11,258 research outputs found
Bite’em Cookies / Muhammad Amin Nurrasyid Zul Helmi and Muhammad Azhan Fikri Rozali
Bite’em cookies is a brand of homemade dark chocolate cookies established because of passion from the duo bakers. We choose to create a cookies business because people love simple yet delicious snacks that fit for every event. The production of cookies is located in Bukit Sentosa, Rawang, where we only use high quality ingredients. Our mission is to create a tasty dark chocolate cookie in town, homemade! Thus, our vision is to establish a proper business entity such as a bakery in the future. By doing that, our customers will feel comfortable, relaxed and enjoyed. Besides, we also would create various types of cookies gradually in 2 years, so that our customers would have lots of options to find their favorite. The strength of our brand that could be an advantage among the competitors is cheaper price, high-quality ingredients, and advertising. Also, Our business is operated in online and offline mode. The baker for this creation of this masterpiece is Muhammad Amin Nurrasyid and Muhammad Azhan Fikri. Our knowledge and experiences in food and bakery services, combined with connection with the community, will make this business well- known worldwide, and gain endless profit
IMPLEMENTASI WAKAF UANG DI YAYASAN AL-FIKRI RIAU KOTA PEKANBARU PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
ABSTRAK
Muhammad Anugrah Fikri (2025) : IMPLEMENTASI WAKAF UANG DI
YAYASAN AL-FIKRI RIAU KOTA
PEKANBARU PERSPEKTIF HUKUM
ISLAM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi wakaf uang di
Yayasan Al-Fikri Kota Pekanbaru dalam perspektif hukum Islam. Fokus
Penelitian adalah pada pengelolaan dan penggunaan dana wakaf uang yang
dilakukan oleh yayasan, serta mekanisme implementasinya yang sesuai dengan
prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode studi kasus, yang mengumpulkan data melalui wawancara dengan pihak
yayasan dan analisis dokumen terkait.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa implementasi wakaf uang di Yayasan
Al-Fikri telah sesuai dengan prinsip hukum Islam dan fatwa Majelis Ulama
Indonesia (MUI) yang memperbolehkan wakaf uang. Yayasan ini mengelola dana
wakaf secara efektif melalui usaha produktif seperti Yafimart, Amoya Water, dan
D'kriuk Ayam. Hasil dari usaha-usaha ini digunakan untuk mendukung kegiatan
pendidikan yang dilakukan secara terorganisir dan transparan. Yayasan
memastikan amanah dan akuntabilitas dengan cara menjaga komunikasi yang
jelas antara pihak yayasan dan wali murid, serta menyediakan pembaruan
informasi secara rutin, termasuk papan yang menampilkan dana wakaf yang
diterima.
Mekanisme implementasi wakaf uang dimulai dengan pengisian formulir
wakaf oleh wakif, yang kemudian diteruskan dengan pengelolaan dana melalui
unit usaha produktif. Administrasi wakaf ditangani oleh Sekretaris Nazir Wakaf
Uang, sementara Tata Usaha Yayasan bertugas sebagai pengawas. Transparansi
dikelola dengan laporan dana wakaf yang disampaikan dalam pertemuan wali
murid, yang mencerminkan prinsip amanah, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap
hukum Islam. Secara keseluruhan, pengelolaan wakaf uang di Yayasan Al-Fikri
memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan mendukung pendidikan
sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Kata kunci: Implementasi, Wakaf Uang, Hukum Islam
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
Personal Branding Muhammad Shohibul Fikri di media sosial Instagram : Analisis deskriptif kualitatif pada akun Instagram @shohibulfikri
Personal branding terkait bagaimana individu ingin dilihat dan dikenal oleh masyarakat. Personal branding dapat mencakup keahlian, pekerjaan, rutinitas dan lain sebagainya yang mana akan memudahkan dikenalnya seseorang karena
memiliki ciri khas tersendiri. Penilaian yang tergambar dari pemikiran orang lain akan muncul sesuai dengan apa yang ia perlihatkan. Personal branding dapat dilakukan siappun, tak terkecuali seorang atlet. Atlet bulu tangkis di era sekarang pekerjaannya sudah bukan hanya bermain bagus dan menjadi juara namun juga bisa mencari penghasilan lain melalui sponsor, iklan, endorse dan lain sebagainya yang bisa dilakukan melalui sosial media, salah satunya adalah Instagram. Salah satu atlet bulu tangkis yang terkenal adalah Muhammad Shohibul Fikri, pemuda berusia 22 tahun asal Bandung yang memiliki akun media sosial Instagram @shohibulfikri dengan 167 ribu pengikut. Ia membangun personal branding dengan membagikan kiriman melalui akun instagramnya. Kiriman yang dibagikan berupa atktivitas bermain bulu tangkis, prestasi, dedikasi, serta keluarga.
Penguatan personal branding perlu dilakukan mengingat semakin pesatnya pesaingan dewasa ini, Shohibul Fikri sebagai tokoh publik memasarkan dirinya dengan menonjolkan jati diri sesungguhnya dan mengedepankan prestasi.Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk mengetahui langkah
pembentukan personal branding Shohibul Fikri melalui Instagram @shohibulfikri. Model Authentic Personal Branding digunakan Shohibul Fikri dalam membangun branding dirinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi secara deskriptif dan menggunakan paradigma konstruktivistik dengan dibantu data primer dan sekunder serta teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya kegiatan personal branding yang dilakukan Shohibul Fikri mencakup empat langkah yakni tahap menampilkan keotentikan (Authenticity), tahap membentuk spesialisasi (Specialization), dan tahap menampilkan kegigihan (Persistence). Penelitian ini menghasilkan simpulan
bahwasannya Shohibul Fikri memanfaatkan instagram untuk membagikan konten�konten yang mencerminkan dirinya sebagai atlet bulu tangkis muda yang berprestasi, gigih, dan professional
Eng’s Popcorn / Muhammad Hazriq Fikri Razak
Mission.
To penetrate overseas markets and become the leading snack company in southeast Asia that have HALAL Certification.
Company background.
Eng's Popcorn is a local homemade product of a Malaysian brand based in Batu Pahat, Johor. This product was established in 2017 and has been in the market for 4 years. All the ingredients used are from HALAL certified suppliers. In fact, it is a 100% Bumiputra and Muslim product.
Product.
Eng’s Caramel Popcorn. Eng’s Caramel Popcorn is the first product of Eng’s Popcorn Company, it used the ingredient are very premium and only from HALAL certified supplier. These product has 3 size of packaging which is first Newborn for 300g, Biggie for 500g and lastly Refill pack for 1000g. Eng’s Strawberry Popcorn.
Eng’s Strawberry Popcorn is the latest product of Eng’s Popcorn Company, it used the ingredient are very premium and only from HALAL certified supplier and the strawberry is import strawberry. These product has only one packaging size which is 200g
Transkrip wawancara bersama Kamarul Azam bin Mohamad Roslan peniaga dan usahawan / Ahmad Syaheed Mohamad Arshad and Muhammad Haziq Fikri Fauzi
Temubual ini adalah antara Encik Kamarul Azam bin Mohamad Roslan. dan Ahmad Syaheed bin Arsyad dan bersama Muhammad Haziq Fikri bin Fauzi. Temubual ini mengisahkan tentang latar belakang tokoh, pengalaman beliau dalam memajukan makanan tradisional tanah air dan juga pencapaian beliau. Tokoh merupakan seorang anak jati Pahang, tetapi dibesarkan di Kelantan. Bermula dengan minat sejak kecil dan juga dorongan oleh kedua ibu-bapa beliau, Encik Azam berjaya membuka sebuah kedai dimana terdapat satar goreng dan makanan-makanan lain seperti keropok ikan dan sos buatan sendiri. Berkat kecekalan beliau dalam memajukan industri makanan tradisional ini, beliau terpilih untuk mewakili negeri Kelantan dalam program 'Malaysia Agricultural, Horticulture and Agrotourism' di Serdang. Perniagaan yang diusahakan beliau juga mendapat perhatian dari pihak luar seperti institusi pelajaran mahupun pihak media seperti RTM. Sering keluar di kaca Televisyen dan ini menunjukkan beliau amat komited dalam perjalanan perniagaannya. Satar merupakan sebuah makanan tradisional yang tidak harus dilupakan pada generasi sekarang mahupun akan datang. Jadi melalui temubual ini, ia dapat membuka mata kepada sesebuah pihak tentang kepentingan makanan tradisional sepertì Satar
[Exchange Lecture] BD 590 Packaging Design - Muhammad Fikri Bin Saidi Othman
BD 590 Packaging Design dibawakan oleh Bapak Muhammad Fikri Bin Saidi Othman selaku salah satu Dosen College of Creative Arts di Universiti Teknologi MARA (UiTM) pada kegiatan Exchange Lecturer antara UMN dan UiTM
Personal Branding Atlet Muhammad Shohibul Fikri Melalui Instagram
The research was conducted with the aim of knowing the steps for forming Shohibul Fikri\u27s personal branding through Instagram @shohibulfikri. Personal branding can include skills, jobs, routines and so on which will make it easier for someone to recognize because they have their own characteristics. Judgments drawn from other people\u27s thoughts will appear according to what they show. The Authentic Personal Branding model is used by Shohibul Fikri in building his own branding. This research uses a descriptive study approach and uses a constructivist paradigm with the help of primary and secondary data and data collection techniques through unstructured interviews and observation. The results of this study indicate that the personal branding activities carried out by Shohibul Fikri include four steps, namely the stage of showing authenticity, the stage of forming specialization, and the stage of showing persistence. This research resulted in the conclusion that Shohibul Fikri uses Instagram to share content that reflects himself as an accomplished, persistent, and professional young badminton athlete
Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Terhadap Pemberian Dried Decanter Solid Pabrik Kelapa Sawit Dan Interval Pengambilan
MUHAMMAD FIKRI, Penelitian ini berjudul “Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Pemberian Dried Decanter Solid Pabrik Kelapa Sawit dan Interval Pengambilan. Dibimbing oleh : Hj. Sri Utami, S.P.,M.P. selaku ketua komisi pembimbing dan Dr. Dafni Mawar Tarigan, S.P.,M.Si. selaku anggota komisi pembimbing. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2017 sampai dengan Januari 2018 di Growt Centre Jl. Peratun 1, Percut Sei Tuan Medan Sumatera Utara dengan ketinggian tempat + 27 mdpl. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) terhadap pemberian dried decanter solid pabrik kelapa sawit dan interval pengambilan.. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama Aplikasi Dried Decanter Solid dengan 4 taraf yaitu: S1 = 75 g Dried Decanter Solid/polybag, S2 = 150 g Dried Decanter Solid/polybag, S3 = 225 g Dried Decanter Solid/polybag, S4 = 300 g Dried Decanter Solid/polybag dan faktor kedua yaitu Interval Pengambilan dengan 3 taraf yaitu : I1 = 4 hari, I2 =8 hari, I3 = 12 hari. Terdapat 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali menghasilkan 36 satuan percobaan, jumlah tanaman per plot 5 tanaman dengan 3 tanaman sampel, jumlah tanaman seluruhnya 180 tanaman dengan jumlah tanaman sampel seluruhnya 108 tanaman. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, jumlah klorofil daun, berat basah bagian atas, berat basah bagian bawah, berat kering bagian atas dan berat kering bagian bawah. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis of varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji beda rataan menurut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh aplikasi pemberian Dried Decanter Solid memberikan pengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun, luas daun dan berat kering bagian atas. Perlakuan terbaik pengaruh pemberian Dried Decanter Solid adalah 225 g Dried Decanter Solid/polybag. Sedangkan interval pengambilan memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua parameter
Design and structural analysis of prayer chair / Muhammad Fikri Hashim
The aim of this prayer chair's design is to offer a solution for muslims who have experiencing some physical disabilities or old aged to perform their solah. Changes in dietary habits and sedentary lifestyle of Malaysian resulting to increased prevalence of chronic diseases amongst the Malaysian further inspired to materialize with this idea. This research project will focus on designing a prayer chair using CATIA and analyzing its structural performance using finite element software, i.e. ANSYS. Data for initial design stage were obtained from previous studies on the anthropometry dimensions of older Malaysians. From here, selection of the data emphasized on the seat design requirements such as sitting shoulder height for seat back lateral support, buttock to popliteal length for thigh support and sitting hip breadth for cushion width. These data were then translated into prayer chair using CAD software, CATIA V5R18. Foldable concept was adopted in this prayer chair design in meeting easy handling and storing. The structural analyses were performed using ANSYS software to determine the deformation and Von Mises Stress. Analysis were done based on the simulated result obtained from the ANSYS software and compared against the minimum load requirement for this prayer chair design as benchmark in the previous studies done by other researchers. Finally design fine tuned is performed to fulfill minimum structural requirement and conclude the whole exercises
- …
