1,720,961 research outputs found

    PENGARUH DOSIS UREA DALAM AMONIASl BATANG PISANG TERHADAP DEGRADASI BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK DAN PROTEIN KASAR SECARA IN-VITR0

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis urea optimal dalam amoniasi batang pisang terhadap tingkat degradasi bahan kering (BK), bahan organik (BO) dan protein kasar (PK) secara in-vitro. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (4 perlakuan dan 4 ulangan). Sebagai perlakuan digunakan level dosis urea yang berbeda pada amoniasi batang pisang, yakni perlakuan A = 0% urea/kg BK, perlakuan B = 3% urea/kg BK, perlakuan C = 6% urea/kg BK dan perlakuan D = 9% urea/kg BK. Dari hasil penelitian didapatkan rataan degradasi bahan kering berkisar dari 29.82 - 36.13%, rataan degradasi bahan organik berkisar dari 37.55 - 48.40% dan rataan degradasi protein kasar berkisar dari 55.16 - 77.04%. Berdasarkan hasil analisis ragam penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis urea yang berbeda pada masing-masing perlakuan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata (P<0.01) terhadap degradasi bahan kering, bahan organik dan protein kasar secara in-vitro. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemakaian dosis urea dengan level 6%/kg BK dalam amoniasi batang pisang memberikan nilai degradasi yang tertinggi terhadap degradasi bahan kering, bahan organik dan protein kasar secara in-vitro

    Pengaruh Model Pembelajaran dan Kemampuan Awal terhadap Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 1 Maniangpajo (Studi pada Materi Pokok Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit).

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) ada tidaknya pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran discovery learning terhadap pemahaman konsep peserta didik; (2) ada tidaknya pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran discovery learning terhadap motivasi belajar peserta didik; (3) ada tidaknya pengaruh kemampuan awal tinggi dan rendah terhadap pemahaman konsep peserta didik; (4) ada tidaknya pengaruh kemampuan awal tinggi dan rendah terhadap motivasi belajar peserta didik; (5) ada tidaknya interaksi antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran discovery learning dengan kemampuan awal tinggi dan rendah terhadap pemahaman konsep peserta didik; (6) ada tidaknya interaksi antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran discovery learning dengan kemampuan awal tinggi dan rendah terhadap motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Maniangpajo Tahun Ajaran 2016/2017 yang terdiri dari delapan kelas dengan jumlah peserta didik 207 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling dan kelas yang terpilih adalah kelas X.2 dan kelas X.3. Pengujian hipotesis dilakukan dengan program SPSS menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial menggunakan Two Ways MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran discovery learning terhadap pemahaman konsep peserta didik ; (2) ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran discovery learning terhadap motivai belajar peserta didik; (3) ada pengaruh kemampuan awal tinggi dan rendah terhadap pemahaman konsep peserta didik; (4) ada pengaruh kemampuan awal tinggi dan rendah terhadap motivasi belajar peserta didik; (5) tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal terhadap pemahaman konsep peserta didik; (6) tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal terhadap motivasi belajar peserta didik. Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Discovery Learning, Kemampuan Awal, Pemahaman Konsep, Motivasi Belajar, Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit.   ABSTRACT HASRIDA. 2017. The Influence of Learning Model and Initial Ability on Concept Understanding and Learning Motivation of Class X Students at SMA Negeri 1 Maniangpajo (Study on Electrolyte Solution and Nonelectrolyte). (supervised by Muhammad Danial and Pince Salempa). The research aimed at examining : (1) whether there is influence of guided inquiry learning model and discovery learning model on students’ concept understanding, (2) whether there is influence of guided inquiry learning and discovery learning model on students’ learning motivation, (3) whether there is influence of high and low initial ability on students’ concept understanding, (4) whether there is influence of high and low initial ability on students’ learning motivation, (5) whether there is interaction between guided inquiry learning model and discovery learning model with high and low initial ability on students’ concept understanding, and (6) whether there is interaction between guided inquiry model and discovery learning model with high and low initial ability on students’ learning motivation. The study is quasi experiment research with 2x2 factorial design. The population were all class X students at SMA Negeri 1 Maniangpajo academic year 2016/2017 consisted of eight classes with the number of students 207 people. The samples were selected by employing random sampling techniques and obtained class X.2 and class X.3. The hypothesis test was conducted using SPSS program with statistic descriptive analysis and inferential analysis using Two Ways MANOVA. The result of the study reveal that (1) there I influence of guided inquiry learning model and discovery learning model on students’ concept understanding, (2) there is influence of guided inquiry learning and discovery learning model on students’ learning motivation, (3) there is influence of high and low initial ability on students’ concept understanding, (4) there is influence of high and low initial ability on students’ motivation learning, (5) there is no interaction between learning model with initial ability on students’ learning motivation. Keyword: guided inqutiry, discovery learning, initial ability, concept understanding, learning motivation, electrolyte solution and nonelectrolyt

    ANALISIS PROFESIONAL KERJA KARYAWAN BANK SYARIAH (STUDI KASUS BANK MUAMALAT KOTA PALOPO)

    Get PDF
    ABSTRAK Hasrida, 2022. “Analisis Profesional Kerja Karyawan Bank Syariah (Studi Kasus Bank Muamalat Kota Palopo)”. Skripsi Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Nur Ariani Aqidah. Skripsi ini membahas tentang Analisis Profesional Kerja Karyawan Bank Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesional kerja karyawan Bank Muamalat Kota Palopo untuk mengetahui profesional kerja karyawan dalam memajukan Bank Muamalat Kota Palopo. Jenis peneltian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang diperolah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian yaitu pimpinan cabang, dan staf atau karyawan Bank Muamalat Kota Palopo. Selanjutnya, data penelitian ini dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa profesional kerja karyawan yang diterapkan Bank Muamalat Kota Palopo adalah disiplin waktu, memiliki tanggung jawab dengan bekerja sesuai SOP dan mencapai Target, memilik kode etik dengan tidak mengumbar keburukan perusahaan di media sosial, pengembangan kualitas dengan melakukan training dan coaching, dan karyawan Bank Muamalat memiliki perencaan setiap hari dengan mencatatnya dalam M-Direct (Sistem Internal Muamalat). Kata kunci: Bank Syariah, Karyawan, Profesional Kerj

    Pengaruh Kontrasepsi Hormonal terhadap Peningkatan Berat Badan pada Wanita Usia Subur Puskesmas Ranap Muncang Kabupaten Lebak Provinsi Banten

    No full text
    ABSTRACT Weight gain is one of the side effects most worried about by birth control acceptors, especially users of hormonal methods such as progestin injections and implants. This concern is reasonable, because several studies show that the use of hormonal contraception can increase the risk of weight gain. It is known that the effect of hormonal contraception on weight gain in women of childbearing age, Ranap Muncang Health Center, Lebak Regency, Banten Province, 2024. Observational analytical research design, case control design. The data used is primary data obtained from weight scales recorded in wide observations, asking questions regarding the assessment of the independent and dependent variables. The data analysis used was univariate and bivariate analysis using the chi square test of the SPSS version 25 program. Univariate analysis found that 62 respondents were the majority using injectable contraception, 26 people (41.9%), 17 people (27.4%), implant contraception. pills were 13 people (21.0%) and IUD contraception was 6 people (9.7%), the majority of them had an obese BMI of 39 people (62.9%) and a normal BMI of 23 people (37.1%).  In this study, no BMI was found to be underweight. the majority used hormonal contraception, 49 people (79%) and 13 people (21%) used non-hormonal contraception. Bivariate analysis showed that there was an influence of hormonal contraception on weight gain in women of childbearing age. The comparison was reviewed using the OR calculation result of 0.2726, which means that birth control acceptors using hormonal contraception are 0.276 times more likely to experience abnormal weight gain (obesity) compared to those using non-hormonal contraception (95% CI 0.077 – 0.984). The results of this research are expected for all health workers to pay attention to informing about the weight of birth control acceptors so that they can be advised to use non-hormonal birth control. Keywords: Hormonal Contraception, Non Hormonal Contraception, Weight Increase ABSTRAK Kenaikan berat badan merupakan salah satu efek samping yang paling dikhawatirkan oleh akseptor KB, terutama pengguna metode hormonal seperti suntik progestin dan implan. Kekhawatiran ini beralasan, karena beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi hormonal dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Diketahui Pengaruh Kontrasepsi Hormonal Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Wanita Usia Subur Puskesmas Ranap Muncang Kabupaten Lebak Provinsi Banten Tahun 2024 Desain penelitian analitik observasional rancangan  case control  . Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari timbangan berat badan di catatt dalam lebar observasi, menanyakan terkait penilaian variabel independent dan dependen . Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square program SPSS versi 25. Analisis univariat di dapatkan62 responden mayoritas pemakaian kontrasepsi suntik sebanyak 26 orang (41,9%), Kontrasepsi implan sebanyak 17 orang (27,4%), Kontrasepsi pil sebanyak 13 orang (21,0%) dan kontrasepsi AKDR sebanyak 6 orang (9,7%) mayoritas IMT gemuk sebanyak 39 orag (62,9%) dan IMT normal sebanyak 23 orang (37,1%).  Pada penelitian ini tidak ditemukan adanya IMT yang mengalami kurus. mayoritas menggunakan kontrasepsi hormonal sebanyak 49 orang (79%) dan menggunakan kontrasepsi non hormonal sebanyak 13 orang (21%). Analisisis bivariat didapatkan  adanya Pengaruh Kontrasepsi Hormonal Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Wanita Usia Subur. Di tinjau perbandingan menggunakan hasil perhitungan OR 0,2726  yang artinya akseptor KB pemakaian kontrasepsi hormonal  berpeluang  0,276 kali mengalami kenaikan berat badan tidak normal (gemuk) dibandingkan dengan pemakaian kontrasepsi non hormonal (95% CI 0,077 – 0,984). Hasil penelitian ini diharapkan  pada seluruh tenaga kesehatan untuk memperhatikan menginformasikan tentang berat badan akseptor KB sehingga dapat di sarankan menggunakan KB non Hormonal. Kata Kunci: Kontrasepsi Hormonal, Kontrasepsi Non Hormonal, Peningkatan Berat Bada

    Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pemeriksaan Triple Eliminasi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Batujaya Kabupaten Karawang

    No full text
    ABSTRACT Triple Elimination is an effective effort to prevent the transmission of infectious infections, namely HIV, Syphilis and Hepatitis B, from pregnant women to their children, so that it can improve the welfare of mothers and children and reduce the risk of complications that can cause illness and disability. This study aims to determine the factors associated with compliance with triple elimination examinations in pregnant women in the working area of the Batujaya Community Health Center, Karawang Regency in 2024. The research method used is an analytical observational research design with a cross sectional approach. Data collection was carried out through interviews using a questionnaire with 58 pregnant women respondents who were selected using purposive sampling. Research results show that there is a significant relationship between knowledge and compliance of pregnant women regarding triple elimination examinations at the UPTD Puskesmas Batujaya with a value of 0.012 (p<0.05), there is a significant relationship between the age of pregnant women and compliance with triple elimination examinations at UPTD Puskesmas Batujaya obtained a significant level of 0.003 (p < 0.05), there was a significant relationship between the education of pregnant women and compliance with triple elimination examinations at UPTD Puskesmas Batujaya obtained a significant level of 0.002 (p < 0.05), and there was a significant relationship between maternal employment. Pregnant women with compliance with the triple elimination examination at the Batujaya Community Health Center UPTD obtained a significant level of 0.001 (p < 0.05). Conclusions from this research, it is important to increase pregnant women's knowledge, age, education and occupation in increasing the compliance of pregnant women in undergoing triple elimination examinations. It is hoped that this research can provide input for related parties in efforts to improve the health of pregnant women through a triple elimination screening program. Keywords: Knowledge, Obedience, Age, Education, Employment, Triple Elimination.  ABSTRAK Triple Eliminasi merupakan upaya yang efektif untuk mencegah penularan infeksi menular, yaitu HIV, Sifilis, dan Hepatitis B, dari ibu hamil ke anaknya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta mengurangi risiko komplikasi yang dapat menyebabkan kesakitan dan kecacatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pemeriksaan triple eliminasi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Batujaya Kabupaten Karawang tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner kepada 58 responden ibu hamil yang dipilih secara purposive sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahun dengan kepatuhan ibu hamil tentang pemeriksaan triple eliminasi di UPTD Puskesmas Batujaya dengan nilai 0,012 (p< 0,05), ada hubungan yang signifikan antara usia ibu hamil dengan kepatuhan pemeriksaan triple eliminasi di UPTD Puskesmas Batujaya diperoleh tingkat signifikan 0,003 (p < 0,05), ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu hamil dengan kepatuhan pemeriksaan triple eliminasi di UPTD Puskesmas Batujaya diperoleh tingkat signifikan 0,002 (p < 0,05), dan ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu hamil dengan kepatuhan pemeriksaan triple eliminasi di UPTD Puskesmas Batujaya diperoleh tingkat signifikan 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan pengetahuan ibu hamil, usia, pendidikan, dan pekerjaan dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam menjalani pemeriksaan triple eliminasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak terkait dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil melalui program pemeriksaan triple eliminasi. Kata Kunci: Pengetahuan, Kepatuhan, Usia, Pendidikan, Pekerjaan, Triple Eliminasi

    PEMBERDAYAAN PETANI BAWANG MERAH TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA KOLAI KABUPATEN ENREKANG

    Get PDF
    Research on the empowerment of shallot farmers on family welfare aims to determine the empowerment of shallot farmers and inhibiting factors, supporting the empowerment of shallot farmers by using qualitative research which is to describe the conditions factually and systematically about empowering onion farmers to family welfare.The results of the study found that red onion farmers were empowered by the local government and agricultural extension officers to be able to create a prosperous family. The form of shallot farmers empowerment in creating a prosperous family is, 1) shallot farmers join farmer groups, 2) shallots farmers are given an understanding of good and correct shallot farming. Factors inhibiting the empowerment of shallot farmers in creating a prosperous family, namely, 1) prices that are not fixed, 2) lack of road access. Factors supporting the empowerment of shallot farmers in realizing a prosperous family, namely, 1) climate and weather that support, 2) the availability of extensive land

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore