45 research outputs found
KONSEP DANA BANTUAN BAITUL MAAL PADA PEMBIAYAAN USAHA KECIL (Studi Kasus Di Baitul Maal Kota Sabang)
Baitul Maal was the first financial institution that existed at the time of the Prophet. At first, this institution only functioned to store state assets from zakat, infaq, alms, taxes and spoils of war. Baitul Maal Sabang City has several programs, including the Business Capital Assistance Fund program for Micro businesses, Muallaf coaching, Scholarships for Orphans and the Poor, Home Renovation, and work equipment assistance for poor families. business capital for economic traders down, with the concept of these funds borrowed and returned within a predetermined period. What is the position of Maal Aid funds in Small Business Financing, What is the Role of Baitul Maal in Small Business Financing in Sabang, What are the Obstacles and Barriers in Providing Business Capital Assistance in Small Business Financing. To find out and explain the position of Maal Aid funds in Small Business Financing, To find out and explain the role of Baitul Maal in Small Business Financing in Sabang, To know and explain the obstacles and obstacles experienced by the Baitul Maal and the Small Business Party. In writing this thesis, the author uses the method of field research (field research), namely research that is carried out directly in order to obtain data that is closely related to research by interviewing respondents and informants. The concept of Baitul Maal Assistance Fund for Small Business Financing in Sabang. The position of Fund Assistance on Small Business Financing at Baitul Maal City of Sabang is Assistance in the form of cash with the money system being returned to Baitul Maal City of Sabang by being deposited every month for a year. Without interest or other guarantees, the role of the Baitul Maal of Sabang City in Financing Small Business by way of collecting data on the number of poor Mustahik, both in terms of data obtained from each gampong and the number of aid proposals that go to Baitul Maal Sabang, then a survey is carried out by field officers to ensure the accuracy of the data. Constraints and obstacles to Baitul Maal in Sabang City in Financing are the distribution system and budget disbursement must wait for the budget to be approved, then many business aid proposals enter so that it is difficult to select them, then many beneficiaries do not return the money given by Baitul Maal. So it is difficult to give to others for the following year. Keywords: Aid Fund, Baitul Maal and Financin
Marketing analysis of salt in Sumenep Dsitrict, East Java
Sumenep District is one of salt producing areas in Indonesia. Salt plays an important role in almost all industrial processes and production because salt does not have a substitute good, therefore salt becomes a strategic commodity. So far, the link of the salt chain trade system is controlled by several companies, where downstream activities are dominated by large -scale industry with strong network while upstream activities are dominated by salt management activities with simple technology (Ministry of Marine and Fisheries, 2012). In the marketing process, farmers are conditioned as marginal salt producers which cannot contribute, both in price determination and the technical determination of the quality of the salt produced. This is due to the limited access for farmer to get the information about quality and price developments that make the majority of farmers to have weak bargaining position then finally have the tendency to be the price taker. This condition then becomes worse because of other factors such as limited facility and infrastructure, limited access to capital, and limited access to enter the market that lead farmers to limitation choice for marketing channels. Based on the condition above, author expects that the salt marketing in Sumenep today is inefficient. Therefore, Analysis of salt marketing by using structure, conduct and performance (SCP) approach is needed. This study aims to analyze the structure, conduct and performance of salt market in Sumenep. Research locations were selected intentionally (purposive), while respondents were randomly selected (simple random sampling) through their marketing chain. The analysis showed that the salt marketing in Sumenep is inefficient, unfair and not transparent. It is concluded by structure, conduct, and performance approach of the salt market. Structure analysis indicated that the market structure of the salt industry in Sumenep tends to be oligopsonistic. It is inferred from several indicators: (a) the unbalanced number of participants (between sellers and buyers) in the market, (b) high market concentration which dominated by few competitors, (c) the existence of barriers to entry the market, from the capital, networks, licensing to technology. Conduct analysis for the market suggested that there is a dominant institution for marketing activities; the processing company. Cooperation and dishonest practices also occur in the marketing process. Dishonest practices can be seen from (a) the collective traders are also agents (accomplices) of a company, ( b) the salt sale does not accompanied by accurate weighing (c) dominant price is determined by these marketing agencies. Market performance analysis showed that the salt marketing is not yet efficient. Uneven profit with the remuneration in the marketing functions performed, the low farmer share in all channels (≤20%), and also the unintegrated market, both in the short run and long run become the causal factor why the increasing price in the retail level can not be transmitted to the farm level
COPING MECHANISM KELUARGA MATRIFOKAL DALAM UPAYA KETAHANAN KELUARGA (Studi Fenomenologi terhadap Keluarga Matrifokal di Desa Jambearum Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal)
Fenomena keluarga matrifokal tampak kurang didukung dengan stigma masyarakat. Fenomena ini banyak menimbulkan kemungkinan-kemungkinan permasalahan yang terjadi akibat pergeseran peran dalam keluarga tersebut. Dengan kemungkinan-kemungkinan tersebut menjadikan keluarga matrifokal rentan akan stres. Salah satu hal yang dapat dilakukan seseorang dalam menghadapi situasi stres yaitu dengan coping mechanism. Coping mechanism ialah suatu strategi yang digunakan seseorang ketika menghadapi suatu keadaan sulit berupa masalah maupun trauma tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui coping mechanism suami dan istri keluarga matrifokal dan tinjauannya secara maqashid syariah dalam mengurangi tingkat tekanan akibat perubahan peran. Penelitian ini dilakukan di Desa Jambearum Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal dengan 6 narasumber menggunakan metode deep interview dan observasi. Hasil penelitian menggunakan analisis data kualitatif dengan pendekatan fenomenologis menunjukkan bahwa pasangan suami-istri keluarga matrifokal menggunakan dua bentuk jenis coping, yaitu problem focused coping dan emotion focused coping. Coping mechanism yang dilakukan oleh anggota keluarga matrifokal di Desa Jambearum menurut tinjauan hukum Islam dinilai sesuai dan berkaitan dengan kulliyat khomsah atau maqashid al-syariah. Coping mechanism yang dilakukan oleh keluarga matrifokal memberikan dampak positif terhadap ketahanan keluarga sebagaimana tujuan pernikahan yaitu untuk membentuk ikatan yang mitsaqan ghalidzan. Sehingga dari penyelerasan antara coping mechanism dengan kulliyat khomsah ini melahirkan bentuk coping baru berupa religious focused coping.
Kata kunci: Keluarga Matrifokal, Coping Mechanism, Maqashid al-Syaria
ANALISIS KELAYAKAN GUDANG BARU USAHA EKSPOR BUAH MANGGIS (STUDI KASUS: PT. XYZ DI TASIKMALAYA)
ABSTRAK
PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha buah-buahan. Buah yang dijual merupakan buah dalam volume banyak. Untuk kasus ini lebih mendalam pada buah manggis yang diekspor ke negara Tiongkok. PT. XYZ telah memulai bisnis ini pada tahun 1994. Pada tahun 1996 PT.XYZ mulai melakukan ekspor buah ke negara-negara tujuan. Pasar ekspor ke negara Tiongkok sempat ditutup lima tahun belakang, dan sudah dibuka kembali pada tahun 2017. Permintaan dari negara Tiongkok meledak saat dibukanya kembali pintu ekspor, hal ini membuat para eksportir lebih semangat meningkatkan jumlah produksi. PT. XYZ ingin melakukan proyeksi secara finansial, proyeksi pasar, proyeksi teknis untuk tiga tahun kedepan dengan melakukan analisis kelayakan usaha yang dijalankan. Pada hasil analisis kelayakan yang sudah diperhitungkan menghasilkan nilai NPV sebesar Rp4 19.476.409,61, nilai IRR 43% dimana PT. XYZ mengambil keputasan nilai MARR sebesar 10% , untuk nilai BEP adalah 862.554 Kg atau 862,5 Ton dan nilai payback period 2,8 tahun. Untuk metode sensitivitas, Perusahaan akan mendapat nilai NPV tertinggi sebesar Rp 4.163.368.004,66 jika harga jual produk naik 10% dan mendapat nilai NPV rendah Rp 409.703.573,66 jika biata TKL turun 10%.
Kata Kunci : Analisis Kelayakan, NPV, IRR, BEP, PBP, Analisis Sensitivita
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI SOSIAL DENGAN PERILAKU AGRESI SIBER PADA REMAJA PENGGUNA MEDIA SOSIAL
IMPLEMENTASI DIGITAL SIGNATURE MENGGUNAKAN SHA-512, ALGORITMA RSA DAN QR CODE DALAM LEGALISASI IJAZAH DAN TRANSKRIP NILAI DI UNIVERSITAS SYIAH
Legalisasi ijazah dan transkrip nilai diperlukan agar mendapatkan pengakuan mengenai keaslian ijazah dari pihak lembaga pendidikan. Proses legalisasi ijazah dan transkrip yang masih dilakukan secara manual dengan tanda tangan di kertas masih memiliki beberapa masalah seperti keterbatasan waktu, tempat, biaya, penggunaan kertas yang harusnya bisa diminimalisir dan juga dokumen ijazah dan transkrip nilai yang rentan untuk dimanipulasi. Oleh karena itu dengan membangun sistem legalisasi ijazah dan transkrip nilai berbasis web dengan memanfaatkan digital signature menggunakan SHA-512, algoritma RSA dan QR Code dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini. Skema digital signature terdiri dari algoritma pembuatan tanda tangan dan algoritma verifikasi. Implementasi digital signature berhasil diterapkan berdasarkan hasil pengujian pembuatan tanda tangan dan pengujian verifikasi tanda tangan serta pengujian keseluruhan sistem dengan metode Black-box dan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian black-box bernilai valid untuk semua fitur. Hasil pengujian SUS, menunjukkan skor rata-rata sistem legalisir ijazah dan transkrip nilai adalah 80.9, nilai tersebut berada pada percentile range 90-95 yang termasuk dalam kategori Excellent. Dengan demikian, semua fungsi pada sistem ini terintegrasikan dengan baik dan sesuai kebutuhan pengguna serta dapat digunakan oleh pengguna sebagai pengganti legalisasi ijazah dan transkrip nilai secara manual.Kata Kunci: Digital Signature, SHA-512, Algoritma RSA, QR Code, Legalisasi Ijazah dan Transkrip Nila
Kebijakan Ekologi Politik Pemerintah Dalam Pengelolaan Mangrove Pantai Mayangan, Kota Probolinggo
Kualitas mangrove sebagai nursery ground atau tempat pemijahan bagi biota laut semakin menurun. Seperti terjadi di kelurahan Mayangan yang juga memiliki pantai berlumpur lahan mangrove namun dengan jumlah yang terus menurun. Sementara masyarakat nelayan selat Madura ini menggantungkan hidup pada hasil laut yang sekarang dalam kondisi tangkap berlebih atau overfishing. Kondisi ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah dalam tata ruang pesisir serta pengelolaan terhadap mangrove itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kebijakan terkait pengelolaan mangrove yang diberlakukan pemerintah kota Probolinggo di kelurahan Mayangan. Menggunakan pendekatan aktor dalam konsep ekologi politik yang menempatkan pemerintah serta investor sebagai aktor utama politicized environment serta masyarakat sebagai grassroot actors yang menggambarkan bagaimana suatu kebijakan pemerintah diberlakukan di masyarakat. Hasilnya menunjukkan pemerintah memberlakukan kebijakan tesendiri di kelurahan Mayangan yakni konsentrasi pembangunan pada pelabuhan dan tidak untuk konservasi mangrove. Masyarakat kelurahan Mayangan tidak mempermasalahkan karena orientasi penghidupan mereka lebih kepada perolehan hasil perikanan yang didapatkan melalui kegiatan melaut. Kesimpulannya ialah pengelolaan mangrove pesisir kota Probolinggo sepenuhnya berada di tangah pemerintah setempat termasuk mangrove kelurahan Mayangan. Masyarakat nelayan tidak ikut andil dalam kebijakan serta penerapan kebijakan tersebut karena tidak adanya pelibatan dari pemerintah setempat kecuali himbauan dan larangan untuk tidak melanggar kebijakan yang berlaku. Mereka tetap memprioritaskan memperoleh hasil laut untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari
Gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku ibu yang bekerja terhadap pemberian ASI ekslusif pada bayi di posyandu Cempaka Kelurahan Larangan Selatan Tahun 2010
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) pada bayi merupakan cara terbaik bagi peningkatan kualitas SDM sejak dini yang akan menjadi penerus bangsa. ASI merupakan makanan yang paling sempurna bagi bayi. (Depkes RI, 2005). Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah para ibu yang bekerja dan memiliki bayi usia 7 sampai dengan 24 bulan. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive accidental dengan sampel jenuh sebanyak 33 orang. Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan dari 33 orang ibu yang bekerja hanya sebanyak 9 (27,3%) yang memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya, 19 orang (57,6%) ibu yang bekerja memiliki pengetahuan baik mengenai ASI Eksklusif, dan 19 (57,6%) ibu memiliki sikap yang baik terhadap Pemberian ASI Eksklusif. Sebanyak 21 (63,6%) ibu bekerja sebagai karyawan. Sebanyak 22 (66,7%) ibu berpendidikan tamat SMU. Sebanyak 18 (54,5%) ibu berusia > 30 tahun . Sebanyak 22 orang ibu mendapat informasi pemberian ASI Eksklusif dari anggota keluarg
Analisis Isi Pesan Dakwah Dalam Novel Di Atas Sajadah Cinta Karya Habiburrahman Elshirazy
Allah SWT menyuruh setiap muslim untuk menyeru umat manusia ke jalan yang diridhai-Nya dengan cara yang bijaksana, nasehat yang baik serta argumentasi yang baik. Namun tanpa adanya usaha yang sungguh-sungguh dari pemeluknya untuk menyebar luaskan sangat mustahil Islam almn segera tersebar, karena kegiatan dakwah dilakukan oleh umat Islam itu sendiri sangat menentukan perkembangan Islam. Dad uraian diatas yang menjadi pertanyaan adalah dengan media apa manusia berdakwah, sehingga dakwah tersebut dinilai efektif? Pesan-pesan apa saja yang hams disampaikan kepada masyaralcat? Dakwah dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam media, baik seeat'a media cetak atau elektronik. Dan disampaikan dengatl Iisan mauplm tulisan. media elektronik seperti televisi atau radio. Sedangkan media cetak seperti novel, surat kabat�, buku, majalah. Dan pesan-pesan yang harus disampaikan yaill1 aqidah, akhlak, dan syariah. Novel mulai menunjuk-kan eksistensinya sebagai media dakwah yang sedang pesat saat ini. Dakwah melalui novel memberikan ruang waktu yang panjang bagi pembacanya untuk berfikir pesan apa yang pengarang sampaikan, arlinya novel terus berlangsung untuk mempengruhi pembacanya. Habiburrahman El Shirazy merupakan salah satu penulis terbaik di Indonesia. beliau telah banyak meraih prestasi dan penghargaan. Novel Di Atas Sajadah Cinta merupakan salah satu karya terbaik yang ia miliki. lsi dari novel di alas sajadah cinta merupakan kumpulan terbaik yang habiburralmlan miliki, terbukti dengan batlyalmya cetakan ulang dan cerita dalam novel di atas sajadah cinta menjadi sOl'otan dalam salah satu televisi swasta berkerjasama dengan salah satu production house terkemuka di indonesia yang menggangkat novel tersebut menjadi sinetron dan menjadi sinetron unggulan pula. hal ini dapat di jadikan pain penting bahwa memang novel di atas sajadah cinta tidak kalah dengan novel yang telah dihasilkan oleh habibunalmmn yang akrab dipanggil kang abik. Novel diharapkan dapat dan mampu menyebarkan pesan-pesan dakwah yaitu aqidah,aldllaq dan syariah karena dengan cara yang baik maIm akan menghasilan hal yang baik, namun jilca caranya bumlc maIm hasilnya pun alean burulc. Dari uraian di atas dapat disimpulkan, pesan dalcwah yang hams didahulukan adalah aqidah, bam Icemudian syariah dan alchlaq. Namun faktanya pada novel di atas sajadall ini yang pertama pesan aqidah, selanjutnya alilliak dan syariah. terbukti pula pada pesan dakwah dominan yang ada pada novel di atas sajadah cinta didominasi oleh pesan aqidah dan hal ini pun sesuai dengan salah satu ciri dari pengarangnya Habiburrahman EI Shirazy yang selalu mengedepankan ketahauhidan (Aqidah)
Konsep pendidikan akhlak menurut Ibnu Miskawaih: Studi Kitab Tahdzib Al-Akhlak
INDONESIA:
Allah menciptakan manusia sebagai khalifah di muka bumi ini. Sebagai khalifah, manusia bukan saja diberi kepercayaan untuk menjaga, memelihara dan memakmurkan alam ini, tetapi juga dituntut untuk berlaku adil dalam segala urusannya. Dengan kata lain, manusia harus selalu menjaga perilakunya, baik dalam hubungannya dengan Allah, sesama manusia maupun alam di sekitarnya.
Terbentuknya akhlak mulia inilah seharusnya yang menjadi tujuan pendidikan. Akan tetapi, realita yang terjadi di lapangan tidak demikian. Perkembangan dan ledakan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang luar biasa, seharusnya juga disertai dengan perhatian terhadap pendidikan, khususnya pendidikan moral. Namun, yang terjadi sekarang justru sebaliknya, adanya krisis pendidikan. Terjadinya krisis pendidikan dapat terlihat dari semakin berkembangnya kecenderungan manusia untuk berbuat jahat dan kekerasan serta rusaknya tatanan sosial ditambah dengan semakin rendahnya moralitas manusia.
Aspek moral yang ditekankan di dalam sistem pendidikan Islam sebenarnya telah banyak dikemukakan, baik oleh para pakar Islam klasik maupun modern, ��(�,���,� azali, Prof. Dr. Ahmad Amin, Dr. Miqdad Yaljan dan sebagainya. Atas dasar inilah, peneliti tertarik untuk mengungkap kembali pemikiran Miskawaih di bidang pendidikan akhlak didalam salah satu karangan kitabnya yaitu tahdzibul akhlak dengan tujuan barangkali dijumpai pendapat yang layak untuk dihidupkan kembali dan diimplementasikan dalam pendidikan akhlak masa sekarang dan masa mendatang. Desain dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research) dan teknik analisisnya bersifat kajian isi (content analysis).
Untuk kelancaran penelitian dan analisis data, peneliti memakai beberapa teknik, antara lain: Mencari, menemukan, membaca, memahami, mencatat semua keterangan dari buku-buku dan melakukan browsing (penelusuran) di internet untuk mencari data-data tambahan dan informasi terkini yang mendukung penelitian. Data-data yang diperoleh akan diolah untuk mendapatkan hasil sesuai dengan pembahasan pada penelitian ini dengan menggunakan metode diskriftif kualitatif.
Penelitian menghasilkan simpulan bahwa Ibnu Miskawaih mendefinisikan
akhlak dengan keadaan jiwa yang mampu mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan secara spontan, tanpa membutuhkan pertimbangan dan pemikiran. Keadaan jiwa (akhlak) ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu: Pembawaan sejak lahir (hereditas / alamiyah), dan akhlaq yang dihasilkan melalui proses latihan dan pembiasaan. Melalui pendekatan ini memberikan arah terhadap visi tujuan pendidikan secara ideal dan praktis sekaligus, baik itu pandangannya tentang manusia, tujuan pendidikan, metode pembelajaran serta tentang profesionalisme guru (pendidik). Sedangkan aktualisasi konsep pendidikannya dalam konteks pendidikan modern terlihat dalam aspek epistemologinya uang pada ahirnya akan berdampak pada orientasi tujuan, materi, metodologi pembelajaran, serta keterlibatan masyarakat dalam pmbentukan akhlaq peserta didik
