sebagai tahap persiapan calon ibu sejak dini. Remaja putri harus dipersiapkan untuk memasuki masa prakonsepsi. Remaja putri ini memiliki peluang yang sangat besar untuk memutuskan mata rantai stunting. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan adalah pemberian edukasi tentang gizi yang seimbang melalui isi piringku sedini mungkin untuk mencegah terjadinya stunting. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang isi piringku. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan memberikan edukasi melalui pemberian ebook tentang isi piringku kepada remaja putri di SMPN 1 Ciamis. Untuk mengukur pengetahuan remaja putri dengan pre-post test. Hasil Pengabdian Masyarakat terdapat peningkatan pengetahuan remaja putri tentang isi piringku sebagai salah satu pencegahan stunting
KEEFEKTIFAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SELOPURO-BLITAR
ABSTRAK Puspitasari, Heni Putri. 2017. Keefektifan Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Kepedulian Sosial Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Selopuro-Blitar. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Carolina L. Radjah, M.Kes. (II) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd. Kata Kunci: sosiodrama, kepedulian sosial, siswa kelas VII SMPKepedulian sosial adalah sikap maupun tindakan yang selalu ingin memberi bantuan kepada orang lain. Hal ini dimulai dari kemauan memberi bukan menerima. Sikap kepedulian sosial dapat muncul karena adanya dorongan pada diri untuk melakukan sesuatu dalam mengatasinya. Lingkungan terdekat yang berpengaruh besar dalam menentukan tingkat kepedulian sosial seseorang. Lingkungan yang dimaksud disini adalah lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Kepedulian sosial menjadi persoalan yang penting karena memiliki akibat bagi diri sendiri jika tidak segera diatasi. Melalui teknik sosiodrama, siswa mendapat kesempatan untuk berlatih melakukan kegiatan memainkan peran tertentu berdasarkan kehidupan sosial. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui keefektifan teknik sosiodrama untuk meningkatkan kepedulian sosial siswa kelas VII SMP.Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen dengan bentuk pre-experimental dengan desain penelitian One Group Pretes-Posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Selopuro-Blitar sebanyak 21 orang siswa yang dipilih berdasarkan hasil pengisian angket kepedulian sosial dan memiliki kategori skor rendah dan sedang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kepedulian sosial yang sudah melewati uji validitas sebanyak 50 butir dan yang valid sebanyak 45 butir dan uji reliabilitas sebesar 0,932 serta panduan eksperimen teknik sosiodrama yang telah di ujikan melalui uji ahli. Analisis data yang digunakan adalah Paired T-Test dengan menggunakan bantuan SPSS versi 15.00 for windows. Analisis statistik menggunakan uji beda paired samples test ini digunakan untuk mengetahui perbedaan kepedulian siswa sebelum dan sesudah diberikan treatment.Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sosiodrama dapat meningkatkan kepedulian sosial siswa kelas VII SMP. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan skor posttest kepedulian sosial dan hasil uji Paired T-Test yang menyatakan t hitung = 10,300 dengan dengan Sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini diajukan saran kepada sekolah, konselor, dan peneliti selanjutnya, yaitu sekolah dan konselor hendaknya menerapkan teknik sosiodrama untuk meningkatkan kepedulian sosial siswa SMP sebagai referensi pada pelaksanaan program Bimbingan dan Konseling. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk memantau dalam jangka panjang untuk melihat perkembangan dan perubahan kepedulian sosial siswa setelah pemberian treatment, selain itu juga perlu melakukan penelitian eksperimen menggunakan desain penelitian yang memiliki variabel kontrol untuk mengukur keefektifan teknik sosiodrama
EFEKTIVITAS EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING DENGAN MEDIA FLIPCHART TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI
Efektivitas penggunaan media flipchart dalam edukasi pencegahan stunting terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri, dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik responden, pengetahuan remaja putri dalam upaya pencegahan stunting, sikap remaja putri dalam upaya pencegahan stunting. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experiment) untuk mengevaluasi efektivitas intervensi edukasi stunting menggunakan media flip chart pada remaja putri di kalurahan triharjo (kelompok intervensi) dan kalurahan pandowo harjo (kelompok kontrol). Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah total 190 responden yang terdiri dari 95 remaja putri di masing-masing kalurahan. Data dikumpulkan melalui kuesioner pre-test dan post-test, yang mengukur pengetahuan dan sikap responden terkait gizi dan pencegahan stunting. Analisis data dilakukan menggunakan uji t-test atau wilcoxon, tergantung hasil uji normalitas. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah kuesioner yang diadopsi dari studi sebelumnya, serta media flip chart yang dibuat menggunakan canva pro oleh peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi pencegahan stunting dengan menggunakan media flipchart terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman remaja putri mengenai stunting setelah mendapatkan edukasi melalui media flipchart. Media flipchart yang didesain dengan visual menarik dan informasi yang terstruktur, mampu menyampaikan pesan secara jelas dan mudah dipahami oleh audiens
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG GAPLEK TERHADAP KUALITAS FISIK DAN DAYA TERIMA KUE PUTRI AYU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung gaplek terhadap kualitas fisik dan daya terima kue putri ayu. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pastry Bakery Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Jakarta, dimulai sejak bulan April 2020 hingga bulan Juni 2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode eksperimen dengan menggunakan tiga jenis perlakuan yaitu 40%, 50%, dan 60%. Sampel penelitian tersebut kemudian diujikan dengan menilai kualitas fisik yang meliputi daya kembang dan stabilitas daya kembang menggunakan Anova satu arah dengan hasil PValue 0,163 > α = 0,05 pada aspek daya kembang dan PValue 0,207 > α = 0,05 pada aspek stabilitas daya kembang yang artinya tidak terdapat perbedaan signifikan pada kedua aspek tersebut. Uji daya terima yang dinilai secara organoleptik menggunakan uji hedonik telah diujikan kepada 25 panelis agak terlatih meliputi aspek warna; cita rasa (rasa manis, aroma pandan, aroma gaplek, getir, umami yaitu tingkat kegurihan yang berasal dari santan), tekstur (keempukan; kelembutan), pori-pori dan volume. Hasil uji hipotesis yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada aspek warna dan cita rasa (rasa manis, umami dan getir) terhadap kue putri ayu yang disubstitusi dengan tepung gaplek. Namun tidak terdapat pengaruh pada aspek cita rasa lain (aroma pandan dan aroma gaplek); tekstur (keempukan dan kelembutan); pori-pori dan volume. Kesimpulan dari penelitian ini adalah merekomendasikan kue putri ayu substitusi tepung gaplek 40% untuk dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai bahan pangan lokal bersifat fungsional, serta untuk meningkatkan nilai ekonomis pada tepung gaplek.
*****
This research aims to analyze the effect of cassava powder substitution on the physical quality and acceptability of putri ayu cake. The study was conducted at the Pastry Bakery Laboratory of the Culinary Education Program, Universitas Negeri Jakarta. The research period spanned from April 2020 to June 2023. The method employed in this research was experimental, utilizing three different treatments: 40%, 50%, and 60% cassava powder substitution levels. The research samples were assessed for physical quality aspects, including the cake's rising ability and its stability, using one-way ANOVA with results indicating a P-value of 0.163 > α = 0.05 for the rising ability aspect and a P-value of 0.207 > α = 0.05 for the stability of rising aspect, indicating no significant differences in these aspects. Acceptance testing, evaluated organoleptically through hedonic testing, was performed with 25 semi-trained panelists. The assessment covered various attributes such as color, flavor (sweetness, pandan aroma, cassava aroma, bitterness, umami originating from coconut milk), texture (softness, tenderness), pores, and volume. The results of hypothesis testing showed an influence on the color and flavor aspects (sweetness, umami, and bitterness) of cassava flour-substituted putri ayu cake. However, there was no influence observed on other flavor aspects (pandan and cassava aromas), texture (softness and tenderness), pores, and volume. In conclusion, this research recommends developing and utilizing putri ayu cake with a 40% cassava flour substitution as a functional local food ingredient. This substitution can enhance the economic value of cassava powder
FUNGSI PENGAWASAN DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI PONDOK PESANTREN AL MUHSIN PUTRI METRO UTARA KOTA METRO
ABSTRAK
Upaya pengawasan kepada santri putri di pondok pesantren Al Muhsin
putri sesuai dengan peraturan serta pemberian sanksi dalam
meningkatkan kedisiplinan belum maksimal . Hal ini dilihat dari bentuk
permasalahan menyangkut berbagai bidang dari pengurus pondok
pesantren Al Muhsin dan santri pondok pesantren Al Muhsin putri .
Salah satu permasalahan sering timbul dari kurang optimal
ustadz/ustadzah dalam menyikapi perilaku pelanggaran santri pondok
pesantren Al Muhsin putri. Penegasan dalam melaksanakan aturan
haruslah di upayakan sebaik-baik mungkin agar bisa mencapai tujuan
peraturan dan memberikan efek jera kepada santri pondok pesantren Al
Muhsin putri untuk menaati peraturan yang sudah di rancang
sebagaimana mestinya. Karna tujuan dari peraturan dan sanksi ialah
untuk meningkatkan kedisiplinan santri pondok pesantren Al Muhsin
putri. Pelaksanaan peraturan serta sanksi untuk santri pondok pesantren
Al Muhsin putri yang melanggar sangat penting untuk bisa menjaga dan
menciptakan lingkungan sosial warga pondok pesantren Al Muhsin
putri.
Berdasarkan latar belakang masalah dapat di atas dapat di ambil
rumusan masalah tentang bagaimana Fungi Pengawasan dalam
Meningkatkan Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Al Muhsin Putri
Metro Utara Kota Metro. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana Fungi Pengawasan dalam Meningkatkan
Kedisiplinan Santri Pondok Pesantren Al Muhsin Putri Metro Utara
Kota Metro sedangkan untuk metode penelitian penulis menggunakan
metode observasi,metode wawancara dan metode dokumentasi. Hasil penelitian yang penulis dapat disimpulkan bahwasannya Bentuk
perilaku tidak disiplin santri di Pondok Pesantren Al Muhsin Putri
didasari dengan berbagai bentuk dan pengaruh dan dalam
menanggapinya pengurus pondok harus memberikan ketegasan sanksi
sebagai bentuk pendisiplinan santri agar segala bentuk kualifikasi
pelanggaran tidak dilakukan maupun di ulangi oleh santri guna
memberikan pelajaran kepada santri yang lain sebagai himbauan agar
tidak melanggar aturan jika tidak ingin termendapatkan sanksi sesuai
dengan kualifikasi bobot pelanggarannya. Sesuai dengan manajerial
bagian kedisiplinan santri dari ibadah, pembelajaran,rukhtar atau
hafalan, kebersihan , kesehatan dan perizinan harus lebih teliti dan
bertanggung jawab guna akan mempengaruhi kedisipliann santri dalam
menaati peraturan di pondok pesantren Al Muhsin putri.
Kata Kunci : Pengawasan, disiplin, santri, pondok pesantren. ABSTRACT
Supervision efforts for female students at the Al Muhsin female Islamic
boarding school in accordance with regulations and the imposition of
sanctions to improve discipline have not been maximized. This can be
seen from the form of problems concerning various fields from the
management of the Al Muhsin Islamic boarding school and students of
the Al Muhsin female Islamic boarding school. One of the problems
often arises from the less than optimal ustadz / ustadzah in responding
to the behavior of violations by students of the Al Muhsin female
Islamic boarding school. Affirmation in implementing the rules must be
attempted as well as possible in order to achieve the objectives of the
regulations and provide a deterrent effect on students of the Al Muhsin
female Islamic boarding school to obey the regulations that have been
designed properly. Because the purpose of the regulations and sanctions
is to improve the discipline of students of the Al Muhsin female Islamic
boarding school. Implementation of regulations and sanctions for
students of the Al Muhsin female Islamic boarding school who violate
is very important to be able to maintain and create a social environment
for residents of the Al Muhsin female Islamic boarding school.
Based on the background of the problem above, the formulation of the
problem can be taken about how the Supervisory Function in Improving
the Discipline of Students at the Al Muhsin Putri Islamic Boarding
School, North Metro, Metro City. The purpose of this study is to
determine how the Supervisory Function in Improving the Discipline
of Students at the Al Muhsin Putri Islamic Boarding School, North Metro, Metro City, while for the research method the author uses the
observation method, interview method and documentation method.
The results of the study that the author can conclude are that the form
of undisciplined behavior of students at the Al Muhsin Putri Islamic
Boarding School is based on various forms and influences and in
responding to it, the boarding school administrators must provide firm
sanctions as a form of student discipline so that all forms of violation
qualifications are not carried out or repeated by students in order to
provide lessons to other students as an appeal not to violate the rules if
they do not want to be subject to sanctions according to the qualification
of the weight of the violation. In accordance with the management of
the discipline of students from worship, learning, rukhtar or
memorization, cleanliness, health and permits must be more careful and
responsible in order to influence the discipline of students in obeying
the rules at the Al Muhsin Putri Islamic Boarding School.
Keywords: Supervision, discipline, students, Islamic boarding school
Konstruksi Seks Education di Pondok Pesantren: (Studi Di Pondok Pesantren Putri Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri)
Artikel ini berusaha memotret konstruksi seks education (pendidikan seks) di pondok Pesantren Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri. Mulai dari bagaimana persepsi dan pemahaman santri tentang seks, kurikulum dan metode pembelaran seks. Penting kiranya tradsi pendidikan seks di pesantren menjadi sebuah studi. Hal ini dikarenakan pesantren juga merupakan lembaga pendidikan yang juga mengajarkan kesehatan reproduksi perspektif ulama salaf yang terdapat dalam kitab kuning.
Studi ini menggunakan metode penelitian Kualitatif yang dibarengi dengan pendekatan fenomenologi sehingga penelitian ini diberharapkan bisa membarikan informasi secara luas ten tang Seks Education di pondok pesantren HM Putri Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri.
Temuan penelitian ini menegaskan bahwa; pertama pemahaman tentang Seks Education bagi santri masih tabu untuk dibicarakan, karena pemahaman santri tentang seks education sangat sempit hanya sebatas pada perihal hubungan intim manusia antar lawan jenis. Kedua materi Seks Education di Pondok Pesantren Putri Lirboyo Al-Mahrusiyah dapat dikelompokkan kedalam dua jenis, yaitu; formal yang terdapat dalam materi pembelajaran madrasah diniyah, dan non formal melalui kegiatan pembelajaran selain madrasah diniyah. Ketiga metode seks education di Pondok Pesantren Putri Al-Mahrusiyah masih menggunakan tradisi pembelajaran yang selama ini diantut oleh pesantren salaf, yaitu; bandongan, sorogan, dan halaqohan. 
Pengaruh Daya Tarik Wisata Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Wisatawan Coban Putri Kota Batu, Malang
A waterfall that still has a beautiful environment and beautiful scenery is Coban Putri waterfall which is located in Batu City. Not only that, but this tour also provides tourist attractions that tourists can enjoy, such as flying fox, rock climbing, and camping ground. Tourist satisfaction is one of the factors that can affect the development of Coban Putri tourism in Batu City. This study aims to determine the effect of tourist attractions and facilities on tourist satisfaction. The author uses 99 respondents, namely tourists who have visited Coban Putri tourism in Batu City. In decision-making, the author uses quantitative research methods with a descriptive approach. The technique used in this research is to distribute questionnaires using a Likert scale. The results of this study indicate that: 1) tourist attraction affects tourist satisfaction; 2) tourist facilities influence tourist satisfaction; 3) tourist attraction and tourist facilities affect the satisfaction of visitors simultaneously
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG MENSTRUASI DENGAN SIKAP MENGHADAPI MENARCHE DI SMP NEGERI 1 BERGAS
Latar Belakang: Menarche adalah menstruasi pertama kali yang dialami remaja
putri pada usia 10-15 tahun. Kurangnya pengetahuan tentang reproduksi khususnya
menstruasi pada remaja putri dapat berdampak terhadap kesiapan dalam
menghadapi menarche. Kesiapan atau ketidaksiapan menghadapi menarche
berdampak terhadap sikap atau reaksi individual remaja putri pada saat menstruasi
pertama yang dapat berdampak positif atau negatif. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang menstruasi dengan sikap
menghadapi menarche di SMP Negeri 1 Bergas.
Metode: Metode penelitian yaitu dekriptif kuantitatif dengan menggunakan desain
cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswi kelas VII sebanyak
169 siswi, dengan menggunakan teknik purpose sampel sebanyak 40 siswi kelas
VII. Intrumen data menggunakan kuesioner. Analisis data mengunakan analisis
univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan chi square.
Hasil: Analisis unvariat presentasi tingkat pengetahuan tertinggi dengan kategori
cukup sebanyak 19 siswi (47,5%), sedangkan presentasi sikap tertinggi dengan
kategori negatif sebanyak 22 siswi (55%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai
Fisher’s Exact Test ρ =0,033 terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan
remaja putri tentang menstruasi dengan sikap dalam menghadapi menarche di SMP
Negeri 1 Bergas.
Simpulan: Pengetahuan remaja yang baik tentang mentruasi akan mempengaruhi
sikap yang positif bagi remaja dalam menghadapi menarche. Penting untuk
memberikan informasi mengenai menstruasi dan menarche pada anak siswi SMP
Negeri 1 Bergas.
Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Menstruasi, Menarche
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 1 KOKAP TAHUN 2019
Latar Belakang : Anemia merupakan kondisi yang banyak terjadi pada remaja putri,
yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti pendapatan orangtua, pendidikan
orangtua, status gizi, aktivitas fisik, lama menstruasi, konsumsi TTD (Tablet Tambah
Darah) dan status kesehatan menstruasi. Anemia bisa menyebabkan seseorang mengalami
penurunan daya tahan tubuh dan mengakibatkan tubuh mudah terkena masalah kesehatan.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan
dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 1 Kokap, Kulon Progo tahun 2019.
Metode : Jenis penelitian ini adalah case control study dengan pendekatan observasional
retrospektif. Subyek penelitian adalah remaja putri sebanyak 94 responden dengan
kelompok kasus adalah remaja anemia (47 orang) dan kelompok kontrol adalah remaja
yang tidak anemia (47 orang) dengan teknik pengambilan sampel data dengan simple
random sampling, dianalisis secara univariat, bivariat (uji chi-square) dan multivariat
(regresi logistik ganda). Instrument yang digunakan adalah kuesioner IPAQ
Hasil : Faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia putri di SMPN 1
kokap, kulon progo yaitu konsumsi Tablet Tambah Darah (p=0,033) dan aktivitas fisik
(p=0,010). Remaja yang mengkonsumsi Tablet Tambah Darah kurang dari 4 kali berisiko
3 kali lebih besar menjadi anemia daripada remaja yang mengkonsumsi Tablet Tambah
Darah lebih dari 4 kali dan remaja yang melakukan aktivitas fisik sedang sedang/berat
berisiko 12 kali lebih besar terjadi anemia daripada remaja yang melakukan aktivitas fisik
rendah. Faktor yang paling berpengaruh pada remaja putri di SMPN 1 Kokap adalah
aktivitas fisik sedang/berat dengan 12 kali lebih berisiko dibandingkan dengan aktivitas
fisik rendah. Jadi peluang jika konsumsi Tablet Tambah Darah kurang dari 4 kali,
aktivitas fisik sedang/tinggi, dan pendidikan rendah akan berpeluang menjadi anemia
sebesar 75%.
Kesimpulan : Hasil uji regresi logistic ganda menunjukan bahwa ada hubungan
bermakna antara kejadian anemia dengan konsumsi Tablet Tambah Darah dan aktivitas
fisik
- …
